JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan
Jurnal ilmiah ber-ISSN yang difokuskan pada keilmuan pendidikan secara umum antara lain: Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Pendidikan Sejarah, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan Teknologi Informasi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Fisika, dan beberapa pendidikan lainnya
Articles
2,350 Documents
Pengembangan Multimedia Interaktif IPA untuk Kelas V di SD Negeri 5 Tilamuta Kabupaten Boalemo
Uno, Winda Anggriyani;
Halim, Irmayani
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (284.492 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1302
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia interaktif dalam pelajaran IPA yang layak digunakan sebagai salah satu sumber belajar oleh siswa kelas V di SD Negeri 5 Tilamuta Kabupaten Boalemo. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Borg and Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Tilamuta Kabupaten Boalemo yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa pedoman wawancara, angket, dan observasi. Validasi instrumen dilakukan melalui expert judgment. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menghasilkan multimedia interaktif pada mata pelajaran IPA materi penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungan yang dapat memotivasi siswa dalam belajar. Sedangkan kelayakan multimedia interaktif ini dibuktikan dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli media dengan skor 4,69 (kategori sangat baik) dan ahli materi dengan skor 4,23 (kategori sangat baik). Produk multimedia interaktif yang diujicobakan kepada siswa kelas V SD Negeri 5 Tilamuta Kabupaten Boalemo. Hasil yang diperoleh pada uji coba lapangan awal sebesar 4,46 (kategori sangat baik), uji coba lapangan sebesar 4,21 (kategori sangat baik), dan uji pelaksanaan lapangan 4,23 (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil uji pelaksanaan lapangan yang menunjukan bahwa produk termasuk dalam kategori sangat baik, sehingga secara keseluruhan multimedia interaktif IPA untuk kelas V SD yang dikembangkan dikatakan layak untuk digunakan sebagai salah satu sumber belajar. Dengan menggunakan multimedia interaktif IPA hasil belajar yang diperoleh akan lebih baik dibandingkan dengan menggunakan sumber belajar dari buku dan penjelasan guru.
Pengembangan Media Pembelajaran PAI berbasis ICT
Nuravipah, Eem;
Assabana, M. Syahru;
Nugroho, Widyo;
Seipah, Seipah
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.331 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1330
Artikel ini menyatakan bahwasannya persoalan media pembelajaran dapat membantu dalam meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan di Indonesia, hal ini mengingat pengaruhnya yang begitu besar dari Pembelajaran yang berbasis ICT terhadap hasil keluaran. Oleh karenanya, lembaga-lembaga sekolah berlomba-lomba dalam mengimplementasikan sistem pembelajaran yang berbasis ICT dalam rangka untuk memperhatikan dan meningkatkan urusan mutu dan kaitannya pendidikan. Sehingga beragam cara dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan mutu dan relevansi pendidikan tersebut. Sehingga asa yang ada besarnya adalah mampu menjawab segala tantangan dan kebutuhan individu seiring dengan kemajuan zaman. Pemanfaatan ICT merupakan salah satu solusi alternatif untuk menyikapi problematika terkait mutu dan relevansi pendidikan, yang menurut beberapa hasil penelitian dapat memberikan keuntungan-keuntungan bagi dunia pendidikan. Meskipun demikian, tidak bisa digunakan pada tataran praktisnya banyak sekali persoalan yang terjadi terkait pemanfaatan ICT dalam pendidikan, khususnya di madrasah Islam baik yang berkaitan dengan finansial, infrastruktur, bahkan sumber daya manusianya itu sendiri. Kemudian dari pada itu, Pendidikan berbasis ICT hanya akan berhasil apabila dikelola dan ditanganidengan terencana, sistematis dan terintegrasi.
Disposisi Berpikir Kritis Matematis dalam Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review
Fianingrum, Fitri;
Pujiastuti, Heni;
Fathurrohman, Maman
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (212.283 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1341
Dalam matematika peserta didik akan lebih baik jika diajarkan proses berpikir. Sehingga tujuan dari pembelajaran matematika dapat tercapai. Salah satu tujuan dari mempelajari matematika yaitu berpikir kritis. Berpikir kritis terbentuk dari kemampuan dan disposisi. Disposisi berpikir kritis sediri yaitu cara mengambil keputusan untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik studi analisis disposisi berpikir kritis matematis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Systematic Literature Review (SLR). Langkah pertama yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menentukan tema serta membuat rumusan permasalahan apa yang akan digunakan. Langkah selanjutnya mengumpulkan artikel sesuai tema dengan Google Schooler, sinta.kemdikbud.go.id dan Portal Garuda. Kata kunci yang digunakan “Disposisi berpikir kritis matematis dalam pembelajaran matematika”. Tahun publikasi studi mulai tahun 2013 sampai tahun 2022. Metode pembelajaran yang paling banyak digunakan untuk meneliti disposisi berpikir kritis matematis yaitu metode Socrates kontekstual dan saintifik. Serta penggunaan metode socrates dapat mencapai semua indikator disposisi berpikir kritis matematis.
Translanguaging in Youtube Channel: A Case Study of Nessie Judge
Permadi, Mandala Erlangga Indra;
Yusra, Kamaludin;
Isnaini, Muh.;
Mahyuni, Mahyuni
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.258 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1348
This study aims at describing the components of translanguaging, the reason for using translanguaging, and the functions of translanguaging in YouTube videos. This research used the descriptive qualitative method. The data were collected from the YouTube channel of Nessie Judge. First, the researcher was transcribed the utterances into written text. Then, identified the transcript and classified into each components of translanguaging. After that, reduced data in the form of table. The components are divided according to the utterances. Then, the researcher was interpreted the reasons of translanguaging in Nessie Judge’s YouTube videos. In addition, the researcher was found the speech function of translanguaging used by Nessie Judge in her YouTube videos. The results of this study show there are two components of translanguaging that Nessie used in her YouTube videos. The translanguaging’s components used in the three videos were dominated by 83% code-switching, and 17% translating and interpreting. The difference between translanguaging and code switching lies in the concept. The concept of translanguaging gives freedom for anyone to use more than two languages without any restrictions, while code-switching has its own limitations. The result of this study also finds there are six reasons why Nessie Judge used translanguaging. The most dominant reason of Nessie Judge used translanguaging is talking about a particular topic with 78%. In addition, there are five speech functions Nessie Judge used translanguaging. The most dominant speech function of Nessie Judge used in the three videos is 74% metalinguistic function.
Membangun Masyarakat yang Mandiri, Kreatif dan Religius
Heriana, Tutik;
Sunarso, Sunarso;
Mulyanto, Takim;
Wijaya, Andik;
Subagyo, Anton;
Wulandari, Risky;
Sugeng, Sugeng
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (294.044 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1350
Pengabdian kepada masyarakat dilakukan bukan hanya dengan cara memberi sesuatu kepada masyarakat dan masyarakat hanya menerima apa yang diberikan oleh pengabdi tanpa melakukan apapun. Pengabdian masyarakat jauh lebih dari itu, pengadian masyarakat dilakukan untuk 'mengubah' pola pikir masyarakat agar menjadi mandiri dengan memanfaatkan potensi yang ada. Metode pengabdian dengan menggunakan PAR (Participatori Action Research). Sedangkan Metode pelaksanakan dengan partisipatif, demonstrasi, pelatihan dan praktek. Atas dasar analisis situasi awal yang didapatkan dari survey pendahuluan bahwa masyarakat desa Pijeran, kecamatan Siman, kabupaten Ponorogo membutuhkan motivasi stimulan terhadap ide-ide usaha untuk meningkatkan kreatifitas serta mendatangkan tambahan penghasilan bagi masyarakat desa tersebut. Yang dimaksud kreatif adalah menciptakan ide atau gagasan baru yang mampu menghasilkan produk baru yang belum ada sebelumnya dan bisa digunakan oleh masyarakat sehingga bisa lebih mandiri secara finansial. Secara paralel juga diperlukan upaya peningkatan kapasitas kerohanian masyarakat melalui kegiatan berbasis agama. Tim pengabdi berusaha mendorong masyarakat untuk menumbuhkembangkan nilai-nilai religius, kreatif dan kemandirian sebagai modal dasar dalam pembangunan desa. Menumbuhkembangkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi diri dan lingkungan. Meningkatkan kolaborasi antara warga dan pihak lain agar tercipta percepatan pembangunan.
Pelatihan Pembuatan kerajinan Limbah Kayu Gergaji untuk Meningkatkan Pendapatan Karang Taruna Desa
Sulistyaningrum, Dyah Erlina;
Amin, Moh.;
Suryanto, Agus;
Yuwono, Amrih;
Mirlana, Dendy Eta;
Prayitno, Edy
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.782 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1351
Pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Memberikan pelatihan ketrampilan dan pengetahuan baru kepada para peserta anggota karang taruna Desa Purworejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo tentang pemanfaatan limbah kayu gergajian sebagai kerajinan tangan. (2) Memanfaatkan limbah kayu sebagai kerajinan tangan untuk meningkatkan pendapatan karang taruna di Desa Purworejo, Kecamatan Balong, Kabuaten Ponorogo. Jenis pengabdian ini adalah pengabdian kepada masyarakat. Salah satu upaya untuk menambah pendapatan karang taruna adalah dengan mengolah kembali limbah kayu menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual seperti dibuat rak dinding. Pemanfaatan limbah kayu masih terbatas saat ini, sehingga disaat warga desa banyak yang merenovasi rumah, limbah kayu yang melimpah dapat mencemari lingkungan. Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah memberikan solusi dengan mengadakan pelatihan cara pembuatan kerajinan tangan dari limbah kayu secara sederhana. Peserta kegiatan PKM ini adalah karang taruna di Desa Purworejo, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan mensosialisasikan manfaat serta cara membuat kerajinan tangan kepada karang taruna. Pada karang taruna diberikan contoh alat untuk proses pemotongan limbah kayu dan diperlihatkan secara langsung cara kerjanya sampai pada proses pengemasan hingga siap untuk dijual. Karang taruna di Desa Purworejo diharapkan mampu memanfaatkan limbah kayu menjadi sesuatu yang bernilai jual, sehingga diharapkan dapat memberikan keuntungan dari segi ekonomi, kebersihan lingkungan, maupun dari segi pelestarian lingkungan.
Implikasi Asas Proporsionalitas dalam Wanprestasi: Suatu upaya Mewujudkan Keadilan Substantif
Prihatin, Lilik;
Amin, Mohammad;
Darmawan, Darmawan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (218.775 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1357
Asas proporsionalitas merupakan salah satu asas penting dalam hukum perdata yang berorientasi pada pemberian kesejajaran dan kesederajatan kedudukan dalam hubungan hukum. Dalam berbagai perbuatan hukum perdata, asas proporsionalitas menjadi hal penting khususnya dalam menegakkan keadilan susbtantif bagi para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna dari asas proporsionalitas dalam hukum perdata sekaligus meneguhkan implikasi hukum asas proporsionalitas dalam perkara wanprestasi untuk mewujudkan keadilan susbtantif. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Bahan hukum primer dalam penelitian ini meliputi: KUHPerdata. Bahan hukum sekunder meliputi: buku, hasil penelitian dan pengkajian, serta artikel jurnal yang berkaitan dengan wanprestasi, keadilan susbtantif, dan asas proporsionalitas. Bahan non-hukum meliputi kamus bahasa dan kamus hukum. Hasil penelitian menegaskan bahwa asas proporsionalitas dalam hukum perdata bermakna upaya menjamin hubungan hukum yang patut, layak, serta proporsional atau sebanding. Selain itu, asas proporsionalitas dalam hukum perdata juga memiliki “misi ideologis” yaitu mengupayakan hubungan hukum para pihak sesuai dengan cita hukum Indonesia. Implikasi asas proporsionalitas dalam wanprestasi untuk mewujudkan keadilan substantif dapat dilihat dalam relasi yang saling mendukung yaitu asas proporsionalitas berimplikasi pada terpenuhinya keadilan susbtantif bagi para pihak.
Peralihan Hak Milik Atas Tanah karena Pewarisan di Kantor Pertanahan
Suyani, Suyani;
Suryadi, Suryadi;
Suparlin, Suparlin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (228.297 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1358
Dalam UU no 5 Tahun 1960 tentang UUPA mengatur mengenai hak-hak yang dapat dimiliki oleh masyarakat, salah satunya adalah hak milik, dimana hak milik sebagai hak yang turun-temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat beralih karena pewarisan. Untuk mendapatkan kepastian hukum, peralihan hak milik atas tanah dilakukan berdasarkan PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Penelitian ini berawal dari permasalahan bahwa adanya rasa enggan masyarakat melakukan pendaftaran tanah karena munculnya isu yang terkait dengan mahal dan lamanya waktu yang dibutuhkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengutamakan data yang diperolah langsung melalui wawancara di Kantor Pertanahan Ponorogo. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang prosedur peralihan hak milik atas tanah karena pewarisan yang terjadi di Ponorogo. Dari data diperoleh beberapa hal yang mendukung dan menghambat proses peralihan hak milik atas tanah yang terjadi di Kantor Pertanahan kabupaten Ponorogo, yang berasal dari masyarakat atau Kantor Pertanahan sendiri. Dalam peningkatan pemberian pelayanan dibuka Program PRIORITAS untuk pengurusan peralihan hak milik atas tanah.
Desa Mbawa: Potret Sebuah Kampung Multikultural (Tinjauan Sejarah Sosial)
Subari, Subari;
Sukarddin, Sukarddin
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (955.072 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1359
Penelitian ini merupakan kajian sejarah sosial dan budaya yang menjelaskan tentang keragaman suku, ras, dan agama dalam masyarakat multikultaral di Desa Mbawa Kecamatan Donggo. Tujuan penelitian ini untuk memahami suatu kultur masyarakat Mbawa di tengah dominasi kultur budaya mayoritas. Adapun metodepenelitian adalah metode penelitian sejarah dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terbangunnya hubungan sosial yang rukun di tengah masyarakat multikultur dengan melakukan penguatan nilai solidaritas sesama warga masyarakat Mbawa untuk menjaga keretakan social Islam, Kristen dan katolik adalah tiga kepercayaan monoteis yang berkembang di Desa ini hidup harmonis sehingga dapat mengisi ruang-ruang dalam konteks kehidupan masyarakat. Masyarakat Mbawa yang multietnis adalah masyarakat yang hidup berdampingan antara satu sama lain yang berbeda pandangan hidup agar hal ini dapat meredam sebuah potensi konflik yang menggangu kerukunan sosial, budaya, dan agama di Desa Mbawa.
Pola Kemitraan Petani Jahe Gajah Desa Sriti Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo dengan PT. Enha Sentosa Indonesia
Muharijanto, Rijono Eko;
Rahayuningsih, Tri;
Fanani, Muhamad
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.324 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1360
Di desa Sriti Kecamatan Sawoo Kabupaten Ponorogo, jahe gajah adalah salah satu tanaman rempah-rempah yang dikembangkan oleh beberapa petani. Dalam pengembangan jahe gajah, petani mengalami kesulitan dalam memperoleh bibit dan pemasaran hasil panen, hal tersebut karena kurangnya modal yang dimiliki petani dan juga kurangnya pengetahuan petani akan informasi pasar. Keadaan inilah yang membuat petani menjalin kemitraan dengan PT Enha yang bergerak dibidang ekspor jahe gajah. Dari permasalahan tersebut peneliti ingin meneliti bagaimana pola kemitraan petani jahe gajah dengan PT Enha dan seberapa berhasilkah pola kemitraan ini. Penelitian ini dilakukan dari bulan September 2022 sampai dengan bulan Oktober 2022, Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (Purposive) yaitu objek penelitian dipilih dengan sengaja dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simple random sampling yang terdiri atas 20 orang petani jahe gajah dan informan kunci dari PT Enha adalah dua orang yaitu pemilik perusahaan dan penyuluh pertanian lapangan (PPL). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitik. Dari hasil penelitian didapatkan pola kemitraan yang dilakukan petani jahe gajah dengan PT Enha adalah Pola kemitraan kerjasama operasional agribisnis (KOA) dan penelitian ini juga menghitung nisbah keuntungan petani yang mengalami peningkatan dari sebelum bermitra 0,58 menjadi 1,28 setelah bermitra.