cover
Contact Name
Nadya Adharani
Contact Email
nadya@unibabwi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnallemuru@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ikan Tongkol No. 22 Kertosari
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26857227     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Lemuru merupakan jurnal ilimiah dalam bidang ilmu perikanan dan kelautan dengan lingkup naskah yang dimuat adalah teknologi hasil perikanan, pengolahan perikanan, pengelolaan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, biotekbologi perikanan, ilmu kelautan, teknologi kelautan, bioteknologi kelautan, dan konservasi perairan.
Articles 121 Documents
EFEKTIVITAS METODE PEMBERIAN PROBIOTIK TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GABUS (Channa striata) Lestari, Siti; Selly Ratna Sari; Prariska, donny; Sianturi, Ion Tarsardo; Rizki, Rani
JURNAL LEMURU Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v4i3.2380

Abstract

Budidaya ikan gabus di Indonesia, khususnya Sumatera Selatan ini masih tergolong rendah. Penambahan probiotik pada budidaya iikan gabus untuk meningkatkan produktifitas ikan gabus yang ada disumatera selatan. Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan tiga perlakuan dan ulangan. Pemberian probiotik dengan metode yang berbeda pada penelitian memberikan hasil terbaik pada pemberian probiotik pada pakan dan didapat hasil yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan Panjang mutlak, pertumbuhan bobot mutlak dan Food convertin rate. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsung hidup ikan gabus. Hasil terbaik pada pertumbuhan bobot mutlak sebesar 63 gram, Panjang tubuh ikan gabus sebesar 4,77 cm dan FCR 2,08 sebesar , dan kelangsungan hidup ikan sebesar 96,67%.
KEPADATAN JENIS LAMUN DI PERAIRAN DESA JUANGA KABUPATEN PULAU MOROTAI Mandea, Asrul; Nurafni; Muhammad, Sandra Hi; Koroy, Kismanto; Sofiati, Titien; Nur, Rinto M.
JURNAL LEMURU Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lamun adalah salah satu tumbuhan dari ekosistem laut dangkal yang memiliki peranan penting bagi kehidupan di laut. Secara ekologis, keberadaan lamun memberikan kontribusi serta peran penting penyumbang nutrisi bagi kesuburan di lingkungan pesisir dan laut. Lamun tumbuh dan tersebar diseluruh Indonesia termasuk di Kabupaten Pulau Morotai. Salah satu faktor antropogenik dari manusia, sehingga perlu dilakukan penelitian tentang jenis dan kepadatan lamun di lokasi perairan Desa Juanga. Metode yang digunakan pada pengambilan data adalah transek kuadrat. Berdasarkan hasil penelitian di lokasi ditemukan enam (6) jenis yaitu Cymodocea serrulata, Chymodocea rotundata, Holodule pinifolia, Thalassia hemprichii, Enhalus acoroides dan Halopila minor sedangkan kepadatan tertinggi dari jenis Thalassia hemprichii pada semua stasiun penelitian.
KEPADATAN DAN DISTRIBUSI KERANG SUMPIL (Faunus ater) DI KAWASAN TAMAN EDUKASI MANGROVE DEMANG GEDI, KABUPATEN PURWOREJO Kurniawati, Any; Sarmin; Wahyuningsih, Eti; Mardiyana
JURNAL LEMURU Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v4i3.2416

Abstract

Taman Edukasi Mangrove Demang Gedi mempunyai ekosistem pesisir penting yang mengandung potensi keanekaragaman hayati, salah satunya yaitu Kerang Sumpil (Faunus ater). Hamparan Kerang Sumpil hampir menutupi seluruh permukaan sedimen ketika air surut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepadatan dan pola distribusi Kerang Sumpil yang berasosiasi dengan ekosistem mangrove. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survei dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling berdasarkan perbedaan karakter habitat. Terdapat 3 stasiun pengambilan sampel yang masing-masing diamati setiap sebulan sekali. Untuk mengetahui pola distribusi F.ater, dilakukan analisis indeks morisita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan Kerang Sumpil (F. ater) yaitu 491 ind/m² (Stasiun I), 453 ind/m² (Stasiun II), dan 318 ind/m² (Stasiun III). Pola distribusi Kerang Sumpil di semua stasiun diketahui secara mengelompok, dimana nilai indeks morisita sebesar 1,07 (Stasiun I), 1,08 (Stasiun II) dan 1,38 (Stasiun III).
IDENTIFIKASI KOMPONEN FLAVOR VOLATIL IKAN KEMBUNG SEGAR (Rastrelliger sp.) Pratama, Rusky; Rohmah, Tuhpatur; Liviawaty, Evi; Rochima, Emma; Rostini, Iis
JURNAL LEMURU Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v4i3.2220

Abstract

Ikan kembung merupakan salah satu komoditas perikanan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Beberapa alasan penyebabnya ialah karena ikan ini tingkat ketersediannya cukup tinggi, mudah ditemukan di pasaran dan memiliki karakteristik flavor yang disukai oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa flavor volatil pada ikan kembung segar. Sampel dalam penelitian ini adalah daging ikan kembung segar yang senyawa volatilnya diekstraksi pada suhu 40oC menggunakan metode Solid Phase Micro-Extraction (SPME) dan diidentifikasi menggunakan alat Gas Chromatography/Mass Spectrometry (GC/MS). Selain itu, analisis proksimat juga dilakukan pada sampel daging ikan kembung (kadar air, abu, lemak, dan protein). Hasil analisis komponen volatil menunjukkan bahwa terdapat 27 senyawa volatil pada sampel daging ikan kembung segar dimana sebagian besar senyawa volatil yang terdeteksi berasal dari kelompok senyawa hidrokarbon, aldehida, alkohol, dan keton. Hasil analisis proksimat menunjukkan bahwa ikan kembung segar yang diteliti memiliki kandungan air, abu, lemak dan protein sebesar 74,2%; 1,66%; 1,38% dan 20,91% secara berurutan.
TINGKAT KESESUAIAN PANTAI NGURSARNADAN KABUPATEN MALUKU TENGGARA TERHADAP AKTIVITAS REKREASI PANTAI Renjaan, Melissa; Renjaan, Eugenius Alfred
JURNAL LEMURU Vol 4 No 3 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tourism in coastal and marine areas is still an attraction in the eastern Indonesian archipelago. One of the famous beaches as a favorite tourist destination is Ngursarnadan Beach in Southeast Maluku Regency. White sand beaches, clear waters, lagoons, and coral reef areas are its various potential. Seeing the high number of tourist visits to Ngursarnadan Beach, it is necessary to study the suitability of tourism on Ngursarnadan beach as a step to optimally sustainable use of coastal and marine areas. Knowing the suitability of Ngursanadan beach for tourism activities is the aim of this study. Furthermore, the method used is the quantitative method with Analysis of the Tourism Suitability Index. The suitability of tourism at station 1 has a higher value than the standard value of 2.5, which is 2.83. This value is included in the very suitable category for beach recreation. Furthermore, at station 2, the suitability value is 2.75 > 2.5, indicating that station 2 is very suitable for beach tourism activities. The very suitable category is also shown at station 3 with a value of 2.75 > 2.5. Based on the results of the study, it was concluded that the Ngursarnadan Ohoililir beaches are very suitable for beach tourism activities.
PENAMBAHAN TEPUNG RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii YANG DIFERMENTASI EM-4 PADA FORMULASI PAKAN BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Lumbessy, salnida yuniarti; Sofiana, Anisa; Lestari, Dewi Putri
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan tepung rumput laut E. cottonii yang difermentasi sebagai bahan baku pakan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila. Penelitian ini dilakukan selama 50 hari dengan panjang bibit ikan nila awal 6-7 cm. Metode Penelitian ini eksperimental dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 pengulangan yaitu P1 (kontol), P2 (Tepung E. cottonii terfermentasi 4%), P3 (Tepung E. cottoni terfermentasi 8%), dan P4 (Tepung E. cottonii terfermentasi 12%). Parameter yang dianalisis adalah pertumbuhan berat mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan, kelangsungan hidup dan kualitas air. Data dianalisis menggunakan SPSS Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung E. cottonii yang difermentasi menggunakan EM4 pada pakan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, namun dapat memberikan nilai rasio konversi pakan, efisiensi pemanfaatan pakan dan kelangsungan hidup ikan nila yang lebih baik. Penambahan tepung E. cottonii yang difermentasi menggunakan EM4 mulai konsentrasi 8% (P3) sudah dapat meningkatkan nilai konversi pakan sebesar 1,22, efisiensi pemanfaatan sebesar 82,44% dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 66,66% pada budidaya ikan nila.
ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT KOMODITAS RAJUNGAN DI KECAMATAN GEBANG KABUPATEN CIREBON Febianah, Mita; Fitriasari, Novi Sofia; Anzani, Luthfi
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2392

Abstract

Rajungan merupakan salah satu spesies sumber daya pesisir di Indonesia yang dari tahun ke tahun nilai ekonominya terus mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan tingginya permintaan ekspor rajungan di setiap tahunnya. Permintaan ekspor rajungan yang tinggi tentunya membuat para nelayan terus melakukan kegiatan penangkapan, akan tetapi kondisi ini belum dapat membuat nelayan sebagai pelaku pemasaran yang memiliki margin keuntungan paling besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis supply chain management terkait aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi komoditas rajungan di Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif. Sedangkan data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rajungan di Desa Gebangmekar memiliki kualitas yang telah memenuhi standar ekspor, namun masih didistribusikan juga untuk konsumen lokal maka dari itu memiliki struktur jaringan alur rantai yang berbeda-beda dan secara keseluruhan supply chain rajungan di Desa Gebangmekar sudah cukup baik akan tetapi masih terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki.
PISANG RAJA OVERRIPE SEBAGAI SUMBER KARBON PADA PERTUMBUHAN MIKROALGA Thraustochytrids PENGHASIL DHA Ardini, Diza Lailuna; Winarti, Sri; Sarofa, Ulya
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2393

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi signifikan dalam produksi mikroalga, namun pemanfaatannya masih sangat terbatas. Terdapat banyak penelitian terbarukan yang menyatakan bahwa banyak jenis mikroalga yang mampu menghasilkan metabolit berupa asam lemak omega-3 DHA dan EPA dengan konsentrasi tinggi, yang juga dapat menurunkan biaya produksinya. Thraustochytrids merupakan mikroalga penghasil lipid yang tumbuh di habitat laut dan bakau. Dalam pertumbuhannya, Thraustochytrids bersifat heterotrof dimana sumber karbon yang digunakan adalah glukosa. Pisang raja dapat menjadi sumber karbon yang menjanjikan bagi pertumbuhan Thraustochytrids terkait dengan kandungan glukosanya yang mencapai 18,55% ketika dalam keadaan overripe (limbah). Pada penelitian ini dilakukan studi terkait produksi biomassa kering mikroalga Thraustochytrids yang diisolasi dari daun mangrove (Rhizophora apiculata). Pada lama waktu fermentasi yaitu 5 dan 7 hari, dan konsentrasi sari pisang raja overripe pada 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100% diperoleh berat biomassa kering yang berbeda. Berat kering 3,9 g/L pada konsentrasi sari pisang 50% di hari ke-7 fermentasi serupa dengan glukosa murni (0% sari pisang) yaitu sebesar 3,95 g/L di hari yang sama. Biomassa kering yang dihasilkan ke depannya dapat diekstrak lebih lanjut untuk menghasilkan asam lemak tak jenuh seperti DHA dan EPA.
STRATEGI MEMPERTAHANKAN KEARIFAN LOKAL HADING-HOBA MULUNG PADA AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI DESA BARANUSA – ALOR Usman, Luthfiah
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2403

Abstract

Abstrak Salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan sumberdaya alam wilayah pesisir dan laut yang masih berjalan hingga saat ini di Kabupaten Alor adalah Mulung di wilayah ulayat adat Kerajaan Baranusa Kecamatan Pantar Barat yang sempat hilang puluhan tahun. Mulung merupakan sebuah kearifan lokal masyarakat Baranusa berupa sistem pengaturan pemanfaatan sumberdaya laut secara berkala dengan tujuan menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumberdaya laut dalam kurun waktu tertentu yang disepakati Dewan Adat dan Raja. Penelitian telah dilaksanakan pada Januari sampai Maret 2021. Tujuan yaitu untuk menganalisis strategi untuk mempertahankan keberadaan Hading-Hoba Mulung di Kabupaten Alor. Metode penelitian berupa survei deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan strategi untuk mempertahankan aturan Hading-Hoba Mulung di Kabupaten Alor antara lain : (1) Penguatan kelembagaan adat Hading-Hoba Mulung, (2) Pengembangan teknologi penangkapan, (3) Pengembangan fasilitas penunjang perikanan (TPI, Pabrik Es) dan akses pemasaran, (4) Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi/penyuluhan perikanan terkait aturan adat maupun pemerintah, (5) Penguatan kegiatan pengawasan oleh lembaga adat maupun pemerintah di kawasan Mulung. Kata kunci: Strategi , Hading-Hoba Mulung, perikanan tangkap.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN JENIS IKAN HASIL TANGKAPAN NELAYAN TRADISIONAL DESA SALAHAJI KABUPATEN LANGKAT Parliansyah, M Rizky; Maharani, Hesti; Sheilla, Andriana; Rezeki, Sri; Nasution, Irna
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2404

Abstract

Perairan Indonesia dinilai memiliki tingkat keragaman hayati (biodiversity) paling tinggi. Sumber daya ikan yang tinggi di perairan Indonesia harus juga dikelola dengan baik, maka dari itu di perlukan informasi tentang jenis-jenis ikan agar potensi sumber daya ikan tetap terjaga dan lestari,. Tujuan dari penelitian ialah untuk memperoleh informasi ilmiah tentang jenis-jenis ikan hasil tangkapan nelayan tradisional Desa Salahaji Kabupaten Langkat. Manfaat dari penelitian ini ialah memberikan informasi mengenai jenis-jenis dan morfologi ikan hasil tangkapan nelayan tradisional Desa Salahaji Kabupaten Langkat. Kegiatan sampling dilakukan dengan melakukan survei langsung di tempat pendaratan nelayan tradisional di Desa Salahaji Kabupaten Langkat. Jenis ikan yang memiliki nilai ekonomi tertinggi ialah ikan belanak, karna ikan tersebut sangat disukai oleh masyarakat untuk di konsumsi. Ikan yang memiliki nilai ekonomi terendah ialah ikan cucut, karena ikan tersebut tidak di gemari masyarakat untuk dikonsumsi.

Page 5 of 13 | Total Record : 121