cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Optimasi Enzim Isolat Bakteri Endofitik EUA-136 dari Sonneratia Sp. Penghasil Protease Agustien, Anthoni; Dwitaviani, Rima; Marlida, Yetti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9405

Abstract

Enzim protease memiliki kemampuan untuk memecah protein menjadi oligopeptida dan asam amino. Enzim yang dihasilkan oleh bakteri endofitik dapat diproduksi dalam skala besar tanpa perlu merusak atau menebang tanaman inangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu, pH, dan waktu inkubasi optimum terhadap isolat bakteri endofitik EUA-136 dalam meningkatkan aktivitas enzim protease. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan Response Surface Methodology (RSM) tipe rancangan Central Composite Design (CCD) pada software Design Expert 13. Hasil dari penelitian ini didapatkan aktivitas protease dari isolat bakteri endofitik EUA-136 optimum pada suhu 30 ºC, pH 8 dalam waktu inkubasi 15 menit. Keywords: optimasi, protease, bakteri endofitik, response surface methodology
Kandungan Fenol Pada Cascara Kopi Produksi Home Industri di Karo Prasetyo, Healthy Aldriany; Winardi, Rafael Remit
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9633

Abstract

Cascara is made from coffee skins and is starting to be known as a health drink. There are four varieties of coffee cultivated in Karo and the skins are used as Cascara. The aim of this research was to determine the phenol levels associated with the properties of Cascara originating from varieties cultivated in Karo. The method to obtain the phenol content in Cascara uses maceration using 85% methanol on dry Cascara. The research results show that Cascara which comes from Andungsari coffee skins has the highest phenol content, namely 8.0952 mg GAE/g and the lowest in Cascara Siagarrutang at 5.1515 mg GAE/g. 
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi Menggunakan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Sistem Gerak Zahra, Latifa; Dewi, Asih Fitriana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8600

Abstract

Penelitian  dilaksanakan berdasarkan  permasalahan yaitu hasil belajar yang rendah di tempat penelitian. Hasil belajar rendah karena variasi metode pembelajaran yang kurang beragam. Ditambah lagi, ada banyak gaya belajar yang berbeda. Hasil pra survey menunjukkan bahwa 75% siswa memiliki gaya belajar visual, 10,8% memiliki gaya belajar auditori, dan 14,2% memiliki gaya belajar kinestetik. Tujuan penelitian  adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran berdiferensiasi dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar materi sistem gerak. Jenis penelitian yakni penelitian tindakan kelas. Penelitian berlokasi di SMA Negeri 1 Kibang Lampung Timur, dimana 28 siswa kelas XI Mipa 3 terlibat. Hasil observasi dan tes adalah sumber data penelitian. Metode analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis data tersebut. Indikator keberhasilan studi ini sebesar 80%. Dalam siklus pertama menunjukan hasil belajar siswa meningkat sebesar 57,14%, dan dalam siklus kedua, persentase siswa yang lulus mencapai 100%. Peningkatan sebesar 42,8% dari siklus pertama ke siklus kedua. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan model Problem Based Learning pada materi sistem gerak dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Potensi Budidaya Bawang Merah Organik Dan Produksi Benih Di Kabupaten Tapanuli Selatan Adelina, Rasmita; Harahap, Sriwinaty; Nasution, Zakia; Lubis, Erwin Syah; Sipahutar, Asrul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8889

Abstract

Bimbingan Teknis Tematik Food state Pertanian terpadu adalah kegiatan kolaborasi yang senantiasa berlanjut dan berkesinambungan antara tim pengabdian masyarakat Universitas Graha Nusantara Prodi Magister Agroteknologi dan Fakultas Pertanian dengan Dinas Pertanian Kab.Tapanuli Selatan. Saat ini topik bimbingan teknis yang dicanangkan  adalah Potensi  Budidaya Bawang Merah Organik dan  Produksi Benih di Kabupaten Tapanuli Selatan.   Peserta bimtek adalah para penyuluh pertanian lapangan (PPL)  dan kelompok – kelomok  tani yang telah terbentuk pada masing-masing kecamatan.    Kegiatan bimtek ini, bersifat edukasi dengan tujuan untuk membekali  para tenaga PPL dan petani yang tergabung dalam kelompok -kelompok tani tentang perlunya pengembangan potensi budidaya tanaman bawang merah secara organik dan bertujuan untuk produksi benih. Dikarenakan selama ini, budidaya bawang merah yang telah dilakukan bertujuan untuk konsumsi dan produksi benih berupa umbi bawang merah.  Topik ini tentunya sejalan dengan pentingnya solusi bagi petani dalam menghadapi  kelangkaan dan mahalnya pupuk anorganik sampai saat ini.  Selain itu dalam rangka pencapaian pertanian yang berkelanjutan salah satunya adalah dengan menggalakkan pertanian organik.  Budidaya bawang merah yang bertujuan untuk produksi benih, juga menjadi salah satu alternatif bagi petani unutk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, sehingga akan bisa meningkatkan taraf hidup para petani bawang merah di Kabupaten Tapanuli Selatan. Teknik pelaksanaan bimtek ini, dilakukan secara langsung oleh Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Graha Nusantara sebagai narasumber dan didampingi oleh tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan. Lokasi pelaksanaan bimtek di kecamatan tang berada di bawah naungan Kabupaten Tapanuli Selatan seperti Kec. Angkola Timur, Sipirok, Arse dan lainnya
Penanda Infeksi Pada Pemeriksaan Darah Rutin Syafina, Ikhfana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9802

Abstract

Penyakit infeksi adalah gangguan yang disebabkan oleh organisme, biasanya dalam ukuran mikroskopis, seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit yang ditularkan, langsung atau tidak langsung, dari satu orang ke orang lain. Manusia juga dapat terinfeksi setelah terpapar dengan hewan yang terinfeksi yang memiliki organisme patogen yang mampu menginfeksi manusia. Tubuh manusia selalu terpapar terhadap bakteri, virus, parasit dan jamur. Dimana banyak dari agen infeksius ini dapat menimbulkan gangguan fungsi fisiologis dan penyakit. Pemeriksaan darah merupakan pemeriksaan laboratorium yang cepat, simpel dan efektif dalam menilai respon terhadap infeksi. Pemeriksaan darah terdiri dari leukosit, eritrosit, hemoglobin, hematokrit, indeks eritrosit dan trombosit dimana pemeriksaan leukosit ditambah leukosit diferensial. Parameter laboratorium reaktan fase akut yang lazim diperiksa, yaitu laju endap darah (LED), C-Reactive Protein (CRP), dan procalcitonin (PCT).
Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Film Tarung Sarung Ramadani, Soliha; Bukhori, Imam; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9244

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai Pendidikan Agama Islam pada film Tarung Sarung yang mana sumber data penelitian tersebut ialah dari film tarung sarung yang memiliki durasi 1 jam 55 menit diproduksikan oleh starvision. Metode penelitian yang diambil adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data, menganalisis data dan mendeskripsikan data. Teknik analisis data yang digunakan adalah menonton film berulang-ulang, menghayati, memahami, mengumpulkan data, menelaah data, mendeskripsikan lalu menyimpulkan data yang telah didapat. Film yang berjudul tarung sarung ini menceritakan sebuah drama religi yang mengisahkan seorang anak yang bernama Deni Ruso (Panji Zoni) yang lahir dari keluarga terkaya di Indonesia, yang beranggapan uang harta sebagai segalanya bahkan ia sampai kehilangan kepercayaan kepada Tuhan karna dia berfikir secara logis akal sendiri lebih percaya dengan uang atas dasar kebahagian dunia. Tarung Sarung adalah sebuah tradisi olah raga yang terdapat di daerah Makassar yang bersuku bugis. Gerakan olahraga Tarung Sarung ini terdapat dua orang didalam sarung yang bertarung seperti pancak silat pada umumnya. Dalam film tersebut terdapat nilai-nilai pendidikan agama islam yang dapat menarik untuk dijadikan judul tersebut. Film adalah media audio visual yang digunakan untuk menyampaikan pesan kepada sekelompok orang yang berkumpul di suatu tempat. Karena sifatnya yang audio visual, film juga dianggap sebagai alat yang efektif untuk berkomunikasi dengan populasi yang ditargetkan. Ketika menonton film, penonton merasa seperti mereka dapat memasuki ruang dan waktu yang dapat menceritakan kehidupan dan bahkan mempengaruhi mereka
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Primigravida Tentang Persiapan Persalinan Di RS Tentara TK IV 01.07.02 Binjai Ginting, Marlianna; Nurleli, Nurleli
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.8395

Abstract

Ibu Primigravida adalah seseorang wanita yang pertama kali hamil. Arti hamil atau kehamilan adalah suatu keadaan dalam seseorang wanita yang berjumpanya sperma dengan sel telur (pembuahan). Sedangkan tentang persiapan persalinan merupakan kehadiran seorang anak yang menjadi periode penting dalam keluarga.  Dengan dasar diatas peneliti ingin mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu primigravida tentang persiapan persalinan di RS Tentara TK IV 01.07.02 Binjai. Desain penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat atau deskripsi tentang suatu keadaan secara objektif. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 14 orang dan tehknik pengambilan sampel ini dengan cara “total sampling” yaitu tehnik penetapan sampel dengan mengambil seluruh jumlah populasi yang ada.Sampel dalam penelitian ini adalah ibu primigravida. Pengumpulan data di lakukan pada bulan April s/d Mei . Dengan menggunakan koesioner data demografi dan koesioner Faktor-faktor menggunakan rumus statistik menurut sudjana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi ibu primigravida tentang persiapan persalinan adalah persiapan fisik, persiapan spiritual, persiapan biaya, persiapan tempat persalinan yang di lihat dari 14 responden yang berpengaruh sebanyak 12 orang (85,7%), sedangkan yang menjawab tidak berpengaruh sebanyak 2 orang (14,3%).
Analisis Literasi Sains Pada Buku Teks Biologi Kelas XI SMA Materi Sistem Pernapasan di Kecamatan Sawit Seberang Kirana, Fira; Manalu, Kartika; Rohani, Rohani
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi sains pada buku teks Biologi berdasarkan dimensi literasi sains yaitu: sains sebagai batang tubuh pengetahuan, sains sebagai cara untuk menyelidiki, sains sebagai cara untuk berfikir, sains dan interaksinya dengan, teknologi, dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode analisis isi atau dokumen (content or document analysis). Hasil penelitian pada kedua buku mempunyai persentase tertinggi pada dimensi literasi sains sebagai batang tubuh pengetahuan berjumlah 57.5% dan buku II berjumlah 56.66%, dimensi sains sebagai cara berpikir buku I memiliki persentase berjumlah 35% dan buku II berjumlah 27.5%, dimensi sains sebagai jalan investigasi buku I menunjukkan persentase berjumlah 32,5% dan buku II berjumlah 30,83% serta memiliki persentase terendah pada dimensi sains dan interaksinya dengan teknologi dan masyarakat, pada buku I berjumlah 30% dan di buku II yaitu 27,5%. Jadi disimpulkan bahwasanya tingkat literasi sains pada buku teks pelajaran biologi SMA Kelas XI materi sistem pernapasan yang digunakan di Kecamatan Sawit Seberang cukup baik sesuai dengan kriteria penilaian.
Pengaruh Pemberian Pupuk PhotosyntheticBacteria (PSB) Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Varietas Yuvita F1 Dewi, Tiara; Rahmadina, Rahmadina; Idami, Zahratul
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8636

Abstract

Indonesia memiliki berbagai varietas terong, baik varietas unggul yang dikembangkan oleh produsen benih maupun lokal oleh petani. Salah satu varietas unggul yaitu Solanum melongena L. Var. Yuvita Fl dengan keunggulan tahan akan serangan hama dan penyakit. Terong ungu dalam berbuah tergantung interaksi tumbuh pada tanaman maupun lingkungan. Terdapat beberapa kendala dalam pertumbuhan dan produksi terong ungu yaitu faktor biotik yang disebabkan oleh serangan hama dan patogen serta abiotik yang disebabkan oleh suhu, lingkungan dan perubahan iklim. Salah satu bentuk pemeliharaan adalah dengan memberikan pupuk photosynthetic bacteria (PSB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk photosynthetic bacteria (PSB) terhadap pertumbuhan vegetatif tanaman Terong ungu Hibrida F1 dan konsentrasi yang efektif bagi pertumbuhan tanaman terong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berupa eksperimen. Pengambilan data menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial, yaitu konsentrasi (P0 : Kontrol, P1 : Pemberian PSB 5 ml/1 liter air, P2 : Pemberian PSB 10 ml/1 liter air, P3 : Pemberian PSB 15 ml/1 liter air, P4 : Pemberian PSB 20 ml/1 liter air). Berdasarkan Hasil penelitian, Pemberian pupuk photosynthetic bacteria (PSB) memiliki pengaruh berbeda nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, kadar klorofil, jumlah bunga dan laju pertumbuhan relatif. Konsentrasi yang efektif dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, jumlah bunga dan laju pertumbuhan relatif adalah P2. Namun kadar klorofil konsentrasi paling baik adalah P4
Aneka Olahan Ubi Singkong (Manihot utilissima Pohl.) Sebagai Ketahanan Pangan Lokal-Sebuah Kajian Pustaka Fitriani, Aisah; Silvia, Ridha; Putri, Rini Asnontia Mega; Wakhidah, Anisatu Z
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9204

Abstract

Singkong merupakan salah satu sumber karbohidrat lokal di Indonesia yang menduduki peringkat ketiga setelah beras dan jagung, oleh karena itu singkong merupakan sumber ketahanan pangan lokal yang efektif. Namun, pengolahan ubi kayu seringkali terbatas pada produk tradisional, banyak potensi inovasi dalam pengolahan ubi kayu yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat akan inovasi olahan umbi singkong untuk ketahanan pangan lokal, keanekaragaman pengolahan dan untuk mengetahui manfaat dan kandungan nutrisi yang terdapat pada tanaman singkong. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dari tahun 2012 hingga 2023. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari tinjauan pustaka, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat di setiap daerah masih kurang dalam mengembangkan umbi singkong menjadi makanan yang lebih bervariasi. Berbagai olahan kentang singkong terbagi menjadi dua jenis, tradisional dan modern. Ada banyak manfaat dan kandungan gizi kentang singkong, seperti karbohidrat, lemak, protein, pektin, kalsium, kalori dan serat kasar.

Page 55 of 161 | Total Record : 1602