cover
Contact Name
Yenti Juniarti
Contact Email
yenti@ung.ac.id
Phone
+6285217588984
Journal Mail Official
yenti@ung.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Gorontalo Secretariat JAMBURA Early Childhood Education Building Faculty of Education Street of Sudirman, 45511 Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Jambura Early Childhood Education Journal
ISSN : 2654752X     EISSN : 27162974     DOI : 10.37411
Core Subject : Education,
Jambura Early Childhood Education Journal is a journal that focuses on early childhood studies, discussing parents-child relationship, multiple intelligences, and pedagogies. This journal is published by the Education Teacher and Early Childhood Education Department, Gorontalo State University, which aims to facilitate professionals, academics, researchers, scholars and university students whose conduct empirical and original work. The Jambura Journal publishes articles on Early Childhood Education twice a year, every January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 165 Documents
Pengaruh Aktivitas Belajar di Luar Kelas Terhadap Kemampuan Kesadaran Diri Anak Usia 5 - 6 Tahun Apriyati Masia; Nunung Suryana Jamin; Sri Wahyuningsi Laiya
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4591

Abstract

Abstrak ______________________________________________________________ Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kegiatan pembelajaran di luar kelas atau outdoor learning dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan kesadaran diri pada anak usia 5–6 tahun. Pembelajaran di luar kelas dipandang sebagai pendekatan yang memberi kesempatan kepada anak untuk terlibat secara aktif dalam proses belajar dengan memanfaatkan lingkungan sekitar secara langsung. Melalui pengalaman belajar yang nyata dan kontekstual tersebut, anak dapat mengembangkan berbagai kemampuan dan keterampilan secara lebih utuh, khususnya dalam membangun kesadaran diri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 16 anak yang diamati selama sembilan kali pertemuan pembelajaran, yang dirancang berdasarkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan tema dan subtema yang berbeda pada setiap pertemuan. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi secara langsung terhadap aktivitas anak menggunakan lembar penilaian yang memuat tiga indikator utama kemampuan kesadaran diri, yaitu kemandirian, interaksi sosial, dan kepercayaan diri. Setiap indikator dinilai berdasarkan kategori perkembangan, yakni mulai berkembang (MB), berkembang sesuai harapan (BSH), dan berkembang sangat baik (BSB). Analisis data dilakukan dengan cara menghitung persentase perkembangan anak pada masing-masing indikator di setiap pertemuan, sehingga perubahan perkembangan dapat diamati secara bertahap sebagai hasil dari stimulasi pembelajaran di luar kelas. Melalui metode ini, peneliti dapat memahami dinamika perkembangan kesadaran diri anak dari waktu ke waktu serta mengetahui sejauh mana aktivitas belajar di luar kelas memberikan kontribusi terhadap peningkatan setiap indikator tersebut. Kata Kunci: Belajar di Luar Kelas, Kemampuan Kesadaran Diri, Anak Usia Dini
Pengaruh Metode Bermain Berbasis Teori ZPD Terhadap Kemampuan Sosial Anak Usia Dini Marlin Soman; Pupung Puspa Ardini; Sri Rawanti
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4653

Abstract

Fokus utama kajian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas metode bermain berbasis Zone of Proximal Development (ZPD) terhadap perkembangan kompetensi sosial anak. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimental dengan desain one group pretest-posttest, penelitian ini melibatkan 15 subjek. Data menunjukkan peningkatan skor rata-rata yang signifikan dari 28,40 (pre-test) menjadi 46,27 (post-test). Melalui uji-t pada taraf signifikansi 0,05, terbukti bahwa intervensi ini secara positif meningkatkan kemampuan kerja sama, kepatuhan pada aturan, dan empati siswa. Hasil ini mengonfirmasi bahwa bimbingan guru (scaffolding) dalam kerangka ZPD berhasil mengoptimalkan potensi sosial anak, sehingga hipotesis alternatif (H1) diterima.
Modul siacana: Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka Kesiapsigaan Bencana Pada Anak Usia Dini Fitriana
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 1 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i1.4748

Abstract

This study aims to determine the understanding of flood disaster preparedness in early childhood, because the understanding of disaster preparedness for early childhood in Indonesia is still very low. The lack of providing knowledge of disaster preparedness, especially flood disasters in children, is caused by ineffective learning practices, because teachers have not used diverse learning media. So this research designs a computer-based educational game application product, namely learning media that displays simulations of flood disaster preparedness. Research was conducted to design learning media for understanding flood disaster preparedness in children aged 5-6 years. This research method uses research and development with the ADDIE model design (Analize, Design, Development, Implementation, Evaluate). Data collection techniques in the form of expert validation (PAUD, Media, Language, and Disaster Preparedness Experts) field trial data. The research was conducted in Group B kindergarten in Lebak Regency. The results showed that the SIGANA Banjir educational game is suitable for use to provide an understanding of flood disaster preparedness in children. Materials for understanding flood disaster preparedness in this game include: understanding hazards and early warning systems; understanding of taking action to protect oneself; understanding of reducing the impact of disasters.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Joyful Learning Terhadap Pembelajaran Mendalam Pada Anak Usia Dini Putri Kharisma Dewi; Een Yayah Haenilah; Nopiana Nopiana
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4804

Abstract

This study was motivated by the low level of deep learning among early childhood students, as evidenced by a lack of active engagement, critical thinking skills, and difficulties in connecting learning experiences to daily life. This study aims to determine the effect of joyful learning-based instruction on deep learning in early childhood. The research hypothesis is that there is an effect of joyful learning-based instruction on deep learning in early childhood. The study employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The study subjects consisted of 23 children aged 5–6 years at Al-Akbar Rajabasa Kindergarten in Bandar Lampung. Data were collected through observation and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed an Asymp. Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, indicating that joyful learning-based instruction has an effect on deep learning in young children. Learning activities through play, experiments, projects, and concrete media encourage children to be more active, understand concepts, and reflect on their learning experiences. The research findings suggest that deep learning in early childhood should take place in an integrated manner to optimally stimulate the development of young children.
PHBS dalam Tinjauan Pedagogi Bermain dan Internalisasi Moral Anak Usia Dini Jumiatmoko Jumiatmoko; Upik Elok Endang Rasmani; Nurul Shofiatin Zuhro; Anjar Fitrianingtyas; Novita Eka Nurjanah
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4825

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan keterampilan hidup mendasar bagi anak usia dini, namun implementasi pembelajarannya masih sering berfokus pada kepatuhan dan mengabaikan proses internalisasi moral. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis bagaimana pedagogi berbasis bermain dapat menstimulasi PHBS sekaligus menumbuhkan nilai-nilai moral pada anak usia dini. Penelitian dilaksanakan dengan mengikuti pedoman PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Data disintesis dari berbagai studi yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 dari berbagai laman indeksasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model pedagogi berbasis bermain yang bersifat simulatif, gamifikasi, dan konstruktif secara signifikan meningkatkan literasi kesehatan sekaligus menstimulasi perkembangan moral anak. Studi ini juga menemukan bahwa hidden curriculum dalam aktivitas bermain mampu mentransformasikan instruksi yang bersifat eksternal menjadi kesadaran moral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagogi berbasis bermain merupakan sarana penting bagi stimulasi perkembangan anak secara holistik. Oleh karena itu, pendidik perlu mengintegrasikan stimulasi perkembangan moral dalam berbagai aktivitas bermain guna mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan.
Partisipasi Anak PAUD dalam Pawai Kebudayaan “Aku Bangga Jadi Anak Indonesia”: Persepsi Orang Tua dan Dampaknya terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Rosmiani; Agustan; Besse Nirmala
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4902

Abstract

This study examines parental perceptions of the impact of early childhood participation in the "Aku Bangga Jadi Anak Indonesia" (I Am Proud to Be an Indonesian Child) cultural parade on children's social-emotional development. Employing a descriptive quantitative approach, data were collected through a closed-ended Likert scale questionnaire (1–4) distributed to 25 parents selected via simple random sampling from a population of 250 parents of parade participants in Palu Barat District, Palu City. Descriptive statistical analysis revealed high mean scores (M = 3.24–3.56) across all dimensions, with the highest scores recorded for cultural introduction, positive experiences, teacher support, and children's enthusiasm. Aspects receiving lower scores included event scheduling and venue management. Open-ended responses further highlighted benefits related to peer socialization, cross-class interaction, and creative self-expression through costumes. These findings are substantiated by sociocultural theory (Vygotsky), cognitive developmental theory (Piaget), social learning theory (Bandura), and psychosocial theory (Erikson). Overall, parents rated the activity highly positively for children's holistic development, with recommendations for improvements in scheduling and activity diversification.
Implementasi Kemitraan Orang Tua terhadap PAUD Holistik Integratif di TK Methodist 05 Palembang Elizabeth Hutapea; Achmad Wahidy; Padilah
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4939

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemitraan antara orang tua dan sekolah dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI). Penelitian bertujuan mendeskripsikan implementasi kemitraan orang tua di TK Methodist 05 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan orang tua peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan orang tua telah berjalan baik, diwujudkan melalui kelas parenting, komunikasi intensif guru-orang tua, keterlibatan dalam kegiatan sekolah, pendampingan belajar di rumah, serta partisipasi dalam program kesehatan dan gizi bersama Puskesmas Makrayu. Faktor pendukung meliputi komunikasi terbuka, program parenting rutin, dukungan sekolah, dan keterlibatan aktif orang tua, sedangkan hambatan yang ditemukan relatif kecil, yaitu keterbatasan waktu orang tua dan perbedaan pemahaman terhadap program sekolah. Kemitraan orang tua terbukti berkontribusi positif terhadap keberhasilan PAUD Holistik Integratif dan tumbuh kembang anak secara optimal.
Mindful Learning melalui Permainan Tradisional Batewah untuk Mengenalkan Budaya Lokal Banjarmasin pada Anak Usia Dini Maulidha Maulidha; M. Agus Safrian Nur; Rizki Nugerahani Ilise
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.4942

Abstract

This study aims to describe the application of mindful learning through the traditional Batewah game in introducing Banjarmasin local culture to early childhood learners. This research employed a qualitative approach with a narrative study design. The participants were a Group B teacher teaching children aged 5-6 years and early childhood learners involved in Batewah-based learning activities at PAUD IT Nurul Fikri Banjarmasin. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and were analyzed narratively through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the Batewah game can serve as a conscious, active, enjoyable, and contextual learning medium. Children demonstrated improved attention, turn-taking ability, emotional regulation, cooperation, rule compliance, and respect for peers. Moreover, Batewah helped children recognize Banjar local culture through direct experience, regional language use, game rules, and social values such as togetherness, sportsmanship, responsibility, and patience. The study concludes that mindful learning based on the traditional Batewah game has potential as an early childhood learning strategy that supports children’s holistic development while preserving local cultural identity.
Meningkatkan Rasa Nasionalisme Anak 5-6 Tahun Melalui Pengenalan Budaya Lokal Sumatera Selatan Novianti; Tuti Firdayani; Darwin Effendi
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan rasa nasionalisme anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran konkret. Penelitian ini dilakukan karena anak-anak belum menunjukkan indikator nasionalisme secara optimal, khususnya dalam hal cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kegiatan pembelajaran konkret diharapkan dapat memberikan pengalaman bermakna yang memungkinkan anak memahami dan mempraktikkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang mencakup tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak Kelompok B di TK Alfarizi, Banyuasin. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif berdasarkan pencapaian indikator nasionalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatera Selatan secara efektif meningkatkan sikap nasionalisme anak. Pada Siklus I, 6 anak (40%) dikategorikan Mulai Berkembang (MB), 6 anak (40%) Berkembang Sesuai Harapan (BSH), dan 3 anak (20%) Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah perbaikan pada Siklus II, 13 anak (86,7%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), melampaui indikator keberhasilan sebesar 75%. Anak-anak menunjukkan sikap yang lebih baik dalam mencerminkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengenalan budaya lokal Sumatra Selatan dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan nasionalisme pada anak usia dini, khususnya dalam mengembangkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik anak usia dini dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran di kelas sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Namun, penelitian ini terbatas pada satu taman kanak-kanak dengan jumlah partisipan yang relatif sedikit; oleh karena itu, hasilnya tidak dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan mengeksplorasi penerapan pembelajaran berbasis budaya lokal di lingkungan pendidikan serta wilayah yang berbeda.
Pengaruh Permainan Maze Alphabet Terhadap Keaksaraan Awal Anak Usia 5-6 Tahun Asih Budi Kurniawati; Nursabilla Maharani Dwiyanvi; Devi Nawangsasi
Jambura Early Childhood Education Journal Vol 8 No 2 (2026): Jambura Early Childhood Education Journal
Publisher : JURUSAN PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jecej.v8i2.3867

Abstract

This study was motivated by the low early literacy skills of children aged 5-6 years who were located at PAUD Raudhatul Jinan Bandar Lampung. This study aims to determine the effect of the alphabet maze game on the early literacy of children aged 5-6 years. This study is a quantitative study with a Quasi Experiment research method and a Nonequivalent Control Group Design research design, namely with one experimental class and one control class. The sample of this study was children aged 5-6 years at PAUD Raudhatul Jinan totaling 50 children. The data collection technique used observation techniques in the form of checklists and documentation. The data analysis technique in this study used a simple linear regression analysis test. The results of the simple linear regression analysis test showed a significant value = 0.000 ˂ 0.05, so Ha was accepted, which means that there is an effect of the use of the alphabet maze game on the early literacy of children aged 5-6 years in group B PAUD Raudhatul Jinan Bandar Lampung