cover
Contact Name
Suparman
Contact Email
suparman@uncp.ac.id
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
ISSN : 24433667     EISSN : 27154564     DOI : https://doi.org/10.30605/onoma
Core Subject : Education,
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,779 Documents
Strategi Penerjemahan Lagu dalam Sulih Suara Bahasa Indonesia di Film Moana Amelia Cindy Mogi; Golda Juliet Tulung; Garryn Christian Ranuntu
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2452

Abstract

Penerjemahan memiliki banyak jenis disesuaikan dengan wacana atau materi yang diterjemahkan. Salah satu penerjemahan yang populer dan sering dilakukan adalah penerjemahan film dan lagu. Film musikal adalah film yang menggabungkan dua jenis penerjemahan itu. Salah satu contoh film itu adalah film Moana. Penerjemahan lagu dalam bentuk sulih suara perlu penyesuaian terhadap strategi penerjemahan yang akan digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan strategi penerjemahan yang digunakan untuk lagu-lagu dalam sulih suara bahasa Indonesia di film Moana. Rancangan kualitatif deskriptif digunakan untuk menjawab rumusan masalah dengan sumber data empat lagu dari film Moana versi Bahasa Inggris dan versi terjemahan sulih suara Bahasa Indonesia. Data yang didapatkan sebanyak 126 data untuk masing-masing versi. Analisis deskriptif data menggunakan teori strategi penerjemahan puisi Lefevere. Dari data yang dianalisis, penerjemahan sulih suara dari lagu-lagu film Moana menggunakan lima strategi. Strategi penerjemahan metrikal mendominasi dengan penggunaan sebanyak 46%. Lalu, penerjemahan bait kosong (23, 8%), penerjemahan interpretasi (11,9%), fonemik (11,1%), dan terakhir harfiah dengan 7,1%.
Analisis Wacana Positif Pidato Konsesi Agus Harimurti Yudhoyono Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2454

Abstract

Sebagai bidang baru dalam Analisis Wacana, Analisis Wacana Positif (AWP) semakin menggugah perhatian para peneliti linguistik di dalam dan luar negeri. Namun, kajian terhadap pidato konsesi (Concession Speech) masih sangat terbatas. Para pemenang pemilihan umum (pemilu) selalu menarik perhatian publik dan pidato-pidatonya (misalnya pidato pelantikan gubernur) telah menjadi topik kajian linguistik yang hangat. Namun demikian, para calon yang kalah dalam pemilu selalu diabaikan oleh publik dan kajian tentang pidato konsesi sangat langka. Oleh karena itu, kajian makna pada tuturan pidato konsesi ini sangat membantu mengisi kesenjangan dalam analisis wacana tersebut. Penelitian ini menerapkan PDA (Positive Discourse Analysis) di bawah kerangka teori penilaian untuk menganalisis pidato konsesi dengan kombinasi pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Kajian ini bertujuan melengkapi CDA (Critical Discourse Analysis) untuk menekankan konstruksi sosial yang positif terhadap wacana politik.
Pemerolehan Leksikon Anak Usia 18–22 Bulan : (Studi Nizar Balin Ramadan) Soedarsono M; Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.2456

Abstract

Penelitian tentang pemerolehan bahasa pada anak penting dilakukan sebagai upaya pemahaman perihal proses dan pengaruh bahasa orang dewasa terhadap pemerolehan bahasa anak, sehingga dapat meminimalisasi kekeliruan orang dewasa atau selingkung dengan memantau secara langsung perkembangan pemerolehan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pemerolehan leksikon pada anak usia 18—22 bulan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan desain penelitian longitudinal/cross-sectional, yakni observasional natural dan terkontrol. Data penelitian ini merupakan semua leksikon yang diujarkan oleh seorang anak berusia 18—22 bulan bernama Nizar Balin Ramadan. Teori utama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Dardjowidjojo karena kemiripan masalah dengan hal yang menjadi objek penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak usia 18—22 bulan sudah mampu mengujarkan leksikon yang sesuai dengan referen ujaran yang dimaksud.
Repesentasi Semiotika Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman Elshirazy sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA (Kajian Semiotika Roland Barthes) Witya Fitriah; Muhammad Rapi Tang; Anshari
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk merepresentasikan tanda dalam novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman Elshirazy (Kajian Semiotika Roland Barthes) (2) Untuk merepresentasikan sebuah novel sastra sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA dengan kompetensi dasar yang ada di kelas XI SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data dalam penelitian ini beupa tanda yang berwujud kode-kode semiotika kajian Roland Barthes dalam novel yang dianalisis secara kritis dan dikelompokkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik pustaka, teknik baca simak dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa representasi tanda dalam Novel Merindu Baginda Nabi Karya Habiburrahman Elshirazy dengan Kajian Semiotika Roland Barthes, di antaranya: kode hermeneutik (kode teka-teki); (2) Representasi tanda kode semik (makna konotatif; (3) Representasi tanda kode simbolik; (4) Representasi tanda kode proaretik (logika tindakan); (5) Representasi tanda kode gnomik (kode kultural). Penelitian ini juga digunakan sebagai bahan ajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI Kompetensi Dasar 3.11 Menganalisis pesan dari satu buku fiksi yang dibaca dan Kompetensi Dasar 4.11 Menyusun ulasan terhadap pesan dari satu buku fiksi yang dibaca.
Analisis Gaya Bahasa dalam Kumpulan Puisi Antologi Asmat “Mimpi Yang Tersita” Karya Komunitas Rimba Akhiruddin
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 7 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v7i1.2464

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan gaya bahasa yang terkandung dalam kumpulan puisi “Mimpi Yang Tersita” karya Komunitas Rimba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan objek penelitian yaitu karya sastra puisi kumpulan puisi “Mimpi Yang Tersita” oleh Komunitas Rimba. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini terdapat beberapa majas, namun peneliti hanyamengkaji 5 majas, yaitu majas personifikasi, majas metaforis, majas ironi, majas repetitif dan majas antiklimaks. Puisi metafora 5 menggunakan majas ironi dan puisi 1 menggunakan majas antiklimaks.
A Discourse Analysis Of Students-Teacher Pattern Interaction In Elt Classroom Wiwi Rhamadina; Alek Alek; Nida Husna; Didin Nuruddin Hidayat
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2209

Abstract

This study aims to find patterns of interaction between students and teachers in ELT classes. Participants involved in this study were 32 students and one English teacher. This research is a qualitative research with a descriptive design. This relates to the use of language in a social context, namely interaction or dialogue between students and teachers. The author uses 2 types of instruments, namely observation using the blue print protocol and also recording all English learning activities in the ninth grade of SMP N Toboali. Then after making observations and obtaining all the required data, the authors conducted an analysis using FIAS (Flanders Interaction System Analysis) which consisted of 3 parts, namely the teacher's indirect influence, the teacher's direct influence and students' speech responses. The teacher's indirect influence consists of 3 kinds of interactions such as receiving feelings, praising encouragement, accepting or using student ideas, and asking questions. Then, the teacher's direct influence consists of lecturing or explaining, giving directions, and criticizing or justifying authority. The last is the student's response which consists of the student's speech response, student initiation, and silence. According to the research results, there are four types of classroom interaction research: content traffic, teacher control, teacher support, and student participation. Based on the results of the data found, it shows that the dominant pattern used in this study is student participation, with a total of 54 or 45% of utterances. Hence, it can be concluded that the students of ninth grade students at SMPN 3 Toboali were active during the teaching and learning process in class.
Differences between English Deixes Used by the Speaker and Indonesian Subtitles Made by the Television Station (Case Study of Angelina Sondakh’s Interview on Rosi Kompas TV) Frederik Agnar Widjaja; Lysbeth Sirait
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2211

Abstract

This research paper aims at examining the differences between English utterances expressed by the speaker on a live television show and the Indonesian subtitles made by the television station. The objects to be analyzed are personal, spatial, and discourse deixis in the form of speech. The writer takes the data from Rosi talk show on Kompas TV with Angelina Sondakh. The design of the study uses descriptive qualitative methods and documentation methods to get the data. In exploring the types of deixes and subtitles, the writer uses pragmatic analysis, especially deixis theory, and translation theory. During the show, the speaker often mixed up Indonesian with English. Therefore, the station made quick subtitles in Indonesian when the speaker was speaking a total or partial sentence of English. Most differences happen to be in deictic forms; when the speaker only mentioned something deictically in English, the station made a clear and distinguished reference in Indonesian. The research findings of the study show that there is a total of 23 differences, which occur in discourse (61%), personal (35%), and spatial deixis (4%), which translated into similar forms and identical expressions.
Efektifitas Literasi Digital dalam Pembelajaran Daring Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Pada Mata Kuliah Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia Ade Nurul Izatti G. Yotolembah; Arum Pujining Tyas; Andi Bismawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Literasi Digital dalam Pembelajaran Daring Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Mata Kuliah Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Jenis penelitian deskriptif kualiatif dengan menggunakan metode survey. Deskriptif bersifat menjelaskan, menggambarkan, mengolah, dan menganalisis. Data kualitatif Diperoleh dari analisis nilai skor pada jawaban terhadap angket mengenai Literasi digital siswa yang dibagikan melalui goggle folmulir.. Berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan pada mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang memprogramkan mata kuliah Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia semester Genap TA 2021/2022. Peneliti memperoleh data dengan cara membagi angket nlink Googleform melalui grup WhatshApp yang telah dibuat oleh peneliti sebelumnya, grup ini dibuat sebagai sarana komunikasi antara peneliti dan mahasiswa. Adapun yang menjadi responden pada penelitian ini yaitu mahasiswa yang berjumlah 111 orang, berasal dari 3 kelas yaitu kelas A, B dan C. Adapun jumlah pertanyaaan dalam Goggleform yaitu sebanyak 12 pertanyaan melalui 2 sesi yang dibuat berdasarkan indikator Efektivitas Literasi Digital dan indikator Perencanaan Pembelajaran Daring Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Mata Kuliah Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Berikut data yang telah diperoleh peneliti digambarkan melalui tabel di bawah ini.Sehingga untuk mencari nilai akhir penelitian ini, digunakan rumus mencari rata-rata dan memperoleh hasil akhir sebagai temuan dalam penelitian ini yaitu 79,1% dalam kategori efektif. Jadi dapat disimpulkan Efektivitas Literasi Digital dalam Pembelajaran Daring Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Mata Kuliah Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia dianggap efektif
Representation of Feminism In The Film Samjin Company English Class (2020): A Semiotic Analysis Esteria Ernawati Hutauruk; Mike Wijaya Saragih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2243

Abstract

This paper aims to find the representation of feminism in the film Samjin Company English Class (2020). This film was written by Lee Jong-pil and set in 1995. This film tells the story of three girlfriends working for eight years in a large company in South Korea. Even though they have worked for a long time, the three of them are still treated differently. This film shows how female employees who only graduated from high school are able to prove their strengths by figuring out some cases of company waste leakage and corruption committed by company officials. They also fight for equal rights in their work. Their efforts, struggles, and courage are finally not in vain. The method used in this paper is a descriptive method. This research uses Roland Barthes’ semiotic theory to analyze the representation of feminism in the film. Signs and meanings are analyzed through some scenes and dialogues in the film showing the struggles of the three friends. The result of this research is the finding of 13 scenes that represent feminism which can be seen from the female characters’ struggle to grab their dreams.
Analisis Kesalahan Penempatan Kata Bantu Struktur 的de Pada Kalimat Berfrasa Endosentrik Atributif Dalam Bahasa Mandarin Imelda Imelda
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v9i1.2246

Abstract

Kesulitan dan kesalahan yang sering ditemui pemelajar saat mempelajari Bahasa Mandarin, salah satunya adalah dalam penempatan dan penggunaan kata bantu struktur 的 de pada kalimat berfrasa endosentris atributif. Bahan literasi yang tidak memadai, menyebabkan kesulitan pemelajar dalam memahami hal ini. Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis kesalahan penempatan kata bantu struktur 的 de pada kalimat berfrasa endosentris atributif dalam Bahasa Mandarin, serta dengan teoritis dan spesifik menjabarkan kata bantu struktur 的 de tersebut apakah bersifat wajib pakai, jangan pakai ataupun bebas pakai pada kalimat berfrasa endosentris atributif dalam Bahasa Mandarin. Tujuan penelitian ini adalah agar pemelajar maupun pengajar Bahasa Mandarin bisa lebih memahami aturan penempatan dan penggunaan kata bantu struktur 的 de pada kalimat berfrasa endosentris atributif dalam Bahasa Mandarin.

Page 26 of 178 | Total Record : 1779