cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Hubungan Konseling, Sosial Ekonomi dan Peran Suami Terhadap Pemilihan Kontrasepsi Post Partum di PKJN RSJ Dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor Tahun 2024 Andriyani , Fitri
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27115

Abstract

Indonesia saat ini berada diurutan keempat Negara di dunia dengan jumlah penduduk terbanyak yaitu 270,20 juta jiwa berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2020. Meskipun laju penduduk di Indonesia dalam satu dekade terakhir mengalami penurunan 0,24% dari 1,49% pada periode 2000-2010 menjadi 1,25% pada periode selanjutnya 2010-2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan konseling, sosial ekonomi dan peran suami terhadap pemilihan kontrasepsi postpartum di PKJN RSJ dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  seluruh ibu post partum di PKJN RSJ dr.H. Marzoeki Mahdi Bogor  sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel yang digunakan adalah metode accidental sampling sebanyak 104 responden. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan bermakna antara dukungan suami (p-value = 0,000 < 0,05) dan konseling (p-value = 0,000 < 0,05)dengan pemilihan kontrasepsi postpartum. Dan tidak ada hubungan social ekonomi dengan pemilihan kontrasepsi postpartum dengan nilai v-value 0,618. Simpulan peran suami merupakan variabel yang paling besar hubungannya dengan pemilihan kontrasepsi postpartum (OR = 11,364).
Pengaruh Berlatih Mandiri di Rumah Dengan Supervisi Via Zoom Meeting Terhadap Kecepatan Dokter Muda Menjahit Luka Teknik Simple Interrupted Rachmanio, Nicko; Ariffudin, Muhammad; Yuliarto, Taufiek Hikmawan
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27161

Abstract

Pendidikan jarak jauh (daring) dan kemajuan teknologi serta konsep yang baik dapat memberikan alternatif sebagai suatu metode pembelajaran. Suatu metode pembelajaran jarak jauh memerlukan konsep yang baik agar mendapatkan hasil yang optimal. Dalam suatu eksperimen pembelajaran menggunakan video conference untuk suatu pengawasan klinik, setiap peserta memiliki persepsi yang beraneka ragam. Mereka mengalami permasalahan mulai dari teknis, akses hingga komunikasi, protokol yang jelas sangat dibutuhkan hingga kompetensi dari setiap pengajar yang belum tentu sama. Konferensi melalui media konferensi online dapat memberikan kesempatan bagi pelajar dan pengawas untuk saling bertatap muka sehingga respon emosional dapat dibaca saat melakukan tinjauan terhadap suatu kasus atau materi pembelajaran. Hal ini menjadi nilai positif bagi pendidik untuk menilai secara langsung apakah pelajar mengalami kesulitan dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan pembelajaran secara online tatap muka memiliki hal positif lainnya berupa efisiensi secara waktu dan tempat, baik mahasiswa maupun pengajar tidak perlu meluangkan waktu menempuh perjalanan dan berkumpul di suatu ruangan untuk belajar. Peneliti ingin melakukan evaluasi metode pembelajaran jarak jauh untuk mahasiswa Pendidikan Profesi Kedokteran yang sedang menjalani stase di Bagian Ilmu Bedah. Metode yang akan dievaluasi adalah dengan melakukan pengawasan jarak jauh latihan menjahit luka mandiri mahasiswa menggunakan media zoom meeting. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh berlatih mandiri di rumah dengan supervisi via zoom meeting terhadap kecepatan dokter muda menjahit luka teknik simple interrupted. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Jenis metode eksperimen semu (Quasi experiment) yang digunakan adalah jenis One Group Pretest-Postest. Pada penelitian ini peneliti berusaha menyelidiki pengaruh suatu perlakuan yang sengaja ditimbulkan terhadap suatu subjek. Peserta dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang sedang stase di Bagian Ilmu Bedah RS. PKU Muhammadiyah Gamping periode Februari s.d Juli 2023 dan telah menyatakan bersedia dengan menandatangani informed consent. Hasil Penelitian dilakukan penelitian terhadap 16 mahasiswa Pendidikan profesi yang menjalani stase di bagian Ilmu Bedah, diperoleh Dari hasil Uji Paired T-Test didapatkan nilai P<0,05, yang artinya terdapat perbedaan signifikan dalam kecepatan menjahit luka mahasiswa sebelum dan sesudah berlatih mandiri dengan supervise via zoom online. Kesimpulan penelitian ini bahwa metode berlatih mandiri dengan supervisi secara online dengan media zoom dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif, melalui penelitian ini terbukti secara statistik memberikan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah berlatih baik dalam hal peningkatan kecepatan maupun ketepatan dalam menjahit luka.
Analisis Penetapan Insentif Finansial di Rumah Sakit X Kabupaten Tulungagung Sukesti, Tatiek Margi; Wulandari, Ratna Dwi
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27163

Abstract

Perawat merupakan salah satu sumber daya manusia yang memiliki peran penting di rumah sakit sehingga manajemen rumah sakit perlu menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dengan memberikan penghargaan yang sesuai dengan kontribusi mereka dalam membangun dan meningkatkan kinerja rumah sakit. Pemberian insentif finansial termasuk salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja pegawai. Pertimbangan pada beberapa indikator perlu dilakukan agar pemberian insentif dapat berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perhitungan insentif pada perawat di salah satu rumah sakit swasta di Kabupaken Tulungagung. Penelitian ini termasuk kedalam studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen pada bulan Oktober 2023 di RS X Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif perawat dinilai dari enam jenis indeks, dengan indeks terbesar yang mempengaruhi besaran insentif adalah competence index. Kata Kunci: Perawat, Perhitungan insentif, Sistem remunerasi.
Yurisdiksi Mediator Kesehatan Dalam Penyelesaian Sengketa Medis Melalui Alternative Penyelesaian Sengketa Mufrizal, Fhika Maisyarah; Risdawati, Irsyam; Rahmayanti, Rahmayanti
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan yurisdiksi mediator kesehatan sebagai fasilitator dalam penyelesaian sengketa medis melalui metode alternatif penyelesaian sengketa (APS). Dengan meningkatnya kasus sengketa medis, pentingnya proses mediasi untuk menawarkan solusi yang efektif, efisien, dan memuaskan bagi kedua belah pihak menjadi sangat signifikan. Penelitian ini juga menyoroti dukungan legislatif untuk mediasi dalam sengketa medis sebagai upaya untuk mengurangi beban pengadilan dan memperkuat hubungan antara pasien dan penyedia layanan kesehatan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur dan analisis dokumen terkait yurisdiksi mediator kesehatan dalam undang-undang kesehatan dan peraturan terkait lainnya. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan wawancara dengan mediator kesehatan yang berpengalaman serta pihak-pihak yang pernah terlibat dalam mediasi sengketa medis untuk memperoleh perspektif praktis tentang proses dan tantangan mediasiHasil penelitian menunjukkan bahwa mediator kesehatan memiliki peran penting dalam menyelesaikan sengketa medis, dengan berfokus pada pencapaian solusi win-win bagi kedua belah pihak. Regulasi seperti Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa memberikan landasan hukum yang kuat untuk praktik mediasi. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk perbedaan pengetahuan medis antara pasien dan penyedia layanan kesehatan serta masalah kepercayaan terhadap proses mediasi. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk meningkatkan pelatihan dan sertifikasi untuk mediator kesehatan, meningkatkan kesadaran publik tentang mediasi sebagai alternatif penyelesaian sengketa, dan memperkuat kerangka hukum yang mendukung mediasi dalam konteks kesehatan. Selain itu, integrasi proses mediasi ke dalam sistem kesehatan secara luas dapat memfasilitasi akses yang lebih mudah bagi pasien dan penyedia layanan kesehatan untuk menggunakan mediasi.
Analisis Yuridis Pelimpahan Wewenang oleh Dokter terdahap Perawat di Ruang Intensive Care Unit (ICU) Studi Rumah Sakit Pabatu Rangkutir, Rianiari; Risdawati, Irsyam
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27168

Abstract

Perawatan pasien di Ruang Intensive Care Unit (ICU) memerlukan kolaborasi erat antara dokter dan perawat. Praktik pelimpahan wewenang oleh dokter kepada perawat di ICU Rumah Sakit Pabatu mengungkapkan dinamika kompleks dan tantangan yang ada dalam penerapannya. Kesenjangan profesional dan kurangnya kejelasan regulasi menjadi sorotan utama yang mempengaruhi efektivitas kerja sama tim dalam menyediakan perawatan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis yuridis pelimpahan wewenang oleh dokter kepada perawat di ICU dan mengidentifikasi kesenjangan serta tantangan yang dihadapi, khususnya dalam konteks hukum dan praktik profesional.Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-sosiologis, menggabungkan analisis dokumen hukum yang relevan dan wawancara dengan dokter dan perawat di ICU Rumah Sakit Pabatu untuk mengumpulkan data mengenai praktik pelimpahan wewenang. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakjelasan dalam regulasi yang mengatur pelimpahan wewenang di ICU, yang berpotensi menyebabkan praktik pelimpahan yang tidak konsisten dan menimbulkan risiko hukum bagi dokter dan perawat. Selain itu, ditemukan pula kesenjangan dalam pengakuan profesional dan koordinasi tim yang mempengaruhi kualitas perawatan pasien.Penelitian ini merekomendasikan pengembangan regulasi yang lebih spesifik tentang pelimpahan wewenang, peningkatan pelatihan bersama dokter dan perawat, serta penerapan mekanisme pemantauan untuk memastikan praktik pelimpahan yang aman dan bertanggung jawab. Rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan kerjasama tim dan kualitas perawatan pasien di ICU.
Perlindungan Hukum Terhadap Dokter dalam Melakukan Tindakan Operasi di Indonesia Pratama, I Gede Andre Arda; Astariyani, Ni Luh Gede
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27244

Abstract

Hak dan kewajiban dokter masih menjadi masalah hukum yang harus dikaji terutama perlindungan hukum dokter dalam melakukan tindakan operasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap dokter dalam konteks tindakan operasi berdasarkan sumber hukum yang berlaku di Indonesia. Kajian ini melibatkan pemahaman terhadap norma-norma hukum, etika medis, serta kewajiban dan hak dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Analisis mendalam dilakukan terhadap prinsip-prinsip kewajiban profesional dokter, persyaratan informed consent, jenis tindakan operasi yang dilindungi hukum, tanggung jawab profesional, perlindungan hukum dokter, dan kewajiban pelaporan. Hasil telaah diperoleh perlindungan hukum terhadap dokter dalam melaksanakan tindakan operasi di Indonesia merupakan rangkaian ketentuan dan regulasi yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan praktik medis yang aman, etis, dan profesional. Seperti Undang-Undang Kesehatan sebagai fondasi hukum, kode etik kedokteran sebagai pedoman etika, informed consent sebagai aspek penting, asuransi malpraktik untuk perlindungan tambahan, sertifikasi dan registrasi sebagai pengakuan kompetensi, peran otoritas kesehatan dan sistem pelaporan. Dengan adanya kerangka kerja hukum dan regulasi yang komprehensif ini, dokter dapat menjalankan tugas mereka dengan keyakinan dan memberikan pelayanan medis yang berkualitas, sambil menjaga hak-hak pasien dan menjauhi risiko hukum.
Hubungan Response Time Perawat Berdasarkan Level Canadian Triage Acuity Scale (CTAS) Dalam Penanganan Kegawatan di IGD RSUD Sumedang Allif, Nisa Yoelia Nur; Haryeti, Popon; Astuti, Ayu Prameswari Kusuma
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27323

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit terdepan dalam penanganan pasien kritis di rumah sakit. Kecepatan waktu respons yang optimal sangat penting untuk menjamin keamanan dan kepuasan pasien. Evaluasi terhadap waktu respon perawat berdasarkan Canadian Triage Acuity Scale ( CTAS) menjadi suatu mengingat keharusan jumlah kunjungan pasien yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu respon perawat berdasarkan level CTAS dalam penanganan kegawatan di IGD. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional , dilaksanakan di IGD RSUD Sumedang. Populasi terdiri dari 34 perawat IGD yang menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara waktu respon perawat dan tingkat CTAS di IGD RSUD Sumedang. Hal ini diperkuat dengan hasil uji Mann-Whitney yang menunjukkan nilai p-value sebesar 1.000 (p > 0.05), serta dari hasil uji Spearman Rho diperoleh p=0.344 (p>0.05) menunjukkan adanya hubungan positif antara level CTAS dan waktu respon perawat di IGD RSUD Sumedang. Dengan demikian, dari data yang diamati bahwa di IGD RSUD Sumedang Semakin tinggi level CTAS, semakin cepat respon time perawat.
Pengaruh Penambahan Tepung Tempe dan Tepung Kelor Terhadap Kandungan Gizi Formula Teko (Tempe Kelor) Loaloka, Meirina S; Zogara, Asweros Umbu; Adi, Anak Agung Ayu Mirah; Costa, Santa Luciana Da; Niron, Maria F.D.P Kewa
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27356

Abstract

Nutrition problems in Indonesia are still a serious health problem with 28,47% of children are in a condition of malnutrition and malnutrition. Efforts to develop materials Nutritious and affordable food is very necessary. This research was conducted to prove The impact of giving skim milk with the substitution of tempeh flour and moringa flour improve nutritional status in children with malnutrition. This research uses design completely randomized, namely with 4 treatments with 1 standard treatment. Based on the results above showed that the addition of tempeh flour and moringa flour had an effect on the levels The nutritional content of the product produced, especially protein, is 3.076. This is due to because the portion of carbohydrates was replaced with tempeh flour and moringa flour, it increased tempe flour and moringa flour are supplemented or added to the teko formula, the protein content in the formula becomes high so the teko formula is Substituted with tempeh flour and moringa flour, it can be consumed by malnourished toddlers can meet their nutritional needs.
Karakteristik Faktor Risiko Penderita Stroke Iskemik Pada Era Pandemi Covid-19 Shupiyesa S, Ghita; Rachman, Moch Erwin; Safitri , Asrini; Muchsin , Achmad Harun; Kaelan, Cahyono
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27371

Abstract

Stroke adalah salah satu penyakit kronis yang tidak menular. Penyakit ini disebabkan oleh gangguan aliran darah ke otak atau terhalang oleh gumpalan darah sehingga terjadi hambatan pasokan oksigen dan nutrisi yang menyebabkan kerusakan pada jaringan otak. Penelitian ini merupakan penelitian literature review dengan desain narrative review. Data yang digunakan berasal dari literatur-literatur yang berkaitan dengan rumusan masalah didapatkan dari database jurnal internasional maupun nasional. Hasil analisis dari 20 literatur menemukan bahwa karakteristik faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi usia ditemukan rerata usia ? 60 tahun, menyatakan laki-laki yang paling banyak, ras kulit hitam yang paling banyak, berdasarkan karakteristik faktor resiko yang dapat dimodifikasi hipertensi merupakan faktor risiko yang paling berperan. pemeriksaan laboratorium terdapat peningkatan hemoglobin, leukosit, neutrofil, limfosit, laktat dehidrogenase (LDH), Creactive protein (CRP), fibrinogen, d-dimer, dan ferritin, berdasarkan tingkat kematian terdapat peningkatan tingkat kematian yang terkonfirmasi Covid-19 dibandingkan yang tidak terkonfirmasi covid-19. Karakteristik Faktor Risiko Penderita Stroke Iskemik Pada Era Pandemi Covid-19 rerata usia ? 60 tahun, menyatakan laki-laki yang paling banyak, ras kulit hitam yang paling banyak, hipertensi merupakan faktor risiko yang paling berperan. pemeriksaan laboratorium terdapat peningkatan, berdasarkan tingkat kematian terdapat peningkatan tingkat kematian yang terkonfirmasi Covid-19.
Hubungan Lama dan Kepatuhan Menjalani Hemodialisa Pasien Gagal Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Pakpahan, Ria Anjeli; Banjarnahor, Tesalonika Ruth; Amsah, Amsah; Simanungkalit, Cristina Leyli; Sunarti, Sunarti
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.27456

Abstract

Ginjal merupakan organ yang bertanggung jawab untuk melakukan pembersihan darah dalam tubuh. Ginjal yang rusak tidak lagi mampu menjalankan fungsinya dengan baik. Salah satu pengobatannya adalah dengan melakukan hemodialisa. Fokus penelitian kuantitatif ini yaitu untuk mengetahui apakah ada hubungan lama dan kepatuhan menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien yang menderita penyakit gagal ginjal kronik (GGK) di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan. Dengan penggunaan metode cross-sectional, penelitian ini menyelidiki apakah ada hubungan antara lama dan kepatuhan menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup pasien yang menderita penyakit GGK dengan menggunakan uji chi-kuadrat. Penelitian ini melaporkan nilai p-value sebesar 0,005 (p<0,05) untuk hubungan antara lama hemodialisis dan kualitas hidup pada pasien GGK, dan nilai p-value sebesar 0,000 untuk hubungan antara kepatuhan hemodialisis dan kualitas hidup. Dengan hasilnya, penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk menangani masalah medis dan psikologis pada pasien GGK.

Page 67 of 242 | Total Record : 2415