cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,015 Documents
Persepsi Guru SMP terhadap Literasi Sains dan Implikasinya pada Pembelajaran Sains di Sekolah Kintan Limiansih; Niluh Sulistyani; Margaretha Madha Melissa
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1858

Abstract

Kemampuan literasi sains siswa di Indonesia masih belum mencapai tingkat yang diharapkan. Pemahaman guru tentang literasi sains memainkan peran krusial dalam pengembangan literasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi guru mengenai makna dan pentingnya literasi sains, serta pemahaman mereka tentang kualitas literasi sains di kalangan siswa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei yang melibatkan guru IPA di SMP se-DIY. Sebanyak 62 guru berpartisipasi dalam penelitian ini, dipilih melalui teknik voluntary sampling. Instrumen dalam penelitian ini difokuskan pada pertanyaan tentang tingkat pemahaman guru terhadap arti dan pentingnya literasi sains serta tingkat pemahaman guru tentang kualitas literasi sains siswa di Indonesia. Data dianalisis secara deskriptif dengan melihat frekuensi jawaban setiap responden dan menguraikannya menggunakan kajian teori literasi sains dari OECD. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas guru (74%) menyatakan diri telah mengenal konsep literasi sains; sebanyak 95% guru sangat menyetujui bahwa literasi sains penting untuk dikembangkan di sekolah, dan sebagian guru telah mengetahui kualitas literasi sains siswa di Indonesia (40%) namun sebagian pula masih ragu-ragu tentang hal ini (40%). Guru perlu secara kritis membedakan kemampuan antar level/tingkat kompetensi dalam literasi sains sehingga dapat mengevaluasi kondisi siswa di kelas dan melakukan perbaikan. Pembelajaran inkuiri baik terbimbing maupun mandiri dapat menjadi salah satu cara mengoptimalkan kemampuan literasi sains karena siswa dapat belajar menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi proses penyelidikan yang dilakukan, serta menginterpretasi data secara ilmiah.
Pengembangan Alat Peraga Berbasis Contextual Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa SMP Kelas VIII Ary Anggara Shahputra; Azrina Purba; Trysanti Kisria Darsih
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1865

Abstract

Kajian ini hakikatnya memiliki tujuan untuk menghasilkkan sebuah produk berupa alat peraga berbasis contextual learning yang layak, praktik dan efektif serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi sistem pernapasan pada manusia agar lebih menarik, menyenangkan dan praktis untuk digunakan. Dalam penelitian ini diterapkan metode riset dan pengembangan (R&D) yang menggunakan model pengembangan 4-D yang dikemukakan oleh Thiagarajan tahun 1974. Model ini terdiri dari tahap Define, Design, Develop dan Disseminate. Penelitian ini diujicobakan di SMP Negeri 1 Besitang dengan subjek uji coba siswa kelas VIII dengan jumlah 27 orang. Penelitian ini memakai instrumen terdiri dari lembar validasi ahli materi, media dan pembelajaran, lembar angket respon siswa serta soal tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga sudah memenuhi kriteria kevalidan dengan hasil validasi yang telah dinilai oleh validator yang bersumber dari ahli media, materi, dan pembelajaran untuk mengukur alat peraga yang telah dibuat dinyatakan valid sebesar 80%. Hasil ujicoba menyimpulkan: (1) tingkat ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 88,88%; (2) respon siswa terhadap bagian alat peraga dan juga proses pembelajaran telah mengindikasi respon yang positif. Oleh karena itu berdasarkan hasil respon dan nilai hasil belajar siswa menunjukkan bahwasanya alat peraga ini memenuhi syarat dalam pembelajaran IPA.
Argumentasi Ilmiah Siswa pada Pembelajaran Fisika Berbasis Mobile Learning dengan Video Presentasi Egi Candra; Rahmadhani Mulvia; Resti Warliani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.1895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan pembelajaran fisika berbasis mobile learning menggunakan video presentasi terhadap kemampuan argumentasi ilmiah siswa. Latar belakang penelitian ini adalah perubahan sistem pembelajaran akibat pandemi Covid-19 yang memaksa penggunaan teknologi dalam pendidikan. Systematic Literature Review (SLR) digunakan untuk metodenya serta mengadopsi desain diargram PRISMA dengan langkah-langkah meliputi, perumusan pertanyaan penelitian, pencarian literatur pada tanggal 5 Juli 2024 yang bersumber dari Database Smantic Shcolar yang menggunakan 3 kata kunci yaitu argumentasi ilmiah, pembelajaran fisika, dan video persentasi. Kemudian tahap selanjutnya melakukan screening awal berdasarkan tahun terbit dan screening kedua berdasarkan kriteria yang akan diteliti. Selanjutnya, melakukan analisis pada tahun yang sama yaitu 2024 dan melaporkan data dari hasil studi literatur. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa: (1) kemampuan argumentasi ilmiah siswa merupakan keterampilan penting pada pembelajaran pendidikan fisika yang dapat ditingkatkan dengan model pembelajaran seperti Toulmin’s Argumentation Pattern (TAP) dan Argument Driven Inquiry (ADI) karena membantu siswa memahami struktur argumentasi yang baik dan berlatih mengembangkan argumen ilmiah secara efektif; (2) Penggunaan teknologi dalam pembelajaran seperti media pembelajaran mobile learning berupa video persentasi terbukti mendukung pembelajaran dan meningkatkan keterampilan argumentasi ilmiah karena memungkinkan siswa dapat memahami lebih baik tentang konsep-konsep fisika melalui visualisasi dan simulasi interaktif. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi cara-cara baru dalam meningkatkan keterampilan ini dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas metode pembelajaran yang berbeda.
Kajian Etnosains Budaya Sunda pada Pembelajaran IPA SD Nurulaeni, Fitria; Aulia Rahma
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1899

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, era globalisasi berdampak besar terhadap kehidupan kita sehari-hari, termasuk memengaruhi nilai-nilai budaya lokal yang jika tidak terus dijaga akan tergerus habis oleh perkembangan zaman yang cepat. Maka peneliti bertujuan untuk mengkaji etnosains budaya Sunda yang dikaitkan pada pembelajaran IPA di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian sosial budaya, dengan pendekatan etnografi dan mencakup seluruh kajian kemanusiaan yang kompleks, kajian interpersonal, kajian sosial budaya. Teknik pengambilan data melalui wawancara dengan guru kelas 4 dan observasi pada pembelajaran IPA di kelas 4 SDN Cisaat untuk mengetahui kajian-kajian etnosains khususnya budaya Sunda pada pembelajaran IPA yang sudah diterapkan pada sekolah dasar. Adapun hasil dari penelitian ini berdasarkan data-data yang sudah peneliti kumpulkan menunjukkan bahwa melalui penerapan etnosains terhadap pembelajaran IPA mampu menciptakan hasil pembelajaran yang lebih efektif dan lebih ampuh, dikarenakan pada etnosains ini pembelajaran sains dasar akan dihubungkan atau dikaitkan secara langsung dengan berbagai kegiatan-kegiatan peserta didik sehari-hari atau yang sering dia temukan secara langsung.
Analisis Dampak Program Kampus Mengajar (KM) Angkatan VI terhadap Budaya Numerasi Siswa Sekolah Dasar Nur Rizkiyah; Hidayad, Arif; Fatmah, Fatmah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.1923

Abstract

Program Kampus Mengajar (KM) angkatan VI merupakan program pendidikan dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi, mengembangkan diri, dan membuat perubahan. Tujuan program KM untuk meningkatkan pendidikan di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam hal literasi, numerasi, adaptasi teknologi, dan administrasi, terutama di sekolah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan bagaimana dampak yang dialami melalui adanya program KM Angkatan VI terhadap budaya numerasi di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bima. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui kegiatan wawancara tidak terstrukutur dan observasi terhadap seorang kepala sekolah, 6 orang guru kelas, 6 orang siswa dan 1 mahasiswa KM yang bertugas di SD Negeri tersebut. Analisis data menggunakan pendekatan Miles & Hubberman yang meliputi pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya numerasi di SD Negeri Lido sebelum hadirnya mahasiswa KM angkatan VI sudah ada, namun tidak memberikan peningkatan terhadap minat belajar, semangat belajar, serta pemahaman belajar peserta didik. Setelah hadirnya mahasiswa KM angkatan VI melalui program-program numerasi yang dijalankan memberikan peningkatan budaya numerasi di SD Negeri Lido, semangat belajar matemtika peserta didik, antusias peserta didik mengikuti mata pelajaran matematika, pemahaman matematika peserta didik meningkat setelah hadirnya mahasiswa KM angkatan VI.
Peningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V pada Materi Rantai Makanan dengan Rancangan Understanding By Design melalui Penerapan Model PBL Samsul Wadi; Donna Boedi Maritasari; Hurun In; Arif Rahman Hakim
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta didik pada mata pelajaran IPAS materi rantai makanan melalui rancangan model pembelajaran PBL dengan pendekatan UbD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan selama 2 siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pra-eksperimental dengan menggunakan satu kelompok. Penelitian dilaksanakan di SDN 3 Sekarteja dengan melibatkan seluruh siswa kelas V sebanyak 31 orang, dimana terdapat siswa laki-laki berjumlah 16 orang dan 15 orang siswa perempuan. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan lembar tes tingkat pemahaman dan lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model PBL dinilai efektip meningkatkan pemahaman siswa. Hasil pengujian skor N-Gain pada siklus 1 sebesar 0.621 dan pada siklus dua diproleh skor N-Gain sebesar 0.820. Mengacu pada besaran skor N-Gain yang didapatkan maka dapat dinyaatakan bahwa treatment dengan model PBL mendapatkan kategori efektip dalam meningkatkan pemahaman peserta didik pada pembelajaran IPAS utamanya pada materi rantai makanan. Selain itu hal ini juga dibuktikan dengan persentase ketercapaian pemahaman siswa disetiap indikator yang diamati. Setiap indikator pemahaman meningkat cukup signifikan. Kemampuan menjelaskan mengalami peningkatan sebanyak 17,78%, pengaplikasian sebanyak 11,57%, memiliki perspektif sebanyak 16,21%, berempati sebanyak 12,96%, dan kemampuan mencipta sebanyak 18,21%.
Pengembangan Modul Struktur Atom Berbasis Guided Discovery Learning (GDL) Terintegrasi TPACK untuk Fase E SMA Ulfa Weni; Yerimadesi, Yerimadesi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1934

Abstract

Peserta didik kesulitan memahami materi struktur atom dan bahan ajar yang tersedia kurang inovatif dan belum memanfaatkan teknologi secara maksimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan modul struktur atom berbasis GDL terintegrasi TPACK untuk fase E SMA yang valid dan praktis. Model pengembangan Plomp yang dibatasi hingga diperoleh prototipe IV pada tahap small group. Uji validitas modul dilakukan oleh expert review yang terdiri dari tiga orang dosen kimia FMIPA UNP dan dua orang guru kimia SMA negeri di Padang. Uji praktikalitas dilakukan oleh dua orang guru kimia SMA negeri di Padang dan 15 orang peserta didik fase F SMA negeri di Padang. Instrumen yang digunakan berupa angket validitas dan praktikalitas, uji validitas dianalisis menggunakan formula Aikens’V dan uji praktikalitas menggunakan presentase skor capaian praktikalitas produk. Dari hasil analisis penelitian diperoleh nilai rata-rata Aikens’V sebesar 0,85 dengan kategori valid dan nilai praktikalitas oleh guru dan peserta didik sebesar 88% dan 89%. Hasil penilaian menunjukkan bahwa modul struktur atom berbasis terintegrasi TPACK untuk fase E sudah valid dan praktis, sehingga dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya untuk uji efektivitas.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Berdasarkan Tahapan Kastolan Materi Luas Daerah Bidang Datar Sumargiyani, Sumargiyani; Muhammad Asrori Ainurrahman
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1937

Abstract

Mahasiswa pendidikan matematika masih kesulitan menghitung luas daerah bidang datar pada mata kuliah kalkulus integral. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kesalahan-kesalahan mahasiswa dalam menghitung luas daerah bidang datar pada mata kuliah kalkulus integral. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa sebanyak 3 orang dari program studi pendidikan matematika Universitas Ahmad Dahlan dari sebanyak 13 orang mahasiswa kelas B. Instrumen pengumpulan data berupa dokumen hasil pekerjaan Ujian Akhir Semester tahun 2023/2024 sebanayak satu soal mengenai luas daerah bidang datar dan pedoman wawancara, untuk memperoleh hasil faktor-faktor penyebab mahasiswa mengalami kesalahan dalam mengerjakan soal. Data dianalisis berdasarkan prosedur kesalahan Kastolan, dengan menganalisis kesalahan konseptual, kesalahan prosedural, dan kesalahan teknikal. Hasil penelitian menunjukkan jenis kesalahan terbesar terletak pada kesalahan konseptual sebesar 84,62%, kesalahan prosedural 53,8%, dan kesalahan teknikal sebesar 69,23%. Penyebab mahasiswa melakukan kesalahan adalah tidak memahami konsep dengan baik, tidak dapat menggambar grafik fungsi, tidak dapat menggambar daerah yang akan dihitung luas daerahnya, tidak dapat mengintegralkan, dan tidak dapat menggunakan rumus dengan benar.
Pengembangan Media Sacword (Smart Apps Creator Terintegrasi Wordwall Game) Materi Operasi Hitung pada Sekolah Dasar Saputra, Eryc; Asrafiani Arafah, Andi; Sukriadi, Sukriadi; Muhammad Ramli Buhari; Muhlis, Muhlis; Hety Diana Septika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1963

Abstract

Studi ini didasarkan karena kemajuan perkembangan teknologi yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan, salah satunya pendidikan. Kemajuan teknologi mengubah dunia pendidikan diikuti dengan permasalahan dalam proses pendidikan, khususnya dalam pembelajaran matematika. Tujuan dari studi ini untuk memahami proses pengembangan, kelayakan dan respon peserta didik. Pengembangan media Sacword (Smart Apss Creator Terintegrasi Wordwall Game) dilakukan dengan menggunakan metode penelitian Research & Development memakai model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Teknik pegumpulan data yang dipakai yaitu, observasi, wawancara dan angket. Media ini telah teruji kelayakannya oleh para ahli dan respon pengguna. Penilaian kelayakan dari ahli media memperoleh nilai 90% kategori sangat layak. Penilaian kelayakan ahli materi memperoleh nilai 84% dengan kategori sangat layak, kemudian penilaian dari ahli bahasa memperoleh nilai 96% dengan kategori sangat layak. Hasil yang didapat dari respon siswa dapat dilihat mulai tes skala kecil dan tes skala besar. Penilaian tanggapan siswa pada tes skala kecil diperoleh nilai 99,3% dengan kategori sangat layak, kemudian penilaian tanggapan siswa pada tes skala besar diperoleh nilai 99,6% dengan kategori sangat layak. Berdasarkan hasil uji kelayakan dan tanggapan pengguna, media Sacword (Smart Apps Creator Terintegrasi Wordwall Game) dapat disimpulkan sesuai untuk penggunaan media pembelajaran matematika kelas II SDN 007 Samarinda Ilir.
Persepsi Pelaksanaan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Hasil Eksplorasi Perasaan Mahasiswa Baharuddin, Baharuddin; Sahid Sahid; Rosidah Rosidah; Baharuddin Baharuddin
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i3.1966

Abstract

Penelitian ini memuat implementasi program merdeka belajar kampus merdeka yang masih memerlukan evaluasi sebagai bahan perbaikan terhadap kendala yang ditemukan pada pelaksanaannya sehingga penelitian ini memiliki tujuan penyelidikan pada pelaksanaan merdeka belajar kampus merdeka dari segi persepsi mahasiswa program studi pendidikan matematika UNM. Pada penelitian digunakan deskriptif kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Makassar. Sampel yang dipilih yaitu mahasiswa berjumlah 84 dari semester IV dan VI program studi pendidikan matematika yang telah dipilih dengan teknik purposive berdasarkan keikutsertaannya dalam program merdeka belajar kampus merdeka. Pengumpulan data penelitian menggunakan angket. Instrumen penelitian berupa lembar angket tertutup yang terdiri dari 4 pilihan jawaban yaitu sangat sesuai, sesuai, tidak sesuai, dan sangat tidak sesuai. Data hasil penelitian yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini memuat temuan yaitu persepsi mahasiswa program studi pendidikan matematika pada pelaksanaan program MBKM telah terlaksana dengan baik. Meskipun memiliki kendala, namun pada penerapannya masih terus dilakukan evaluasi terhadap perbaikan pelaksanaan program MBKM selanjutnya.

Page 53 of 102 | Total Record : 1015


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue