cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Edukasi Kosmetik dan Pendampingan Cegah Stress Dini pada Usia Anak Sekolah Dasar Dengan Metode Cognitive Erika Loniza; Kurnia Chairunnisa; Sri Tasminatun; Noerma Shovie Rizqiea
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5735

Abstract

Fase peralihan yang terjadi pada anak menuju remaja membuat anak mulai untuk menjaga kebersihan pribadinya termasuk dalam penggunaan kosmetik. Penggunaan kosmetik khususnya untuk anak-anak harus dilakukan secara selektif agar tidak terjadi gangguan kesehatan. Selain itu, selama masa pandemi aktivitas di luar ruangan sangat dibatasi termasuk kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring (online) untuk waktu yang tidak dapat ditentukan. Hal ini mengakibatkan rasa jenuh dan stres terhadap anak. Tujuan diadakannya kegiatan pengabdian masyarakat di SD Muhammadiyah Sokonandi pada tanggal 26 Mei 2022 adalah untuk memberikan edukasi mengenai kosmetik pada anak dan melakukan pendampingan mencegah stres dini pada usia anak sekolah dasar. Metode pengabdian ini adalah anamnesis, penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, pemeriksaan kesehatan, pretest serta posttest yang dilaksanakan sebelum pelatihan dan setelah pelatihan. Hasil pretes capaian pemahaman anak mengenai kosmetik yang aman dan cegah stress sebesar 40%. Selama pelatihan berlangsung anak diminta untuk selektif dalam memilih kosmetik yang digunakan, salah satu caranya adalah dengan melihat keterangan label produk yang memuat informasi lengkap mengenai produk tersebut. Kegiatan pengabdian ikut melaksanakan pendampingan mencegah stress dini pada anak yang dilakukan dengan permainan cognitive salah satunya mewarnai. Selain mencegah stress, permainan ini dapat melatih kemampuan berpikir anak. Setelah dilakukan posttest diketahui capaian pemahaman peserta meningkat menjadi 89%. Saat melakukan pemeriksaan kesehatan pada 30 peserta siswa-siswi SD Muhammadiyah Sokonandi, diketahui bahwa terdapat 3 peserta (10%) mengalami tekanan darah tinggi. Hal ini dapat disebabkan oleh kenaikan berat badan atau obesitas. Entering the transition phase from children to teenagers makes children start to maintain their hygiene, including cosmetics. Using cosmetics, especially for children, must be selectively so can’t cause health problems. In addition, during the pandemic, outdoor activities are severely restricted, including teaching and learning activities that are done online for an indeterminate time. The effect is children being bored and stressed. The purpose of community service activities at Muhammadiyah Sokonandi Elementary School on May 26th, 2022, is to provide education about cosmetics in children and to assist prevent early stress at the age of elementary school children. The method in this community service is anamnesis, counselling, training and mentoring, medical examination, and giving pretest and posttest before and after training. Before training is held, participants understand safe cosmetics and prevent stress at 40%. Children are asked to be selective in choosing cosmetics; one of the ways is to see the product label description containing complete information about the product. Devotional activities participate in assisting in preventing early stress in children, which is done with cognitive games, one of which is colouring. In addition to preventing stress, this game can train children's thinking skills. Based on the posttest result, participant understanding increased to 89%. At the medical check on 30 participants of Muhammadiyah Sokonandi Elementary School students, it was known that there were 3 participants (10%) experiencing high blood pressure. This can be caused by weight gain or obesity.
Muballigh Hijrah: Pendampingan Dakwah dan Pembelajaran Melalui Platform Anchor.FM Halim Purnomo; Novi Caroko; Ahmad Hermawan; Cahyo Setiadi Ramadhan; Aris Slamet Widodo; Gatot Supangkat Samidjo; Adhianty Nurjanah; Nano Prawoto
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5883

Abstract

Muballigh Hijrah merupakan salah satu bentuk pengembangan program pengabdian kepada masyarakar yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tujuan pelaksanaan program Mubaligh Hijrah ini yaitu pemberdayaan masjid, amal usaha PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah) dan PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) berbasis dakwah. Pengabdian kepada masyarakat melalui program Mubaligh Hijrah ini dilaksanakan di Masjid Al-Hilal Kulon Progo, TPA Darussalam Desa Grinting, dan Masjid Al-Islam Desa Grinting Kec. Bulakamba Kab. Brebes. Program pengabdian ini dilaksankaan pada bulan februari 2021. Metode Pelaksanaannya adalah praktek, taking video, perlombaan, motivasi dan semarak ramadhan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) memaksimalkan pemanfaatan radio komunitas maupun aplikasi audio streaming sebagai sarana pembelajaran. (2) Meningkatkan semangat belajar siswa melalui perlombaan. (3) Memusatkan kegiatan masyarakat di masjid khususnya pada Bulan Ramadhan. Simpulannya adalah program pengabdian ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan siswa pada pelaksanaan pembelajaran melalui platform Anchor.FM.  Muballigh Hijrah is a form of community service program development carried out by the University of Muhammadiyah Yogyakarta. The purpose of implementing the Mubaligh Hijrah program is to empower mosques, PRM (Pimpinan Branch Muhammadiyah) and PCM (Pimpinan Branch Muhammadiyah) businesses based on da'wah. Community service through the Hijrah missionary program was carried out at the Al-Hilal Mosque in Kulon Progo, Darussalam TPA Grinting Village, and Al-Islam Mosque Grinting Village, Kec. Bulakamba Kab. Brebes. This service program will be held in February 2021. The implementation method is practice, video taking, competitions, motivation and the splendour of Ramadan. The results of this community service activity are (1) maximizing the use of community radio and audio streaming applications as a learning tool. (2) Increasing students' enthusiasm for learning through competitions. (3) Concentrating community activities in the mosque, especially during Ramadan. The conclusion is that this community service program can benefit the community and students in implementing learning through the Anchor.FM platform.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Bokashi sebagai Pengganti Pupuk Anorganik di Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung Supandji Supandji; Junaidi Junaidi; Muhammad Muharram; Virgian Galuh Agusty; M Saiful Effendi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6101

Abstract

Kurangnya tingkat kesadaran masyarakat akan penggunaan pupuk an-organik yang berlebihan serta kurangnya wawasan dalam pemanfaatan limbah kotoran ternak menjadi masalah yang serius karena dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan kesehatan yang terganggu. Kotoran ternak yang tidak dimanfaatkan berpotensi untuk dijadikan pupuk organik sebagai pengganti penggunaan pupuk an-organik. Pengabdian masyarakat ini diharapkan akan memberikan hasil dimana dapat menambah wawasan, pemahaman, dan keterampilan masyarakat Desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini adalah diskusi, sosialisasi, dan juga metode demonstrasi praktik langsung di lapangan. Luaran yang akan didapatkan dari pengabdian ini adalah dapat memberikan pengetahuan mengenai pembuatan kompos/bokashi sebagai pengganti pupuk an-organik, mengurangi limbah ternak di Desa Ringinpitu, menciptakan lingkungan yang sehat dan konsumsi makanan sehat bagi masyarakat, dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di perguruan tinggi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat akan dievaluasi selama pelaksanaan. Evaluasi awal dilakukan oleh tim pelaksana dalam dua tahap kegiatan. yaitu kegiatan inti yaitu saat peserta menerima materi dan praktik terkait pupuk kompos/bokasi organik, dan di luar kegiatan inti yaitu verifikasi kualitas pupuk. Produk yang dibuat setelah menyelesaikan program pengabdian masyarakat dan mempertimbangkan apakah tujuan dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dapat tercapai.   The lack of public awareness of the excessive use of inorganic fertilizers and the lack of insight into the utilization of livestock manure is a serious problem because they can cause environmental pollution and disrupt health. Animal manure that is not utilized can be used as organic fertilizer as a substitute for inorganic fertilizers. This community service is expected to provide results which can add insight, understanding, and skills to the people of Ringinpitu Village, Kedungwaru District, Tulungagung Regency. The method applied in this activity is discussion, socialization, and direct practice demonstration in the field. The outputs that will be obtained from this service are providing knowledge about making compost/bokashi as a substitute for inorganic fertilizers, reducing livestock waste in Ringinpitu Village, creating a healthy environment and consuming healthy food for the community, and developing science and technology in universities. Community Service Activities will be evaluated during implementation. The implementing team carried out the initial evaluation in two stages of activity. Namely the core activity, namely when participants receive materials and practices related to organic compost/bokasi fertilizer, and outside the core activity, namely verification of fertilizer quality. Products made after completing the community service program and considering whether the objectives of implementing this community service can be achieved.
Penyuluhan dan Demonstrasi untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Pencegahan Hepatitis Akut Misterius pada Komunitas Ibu Berdaya, Surabaya Hanna Tabita Hasianna Silitonga; Etha Rambung; Romauli Nainggolan; Karmila Ayu Wardani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6626

Abstract

Hepatitis akut misterius merupakan penyakit yang merebak di Indonesia di pertengahan tahun 2022 yang belum diketahui penyebabnya. Komunitas Ibu Berdaya merupakan salah satu kelompok masyarakat yang terdampak dan ingin diperlengkapi mengenai informasi terkait penyakit hepatitis akut misterius. Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim dari Fakultas kedokteran universitas ciputra bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang hepatitis akut misterius dengan cara melakukan penyuluhan dan demonstrasi cara mencuci tangan yang benar kepada komunitas ibu berdaya. Metode pelaksanaan terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.  Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan pada tanggal 2 Juli 2022. Hasil dari pengabdian masyarakat adalah pengetahuan mayoritas peserta sebelum materi diberikan sudah baik dengan rata-rata nilai adalah 80 dan terdapat peningkatan pengetahuan dari para peserta setelah materi diberikan dengan rata-rata nilai adalah 100. Perilaku hidup bersih dan sehat yang terus menerus dilakukan dikalangan rumah tangga diharapkan dapat mencegah penyakit hepatitis akut misterius di komunitas ibu berdaya.Acute hepatitis was a disease that spreads in Indonesia in the middle of 2022, for which the cause is unknown. The Empowered Mother Community is one of the community groups that wanted to be equipped with information related to mysterious acute hepatitis. This community service carried out by the team from the Ciputra Medical Faculty aimed to provide knowledge about acute hepatitis of unknown aetiology by conducting counselling and demonstrations to empowered communities. The implementation method consisted of the stages of preparation, implementation and evaluation. The result of community service was that the knowledge of most participants before the material was given was good, with an average value of 80. There was an increase in the participants' knowledge after the material was given, with an average value of 100. Clean and healthy living behaviour continuously carried out among households is expected to prevent acute hepatitis of unknown aetiology in this community. 
Pelatihan Pembuatan Silase Pakan Komplit dengan Aditif FJLB di Kelompok Ternak Putra Rahayu dan Ngudi Rejeki Wonogiri Yuli Yanti; Andriyana Setyawati; Sumani Sumani; Dwi Priyo Ariyanto; Komariah Komariah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5550

Abstract

Peternakan di Indonesia didominasi oleh peternakan skala kecil. Peternak ini menjalankan sistem pemeliharaannya dengan sangat sederhana terutama perhitungan kebutuhan pakan belum sesuai dengan kebutuhan ternak. Permasalahan yang lain, saat musim hujan pakan hijauan berlimpah sedangkan di musim kemarau pakan hijauan, terutama rumput, jumlahnya terbatas, sehingga dibutuhkan teknologi pengawetan pakan saat pakan melimpah. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mentransfer IPTEK berupa pengolahan pakan fermentasi dengan menggunakan FJLB (fermented juice of ephypitic lactic acid bacteria) di Kelompok ternak Putra Rahayu dan Ngudi Rejeki di Kelurahan Tawang Rejo, Kecapatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Kelompok ternak di kelurahan ini beranggotakan petani-petani kecil, dimana kegiatan berternak adalah kerja sambilan dan bukan penghasilan utama. Sehingga rata-rata jumlah ternak yang dimiliki, khususnya ternak ruminansia hanya berkisar kurang dari 5 ekor. Pelatihan pembuatan silase pakan komplit ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2021. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini pemberian materi atau penyuluhan dan pelatihan. Metode pengambilan data adalah interview dan kuesioner. Tahapan pelatihan dimulai dengan pemberian materi kemudian praktik secara langsung. Mitra mencampur semua bahan konsentrat dan hijauan yang sudah dicacah kemudian dicampur dengan molases dan FJLB. Semua bahan kemudian dimasukkan ke dalam drum sampai padat dan ditutup rapat. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah peternak meningkat pengetahuannya tentang cara menyusun ransum, cara membuat silase, dan tahu cara membuat FJLB sebanyak 100%. Kegiatan pengabdian ini juga menghibahkan alat berupa pencacah rumput odot dan penggiling jagung. Melalui  kegiatan pengabdian ini diperoleh bahwa mitra meningkat pengetahuannya tentang fermentasi pakan silase dan cara pembuatannya. Livestock in Indonesia is dominated by small-scale livestock. This breeder runs a straightforward maintenance system and is not following good and successful farming methods. Feed technology is not yet known, especially the calculation of feed requirements of livestock. Small-scale farmers do not yet understand how to provide the daily amount of feed to their livestock. Another problem is that during the rainy season, forage feeds are abundant. In the dry season, forage feeds, especially grass, are limited, so feed preservation technology is needed in the rainy season so that it can be given during the dry season. This community service aimed to transfer science and technology to process fermented feed using FJLB (fermented juice of ephypitic lactic acid bacteria) in the Putra Rahayu and Ngudi Rejeki livestock groups in Tawang Rejo Village, Jatipurno District, Wonogiri Regency. The livestock group consists of small farmers, where livestock farming is only a side job and not the main income. So that the average number of livestock owned, especially ruminants, is only around five heads. This complete feed silage-making training was held on June 20, 2021. The methods used in this service were interviews, questionnaires and training. After training on making feed silage with FJLB, farmers increased their knowledge about how to prepare rations, how to make silage, and know how to make FJLB. Through this service, tools in the form of a mutton grass chopper and corn grinder are also provided, which are useful for farmers to feed livestock so that they are more efficient and can use the land around their homes for food source plants, namely elephant grass and corn. Through this service activity, it was found that partners increased their knowledge about fermented silage feed and how to make it.
Analisis Kepuasan Workshop Guru Penggerak Online di Trenggalek: Mengoptimalkan Keterampilan Penerbitan Ilmiah Binar Kurnia Prahani; Wasis Wasis; Tjipto Prastowo; Titin Sunarti; Hanandita Veda Saphira
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6446

Abstract

Banyak guru kini terdorong oleh kewajiban menerbitkan karya ilmiah untuk memperjuangkan kenaikan pangkat, khususnya di Trenggalek. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai solusi atas permasalahan tersebut oleh mitra yang telah terbukti efektif dalam memberikan pelatihan penulisan artikel ilmiah/akademik kepada para pendidik guru khususnya di Kabupaten Trenggalek. PKM ini akan meningkatkan keterampilan maupun kemampuan para guru penggerak agar semakin terlihat dan akan berdampak positif langsung terhadap peningkatan kualitas pengajar di Provinsi Trenggalek khususnya penulisan ilmiah. Currently, especially in Trenggalek province, many motivated teachers need help to get promoted due to the obligation to publish academic papers. These findings reveal that teachers lack the knowledge and competence to prepare for scientific work. This community service activity was carried out as a solution to the problem of partners who have proven effective in providing training in writing scientific articles for teacher educators, especially in the Trenggalek Regency. This PKM will make the achievements of driving instructors more visible and will positively impact improving the quality of instructors in Trenggalek, especially in scientific writing.  
Pelatihan Penulisan Artikel Jurnal dan Pengenalan Aplikasi Mendeley bagi Mahasiswa S1 Universitas Palangka Raya Muhammad Rafiek; Rusma Noortyani; Noor Fajriah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5801

Abstract

Kemampuan mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya (UPR) dalam menulis artikel ilmiah untuk dikirim ke Open Journal System masih perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Oleh karena itu, tim pengabdian dari Universitas Lambung Mangkurat melakukan pelatihan menulis artikel ilmiah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa di sana. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menulis artikel jurnal berbasis bahasa dan sastra lokal serta pengenalan aplikasi Mendeley bagi mahasiswa S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya. Metode pengabdian yang dilakukan adalah dialog interaktif, demonstrasi, dan pendampingan pelatihan. Peserta   pelatihan ini berjumlah 12 orang mahasiswa. Hasil pelatihan adalah terkirimnya lima artikel mahasiswa ke jurnal nasional terakreditasi SINTA peringkat 4. Simpulannya adalah mahasiswa peserta pelatihan dapat membuat artikel ilmiah untuk dikirim ke jurnal nasional terakreditasi dan dapat menerapkan aplikasi Mendeley dalam artikelnya.The ability of Indonesian Language and Literature Education undergraduate students, Faculty of Teacher Training and Education, Palangka Raya University, to write scientific articles to be sent to the Open Journal System still needs to be developed and improved. Therefore, the service team from Lambung Mangkurat University conducted training in writing scientific articles to improve the abilities of students there. The purpose of this training is to provide practical knowledge and skills in writing journal articles based on local language and literature as well as the introduction of the Mendeley application for students of S1 Indonesian Language and Literature Education, Education, Faculty of Teacher Training and Education, Palangka Raya University. The method of devotion is interactive dialogues, demonstration and training assistance. The participants of this training were 12 students. The result of the training was sending five student articles to the national journal accredited by SINTA, ranked 4. The conclusion is that trainee students can create scientific articles to be sent to accredited national journals and can apply Mendeley's application in their articles. 
Pelatihan Search Engine Optimization (SEO) dan Manajemen Media Sosial Berbasis Android untuk Meningkatkan Eksposur Destinasi Wisata Tubing di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar Sigied Himawan Yudhanto; Dedy Eka Timbul Prayoga; Alfan Setyawan; Nidyah Widyamurti; Hermansyah Muttaqin; Jauhari Jauhari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5583

Abstract

Program pengabdian masyarakat prodi D3 Desain Komunikasi Visual Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret Surakarta mengadakan pelatihan search engine optimization dan manajemen media sosial berbasis android dalam rangka meningkatkan eksposur destinasi wisata tubing yang terdapat di desa pondok yang dalam paparan tokoh setempat grand designnya direncanakan akan menjadi bagian dari halal tourism di kabupaten Karanganyar. Program pengabdian tersebut berlangsung pada tanggal 07 sampai 25 Februari 2022. Kemudian acara workshop tentang pelatihan SEO dilakukan pada tanggal 19 Mei 2022. Pelatihan SEO dan manajemen media sosial dipilih karena destinasi wisata tubing di kelola oleh para remaja yang walaupun lokasi tubing berada di desa yang terpencil akan tetapi mereka sudah akrab dan adaptif dengan teknologi smartphone dan media sosial. Upaya branding lokasi tubing yang masih bisa di maksimalkan kembali dengan paparan dan arahan dari expert di tentang SEO agar lokasi destinasi tubing bisa muncul di page one di laman search engine lewat pendekatan crawling, indexing, dan ranking. Hasil atau dampak positif dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan tumbuhnya pemahaman baru di bidang pemuda yang bertugas untuk mempromosikan wisata Tubing Muslim 06 sekaligus bertambahnya backlink tentang Tubing Muslim 06 lewat pemanfaatan Instagram. The community service program for the Visual Communication Design Diploma Vocational School, Sebelas Maret University, Surakarta, held training on search engine optimization and Android-based social media management in order to increase exposure to tubing tourism destinations in Pondok Village, which in the exposure of local figures the grand design was planned to be part of halal tourism in Karanganyar regency. The service program took place from 07 to 25 February 2022. Then a workshop on SEO training was held on 19 May 2022. SEO training and social media management were chosen because tubing tourism destinations are managed by teenagers, even though the tubing location is in a remote village. However, they are already familiar with and adaptive to smartphone technology and social media. Efforts to brand tubing locations that can still be maximized with exposure and direction from experts in SEO so that tubing destination locations can appear on page one on search engine pages through crawling, indexing, and ranking approaches. The positive result or impact of this community service activity is the growth of new understanding in the youth tasked with promoting Tubing Muslim 06 tourism and increasing backlinks about Tubing Muslim 06 through Instagram.
Edukasi Gizi Tentang Pentingnya Membaca Label Kemasan Produk Pangan dan Perlindungan Konsumen pada Siswa SMP Putri Aulia Arza; Surya Oktaviandra; Resmiati Resmiati; Fatthya Zaqna
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5780

Abstract

Masih rendahnya pengetahuan siswa SMP tentang pentingnya membaca label pangan dan jajanan sehat bergizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi. Rendahnya pengetahuan siswa tentang label pangan akan berdampak terhadap konsumsi makanan jajanan yang tidak aman dan sehat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMP melalui edukasi mengenai pentingnya membaca label kemasan pangan dan perlindungan konsumen terhadap makanan dan minuman kemasan. Kegiatan dilakukan pada salah satu SMP di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Bulan Juni Tahun 2022. Kegiatan berupa penyuluhan tentang pentingnya membaca label kemasan dan perlindungan konsumen dengan 2 (dua) orang narasumber. Untuk menilai keberhasilan edukasi ini dilakukan pengamatan langsung terhadap suasana diskusi kelas dan digunakan kuesioner berupa pertanyaan tertutup yang akan diberikan kepada siswa sebelum dan sesudah edukasi. Sebanyak 30 orang siswa SMP mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari siswa kelas 7 dan 8. Para peserta antusias memberikan pertanyaan dan ketika diberikan pertanyaan siswa mampu menjawab dengan benar. Hasil kegiatan edukasi ini menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan ada peningkatan pengetahuan siswa SMP sebesar 2.3 (p=0,006). Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil dilakukan dengan baik. Hasil monitoring dan evaluasi setelah diberikan edukasi diperoleh bahwa siswa lebih teliti dan membaca label kemasan terlebih dahulu sebelum membeli jajanan makanan kemasan. Implikasi dari kegiatan ini yaitu siswa sudah mulai menerapkan membaca label sebelum belanja makanan kemasan.The common knowledge of junior high school students about the importance of reading food labels and nutritious, healthy snacks is one-factor affecting nutritional status. The low knowledge of students about food labels will have an impact on the consumption of snacks that are not safe and healthy. This aim is to increase the knowledge of junior high school students through education about the importance of reading food packaging labels and consumer protection for packaged food and beverages. The activity was carried out at one of the junior high schools in Bayang District, Pesisir Selatan Regency, in June 2022. The activity involved counselling about the importance of reading packaging labels and consumer protection with 2 (two) resource persons. To assess the success of this education, direct observation of the class discussion atmosphere was used, and a questionnaire was given to students before and after education. A total of 30 junior high school students participated in this activity, consisting of students in grades 7 and 8. The participants were enthusiastic about asking questions, and when given questions, the students could answer correctly. The results of this activity showed that there was an increase in the knowledge of junior high school students by 2.3 (p=0.006). Community service activities were carried out successfully. The monitoring and evaluation results after being given education showed that students were more careful and read the packaging labels before buying packaged snacks.  
Pelatihan Embedded System pada Siswa Lintas Minat Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer Imam Riadi; Sunardi Sunardi; Denis Prayogi; Restu Prima Yudha; Muchrisal Muchrisal
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6303

Abstract

Embedded system adalah sistem yang dirancang dengan tujuan khusus untuk meningkatkan fungsi mesin atau perangkat elektronika yang di dalamnya terdapat mikrokontroler sebagai pusat pemrosesan data. Era Industri 4.0 saat ini memungkinkan embedded system dapat dimaksimalkan dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memonitor dan mengontrol dari jarak jauh terhadap perangkat, sensor, atau mesin. Pembelajaran mengenai mikrokontroler saat ini sudah ada di tingkat sekolah pada mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK). SMA Hangtuah Tarakan merupakan sekolah di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara yang memiliki mata pelajaran lintas minat TIK untuk siswa kelas XI dan XII dengan fokus materi pada pemrograman mikrokontroler. Para siswa yang mengambil mata pelajaran ini masih banyak yang belum mengetahui tentang materi pembelajaran dan tujuan dalam mempelajarinya. Dari hasil survei pre-test sebelum kegiatan dilaksanakan diketahui bahwa tingkat pemahaman siswa masuk kedalam kriteria tidak paham dengan persentase 47,52% atau dengan skor rata-rata 2,38 (skala 5). Berdasarkan hasil tersebut, pihak sekolah bekerja sama dengan Program Studi Magister Informatika Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan pelatihan yang berkaitan dengan tema embedded system. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengetahuan, gambaran, dan praktek mempelajari perkembangan teknologi berkaitan dengan embedded system kepada siswa di sekolah. Pelatihan diikuti oleh 35 siswa dengan metode seminar pemaparan materi dan dilanjutkan dengan memprogram mikokontroler sebagai dasar kendali elektronika. Kegiatan ini memberikan dampak yang positif untuk siswa karena berdasarkan survey post-test yang dilaksanakan diakhir sesi didapatkan pengetahuan dan wawasan siswa tentang perkembangan teknologi di era industri 4.0 dan kemampuan memprogram mikrokontroler meningkat menjadi 60,63% atau skor rata-rata menjadi 3,64 pada (skala 5) pada kriteria sangat paham. An Embedded system is designed with a special purpose to improve the function of a machine or electronic device in which there is a microcontroller as a data processing centre. The current Industrial Era 4.0 allows embedded systems to be maximized with the Internet of Things (IoT) technology to control and monitor devices, sensors, or machines remotely. Learning about microcontrollers currently exists at the school level in Information and Computer Technology (ICT) subjects. SMA Hangtuah Tarakan is a school in Tarakan City, North Kalimantan Province, which has ICT cross-interest subjects for class XI and XII students with a focus on microcontroller programming. Many students who take this subject still need to learn about the learning material and the purpose of studying it. From the results of the pre-test survey before the activity was carried out, the level of student understanding was included in the criteria of not understanding with a percentage of 47.52% or with an average score of 2.38 (scale 5). Based on these results, the school, in collaboration with the Master Program of Informatics Universitas Ahmad Dahlan, organized training related to the embedded systems theme. Activities aim to provide knowledge, description, and practice of studying technological developments related to embedded systems to students in schools. The training was attended by 35 students using the material presentation seminar method and continued with programming the microcontroller as the basis for electronic control. This activity had a positive impact on students because, based on the post-test survey conducted at the end of the session, students' knowledge and insights about technological developments in the industrial era 4.0 and the ability to program microcontrollers increased to 60.63% or an average score of 3.64 in (scale 5) on the criteria of very understanding.