cover
Contact Name
Eni Defitriani
Contact Email
phi.unbari@gmail.com
Phone
+6285266564333
Journal Mail Official
phi.unbari@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Matematika, Universitas Batanghari Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : 25980661     DOI : https://www.doi.org/10.33087/phi
Core Subject : Education,
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika is an open access peer-reviewed journal that aims to share and discuss issues and research results. This journal is published by Mathematics Education Program Study, Batanghari University. This journal publishes scientific articles on research results and reviews covering the fields of mathematics education. This journal is published twice a year, in April and October.
Articles 268 Documents
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI VEKTOR KELAS XI-F2 SMAN 13 SEMARANG MELALUI MODEL PBL DENGAN PENDEKATAN TaRL Anggraheni, Primanina Juwita; Sutarto, Hery; Sudarsono, Agus
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.404

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas XI-F2 SMAN 13 Semarang dalam menyelesaikan soal cerita pada materi vektor melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas XI-F2. Data diperoleh melalui tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan menyelesaikan soal cerita materi vektor setelah penerapan model PBL dengan pendekatan TaRL. Pada siklus pertama, rata-rata nilai siswa meningkat dari 81 menjadi 87,6, dan pada siklus kedua meningkat lagi menjadi 91,56. Selain itu, observasi dari aktifitas guru dan siswa juga mengalami peningkatan. Pada observasi aktivitas guru siklus I memperoleh skor sebesar 20 yang menujukan katagori penilaian cukup, kemudian pada siklus II naik menjadi 28 yang menunjukkan kategori baik. Pada observasi aktivitas siswa siklus I memperoleh skor sebesar 9 yang menujukan katagori penilaian cukup, kemudian pada siklus II naik menjadi 15 yang menunjukkan kategori baik. Dengan demikian, model PBL dengan pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal cerita pada materi vektor dan dapat direkomendasikan sebagai metode pembelajaran alternatif di kelas XI.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DENGAN PENDEKATAN PMR PADA SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 23 PURWOREJO Zainatun, Siti; Yuzianah, Dita; Purwaningsih, Wharyanti Ika
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.392

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan alat penelitian berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran dan soal tes pemahaman konsep untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). 33 siswa kelas VIII F SMP Negeri 23 Purworejo menjadi subjek dalam penelitian tindakan kelas ini. Penelitian ini melalui tahap pra siklus, siklus I, dan siklus II dengan masing-masing siklus terdapat tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Objek penelitiannya adalah seluruh proses dan hasil belajar matematika dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi menggunakan pendekatan PMR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep meningkat dari 59,51% pada siklus I menjadi 82,20% pada siklus II. Dilihat dari ketuntasan belajar siswa pada Siklus I terdapat 6 siswa yang tuntas dengan presentase 18,20% dan pada siklus II terdapat 30 siswa yang tuntas dengan presentase 93,80%. Jadi, dapat disimpulkan bahwa menggunakan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan PMR dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA Defitriani, Eni; Relawati, Relawati
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v7i2.508

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa SMP. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan pembelajaran. Salah satunya adalah pendekatan matematika realistic. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan PMRI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian pretest-postes only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kota Jambi. Sampel penelitian adalah siswa kelas VII.1 (kelas eksperimen) dan VII.2 (kelas control). Instrumen yang digunakan adalah tes essay. Pengumpulan data digunakan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan adalah uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa , dengan  dan  maka diperoleh 1,6753. Karena nilai  yaitu ,  maka hipotesis ditolak. Artinya peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan PMRI lebih baik daripada kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pendekatan konvensional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DAN KERJASAMA SISWA KELAS IX SMP Mafa, Rizki Ramadhan; Napitupulu, Elvis
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.415

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini guna mengetahui hasil belajar matematika dan kerjasama siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe STAD lebih baik dari pada yang diajar menggunakan pembelajaran Konvensional pada Kelas IX SMP Muhammadiyah 43 Kabanjahe. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen atau eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX di SMP Muhammadiyah 43 Kabanjahe T.P 2023-2024 dipilih sampel sebanyak dua kelas, yaitu siswa kelas IX-2 sebanyak 17 siswa sebagai kelas kontrol dan siswa kelas IX-1 sebanyak 17 siswa sebagai kelas eksperimen. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pada penelitian ini data yang diolah adalah hasil belajar dan kerjasama siswa kelas IX SMP. Dengan menggunakan rumus uji-t, analisis uji-t dilakukan sebagai metode analisis data. Dari hasil penelitian rata-rata posttest kedua kelas dengan menggunakan membandingkan hasilnya didapatkan hasil kelas eksperimen yaitu sebesar 77,88 dan kelas kontrol sebesar 73,94 diperoleh sebuah kesimpulan bahwa hasil belajar matematika dan kerjasama siswa yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD lebih baik dari model pembelajaran Konvensional pada Siswa Kelas IX SMP Muhammadiyah 43 Kabanjahe tahun ajar 2023/2024.
THE DIFFERENCE OF STUDENTS’ MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES TAUGHT BY THINK-PAIR-SHARE AND NUMBERED HEADS TOGETHER MODELS Hasugian, Krisna Junifer; Napitupulu, Elvis
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.416

Abstract

The research aims to examine the variance in students' mathematics when instructed use the Think-Pair-Share and Numbered Heads Together models. The study's population comprises all eighth-grade students at SMP Parulian 1 Medan. Two classes were selected from this population for experimental research, each receiving different treatments: Class VIII-3 as Experimental Group II, taught using the Numbered Heads Together (NHT) model, and Class VIII-2 as the sample group, Experimental Group I, instructed using the Think-Pair-Share (TPS) model. Based on the research findings and discussions outlined in the previous chapter, it can be concluded that: The average score of Experimental Group I surpasses that of Experimental Group II, with the posttest average of Experimental Group I amounting to 81.41 while Experimental Group II scored 75.87. Hypothesis testing is thitung = 2.383 > ttabel =1.99962, thus accepting Ha and rejecting H0. Hence, it can be concluded that students' mathematics learning outcomes using the Think-Pair-Share model are higher than using the Numbered Heads Together model.
PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBANTUAN AUGMENTED REALITY DENGAN MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR KELAS VIII SMP NEGERI 7 LUBUKLINGGAU Felia, Gita; Mulyono, Dodik; Fauziah, Anna
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul matematika berbantuan augmented reality dengan materi bangun ruang sisi datar yang valid, praktis serta efekpotensial terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari 5 tahap yaitu analysis, design, developmen, implement dan evaluation. Subjek penelitian ini adalah 3 validator pada tahap development, 3 siswa kelas VIII.1 pada tahap one to one, 6 siswa kelas VIII.1 Pada tahap small group, serta seluruh siswa kelas VIII.1 dengan jumlah 31 siswa pada tahap efek potensial. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis data lembar validasi, analisis data lembar kepraktisan, serta analisis hasil tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kualitas media pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan bahasa termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,86, aspek kevalidan media termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,75, dan aspek kevalidan materi termasuk dalam kategori sangat valid dengan skor 0,94; (2) Kualitas bahan ajar Modul dilihat dari aspek kepraktisan one to one dikategorikan sangat praktis dengan skor 5,0 dan aspek kepraktian small group dikategorikan sangan praktis dengan skor 4,9 dari seluruh aspek kepraktisan tergolong dalam ketegori sangat praktis dengan skor rata-rata 4,9; (3) Bahan ajar Modul memiliki efek potensial terhadap hasil belajar siswa dimana sebanyak 28 siswa (90,32%) termasuk dalam kategori tuntas, sedangkan sebanyak 3 siswa (9,68%) belum tuntas dengan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) yang ditetapkan sekolah sebesar 68.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP Adinia, Annisa Fajrika; Simanjorang, Mangaratua M
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.384

Abstract

Tujuan direalisasikannya riset ini guna memperoleh E-Modul berbasis discovery learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis. Instrumen yang digunakan ialah lembar validasi RPP, lembar validasi materi dan media, Lembar validasi angket tanggapan guru dan siswa, serta lembar validasi kuesioner pengamatan aktivitas murid. Hasil penelitian menunjukkan: (1) perangkat pembelajaran berbasis discovery learning yang sudah dikembangkan mencukupi kategori validitas dengan rata-rata validitas RPP senilai 3,73 dengan kriteria sangat layak, materi dan media mempunyai poin rata-rata validitas berturut-turut senilai 3,68 dan 3,81 dengan kriteria sangat layak (2) Materi pembelajaran e-modul berbasis discovery learning yang dikembangkan memenuhi persyaratan kepraktisan: a) perolehan angket guru pada e-modul menunjukkan relevansi praktis sebesar 94,73 % dalam kategori sangat praktis; (b) hasil angket siswa pada e-modul menunjukan relevansi praktis sebesar 93,80% dalam kelompok sangat praktis; (3) Perangkat pembelajaran e-modul berbasis discovery learning yang dikembangkan memenuhi persyaratan efektif berupa : (a) ketuntasan belajar klasikal anak didik sebesar 89,66%; (b) 83,68% anak didik menggapai target pembelajaran pada masing-masing indikator; (c) Durasi pembelajaran sama dengan pembelajaran biasa pada uji lapangan dan mendapatkan tanggapan positif dari murid terhadap e-modul. Uji analisis N-Gain menunjukan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis anak didik yang memakai e-modul berbasis discovery learning meningkat senilai 0,80 dalam kelompok tinggi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) BERBANTUAN GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 23 TANJUNG JABUNG TIMUR Napila, Balkis; Harman, Harman; Dewi, Sri
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.496

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi bangun ruang sisi datar. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan geogebra terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII SMP Negeri 23 Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desaian penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VII yang terdiri dari 42 siswa, sampel diambil dengan menggunakan teknik simple random sampling, sehingga diperoleh dua kelas sampel yang diberi perlakuan berbeda. Kelas sampel tersebut adalah kelas VII A sebagai kelas kontrol dan kelas VII B sebeagai kelas eksperimen. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan berpikir kreatif yang terdiri dari empat soal uraian. Dari hasil analisis data yang dilakukan didapat nilai rata-rata kelas eksperimen untuk pretest adalah 14,29 dan posttest 44,05 dengan simpangan baku kelas eksperimen pretest adalah 8,26 dan posttest 17,58 dan nilai rata-rata kelas kontrol untuk pretest adalah 12,38 dan posttest 35 dengan simpangan baku kelas kontrol pretest adalah 7 dan posttest 12,45. Serta hasil uji hipotesisnya diperoleh t_hitung=1,82 dan t_tabel=1,68. Berdasarkan hasil akhir dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) berbantuan geogebra berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Serta berdasarkan hasil perhitungan uji Cohen’s effect size diperoleh pengaruhnya sebesar 0,562, nilai tersebut termasuk dalam kategori sedang.Kata Kunci:Kemampuan Berpikir Kreatif; Creative Problem Solving
KATEGORISASI KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA SMP PADA MATERI ALJABAR Aulia, Widha Daradika; Abadi, Agung Prasetyo
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP pada materi Aljabar. Tingkat kemampuan pemahaman konsep matematis ini dikategorikan dalam tingkat tinggi, sedang, dan rendah. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode survei dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP di Kabupaten Bekasi dengan sampel berjumlah 29 siswa, yang terdiri dari 15 siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan instrumen tes, dengan instrumen yang digunakan adalah soal uraian yang berjumlah 5 yang mewakili dari masing-masing indikator. Hasil dari penelitian ini siswa dengan kategori tinggi sebanyak 10,3%, kategori sedang 38%, dan kategori rendah 51,7%.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Lestari, Dwi; Sapti, Mujiyem; Astuti, Erni Puji
PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2024): Oktober, 2024
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/phi.v8i2.393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kritis peserta didik yang menggunakan pembelajaran berdiferensiasi berbasis flipped classroom lebih baik dari pembelajaran berdiferensiasi terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siwa kelas VIII SMP Negeri 16 Purworejo. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Kelas yang digunakan sebagai sampel adalah kelas Kontrol dan Eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada dua yaitu dokumentasi dan tes, sedangkan analisis data pada penelitian ini adalah uji normalitas Lilliefors, uji homogenitas Barrett, dan uji hipotesis uji T dengan α = 0,05. Terlihat dari rata-rata nilai keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen memperoleh sebesar 83,133 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 75,344. Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan uji-t diperoleh thitung = 1,773 > 1,645 = ttabel. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik pada penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi berbasis flipped classroom lebih baik dari strategi pembelajaran berdiferendiasi karena peserta didik akan lebih banyak menghabiskan waktu disekolah untuk proses diskusi serta tanya jawab karena pada proses pendalaman materi dilakukan di rumah hal ini sangat berperan penting dalam melatih pola pikir peserta didik, kemudian pembelajaran yang diterapkan peneliti juga memanfaatkan teknologi yaitu google classroom dan internet yang menjadikan siswa akan mendapatkan materi dari berbagai referensi, teknologi menjadikan peserta didik dapat belajar kritis, mengembangkan keingitahuan dan mengeksplorasi ide baru.