cover
Contact Name
Cicilia Widiyaningsih
Contact Email
sisilwindi@gmail.com
Phone
+6281213873428
Journal Mail Official
marsi@urindo.ac.id
Editorial Address
Grand Regency Blok B4/5, RT 006/RW 022, Padurenan, Mustika Jaya
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
ISSN : 26856298     EISSN : 26856328     DOI : https://doi.org/10.52643/marsi.v5i2
MARSI (Indonesian Hospital Administration and Management Journal) focuses on research and review of research related to hospital management that is relevant for the development of hospital management theories and practices in Indonesia and Southeast Asia. MARSI covers a variety of research approaches, namely: quantitative, qualitative and mixed methods . MARSI focus is related to various themes, topics and aspects of accounting and investment, including (but not limited to) the following topics: Hospital management Hospital Accounting Health Service Management Health Insurance Health policy Management of Puskesmas Drug Care Pharmacy Medico-Legal, and Ethics
Articles 314 Documents
Hubungan Sistem Jenjang Karir Terhadap Motivasi Kerja Perawat Di Rsud Balaraja Imelda, Jessica Renata; Hariyati, Tutik Sri; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7924

Abstract

ABSTRAK Motivasi kerja perawat merupakan komponen kunci dalam memastikan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu aspek yang dapat meningkatkan motivasi tersebut adalah keberadaan sistem jenjang karir, yakni suatu skema pengembangan profesional yang memberikan arah, struktur, serta peluang kenaikan jabatan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan pengalaman individu. Sistem ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk apresiasi atas capaian profesional, tetapi juga sebagai pendorong semangat kerja dan kepuasan melalui kejelasan jalur karir serta kesempatan berkembang secara berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan seluruh perawat pelaksana di RSUD Balaraja sebagai populasi. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus slovin dengan margin of error 5%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 172 responden dari populasi perawat. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup, dan data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perawat mayoritas berusia 30-40 tahun (44,8%), berjenis kelamin Perempuan (65,1%), berpendidikan DIII Keperawatan (51,2%) dengan lama kerja 2-9 tahun (75,6%), dan miliki sistem jenjang karir PK II (52,3%). Perawat yang memiliki sistem jenjang karir baik (49,4%) dan motivasi kerja baik (50%). Hasil uji bivariat menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja (p sama dengan 0,001). Hasil uji bivariat terhadap sub variabel pengembangan karir, penghargaan, pengakuan, promosi tantangan dengan motivasi kerja menunjukkan variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan dengan motivasi kerja (p sama dengan 0,001). Kesimpulan dari penelitian adalah sistem jenjang karir berhubungan terhadap motivasi kerja perawat. Disarankan agar menyusun program pengembangan profesional berkelanjutan (CPD) dan menyusun regulasi tentang sistem jenjang karir perawat dengan bekerja sama dengan bidang keperawatan dan memfasilitasi forum diskusi atau pertemuan rutin antara perawat, manajemen, dan komite untuk mengevaluasi pelaksanaan sistem jenjang karir. Kata kunci: Sistem Jenjang Karir, Motivasi Kerja Perawat
Dampak Kepadatan Pasien IGD Terhadap Stres, Kecemasan dan Depresi Pada Dokter Jaga Di RSUD Dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi Sidauruk, Keyko Lampita Mariana; Garmelia, Elise; Marliana, Thika
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7885

Abstract

Kepadatan IGD mengakibatkan dampak psikologis bagi kesehatan mental dokter jaga IGD. Tujuan penelitian untuk menunjukkan karakteristik dokter pelayan kegawatdaruratan, menunjukkan tingkat kepadatan yang terjadi, menganalisa terjadinya stres, cemas dan depresi dikaitkan dengan kepadatan di IGD RSUD dr. Chasbullaah Abdulmadjid Kota Bekasi. Metode penelitian dengan deskriptif kuantitatif, desain cross-sectional. Total sampling melibatkan 27 dokter jaga IGD. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia
Faktor Determinan Kualitas Pelayanan Radiodiagnostik Terhadap Kepuasan Pasien Onkologi Di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang Devi, SNA Ratnasari; Uli, Hanna Marsinta; Harahap, Debby Handayati
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7535

Abstract

Latar Belakang: Salah satu upaya yang untuk meningkatkan kualitas hidup pasien adalah dengan meningkatkan mutu pelayanan bagi pasien kanker. Mutu pelayanan yang baik akan meningkatkan kepuasan pasien.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor determinan kualitas pelayanan Radiodiagnostik terhadap kepuasan pasien onkologi di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang Metode: Penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional telah dilakukan di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang sejak bulan Juni hingga November 2025. Didapatkan 293 pasien kanker yang memenuhi kriteria penelitian. Hubungan kualitas pelayanan Radiodiagnostik terhadap kepuasan pasien onkologi dianalisis menggunakan uji Uji Chi-Square/Fisher Exact dilanjutkan dengan Uji Regresi Logistik. Hasil: Terdapat hubungan antara dimensi kualitas teknik ((PR sama dengan 43,672 atau p sama dengan 0,000) atau prosedural (PR sama dengan 12,179 atau p sama dengan 0,000) atau infrastruktur (PR sama dengan 26,625 atau p sama dengan 0,000) atau interaksi (PR sama dnegan 34,380 atau p sama dengan 0,000) atau personal (PR sama dengan 18,783 atau p sama dengan 0,000) atau dan dukungan sosial (PR sama dengan 16,928 atau p sama dengan 0,000) terhadap kepuasan pasien onkologi di Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang Simpulan: Dimensi kualitas interaksi, prosedural dan personal merupakan faktor determinan terhadap tingkat kepuasan pasien. Kata kunci: Determinan, Kepuasan Pasien, Kualitas Pelayanan, Onkologi, Radiodiagnostik
Pengaruh Motivasi Kerja dan Burnout Syndrome Terhadap Kinerja Perawat Ruang Intensif di RSUD dr. Soedarso Kalimantan Barat Manurung, Maylisa Santauli; P. Satar, Yuli; Wulandari, Sonya D.
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7856

Abstract

Rumah sakit menyediakan pelayanan kesehatan perorangan secara holistik, terutama pada perawatan intensif. Keberhasilan rumah sakit dalam menjalankan fungsi dan perannya sangat bergantung pada efektivitas kerja dari seluruh komponen internal, termasuk tenaga perawat. Pasien di ruang perawatan intensif memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap perawat. Stres tanpa pengelolaan yang baik dalam jangka waktu panjang dapat menumpuk menjadi burnout syndrome. Keadaan ini dapat menurunkan kualitas kinerja perawat secara menyeluruh jika tidak dimanajemen dengan baik. Motivasi kerja mencakup dorongan internal maupun eksternal dari lingkungan sekitar yang memberikan semangat kepada individu untuk bekerja dan mencapai target tertentu, termasuk dalam meningkatkan kinerja perawat. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi apakah ada pengaruh motivasi kerja dan burnout syndrome yang meliputi kelelahan emosional, depersonalisasi, dan penurunan prestasi diri terhadap kinerja perawat yang bertugas di ruang intensif RSUD Dr. Soedarso Kalimantan Barat. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode studi kuantitatif melalui pendekatan cross sectional design. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 143 perawat responden dari ruang ICU, HCU, ICVCU, NICU, dan PICU yang mengisi data melalui kuesioner berskala likert secara luring maupun daring. Hasil analisis data bivariat pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kelelahan emosional, depersonalisasi, penurunan prestasi diri, serta motivasi kerja terhadap kinerja perawat, yang masing-masing memiliki nilai p-value 0,000 atau 0,000 atau 0,000 atau 0,000 (p-value kurang dari 0,05). Analisis multivariat menyatakan bahwa tidak ditemukan pengaruh signifikan antara depersonalisasi dan penurunan prestasi diri terhadap kinerja perawat. Di sisi lain, ditemukan adanya pengaruh negatif signifikan terkait kelelahan emosional dengan nilai p-value 0,043 dan pengaruh positif signifikan motivasi kerja dengan nilai p-value 0,000 terhadap kinerja perawat. Faktor yang memiliki pengaruh terbesar terhadap kinerja perawat adalah motivasi kerja dengan nilai koefisien beta sebesar 0,510
Analisis Pengaruh Human, Organizatiion Dan Technology Pada Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (Simrs) Terhadap Kinerja Karyawan Di Unit Kerja Rawat Jalan Rsud Depati Bahrin Ardi, Tariqul; Tjahjadi, Hendrana; Supardjo, Supardjo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7930

Abstract

Berdasarkan Undang-Undang No 44 Tahun 2009 pasal 52 ayat (1) Tentang Rumah Sakit, Setiap rumah sakit wajib menerapkan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) guna mewujudkan tata kelola pelayanan kesehatan secara efektif dan efisien. Penerapan SIMRS merupakan pelayanan non medis yang menjadikan peran penting dalam mendukung kinerja rumah sakit mencakup proses manajemen rumah sakit dalam mengelola data medis dari pelayanan pasien hingga pengelolaan administrasi dan keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi SIMRS menggunakan metode HOT-Fit (Human, Organization, and Technology) dalam meningkatkan kinerja karyawan pada unit  kerjarawat jalan di RSUD Depati Bahrin. Penelitian menggunakan pendekatan metode deskriptif mix method dengan explanatory design melibatkan 102 pegawai rawat jalan yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan wawancara mendalam serta observasi dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil Uji-t menunjukkan Human menunjukan berpenagruh korelasi positif secara signifikan terhadap kinerja pegawai (t sama dengan 2,23 atau p sama dengan 0,01), organization menunjukan korelasi positif secara signifikan  terhadap kinerja pegawai (t sama dengan 2.73 atau p sama dengan 0,03), sedangkan technology menunjukan korelasi positif namun tidak signifikan terhadap kinerja pegawai (t sama dengan 0.13 atau p saam dengan 0,89). Hasil Uji Fmenunjukan Technology, human dan Organization dalam implementasi SIMRS secara simultan memiliki korelasi positif dengan kontibusi 75% secara signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan Y sama dengan 6.99 + 0.01X1 + 0.30 X2 +0.60  X3 + e. ( F sama dengan 63.7 atau R2 sama dengan 0.75 atau p sama dengan 0.00). Evaluasi keberhasilan penerapan SIMRS dapat melalui dimensi human dan organization serta technology untuk rencana strategi keputusan dalam pengembangan dan pengelolaan implementasi SIMRS dalam meningkatkatkan efisien dan efektivitas dalam tatakelola pelayanan rumah sakit yang bermutu. Kata kunci: SIMRS, Kinerja Karyawan, Rumah Sakit, HOT-Fit
Analisis Kualitas Pelayanan IGD Yang Dimediasi Oleh Kepuasan Pasien Dimoderasi Oleh Loyalitas Pasien Di RSAU Dr. Esnawan Antariksa Jakartaerasi Oleh Loyalitas Pasien Di RSAU Dr. Esnawan Antariksa Jakarta Rahma, Yola Yolanda; Indrawati, Lili; Andarusito, Nurcahyo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7904

Abstract

Abstrak Instalasi Gawat Darurat (IGD) memegang peran vital dalam sistem layanan kesehatan, namun di RSAU Dr. Esnawan Antariksa Jakarta masih ditemukan banyak keluhan terkait pelayanan seperti buruknya kualitas pelayanan, keterbatasan sarana prasarana, serta respons lambat dari petugas medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan IGD yang dimediasi oleh kepuasan pasien dimoderasi oleh loyalitas pasien di RSAU Dr. Esnawan Antariksa Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 60 responden pasien IGD non BPJS yang kemudian data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar faktor, seperti kemampuan petugas IGD, ketersediaan peralatan kesehatan, obat-obatan, sarana prasarana, serta kenyamanan unit IGD, tidak berpengaruh terhadap kualitas pelayanan maupun kepuasan pasien di IGD RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta. Namun, lokasi ruangan IGD berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sedangkan ketersediaan obat-obatan memengaruhi kepuasan pasien. Selain itu, kepuasan pasien tidak berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, dan loyalitas pasien tidak memperkuat hubungan antara kepuasan pasien dengan kualitas pelayanan IGD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hanya dua faktor yang terbukti berpengaruh, yaitu lokasi ruangan IGD terhadap kualitas pelayanan dan ketersediaan obat-obatan terhadap kepuasan pasien IGD RSAU dr. Esnawan Antariksa Jakarta. Sementara itu, variabel lainnya, termasuk kemampuan petugas, sarana prasarana, kenyamanan, serta kepuasan dan loyalitas pasien, tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan maupun kepuasan pasien. Kata Kunci: IGD, kualitas pelayanan, kepuasan pasien, loyalitas pasien, Rumah Sakit.
Efektivitas Praotorisasi Antibiotik Terhadap Penggunaan Antibiotik di Rumah Sakit: Suatu Systematic Literature Review Handayani, Rini
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7385

Abstract

Latar belakang: Resistensi antimikroba (AMR) merupakan ancaman global yang meningkat dan terkait erat dengan penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Sistem praotorisasi antibiotik merupakan strategi restriktif dalam Program Pengendalian Resistensi Antimikroba (PPRA) untuk memastikan penggunaan antibiotik secara tepat. Metode: Kajian ini merupakan Systematic Literature Review yang mengikuti pedoman PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada PubMed, Scopus, ScienceDirect, DOAJ, dan Google Scholar hingga Desember 2024. Kriteria inklusi mencakup studi rawat inap yang mengevaluasi intervensi praotorisasi atau restriksi antibiotik dengan outcome konsumsi antibiotik (DDD), ketepatan peresepan, kejadian MDRO, atau biaya. Penilaian kualitas dilakukan menggunakan instrumen JBI. Hasil: Dari 50 artikel yang teridentifikasi (42 setelah deduplikasi), 25 artikel ditelaah full-text dan 18 studi memenuhi kriteria inklusi. Sintesis menunjukkan penurunan konsumsi antibiotik broad-spectrum (reduksi DDD 18–45%), peningkatan ketepatan peresepan (20–35%), penurunan kejadian MDRO (10–30%), serta efisiensi biaya (penghematan 15–40%). Mayoritas studi menggunakan desain pre–post dengan risiko bias sedang hingga tinggi. Kesimpulan: Praotorisasi antibiotik terbukti efektif dalam meningkatkan rasionalitas penggunaan antibiotik dan efisiensi biaya di rumah sakit. Implementasi dapat dipertimbangkan, terutama bila didukung sistem persetujuan berbasis EMR, dengan tetap memperhatikan konteks lokal dan keterbatasan desain studi. Kata Kunci: Antimicrobial stewardship, penggunaan rasional, antibiotik, praotorisasi antibiotik, resistensi antimikroba, rumah sakit
Implementasi Manajemen Persediaan Obat Dengan Metode Re-Order Point (Rop) Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Kota Bogor (Studi Kasus Paska Force Majeure Kebakaran Tahun 2023) Nabilla, Bonita; Garnida, Aliefety Putu; Andarusito, Nurcahyo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.8154

Abstract

ABSTRAK Insiden kebakaran pada IFRS X Kota Bogor yang merupakan salah satu peristiwa dari Force Majeure. Hal ini berdampak bagi berkurangnya ketersediaan obat dan masalah pada manajemen logistik di IFRS X Kota Bogor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana metode ROP diimplementasikan pada manajemen persediaan obat paska force majeure kebakaran di IFRS X Kota Bogor. Metode penelitian kualitatif yang dilakukan pada situasi yang wajar (natural setting). Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan telaah dokumen/data. Teknik penentuan informan yang digunakan oleh peneliti menggunakan cara purposive sampling. Metode Re-Order Point (ROP) dalam manajemen persediaan obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit X Kota Bogor telah diadopsi sejak sebelum terjadinya kebakaran pada bulan April tahun 2023 dan diimplementasikan melalui aplikasi website pada sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) pada bulan Mei tahun 2023. Penerapan metode ini telah menghasilkan berbagai fitur dan indikator dalam aplikasi website RS X yang membantu dalam manajemen persediaan obat, termasuk penandaan dengan label warna hijau, kuning, dan merah untuk mengidentifikasi status stok obat. Setelah insiden kebakaran, terjadi beberapa perubahan kebijakan dan prosedur manajemen persediaan obat. Salah satu trategi yang diambil oleh RS X dalam menghadapi tantangan setelah kebakaran meliputi serta penerapan aplikasi website untuk operasional dan layanan RS. Analisis manajemen persediaan obat di Instalasi Farmasi RS X Kota Bogor mengikuti teori manajemen persediaan obat yang mencakup delapan fungsi, termasuk perencanaan, penganggaran, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, penghapusan, dan pengendalian. Metode Re-Order Point (ROP) diaplikasikan dalam bentuk aplikasi website RS X yang terintegrasi dengan layanan operasional RS. Kata Kunci: Manajemen persediaan obat, Instalasi Farmasi, Metode Re-Order Point (ROP), Force Majeure
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Dan Kompensasi Terhadap Kinerja Dengan Motivasi Karyawan Sebagai Variabel Intervening Di RSKIA Sukma Bunda Tahun 2025 Naldi, Efriza; Jak, Yanuar; Sumijatun, Sumijatun
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7917

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pelayanan rumah sakit sangat bergantung pada kinerja karyawan yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja karyawan, dengan motivasi sebagai variabel intervening. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 78 karyawan RSKIA Sukma Bunda, dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis menggunakan path analysis. Berdasarkan pra-survei di RSKIA Sukma Bunda, ditemukan permasalahan terkait kurang terciptanya komunikasi antar karyawan, ketidakpuasan terhadap kompensasi, dan masih kurangnya promosi jabatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa capaian skor ideal variabel gaya kepemimpinan adalah 75,89% (kategori baik), kompensasi 67,11% (kategori baik), motivasi kerja 81,90% (kategori sangat baik), dan kinerja karyawan 75,69% (kategori baik). Secara statistik, gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi (β sama dengan 0,310 atau p sama dengan 0,009) dan kinerja (β sama dengan 0,216 atau p sama dengan 0,030). Kompensasi berpengaruh terhadap motivasi (β sama dengan 0,350 atau p sama dengan 0,003), namun tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja (β sama dengan 0,063 atau p sama dengan 0,527). Motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja (β sama dengan 0,58 atau p sama dengan 0,000), serta memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan kompensasi terhadap kinerja. Disarankan agar manajemen memperkuat gaya kepemimpinan transformasional dan demokratik, menyempurnakan sistem kompensasi yang adil, serta meningkatkan motivasi karyawan melalui penghargaan dan pengembangan karier. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kompensasi, Motivasi, Kinerja.
Pengaruh Organizational Green Culture Terhadap Hospital Performance Dengan Green Innovation Sebagai Variabel Moderasi Pada Rumah Sakit Di Jawa Tengah: Systematic Literatur Review Putri, Shella Vina; Anindita, Rini; Iswanto, Heri
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i1.7944

Abstract

Hospital performance is a crucial aspect that requires continuous evaluation to ensure the quality of healthcare services, operational efficiency, and compliance with applicable regulations. In recent years, hospital performance issues have been suspected to be influenced by increasingly stringent government regulations regarding the implementation of green innovation in the healthcare industry. Furthermore, suboptimal hospital performance is also suspected to be related to the low implementation of organizational green culture as a foundation for a work culture oriented towards environmental sustainability. This article aims to analyze the influence of Organizational Green Culture on Hospital Performance with Green Innovation as a moderating variable based on a review of scientific articles from the last five years. The method used is a Systematic Literature Review. The SLR method is carried out by examining relevant scientific articles indexed in national and international databases, using predetermined inclusion and exclusion criteria. The results of the literature review indicate that organizational green culture influences hospital performance and green innovation moderates the influence of organizational green culture on hospital performance. It can be concluded that based on the selected articles, green innovation can moderate the influence of organizational green culture on hospital performance.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 9, No 4 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 4 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 3 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 8, No 1 (2024): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 4 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 2 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 6, No 1 (2022): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Manajemen Dan Administrasi Rumah Sakit (MARSI) Vol 3, No 2 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 3, No 1 (2019): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) More Issue