cover
Contact Name
Mimi Sutrawati
Contact Email
dharmaraflesia@gmail.com
Phone
+6281373315732
Journal Mail Official
dharmaraflesia@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. WR. Supratman, Kandang Limun, Kec. Muara Bangka Hulu, Sumatera, Bengkulu 38371
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 16938046     EISSN : 26154544     DOI : 10.33369
Journal of Community Service is an important part of the community service process, which has the function of disseminating the results of community service. Aside from being a medium for scientific communication, this service journal is also a benchmark for various community service activities and results. Dharma Raflesia is published regularly, articles of service to communities with the theme of Appropriate Technology, Aquaculture, Agro-Industry, Animal Husbandry, Counseling and Training, Learning Methods, Socialization and other topics. Articles that enter the editor are selected first.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 326 Documents
Pelatihan Kader Lansia dalam Penanganan Gawat Darurat Pada Lansia (GADASIA) di Puskesmas Pasar Ikan Kota Bengkulu Yustisia, Nova; Aprilatutini , Titin; Susilawati , Desi
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.29787

Abstract

Lanjut usia (lansia) merupakan kelompok rentan  dan  beresiko bila terjadi kondisi gawat darurat sehingga perlu pertolongan segera. Permasalahan yang sering terjadi adalah  tindakan yang dilakukan penolong kurang tepat dan upaya penyelamatan belum sesuai prinsip, sehingga hal ini dapat menjadi penentu keselamatan nyawa korban dari ancaman kematian sebelum tenaga kesehatan datang ke lokasi kejadian atau korban dibawa ke rumah sakit, untuk itu masyarakat maupun kader kesehatan yang berada dilokasi kejadian hendaknya mampu memberikan pertolongan awal dengan benar. kegiatan pengabdian ini untuk meningkatkan kualitas kader lansia dalam penanganan gawat darurat pada lanjut usia (Gadasia) yang digunakan pada kegiatan ini adalah dengan pemberdayaan kader kesehatan lanjut usia melalui pelatihan gawat darurat lansia. Kegiatan  pengabdian dilaksanakan tanggal 21 Juni 2023. Peserta yang hadir pada kegiatan ini ada 24 orang kader lansia yang terlihat berperan serta aktif dalam kegiatan pelatihan, dan adanya peningkatan pengetahuan dari nilai rata-rata 51.67 menjadi 87.08. Hasil kegiatan ini tentunya masih perlu pemantauan dan pendampingan secara berkesinambungan, sehingga upaya pelatihan ini dapat memberikan kontribusi yang positif terhadap masyarakat khususnya kader kesehatan lansia dalam menjalankan perannya di masyarakat sehingga bila terjadi kejadian gawat darurat pada lansia.
Pendampingan Usaha berbasis Ecopreneurship Melalui Pemanfaatan Cangkang Telur menjadi Serum Tanaman Hias di Kota Bekasi Aryanto, Sani; Zahara Tussoleha Ronny; Suharjuddin, Suharjuddin; Putri Ayuni Agustina; Meyke Erlianda
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30005

Abstract

Sasaran masyarakat mitra pengabdian ini merupakan UMKM komunitas ibu-ibu penyuka tanaman hias di Komplek Jalan Rajawali IV Kaliabang Tengah Kota Bekasi sebanyak 25 orang. Rasionalisasi pemilihan masyarakat mitra ini dikarenakan lokasi mitra sangat mendukung program penghijauan dan aktivitas bercocok tanam. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode scaffolding. Adapun tahapan pelaksanaan pengabdian ini meliputi tiga tahapan utama diantaranya: (1) Pra Pelatihan; (2) Pelatihan; dan (3) Evaluasi. Hasil pengabdian ini mengarahkan pada pengembangan produk serum tanaman dengan didasarkan pada hasil penelitian dan kajian literatur terkait manfaat dari cangkang telur untuk tanaman. Mitra akan diberikan program pendampingan proses pembuatan serum tanaman melalui pemanfaatan cangkang telur, kemudian serum  tanaman  diuji coba untuk membuktikan kandungan dan khasiat terhadap terutama tanaman hias. Hasil uji coba tersebut dijadikan dasar dalam memberikan penguatan selama pelatihan yang dilakukan. Selanjutnya mitra diberikan pendampingan dalam melakukan pengemasan dan penjualan produk serta pengembangan marketplace untuk penjualan produk sehingga diharapkan serum tanaman ini menjadi potensi unggulan usaha mitra.
Pelatihan dan Pembinaan Keterampilan Renang Melalui Pengenalan Stretching (Statis dan Dinamis) pada Binaan Siswa PRSI Kota Solok Berto Apriyano; Argantos, Argantos; Khairoh, Jannatul
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30170

Abstract

Pembinaan Olahraga Bagi Siswa peserta pelatihan dan pembinaan  sangat penting untuk mengarahkan bakat serta minat para siswa peserta pelatihan dan pembinaan tepatnya di kegiatan Olahraga terutama cabang olahraga renang, sehingga para peserta pelatihan dan pembinaan  dapat memanfaatkan waktu kosong setelah sekolah dengan kegiatan  keolahragaan  yang  baik  dan  sebagai  tempat  untuk  lebih  mengembangkan keahlian renang, kebugaran, dan kesehatan. Adapun pelatihan dan pembinaan keterampilan renang juga dapat mempersiapkan siswa peserta pelatihan dan pembinaan, masyarakat khususnya generasi muda merancang keterampilan dan kebugaran jasmani secara umum dan menyeluruh dan kekhususan, yang berarti menyertakan siswa untuk dapat ikut berkompetisi dan bersaing dalam prestasi olahraga, serta mengembangkan keahlian renang terbaiknya untuk berupaya mencapainya, serta olahraga renang dapat timbul dan digemari oleh masyarakat dengan siswa peserta pelatihan dan pembinaan   untuk mengembangkan keahlian renang, kebugaran, dan kesehatan. Dalam pelaksanaan pelatihan dan pembinaan PKM  ini kami berkeinginan untuk upaya menyampaikan untuk para siswa SD, SMP,dan SMA yang sudah dikoordinir menjadi Binaan PRSI Kota Solok untuk lebih   memahami sistematis latihan dan tahapan mulai dari gaya dalam renang serta teknik lanjutan untuk mereka para siswa dapat mengenal terjadinya insan yang dipersiapkan menjadi pelapis dan pesaing klub olahraga renang diluar sana. Selanjutnya agar terus memberikan pelatihan dan pembinaan terhadap perkembangan dan kemajuan olahraga pada khususnya cabang olahraga renang.
Pemanfaatan Kulit Kopi sebagai Media Tanam Budidaya Jamur Tiram oleh Kelompok Tani di Desa Tebat Laut Nurfitrisari, Kiky; Muhammad Subhan Hamka; Andika Prawanto; Indriati Meilina Sari
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30189

Abstract

Kegiatan ini merupakan bentuk pemanfaatan kulit kopi sebagai media tanam jamur tiram yang diangkat untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat desa khususnya kelompok tani di Desa Tebat Laut, Kecamatan Seberang Musi, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu dalam pengelolaan limbah pertanian yang dihasilkan dari perkebunan kopi secara optimal yang dikarenakan rendahnya IPTEK masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan memberikan IPTEK kepada kelompok tani di Desa Tebat Laut berupa usaha budidaya jamur tiram melalui teknologi pemanfaatan kulit kopi sebagai bahan campuran media tanam dalam menangani pengelolaan limbah yang dihasilkan dari perkebunan kopi dengan suatu kegiatan pemberdayaan berbasis masyarakat. Kegiatan ini melibatkan satu mitra yaitu Kelompok Tani Bina Warga di Desa Tebat Laut. Tahapan Kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi dan praktik, pendampingan melalui monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan IPTEK masyarakat dalam mengolah limbah kulit kopi sebagai bahan campuran media tanam untuk budidaya jamur tiram dari 30% menjadi 100%.
Literasi Pemanfaatan Olahan Sampah Organik Rumah Tangga pada Kelompok Mangga RT 30 Kelurahan Sawah lebar Baru Hoten, Hendri Van; Nurbaiti; Helmizar
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 1 (2024): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i1.30207

Abstract

As we all know, waste is a problem in daily life. The problem of waste that often occurs is the mixing or not being separated between organic and non-organic waste. The variety of organic waste is abundant and rich in minerals needed for soil fertility and by plants. Therefore, the management of organic waste is strived to become a culture at the smallest environmental level. There are two types of organic waste, solid and liquid. Organic waste is useful for composting planting media, while liquid waste is useful for liquid organic fertilizer (POC). Working alone often causes boredom, no sharing environment causes monotonous knowledge, lack of motivation, no mutual cooperation and mutual reinforcement. Therefore, a systems approach is needed through the formation of groups for the utilization of the organic waste. Through the 2021 FT Unib Development Service, the formation of Environmental Organic Waste Utilization Group among neighbors is an effort that is raised so that members of this group will manage household waste in at least one type, namely the manufacture of POCs and socialization of the processing of the waste.
Perbaikan Sistem Budidaya Ketersediaan Benih dan Penanganan Pasca Panen Kentang sebagai Komoditas Hortikultura Unggulan Kabupaten Bondowoso Wardana, Rudi; Nurwahyuningsih, Nurwahyuningsih; Oktafa, Huda; Firgiyanto, Refa; Uzunul Mauidah, Ana; Farid Rawadan, Muhammad
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 1 (2024): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i1.30286

Abstract

Kelompok petani Potato yang berlokasi di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso memiliki potensi pertanian kentang yang cukup besar. Namun seiring berjalannya waktu ditemukan beberapa permasalahan yang menyebabkan pengembangan agribisnis tidak optimal, antara lain yaitu 1) sulitnya dalam melakukan aklimatisasi tanaman kentang yang baru di lahan; 2) media yang kurang optimal tanah yang kurang subur dan tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman kentang dapat menyebabkan pertumbuhan kurang optimal; 3) kurang sesuainya kondisi mikroklimat pembibitan agar dapat mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman; 4) rentannya kontaminasi tanaman kentang terhadap serangan patogen seperti bakteri, virus, dan jamur. Solusi yang ditawarkan berdasarkan pada permintaan mitra melalui diskusi antara lain yaitu pengadaan tempat pembibitan tertutup, pengadaan pipanisasi guna perbaikan sistem irigasi dan memperbaiki kesuburan tanah, sistem pengadaan net house untuk mengontrol kondisi mikroklimat. Dalam uraian teknologi ini terbagi dalam 2 masalah yaitu teknologi irigasi dan teknologi pembibitan. Tim PPM juga membekali para petani dengan penerapan mikroklimat yang tepat pada budidaya tanaman kentang. Luaran dari kegiatan Pengabdian ini yaitu  tercapainya beberapa peningkatan pengetahuan yang diukur melalui pengisian kuesioner, diantaranya yaitu peningkatan sumber daya petani terkait budidaya tanaman kentang dan aspek lainnya melalui aplikasi hasil riset di Perguruan Tinggi di bidang budidaya, pangan sebesar 90%; peningkatan pengetahuan petani terkait Pembibitan secara kultur jaringan, aklimatisasi, teknik budidaya kentang secara GAP dan GHP, dan pengolahan kentang menjadi produk olahan makanan sebesar 90%.
Pemberdayaan Pondok Pesantren Al- Ifadah Sumberjo yang Mandiri melalui Penerapan Sistem Agribisnis Terpadu dan Pengembangan Jiwa Wirausaha Santri melalui pemasaran berbasis e-commerce Firgiyanto, Refa; Yufit Riskiawan, Hendra; Putro Sarwo Setyohadi, Dwi; Fatur Rohman, Hanif
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30349

Abstract

Pondok Pesantren Al-Ifadah Sumberjo Jember merupakan salah satu pondok pesantren yang berada di Jember, Jawa Timur dengan jumlah santri yang cukup banyak sehingga menuntut pondok untuk dapat menyediakan bahan pangan yang cukup banyak dengan kandungan yang bergizi dan harga yang terjangkau. Tujuan dan fokus dari kegiatan secara khusus yaitu meningkatkan kemandirian pondok pesantren melalui penerapan sistem agribisnis dan penguatan karakter jiwa kewirausahaan dengan penerapan pemasaran e-commerce melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan dan diseminasi teknologi dari hasil riset sehingga diperoleh kegiatan pendampingan yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni sampai Oktober 2023. Tahapan kegiatan terbagi menjadi persiapan, pelaksanaan dan Monitoring serta evaluasi. Hasil pengabdian yaitu telah terdapat peningkatan partisipasi santri pada aktivitas pengembangan agribisnis terpadu berbasi vertiminaponik disertai dengan buku pedoman pelaksanaan sehingga santri merasa tidak bosan dan jenuh. Terdapat adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memanfaatkan sampah organik lebih dari 80% berdasarkan hasil kuesioner disertai dengan penerapan pengolahan limbah organik menjadi pupuk cair, maggot sebagai pakan alternatif ikan, dan kompos guna budidaya tanaman. Hasil pengabdian lainnya yaitu tercapainya peningkatan jiwa wirausaha santri lebih dari 80% berdasarkan kuisioner dan terdapat adanya produk berupa sayuran dan lele dan sudah diperjual belikan pada akun shopee.
Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) Bawang Merah di Desa Sumber Kedawung Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo Kurniasari, Leli; Dinata, Gallyndra Fatkhu; Rohman, Fadil; Firgiyanto, Refa; Ghifari, Ahmad; Rohman, Ali Fatkhur
DHARMA RAFLESIA Vol 22 No 1 (2024): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v22i1.30418

Abstract

Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo merupakan desa yang sebagian besar dikelola untuk budidaya bawang merah. Terdapat permasalahan hama penyakit yang dihadapi. Petani banyak menggunakan pestisida kimia untuk menangani masalah tersebut. Berdasarkan survey, petani dapat menggunakan lebih dari 19 pestisida sintetik dan dilakukan secara terjadwal. Hal tersebut akan membuat agroekosistem menjadi tidak sehat dan memberikan dampak negatif yang berkepanjangan. Kegiatan Sekolah Lapang-Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) bawang merah diberikan sebagai solusi  penggunaan pestisida kimia yang berlebihan di desa tersebut. Sekolah lapang dilaksanakan pada semester gasal tahun 2023, terdiri sosialisasi, diseminasi teknologi, monitoring dan evaluasi. Tingkat keberhasilan SL-PH bawang merah ini adalah meningkatnya pemahaman petani terhadap konsep PHT sebesar 89.47%. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung langkah pengembangan sentra agribisnis bawang merah yang sehat dan berkelanjutan di Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.
Mitigasi Bencana Pesisir: Pemberdayaan Komunitas Nelayan Sipatuo melalui Penanaman Mangrove di Kelurahan Tahoa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara Hasidu, La Ode Abdul Fajar; Bantun, Suharsono; Saleh, Ramlah; Afrianty, Iis; Aba, La; Sety, La Ode Muhamad; Hasria, Hasria; Arif, Arif Prasetya; Arianto, Arianto; Yulianti, Eva Tri; Kamaruddin, Anggi Ashari; Alghi, Anugerah Febryan; Safar, Muhammad; Hamid, Fanul
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.30751

Abstract

Wilayah pesisir sering kali menjadi sasaran bencana alam, yang dapat berdampak serius pada komunitas nelayan. Pengurangan ekosistem mangrove di pesisir dapat meningkatkan risiko banjir, erosi pantai, dan gelombang tinggi. Oleh karena itu, dalam program kegiatan Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat), pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu komunitas nelayan Sipatuo di Kelurahan Tahoa, Sulawesi Tenggara dalam menghadapi masalah bencana di wilayah pesisir yang merupakan tempat bermukim mereka. Kegiatan penanaman pohon mangrove dilakukan sebagai cara untuk melindungi pantai dan meningkatkan pemahaman komunitas tentang pentingnya pohon mangrove. Masyarakat dilibatkan dalam sosialisasi dan penanaman mangrove. Hasilnya sangat positif, dengan pemahaman masyarakat meningkat sekitar 18%, dan hampir semua orang ikut berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat efektif dalam memberikan pengetahuan kepada Masyarakat pesisir. Kegiatan pengabdian ini penting dalam upaya pelestarian lingkungan pesisir di wilayah Sulawesi Tenggara. Perlu diadakan penelitian  untuk melihat dampak jangka panjang dari upaya mitigasi bencana pesisir dan bagaimana pelestarian mangrove dapat membantu komunitas dalam menghadapi bencana pesisir.
Pemanfaatan Saung Intelektual untuk Meningkatkan Kemampuan Belajar Anak Tidak Sekolah Almuiz, Rifqi; Muhammad Desta Ardhiansah; Luthfi Pradana, Raditya; Ramdhon Nur, Yusuf; Riski Dian Pramukti, Amelia; Niko Pramesti, Agata; Khoerul Jannah, Dian; Nazilaturrohmah Ismail, Shofiya; Fathin Qorisa Ayun, Fatiya; Annur, Fajry; Feby Nur Nanda Sabrina, Nadia; Ilyas Amrulloh, Hambali; Lestari Mardlotillah, Dewi; Albara Taqiyudin, Haidar; Irfan Fatkhun Niam, Muhammad; Jariono, Gatot
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.31123

Abstract

Kecamatan Tanon Kabupaten Sragen terdapat Desa Tanon. Mayoritas masyarakat yang tinggal di Desa Tanoni bermata pencaharian di bidang pertanian sebagai petani, buruh tani, buruh harian lepas, dan dalam beberapa hal sebagai wiraswasta. Namun demikian banyak orang tua yang tetap menyekolahkan anaknya ke sekolah menengah atas meskipun sebagian besar dari mereka yang bekerja di industri dan berpendidikan SLTA atau SLTP. Anak-anak memang ditakdirkan untuk belajar, namun kenyataannya banyak orang tua yang terlalu disibukkan dengan bekerja, baik di ladang sendiri maupun sebagai buruh tani. Tujuan dari kegiatan ini adalah: 1) Meningkatkan pendidikan berbasis nonformal dengan mendirikan Saung Intelektual. 2) Mewujudkan saung intelektual yang berangkat dari permasalahan dan potensi masyarakat. 3) Penguatan P5 (program penguatan profil pelajar Pancasila) dalam mewujudkan generasi terdidik. 4) Pembekalan dan pencerdasan mengenai seks education dan penanaman nilai moral serta agama sejak dini. 5) Menyadarkan pentingnya digitalisasi dalam upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Hasil kegiatan pendampingan Desa Cerdas, yaitu (a) Pojok Literasi Anak Tidak Sekolah; (b) Pojok Literasi Permainan Tradisional; (c) Pojok Literasi Budaya dan Kewarganegaraan; (d) Pojok Literasi Seks Education; (e) dan Pojok Literasi Perekonomian dan Digitalisasi. Dengan adanya kelima pojok literasi tersebut, diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi desa dan juga mahasiswa. Masyarakat di desa Tanon, khususnya untuk anak-anak dan remaja bergembira dengan adanya pojok literasi tersebut, selain bersenang-senang anak-anak juga diajarkan terkait pentingnya literasi, dan juga pendidikan seks yang masih tabu di kalangan masyarakat. Adapun manfaat yang didapatkan oleh mahasiswa sebagai bentuk pelatihan soft skills dan juga hard skills sebagai keterampilan yang sangat dibutuhkan di era sekarang ini.