cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 372 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KOTA BENGKULU Purnama, Erli Puspita; Yensy , Nurul Astuty; Utari, Tria; Stiadi, Elwan; Rahimah, Dewi
JP2MS Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.3.420-428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian The Nonquivalent One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling dengan peserta didik kelas VIII B. Analisis data yang dilakukan dengan uji-t independen dan perhitungan nilai N-Gain. Pada uji-t independen untuk hasil Pretest-Posttest dengan taraf signifikan ( = 0,05) didapat angka sig.(2-tailed) = 0,000 < taraf siginifikan () = 0,005 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model problem based learning. Pada perhitungan nilai N-Gain didapat rata-rata angka N-gain pada saat pretest yakni 49,88 dan didapat rata-rata angka N-gain pada saat posttest yakni 80,51 dengan kategori tinggi, maka didapat bahwa angka kenaikan hasil belajar peserta didik saat posttest lebih tinggi dari angka kenaikan pada saat pretest. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model problem based learning terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Bengkulu.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SMP NEGERI 2 KOTA BENGKULU Nadia, Nadia; Yensy , Nurul Astuty; Utari, Tria; Maulidiya, Della; Stiadi, Elwan
JP2MS Vol 8 No 3 (2024): Desember
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.8.3.429-439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi garis dan sudut kelas VII SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Bengkulu tahun pelajaran 2022/2023. Sampel penelitian ialah kelas VII E yang diambil dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan pemahaman konsep matematis yang berbentuk soal uraian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil tes sebelum dan tes setelah Discovery Learning terkait kemampuan pemahaman konsep matematis diperoleh sebesar 44,70 dan 77,55, kemudian dilakukan uji paired t-test dan diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu 10,53 > 2,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Discovery Learning terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Negeri 2 Kota Bengkulu.
EFEKTIVITAS LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK SISWA SMP Maricsha, Maricsha; Yensy B, Nurul Astuty; Rahimah, Dewi; Stiadi, Elwan; Agustinsa, Ringki
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.95-103

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas penggunaan LKPD dengan Pendekatan Saintifik berbasis Problem Based Learning untuk siswa SMP. Jenis Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 2 Kota Bengkulu. Subjek penelitian ialah kelas VII D yang terdiri dari 35 orang peserta didik. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektivan LKPD berdasarkan hasil perhitungan nilai N-Gain dengan rata-rata N-Gain 75,67% berada pada kategori efektif dan didukung oleh uji paired t- test denga nilai p-value 0,000< 0,5 yang berarti LKPD berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI ALJABAR Anggraini, Yeli; Mawardi, Dona Ningrum; Refianti, Rani
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.121-129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul matematika dengan menggunakan model Problem Based Learnning pada materi aljabar yang valid, praktis serta memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yaitu pengembangan dengan menggunakan mode ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 8 Lubuklinggau. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis data lembar validasi, analisis data lembar kepraktisan, serta analisis hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas media pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan bahasa termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,87 ,aspek kevalidan media termasuk dalam kategori valid dengan skor 0,7, dan aspek kevalidan materi termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,94; (2) kualitas bahan ajar modul dilihat dari aspek kepraktisan one to one dikategorikan sangat praktis dengan skor 4,7 dan aspek kepraktisan small group dikategorikan sangat praktis 4,7 dari seluruh aspek kepraktisan tergolong dalam kategori sangat praktis dengan skor rata-rata 4,7; (3) bahan ajar modul memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa dimana sebanyak 28 siswa (92,85%) termasuk dalam kategori tuntas. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah sebesar 70.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS DISCOVERY LEARNING PADA MATERI PELUANG Yani, Iwayuli; Fitriyana, Nur; Refianti, Rani
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.130-137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berupa modul matematika materi peluang berbasiskan discovery learning yang valid, praktis serta memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik. Metode penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu analysis, design, development, implementation dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah 3 validator pada tahap development, 3 siswa kelas X.PS 2 pada tahap one to one, 6 siswa kelas X PS.2 pada tahap small group, serta seluruh siswa kelas X.PS 2 dengan jumlah 26 siswa pada tahap efek potensial. Teknik pengumpulan data m enggunakan angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis data lembar validasi, analisis data lembar kepraktisan, serta analisis hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kualitas media pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan bahasa termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,87, aspek kevalidan media termasuk dalam kategori valid dengan skor 0,75 dan aspek kevalidan materi termasuk dalam kategori sangat valid 1,00; (2) Kualitas bahan ajar modul dilihat dari aspek kepraktisan guru dikategorikan praktis dengan skor 3,6, aspek one to one dikategorikan sangat praktis dengan skor 4,5 dan aspek kepraktisan small group di kategorikan sangat praktis dengan skor 4,4 dari seluruh aspek kepraktisan tergolong dalam kategori sangat praktis dengan skor rata-rata 4,4; (3) Bahan ajar modul memiliki efek potensial terhadap hasil belajar peserta didik dimana sebanyak 24 siswa (92,30%) termasuk dalam kategori tuntas, sedangkan sebanyak 2 siswa (7,69%) belum tuntas dengan Kriteria Belajar Minimal (KBM) yang ditetapkan sekolah sebesar 70.
ANALISIS PANDANGAN SISWA TERHADAP MATEMATIKA DAN KEPRIBADIAN GURU TERHADAP EFISIENSI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII D SMPN 1 MAJENE Purnacita, Yoyon; Irmawati, Irmawati; Wardani, Sri; Sayadi, Biwiastiy; Miskiyah, Miskiyah; Wanasari, Wanasari; Sriwahyuni, Sriwahyuni; Arni, Arni
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.104-111

Abstract

Matematika sering kali dipandang sebagai mata pelajaran yang susah, menakutkan, dan  membosankan. Faktor ini disebabkan oleh pandangan siswa terhadap matematika dan kepribadian seorang guru. Penelitian ini dilakukan pada tahun ajaran 2024/2025 untuk mengetahui pandangan siswa terhadap matematika dan kepribadian seorang guru terhadap efisiensi belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, jenis metode penelitian ini merupakan penelitian yang mengumpulkan data dalam bentuk narasi untuk menggambarkan fenomena yang diteliti. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara di SMPN 1 Majene, dengan melibatkan satu guru matematika dan 15 siswa kelas VII sebagai partisipan dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, (a) Stigma negatif siswa terhadap matematika merupakan masalah terbesar yang dihadapi guru. (b) Pemahaman siswa terhadap pembelajaran, khususnya matematika, juga dipengaruhi secara signifikan oleh sikap dan cara guru mengajar. Selain itu, pembelajaran harusnya membimbing siswa dalam memahami materi, bukannya membatasi dan mempersulit siswa. (c) Proses dan hasil belajar siswa sangat dipengaruhi oleh sikap dan kepribadian guru serta pandangan siswa terhadap matematika.
PANGGUNG AJAIB ANGKA: PETUALANGAN MATEMATIKA DALAM TEATER PEMBELAJARAN ROLE PLAYING DI KELAS IV SD 38 JANNA-JANNAYA Lestari, Indra Dwi; Nursyam, Aisyah; Henra, Kiki
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.36-43

Abstract

Hasil belajar matematika siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang bersifat pasif dan kurang melibatkan siswa secara langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode role playing terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD 38 Janna-Jannaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 16 siswa, dengan instrumen berupa soal pilihan ganda untuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 58,12 menjadi 85,18, serta peningkatan ketuntasan belajar dari 19% menjadi 87,5%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa metode role playing berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode role playing tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berhitung, tetapi juga membangun kerja sama dan komunikasi antar siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan mengenai penerapan role playing pada materi matematika lainnya, pada jenjang pendidikan berbeda, atau dikombinasikan dengan media digital untuk mengoptimalkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran interaktif.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL MA’GURECCENG DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA DI SD NEGERI 24 PANDANG-PANDANG Husna, Asmaul; Nursyam, Aisyah; Aspikal, Aspikal
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.13-22

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan salah satu kompetensi dasar yang esensial bagi siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengaplikasikan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Namun, seringkali pembelajaran matematika dianggap kurang menarik bagi siswa. Permainan tradisional, sebagai bagian dari kekayaan budaya, memiliki potensi untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran, termasuk matematika, karena sifatnya yang menyenangkan dan melibatkan interaksi aktif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan permainan tradisional ma’gurecceng yang dilakukan berdampak pada peningkatan kemampuan numerasi siswa kelas 5 SD. Untuk melihat pengaruh permainan tradisional ma’gurecceng terhadap peningkatan kemampuan numerasi siswa, peneliti melakukan uji coba pada 12 siswa kelas 5 di SD Negeri 24 Pandang-Pandang. Setelah menjalani serangkaian kegiatan pembelajaran menggunakan permainan ma’gurecceng selama 3 kali pertemuan, dilakukan posttest untuk mengukur peningkatan kemampuan siswa. Penelitian ini menggunakan data hasil tes pretest dan posttest siswa sebagai bahan analisis. Data kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah perlakuan dianalisis menggunakan uji statistik non-parametrik Wilcoxon dengan bantuan program SPSS untuk melihat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan secara statistik kemampuan numerasi siswa kelas 5 SD Negeri 24 Pandang-Pandang sebelum dan sesudah diterapkannya pembelajaran matematika melalui permainan tradisional ma’gurecceng. Analisis uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi (0,002 < 0,05), yang mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan numerasi siswa sebelum dan sesudah mengikuti pembelajaran dengan permainan ma’gurecceng.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS Hariri, Dewi Damayanti; Nurhikmayati, Iik; Kania, Nia
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.1-12

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan kognitif yang mendorong siswa untuk mempertimbangkan masalah secara kritis yang Dmembutuhkan kemampuan berpikir induktif termasuk mengidentifikasi hubungan, mengevaluasi situasi terbuka, mencari tahu sebab dan akibat, membuat deduksi, dan menghitung data yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, modul ajar ini melalui tahap analisis, desain dan pengembangan. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi oleh ahli media dan materi, serta kuesioner kepraktisan untuk guru dan siswa. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur validitas dan kepraktisan modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar matematika dengan PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematis. Keberhasilan penelitian ini didukung oleh pendekatan kontekstual yang meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dampak penelitian ini terhadap pembelajaran matematika adalah peningkatan pemahaman siswa terhadap materi SPLTV dan kemampuan berpikir kritis, yang penting untuk menghadapi tantangan dalam pendidikan abad ke-21.
PENGEMBANGAN ALAT PERAGA TIANG BARISAN DAN DERET GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA Utami, Wulan Putri; Nurhikmayati, Iik
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.56-65

Abstract

Pembelajaran matematika merupakan aspek penting dalam kegiatan pendidikan. Namun, minat yang dimiliki siswa dalam belajaran matematika masih tergolong  rendah.  Penelitian ini  merupakan penelitian dan pengembangan yang  mengembangkan alat peraga Tiang Barisan dan Deret Geometri untuk meningkatkan minat belajar siswa menggunakan model pengembangan ADDIE (analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Namun, penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Instrumen penelitian terdiri dari angket minat belajar, lembar validasi, dan lembar kepraktisan. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase minat belajar, validitas, dan kepraktisan berdasarkan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat peraga dinyatakan valid dengan persentase  dari ahli media dan  dari ahli materi. Selain itu, alat peraga juga dinyatakan praktis oleh guru dengan persentase  dan siswa dengan persentase . Skor angket minat belajar menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa sebesar . Meskipun demikian, minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika masih dalam kategori “cukup”. Alat peraga tersebut dapat dinyatakan valid karena sesuai dengan materi dan kebutuhan siswa, serta memiliki desain yang menarik. Alat peraga dinyatakan praktis karena penggunaannya yang cukup mudah dan ukuran yang sesuai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan berbagai strategi pembelajaran yang lebih baik di masa depan.