cover
Contact Name
Wardana
Contact Email
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Phone
+6282188541480
Journal Mail Official
mediaagribisnis@umbuton.ac.id
Editorial Address
Jl. Betoambari 36, Kota Baubau, Propinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Media Agribisnis
ISSN : 25278479     EISSN : 26862174     DOI : https://doi.org/10.35326/agribisnis.v3i2
Jurnal Media Agribisnis has a focus to provide a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing the original research articles or review articles related to the agriculture fields. It is open access and peer-reviewed journal, published by Faculty of Agriculture, Muhammadiyah University of Buton. The journal is a biannual which is published on May and November. Articles submitted might cover topical issues in Agricultural Feasibility Studies, Agribusiness Management, Agribusiness Strategy Management, Agribusiness Quality Development, Agricultural Development, Agricultural Policy, Agriculture Marketing, Food Security, Regional Development Planning, Agricultural and Environmental Microbiology, Agricultural Socioeconomics, Agroclimatology, and Agronomy.
Articles 213 Documents
Perilaku Membuang Pangan oleh Rumah Tangga Daerah Sub-Urban Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya Naffisa, Annisa; Maswadi, Maswadi; Suharyani, Anita
Media Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i2.6344

Abstract

Produksi sampah makanan yang tinggi ini merupakan tantangan bagi Indonesia berhubung hal tersebut mengancam ketahanan pangan negara. Negara mempunyai kewajiban dalam penyediaan pangan yang cukup bagi masyarakatnya karena pangan sangat penting bagi keberlangsungan hidup. timbulan sampah pada tahun 2022 di 271 kabupaten/kota se-Indonesia dapat mencapai 32,102,373.30 ton. Sebesar 40,3% timbulan sampah didominasi oleh sampah makanan. Timbulan sampah makanan dapat terjadi di berbagai tahapan rantai pasok pangan, mulai dari kegiatan produksi pertanian hingga pasca-panen dan penanganan, pendistribusian, pergudangan, penjualan eceran dan konsumsi akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku membuang pangan di tingkat rumah tangga. Hal ini disebabkan persentase sampah makanan tergolong tinggi dari sampah lainnya sekaligus rumah tangga menjadi penyumbang sampah makanan terbesar. Rumah tangga juga tidak lepas dari rutinitas kegiatan mengkonsumsi makanan yang dilakukan sehari–hari. Objek pada penelitian ini adalah rumah tangga di daerah Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Jumlah sampel yang akan diteliti sebanyak 100 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan responden yakin dan sadar perilaku membuang pangan merupakan tindakan yang buruk. Hal tersebut didasari oleh norma pribadi, kesadaran akan konsekuensi dan rasa tanggung jawab responden.
Analisis Kepuasan Pelaku Usaha di Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan DKI Jakarta Putri, Regita Anggraini; Abadi, Slamet; Melani, Ana
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7009

Abstract

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta merupakan lembaga resmi pemerintah Republik Indonesia yang bertugas memberikan layanan jasa karantina di bidang pertanian. Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir (2021–2023), tercatat adanya penurunan aktivitas ekspor, impor, dan domestik. Fenomena ini menjadi isu yang menarik untuk dikaji lebih lanjut, khususnya terkait dengan kualitas layanan yang diberikan oleh lembaga karantina. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat kepuasan pelaku usaha terhadap kualitas pelayanan di Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan DKI Jakarta dan mengidentifikasi kondisi dimensi dari pelayanan yang dianggap penting dalam menentukan kepuasan Pelaku usaha. Penelitian dilaksanakan di kantor Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta pada bulan juli hingga agustus 2024. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif, teknik pengambilan sampel menggunakan metode convenience sampling dengan 69 responden, dan sumber data primer berupa kuesioner, observasi, dan wawancara. Analisis data menggunakan Customer Satisfaction Index (CSI), dan Importance Performance Analysis (IPA). Hasil penelitian terkait tingkat kepuasan pelaku usaha berada dalam kategori sangat puas dengan nilai pelayanan sebesar 83,32% dan kondisi dimensi pelayanan pada penelitian ini yaitu kuadran I (Pertahankan prestasi) berupa dimensi empathy dan Assurance, kuadran II (Prioritas Utama) dimensi layanan telah memenuhi ekspetasi pengguna jasa, kuadrsn III (Prioritas rendah) berupa dimensi tangible, dan kuadran IV (Berlebihan) berupa dimensi reliability dan responsiveness.
Optimalisasi Manajemen Usaha Peternakan Ayam Ras Pedaging Melalui Peningkatan Kinerja dan Pendapatan Safiah, Safiah; Ajo, Antasalam; Purnamasari, Wa Ode Dian
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6286

Abstract

Peternak ayam ras pedaging, khususnya dari kalangan masyarakat kecil, menghadapi tantangan utama terkait perkembangan usaha yang stagnan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan manajemen usaha peternakan ayam ras pedaging (ayam broiler) oleh responden serta mengukur pendapatan yang diperoleh dari usaha tersebut di lokasi penelitian. Data utama diperoleh dari sepuluh pengusaha responden dan dianalisis berdasarkan aspek manajemen usaha, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen usaha yang efektif berkontribusi positif terhadap kinerja peternakan ayam ras, dengan perencanaan yang baik (30,61%) dan implementasi rencana (26,53%) sebagai elemen dominan. Namun, pengorganisasian sumber daya (24,49%) dan pengendalian operasional (22,45%) masih menghadapi tantangan. Peternak disarankan untuk mengadopsi teknologi dan praktik manajemen modern guna meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan usaha. Dari segi pendapatan, banyak peternak yang masih menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan reinvestasi. Oleh karena itu, pengembangan usaha melalui program pelatihan, akses modal, dukungan pemasaran, serta kolaborasi dengan pemerintah, lembaga keuangan, dan organisasi non-pemerintah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan usaha ternak.
Analisis Efisiensi Rantai Pemasaran Kopi Bubuk di Desa Kaongkeongkea Kabupaten Buton Alzarliani, Waode
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.7676

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi rantai pemasaran kopi bubuk di Desa Kaongkeongkea, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 pelaku usaha kopi bubuk sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua pola saluran pemasaran kopi bubuk di lokasi penelitian, yaitu: (1) petani kopi biji → pedagang/pelaku usaha kopi bubuk → konsumen, dan (2) petani kopi biji yang sekaligus pelaku usaha kopi bubuk → konsumen. Pola pertama menghasilkan margin pemasaran sebesar Rp75.000/kg dengan biaya pemasaran Rp40.000/kg dan keuntungan Rp60.000/kg, sedangkan pola kedua menunjukkan margin pemasaran sebesar Rp100.000/kg dengan biaya pemasaran Rp15.000/kg dan keuntungan Rp85.000/kg. Tingkat efisiensi pemasaran (Ep) pada pola pertama sebesar 40% dan pada pola kedua sebesar 15%, yang keduanya tergolong efisien karena berada di bawah ambang batas 50%. Namun, pola kedua dinilai lebih efisien karena melibatkan lebih sedikit lembaga pemasaran dan biaya distribusi yang lebih rendah. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pelaku usaha dalam mengelola produksi dan pemasaran untuk meningkatkan nilai tambah dan pendapatan petani. .
Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) Mardika Kecamatan Sirimau Kota Ambon Faizal, Muhammad Alif Rizky; Puttileihalat, Paulus M.; Pattiselanno, August E.
Media Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i2.5539

Abstract

Riset ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui Persepsi (pandangan) Masyarakat terkait kehadiran Rumah Potong Hewan (RPH). Riset ini diselenggarakan dalam kurun waktu satu bulan mulai  22 Maret hingga 22 April 2024. Riset ini, berlokasi di Mardika Kecamatan Sirimau Kota Ambon yang merupakan tempat didapatkannya informasi terkait riset. Responden pada riset ini berjumalah 21 orang, yang mana semuanya adalah masyarakat di sekotaran rumah potong hewan. Riset ini berjenis kualitatif deskriptif. Dikarenakan jumlah populasi yang dinilai besar yakni 40 orang, sehingga riset ini melakukan penarikan sampel, dengan memanfaatkan purposive sampling sehingga jumlah sampel yang didapat berjumlah 21 responden. Analisa data yang dipakai berupa statistik deskriptif menerapkan skala likert yang mana skala pengukurannya terdiri dari sangat menganggu (3), cukup menganggu (2), tidak menganggu (1), terkait melakukan pengukuran variabel persepsi masyarakat mengenai kehadiran RPH digunakanlah sub variabel bau, limbah, pencemaran air serta manfaat masyarakat. Luaran riset memperlihatkan bahwasanya pandangan masyarakat mengenai kehadiran RPH di Mardika Kecamatan Sirimau Kota Ambon yaitu dari variabel Bau berkategori cukup menimbulkan gangguan, Variabel limbah cukup menimbulkan gangguan, Variabel Pencemaran air cukup menimbulkan gangguan, serta manfaat masyarakat masuk kategori cukup bermanfaat. Berarti terdapat masyarakat yang merasa terganggu dengan keberadaan RPH yang berlokasi di sekitaran pemukiman dikarenakan limbah dari RPH diarahkan mengalir ke sungai serta beberapa ditemukan menumpuk disekitaran RPH oleh karenanya menyebabkan timbulnya bau dan menyebabkan pencemaran air serta lingkung, namun masyarakat mampu memaklumi kehadiran rumah potong hewan ini dikarenakan hanya RPH ini saja yang dimiliki Kota Ambon miliki yang mampu memenuhi permintaan daging.
Pertumbuhan dan Produksi Ubi Jalar ( Ipomoea Batatas L.) Varietas Lokal Soppeng di Ketinggian Bedengan Idrus, Muhammad Irsan; AR, Trisnawaty; Muhanniah, Muhanniah; Mansur, Mansur
Media Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i2.5820

Abstract

Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman umbi-umbian yang memiliki nilai gizi tinggi dan merupakan sumber karbohidrat. Faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi ubi jalar adalah sumber benih dan tinggi bedengan tempat penanaman. Tinggi bedengan merupakan faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi ubi jalar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tinggi bedengan terhadap pertumbuhan dan produksi ubi jalar varietas lokal Soppeng (Ipomoea batatas L.). Kegiatan penelitian ini akan dilaksanakan di Kebun Percobaan “Badan Standardisasi Alat Pertanian (BSIP) Aneka Umbi”, Jl. Poros Malino, Kecamatan Bili-bili, Kecamatan. Bontomarannu, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan. Pada bulan Desember 2023 - Mei 2024. Penelitian ini disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 perlakuan tinggi bedengan (t) yang terdiri dari 3 taraf yaitu tinggi 20 cm (t1), 25 cm (t2), dan 30 cm (t3). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 9 satuan pengamatan. Variabel yang diamati meliputi panjang sulur (cm), jumlah daun (helai), umur berbunga (HST), jumlah umbi (buah), berat umbi (g), dan produksi per bedengan (g). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Perlakuan tinggi bedengan 30 cm memberikan pengaruh terbaik terhadap parameter pengamatan berat bedengan.
Serangan Hama Penggerek Batang Cengkeh (Hexamitodera Semivelutina Heii) di Desa Leppangeng, Kabupaten Sidrap Anjas, Anjas; Syarifuddin, Rifni Nikmat; Hasanuddin, Fenny
Media Agribisnis Vol. 8 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v8i2.6000

Abstract

Cengkeh, juga dikenal sebagai Syzygium aromaticum, adalah tanaman rempah-rempah yang telah digunakan selama berabad-abad. Tanaman cengkeh ini termasuk dalam famili Myrtaceae dan merupakan tanaman perkebunan tropis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan intensitas serangan hama penggerek batang cengkeh di Desa Leppangeng, Kabupaten Sidrap, serta metode untuk mengendalikannya. Metode penelitian adalah survei. Populasi penelitian ini yaitu tanaman cengkeh di desa leppangeng pada 4 dusun yaitu dusun rantesiwa, lengke, lumpingan dan wala-wala. Setiap dusun terdiri dari 2 kebun sampel dan setiap kebun sampel terdiri dari 50 pohon sub sampel, sehingga unit perpercobaan yaitu 400 pohon cengkeh dari 8 lokasi. Pengamatan dilakukan dengan menghitung berapa banyak pohon yang terserang dan berapa banyak lubang gerekan yang tidak aktif dan aktif. Jumlah pohon yang terserang dan lubang gerekan yang tidak aktif dihitung pada awal pengamatan, dan kemudian dihitung setiap dua minggu sekali selama dua bulan. Penelitian tentang Serangan Hama Penggerek Batang Cengkeh (Hexamitodera Semivelutina Heii) Di Desa Leppangeng, Kabupaten Sidrap, mencapai kesimpulan sebagai berikut:1.Intensitas serangan hama penggerek batang cengkeh (H. Semivelutina) Desa Leppangeng yaitu 25,75% dengan kategori rendah. 2.Pengendalian penggerek batang yang dilakukan oleh petani yaitu 100% kimia sintetik dengan berbahan aktif klorpirifos 459 g/l +sipermetrin 45,9 g/l.
Analisis Tingkat Risiko Usahatani Sayuran Hidroponik di Bahagia Farm Kota Bekasi Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) Sabrina, Reni; Yusiana, Ekalia; Mahatmayana, I Ketut Manu
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6513

Abstract

Hidroponik adalah metode bercocok tanam menggunakan larutan air bernutrisi, menjadi alternatif keterbatasan lahan. Bahagia Farm di Kota Bekasi adalah salah satu pelaku industri ini yang menggunakan teknik NFT. Dalam usaha hidroponik, risiko produksi menjadi perhatian utama karena kegagalan dapat menyebabkan risiko finansial, sumber daya manusia, dan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keparahan risiko usahatani sayuran hidroponik di Bahagia Farm. Metode analisis yang digunakan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) untuk mengukur tingkat keparahan risiko berdasarkan sumber risiko, serta strategi mitigasi untuk meminimalkan dampak risiko. Hasil penelitian menunjukkan berdasarkan perhitungan RPN (Risk Priority Number) terdapat 30 penyebab risiko, dengan RPN tertinggi yaitu penyebaran hama dan penyakit ke sayuran lain (509,41), risiko layu pada sayuran (433,48), dan penurunan pendapatan (391,85). Beberapa strategi mitigasi antara lain strategi sumberdaya manusia yaitu pengawasan pekerja, jadwal pengecekan, jobdesc yang jelas, strategi finansial yaitu peningkatan kualitas dan kuantitas produk, serta diversifikasi sumber pendanaan. strategi produksi yaitu penyediaan yellowtrap dan pestisida nabati, penambahan penutup atap, pemeliharaan peralatan hidroponik, pengecekan secara rutin aliran nutrisi dan pengecekan secara rutin suhu nutrisi. strategi pemasaran yaitu penambahan rak atau perluasan lahan, peningkatan sanitasi, branding dan promosi, serta evaluasi rutin produksi.
Penawaran Industri Es Krim Terhadap Pengganti Lemak Nabati Berbasis Sumber Daya Lokal Ubi Jalar di Mardi Salsabilla, Shinta; Siregar, Aflahun Fadhly; Rusli, Rawaida; Hashim, Hasnisa; Pono, Zawiyah
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6973

Abstract

Pada era ini Konsumen semakin mencari produk alami yang lebih sehat, rendah energi, dan rendah lemak. Oleh karena itu, industri pangan mulai beralih menggunakan bahan pengganti lemak pada produk pangan. Pengganti lemak berbasis karbohidrat yang berasal dari ubi jalar merupakan salah satu cara alternatif untuk mengurangi asupan lemak tanpa mengurangi palatabilitas makanan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pasokan industri es krim terhadap produk pengganti lemak nabati berbasis ubi jalar di MARDI. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus pada pengusaha es krim di Pameran Malaysia Pertanian, Hortikultura, dan Agrowisata (MAHA) 2024 yang diselenggarakan di MAEPS Serdang, Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengganti lemak yang dikembangkan perlu ditingkatkan dalam hal konsistensi, rasa, stabilitas selama penyimpanan, serta kemampuan untuk menciptakan tekstur yang mirip dengan lemak hewani. Namun demikian, para pelaku industri tetap bersikap positif terhadap inovasi-inovasi pengganti lemak yang dikembangkan. Pemenuhan selera konsumen dan harga produk pengganti lemak yang kompetitif menjadi tantangan utama bagi industri pengganti lemak untuk terus berkembang di masa depan.
Analisis Peramalan Penjualan dan Keuntungan Sayuran Hidroponik di CV Teras Budidaya Inovasi Dhieffi Farm Kota Bekasi Wulan Dari, Cita; Azzahra, Fatimah; Wicaksana, Indrajit
Media Agribisnis Vol. 9 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/agribisnis.v9i1.6986

Abstract

Dhieffi Farm merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi sayuran hidroponik. Produk sayuran yang dibudidayakan Dhieffi Farm yaitu pakcoy, caisim, dan kale. Volume penjualan dari ketiga jenis sayuran mengalami fluktuasi akibat ketidakpastian perencanaan produksi dan permintaan sehingga perusahaan mengalami kondisi kekurangan ataupun kelebihan produksi sayuran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peramalan kuantitatif terbaik, menganalisis hasil peramalan penjualan, dan menghitung keuntungan dari hasil peramalan penjualan sayuran hidroponik pakcoy, caisim dan kale dalam periode 8 minggu mendatang. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara. Analisis peramalan menggunakan metode Single Exponential Smoothing dan ARIMA Box-Jenkins. Peramalan penjualan dipilih berdasarkan nilai Mean Squared Error (MSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan terbaik untuk sayuran pakcoy dalam periode 8 minggu kedepan adalah ARIMA (3,1,3) dengan nilai MSE 973,60, ARIMA (1,0,5) untuk sayuran caisim dengan nilai MSE 223,38, dan ARIMA (5,0,5) untuk sayuran kale dengan nilai MSE 207,26. Hasil peramalan penjualan pakcoy sebesar 433,55 kg, caisim sebesar 221,32 kg, dan kale sebesar 210,04 kg. Total keuntungan yang diperoleh pakcoy sebesar Rp3.874.088, caisim sebesar Rp1.012.228, dan kale sebesar Rp3.785.746.