cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 507 Documents
Pengembangan Sistem Informasi Kampung Berbasis Teknologi Informasi Geospasial di Nagari Anduring Kabupaten Padang Pariaman Azhari Syarief; Febriandi Febriandi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.792

Abstract

Kenagarian Anduring, terletak di Sumatera Barat, Indonesia, memiliki potensi wisata dan keindahan alam yang belum tergali sepenuhnya. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya pengembangan sistem informasi kampung berbasis geospasial. Dengan luas 133,85 km2 dan penduduk 8225 jiwa, nagari ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Keterbatasan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi, seperti akses internet, menjadi tantangan utama yang mempengaruhi ketersediaan data penting seperti basis data, data rumah, dan data penduduk. Pengembangan sistem informasi kampung perlu didukung oleh peningkatan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. Pengabdian masyarakat menggunakan model Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan pendekatan Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan aparatur nagari. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan diperoleh bahwa terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman aparatur pemerintah nagari terkait konsep dan teknis pembuatan sistem informasi kampung. Pelatihan membekali tim pengembang dengan keterampilan geospasial untuk memajukan desa.
Development of Coffee Product Downstream Through The Omah Kopi Community in Tirtoyudo Malang Abdul Azis; Laily Nur Arifa
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.908

Abstract

The coffee industry in Indonesia has experienced significant growth in recent years, with Tirtoyudo Village in Malang Regency becoming a key production center, yielding up to 1,949 tons annually. Despite its potential and cultural heritage, coffee farmers in Tirtoyudo face economic challenges due to low market prices set by 'cino dampit.' This community service project aimed to empower the local community and optimize the region's coffee potential through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, focusing on value-added product development and innovative marketing strategies. The activities included analyzing the local coffee potential, providing training on derivative product creation—such as coffee perfume and aromatherapy candles—and conducting workshops on branding, packaging, and digital marketing. By applying the ABCD approach, the project enabled the community to recognize and leverage their resources to create high-quality products under the "Kopi Tirtoyudo" brand. Results showed increased community capacity in coffee processing, branding, and marketing, enhancing product marketability and economic resilience. The initiative also strengthened the village's cultural identity and positioned Tirtoyudo as a competitive player in the national coffee industry. This holistic approach highlights the importance of collaboration between communities, educational institutions, and support entities in achieving sustainable rural development. The outcomes suggest that similar strategies can be replicated in other regions to empower local economies. Continued support in technology access, marketing, and distribution is essential for ensuring the sustainability of such initiatives. Tirtoyudo Village is a model for integrating traditional knowledge with modern practices to promote economic growth and community welfare.
Mitigasi Kesehatan Anak: Optimalisasi Air Bersih, Sanitasi, Nutrisi Mewujudkan Generasi Tangguh Bebas Stunting R. A. Helda Puspitasari; Ayu Dewi Nastiti; Dwining Handayani; Erik Kusuma
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.916

Abstract

Stunting merupakan suatu keadaan dimana terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang terhambat dikarenakan kekurangan gizi ataupun kekurangan akses kebersihan lingkungan pada anak. Kabupaten Pasuruan menempati urutan nomor 3 di Jawa Timur dengan prevalensi stunting 30,7% dan Desa Pager pada tahun 2024 menyumbang peningkatan prevalensi stunting sebesar 10%. Rendahnya penggunaan air bersih, sanitasi dan penyediaan nutrisi di area pertanian Desa Pager menjadi fokus pada pengabdian kali ini karena bakteri, virus, parasit yang tersebar melalui air yang terkontaminasi dapat mengganggu penyerapan nutrisi dalam tubuh anak. penyelesaian masalah yang diajukan adalah Pengembangan Desa Binaan (Probang Debi) yang akan diimplementasikan pada Mitra, yakni penekanan angka kejadian stunting melalui optimalisasi penggunaan air bersih, sanitasi dan nutrisi dalam mewujudkan generasi tangguh bebas stunting di area pertanian Desa Pager melalui program Mitigasi Kesehatan Anak. Program yang ditawarkan dalam kegiatan ini yaitu berupa pembentukan tim mitigasi, KIE dan juga kegiatan pelatihan. Dalam pelaksanaannya warga sangat antusias dan menerima kegiatan tersebut, dimana hal tersebut dapat dilihat dari keaktifan warga dalam mengikuti setiap kegiatan yang dilaksanakan. Hasil evaluasi kegatan menunjukkan terdapat perubahan yang siginifikan dalam hal pengetahuan dan perilaku warga terkait dengan stunting dan cara pencegahannya.
Pemberdayaan Warga Binaan melalui Pelatihan Keterampilan Kewirausahaan di Lapas Perempuan Kelas IIa Malang Andi Daniah Pahrany; Ramdhan Fazrianto Suwarman; Kridha Pusawidjayanti
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.919

Abstract

The activity focuses on fostering independence and personal development among inmates at the Women's Correctional Facility Class IIa Malang through entrepreneurial skills training. This training will equip inmates with basic entrepreneurial skills, including identifying business opportunities, business planning, marketing strategies, and managing small business operations. Additionally, it teaches practical techniques for starting and running sustainable businesses. The entrepreneurial training is conducted through interactive discussions and the presentation of best practices over two days. It involves 50 selected inmates based on their interest in entrepreneurship and nearing release dates. Data analysis is carried out using a qualitative descriptive method. The training results show that the food and beverage sector is the primary choice among participants, with 60% interested in starting businesses in this field. Participants are also deemed to have acquired the skills to identify market opportunities, design effective business plans, and implement operational and marketing strategies. This training is expected to have a significant positive impact on the inmates, helping them build a better future and reducing the risk of recidivism.
Once Upon a Word: Growing Young Minds with Picture Story Vocabulary Builders Lemmuela Alvita Kurniawati; Felicia Vinanda Prasetya
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.926

Abstract

The current community service project aimed to meet the needs of a private elementary school in Yogyakarta by providing picture storybooks for 5th-grade students to enhance their English vocabulary mastery through reading activities. Five storybooks were created using a modified 4D development model (Define, Design, and Develop), aligning with biblical lessons and the school’s values. The design and development of the storybooks were based on a needs assessment conducted through interviews with English teachers and four students, as well as a questionnaire for the students. The storybooks were used as complementary materials in English classes to foster student vocabulary acquisition and introduce moral values and virtues in life. Each storybook includes a narrative, illustrations to stimulate creativity and imagination, a moral value section, and a vocabulary list. The community service project highlights the potential of storybooks to foster language acquisition and moral development. Future community service opportunities are also available.
Pemberdayaan Wanita Tani Melalui Program Pemanfaatan Lahan Pekarangan Herman Herman; Abdul Azis Ambar; Sobri Sobri
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.928

Abstract

Pemberdayaan wanita tani dalam pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus dibeli. Lahan pekarang bisa menjadi tempat kegiatan usaha tani yang mempunyai peranan besar terhadap pemenuhan kebutuhan keluarga. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kedsadaran wanita tani melaluai pemanfaatan dan kemampuan wanita tani untuk berpartisipasi secara aktif dan upaya pemberdayaan pemanfaatan lahan pekarangan. Metode yang digunakan adalah dengan metode yang meliputi beberapa tahapan, yaitu persiaan penyuluhan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Sasaran kegiatan ini adalah wanita tani. Upaya pemanfaatan lahan pekarangan budidaya sayuran sangat berdampak baik bagi wanita tani, mampu memberi kontribusi untuk peningkatan ketersediaan sayuran yang sehat dan bergizi untuk rumah tangga.
Peningkatan Pengetahuan Melalui Edukasi Bahaya Merokok Pada Remaja Nurarifah Nurarifah; Sukmawati Sukmawati
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.946

Abstract

Perilaku merokok adalah penyebab kematian dini pada usia produktif karena penyakit kronis. Saat ini sering ditemukan remaja yang merokok sehingga diperlukan melakukan edukasi tentang bahaya merokok bagi remaja untuk meningkatkan pengetahuan. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini yaitu ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet. Sasaran dalam kegiatan ini yaitu 86 siswa dari SMAN 2 Luwuk dan SMAS GKLB Luwuk yang dilakukan pada tanggal 11 sampai 12 Juni 2024. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi tentang bahaya merokok dari 48% menjadi 84% dalam kategori baik. Siswa mengikuti kegiatan pengabdian Masyarakat dengan antusias. Masih ada siswa yang merokok saat diluar lingkungan sekolah karena masih kurang memahami dampak merokok bagi kesehatan. Tetapi setelah dilakukan edukasi peserta bertekad untuk berhenti merokok demi kesehatan dan menggapai cita-cita. Diharapkan kegiatan edukasi tentang bahaya merokok dapat dilakukan secara berkala untuk meningkatkan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran diri remaja.
Pelatihan Pemberdayaan Sumber Daya Alam Hutan Kalimantan dalam Pembuatan APE Bagi Pendidik PAUD di Kota Samarinda Wilda Isna Kartika; Heny Djoehaeni; Febry Maghfirah; Adharina Dian Pertiwi; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Malpaleni Satriana; Hasbi Sjamsir; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih; Fachrul Rozie
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.969

Abstract

Pemberdayaan sumber daya alam dapat menghasilkan beragam alat permainan edukatif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini untuk melatih pendidik PAUD di kota Samarinda dalam pemberdayaan sumber daya alam hutan kalimantan menjadi APE. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahap to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Pelaksana kegiatan adalah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Peserta kegiatan adalah 116 pendidik PAUD di kota Samarinda. Kegiatan PkM ini menghasilkan sembilan APE berbahan dasar sumber daya alam Kalimantan yang dapat menstimulasi berbagai kemampuan anak, diantaranya kemampuan matematika, literasi, motorik, dan pemecahan masalah. Kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sumber daya alam Kalimantan lainnya utuk menstimulasi perkembangan anak.
Pendampingan Penyusunan Proposal PTK Bagi Guru Ekonomi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Ikbal Barlian; Yuliana FH; Deskoni Deskoni; Dian Eka Amrina
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.970

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan penyusunan proposal Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi guru-guru ekonomi di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Hal ini dilakukan karena PTK sangat dibutuhkan sebagai upaya perbaikan proses pembelajaran dan mendukung peningkatan karir guru. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 24 orang guru ekonomi yang tergabung dalam MGMP Kabupaten Ogan Komering Ulu. Kegiatan ini dilaksanakan dengan 3 tahap kegiatan, yakni 1) tahap persiapan dan sosialisasi kegiatan untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan peserta agar pelatihan yang diberikan mampu mengatasi permasalahan guru; 2) tahap pelaksanaan, yakni dengan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi peserta secara luring dan daring agar mampu menyusun proposal PTK dalam mendukung kompetensinya sebagai guru profesional dan 3) tahap evaluasi kegiatan melalui pretest dan posttest untuk melihat peningkatan pemahaman guru dalam menyusun PTK, serta evaluasi produk berupa proposal PTK yang berhasil disusun oleh guru untuk mengetahui peningkatan keterampilan guru dalam menyusun PTK. Berdasarkan kegiatan pendampingan yang telah dilakukan menunjukkan hasil bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru dalam menyusun PTK, hal ini ditunjukkan terjadinya peningkatan sebesar 20 dari nilai rata-rata pretest 66,25 dan posttest sebesar 86,25. Selanjutnya sebanyak 83,33% para guru telah mampu menyusun PTK dan memiliki pemahaman yang baik dalam merancang proposal PTK.
Pelatihan Pembuatan Dodol dari Terong Ungu (Solanum melongena) pada Kelompok Tani Kelurahan Habaring Hurung Zimon Pereiz; I Nyoman Sudyana; Efriyana Oksal; Miranti Maya Sylvani; Chuchita Chuchita
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.971

Abstract

Terong ungu (Solanum melongena L.) merupakan salah satu produk tanaman hortikultura yang keberadaannya sudah menjadi makanan konsumsi masyarakat di Indonesia. Namun sering kali terong hanya diolah menjadi sebuah masakan atau sayuran. Pengabdian kepada Masyarakat ini melakukan sebuah inovasi pangan yaitu membuat sebuah makanan dodol yang berbahan dasar terong ungu. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat berlangsung di kelompok tani Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Program kegiatan ini dilakukan melalui 4 tahap kegiatan, diantaranya survey lokasi, pengumpulan bahan baku, pelatihan pembuatan dodol terong, dan indikator keberhasilan. Indikator keberhasilan di lakukan dengan metode pre-test dan post-test yang diisi oleh peserta kegiatan dalam bentuk kuisioner. Berdasarkan hasil kegiatan, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mampu menambah wawasan dan kemampuan tentang bagaimana membuat dodol dengan bahan dasar terong ungu, bahkan para warga dapat mengimplementasikan dan menerapkannya inovasi pangan ini secara mandiri. Hal tersebut dapat kita lihat dari hasil kuisioner melalui pre-test dan post-test yang telah diisi oleh peserta kegiatan, dimana rata-rata peserta sebelum mengikuti kegiatan ini menjawab kurang mengetahui tentang teknik pengelolaan sanitasi lingkungan dengan presentase pemahaman pada saat pre-test hanya sebesar 16%. Namun melalui informasi atau konten materi yang telah disampaikan, masyarakat menjadi mengerti dan memahaminya, terlihat pada saat post-test Tingkat pemahaman sebesar 92%..

Filter by Year

2019 2025