cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ijocs@unissula.ac.id
Editorial Address
Gang Mlati 8 Ds. Mlaten Mijen Demak 59583
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 26848619     DOI : 10.30659/ijocs
Core Subject : Humanities, Social,
Indonesian Journal of Community Services (e-ISSN: 2684-8619) is a biannual scientific multidisciplinary journal published by UNISSULA Press, Department of Research and Community Services Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Indonesia. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services.
Articles 175 Documents
Pelatihan IoT Berbasis ESP32 bagi SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang untuk Peningkatan Literasi dan Talenta Digital Mulyono, Sri; Badie'ah, Badie'ah; Haviana, Sam Farisa Chaerul; Sulaiman, Noor Suhana; Yacob, Azliza; Hermawan, Hildan Mulyo; Riziq, Alvin Yusuf
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.175-183

Abstract

Pengetahuan tentang Internet of Things (IoT) menjadi semakin penting dalam era digital atau era revolusi Industri 4.0 saat ini. Upaya membekali siswa maupun guru Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) dapat dilakukan dengan melibatkan pihak perguruan tinggi. Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Indonesia bekerjasama dengan University College TATI (UCTATI) Malaysia mempunyai tanggung jawab sosial untuk membekali siswa/ guru dalam mengembangkan literasi digital dan melahirkan talenta digital siswa SMA. Untuk mewujudkan hal tersebut UNISSULA dan UCTATI melaksanakan kegiatan bersama untuk mendesain dan melaksanakan pelatihan IoT berbasis ESP32 bagi siswa/ guru SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. SMA Islam Sultan Agung 3 dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran dan pengembangan siswa. Fasilitas tersebut antara lain ruang kelas yang nyaman dan dilengkapi dengan peralatan belajar, laboratorium sains, perpustakaan, ruang komputer, ruang multimedia, lapangan olahraga, dan fasilitas ekstra kurikuler seperti ruang seni, studio musik, dan aula untuk kegiatan akademik dan non-akademik. Survei awal yang dilakukan di SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang, siswa memerlukan pelatihan IoT berbasis ESP32 untuk peningkatan literasi digital dan talenta digital. Tim merancang modul perangkat, buku petunjuk dan melaksanakan pelatihan di lokasi SMA Islam Sultan Agung 3 Semarang. Hasil dari kegiatan ini adalah SMA Sultan Agung 3 memiliki modul perangkat dan buku petunjuk pelatihan IoT berbasis ESP32 serta meningkatnya literasi digital dan talenta digital siswa.Knowledge of the Internet of Things (IoT) is becoming increasingly important in the digital age, or the era of today's Industry 4.0 revolution. Efforts to provide students or teachers of higher secondary schools (SMA/SMK) can be done with the involvement of the college. The Islamic University of Sultan Agung (UNISSULA) Semarang, Indonesia, in collaboration with University College TATI (UCTATI) Malaysia, has a social responsibility to equip students and teachers in developing digital literacy and giving birth to the digital talents of high school students. To realize this, UNISSULA and UCTATI carry out joint activities to design and implement IoT training based on ESP32 for students and teachers of Islamic High School Sultan Agung 3, Semarang.Islam Sultan Agung High School 3 is equipped with facilities that support the learning process and student development. Facilities include comfortable and equipped classrooms with learning equipment, science laboratories, libraries, computer rooms, multimedia rooms, sports fields, and extracurricular facilities such as art rooms, music studios, and halls for academic and non-academic activities. In the initial survey conducted at Sultan Agung Islamic High School 3 Semarang, students required ESP32-based IoT training to enhance digital literacy and digital talent. The community dedication team of the Engineering Informatics Faculty of Industrial Technology at UNISSULA collaborated with UCTATI Malaysia to organize activities at Sultan Agung 3 Semarang Islamic High School for IoT training based on ESP32.The result of this activity is Sultan Agung High School 3, which has a device module and an ESP32-based IoT training manual, as well as increased digital literacy and digital talent among students.
Edukasi Manfaat Air Rebusan Gambir sebagai Obat Kumur Pencegah Plak Gigi bagi Kader PKK di Kelurahan Bandardowo Semarang Sumarawati, Titiek; Chodidjah, Chodidjah; Widayati, Eni; Soraya, Anita
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.134-139

Abstract

Karies gigi atau gigi berlubang merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering ditemui pada anak sekolah. Gambir (Uncaria gambir [Roxb.]) merupakan salah satu obat tradisional yang dimanfaatkan bersama daun sirih untuk memperkuat gigi. Akan tetapi, tidak semua warga mengetahui manfaat rebusan gambir untuk kesehatan gigi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengetahui manfaat air rebusan gambir sebagai obat kumur pencegah plak gigi bagi kader PKK di Kelurahan Bandardowo, Semarang. Edukasi berupa penyuluhan diberikan dalam bentuk presentasi dengan power point kemudian diikuti oleh tanya jawab interaktif. Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang menjelaskan tentang tujuan umum edukasi pencegahan plak gigi. Untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta sebelum edukasi dilaksanakan pre-test yang diberikan melalui kuesioner. Kegiatan PkM diikuti oleh 20 orang Ibu-Ibu kader PKK yang berusia 30-50 tahun (60%) bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga. Pemberian edukasi berpengaruh secara signifikan (p<0.05) dalam meningkatkan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah edukasi. Nilai rerata post-test mengalami peningkatan 2,84 poin dibandingkan dengan nilai pre-test. Edukasi bermanfaat meningkatkan rerata nilai tingkat pengetahuan peserta mengenai manfaat air rebusan gambir dalam mencegah terjadinya karies gigi, khususnya pada anak-anak.Dental caries or cavities are schoolchildren's most common dental and oral health problems. Gambir (Uncaria gambir [Roxb.]) is a traditional medicine used with betel leaves to strengthen teeth. However, not all residents know the benefits of gambier decoction for dental health. Community service activities (PkM) aim to increase knowledge about the benefits of gambier boiled water as a mouthwash to prevent dental plaque for PKK cadres in Bandardowo Village, Semarang. Education in the form of counseling is given in the form of a PowerPoint presentation followed by interactive questions and answers. The activity began with an opening explaining the general objectives of dental plaque prevention education. A pre-test was administered via a questionnaire to determine the participants' initial level of understanding before education. The PkM activity was attended by 20 PKK cadre mothers aged 30-50 years (60%) who worked as housewives. Providing education significantly effect (p<0.05) in increasing participants' knowledge before and after education. The average post-test score increased by 2.84 points compared to the pre-test. Education helps increase the average value of participants' knowledge level regarding the benefits of gambier boiled water in preventing dental caries, especially in children.
Pemberdayaan Buruh Tani melalui Digital Marketing dan Halal Food untuk Peningkatan Kesejahteraan Keluarga di Ponorogo Astuti, Rahma Yudi; Damayanti, Amilia Yuni; Abidin, Mohammad Zaenal
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.226-233

Abstract

Mata pencaharian sebagian besar penduduk desa Turi kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo Jawa Timur adalah sebagai buruh tani, terutama para perempuan/ ibu-ibu buruh tani di desa tersebut. Hal ini disebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, rendahnya ketrampilan masyarakat serta sedikitnya lapangan pekerjaan yang layak sehingga ladang pekerjaan buruh tani dengan hasil pendapatan yang sedikit dan tidak menentu  menjadi alternatif masyarakat desa Turi kecamatan Jetis untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Kondisi ini dibutuhkan Solusi dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta dan juga dari pihak akademisi, sehingga pentingnya memberikan pemberdayaan bagi masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di desa Turi Jetis Ponorogo perlu dilakukan oleh tim PKM dari Universitas Darussalam Gontor.  Program pengabdian ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan ibu-ibu buruh tani yang merupakan bentuk Kerjasama antara RISTEKDIKTI dengan Universitas Darussalam Gontor melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNIDA dengan MITRA PERDASA (Perempuan Berdaya Saing) yaitu para ibu-ibu rumah tangga di desa Turi kecamatan Jetis Ponorogo sebanyak 20 orang peserta. Metode Pengabdian adalah berbentuk pendampingan dalam pembuatan aneka kue dan jajanan tradisional.  Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama 6 bulan sejak bulan Juni 2024 hingga Desember 2024 dengan melibatkan Dosen. Tim PKM yaitu Dosen Unida Gontor, Mahasiswa dan Mitra PKM. Saat ini, Mitra telah meningkat ketrampilannya dalam pembuatan aneka kue basah dan kue, meningkat kemampuannya dalam melakukan pembukuan sederhana meningkat kemampuannya dalam melakukan digital marketing, meningkat kemampuannya dalam membuat laporan keuangan (HPP), serta meningkat kemampuannya dalam memahami Halal Food.The livelihood of the majority of the residents of Turi village, Jetis subdistrict, Ponorogo Regency, East Java, is as agricultural laborers, especially women/mother agricultural laborers in the village. This is due to the low level of community education, low community skills and the lack of decent employment opportunities so that agricultural labor fields with low and uncertain income have become an alternative for the people of Turi village, Jetis subdistrict, to be able to fulfill their daily needs. This condition requires solutions from various parties, both government and private and also from academics, so the importance of providing empowerment for the community, especially housewives in Turi Jetis village, Ponorogo, needs to be carried out by the PKM team from Darussalam Gontor University.  This service program aims to increase the skills and income of female agricultural workers which is a form of collaboration between RISTEKDIKTI and Darussalam Gontor University through the UNIDA Research and Community Service Institute (LPPM) with PERDASA PARTNERS (Competitive Women), namely housewives. in Turi village, Jetis Ponorogo subdistrict, there were 20 participants. The Service Method is in the form of assistance in making various cakes and traditional snacks.  This PKM activity was carried out for 6 months from June 2024 to December 2024 involving lecturers. The PKM team is Unida Gontor Lecturers, Students and PKM Partners. Currently, Mitra has improved his skills in making various wet cakes and cakes, increased his ability to do simple bookkeeping, increased his ability to do digital marketing, increased his ability to make financial reports (HPP), and increased his ability to understand Halal Food. 
Pengelolaan Limbah Rumah Tangga melalui BUMDes untuk Meningkatkan Ekonomi Desa Batu Demak Shabihah, Khansa; Rusdi, Dedi; Rosalina, Rita; Saputri, Pungky Lela
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.184-192

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak adalah tingginya volume sampah plastik rumah tangga, yang sebagian besar belum dimanfaatkan secara optimal. Masalah ini diperparah oleh rendahnya kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah plastik, serta terbatasnya fasilitas daur ulang. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Batu melalui pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memanfaatkan limbah plastik rumah tangga menjadi produk inovatif dengan nilai ekonomi tinggi.  Metode pengabdian yang digunakan meliputi survei awal dan identifikasi masalah, perencanaan program, penyelenggaraan workshop kewirausahaan, pelatihan pembuatan produk daur ulang, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan diawali dengan survei kebutuhan dan wawancara dengan pengurus BUMDes setempat untuk menggali potensi serta tantangan yang dihadapi. Selanjutnya, dilakukan workshop dan pelatihan secara praktis kepada 25 peserta tentang teknik pengelolaan limbah plastik hingga menghasilkan produk siap jual, seperti vas bunga dan lampu hias dari limbah plastik. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah plastik menjadi produk bernilai jual, yang pada gilirannya berkontribusi pada pengembangan ekonomi sirkular desa. Melalui pendampingan yang terus menerus, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan kemampuan inovasi produk secara mandiri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup masyarakat Desa Batu.The main problem faced by the people of Batu Village, Karangtengah District, Demak Regency is the high volume of household plastic waste, most of which has not been optimally utilized. This problem is exacerbated by the low awareness and skills of the community in managing plastic waste, as well as limited recycling facilities. This community service program aims to improve the welfare of the Batu Village community through the development of Village-Owned Enterprises (BUMDes) that utilize household plastic waste into innovative products with high economic value. The community service methods used include initial surveys and problem identification, program planning, organizing entrepreneurship workshops, training in making recycled products, and evaluation and monitoring. The activity began with a needs survey and interviews with local BUMDes administrators to explore the potential and challenges faced. Furthermore, workshops and practical training were conducted for 25 participants on plastic waste management techniques to produce ready-to-sell products, such as flower vases and decorative lamps from plastic waste. The results of the community service show that this program has succeeded in increasing the community's understanding and skills in utilizing plastic waste into products with sales value, which in turn contributes to the development of the village's circular economy. Through continuous assistance, the community is expected to be able to develop product innovation capabilities independently, which can ultimately increase the income and quality of life of the Batu Village community.
Penyuluhan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian di SMAN 8 Jakarta Mulyani, Haniva; Tri Nugroho, Sinung; Suryono, Totok
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.140-147

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMAN 8 Jakarta dalam berkendara khususnya pada saat melintasi perlintasan kereta api, sehingga siswa SMAN 8 Jakarta dapat lebih disiplin dan teredukasi tentang pentingnya keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api serta keselamatannya. perjalanan kereta api. Metode penelitian dalam pengabdian masyarakat ini menggunakan metode empiris dan normatif. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat, berupa pretest atau penilaian pengetahuan awal sebelum kegiatan sosialisasi mengenai UU No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. keselamatan dan keamanan pengemudi khususnya di SMAN 8 Jakarta. sangat dekat dengan perlintasan kereta api. Siswa di SMAN 8 Jakarta saat tidak ada penyuluhan 63,75% siswa dapat menjawab dengan benar, dan setelah diberikan penyuluhan kepada siswa SMAN 8 Jakarta tentang UU No 23 Tahun 2007 sebanyak 85,41% menjawab. Benar. Terjadi peningkatan sebesar 21,66% pada siswa SMAN 8 Jakarta setelah dilakukan penyuluhan Undang-undang No.23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian.This socialization activity aims to increase the knowledge and awareness of SMAN 8 Jakarta students in driving, especially when crossing train crossings, so that SMAN 8 Jakarta students can be more disciplined and educated about the importance of the safety and security of train travel and the safety of train travel. This research method in community service uses empirical and normative methods. Implementation of Community Service Implementation of Community Service, in the form of a pretest or initial knowledge assessment before outreach activities regarding Law no. 23 of 2007 concerning Railways. driver safety and security, especially at SMAN 8 Jakarta. very close to the train crossing. Students at SMAN 8 Jakarta, when there was no counseling, 63.75% of students could answer correctly, and after being given counseling to SMAN 8 Jakarta students about Law No. 23 of 2007, 85.41% answered. Correct. There was an increase of 21.66% in students at SMAN 8 Jakarta after counseling on Law No. 23 of 2007 concerning Railways.
Pengaturan Komposisi Makronutrien Mikronutrien Diet dan Kombinasi Jenis Olahraga sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif Safitri, Azizah Hikma; Tyagita, Nurina; Sayyida, Rahmata Almas
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.96-107

Abstract

Penyakit degeneratif menjadi kontributor utama kematian dini di dunia yang diakibatkan oleh konsumsi diet tidak seimbang, dan aktivitas fisik rendah. Penyebab utama prevalensi penyakit degeneratif yang tinggi karena kurangnya informasi dan pengetahuan terkait pengaturan komposisi diet serta kombinasi jenis olahraga yang tepat dikalangan masyarakat. Kondisi tersebut diperparah dengan pandemi COVID-19 melalui pembatasan kegiatan fisik di luar rumah dan pengaturan makanan yang tidak terkontrol sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit degeneratif. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan dan pelatihan terhadap pengetahuan terkait pengaturan komposisi makronutrien mikronutrien diet dan kominasi jenis olahraga untuk mencegah penyakit degeneratif di Desa Gaji, Kabupaten Demak. Metode: one group pre and post-test design dengan memberikan perlakuan yaitu edukasi kesehatan mengenai materi pengaturan makronutrien mikronutrien diet dan kombinasi jenis olahraga sebagai upaya pencegahan penyakit degeneratif serta praktik langsung. Sebelum dan sesudah penyuluhan sebanyak 26 wanita peserta yang merupakan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Gaji, Kabupaten Demak diberikan kuesioner pertanyaan yang terdiri dari 15 pertanyaan. Selain diberikan kuesioner pertanyaan peserta juga didata mengenai kebiasaan makan, aktivitas fisik, dan dilakukan pengukuran kesehatan. Perbedaan skor sebelum dan sesudah perlakuan dibandingkan. Data skor dikompilasi dan dianalisis dengan menggunakan Paired Sample T-Test, dengan p<0,05. Rerata jumlah jawaban benar pada saat pretest dan post-test berbeda signifikan dengan nilai p<0,05 (p=0,022). Perlakuan penyuluhan dan pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan peserta mengenai pengaturan makronutrien mikronutrien diet dan kombinasi jenis olahraga sebagai upaya pencegahan penyakit degeneratif.Degenerative diseases are the main contributors to premature death in the world, caused by unbalanced diet consumption and low physical activity. The main cause of the high prevalence of degenerative diseases is the lack of information and knowledge related to the regulation of diet composition and the right combination of types of exercise among the community. This condition is exacerbated by the COVID-19 pandemic through physical activity outside the home and uncontrolled food management, increasing the risk of degenerative diseases. The purpose of this activity is to determine the effect of counselling and training on knowledge related to the regulation of macronutrient and micronutrient diet composition and a combination of types of exercise to prevent degenerative diseases in Gaji Village, Demak Regency. Method: one group pre- and post-test design by providing treatment, health education about regulating macronutrient micronutrient diets and a combination of types of exercise as an effort to prevent degenerative diseases, and also direct practice. Before and after the counselling, 26 female participants who were cadres of the “Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK)” of Gaji Village, Demak Regency, were given a questionnaire consisting of 15 questions. Participants were also recorded regarding eating habits, physical activity, and health measurements. Differences in scores before and after were compared. Data scores were compiled and analysed using a paired sample t-test with a p<0.05. The average number of correct answers during the pretest and post-test differed significantly with a value of p<0.05 (p = 0.022). Counselling and training treatments were able to improve participants' knowledge regarding the regulation of macronutrients, micronutrients, diets, and combinations of types of exercise in an effort to prevent degenerative diseases.
Public Education on Stunting Prevention as an Effort to Produce Healthy Generation in Singkawang Rochmawati, Ida; Yuniarsih, Rulida; Arisdiyoto, Iving; Amalia, Annisa Dina
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.193-200

Abstract

Health problems related to nutritional status in children are still a global challenge, especially in developing countries, including Indonesia. Stunting is a condition where children under five experience malnutrition, which can be fatal to children's health, especially in the early days of life. West Kalimantan is one of the 12 provinces with the highest stunting cases in Indonesia in 2022, with the stunting prevalence rate at 27.8 percent. An educational activity was carried out to improve knowledge and understanding as well as community participation in stunting prevention and early detection programs in toddlers which are expected to directly motivate the community to participate in paying attention to the growth and development of their children so that their growth and development can be optimal. The target of this educational activity is parents of pre-school aged children. This service activity goes through three stages, namely the preparation stage, the implementation stage and the evaluation stage. In the preparation stage, the issue of public awareness of stunting was raised as a theme, targeting parents in Singkawang City. At the implementation stage, the service team collaborates with the Anugrah Clinic to provide socialization regarding stunting prevention to participants. At the evaluation stage, a post test was carried out to find out the extent to which the activity left impact. As a result of this service activity, it can be concluded that stunting is still an important issue or problem experienced by the people of West Kalimantan, including Singkawang. This is shown by the high prevalence of stunting and the low awareness and knowledge of the community, especially parents, about the dangers, causes and ways to prevent stunting early.
Pemasaran Digital pada Kalangan Ibu-ibu Rumah Tangga Pelaku UMKM di Kampung 1001 Malam Halim, Yunus Abdul; Atmi, Ragil Tri; Fahmi, Faisal; Yuwinanto, Helmy Prasetyo; Jannah, Qonita Miftahul; Nizar, Niken Nuzulia; Muhammad, Rizqi Nur
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.148-155

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 telah menyebabkan turunnya angka penjualan produk UMKM di Indonesia, salah satunya pada beberapa UMKM yang dimiliki oleh ibu-ibu rumah tangga di Kampung 1001 Malam. Pemasaran produk secara digital menjadi metode pemasaran yang dapat membantu UMKM beradaptasi dengan kondisi pandemi Covid-19. Maka dari itu, pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan melatih ibu-ibu rumah tangga di Kampung 1001 Malam dalam membuat konten untuk memasarkan produk UMKM mereka secara digital. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui kegiatan, edukasi pentingnya pemasaran digital dan pelatihan pembuatan konten produk UMKM. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta memiliki keinginan dan kemampuan untuk menciptakan konten untuk pemasaran digital produk, mulai dari perencanaan konsep konten, perekaman video atau pemotretan foto produk, hingga proses penyuntingan foto dan video menjadi konten yang siap digunakan untuk pemasaran digital produk UMKM mereka.The Covid-19 pandemic has caused a decline in the sales of MSME products in Indonesia, including several MSMEs owned by housewives in Kampung 1001 Malam. Digital product marketing is a marketing method that can help MSMEs adapt to the conditions of the Covid-19 pandemic. Therefore, this community service was carried out with the aim of training housewives who are MSME owners in Kampung 1001 Malam in creating content to market their MSME products digitally. The implementation of community service is carried out through activities, education on the importance of digital marketing and training in making MSME product content. The result of this activity is that participants have the desire and ability to create content for digital marketing of products, starting from planning content concepts, video recording or photo shooting of products, to the process of editing photos and videos into content that is ready to be used for digital marketing of their MSME products.
Literasi Sistem Audio melalui Revitalisasi, Pembenahan dan Optimisasi Audio di Masjid At-Taqwa Srondol Bumi Indah Jati, Budi Pramono; Nugroho, Dedi; Widihastuti, Ida
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.108-118

Abstract

Masjid merupakan bangunan yang penting bagi umat Muslim. Bangunan ini digunakan sebagai sarana bagi umat muslim untuk beribadah sehari-hari. Kebutuhan dalam masjid dapat dirangkum dalam tiga bagian, yaitu bagaimana suara Imam sholat dapat terdengar oleh jamaah (audibility), khutbah dapat dikenali dengan baik, dan mendengarkan bacaan Al Qur’an, meskipun terkadang juga digunakan untuk keperluan yang berkaitan dengan audio. Masjid At-Taqwa RW 05 di perumahan Srondol Bumi Indah yang sudah  digunakan selama 28 tahun tentunya juga sudah mengalami peningkatan/ renovasi fasilitas bangunan hal ini berdampak  untuk system Audionya juga ingin ditingkatakn kualitasnya. Penelitian pengabdian Masyarakat melakukan kegiatan penataan system Audio dalam kegiatan Revitalisasi, Pembenahan dan Optimalisasi Sistem Audio untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan kepada jamaah masjid. Adapun kegiatan yang dilakukan Penataan kembali letak, ketinggian, arah, kemiringan speaker supaya lebih optimal, menggunakan  simulasi level coverage suara.serta merepair beberapa peralatan yang rusak serta mengganti peralatan jika sudah tidak dapat diperbaiki.The mosque is an important building for Muslims. This building is used as a place for Muslims to worship on a daily basis. The needs in the mosque can be summarized in three parts, namely how the voice of the prayer leader (Imam) can be heard by the congregation (audibility), the sermon can be clearly understood, and listening to the recitation of the Quran, although sometimes it is also used for audio-related purposes. Masjid At-Taqwa RW 05 in the Srondol Bumi Indah housing complex, which has been in use for 28 years, has certainly undergone improvements/renovations to the building facilities, which has also impacted its audio system and there is a desire to improve its quality. The Community Service research involves activities to arrange the audio system in the Revitalization, Improvement, and Optimization of the Audio System to enhance the service and comfort for the mosque's congregation. The activities include rearranging the placement, height, direction, and tilt of the speakers for optimal performance, using simulations to determine the sound coverage level, as well as repairing some damaged equipment and replacing equipment that can no longer be repaired.
Literasi Data dan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif berbasis Artificial Intelligence bagi Pengajar SMA Negeri 2 Surakarta Supriyadi, Andy; Firdaus, Nurul; Yusfida, Fiddin; Hartatik, Hartatik
Indonesian Journal of Community Services Vol 6, No 2 (2024): November 2024
Publisher : LPPM Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/ijocs.6.2.201-208

Abstract

Teknologi Artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran tidak bisa dihindari. Hal tersebut memerlukan peningkatan kompetensi guru dan infrastruktur digital di dalam lingkungan sekolah. Hadirnya teknologi tersebut sering kali disalah gunakan siswa dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. Memperhatikan situasi tersebut pengajar atau guru dituntut untuk meningkatkan kompetensi dalam menggunakan teknologi informasi dalam memanfaatkan AI secara baik dan tepat sasaran. Selain itu belum adanya skill atau background pendidikan guru yang berelasi dengan mata pelajaran yang diampu menjadikan permasalahan yang perlu diatasi dalam jangka waktu yang dekat karena siswa perlu mendapatkan pemahaman yang tepat dari materi yang diajarkan. Sehingga perlu dukungan dari insan Perguruan Tinggi untuk melaksanakan pengabdian dengan memberikan pelatihan maupun pendampingan dalam pemanfaatan teknologi AI di dalam menunjang pembelajaran, apalagi untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Informatika yang mana transformasi digital yang pergerakannya sangat cepat. Pelatihan dan Pendampingan yang dilakukan bertujuan untuk membantu pengajar SMA menyesuaikan materi pembelajaran berdasarkan pola belajar, kebutuhan, kekuatan, kelemahan masing-masing siswa, dan dapat membantu pengajar untuk memanajemen tugas-tugas administratif seperti membuat bahan ajar, RPP atau silabus, penjadwalan, dan penilaian. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu siswa belajar secara mandiri dengan memanfaatkan AI berbasis tutor virtual sesuai dengan tema pembelajaran, serta siswa dapat menggunakan teknologi secara bertanggung jawab dan etis. Pelatihan ini juga mengenalkan teknologi untuk mendeteksi karya hasil kecerdasan buatan atau AI. Hasil dari implementasi pelatihan literasi dan pemanfaatan AI bagi pengajar SMA berupa publikasi di media online, video dan jurnal/prosiding.Artificial intelligence has already been creating an impact on education. AI's impact on education is transformative and multi-faceted. Artificial intelligence is inevitable. AI powered adaptive learning which can provide immersive experience. Therefore, Artificial intelligence tools can enhance the teachers' and students' experience by providing personalized learning materials, automating administrative tasks, and even offering tutoring assistance. AI can enhance learning outcomes and ensure students receive the support they require to succeed. Therefore, teaching training programs and training courses were held by the university to enhance teachers’ understanding in line with the technology, especially in the use of AI. The training and courses assist in automating administrative tasks, freeing up valuable time for educators. From grading assignments and providing feedback to generating reports, teachers can focus more on individualized instruction and student support. This helps create a more efficient and productive learning environment. By using technology effectively educators can make informed decisions to improve teaching methods, curriculum design, and educational policies. Educators can create educational systems that are more personalized, efficient, and responsive to the needs of students. This purpose of this study is to improve teachers' knowledge on AI. By using AI educators create educational systems that are more personalized, efficient, and responsive to the needs of students. The result of this research included the teachers' product such as books, video, journal, and proceeding by implementing AI.