cover
Contact Name
Nadya Adharani
Contact Email
nadya@unibabwi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnallemuru@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ikan Tongkol No. 22 Kertosari
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26857227     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Lemuru merupakan jurnal ilimiah dalam bidang ilmu perikanan dan kelautan dengan lingkup naskah yang dimuat adalah teknologi hasil perikanan, pengolahan perikanan, pengelolaan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, biotekbologi perikanan, ilmu kelautan, teknologi kelautan, bioteknologi kelautan, dan konservasi perairan.
Articles 121 Documents
POTENSI BUAH MANGROVE (Bruguiera gymnorrhiza) DAN IKAN TEMBAKUL (Boleophthalmus pectinirostris) SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF PEMBUATAN KAKI NAGA IKAN TRI ADI WIBOWO; Untari, Desy Sasri
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2408

Abstract

Pangan merupakan kebutuhan yang penting bagi manusia untuk bertahan hidup. Namun kenyataannya, masyarakat terutama yang tinggal di wilayah pesisir sebagian besar masuk ke dalam golongan menengah kebawah yang kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup termasuk pangan. Dibutuhkan sumber alternatif bahan pangan yang mudah didapat dan tersedia. Tujuan penelitian ini memberikan edukasi terhadap masyarakat pesisir Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran tentang potensi buah mangrove (Bruguiera gymnorrhiza) dan ikan tembakul (Boleophthalmus pectinirostris) sebagai alternatif sumber pemenuhan nutrisi masyarakat pesisir dan upaya meningkatkan nilai ekonomisnya menjadi produk kaki naga. Hasil nilai uji organoleptik ikan tembakul sesuai acuan SNI 2729-2013 sebesar 7,18 ≤ μ ≤ 7,31, dan nilai uji sensori kaki naga sebesar 7,24 ≤ μ ≤ 7,63. Penelitian ini memberikan wawasan masyarakat bahwa mangrove seperti buah pada tanaman lindur dapat menjadi bahan makanan alternatif dan bahan baku dalam pembuatan tepung, serta ikan tembakul memiliki kandungan protein yang tinggi dan tidak beracun layaknya ikan buntal sesuai dugaan masyarakat sebelumnya. Baik tepung buah lindur dan daging ikan tembakul dapat dijadikan sebagai bahan untuk diolah menjadi kaki naga ikan. Masyarakat sangat antusias dalam kegiatan transfer ilmu pengetahuan mengenai proses pengolahan kaki naga ikan tembakul. Bahkan masyarakat memiliki ide untuk dapat mengembangkan usaha pengolahan kaki naga menjadi ciri khas makanan, bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) objek wisata pantai di wilayah pesisir Teluk Pandan untuk dikenalkan kepada wisatawan sebagai upaya promosinya.
PARTISIPASI NELAYAN TERHADAP KEARIFAN LOKAL HADING-HOBA MULUNG DALAM AKTIVITAS PERIKANAN TANGKAP DI DESA BARANUSA KABUPATEN ALOR Usman, Luthfiah; Halija, Siti
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2417

Abstract

Abtrak Salah satu bentuk kearifan lokal dalam pengelolaan sumberdaya alam wilayah pesisir dan laut yang masih berjalan hingga saat ini di Kabupaten Alor adalah Mulung di wilayah ulayat adat Kerajaan Baranusa Kecamatan Pantar Barat yang sempat hilang puluhan tahun. Mulung merupakan sebuah kearifan lokal masyarakat Baranusa berupa sistem pengaturan pemanfaatan sumberdaya laut secara berkala dengan tujuan menjaga kelestarian dan keberlanjutan sumberdaya laut dalam kurun waktu tertentu yang disepakati Dewan Adat dan Raja. Penelitian telah dilaksanakan pada Januari sampai Maret 2021. Tujuan yaitu untuk mengetahui tingkat partisipasi dan pemahaman masyarakat nelayan dalam menerapkan aturan Hading-Hoba Mulung di desa Baranusa Kabupaten Alor. Metode penelitian berupa survei deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan pemahaman nelayan tentang aturan Hading-Hoba Mulung (skor 12-60) memperoleh skor 53 (tinggi), Partisipasi masyarakat nelayan dalam aktivitas Hading-Hoba Mulung (skor 4-20) berada pada skor 20 (sangat tinggi). Maka diharapkan aturan Haing-Hoba Mulung tetap dipertahankan untuk menjaga sumberdaya laut yang berkelanjutan. Kata Kunci : Hading-Hoba Mulung, partisipasi, perikanan tangkap.
POTENCY OF ENHALUS ACOROIDES FROM INDONESIA REGION FOR HALAL PHARMACEUTICAL INDUSTRY Ismarti, Ismarti; Amelia, Fitrah
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2423

Abstract

Currently, the implementation of the Halal assurance system in Indonesia is mandatory. A side from food, pharmaceutical, cosmetics, and medicines must all be halal certified. Natural products, particularly marine-based products, are an alternative choice for the cosmetics and pharmaceutical industry's raw materials. Enhalus acoroides are common along Indonesia's coasts and have the potential to be used as raw materials in halal cosmetics and pharmaceutical products. The purpose of this paper is to examine the potential of E. acoroides samples collected from various locations in Indonesia in terms of bioactive compounds and their applications. Secondary metabolites namely alkaloids, flavonoids, polyphenols, steroids, triterpenes, and tannins have been reported in E. acoroides extract from Indonesia, and they have the potential to be used as antibacterial, antiaging, antiviral, antitumor, and antioxidant in the pharmaceutical and cosmetic industries in Indonesia
SYSTEM DYNAMIC ANALYSIS OF RESOURCES MANAGEMENT IN LAYUR FISHERIES IN UJUNG GENTENG, SUKABUMI Ahmad, Kiffah Kayyisah; Rosalia, Ayang Armelita; Lestari, Della Ayu
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2449

Abstract

Ujung Genteng is one of the areas in Sukabumi which has a large capture fisheries sector. Various capture fishery commodities, especially layur fish which are classified as demersal species, are superior commodities. The layur commodity is caught using hand line and bottom longline by Ujung Genteng fishermen. However, capture fisheries production, especially in 2020 and 2022, has decreased. System dynamic analysis on the management of layur fisheries resources is divided into three sub-model groups: the ecological, social, and economic sub-models. In obtaining results on a dynamic system, accurate data is needed on all stakeholders related to the management of layur fisheries resources, namely the community, fishermen, village government, managers of Fish Auction Places (TPI), and related Fisheries Service data. However, limited data sources in the Ujung Genteng area have made accurate data on the striped fishery only started in 2019. The dynamic analysis results explain in detail the factors causing the decline in catches in the past two years and display the estimated values for each variable that will experience an increase except for Layur catch production.
KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN TANGGA IKAN BENDUNG PERJAYA SEBAGAI AREA KONSERVASI IKAN Muhammad Nizar; Augusta, Ratri Chandra; Karolina, Anita; Catharica, Allamanda
JURNAL LEMURU Vol 4 No 1 (2022): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendung Perjaya adalah bagian dari prasarana jaringan irigasi Komering yang membendung Sungai Komering sehingga dapat mengairi daerah Komering, Macak, Belitang, sampai di daerah Lampung. Pada sisi timur bendung, dilengkapi struktur tangga ikan yang dibangun sebagai jalur migrasi ikan. Namun tangga ikan yang semestinya berfungsi sebagai jalur migrasi ikan justru dimanfaatkan oleh nelayan untuk menangkap ikan di area tangga ikan tersebut. Hal ini mengakibatkan terancamnya kelestarian sumberdaya ikan sehingga perlu dilakukan penelitian tentang kajian persepsi masyarakat terhadap pengelolaan tangga ikan sebagai area konservasi ikan di Bendung Perjaya. Penelitian ini dilaksanakan pada Agustus-September 2020 di Bendung Perjaya, Martapura, Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. Data responden berjumlah 30 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan persepsi tentang potensi sumberdaya ikan, 100% memahami bahwa ikan merupakan sumberdaya yang dapat pulih, 67% tidak setuju ada ikan yang dilindungi undang-undang, 44% memahami penangkapan di area tangga ikan dapat mengancam kelestarian ikan. Berdasarkan persepsi tentang penggunaan alat tangkap, 43% memahami bahwa alat tangkap setrum dilarang dan dapat mengancam kelestarian sumberdaya ikan, namun 100% setuju bahwa alat tangkap setrum efektif dan dapat menghasilkan pendapatan yang besar. Berdasarkan persepsi tentang daerah penangkapan, 80% berasumsi bahwa bebas melakukan penangkapan dimana saja dan 50% memahami bahwa tangga ikan merupakan area konservasi yang dilarang melakukan penangkapan.
KARAKTERISTIK DAN UJI ORGANOLEPTIK BAKSO IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG PORANG (Amorphophallus oncophyllus) Arlin Wijayanti; Emilyasari, Desy; Rahmawati, Suci H.; Qulubi, M. Hadziq
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2526

Abstract

Ikan gabus (Channa striata) merupakan salah satu jenis ikan yang dimanfaatkan dalam bidang kesehatan (medicinal freshwater fish). Sebagian masyarakat tidak menyukai ikan gabus karena bentuknya yang mirip seperti kepala ular sehingga perlu dilakukan pengolahan lebih lanjut agar dapat dinikmati masyarakat luas. Salah pengolahannya melalui pembuatan bakso ikan. Penambahan tepung porang (Amorphophallus oncophyllus) dilakukan sebagai bahan alami untuk mengurangi penggunaan bahan pengenyal yang berasal dari bahan kimia sehingga lebih aman dan berasal dari bahan non kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik bakso ikan gabus dengan penambahan tepung porang (Amorphophallus oncophyllus) berdasarkan nilai kadar air, rendemen, daya ikat air, tingkat kesukaan, dan hasil uji organoleptik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan tepung porang 0% (T0), 1% (T2), 1,5 persen (T3), 2% (T4), dan 2,5 % (T5). ). Menurut temuan penelitian ini, penambahan tepung porang dapat menghasilkan bakso ikan gabus dengan rendemen, kadar air, dan daya ikat air (WHC) yang tinggi, serta tekstur yang kenyal. Panelis dapat menerima dan sangat mengapresiasi bakso ikan gabus dengan tambahan tepung porang sebagai pengenyal alami.
FERMENTASI PERIKANAN TRADISIONAL TERASI REBON (Acetes sp.) PADA UMKM FAMILI DAN POKLAHSAR CAHAYA JAYA KECAMATAN MUNCAR, BANYUWANGI Dewi Mutamimah; Novitasari, Ani; Maulana, Wahyu Rifqi; Hasanah, Finatun
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2557

Abstract

Terasi is a form of processed rebon shrimp which is widely circulating in Indonesia. Terasi is one of product diversifications resulting from fermentation based on trash fish and rebon shrimp with the addition of salt or other additives in the shape of paste or powder with a distinctive terasi flavor. The purpose of salt addition is to obtain certain condition allow halotolerant microorganisms to react to produce certain food products with unique characteristics such as terasi products. This research used a descriptive method with data collection techniques through primary and secondary data. Data collection was carried out by observation, interviews, active participation, and literature study. The research results at MSME Family and MSME Poklahsar Cahaya Jaya, Muncar District, Banyuwangi Regency among others the raw material used in product processing is rebon shrimp (Acetes sp.) obtained from Banyuwangi Muncar coastal waters. Rebon shrimp mixed with 20-25% salt of the total fish weight. Furthermore, the fermentation process was carried out for some time and dried in the sun and the final product will be packaged with PE plastic for the UMKM Famili and plastic jar packaging for the UMKM Poklahsar Cahaya Jaya, Muncar District. Resulted terasi has a distinctive flavor of terasi, dry characteristics with the shape of solids in the MSME Famili and has dry characteristics in the form of powder and granules in the MSME Poklahsar Cahaya Jaya, has a moisture content below 45%, and a salt content of 15-20%.
TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP OLAHAN HASI PERIKANAN FESTIVAL BAZAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS PGRI BANYUWANGI Arfiati, Arfiati Ulfa Utami; Chastelyna, Agnes Juniarti; Setyawan, Bagus
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/lemuru.v5i1.2530

Abstract

The purpose of this study was to determine the level of consumer satisfaction with processed fishery products at the bazaar festival at the Faculty of Agriculture, University of PGRI Banyuwangi. This study uses a quantitative model with a survey method. The research respondents totaled 100 consumers consisting of students lecturers and staff of the University of PGRI Banyuwangi. The results showed that the percentage of consumer satisfaction with product quality was 70%, the consumer satisfaction level with customer service quality was 65%, and the consumer satisfaction level with product price was 65% and could be categorized as satisfied.
KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGI DAN SENSORI PENAMBAHAN PHYCOCOLLOIDS PADA ES KRIM SEBAGAI STABILISER Kusuma, Bayu; Mubarok, Ahmad Syihab Fahmil QR; Habibie, Intan Yusuf; Perdana, Angga Wira; Astuti, Retno Tri; Ma'rifat, Tian Nur; Yufidasari, Hefti Salis; Waluyo, Eko; Johanis, Johan; Aji, Muhammad Tri
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2343

Abstract

Es krim merupakan colloid yang tersusun atas komponen protein, lemak, air dan karbohidrat. Standar keamanan pangan menuntut es krim untuk dapat mengurangi resiko terhadap beberapa jenis mikroorganisme karena es krim tergolong produk turunan susu. Kondisi sanitasi dan hygiene yang dijaga terbukti mampu menekan tingkat kandungan mikroorganisme produk es krim pada titik kritisnya. Penambahan stabilizer dari jenis phycocolloid berpengaruh terhadap tekstur es krim secara sensory tanpa mempengaruhi penampakan, bau dan rasa.
SINTESIS GELATIN DARI LIMBAH TULANG IKAN KOTA KUPANG MELALUI HIDROLISA DALAM JENIS ASAM YANG BERBEDA Sari, Kumala; Makung, Ferdinandus; Gufran
JURNAL LEMURU Vol 5 No 1 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i1.2419

Abstract

Larutan asam diketahui mampu merubah tulang ikan menjadi produk yang memiliki nilai tambah berupa gelatin. Penelitian ini, bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan gelatin tulang ikan melalui perendaman dengan perbedaan kategori larutan asam 4% dan waktu ekstraksi yang sama. Prosedur kerja dalam penelitian yaitu tulang ikan direndam kedalam 3 (tiga) perlakuan : HCl 4%, CH3COOH 4%, dan H2SO44%, hasil ekstraksi lalu di oven sampai kering lalu digerus menjadi gelatin. Metode penelitian adalah metode eksperimen sedangkan analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ditemukan bahwa larutan asam sulfat dengan waktu ekstrasi selama 7 jam memiliki hasil terbaik dengan kandungan air 9,84%, kandungan abu 0,05%, pH 5,3, viskositas 10,8, dan kekuatan gel 283,44%, waktu ekstrasi asam klorida nilai terendah 5,2 dan asam cuka dengan nilai 5,1.

Page 6 of 13 | Total Record : 121