cover
Contact Name
Mustakim Sagita
Contact Email
mustakim_sagita@unigha.ac.id
Phone
+6281360046356
Journal Mail Official
lppm@unigha.ac.id
Editorial Address
Gle Gapui-Sigli, Kabupaten Pidie
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora Sigli
ISSN : 26153688     EISSN : 27160270     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Sosial dan Humaniora Sigli, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan, keguruan, hukum, administrasi negara dan ilmu Sosial lainnya diterbitkan secara berkala 6 bulanan. JSH diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur dengan dua nomor dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
ANALISIS FRAMING HARIAN REPUBLIKA DAN MEDIA INDONESIA PADA ISU PERMENDIKBUDRISTEK 30/2021 09-11 NOVEMBER 2021 Urfan, Noveri Faikar; Setyawan, Andika Bagus
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.1579

Abstract

Peraturan mendikbudristek 30/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, menimbulkan pro dan kontra di media massa, khususnya di harian Republika dan Media Indonesia. Republika khawatir jika Permendikbudristek 30/2021, akan melegalkan seks bebas. Sementara Media Indonesia, menuntut agar peraturan itu segera diimplementasikan. Republika yang merepresentasikan pembaca Islam menganggap bahwa jika peraturan tersebut disahkan, maka hubungan seksual di luar pernikahan akan dilegalkan asal berdasarkan kesepakatan. Sementara Media Indonesia yang pemiliknya tergabung dalam koalisi pemerintah, menganggap bahwa peraturan tersebut penting untuk diimplementasikan agar para korban pelecehan seksual di kampus segera bisa mendapatkan perlindungan. Penelitian ini mencari bagaimana pembingkaian (framing) kedua media ini dalam memberitakan isu Permendikbudristek 30/2021. Dengan analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald Kosicki, yang berfokus pada empat struktur (sintaksis, skrip, tematik, retoris), ditemukan bahwa: Republika memprioritaskan pendapat-pendapat yang kontra terhadap dalam menyusun berita. Sementara sebaliknya, Media Indonesia menonjolkan pendapat-pendapat dari pihak yang pro peraturan.Kata kunci: Permendikbudristek 30/2021, Analisis Framing, Republika, Media Indonesia
TINJAUAN YURIDIS HAK ATAS MEREK SEBAGAI HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL Rahaditya, R.; Goldwen, Filshella; Fernandha, Rizqy Dini; Octavia S, Christine; Aryadi, Arsha Medina; Rahmasari, Lisa
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.2040

Abstract

Makalah ini menganalisis peran merek dalam Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta implikasinya dalam bisnis dan persaingan usaha. Penelitian menegaskan bahwa merek memiliki fungsi penting sebagai tanda pengenal produk atau jasa, mempromosikan usaha, dan membedakan produk serupa. Regulasi tentang merek diatur dalam UU Merek, dengan fokus pada perbedaan produk dan perlindungan hukum terhadap merek. Pendaftaran merek dilakukan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk memperoleh perlindungan hukum. Prinsip pendaftaran pertama ("first to file") memberi keunggulan kepada pendaftar pertama. Makalah ini juga membahas pembatalan dan penghapusan merek serta perlindungan hukum terhadap pemilik merek yang meliputi hak eksklusif dan perpanjangan perlindungan merek selama 10 tahun dengan opsi perpanjangan yang dapat dilakukan oleh pemilik atau kuasanya. Penegakan hukum merek melalui pengadilan menjadi tanggung jawab negara jika terjadi pelanggaran terhadap merek yang terdaftar.Kata kunci: Hak Kekayaan Intelektual, Merek, Perlindungan Merek.
Studi Analisis Kenakalan Remaja Di Kampung Salahaur Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak Gulantir, Robby Sofian; Lestari, Ria Yuni; Nida, Qotrun
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2172

Abstract

Tingkat kenakalan remaja yang terjadi di Kampung Salahaur menjadi salah satu yang tertinggi di Kecamatan Rangkasbitung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis kenakalan remaja apa saja yang dilakukan di Kampung Salahaur, mengetahui peran keluarga dan organisasi kepemudaan dalam menanggulangi kenakalan remaja.  Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan jenis kenakalan yang terjadi yaitu jenis kenakalan biasa, sedang, dan khusus. Terjadinya kenakalan remaja disebabkan faktor internal dan eksternal. Upaya yang dilakukan orang tua dan organisasi kepemudaan di Kampung Salahaur dalam menanggulangi kenakalan remaja yaitu tindakan preventif dan kuartif. Tindakan preventif yang dilakukan orang tua melakukan komunikasi yang baik kepada anak ketika sedang berada dalam situasi tertentu. Tindakan kuartif yang dilakukan menasehati, menegur, dan memberikan sanksi. Tindakan preventif organisasi kepemudaan lakukan dalam bentuk kegiatan agamis dan olahraga. Tindakan kuartif yang dilakukan ialah sosialisasi menyibukan remaja dengan beragam kegiatan bersifat positif dan membangun kepribadian kearah yang lebih baik. Kata kunci: Kenakalan Remaja, Remaja, Orang Tua, Organisasi Kepemudaan 
UPAYA DINAS SOSIAL KABUPATEN SIDOARJO DALAM MENUNJANG KEBERHASILAN PROGRAM REHABILITASI SOSIAL BAGI PENYANDANG DISABILITAS Terru, Idyawati; Kurniawan, Bagus Ananda; Ismail, Ismail
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.1639

Abstract

Penyandang disabilitas termasuk ke dalam Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) karena keterbatasan yang dimilikinya menimbulkan masalah sosial sehingga penyandang disabilitas tidak dapat melaksanakan fungsi dan pengalaman sosial kesulitan dalam memenuhi hidup harian. Rehabilitasi sosial sendiri merupakan suatu proses yang ditujukan kepada seseorang yang tidak cacat fisik dan mental, tetapi juga orang dengan fungsi mental yang terbatas. Karena keadaan sosial, karena kepuasan atau kebutuhan, mereka terkait satu sama lain dalam komunitas tertentu. Rehabilitasi sosial sering disebut sebagai psikolog rehabilitasi yang dimana fungsi dan tujuannya sama yaitu perkembangan psikologi yang memberikan layanan kepada orang-orang yang membutuhkan bantuan kembali normal untuk perkembangan sosial dan dukungan advokasi di tengah tengah masyarakat saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo dalam menunjang keberhasilan program rehabilitasi sosial bagi penyandnag disabilitas. Karena di Kota Sidoarjo ini masih tinggi penyandang disabilitas yang memperlukan bantuan atau pun rehabilitasi sosial, maka dengan itu beberapa upaya yang di lakukan Dinas Sosial kabupaten Sidoarjo yang bertujuan untuk memberikan bantuan dan pembinaan dengan program rehabilitasi sosial agar para penyandang disabilitas tidak merasa takut akan hal yang tidak bisa mereka lakukan sehari hari karena keterbatasan fisik yang dimiliki, adapun bantuan yang memang di prioritaskan bagi penyandang disabilitas yang benar benar membutuhkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan mendapatkan sumber data melalui wawancara dan dokumentasi.Kata Kunci : Upaya , Rehabilitasi sosial, Penyandang disabilitas
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN PROMOSI JABATAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. GLOBAL JET CARGO SURABAYA Aoliya, Muhammad Aan
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 6, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v6i2.1957

Abstract

 This study aims to determine the simultaneous effect and partial work ability of employees which include leadership style, promotion on employee performance at PT Global Jet Cargo Surabaya and determine the leadership style variable that has a dominant influence on employee performance at PT Global Jet Cargo Surabaya. The sample in this study were employees at PT Global Jet Cargo Surabaya, namely 98 employees. This type of research is explanatory research (explanation), that is, if the data is the same, the researcher explains the causal relationship between variables through hypothesis testing. The sampling technique used in this study is non-probability sampling, namely the entire population is used as the research sample. Data analysis using the F test and t test. The conclusion from the research results can be seen that there is influence of leadership style and promotion both simultaneously and partially on the performance of employees at PT Global Jet Cargo. Leadership style variable has a dominant influence on employee performance at PT Global Jet Cargo.Keywords: leadership style, promotion employee performance
STRATEGI KELEMBAGAAN KABUPATEN SUMENEP DALAM PENANGANAN STUNTING PADA ANAK BALITA DI WILAYAH DESA LEGUNG BARAT Sari, Junyka Nurnilam; Mulyaningsih, Hetty; Purwanto, Edy
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2083

Abstract

Stunting pada anak balita adalah masalah kesehatan masyarakat yang serius di banyak negara, termasuk Indonesia. Kabupaten Sumenep, yang terletak di Pulau Madura, Jawa Timur, juga memiliki kasus stunting yang signifikan pada anak balita, termasuk di wilayah Desa Legung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis strategi kelembagaan yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam upaya penanganan stunting pada anak balita di wilayah Desa Legung Barat. Penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian diketahui bahwa lembaga atau stakeholder yang ada di Kabupaten Sumenep seperti Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, hingga Posyandu sangat mengusahakan adanya penurunan stunting dengan memaksimalkan seluruh strategi dan kinerja programnya.Kata kunci: Kelembagaan, Balita Stunting, Strategi, Penanganan.
TINJAUAN YURIDIS BATAS USIA CAKAP DALAM HUKUM PIDANA MENURUT KUHPIDANA DAN HUKUM POSITIF LAINNYA DI INDONESIA Sahbudi, Sahbudi; Lubis, Malik Ahmad; Purba, Nelvitia
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2383

Abstract

Seorang anak yang dianggap belum dewasa atau belum memenuhi kriteria batas usia yang sah, kemudian melakukan suatu perbuatan seperti mencuri, melakukan penganiayaan, dan sebagainya dipandang sebagai suatu pelanggaran hukum dan tidak dapat dianggap sebagai tindak pidana. Tidak adanya keseragaman batasan usia dewasa atau batasan usia anak dalam berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia seringkali menimbulkan pertanyaan mengenai batasan mana yang sebaiknya digunakan. Terlepas dari itu, penentuan batas usia minimal anak dapat melakukan perbuatan hukum harus memiliki kepastian dan jaminan hukum agar setiap perbuatan yang dilakukannya sah di mata hukum. Permasalahan yang dibahas adalah: Bagaimana pengaturan batas usia cakap hukum dalam perspektif hukum pidana di Indonesia dan bagaimana perbandingan batas usia cakap hukum dalam hukum pidana di Indonesia?
DISPARITAS SOSIOKULTURAL LEMBAGA TUHA PEUT DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM KONSEPSI NEGARA KESATUAN Sani, Abdullah; Al-Qardhawy, M. Yusuf
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2601

Abstract

This research aims to identify the authorities possessed by Tuha Peut and the Village Consultative Body (BPD) as well as the disparities between the two in the concept of a unitary state. This research uses a qualitative method in the form of legal norms as a legal basis which is normative juridical in nature. There are three main things that are the focus of this research, first regarding the authority possessed by Tuha Peut in Aceh as mandated in Aceh Qanun Number 10 of 2008 concerning Traditional Institutions, second regarding the authority possessed by BPD as regulated in Law Number 6 of 2014 regarding Villages and other legal norms, and third regarding the quite significant disparity between Tuha Peut and BPD. The research results show that: first, there are several disparities in authority and treatment between the Tuha Peut institution in Aceh and the BPD in other provinces in Indonesia. Some of the disparities that are quite significant include Tuha Peut being found in the gampong and at the residential level, while the BPD is only found at the gampong level. Another disparity regarding term of service, Tuha Peut is only 6 years, while BPD is 8 years. Tuha Peut does not get post-service benefits, while BPD does. Another thing is that the BPD does not have the authority to impose sanctions to remove perpetrators of violations of customs and customary law from the gampong, while Tuha Peut does.Keywords : Authority, Tuha Peuet, Village Consultative Body, Disparity, and, Sociocultural
ANALISIS PERLAKUAN AKUNTANSI ASET TETAP DALAM LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH KABUPATEN SINJAI Muhdsan, Mudhi'ah; Dunakhir, Samirah; Tikollah, M Ridwan
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2369

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian penerapan akuntansi aset tetap dengan standar yang berlaku, yang diterapkan pada Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sinjai. Akuntansi aset tetap yang dimaksud meliputi pengakuan, pengukuran, pengeluaran setelah perolehan, pengungkapan, penghentian dan pelepasan, serta penghapusan aset tetap. Standar yang berlaku yang dimaksud dalam penelitian ini adalah Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual Nomor 07 tentang akuntansi aset tetap, yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah nomot 71 tahun 2010.Teknik pengumpulan data yang digunakan Dokumentasi yang didukung dengan wawancara. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan akuntansi aset tetap Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sinjai belum sepenuhnya dijalankan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Adapun perlakuan akuntansi aset tetap yang telah dijalankan yaitu pengukuran, pengeluaran setelah perolehan, penghentian dan pelepasan, serta penghapusan. Pada perlakuan akuntansi aset tetap yang sesuai dengan standar yang berlaku yang belum dijalankan yaitu pengakuan aset tetap berupa konstruksi dalam pengerjaan, dan pengungkapan informasi aset tetap belum lengkap, penghentian dan pelepasan serta penghapusan aset tetap informasi aset tetap belum lengkap dalam CALK. Dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sinjai belum mencantumkan masa manfaat aset, dan pengelompokkan aset tetap.Kata kunci: Perlakuan Akuntansi, Aset Tetap, Laporan Keuangan
MENGOPTIMALKAN PENDUDUK USIA PRODUKTIF SEBAGAI AKTOR UTAMA DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL Purba, Adyanto Armando; Tampubolon, Agustin Mahardika; Gaol, Rista Y. Lumban; Siregar, Ilman Ashari; Hidayat, Nasrullah
Jurnal Sosial Humaniora Sigli Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsh.v7i1.2433

Abstract

The productive age population is the population that has an age range of 15-65 years and is still able to work and produce something. Productive Age Population can be associated with a demographic phenomenon which is often referred to as a demographic bonus. The productive age population can be used to increase national development. National Development is an effort made to improve all aspects of the life of society, nation and state which can also be said as a process of developing the entire system of state administration in realizing national goals. However, if this potential is not utilized as well as possible, it will become a new problem for the country. Therefore, it is necessary to seek a solution to this challenge so as not to hinder the utilization of this potential. In optimizing this potential, there are several things that can be done, namely by developing human quality through education and training, expanding the labor market, managing population growth, and increasing the level of population health.Keywords : Productive age population, national development, window of opportunity.