cover
Contact Name
M. FATHOR ROHMAN
Contact Email
lp2m@insud.ac.id
Phone
+6282150871295
Journal Mail Official
jurnalmudir.mpi@insud.ac.id
Editorial Address
Jalan Raden Qosim Komplek PP. Sunan Drajat Lamongan Telp. (0322) 4661311 / HP. 085730830632 Email: jurnalmudir.mpi@insud.ac.id
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan
ISSN : 26559331     EISSN : 26572230     DOI : 10.55352
Core Subject : Education, Social,
Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan is Journal of management of Islamic education research and article. It is published by Department of Islamic Education Management Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Management and Islamic education is the specific topic. There is not only part of Islamic Studies but also part of education. Intended to communicate original researchers, issues and book review. The subject covers textual and fieldwork studies with various perspectives: Islam, education, psychology, sociology, anthropology, and much more. This journal warmly welcomes to articles contributions from scholars, especially Progressive Islamic education.
Articles 307 Documents
Manajemen Strategik Keuangan Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma arif NU (BP3NU) Mazra atul Ulum Paciran Lamongan siswandi; Nanang Ardiansyah; Abdullah Zawawi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i1.339

Abstract

Salah satu faktor lambatnya perkembangan dan kemajuan suatu lembaga pendidikan adalah kurangnya kemampuan pengelola lembaga pendidikan dalam melaksanakan perencanaan strategik lembaga secara keseluruhan. Banyak lembaga pendidikan dalam menyusun suatu perencanaan strategik hanya sebatas formalitas belaka, bukan sebagai wujud acuan dalam mengelola lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan Islam pada aspek manajemen begitu lemah sehingga perlu perbaikan, baik dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Artikel ini membahas tentang manajemen strategik keuangan oleh Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma arif NU (BP3MNU) Mazra atul Ulum Paciran Lamongan serta kendala dan solusi yang ada dari manajemen strategik keuangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data dan analisis dengan metode deskriptif yang disesuaikan dengan Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) Mazra atul Ulum Paciran Lamongan Jawa Timur, data dikumpulkan dengan cara wawancara secara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Tekhnik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data. Keabsahan validasi data dilakukan dengan cara triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penemuan penelitian menunjukan adanya beberapa kegiatan: 1) Perencanaan strategik keuangan. 2) Pelaksanaan manajemen strategik keuangan 3) Evaluasi manajemen strategik keuangan. Kendala yang dihadapi oleh BP3MNU Mazra atul Ulum dalam manajemen strategik keuangan, diantaranya : 1) Ada pengurus kurang jeli dan kurang matang 2) Pelaksanaan manajemen strategik belum sesuai 3) Pelaksanaan meeting dilaksanakan tanpa melihat agenda yang ada. Dan solusi yang diterapkan untuk mengatasi hal di atas dengan memberikan motivasi dan pemahaman mengenai fungsi dan prefesionalitas pengurus dalam bentuk workshop atau seminar.
Gerakan Literasi Sekolah Menulis di MTs Muhammadiyah 06 Sugihan Solokuro Lamongan Khoirun Nisa; Nadia Arifia; Abd. Hadi
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i1.340

Abstract

Gerakan literasi sekolah merupakan program pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Harapan dari gerakan ini untuk mengembangkan kompetensi peserta didik pada abad 21, yakni kempetensi literasi dan numerasi. Pada tataran implementasi di lembaga pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuat sebuah buku panduan agar proses implementasi pada satuan pendidikan dapat berjalan dengan lancar dan memperoleh hasil maksimal. Salah satunya adalah terfasilitasinya bakat yang dimiliki peserta didik. Tindak lanjut dari kebijakan kementerian tersebut direspon dengan cepat dan apik oleh civitas MTs. Muhammadiyah 06 Sugihan Solokuro Lamongan, sehingga sekolah ini menjadi salah satu icon sekolah swasta pertama setingkat SLTP/MTs yang memulai Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Kabupaten Lamongan. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi dalam pnegumpulan data. Hasil penelitian dari manajemen kepala madrasah dalam implementasi gerakan literasi sekolah khususnya pada aspek menulis adalah dengan menggunakan empat fungsi manajemen. Pertama, perencanaan dalam hal ini, merumuskan tujuan yang ingin dicapai. Kedua yaitu fungsi pengorganisasian, membagi tugas kepada para pelaku gerakan literasi sekolah. Ketiga, pelaksanaan yang dilakukan adalah menyesuaikan dengan apa yang telah direncanakan ditambah dengan motivasi disetiap tugasnya. Keempat, fungsi evaluasi, dengan melakukan perbaikan. Faktor pendukung dalam implementasi gerakan literasi menulis peserta didik adalah 1). Antusias kepala madrasah; 2). Dukungan stakeholder; 3). Antusias peserta didik; 4). Lingkungan yang bersahabat. Faktor penghambat dalam implementasi gerakan literasi menulis peserta didik adalah 1). Kemampuan peserta didik tidak merata; 2). Peserta didik tidak mengumpulkan karya tepat waktu/kedisiplinan kurang. Sehingga perlu adanya perlibatan seluruh komponen di madrasah agar problematika bisa teratasi dengan baik.
Strategi Kepala Madrasah dalam Implementasi Ujian Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer di MI Mambaul Ulum Desa Mayong Karanggeneng Lamongan Siti Aminah; Laili Nusrotin; Sutopo Sutopo
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i1.341

Abstract

Komputerisasi di dunia pendidikan menjadi sebuah keniscayaan masa depan sistem pendidikan di Indonesia. Hal tersebut tidak hanya pada manajemen ketenagaan saja melainkan pula pada aspek-aspek lain. Aspek yang kian meluas adalah pada sistem evaluasi atau penilaian pada proses belajar mengajar dan hasil belajar peserta didik. Bentuk komputerisasi pada sistem evaluasi atau penilaian tersebut berupa program ujian sekolah yakni dalam bentuk Ujian Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UMBN-BK). Implementasi program tersebut pada tataran teknis butuh persiapan yang luar biasa, karena masih belum meratanya pendidikan di Indonesia, baik dari segi fasilitas atau sarana dan prasarana yang ada serta mutu dari sumber daya manusianya dalam hal ini pendidik dan tenaga kependidikan baik pada sekolah negeri dan swasta. Sebagai sebuah program yang harus diimplementasikan, maka Ujian Madrasah Berstandar Nasional Berbasis Komputer (UMBN-BK) butuh sebuah strategi yang harus dilaksanakan oleh pimpinan lembaga pendidikan. Oleh karenanya penelitian ini dilakukan. Hasil dari penelitian ini, bahwa strategi kepala MI Mambaul Ulum Mayong Karangbinangun Lamongan melalui dua tahap, yaitu pemenuhan perangkat komputer yang dipakai oleh peserta didik, kemudian pembinaan secara teknis. Adapun kendala pada pemenuhan perangkat komputer yang dipakai oleh peserta didik, yakni terbatasnya dana anggaran, ruangan yang kurang memadahi, kurang terawatnya komputer lama, sedangkan pada kendala pembinaan secara teknis terbatasnya sumber daya manusia.
Management Quality Control in Islamic Education Rangga Sa'adillah S.A.P.; Daiyatul Husna; Dewi Winarti
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.342

Abstract

This article aims to examine and elaborate on the terms of quality control management from the perspective of Islamic education. Quality control is important in the world of education because quality control is related to the consistency of Islamic education institutions in ensuring that the quality of these educational institutions is feasible to operate and compete in the national and international education arena. To control the quality of education, this article offers two models, namely total quality management and excellent service-based quality control management. The thing that must be considered in quality control management is not only to pay attention to three aspects of quality control, namely input, process, and output. More than that, in carrying out quality control management, you must also provide excellent service that really shows partiality to the customer.
Relevansi Pendidikan Islam Berbasis Ilmu Sosial Profetik Terhadap Pengembangan Kurikulum 2013 di Madrasah Tatag Satria Praja; Muslih Muslih
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.343

Abstract

Islamic education is not just a process of inculcating moral values to fortify negative access, but how the instilled moral values are able to play a role as the strength of Islam to get out of poverty, ignorance, social and cultural backwardness. Today, the current of modernization gives birth to a culture that leads to liberalization, rationalization, and materialization. This article is a literature review that tries to explore the socio-cultural values that are integrated in the realm of Islamic education that are inseparable from one another. So that Islamic education can adapt and adopt local cultural values of course that do not conflict with the essence of Islamic teachings, so that Islamic education can be easily accepted and grounded in the reality of the society where Islamic education is taught. Islamic education using culture is needed as part of forming the identity of a Muslim. Prophetic social science is an alternative choice of Islamic culture format introduced by Kuntowijoyo through three domains, humanization (amar maruf), liberation (nahyi mungkar), and transcendence, related to the word of Allah Q.S. li-Imran 3:110. Related to these interests, changes are also needed in the National Education System related to the curriculum, in this case the 2013 curriculum in madrasah.
Hybrid Learning Model Pembelajaran pada Masa Pandemi di SD Negeri Bungurasih Waru Sidoarjo M. Makhin
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.344

Abstract

Efek Covid-19 yang memiliki dampak luar biasa bagi seluruh sektor kehidupan, sehingga semua kebijakan pemerintah diarahkan pada pembatasan kegiatan yang harus diikuti oleh seluruh kementerian tak terkecuali pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yakni pembatasan kegiatan tatap muka di lembaga pendidikan dengan melakukan proses belajar dari rumah (BDR). Pembelajaran daring yang telah dilaksanakan dengan waktu yang relatif lama ini mulai dikhawatirkan berpengaruh negatif bagi psikososial peserta didik, sehingga perlu alternatif solusi untuk meminimalisir pengaruh negatif tersebut. Inovasi yang dilakukan guru yakni menerapkan Hybrid Learning demi memaksimalkan pembelajaran yang dilakukan selama pandemi Covid-19 ini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan tujuan mendeskripsikan Hybrid Learning yang diimplementasikan di SD Negeri Bungurasih Waru Sidoarjo dan problematika yang dialami serta solusinya. Hasil penelitian ini, terdapat beberapa tahapan yang dilakukan guru dalam implementasi Hybrid Learning antara lain: pertama, tahap perencanaan. Pada tahap ini dilakukan beberapa hal yakni: sosialisasi pembelajaran jarak jauh kepada wali murid, pembentukan paguyuban setiap paralel kelas, pembagian kelompok kecil siswa, pembuatan perangkat pembelajaran; kedua, tahap implementasi. Pada tahapan ini Hybrid Learning dilakukan dengan kombinasi pembelajaran dalam jaringan (daring) dan pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan secara berkelompok di rumah peserta didik; ketiga, tahapan evaluasi atau penilaian dilakukan dengan pemberian soal tes dan non tes. Problem pada pembelajaran Hybrid antara lain: kemampuan literasi teknologi yang belum maksimal; terbatasnya waktu, kurang adanya kesadaran dari peserta didik dan sebagian wali murid untuk memaksimalkan pendampingan belajarnya. Solusi yang diberikan yakni dengan memberikan pendampingan yang lebih maksimal terkait literasi digital sehingga pembelajaran yang dilaksanakan kedepannya lebih maksimal.
Strategi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan dalam Meningkatkan Disiplin Siswa di MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik Dian Fatma; Hasyim Rosyidi; Muhammad Haris
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.345

Abstract

Disciplinary behavior of students is strongly influenced by several factors, namely; neighborhood, family and school. In this case, the madrasa becomes the baton from the family to train students discipline, because students who have a disciplined attitude will tend to grow a sense of responsibility in doing something and be able to respect and obey a rule. Students who have a disciplined attitude can become students who are faster in developing and improving their achievements, and become students who obey the rules so as to create a conducive learning atmosphere. In responding to this, the deputy head of the student madrasa of course has a strategy that he applies in improving student discipline at MA Ihyaul Ulum so that all students in the madrasa are able to become students who obey the rules that apply in the madrasa and become students who have awareness of discipline research objectives 1) To determine the strategy of vice principal in the field of student affairs in improving student discipline in MA. Ihyaul Ulum Dukun Gresik 2) To find out the supporting factors and inhibiting factors for the vice principal of student affairs in improving student discipline at MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik this study used a qualitative approach and the type of this research was field research (Field Research) the results of the research on the strategy of the vice principal for student affairs in improving student discipline at MA Ihyaul Ulum Dukun Gresik by a) Setting an example in being disciplined b) Both educators and students must comply with all applicable rules at the madrasa c) Implement a point system in any violation d) Cooperate with the BK teacher and all teachers e) Consistent in enforcing student discipline. f) Build communication with students, teachers and community and Characteristics of Student Discipline at MA Ihyaul Ulum Include the following: a) Discipline of student dress b) Discipline of punctuality c) Discipline of social behavior d) Discipline in learning ethics e) Discipline of following the congregation of dhuha prayers f) Discipline following congregational dhuhur prayer g) Discipline following the study/recitation of the book and dhikr after the dhuha prayer.
Pengaruh Kebijakan Program Gerakan Literasi Sekolah terhadap Minat Baca Peserta Didik SMA Al Huda Tuban Atik Nihayatuzen; Fahrur Rosikh; Hidayatul Mufidah
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.346

Abstract

The climate of literacy in education is increasingly being voiced. To realize the National Literacy Movement, both in the realm of schools, families, and communities, a comprehensive and well-planned strategy is needed. Seeing the importance of reading culture and the lack of interest in reading in Indonesia, the government has launched a literacy movement. The implementation of this strategy is by creating the School Literacy Movement carried out by the Government in the field of education, namely the Law of the Republic of Indonesia Number 20 of 2003 concerning the National Education System. In Chapter III article 4 paragraph 5, it reads Education is carried out by developing a culture of reading, writing and arithmetic for all members of the community, making policies regarding reading interest. Interest in reading is expected to grow and develop in these students, guided by the policy of the school literacy movement or commonly referred to as GLS. Thus, it is hoped that schools will be able to develop government policies through literacy movement guidelines which will be able to be implemented and developed according to the situation and conditions of the school. This study discusses how the literacy movement policy in increasing students interest in reading at SMA Al-Huda Tuban. This research is a quantitative research. The research sample is class XI students totaling 47 students. Collecting data with the methods of observation, questionnaires, interviews, and documentation. Test the validity of the data by using the validity test and reliability test. Data analysis with descriptive analysis, hypothesis testing, Product moment analysis. The results of the study explain that there is a good implementation and strategy that leads to increasing students reading interest. The results showed: (1) The literacy movement policy at SMA Al-Huda Tuban was quite good. The number of respondents was the most among the grouping of scores from the number of respondents 47, which was obtained a score of 71-75 with 12 respondents. (2) Reading interest in high school Al-Huda Tuban has the highest frequency, namely 15 respondents with a mean value of 78.463 mode 80 and a median of 80. (3) School Literacy Movement Program on Student Interest in Reading at SMA Al-Huda Tuban, with rxy = 0.759 with a significance value of 0.566 or 0.56 percents.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Menanamkan Budaya Islami Melalui Pendidikan Model Full Day School Studi Kasus di SD Islam Nabawi Kedungadem Angga Prastiyo; Nadia Arifia
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v3i2.347

Abstract

Education is absolute in life, both in the life of a person and family, as well as in the life of the nation and state. So that life is very important and cannot be separated from life, because the progress of a nation and state is largely determined by the educational progress of the nation or country. Given the very importance in life, so education must be implemented. in order to obtain the desired result. The cultivation of Islamic culture is one of the policies that must be considered by schools in general or Islamic educational institutions in particular. With the existence of Islamic culture in schools or Islamic educational institutions can introduce and instill Islamic religious values ​​so that in the process of child development later they will always hold fast to the values ​​of Islamic teachings and can form the moral character of students, besides that they can realize the values ​​of Islam. religious teachings as a tradition that must be applied by Islamic educational institutions. Principals who are able to develop Islamic culture in schools, namely by using the strategies they have to develop Islamic culture in schools by using full day school education models
The Effectiveness Analysis Of Search, Solve, Create And Share (Sscs) Learning Model Implementation On Students’ Cognitive Ability Ilham Kamaruddin; Irvan Irvan; Yoseb Boari; Bayu Purbha Sakti; Yance Manoppo
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/mudir.v5i1.348

Abstract

The focus of this research is on the inadequate cognitive learning outcomes among high school students in the areas of rotation dynamics and balancing rigid bodies. The aim of this study is to investigate the impact of the search, solve, create, and share (SSCS) learning approach on students' cognitive abilities. A quasi-experimental research design with a non-equivalent control group was used as the research methodology. A purposeful sampling technique was employed to collect samples from 100 students. The hypothesis test conducted on the posttest data using the Mann-Whitney test at ????= 0.05 resulted in the rejection of H0 and acceptance of H1, with a sig. (2-tailed) value of 0.00. The SSCS learning approach has a significant impact on students' cognitive abilities. The experimental group demonstrated greater progress in their cognitive learning outcomes than the control group. Furthermore, students who applied the SSCS learning model were found to be 72% more engaged in their studies.

Filter by Year

2019 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2025): Juli : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Januari : Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Juli : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2023): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 5 No 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2023): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 4 No 2 (2022): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 4 No. 2 (2022): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 4 No 1 (2022): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 3 No 2 (2021): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 3 No 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2021): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 2 No 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 2 No. 2 (2020): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 2 No. 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 2 No 1 (2020): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol 1 No 2 (2019): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2019): July : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 1 No 1 (2019): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan  Vol. 1 No. 1 (2019): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan More Issue