cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah Dan Implikasinya Dalam Bimbingan dan Konseling Yuhaldi Yuhaldi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10055

Abstract

Adat minang kabau sangat banyak memiliki falsafah untuk membangun masyarakatnya, yang paling terkenal adalah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Persoalan yang dihadapi hari ini oleh masyarakat minang kabau itu sendiri adalah pudarnya makna falsafah itu dalam kehidupan. Salah satu cara untuk menangani hal ini adalah lewat dakwahnya bimbingan dan konseling, dengan terjadinya yang seperti ini maka nilai esensi dari makna falsafah itu kan tumbuh dan kembang kembali di ranah minang. Untuk kedepannya maka kita akan melihat kembali suasana dahulu kala yang sarat dengan nilai-nilai agama dan adat. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk melihat sejauh mana bimbingan dan konseling mampu untuk membantu agar makna falsafah itu hidup kembali. Metode yang gunakan adalah metode kajian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah Bahwa bimbingan dan konseling memiliki peran dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat atas makna dari falsafah adat minang kabau tersebut. Bimbingan dan konseling memiliki peran untuk melaksanakan ini pada setiap nagari-nagari disumtera barat ini. Agar terjadinya percepatan pemahaman anak-cucu-kemanakan kita yang ada saat ini. Konselor harus cepat mengambil peran untuk hal yang seperti ini, agar menjadi contoh dan teladan ditengah-tengah masyarakat dan khususnya masyarakat minang kabau yang konselingnya
Ragam Poligami dalam Masyarakat M. Kamaluddin Al Jauhari; Ahmad Zahro
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10056

Abstract

Kasus poligami yang terjadi pada sebagian masyarakat di kelurahan Gununganyar tambak kota Surabaya ini tidak sama dengan kasus poligami yang biasa terjadi di berbagai daerah di Indonesia, poligami yang terjadi pada umumnya merupakan hal yang paling dibenci oleh istri pertama yang biasanya dilatarbelakangi oleh kurangnya kepuasan yang dirasakan oleh pihak suami atas pelayanan sang istri, atau karena sang istri tidak dapat memberikan keturunan yang bisa meneruskan garis keturunan pasangan tersebut, namun pada kasus ini poligami dilatar belakangi oleh permintaan istri kedua kepada istri pertama agar bersedia menjadikanya istri kedua dari suaminya, jadi letak keunikan pembahasan ini pada sebab terjadinya poligami, yang sebab tersebut tidak terjadi pada poligami pada umumnya, hal ini dilatarbelakangi oleh istri kedua yang merupakan wanita yang sudah cukup umur namun belum juga mendapatkan jodoh yang diharapkan, sehingga belum juga menikah pada usia yang cukup tua, agar tidak menjadi aib dan tidak menutup garis keturunan keluarga. Meskipun pernikahan pada awalnya dilatar belakangi oleh permintaan perempuan (bukan atas keinginan suami) namun pada akhirnya bisa menimbulkan rasa cinta yang sama dalam diri suami terhadap istri kedua dan istri pertama, sehingga menghasilkan pemenuhan hak yang cukup seimbang dari suami terhadap kedua istrinya sehingga kehidupan kedua keluarga yang dipimpin oleh seorang suami terlihat harmonis, bisa hidup berdampingan, dan bahagia hingga saat ini.
Kompetensi Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Sd Desi Pristiwanti; Bai Badariah; Lukman Nulhakim
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10057

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kompetensi guru dalam pengembangan kurikulum di Sekolah Dasar. Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum memegang kedudukan penting dalam penyelenggaraan praktik Pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dimana peneliti akan mendeskripsikan kompetensi yang dimiliki oleh guru implementasinya dalam pengembangan kurikulum. Kompetensi guru itu antara lain kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi professional, dan kompetensi sosial. Untuk itu guru harus bekerja secara profesional sesuai standar kompetensi guru di Indonesia. Guru sebagai faktor kunci dalam dunia pendidikan tentu harus siap dan mampu mengikuti perkembangan IPTEK terutama yang berkaitan dalam dunia pendidikan. Agar tercapai prestasi belajar peserta didik yang tinggi, tentu didukung oleh kurikulum yang bagus, karena kurikulum memegang peranan penting bagi pembentukkan dan perkembangan karakter anak bangsa. Guru pelaku kurikulum di lapangan, untuk itu guru benar-benar dituntut bekerja secara kreatif, inovatif, dan profesional Kata Kunci : Kompetensi, Kurikulum, Pengembangan
Analisis Nilai Tambah Kerajinan Caping di Desa Dukuhlor Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan Lusia Cipto Astuti; Mumu Muzayyin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10058

Abstract

Penelitian nilai tambah industri kerajinan caping dilaksanakan di Desa Dukuhlor Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan. Tanaman bambu sangat banyak yang di hasilkan dari hutan rakyat, biasanya bambu digunakan untuk pagar atau kandang ayam. Melalui pengrajin, bambu diolah menjadi kerajinan tangan berupa caping (dudukuy stok). Caping sering dipakai petani sebagai penutup kepala, tapi perkembangannya produk ini biasa dipakai para turis atau pelancong. Sehingga dengan pembuatan kerajinan tersebut, diperoleh nilai tambah dengan harga jual yang lebih tinggi. Metode penelitian survei dengan analisis deskriptif kuantitatif, pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan sampel acak jenuh (Simple non probability), yaitu menetapkan semua pengrajin Caping yang ada di desa sebagai responden. Hasil penelitian dapat disampaikan sebagai berikut : Gambaran usaha industri kerajinan caping dari mulai pengadaan sarana produksi sebesar 959.924,- dengan biaya tetap sebesar Rp 196.109 ,- dan Biaya Penyusutan sebesar Rp 2.757,- 2. Nilai tambah yang diperoleh dari usaha industri kerajinan caping meliputi nilai tambah bruto sebesar Rp.624.260 ,-, nilai tambah neto Rp. 621.427,- sedangkan nilai tambah perubahan baku/nilai tambah pertenaga kerja sebesar Rp.1.68 ,-3. Keuntungan yang diperoleh dari usaha industri kerajinan caping adalah Rp. 652.319/ Bulan. 4. Angka kelayakan industri kerajinan caping Berdasarkan perhitungan R/C ratio sebesar 1.68 artinya nilai tambah yang diperoleh dari usaha industri kerajinan caping memiliki pengaruh positif dan signifikan.
Analisis Nilai-Nilai Pendidikan dalam Pertunjukan Jember Fashion Carnaval (JFC) Chandra Ayu Proborini; Nindya Nurdianasari; Fitria Kurniasih; Suhartiningsih Suhartiningsih; Hari Satrijono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10060

Abstract

JFC menjadi sebuah pertunjukan yang memiliki keunikan dan keemasan yang berbeda dari karnaval yang ada sebelumnya. Sehingga JFC merupakan sebuah pertunjukan karnaval yang memiliki karakteristik tersendiri dalam penyajian pertunjukannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai Pendidikan dalam pertunjukan jember fashion carnaval(JFC). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pertunjukan JFC terdapat nilai-nilai pendidikan yang terkandung didalamnya. Adapun nilai-nilai pendidikan tersebut diantaranya adalah nilai pendidikan budaya, nilai pendidikan sosial, nilai pendidikan karakter dan nilai pendidikan kreativitas. Nilai-nilai yang didapatkan peserta tersebut didapat ketika melakukan pelatihan 6 bulan sebelum pertunjukan berlangsung.
Pelaksanaan Supervisi Pendidikan di Perguruan Tinggi pada Masa Pandemi Covid-19 Frankie Jantje Hendrikus Taroreh; Henny Nikolin Tambingon; Joulanda A.M. Rawis; Meisie Lenny Mangantes
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10061

Abstract

Supervisi Pendidikan khususnya supervise kelas sangat penting untuk dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang nantinya akan membawa pengaruh pada kualitas hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui bagaimana mekanisme pelaksanaan supervisi pendidikan di masa pandemi covid-19, indikator penting mana yang perlu disupervisi, dan bagaimana cara supervisor melaksanakan kegiatan supervisi kelas secara efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, data kualitatif berupa mekanisme pelaksanaan supervisi kelas. Data dianalisis menggunakan Model Miles dan Huberman dimana aktivitas dalam analisis data adalah data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menyatakan bahwa mekanisme pelaksanaan supervisi kelas di masa pandemi covid-19 yang dilaksanakan telah menggunakan Instrumen supervisi kelas yang terstandarisasi, yang menjunjung tinggi objektivitas, transparansi dan akuntabilitas. Indikator penting yang akan disupervisi dicantumkan dalam instrumen supervisi kelas yang dipergunakan. Supervisor menggunakan pendekatan humanistic kepada dosen yang disupervisi.
Upaya Hukum Advokat yang Terkena Sanksi Pelanggaran Kode Etik Abdullah Azzam Al Fatih; Arif Affandi; Fauziyah Lubis
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10062

Abstract

Indonesia as State Law based on Pancasila and the Constitution of the Republic of Indonesia Year 1945 guarantees equality for all before the law (equality before law). In realizing legal principles in society and stating, the role and function of Advocates as a profession that is free, independent and important is important, apart from judicial and law enforcement institutions such as the police and prosecutors. The purpose of writing this article is to examine how the implementation of code of ethics sanctions against lawyers who commit professional violations in Indonesia and what efforts can be made by lawyers who are sanctioned with violations of the code of ethics to raise objections. In carrying out their profession, Advocates are under the protection of the law, law and code of ethics. The legal profession code of ethics is the application of assigned duties that must be in accordance with the Integrated Criminal Justice System by demanding moral accountability to its clients, and to God (breaking the oath of office, abstaining from disgraceful acts, corruption)1and if the Advocate violates the provisions of the code of ethics then the case will be examined and tried by the Honorary Council.
Kompetensi Kepribadian Guru dalam Perspektif Islam Khoirun Nisa; Mela Safitri Situmorang; Syahfitri Halawa; Anggi Anggraini; Ibnu Qital Pasaribu; Fauzan Azrohid; Khansa Arista Widya Maulida
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10064

Abstract

Faktor terpenting seorang guru adalah kepribadiannya. Karena dengan kepribadian itu seorang guru bisa menjadi pendidik dan pembina bagi muridnya atau malah sebaliknya akan menjadi perusak dan penghancur masa depan anak didiknya. Kepribadian merupakan unsur yang menentukan keakraban guru dengan siswanya. Guru adalah bapa spiritual atau bapa spiritual bagi seorang murid dalam memberikan santapan jiwa dengan pengetahuan moral. Untuk itu setiap guru harus memiliki kepribadian yang baik dan terpadu, kepribadian yang baik ini tentunya dilihat dari sudut pandang siswa, orang tua, dan dari segi kebutuhan tugasnya. Kepribadian seorang guru sangatlah penting, karena kepribadian merupakan salah satu komponen penting yang dimiliki guru dalam menjalankan tugasnya. Dengan kata lain, kepribadian dapat menjadi salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya seorang guru dalam menjalankan segala kewajibannya.
Nilai–Nilai Pendidikan Pancasila dalam Al–Qur’an dan Implementasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Chalijah Adha; Izzatunnisa Izzatunnisa; Amiruddin Amiruddin; Yulita Mailida; Tazkiya Aulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10065

Abstract

Penelitian ini disebut penelitian kepustakaan atau disebut library research yang dengan cara menggunakan metode analisis deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep pendidikan pancasila, serta untuk menghasilkan produk bahan ajar pancasila berbasis Al-Quran pada pendidikan pancasila dalam tinjauan Al Qur’an. Hasil penelitian menunjukan pancasila dengan Alquran pada sila pertama ketuhanan Yang Maha Esa dapat ditemukan nilainya dalam surat al- Ikhlas ayat 1-4. Sila kedua kemanusiaan yang adil dan beradab dapat ditemukan nilainya dalam surat al – maa’idah ayat 8. Sila ketiga persatuan Indonesia dapat ditemukan nilainya dalam surat Ali Imran ayat 103 dan 105. Sila keempat kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dapat ditemukan nilainya dalam surat Asy – Syuura ayat 38 dan Ali – Imran ayat 159. Dan sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat ditemukan nilainya dalam surat An – Nahl ayat 90. Penelitian ini juga menganalisis bagaimana Pancasila diimplementasikan melalui pendidikan kewarganegaraan di Indonesia. Menyikapi fenomena tersebut, dilakukan penelitian untuk mengetahui nilai pendidikan pancasila dalam Al-Quran serta implementasinya dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan.
Karakteristik Teks Cerpen Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok Shinta Mailina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10066

Abstract

Penelitian ini memiliki tiga tujuan, yaitu (1) mendeskripsikan ciri-ciri struktur teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok, (2) mendeskripsikan ciri-ciri unsur-unsur cerpen teks cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok, dan (3) mendeskripsikan fungsi teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana struktur, unsur, dan fungsi teks cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok. Teori yang berkaitan dengan penelitian ini adalah teori teks cerpen, yaitu (a) hakikat teks cerpen, (b) struktur teks cerpen, (c) unsur-unsur teks cerpen, dan ( d) fungsi teks cerita pendek. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa struktur, unsur, dan fungsi teks cerpen yang diperoleh dari sumber data. Sumber data berupa teks cerita pendek yang diperoleh dari sumber penelitian. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil tugas teks cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok yang berjumlah 37 siswa. Ada lima teknik analisis data dalam penelitian ini, yaitu (1) mengidentifikasi data menurut teori struktur dan unsur teks cerpen, (2) mengklasifikasikan data menurut teori struktur dan unsur teks cerpen, (3) menganalisis data dengan cara mencatat kalimat-kalimat yang berkaitan dengan struktur dan unsur-unsur teks cerpen, (4) menginterpretasikan data yang telah dianalisis, (5) menyimpulkan hasil deskripsi data dengan menulis laporan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok dibangun dengan struktur yang lengkap. Teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok dominan mengangkat tema persahabatan dan kekeluargaan. Tokoh-tokoh dalam teks cerpen kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok masing-masing memiliki tokoh utama dan tokoh pendamping yang cukup menarik seperti teks cerpen pada umumnya. Alur yang digunakan cenderung menggunakan alur maju dibandingkan dengan alur mundur dan alur campuran. Latar yang terdapat dalam teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok dominan menggunakan latar sekolah dan rumah yang cakupannya lebih kecil. Sudut pandang teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok dominan menggunakan sudut pandang orang ketiga. Pesan dalam teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok lebih banyak mengandung pesan tersurat dari pada tersirat. Teks cerpen siswa kelas XI SMA Negeri 2 Kota Solok cenderung memiliki fungsi moral dan fungsi diaktif.