cover
Contact Name
Pande Komang Suparyana
Contact Email
jurnalaplikasidaninovasiiptek@gmail.com
Phone
+6287865309966
Journal Mail Official
jasintek@denpasarinstitute.com
Editorial Address
Jln. Sari Dana IV No.1 DPS 80116 Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek (JASINTEK)
Published by Denpasar Institute
ISSN : 2721107X     EISSN : 27211061     DOI : -
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek memuat tulisan mengenai aplikasi dan Inovasi IPTEK dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk dapat meningkatkan level keberdayaan mitra sasaran/masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 138 Documents
Sosialisasi Pembuatan Laporan Keuangan Sederhana Serta Pemasaran Produk Kerajinan di Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Lombok Barat Anna Apriana Hidayanti; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Rifani Nur Sindy Setiawan; Dudi Septiadi; Muhammad Nursan; Fadli; Sofiati Wardah; Zulkarnaen
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.97

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan strategi pemasaran produk dan pembuatan laporan keuangan sederhana termasuk membantu menghitung harga poko produk untuk penentuan harga jual yang kompetitif bagi para pelaku usaha kerajinan di sesa Dasan Tapen Kecamatan Gerung Lombok Barat. Permasalahan yang ada yaitu keterbatasan pemasaran produk dan penentuan harga jual khususnya untuk tas rajut yang selama ini hanya menggunakan perkiraan, diselesaikan dengan tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan melakukan survey pendahuluan berkaitan dengan permasalahan yang ada. Selanjutnya dilakukan sosialisasi bagaimana strategi pemasaran yang dapt dilakukan untuk meningkatkan pelanggan. Dilanjutkan dengan melakukan pendampingan yaitu membentu mempromosikan produk ditempat keramaian seperti Car Free Day di Udayana pada minggu pagi dan membantu membuatkan akun social media agar pemasaran produk dapat dilakukan secara online. Bagi tas rajut, kami membantu cara menghitung harga pokok produk agar harga jual tidak lagi berdasarkan perkiraan tetapi sesuai dengan harga poko ditambah margin yang diinginkan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para pelaku usaha kerajinan mulai aktif mempromosikan produk secara langsung maupun online. Bagi usaha tas rajut, sudah dapat menentukan harga jual yang kompetitif.
Pemberdayaan Ekonomi Produktif Madu Melalui Pengembangan Kebun Pakan Lebah Trigona Kelompok Mitra Tani Di Kawasan Hutan Rarung Pande Komang Suparyana; Mariun; Muhammad Jaelani; M. Fahed Ramadhan; Mizaji Tasnimia; Salsa Dwi Cahyani; Endah Wahyuningsih; Andi Tri Lestari; Maiser Syaputra; Ni Made Wirastika Sari; I Putu Eka Indrawan
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.98

Abstract

Pengembangan budidaya lebah madu Trigona, pada mitra masih dalam taraf mengarah ke ekonomi produktif, sehingga masih perlu mendapatkan bimbingan supaya dapat meningkatkan produksi madunya baik kuantitas maupun kualitasnya. Permasalahan yang masih ada pada mitra antara lain adalah masih terbatasnya ketersediaan pakan lebah, dan juga pengetahuan tentang cara pemanenan madu Trigona, sehingga berpengaruh terhadap kualitas madu yang dihasilkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2022 pada Kelompok Mitra Tani yang merupakan kelompok tani hutan di kawasan hutan Rarung Desa Pemepek Kecamatan Pringgabaya, Lombok Tengah. Masyarakat sasaran dari kegiatan ini adalah anggota dan pengurus Kelompok Mitra Tani. Total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 20 peserta (Pengurus dan anggota Kelompok). Solusi yang ditawarkan kepada mitra adalah transfer iptek berupa penyuluhan tentang sumber pakan lebah Trigona, dan demonstrasi penanaman tanaman pakan lebah pada Demplot. Adapun solusi permasalahan mitra dapat diuraikan sebagai berikut: pengayaan sumber pakan lebah dengan penanaman jenis tanaman sumber pakan yang menjamin tersedianya nektar dan polen, peningkatan produksi dengan penyuluhan tentang pengetahuan jenis-jenis sumber pakan lebah. Program pengabdian ini merupakan inovasi yang mejadi solusi bagi permasalahan mitra tani di hutan Rarung, Desa Pemepek. Dengan potensi wilayah yang cukup baik untuk produktivitas madu trigona. Dengan adanya program ini wawasan mitra mengenai tanaman sumber pakan lebah madu trigona meningkat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan pengetahuan mitra menjadi 100% terkait jenis tanaman pakan Lebah trigona
Analisis SROI Program CSR PT. PLN UIP JBTB Pada Kelompok Tenun Tebu Salah Ringdikit Buleleng I Nengah Laba; Kadek Dwi Cahaya Putra; I Gde Palguna Reganata
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 1 Oktober, 2022
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i1.103

Abstract

Desa Ringdikit merupakan salah satu daerah yang menjadi sasaran dari program CSR PT. PLN. Untuk mengukur kinerja CSR dapat menggunakan teknik Social Return On Investment (SROI). SROI merupakan sebuah alat atau kerangka kerja (framework) yang membantu organisasi dalam memahami dan mengkuantifikasi nilai sosial, lingkungan dan ekonomi. Kelompok Tenun Tebu Salah Ringdikit, Buleleng selaku penerima CSR belum mampu mengukur dampak sosial dari adanya program CSR ini. PT. PLN juga belum pernah mengkaji dampak sosial yang ditimbulkan dari nilai investasi melalui CSR. Metode pengukuran SROI program CSR PT. PLN pada Kelompok Tenun Tebu Salah Ringdikit Buleleng menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil akhir dari perhitungan SROI pada program CSR kepada Kelompok Tenun Ringdikit adalah 3,45 yang memberi interpretasi bahwa untuk setiap Rp. 1 yang diinvestasikan oleh PT. PLN (Persero) UIP JBTB akan menghasilkan nilai sosial atau dampak sosial yang dirasakan para stakeholder sebesar Rp. 3,45. Hasil ini menggambarkan bahwa program CSR yang diberikan kepada Kelompok Tenun Tebu Salah Ringdikit efektif dan berhasil dengan baik.
Analisis Spatio-Temporal Perubahan Tutupan Vegetasi Mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Berbasis Citra Landsat 7 ETM+ dan Landsat 8 OLI Putu Edi Yastika; Nyoman Utari Vipriyanti; To-Uyen Thi Doan
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.104

Abstract

Tahura Ngurah Rai memiliki peran yang sangat vital sebagai paru-paru Kota Denpasar dan sekitarnya. Lokasinya yang stregis telah memberikan berbagai tekanan pada hutan mangrove yang ada di Tahura. Untuk mengetahui dinamika perubahan luasan dan tutupan vegetasi mangrovenya, penelitian ini melakukan analisis spasial dan temporal dengan memanfaatkan citra Satelit Landsat 7 ETM+ dan Landsat 8 OLI. Tiga citra Landsat dengan perekaman tahun 2002, 2014, dan 2021 digunakan dalam analisis. Deliniasi tutupan mangrove dilakukan secara visual dengan citra komposit warna semu. Hasil analisis menemukan total tutupan mangrove berturut-turut dari tahun 2002, 2014 dan 2021 masing-masig seluas 1098,6 Ha, 1086,3 Ha, dan 1079,2 Ha. Terdapat daerah-daerah yang mangrovenya telah hilang karena beralih fungsi atau mati. Namun demikian beberapa tempat ditemukan hutan mangrove yang bertumbuh, utamanya kearah dalam teluk. Secara keseluruhan terjadi penurunan luas total tutupan mangrove sebanyak 19,6 Ha (1,78%) dari tahun 2002 sampai pada tahun 2021. Kualitas rapat tutupan mangrove dievaluasi dengan metode NDVI dan diperoleh rata-rata nilai NDVI untuk tahun 2002 adalah 0,13 yang termasuk kategori jarang. Sedangkan pada tahun 2014 dan 2021 masing-masing diperoleh rata-rata nilai NDVI sebesar 0,36 dan 0,35 yang termasuk kategori sedang. Hal ini menunjukan secara umum tutupan hutan mangrove di Tahura Ngurah Rai semakin rapat dibandingkan tahun 2002
Pemberdayaan Masyarakat Mengenai Literasi Data Dalam Pemasaran Wisata Di Desa Batuan, Sukawati Gde Palguna Reganata; I Kadek Arya Sugianta; Khadijah Febriana Rukhmanti Udhayana; I Gede Wahyu Surya Dharma; I Gede Karang Komala Putra; Ni Kadek Winda Patriani; Kadek Riyan Putra Richadinata; Vitalia Fina Carla Rettobjaan; Ni Made Widnyani; A. A. Ngurah Bagus Aristayudha; Ni Putu Surya Astitiani
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.105

Abstract

Pariwisata di Bali sedang mengalami tantangan akibat pandemi. Optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu cara untuk mengembangkan potensi wisata di era post pandemic. Namun, perjalanan usaha pariwisata di Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar masih menerapkan pola tradisional yang sebagian besar mengandalkan pihak ketiga dan kunjungan tamu secara insidentil. Selain itu, masyarakat Desa Batuan belum memanfaatkan teknologi informasi yang tersedia secara maksimal dalam rangka mengelola pariwisata berbasis digital. Pemberdayaan skill digital dalam konteks literasi data, komunikasi dan kolaborasi, kreasi konten digital, keamanan, dan pemecahan masalah perlu dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya eksistensi pariwisata budaya berbasis digital. Berdasarkan sosialisasi yang diberikan, diperoleh hasil bahwa seluruh aspek skill digital telah dipahami dengan baik dimana skor total 3,29 (skor maksimum 4,00). Aspek keamanan direspon paling baik dengan skor 3,52, sedangkan aspek menciptakan konten digital dengan skor paling rendah yaitu 3,06. Gambaran ini menunjukkan bahwa walaupun skor pemahaman responden telah baik, beberapa aspek perlu ditingkatkan seperti bagaimana menciptakan konten digital yang baik. Penyuluhan ini juga diharapkan dapat memberikan wawasan dan pola pikir yang berkembang dalam menghadapi situasi pandemic ini dan dapat diimplementasikan dalam bidang pariwisata
PKM Penyuluhan Nilai Dan Prinsip Antikorupsi Guna Mewujudkan Desa Antikorupsi Di Desa Timpag Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan Asthadi Mahendra Bhandesa; I Putu Gede Sutrisna; Ida Ayu Anom Rastiti; Ni Wayan Wida Prastini
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.106

Abstract

Upaya pencegahan korupsi melalui Program Desa Antikorupsi yang digagas oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan dapat berperan sebagai agen perubahan dan motor penggerak gerakan anti korupsi melalui desa. Pengukuran Indikator Desa Antikorupsi merupakan salah satu upaya dalam rangka mendorong Pemerintahan Desa dan segenap masyarakat agar dapat lebih berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan desa. ‘Dimulai dari wilayah yang relatif lebih kecil, penanggulangan korupsi di sektor desa diharapkan menjadi langkah awal proses membangun integritas negara anti korupsi’. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) dilaksanakan bekerja sama dengan Desa Timpag Kecamatan Kerambitan Tabanan untuk melaksanakan penyuluhan nilai dan prinsip antikorupsi guna mewujudkan Desa Antikorupsi. Tujuan kegiatan Penyuluhan nilai dan prinsip antikorupsi guna mewujudkan desa antikorupsi merupakan kegiatan awal dari rencana pengembangan dan pengimplementasian program desa antikorupsi di Desa Timpag Kecamatan Kerambitan Tabanan. Sehingga Aparatur Desa dan Masyarakat kedepannya siap apabila kegiatan ini dikembangkan dalam bentuk pendampingan dan bimbingan teknis sampai terwujud Desa Antikorupsi dengan berbagai indikator yang ditetapkan menurut Panduan Desa Antikorupsi. Pelaksanaan PkM ini dilakukan dengan 3 tahap yaitu Tahap 1: Memberikan pre test tentang nilai dan prinsip antikorupsi guna mewujudkan desa antikorupsi, melakukan penyuluhan tentang nilai dan prinsip antikorupsi guna mewujudkan desa antikorupsi; Tahap 2: FGD pengisian instrumen desa antikorupsi; Tahap 3: Riview PkM dan Post test. Evaluasi pre test dan post test menggunakan kuesioner dengan 15 pertanyaan. Jumlah peserta dalam kegiatan ini sebanyak 35 orang. Analisis dilakukan dengan menggunakan analisis Wilcoxon. Data pre test dan post test dianalisis dengan menggunakan analisis wilcoxon. Penggunaan wilcoxon digunakan karena distribusi nilai pre test dan post test tidak normal, dan diperoleh nilai signifikan <0,05. Hasil uji statistik nilai pre test dan post test diperoleh rata-rata nilai pre test 91.60 dan post test 100. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberian penyuluhan nilai dan prinsip antikorupsi guna mewujudkan desa antikorupsi di desa timpag berpengaruh terhadap pengetahuan dan kesiapan peserta dalam menyongsong desa antikorupsi. Kegiatan penyuluhan dan FGD pengisian instrumen penilaian desa antikorupsi sangat bermanfaat bagi Desa Timpag, terutama Kepala Desa, staf desa timpag dan kepala kewilayahan guna mewujudkan desa antikorupsi, yang dapat diberikan saran bahwa perlu diadakan pendampingan secara berkelanjutan untuk mewujudkan Desa Antikorupsi, terutama pendokumentasian dan sistem yang berintegritas, termasuk diberbagai desa lain agar semakin banyak desa yang siap dan menjadi desa antikorupsi
Transformasi Pembelajaran Al-Islam Kemuhammadiyahan Dengan Program MBKM Untuk Memfasilitasi Siswa Memperkuat Kompetensi Asisten Ahli Dalam Mata Pelajaran AIK Yayat Hidayat; M. Naim Madjid; Chusnul Azhar
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan pembelajaran al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui transformasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dalam rangka memfasilitasi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi asisten ahli. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan, dengan studi dokumen, pengamatan dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Objek material dari penelitian ini adalah permendikbud no 3 Tahun 2020 implementasi dari kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukan pengembangan pembelajaran al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dalam konteks Merdeka Belajar bahwa mahasiswa di prodi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan adanya MBKM dan pengembangan pembelajaran keahlian melalui proses penguatan Orientasi Studi Dasar Islam (OSDI), pembelajaran AIK di kelas dan pengayaan Kuliah Intensif Al-Islam (KIAI) memudahkan mahasiswa semester 5&7 untuk menjadi asisten ahli dalam pembelajaran AIK
Evaluasi Kinerja Ekonomi Usahatani Kedelai Di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Eka Nurminda Dewi Mandalika; Candra Ayu
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.107

Abstract

Kabupeten Lombok Barat khususnya Kecamatan Batulayar merupakan satu wilayah yang menghasilkan kedelai di Provinsi NTB. Namun produktivitas kedelai yang dihasilkan oleh Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat relatif rendah sehingga perlunya di lakukan penelitian tentang evaluasi kinerja ekonomi usahatani kedelai di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil usaha tani kedelai di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat dikatakan layak karena memenuhi kriteria: (1) Pendapatan petani > sewa lahan, (2) R/C-ratio > 1, (3) Produktivitas modal > tingkat bunga modal yang berlaku, (4) Produktivas tenaga kerja > tingkat upah yang berlaku. Biaya yang dikeluarkan responden petani kedelai di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat sebesar Rp. 1.749.928/LLG atau sebesar Rp. 4.374.819/ha. Dan pendapatan responden petani kedelai di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat sebesar Rp. 690.072/LLG atau sebesar Rp. 1.725.181/ha. Masalah dan hambatan yang dihadapi oleh petani dalam pelaksanaan usahatani kedelai di Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat yaitu kurang modal pembuatan sumur, tingginya serangan hama penyakit, harga jual tidak tetap dan rendah, peran penyuluh kurang maksimal
Model Usahatani Sayuran Di Lahan Kering Desa Antapan Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan I Ketut Arnawa; Nyoman Utari Vipriyanti; Putu Edi Yastika; Putu Lasmi Yulianthi Sapanca; Putu Sri Astuti
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.99

Abstract

Desa Antapan merupakam sentra produksi sayuran dan ternak sapi, memiliki permasalahan, usahatani sayuran sangat tergantung terhadap input luar, yaitu pupuk dan pestisida kimia. Tujuan utama pengabdian ini adalah pemanfaatan teknologi fermentasi untuk pengolahan feces dan urine sapi menjadi kompos dan biourine, aplikasi kompos dan biourine pada usahatani sayuran dan pembuatan pompa hidram serta embung untuk menjaga ketersediaan air sehingga usahatani sayuran dapat dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, serta penanaman rumput odot untuk pakan sapi. Pengabdian dilaksanakan di dua kelompok tani, yaitu kelompok tani Labak Lestari dan Setia Makmur Desa Antapan, Tabanan. Jumlah peserta kegiatan sebanyak 38 orang dengan masing-masing 20 anggota kelompok tani Labak Lestari dan 18 anggota Setia Makmur. Metode yang yang digunakan adalah, ceramah, pelatihan, pendampingan dan demplot. Hasil kegiatan pemanfaatan teknologi fermentasi untuk pembuatan kompos dan biourine dapat meningkatkan pengetahuan petani 82,0 % , mengurangi input luar sebesar 60 %, Pompa hidram yang disediakan mampu menyediakan air 0,5 liter/detik dan kapasitas embung yang disediakan oleh masing-masing petani mempunyai kapasitas 20 m3, kemudian untuk ketersediaan pakan sapi, ditanam rumput odot disepanjang pematang lahan usahatani. Oleh karena itu pengabdian ini sangat penting dilakukan untuk keberlanjutan usahatani sayuran, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani
Mewujudkan Petani Ramah Lingkungan Melalui Pemanfaatan Pestisida Nabati Menggunakan Daun Mimba Di Desa Pendua, Lombok Utara Pande Komang Suparyana; Ni Wayan Sri Suliartini; Endah Wahyuningsih; Maiser Syaputra; Andi Tri Lestari; Karima Paspania; Amanda Dini Hidayah; Dian Safitri; Nurul Afriani Dewi; Khaliani Rahmatin; Rifany Ad’ha Handayani; Muhammad Vandika Trihartawan; Pahrur Rozi; Mahmud Mahmud; Febrilianto Kusuma Pratama
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 4 Vol. 2 April, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v4i2.109

Abstract

Penggunaan pestisida nabati di Desa Pendua masih belum optimal, masyarakat sekitar masih menggunakan pestisida kimia dalam usahataninya. Kegiatan pengabdian ini, dilakukan dengan mengadakan sosialisasi pembuatan pestisida nabati yang bertujuan untuk mengurangi penggunaan pestisida kimia dan dampak lingkungannya sehingga usahatani akan menjadi lebih efisien. Program kegiatan sosialisasi pembuatan pestisida nabati dilaksanakan pada bulan Januari 2023 dengan peserta sebanyak 30 petani dari kelompok tani ternak Desa Pendua, Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Pestisida nabati menggunakan bahan dasar Daun Mimba Azadiractha indica dan air yang dihaluskan secara bersamaan setelah itu dicampurkan dengan sedikit detergen. Penggunaan pestisida nabati memiliki banyak keuntungan, selain menghasilkan produk yang aman, lingkungan juga tidak tercemar serta bahan baku dapat ditemukan dengan mudah dan biaya pembuatan pestisida yang digunakan relatif murah. Hasil kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan serta keterampilan bagi petani dalam produksi pestisida nabati. Setelah dilakukan pelatihan dan penyuluhan pembuatan pestisida nabati, petani sudah bisa mengetahui metoe pembuatan dan aplikasi penggunaan pestisida pada tanaman

Page 7 of 14 | Total Record : 138