cover
Contact Name
Taufiq Hidayat
Contact Email
taufiq.hidayat@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
crankshaft@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL CRANKSHAFT
ISSN : 26230720     EISSN : 26230755     DOI : -
Jurnal ini merupakan sarana publikasi dan ajang berbagi karya riset dan pengembangannya di bidang teknologi. Jurnal Crankshaft terbit 2 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 228 Documents
Perancangan Reservoir Pada Mesin Penabur Benih Djafar, Alfian; Dianiswara, Anggoronadhi; Endrawati, Budiani Fitria; Haliq, Ridhwan; Wahab, Mohammad Abdul; Mufadhol, Andiko Na’im; Margyatno, Ageng; Hakiky, Rizal Muhammad; Syuhada, Subhan; Pramana, Muhammad Ardi Dwi
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13922

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang sebuah reservoir benih padi yang dapat mengatur jarak tanam secara presisi. Mengingat varietas padi memiliki kebutuhan jarak tanam yang berbeda, penelitian ini akan mengadopsi konsep jajar legowo. Jarak dalam barisan bervariasi, seperti 100 mm dan 125 mm. Karena profil penampang berbentuk lingkaran, jarak tanam dalam barisan ditentukan dengan menggunakan keliling lingkaran.  Selain itu, reservoir benih dianalisis dengan menggunakan Finite Element Analysis (FEA). Simulasi FEA menggunakan ANSYS dengan tahapan berupa pre processing, processing, dan post processing. Pre processing mendefinisikan geometri dari model sebelum dilakukannya proses simulasi FEA berupa pemodelan dan pengaturan mechanical properties pada Material yang digunakan. Material yang direncanakan adalah PLA.  Pada processing, tahapan yang dilakukan adalah meshing, fix geometry, dan pemberian beban. Pemberian beban pada reservoir didistribusikan merata pada resrvoir benih padi. beban untuk reservoir 100 mm sebesar 3,056 kg, sedangkan reservoir 125 mm memiliki beban sebesar  3,668 kg. Tahap post processing menghasilkan deformasi, tegangan, dan juga safety factor.  Perancangan reservoir menghasilkan diameter penampang yang sesuai dengan jarak tanam antar baris  pada reservoir 100 mm dan 125 mm masing-masing adalah 95,5 mm dan 99,6 mm. Analisis struktur menggunakan Finite Element Analysis (FEA) menghasilkan deformasi, tegangan, dan safety factor.  Berdasarkan hasil simulasi,  besarnya deformasi, tegangan dan safety factor pada  reservoir 100 mm adalah 0,0054 mm, 0,599 MPa, dan  13,356. Sedangkan untuk reservoir 125 mm, besarnya besarnya deformasi, tegangan dan safety factor pada  reservoir 100 mm adalah 0,0064 mm, 0,726 MPa, dan  11,019. dari kedua reservoir, safety factor dapat dikategorikan aman.
Analisis Aerodinamika pada Airfoil NACA 2412 terhadap Gaya Angkat dan Gaya Hambat Indah Riani, Novi; Hartono, R Yudi; Supardi, Supardi; Sugiono, Didik; Mehdiansyah, Mehdiansyah
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13829

Abstract

Airfoil merupakan bentuk dari sayap pesawat yang bertujuan agar mendapatka gaya angkat yang besar dan gaya hambat yang kecil. Pada penelitian ini menggunakan airfoil tipe NACA 2412 dengan wind tunnel tipe subsonic. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya angkat dan gaya hambat setiap variasi dari airfoil yakni airfoil dengan panjang chord 12 cm, 14 cm dan 16 cm berdasarkan nilai koefisien tekanan dari setiap variasi airfoil. Penelitian ini menghasilkan nilai gaya angkat terbesar yang terdapat pada airfoil dengan panjang chord 16 cm dan sudut serang α20°, sedangkan untuk gaya hambat terkecil terdapat pada airfoil 12 cm dengan sudut serang α16°. Nilai koefisien tekanan kontur pada bagian bawah airfoil lebih besar dibandingkan dengan koefisien tekanan pada bagian atas airfoil disemua variasi dan sudut serang yang dipakai. Penurunan koefisien terbesar terjadi pada variasi chord 16 cm dengan sudut serang α20°.Kata kunci:  airfoil, gaya angkat, gaya hambat, chord.
Pengaruh Variasi Waktu Pegeringan dan Campuran Cangkang Kelapa Sawit dan Buah Pinus terhadap Karakteristik Biomassa Radyantho, Kholiq Deliasgarin; Rusdan, Adnan; Suanggana, Doddy; Arifin, Ahmad Anas; Haryono, Hadhimas Dwi; Manta, Faisal
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13946

Abstract

Menurut International Energy Agency (IEA), permintaan energi dunia diperkirakan akan meningkat sebesar 45% hingga tahun 2030, dengan sekitar 80% kebutuhan energi masih dipenuhi oleh bahan bakar fosil. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan energi alternatif menjadi sangat mendesak, dan biomassa menjadi salah satu solusi utama. Biomassa merupakan sumber energi terbarukan yang berasal dari bahan organik yang dapat diperbarui dalam waktu singkat, serta memiliki manfaat seperti menjadi bahan bakar pembangkit listrik dan mengurangi limbah organik yang belum dimanfaatkan dengan baik. Salah satu limbah organik yang kurang dimanfaatkan adalah limbah pengolahan kelapa sawit, seperti cangkang sawit, serta limbah buah pinus karena ketersediaannya dari industri sawit dan hutan pinus, serta kemampuannya mengurangi dampak lingkungan. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi komposisi campuran dan waktu pengeringan terhadap kadar air, nilai kalor, dan kadar abu biomassa/biobriket dari campuran cangkang kelapa sawit dan buah pinus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa dengan komposisi KC4 memiliki kadar air tertinggi (11,89%) dan tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 1683:2021, sementara komposisi lainnya memenuhi standar kadar air. Dalam pengujian kadar abu, semua variasi komposisi dan waktu pengeringan melebihi standar SNI (≥ 10%). Namun, pada pengujian nilai kalor, semua variasi memenuhi standar SNI, dengan nilai tertinggi pada WP3 (6643,18 cal/g). Analisis ANOVA menunjukkan bahwa baik variasi komposisi campuran maupun waktu pengeringan secara signifikan memengaruhi kadar air dan kadar abu, namun hanya waktu pengeringan yang signifikan memengaruhi nilai kalor biomassa.
Perancangan Kaki Meja Las dengan Fleksibilitas Tinggi untuk Meningkatkan Efisiensi Operasional Khoeron, Slamet; Ariantono, Wahyu; Harmoko, Setiawan; Haryanto, Haryanto
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13845

Abstract

Efisiensi operasional dalam proses pengelasan sangat bergantung pada mobilitas peralatan, terutama meja las yang sering digunakan dalam berbagai posisi dan area kerja. Penelitian ini membahas pengembangan kaki meja las yang lebih mobile untuk meningkatkan fleksibilitas dan produktivitas di lingkungan kerja. Metodologi yang digunakan mencakup Function Analysis (FA), Cause-Effect Chain Analysis (CECA), dan penerapan prinsip-prinsip TRIZ untuk menyelesaikan kontradiksi teknik dan fisik yang muncul selama proses desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan motor penggerak dengan sistem pengunci otomatis dan pemangkasan komponen yang tidak esensial mampu meningkatkan mobilitas meja tanpa mengurangi stabilitas dan keamanan. Model konseptual yang dihasilkan menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dengan mengurangi waktu perpindahan meja hingga 30%. Pengembangan ini memberikan solusi inovatif untuk kebutuhan mobilitas dalam proses pengelasan.
Design Improvement of A Prototype Energy-Efficient Vehicle Body Putra, Haznam; Mulyadi, Ismet Hari
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13947

Abstract

In order to achieve an energy-efficient vehicle, many aspects had to be considered, including the weight of the vehicle's body. The weight of the vehicle's body depends on its design and materials. As part of the energy-efficient initiatives, the design of the energy-efficient car developed by a Mechanical Engineering Team of Universitas Andalas needs to be redefined to improve its performance due to its active participation in national competition. Autodesk Inventor software's capability supported a reverse engineering strategy to enhance the car body design. Meanwhile, the appropriate car body material was selected using the Analytic Hierarchy Process (AHP). Furthermore, the improved car body design was evaluated using an academic version of ANSYS R1 and Fluent software. A weight reduction of 8 Kg is gained due to improving the new car body design and with the achievable thickness of 3.4 mm. Accordingly, it could minimize the Coefficient Drag (CD) of the new car body design to 0.066275. This result indicates a further improvement of the new energy-efficient car body design that would accelerate the car's performance and gain better results in the next national energy-efficient vehicle competition.
Simulasi Rangka Sepeda Fixie dengan Material Alloy 6061 menggunakan Metode Elemen Hingga Adhitiya, Damarnur Ilalang; Nanda, Rizki Aulia; Supriyanto, Agus
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13833

Abstract

Desain sepeda yang awalnya sederhana dan keterbatasan penggunaannya mengalami kemajuan yang pesat seiring berlalunya waktu. Terdapat peningkatan yang signifikan dalam aspek desain rangka, bahan baku, dan berbagai aksesoris pada sepeda. Untuk menggunakan alloy 6061 pada rangka sepeda fixie perlu diketahui berapa beban yang dapat diterima, berapa nilai safety factor yang dihasilkan serta apakah penggunaan material alloy 6061 pada rangka sepeda fixie dapat diterapkan, maka simulasi metode elemen hingga dipilih yang bertujuan mengetahui kekuatan rangka sepeda fixie dengan menerapkan metode elemen hingga dan Mengetahui nilai safety factor yang dihasilkan. Desain rangka sepeda fixie dilakukan menggunakan software Solidworks 2020 (Student Version) dan simulasi metode elemen hingga dilakukan pada software Abaqus (Learning Edition 2018) Hasil yang diperoleh pada pengujian. Bahwa nilai stress rata-rata pada beban 65kg sebesar 138.22 MPa, beban 70kg sebesar 161.25 MPa, beban 75kg sebesar 184.29 MPa. Displacement pada beban 65kg 0.00000280091557 mm, beban 70kg 0.00000300748107 mm, beban 75kg 0.00000321408779 mm. Nilai rata-rata safety factor yang didapat adalah 1.74. Simulasi finite elemen pada pengujian rangka sepeda fixie menggunakan Alloy 6061 dianggap aman dan dapat terapkan.
Implementasi Optimasi Topologi dalam Perencanaan Komponen Penunjang Manipulator pada Robot Penanganan Benda Berbahaya Annanto, Gilar Pandu; Pratama, Fandy Indra; Nugroho, Agung; Putri, Farika Tono
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13924

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengoptimalkan desain pada salah satu komponen penunjang pada manipulator robot kendali jarak jauh untuk penanganan objek berbahaya. Dalam penelitian ini, digunakan perangkat lunak CAD (Computer-Aided Design) dan CAE (Computer-Aided Engineering) untuk merancang dan menganalisis geometri bracket servo. Geometri awal dianalisis menggunakan material Poly-Lactic Acid (PLA) dengan mempertimbangkan kondisi batas berupa torsi maksimum yang dapat dikeluarkan oleh servo yang digunakan. Hasil analisis awal menunjukkan tegangan maksimal sebesar 3,936 MPa dan deformasi maksimal sebesar 0,062 mm. Proses optimasi topologi dilakukan untuk mereduksi area yang tidak mengalami tegangan besar, menghasilkan geometri baru dengan volume dan massa yang lebih rendah. Setelah optimasi, volume geometri berkurang sebesar 17,5% dan massa berkurang dari 97,213 g menjadi 81,776 g. Analisis lanjutan menunjukkan tegangan maksimal sebesar 3,881 MPa dan deformasi maksimal sebesar 0,09 mm, dengan penurunan tegangan maksimal sebesar 2% dan peningkatan deformasi sebesar 45%. Meskipun terjadi peningkatan deformasi, geometri baru tetap aman dengan faktor keamanan sebesar 18.
Pengaruh Panjang Lengkung Sudu terhadap Performa Turbin Angin Atap Rumah Mujiburrahman, Mujiburrahman
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13635

Abstract

Pemanfaatan energi angin sebagai sumber energi terbarukan semakin penting dalam upaya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan memitigasi dampak perubahan iklim. Turbin angin atap rumah menawarkan solusi yang menjanjikan untuk produksi energi skala kecil di lingkungan perkotaan. Namun, efisiensi dan performa turbin ini sangat bergantung pada desain sudu yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain turbin angin atap rumah melalui analisis pengaruh variasi panjang lengkung sudu terhadap performa turbin. Metode penelitian melibatkan pengujian eksperimental pada turbin angin dengan tiga variasi Panjang lengkung sudu 5/16, 6/16, dan 7/16 pada empat kecepatan angin yang berbeda 3,48 m/s sd 6,21 m/s). Parameter yang diukur adalah kecepatan putaran turbin rpm, dan  daya generator Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panjang lengkung sudu 6/16 secara konsisten memberikan performa optimal pada empat kecepatan angin yang diuji. Pada kecepatan angin 6,21 m/s, panjang sudu 6/16 menghasilkan kecepatan putaran tertinggi 228,71 rpm, dengan  daya sebesar 154,62 Watt. Peningkatan kecepatan angin dari 3,48 m/s sd ke 6,21 m/s menghasilkan peningkatan signifikan pada kecepatan putaran dan daya untuk semua variasi panjang sudu. Penurunan performa pada panjang sudu 7/16 mengindikasikan adanya batas optimal dalam desain.
Analisis Finite Element pada Prostesis Lari: Studi Modifikasi Material dan Desain Kumarajati, Dhananjaya Yama Hudha; Nur'Aidha, Amalia Cemara; Khulayfah, Ade Fitri
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memodifikasi desain prostesis lari yang berasal dari paten Eropa, yang awalnya menggunakan serat karbon sebagai bahan utama. Modifikasi yang dilakukan meliputi penggantian serat karbon dengan komposit polimer fiberglass dan penambahan ketebalan prostesis sebesar 2,5 mm agar dapat menahan beban dinamis setara dengan 8 kali berat pelari, atau sekitar 5096 N, saat berlari. Evaluasi dilakukan menggunakan Analisis Elemen Hingga (Finite Element Analysis/FEA), dengan fokus pada stres, regangan, dan deformasi total di bawah kondisi beban tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa stres maksimum yang tercatat adalah 850 MPa, yang masih berada di bawah kekuatan tarik maksimum komposit polimer fiberglass, yaitu 1,2 GPa. Regangan maksimum yang tercatat adalah 0,025, dan deformasi total mencapai 51,878 mm, keduanya masih dalam batas yang dapat diterima untuk fungsi prostesis. Material ini terbukti menjadi alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan serat karbon, dengan kinerja yang memuaskan untuk prostesis lari. Namun, disarankan untuk melakukan validasi eksperimental lebih lanjut dan uji lapangan guna memastikan daya tahan dan kenyamanan jangka panjang.
Rekayasa Press Tool Chips Proses Manufaktur dengan Sistem Pneumatik Sudirman, Zainal; Astuty, Astuty; Syaiful, Syaiful; Fuadi, Muhammad Ghufron
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 4 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.4 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v7i4.13912

Abstract

Industri manufaktur pada sektor ekonomi yang berfokus pada produksi barang secara manual atau menggunakan mesin-mesin khusus. Proses produksi ini dapat melibatkan banyak tahap, mulai dari desain produk, pengadaan bahan baku, manufaktur, pengemasan, hingga distribusi. Pada proses permesinan akan selalu menghasilkan geram atau chips baik pada mesin konvensional maupun mesin CNC. Namun Chips juga memiliki dampak negatif dalam proses manufaktur karena dapat menjadi sumber potensial yang mengganggu kebersihan di lingkungan kerja. Maka penyimpanan chips dalam proses permesinan sangat penting untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan efisiensi operasional. Dalam mengatasi hal tersebut maka perlu adanya sebuah alat press untuk menekan/mengepress Chips agar dapat dikemas dan tersimpan rapi. Pendekatan penelitian rancang bangun dan eksperimen laboratorium untuk mengukur massa jenis suatu material banyak digunakan. Peningkatan tekanan (Bar) secara konsisten mempercepat waktu proses press dan meningkatkan kapasitas press (kg/s). Pada tekanan 6 Bar, kapasitas press menunjukkan angka yang lebih tinggi dalam kondisi penekanan yang sama dibandingkan tekanan 4 dan 5 Bar, sehingga tekanan ini dapat dianggap optimal dalam hal efisiensi waktu dan output. Kata Kunci: Industri Manufaktur, Geram atau Chips, Alat Press