cover
Contact Name
Tanzir Masykar
Contact Email
tanzir@aknacehbarat.ac.id
Phone
+6285277752225
Journal Mail Official
vocatech@aknacehbarat.ac.id
Editorial Address
Komplek STTU, Jl. Alue Peunyareng, Ujong Tanoh Darat, Meureubo, West Aceh Regency, Aceh 23681
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
Vocatech : Vocational Education and Technology Journal
1. Vocational Studies 2. Civil Engineering 3. Electrical Engineering 4. Mechanical Engineering 5. Classroom Instruction in Vocational Context 6. English for Vocational Purposes 7. Innovation in Vocational Education
Articles 102 Documents
The Importance Of Critical Thinking Skill To Vocational Students: Strategies And Benefits Mardatillah, Oktariza; Prayudha.S, Joko
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 5, No 2 (2024): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v5i2.136

Abstract

AbstractCritical thinking is one of the skills that are emphasized in 21st-century learning. This ability aims to make students competent at finding solutions and innovations to every problem they face in everyday life. Critical thinking teaches students to be prepared to be tough individuals and to find solutions to challenges that occur in their surroundings. Therefore, this study aims to explain how to promote the critical thinking skills of vocational students through various strategies and activities that can develop critical thinking skills as well as benefit learning. This research was carried out using qualitative methods through a library approach. The data in this study were obtained by collecting information from various sources, such as articles, books, and journals related to the application of critical thinking in learning, as well as documentation. Data analysis was carried out in three stages: data reduction, data display, and conclusions. Teachers can develop students' critical thinking skills in a variety of fun ways, both individually and in groups. Through improving critical thinking skills, students can become tough individuals who are ready to become responsible problem solvers. Teachers need to improve students' thinking skills by providing activities that can solve problems so that students can be more courageous in providing ideas and innovation from the activities they carry out. Keywords:Critical thinking; vocational; strategies; benefits. AbstrakBerpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang ditekankan pada pembelajaran abad 21. Kemampuan ini bertujuan agar siswa memiliki kompetensi yang baik dalam mencari solusi dan inovasi dari setiap permasalahan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Berpikir kritis mengajarkan peserta didik untuk siap menjadi individu yang tangguh dan solutif terhadap tantangan yang terjadi dilingkungan sekitar. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana mempromosi kemampuan berpikir kritis siswa vokasi melalui berbagai strategi dan kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta benefits dalam dalam pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan kepustakaan. Data dalam penelitian ini didapatkan melalui pengumpulan informasi dari berbagai sumber seperti artikel, buku dan jurnal yang berkaitan dengan penerapan berpikir kritis dalam pembelajaran, serta dokumentasi. Analisa data dilakukan melalui tiga tahap yaitu data reduksi, data display, dan kesimpulan. Guru dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui berbagai cara yang menyenangkan baik secara individu maupun berkelompok. Melalui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa bisa menjadi individu yang tangguh dan siap menjadi problem solver yang bertanggung jawab. Guru perlu untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa secara baik melalui pemberian aktivtas yang dapat memecahkan masalah sehingga siswa dapat lebih berani dalam memberikan ide dan inovasi dari kegiatan yang mereka lakukan.Kata Kunci: Berpikir kritis; vokasi; strategi; manfaat.
Penggunaan ChatGPT Sebagai Sumber Pembelajaran Adaptif Untuk Menanggapi Kebutuhan Individu Siswa A., Hermila; Bau, Rahmat Taufik R.L; Bouty, Abd. Aziz
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 5, No 2 (2024): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v5i2.170

Abstract

The existence of ChatGPT opens new opportunities to improve the effectiveness of the learning process, especially in the interaction between teachers and students. This research seeks to reveal the benefits of using ChatGPT in the environment of high school students. As previously stated, students mostly feel the positive impact of using ChatGPT. Thus, this study proposes to examine the use of technology in learning more deeply from the perspective of high school students. This research uses quantitative and qualitative approaches. We aim to see how ChatGPT technology is utilized in learning, specifically in the scope of high school. The sample of this study was 41 class XII students randomly selected as representatives of each class XII at SMA Negeri 1 Kabila. Data collection techniques include physical and online questionnaires (Google Forms) and interviews. The analysis used is quantitative descriptive analysis to see student response to using ChatGPT in learning, then qualitative descriptive to find out students' positive and negative reactions after using ChatGPT. The analysis results show the % of pleasant and helpful learning experiences using ChatGPT is 83%. Then, 76% of students said the content provided by ChatGPT followed learning needs. This follows the students' opinion that the use of ChatGPT in learning is 73%. The student's interest in continuing to use ChatGPT is 68%. Finally, 41% of students said they understood the use of ChatGPT. Conclusion The utilization of ChatGPT in learning positively impacts student engagement and improves the quality of interaction in independent learning and in class. This research provides a basis for further development in optimizing the use of this technology in an educational context.Keberadaan ChatGPT membuka peluang baru untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, khususnya dalam interaksi antara guru dan siswa. Penelitian ini berusahan mengungkap bagaimana kebermanfaatan dari penggunaan ChatGPT dalam lingkungan peserta didik khusus sekolah menengah, seperti yang telah diungkapkan sebelumnya bahwa dampak positif penggunaan ChatGPT kebanyakan  dirasakan oleh mahasiswa. Sehingga, penelitian ini diusung mengkaji lebih dalam mengenai penggunaan teknologi dalam pembelajaran dalam perspektif peserta didik lingkup sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Bertujuan untuk melihat bagaimana pemanfaatan teknologi ChatGPT dalam pembelajaran khusus dalam lingkup sekolah menegah. Sampel penelitian ini sebanyak 41 orang siswa kelas XII yang dipilih secara random perwakilan dari setiap kelas XII di SMA Negeri 1 Kabila. Teknik pengumpulan data melaui kuesioner fisik dan online (google form) serta wawancara. Analisis yang digunakan yaitu analaisis deskriptif kuantitatif untuk melihat tingkat respon siswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran, kemudian deskriptif kualitatif untuk mengetahui respon positif dan negative siswa setelah menggunakan ChatGPT. Hasil analisis menunjukkan persentase pada pengalaman belajar yang menyenangkan serta membantu menngunakan chat GPT yaitu sebesar 83%. Kemudian 76% siswa mengatakan konten yang diberikan ChatGPT sesuai dengan kebutuhan belajar. Hal ini sesuai dengan pendapat siswa bahwa penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran sebesar 73%. Minat siswa unuk terus menggunakan ChatGPT sebesar 68%. Dan terakhir pemahaman siswa menggunakan ChatGPT sebesar 41 % siswa mengatakan paham. Kesimpulan Pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran membawa dampak positif dalam keterlibatan siswa dan meningkatkan kualitas interaksi dalam pembelajaran mandiri maupun dikelas. Penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan lebih lanjut dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi ini dalam konteks pendidikan.
Simulasi dan Analisis Unjuk Kerja Plts Atap Off-Grid Terinstal Supercapacitor Taneza, Erlan; Nrartha, I Made Ari; Nababan, Sabar; Hasibuan, Arnawan
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 5, No 2 (2024): April
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v5i2.173

Abstract

AbstractThe reliability of off-grid solar power systems (PLTS) is highly dependent on battery performance. However, the battery shows limited response in supplying the load due to unstable voltage fluctuations, which causes the battery to heat up quickly. So there is a need for additional components in the system such as supercapacitors. Supercapacitors are energy storage devices with high power and energy density, short charging duration, long service life, and low risk of heat. This research aims to determine the effect of supercapacitors on the performance of off-grid PLTS systems. The research uses data from the specifications of the off-grid rooftop PLTS system at SMKN 1 Lingsar. Temperature and irradiation data are obtained from the data logger installed in the system. The research is a simulation in Simulink MATLAB. Several supercapacitor capacities were selected to determine changes in system performance. The simulation results show that the supercapacitor capacity has a significant effect on the current and voltage in the battery. Supercapacitors show the ability to absorb and release large currents in a relatively short time, thereby speeding up the battery charging process. Supercapacitors with a capacity equivalent to battery capacity have the best contribution to system performance. Keywords:Batteries; Off-grid Rooftop PV System; Supercapacitor. AbstrakKeandalan sistem tenaga surya (PLTS) off-grid sangat bergantung pada kinerja baterai. Namun, baterai menunjukkan respons yang terbatas dalam menyuplai beban karena fluktuasi tegangan yang tidak stabil, yang menyebabkan baterai menjadi cepat panas. Sehingga perlu adanya komponen tambahan pada sistem seperti superkapasitor. Superkapasitor adalah perangkat penyimpanan energi dengan daya dan kepadatan energi tinggi, durasi pengisian daya yang singkat, masa pakai yang lama, serta risiko panas yang rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh supercapasitor pada kinerja sistem PLTS off-grid. Penelitian menggunakan data dari spesifikasi sistem PLTS atap off-grid di SMKN 1 Lingsar. Data suhu dan iradiasi diperoleh dari data logger yang terpasang pada sistem. Penelitian merupakan simulasi pada Simulink MATLAB. Beberapa kapasitas supercapasitor dipilih untuk mengetahui perubahan kinerja sistem. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kapasitas superkapasitor berpengaruh signifikan terhadap arus dan tegangan pada baterai. Superkapasitor menunjukkan kemampuan menyerap dan melepaskan arus besar dalam waktu relatif singkat sehingga mempercepat proses pengisian baterai. Superkapasitor berkapasitas setara kapasitas baterai mempunyai konstribusi terbaik pada kinerja sistem.  Kata Kunci:             Baterai, Sistem PV Atap Off-grid, Superkapasitor.
Peran Pembelajaran Kolaboratif dalam Meningkatkan Prestasi Mahasiswa di Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat. Hasan, Riza; Ahkyat, Farthur; Fitrayansyah, Fitrayansyah; Ashwad, Hajar; Masykar, Tanzir
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.186

Abstract

Abstract Collaborative learning is an important approach in improving the quality of vocational higher education in the era of globalization. This study aims to analyze the role of collaborative learning in improving student achievement at the Aceh Barat State Community Academy. Using a descriptive qualitative approach, this research involved in-depth interviews, observations, and documentation studies with student and lecturer participants from three D-II study programs. The results showed effective implementation of Project-Based Learning, Problem-Based Learning, and Team-Based Learning models in different study programs. Collaborative learning is proven to improve academic achievement with an increase in average GPA by 0.35 points and an increase in practical skills by 22%. In addition, there were significant improvements in soft skills: communication (28%), teamwork (35%), and problem solving (31%). The main supporting factors include institutional policy support and lecturer readiness, while the main challenges include time constraints and the diversity of student backgrounds. This study concludes that collaborative learning plays an important role in improving the quality of Community Academy graduates, but requires implementation strategies tailored to the context of vocational education. Keywords:Collaborative Learning; Vocational Education; Student AchievementAbstrakPembelajaran kolaboratif menjadi pendekatan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi vokasi di era globalisasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembelajaran kolaboratif dalam meningkatkan prestasi mahasiswa di Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan partisipan mahasiswa dan dosen dari tiga program studi D-II. Hasil penelitian menunjukkan penerapan efektif model Project-Based Learning, Problem-Based Learning, dan Team-Based Learning pada program studi yang berbeda. Pembelajaran kolaboratif terbukti meningkatkan prestasi akademik dengan kenaikan IPK rata-rata sebesar 0,35 poin dan peningkatan keterampilan praktis sebesar 22%. Selain itu, terjadi peningkatan signifikan dalam soft skills: komunikasi (28%), kerja tim (35%), dan pemecahan masalah (31%). Faktor pendukung utama meliputi dukungan kebijakan institusi dan kesiapan dosen, sementara tantangan utama mencakup keterbatasan waktu dan keragaman latar belakang mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran kolaboratif berperan penting dalam meningkatkan kualitas lulusan Akademi Komunitas, namun memerlukan strategi implementasi yang disesuaikan dengan konteks pendidikan vokasi.
Perbedaan Dimensi Benda Uji Terhadap Kuat Tekan Beton Erliana, Hilma; Yusra, Cut Liliiza; Dwinta, Ade; Hasdanita, Fitry
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.182

Abstract

AbstractConcrete is one of the most widely used construction materials in various types of buildings and infrastructure. One of the critical factors in the quality of concrete is its compressive strength, which is measured through testing using cube- or cylinder-shaped specimens. Although testing standards have been established, the test results between these two specimen shapes often show significant differences. Therefore, this study aims to analyze the influence of specimen dimensions and shapes on the results of concrete compressive strength tests. The research was conducted at the Foundation Construction, Concrete, and Road Paving Laboratory at the Aceh Barat State Community Academy, using materials such as Andalas Portland cement, concrete sand, gravel, and water from the laboratory. The tests were performed according to SNI methods on cube and cylinder specimens at different concrete ages (7, 14, and 28 days). The results showed that the average compressive strength of both cylinder and cube samples increased with the age of the concrete. At 28 days, the average compressive strength of the cylinder was 17.243 MPa, while the cube reached 20.821 MPa. The ratio between the compressive strengths of the cylinder and the cube (f'c/f'ck) ranged from 0.825 to 0.837, indicating that the cylinder's compressive strength was about 83% of the cube's. The difference in compressive strength between the cylinder and cube specimens is influenced by stress distribution during testing, which is affected by the shape and dimensions of the specimens. Meanwhile, the compressive strength ratio between these two specimen shapes remained stable across different concrete ages, suggesting that the difference in specimen shape consistently affects the compressive strength test results.Keywords:  Specimen dimensions, Compressive strength, Cube, Cylinder AbstrakBeton merupakan salah satu bahan konstruksi yang paling sering digunakan dalam berbagai jenis bangunan dan infrastruktur. Salah satu faktor penting dalam kualitas beton adalah kuat tekan, yang diukur melalui pengujian menggunakan benda uji berbentuk kubus atau silindris. Meskipun standar pengujian telah ditetapkan, hasil uji antara kedua bentuk benda uji ini sering menunjukkan perbedaan signifikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi dan bentuk benda uji terhadap hasil pengujian kuat tekan beton. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Konstruksi Pondasi, Beton, dan Pengaspalan Jalan pada Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat, menggunakan material seperti semen Portland Andalas, pasir beton, split, dan air dari laboratorium tersebut. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode SNI untuk benda uji kubus dan silinder pada berbagai usia beton (7, 14, dan 28 hari).  Hasil menunjukkan bahwa kuat tekan rata-rata sampel berbentuk silinder dan kubus meningkat seiring dengan bertambahnya umur beton. Pada umur 28 hari, kuat tekan rata-rata silinder adalah 17,243 MPa, sementara kubus mencapai 20,821 Mpa. Rasio antara kuat tekan silinder dan kubus (f'c/f'ck) berada pada kisaran 0,825 hingga 0,837, menunjukkan bahwa kuat tekan silinder sekitar 83% dari kuat tekan kubus. Perbedaan kuat tekan menunjukkan bahwa antara benda uji silinder dan kubus dipengaruhi oleh distribusi tegangan selama pengujian, yang disebabkan oleh perbedaan bentuk dan dimensi sedangkan Rasio kuat tekan antara kedua bentuk benda uji ini tetap stabil pada berbagai usia beton, menunjukkan bahwa perbedaan bentuk benda uji memberikan pengaruh yang konsisten terhadap hasil uji kuat tekan.Kata Kunci:Dimensi benda uji, Kuat tekan, kubus, silinder 
Analisa Pemanfaatan Daya Generator Set Sebagai Energi Listrik Cadangan Di AKN Aceh Barat Sya'rani Denk, Teuku Mizan; Saputra, Herdian; Firnanda, Ary; Pandria, T. M. Azis; Daili, Cut; Hidayat, Afrilia
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.191

Abstract

AbstractThe quality of electrical energy is a crucial requirement for the Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat. Electrical outages negatively impact performance, as equipment cannot be utilized during these times. A generator set is a machine that produces electrical energy and serves as a backup when the electrical supply from PLN is interrupted. Currently, AKN Aceh Barat has a generator set with a capacity of 7,800 watts, which is insufficient to meet the academy's power demands. The average monthly energy consumption from April to September 2024 is 5,199.83 kWh. To overcome the lack of power from the generator set, priority loads have been designated based on the importance of different rooms that facilitate essential services, ensuring that teaching and learning activities can proceed effectively. The generator's backup energy primarily supports a load of 6,290 watts, reaching an operational loading percentage of 81%. The electrical energy distribution from the generator to these priority rooms is managed through a new installation known as the Automatic Transfer Switch (ATS) panel, which activates automatically when the electrical supply from PLN is disrupted.Keywords:Power; Electrical; Distribution; Generator; EfficiencyAbstrakKualitas energi listrik menjadi kebutuhan utama bagi Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat, pemadaman energi listrik berdampak buruk terhadap kinerja yang disebabkan peralatan tidak dapat digunakan. Generator set adalah mesin generator yang mampu menghasilkan energi listrik yang digunakan sebagai energi cadangan bila suplai energi listrik dari PLN terputus. pada AKN Aceh Barat generator set yang tersedia memiliki daya sebesar 7.800 watt dan tidak mampu memenuhi kebutuhan daya yang diperlukan oleh AKN Aceh Barat, rata-rata pemakaian beban AKN Aceh Barat dari bulan april sampai bulan September tahun 2024 mencapai 5.199,83 kWh per bulanya. Untuk mengatasi kekurangan daya dari generator set sebagai energi cadangan maka dipilih beban prioritas berdasarkan ruang prioritas yang berfungsi untuk pelayanan sehingga kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. besar beban prioritas yang distribusi oleh daya generator sebagai energi cadangan sebesar 6.290 watt dengan persentase pembebanan mencapai 81%. Distribusi energi listrik dari genset ke ruang prioritas sebagai energi cadangan terhubung dengan instalasi baru yaitu panel ATS yang hidup secara automatis bila suplai energi listrik dari PLN terputus.Kata kunci:Daya; Distribusi; Listrik; Generator; Efisiensi 
Evaluasi Penanganan Kerusakan Jalan Akibat Peningkatan Volume Lalu Lintas Pramanda, Heru; Bunyamin, Bunyamin; Idroes, Imransyah; Jefriza, Jefriza; Zdaki, T Muhammad
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.190

Abstract

AbstractThe population and number of vehicles are increasing every year, making road transportation infrastructure crucial. The Twi Slimeng - Empee Bata road, located in Blang Bintang, Aceh Besar Regency, connects several villages in the district to urban areas. The road is 2,110 km long and 3.5 meters wide, with a flexible pavement type. Due to the rising vehicle volume, the road has suffered serious damage, especially posing a high risk to motorcyclists' safety. The research aims to upgrade and rehabilitate the road from class III to class II and widen it to improve safety and comfort for road users. The 2018 Bina Marga method (Revision 02) No.16.1/SE/Db/2020 is used for this research. The findings indicate various types of damage along the road, including patches (1.94%), crocodile cracks (4.50%), longitudinal cracks (1.61%), grain release (2.03%), roughness (0.47%), and potholes (4.97%). The research recommends implementing a regular maintenance program to address road damage and enhance the safety and comfort of road users. Abstrak Pertumbuhan populasi dan jumlah kendaraan semakin meningkat setiap tahun sehingga infrastruktur transportasi jalan menjadi hal yang sangat krusial. Jalan Twi Slimeng - Empee Bata, Kec. Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar merupakan jalan yang menghubungkan beberapa desa di Kec. Blang Bintang menuju perkotaan. Jalan ini memiliki tipe perkerasan lentur dengan panjang jalan 2,110 km dan lebar jalan 3,5 meter. Jalan ini mengalami kerusakan serius akibat peningkatan volume kendaraan, yang berisiko tinggi bagi keselamatan pengendara sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk peningkatan/rehabilitasi kelas jalan yang diakibatkan oleh meningkatnya volume kendaran di jalan Twi Slimeng - Empee Bata. Untuk mengatasi masalah tersebut, akan direncanakan peningkatan dan rehabilitasi jalan Twi Slimeng - Empee Bata dari kelas III ke kelas II, serta pelebaran jalan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Metode penelitian ini menggunakan metode Bina Marga tahun 2018 (Revisi 02) No.16.1/SE/Db/2020. Hasil dari penelitian ini meliputi jalan Twi Slimeng - Empee Bata mempunyai beberapa jenis kerusakan yaitu tambalan (1,94%), retak buaya (4,50%), retak memanjang (1,61%), pelepasan butir (2,03%), rough (0,47%) dan lubang (4,97%) di sepanjang ruas jalan. Hasil penelitian merekomendasikan program pemeliharaan berkala untuk menangani kerusakan jalan dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan pengguna jalan.
Pengaruh Penggunaan Teknologi ChatGPT Terhadap Kualitas Tugas Siswa Kelas X Di SMA Gorontalo Novian, Dian; A., Hermila; Sudirman, Randi
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.178

Abstract

AbstractThe popularity of AI technology in learning has increased significantly. One example is ChatGPT, an AI model developed by OpenAI using the ‘Generative Pre-trained Transformer’ (GPT) architecture to automatically generate conversational text. This study aims to evaluate the contribution of artificial intelligence (AI) technology, specifically ChatGPT, in improving the quality of student assignments. Using a causality method with a quantitative approach, this study involved 81 grade X students at SMA Negeri 1 Gorontalo. The research was conducted through four main stages, namely preliminary studies, data collection, data analysis, and report writing. Based on the validity test with a sample of N=35 at the 5% significance level, the variabel X statement instrument was declared valid. Meanwhile, the reliability test showed a Cronbach's Alpha value of 0.759, which means that the indicators of student assignment quality were declared reliable. The results of the simple regression analysis revealed that the tcount of 1.770 was greater than the ttable of 1.994 at the 5% significance level, so Ha was accepted and Ho was rejected. Thus, there is a significant effect of using AI ChatGPT technology on improving the quality of student assignments, indicating that this AI contributes effectively to the learning process.Keywords:AI Technology; ChatGPT; Student assignments AbstrakPopularitas teknologi AI dalam pembelajaran menunjukkan peningkatan signifikan. Salah satu contohnya adalah ChatGPT, model AI yang dikembangkan oleh OpenAI dengan menggunakan arsitektur "GenerativePre-trainedTransformer" (GPT) untuk menghasilkan teks percakapan secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kontribusi teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya ChatGPT, dalam meningkatkan kualitas tugas siswa. Menggunakan metode kausalitas dengan pendekatan kuantitatif, studi ini melibatkan 81 siswa kelas X di SMA Negeri 1 Gorontalo. Penelitian dilakukan melalui empat tahapan utama, yakni studi pendahuluan, pengambilan data, analisis data, dan penulisan laporan. Berdasarkan uji validitas dengan sampel N=35 pada tingkat signifikansi 5%, instrumen pernyataan variabel X dinyatakan valid. Sementara itu, uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,759, yang berarti indikator kualitas tugas siswa dinyatakan reliabel. Hasil analisis regresi sederhana mengungkapkan bahwa thitung sebesar 1,770 lebih besar dari ttabel sebesar 1,994 pada taraf signifikansi 5%, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, ada pengaruh signifikan dari penggunaan teknologi AI ChatGPT terhadap peningkatan kualitas tugas siswa, menunjukkan bahwa AI ini berkontribusi efektif dalam proses pembelajaran.Kata Kunci:      Teknologi Ai; ChatGPT; Tugas siswa
Desain Rusunawa Meulaboh Smart Building (MSB) Menggunakan Special Moment Resisting Frame System (SMRFS) Rahman, Aulia; Opirina, Lissa; Agusmaniza, Roni; Zulfrizal, M.
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.189

Abstract

AbstractThe earthquake that hit Aceh on December 26, 2004 caused severe damage to various facilities, physical infrastructure, including buildings. To overcome damage to buildings due to earthquakes, it is by designing building structures using the Special Moment Resisting Frame System (SMRFS). The purpose of this study is to determine the dimensions of effective cross-section, repetition and structural performance against earthquake loads using SMRFS. The analysis method in this study uses  ETABS V.21 Software to determine the capacity of the building after using the Special Moment Resisting Frame System (SMRFS), planning is carried out in the city of Meulaboh where the SDS value is 0.8910 and SD1 0.6800 are included in the seismic design category D. The results of the analysis show that the cross-sectional dimensions of the structure have met the cross-sectional criteria for SMRFS, the requirements of strong columns are met. The inter-floor gap is smaller than the permit intersection, the largest intersection on the 7th floor with a ∆ value of 43.9140 mm is smaller than ∆a 88 mm. The repetition ratio of beams, columns and plates meets the repetition requirements for which ρbeam has been obtained. Based on the results obtained, the dimensions of the structural components are included in the most effective, namely the size of B1 600/400 mm, B2 600/350 mm, K1 500/450 mm, plate 150 mm and plate 120 mm because the fundamental period includes the maximum where T = 0.8150 seconds does not cross the lower limit Ta (min) = 0.8291 seconds and the upper limit Ta (max) = 1.1607 seconds. By complying with the shear capacity (VT) design requirements, the columns and beams are designed to reduce shear forces due to earthquakes. The dimensions of the structural components of each floor must also conform to the design criteria of reinforced concrete, and the nominal shear capacity (VT) must be greater than the force acting on the columns and beams (V). AbstrakGempa bumi yang melanda Aceh pada 26 desember 2004 menyebabkan kerusakan parah pada berbagai sarana, prasarana fisik, termasuk bangunan. Untuk mengatasi kerusakan pada bangunan akibat gempa yaitu dengan mendesain struktur bangunan menggunakan Special Moment Resisting Frame System (SMRFS). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dimensi penampang efektif, penulangan dan kinerja struktur terhadap beban gempa yang menggunakan SMRFS. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan Software ETABS V.21 untuk mengetahui kapasitas gedung setelah digunakan Special Moment Resisting Frame System (SMRFS), perencanaan dilakukan dikota meulaboh dimana nilai SDS 0.8910 dan SD1 0.6800 termasuk kategori desain seismik D. Hasil analisis menunjukkan dimensi penampang struktur memenuhi kriteria penampang untuk SMRFS, syarat kolom kuat terpenuhi. Simpangan antar lantai lebih kecil dari simpangan izin, simpangan paling besar di lantai 7 yaitu ∆ 43.9140 mm lebih kecil dari ∆a 88 mm. Nilai rasio penulangan balok, kolom dan plat memenuhi syarat penulangan dimana ρbalok dibawah ρbalok ijin. Berdasarkan hasil diperoleh dimensi bagian struktur sudah termasuk yang paling efektif yaitu ukuran B1 400/600 mm, B2 350/600 mm, K1 450/500 mm, plat 150 mm dan plat 120 mm disebabkan oleh periode fundamental paling besar T = 0.8150 detik tidak melewati batas bawah Ta (min) = 0.8291 detik dan batas atas Ta (max) = 1.1607 detik. Struktur mematuhi syarat desain kapasitas geser (VT), kolom dan balok yang didesain dapat mengurangi gaya geser akibat gempa. Dimensi komponen struktur setiap lantai juga harus sesuai kriteria desain beton bertulang, dan kapasitas geser nominal (VT) harus lebih besar dari gaya yang bekerja pada kolom dan balok (V).
Sistem Pendukung Keputusan Rating Mitra Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Astrianda, Nica; Away, Asmaul Husna; Suryadi, Suryadi
VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal Vol 6, No 1 (2024): October
Publisher : Akademi Komunitas Negeri Aceh Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38038/vocatech.v6i1.188

Abstract

AbstractStatistics Indonesia (BPS) is a non-ministerial government responsible for ensuring the availability of data for use by the government and the public. The data collection process at BPS is conducted through various methods, including surveys, which require substantial manpower. Therefore, BPS employs partners for the data collection process. Partners are recruited through the Sobat BPS application; however, there is often no assessment of these partners within the application, making it difficult for BPS to select high-performing partners. This issue allows for the potential re-selection of irresponsible partners. This study successfully designed and implemented an effective decision support system for evaluating BPS partners using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The evaluation results show that this system not only provides accurate and objective assessments but also improves the efficiency of the partner selection process. With 100% accuracy in testing, this system can be adopted as a new standard to ensure that selected partners perform well, thereby supporting BPS in carrying out its duties more effectively and responsibly in the future.AbstrakBadan Pusat Statistik (BPS) merupakan lembaga pemerintah nonkementerian yang bertugas menjamin ketersediaan data untuk digunakan oleh pemerintah dan masyarakat. Proses pengumpulan data di BPS dilakukan melalui berbagai metode, termasuk survei, yang membutuhkan tenaga lebih besar. Oleh karena itu, BPS menggunakan jasa mitra untuk proses pendataan. Mitra direkrut melalui aplikasi Sobat BPS, namun seringkali tidak ada penilaian terhadap mitra pada aplikasi tersebut, menyulitkan BPS dalam menyeleksi mitra berkinerja baik. Masalah ini menyebabkan mitra yang tidak bertanggung jawab dapat terpilih Kembali. Penelitian ini merancang "Sistem Pendukung Keputusan Rating Mitra Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Barat Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW)" untuk menyeleksi mitra berkinerja baik atau buruk agar tidak terulang pada pekerjaan selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini menghasilkan keputusan yang akurat, cepat, objektif, dan dapat menjadi standar baru bagi BPS dalam menyeleksi mitra berkinerja baik. Pengujian perhitungan pada sistem sesuai dengan perhitungan manual menggunakan metode SAW menunjukkan akurasi sebesar 100%.

Page 8 of 11 | Total Record : 102