cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Pemberdayaan Santri Madin melalui Peningkatan Berpidato dalam Bahasa Inggris Sonny Elfiyanto; Durotun Nasihah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5765

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh santri Madrasah Diniyah (Madin) Nurunnahdloh Malang adalah kurangnya minat dan kemampuan para santri dalam berpidato dalam Bahasa Inggris. Sehingga untuk menunjukkan kesungguhannya, pihak Madin dan tim pengabdi melakukan pelatihan intensif dan menarik dalam berpidato dalam Bahasa Inggris. Pelatihan ini bertujuan agar para santri bisa berpidato dengan Bahasa Inggris dan mereka terbiasa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris. Terdapat 30 santri Madin Nurunnahdoh yang mengikuti pelatihan ini. Pelatihan dilakukan selama delapan pertemuan tiap minggunya secara tatap muka dari bulan Januari 2022 hingga April 2022 dengan mematuhi protokol kesehatan. Metode utama yang digunakan yaitu metode demonstrasi, juga menggabungkan beberapa metode yang ada, seperti ceramah, diskusi dan tanya jawab. Hasil dari pelatihan dalam pengabdian ini adalah keterlibatan secara aktif dari para santri dan respon positif mereka dalam pelatihan ini, yang memicu motivasi mereka untuk belajar. Di samping itu, terciptanya modul pembelajaran pidato dalam Bahasa Inggris untuk santri Madin, sehingga menghasilkan tujuh orang santri yang mampu berpidato dalam Bahasa Inggris. Selain itu, terdapat duapuluh tujuh santri yang bisa berkomunikasi dalam Bahasa Inggris, yang nantinya bisa ditingkatkan kemampuannya jika pelatihan ini bisa berkelanjutan. The problem faced by the students of Madrasah Diniyah (Madin) Nurunnahdloh Malang is the students’ lack of interest and ability to give speeches in English. Thus, to show their willingness to improve their students’ ability, Madin and the community dedication team conducted intensive and exciting training in presenting a speech in English. This training aims to make the students able to make speeches in English, and they are accustomed to communicating in English. Thirty students of Madin Nurunnahdoh participated in this training. The training was carried out for eight meetings, once a week, and face-to-face meetings from January 2022 to April 2022 to comply with health protocols. The primary method used is the demonstration method. However, it also combines several existing methods, such as lectures, discussions, and questions and answers. The result of the training in this service is the active involvement of the students and their positive response to this training, which triggers their motivation to learn more. In addition, creating a speech learning module in English for Madin students helped the team teach them. Then, this training led to seven students who could give speeches in English. In addition, twenty-seven students can communicate in English, which can later be improved if the training is sustainable.
Pembinaan Kepercayaan Diri Ibu-Ibu dalam Baca Al-Qur’an Melalui Kegiatan Mengaji Bersama Cindy Dwi Rohmah; Muslimah Muslimah; Nurul Wahdah
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5860

Abstract

Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri ibu-ibu dalam baca Al-Qur’an didampingi oleh mahasiswa dan dosen melalui salah satu program KKN Tematik yaitu belajar dan mengaji bersama ibu-ibu rumah tangga di Sidomulyo. Proses pengabdian menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD). Sebelum pembinaan dilakukan, kepercayaan diri ibu-ibu dalam baca Qur’an masih kurang, hal ini nampak berdasarkan hasil observasi, yakni ibu-ibu ketika pengajian seperti habsyi tampil percaya diri melantunkan syair namun ketika yasinan untuk pembacaan kalam illahi ibu-ibu belum berani sehingga dilimpahkan kembali pada ibu-ibu lansia yang sudah berpengalaman. Hasil pembinaan kepercayaan diri ibu-ibu dalam baca Al-Qur’an melalui kegiatan mengaji bersama, yang dilaksanakan selama 3 bulan dengan pendekatan ABCD dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri ibu-ibu dalam baca Al-Qur’an meningkat dengan adanya pembinaan, yang mana membantu ibu-ibu mengatasi hal-hal yang membuat kurang percaya diri seperti merasa bacaannya kurang bagus tajwidnya atau kurang percaya diri dengan lagu mengajinya, maka di sinilah pembinaan ini berperan. This guidance aims to increase the confidence of mothers in reading the Qur'an accompanied by students and lecturers through one of the Thematic Community Service Programs, namely studying and reciting the Koran with homemakers in Sidomulyo. The service process uses the Asset Based Community Development (ABCD) approach. Before the training was carried out, the confidence of the mothers in reading the Qur'an was still lacking; this could be seen based on the results of observations, namely the mothers during the recitation such as habsyi appeared confident in reciting poetry, but when the yasinan for the reading of the divine kalam, the mothers did not have the courage to do so—transferred back to experienced elderly mothers. The results of fostering mothers' self-confidence in reading the Qur'an through joint recitation activities with the ABCD approach show that mothers' self-confidence in reading the Qur'an increases with coaching, which helps mothers overcome these problems. -Things that make you less confident, such as feeling that your recitation isn't good enough or you don't have confidence in the song you recite; this is where this coaching comes into play. 
Pelatihan Pembuatan Kompos Menggunakan Metode Takakura Sebagai Solusi Penanganan Sampah di Kelurahan Jatirejo Kota Semarang Andhina Putri Heriyanti; Miranita Khusniati; Trida Ridho Fariz; Ni Luh Tirtasari; Amnan Haris; Abdul Jabbar
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6100

Abstract

Kelurahan Jatirejo di Kota Semarang merupakan salah satu wilayah yang memiliki permasalahan sampah rumah tangga. Namun kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat terkendala oleh waktu dan biaya. Teknik pengomposan dengan metode takakura dapat menjadi solusi dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Jatirejo, Kota Semarang. Berangkat dari hal tersebut, kami selaku tim pengabdian melalukan kegiatan pelatihan pembuatan kompos menggunakan metode takakura sebagai solusi penanganan sampah di Kelurahan Jatirejo. Tahapan dalam kegiatan pengabdian ini terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi dan praktik pembuatan kompos. Pada tahapan persiapan, tim pengabdi menggunakan EM4 dalam pembuatan kompos berdasarkan studi literatur. Selanjutnya, tim pengabdi melakukan kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan kompos dengan metode takakura. Setelah kegiatan praktik, para peserta tertarik untuk menerapkan pengomposan dengan metode takakura ditempat tinggal masing-masing. Pengetahuan tentang pemanfaatan sampah rumah tangga bagi ibu-ibu Kelurahan Jatirejo juga semakin berkembang melalui kegiatan pengabdian pelatihan pembuatan pupuk kompos dengan metode takakura. Untuk kegiatan selanjutnya, perlu diuji bagaimana tingkat partisipasi masyarakat Kelurahan Jatirejo dalam pengelolaan sampah berbasis kompos dengan metode takakura. Jatirejo Village in Semarang City is one area that has household waste problems. However, community-based waste management activities are constrained by time and cost. Composting techniques using the takakura method can be a solution to managing household waste in Jatirejo Village, Semarang City. Based on that problem, we as a service team conducted composting training activities using the takakura method to handle waste in Jatirejo Village. The stages in this service activity consist of preparation, socialization and the practice of making compost. In the preparation stage, the service team used EM4 in composting based on a literature study. Furthermore, the service team carried out socialization activities and the practice of making compost using the takakura method. After the practical activity, the participants were interested in applying compost using the takakura method in their respective places of residence. Knowledge related to the use of household waste for women in Jatirejo Village is also growing through service activities for making compost fertilizer using the takakura method. For the next activity, it is necessary to examine how the level of community participation in Jatirejo Village in compost-based waste management using the takakura method is needed. 
Pemberdayaan Masyarakat dengan Perencanaan Embung Desa Randugede, Magetan-Jawa Tengah Bambang Setiawan; Niken Silmi Surjandari; Siti Nurlita Fitri; Yusep Muslih Purwana; Galuh Chrismaningwang; Harya Dananjaya I B
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6485

Abstract

Kabupaten Magetan terletak pada posisi 7°38'30" Lintang Selatan dan 111°20'30" Bujur Timur dengan luas mencapai 688,85 km². Dengan mayoritas penduduk adalah petani. Hal tersebut sesuai dengan ketersediaan lahan pertanian yang masih luas yaitu 28.269 ha tanah sawah dan 40.616 ha tanah kering.  Meskipun pertanian menjadi lahan utama di Magetan, tetapi masih banyak desa di Magetan yang termasuk kelas kekeringan lahan tinggi. Berdasarkan kondisi tersebut, maka untuk meningkatkan produksi pertanian, diusulkan pembuatan embung.  Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat adalah untuk melakukan analisa potensi embung sebagai alternatif solusi kekeringan.  Metode yang dilaksanakan adalah dengan melakukan survei untuk mendapatkan data fisik dan non fisik yang diperlukan untuk mendukung analisa yang dilaksanakan mulai bulan mei hingga juli 2022. Data menggunakan data primer dan sekunder dari beberapa sumber. Hasil survey ditindaklanjuti dengan rapat koordinasi tim pengabdian masyarakat, dimana hasilnya menjadi bahan Focus Group Discussion (FGD). Pihak-pihak yang diundang dalam kegiatan FGD adalah perangkat desa Randugede Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan dan Kepala Bidang SDA DPUPR beserta stafnya. Hasil akhir kegiatan pengabdian masyarakat yaitu lebih menyarankan untuk pengembangan embung di lokasi Desa Randugede sisi bawah karena kontur lebih memungkinkan untuk pembuatan embung dibandingkan dengan sisi atas.Magetan Regency is located at 7°38'30" south latitude and 111°20'30" east longitude with an area of 688.85 km². The majority of the population is farmers. Consequently, this location is to the availability of agricultural land, which is still extensive such as 28,269 ha of harvest fields and 40,616 ha of drought land. Although agriculture is the principal land in Magetan, many villages in Magetan still belong to high land drought susceptibility. It should build a reservoir based on these conditions to increase agricultural production. This paper aims to analyze the potential of reservoirs as an alternative solution to drought. The method implemented is to survey to obtain physical and non-physical data needed to support the analysis. The data uses primary and secondary data from several sources. The survey results were followed up with a team coordination meeting, where the results were used as a Focus Group Discussion (FGD). The parties invited to the FGD activities were the Randugede, Plaosan District, Magetan Regency, and the Head of the DPUPR. The final result of community service activities is more advisable to develop a reservoir at the Randugede Village location on the bottom side because the contours are more likely to build a pond than the top side.
Pemetaan Potensi dan Kendala BUMDes untuk Kewirausahaan Sosial Petani Sawit di Desa Panca Mulya Michael Lega; Makmun wahid
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5547

Abstract

Tujuan program pengabdian kepada masyarakat (pkM) adalah memberikan analisis secara mendalam mengenai potensi desa, dan mengetahui kendala yang dihadapi oleh unit usaha dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Panca Mulya. Hasil dari analisis tersebut kemudian berpotensi melahirkan sebuah rekomendasi kebijakan, terutama dalam perbaikan BUMDes yang berkelanjutan. Melalui Kegiatan PkM yang dilakukan sejak bulan Juni sampai Oktober tahun 2021, dengan melalui tahapan-tahapan pengabdian yaitu dengan diskusi secara mendalam bersama Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pengurus BUMDes, dan masyarakat umum lainnya mengenai situasi dan kondisi BUMDes. Setelah melakukan observasi ke semua unit usaha dan melakukan forum grup diskusi untuk mengetahui permasalahan BUMDes kemudian dilakukan analisis kelayakan unit usaha yang tersedia. Rangkaian kegiatan pengabdian menemukan pemetaan tentang potensi fisik dan non fisik desa, kendala secara administratif, dan struktural unit usaha yang akan menjadi landasan strategi pengembangan BUMDes. Hasil temuan tersebut, kemudian disusun dalam sebuah rekomendasi strategi pengembangan BUMDes yang kemudian akan dibahas oleh pihak aparatur desa untuk menjadi sebuah kebijakan. The purpose of the community service program is to provide an in-depth analysis of the village's potential and to find out the obstacles faced by the business units of the Village-Owned Enterprises (BUMDes) in Panca Mulya Village. The results of the analysis then have the potential to create a policy recommendation, especially for the sustainable improvement of BUMDes. Through the Community Service activity carried out from June to October 2021, through the stages of service, namely through in-depth discussions with the Village Government, Village Consultative Body, BUMDes management, and other general public regarding the situation and BUMDes condition. After observing all business units and conducting discussion group forums to find out the problems of BUMDes, a feasibility analysis of the available business units was conducted. The series of service activities mapped the village's physical and non-physical potential, administrative constraints, and structural business units that would become the basis for the BUMDes development strategy. The findings are then compiled in a recommendation for a BUMDes development strategy which the village apparatus will then discuss to become a policy. 
Edukasi Penggunaan Suplemen Vitamin A, Iodium, Zink, dan Zat Besi dalam Pencegahan Stunting Reza Anindita; Intan Kurnia Putri; Maya Uzia Beandrade; Dede Dwi Nathalia; Melania Perwitasari
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6460

Abstract

Stunting telah menjadi masalah kesehatan nasional sekaligus prioritas kesehatan global yang mampu mempengaruhi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai generasi masa depan bangsa Indonesia. Oleh sebab diperlukan upaya penanganan masalah stunting seperti peningkatan komunikasi perubahan perilaku melalui kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) berupa edukasi mengenai stunting sebagai salah satu perwujudan strategi penurunan stunting sesuai Peraturan Persiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting di Indonesia. Tujuan PKM ini memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemberian suplemen vitamin A, Iodium, Zink, dan Zat Besi sebagai upaya perwujudan program pencegahan stunting untuk mempercepat penurunan angka stunting. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 16 April 2022. Kegiatan ini dilakukan saat pandemi COVID-19 sehingga mewajibkan kebijakan pertemuan secara daring. Tahap kegiatan ini meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan dimulai dari penyusunan materi dalam bentuk power point, video, dan poster. Tahap Pelaksanaan berupa pre-test, pemaparan materi, sesi diskusi/Tanya jawab, post-test, dan pemberian reward (penghargaan) bagi peserta terbaik. Semua kegiatan dilaksanakan secara daring (online) melalui aplikasi zoom meeting. Target peserta antara lain Institusi pendidikan, Pemerintahan, siswa-siswi SMA/SMK, masyarakat umum, dan praktisi kesehatan. Tahap evaluasi dilakukan menganalisis semua data secara deskriptif mengenai jumlah peserta, asal peserta, nilai pre-test dan post test. Hasil kegiatan ini antara lain jumlah peserta yang mengikuti PKM sebanyak 60 dengan peserta sebanyak 96% berasal dari Jawa Barat (Bekasi). Rata-rata nilai pre-test ke post-test meningkat dari 62 menjadi 83 atau mengalami peningkatan sebesar 55 %. Kesimpulan PKM ini adalah masyarakat mampu memahami materi edukasi yang dibuktikan dengan ketepatan menjawab pertanyaan seperti fungsi, dampak, sumber, dan dosis pemberian vitamin A, Zink, Iodium, dan zat Besi untuk mencegah potensi stunting.    Stunting has become a national health problem as well as a global health priority that can affect the quality of Human Resources for the future generation of the Indonesian nation. Therefore, efforts to tackle stunting problems are needed, such as increasing behavior change communication through community service activities in the form of education about stunting as a manifestation of stunting reduction strategies according to Presidential Regulation Number 72 of 2021 concerning the acceleration of stunting reduction in Indonesia. The purpose of this PKM is to provide education to the public regarding the provision of vitamin A, Iodine, Zinc, and Iron supplements as an effort to realize the stunting prevention program to accelerate the reduction of stunting rates. This activity was carried out on April 16, 2022. This activity was carried out during the COVID-19 pandemic, thus requiring an online meeting policy. This activity stage includes preparation, implementation, and evaluation. The preparation stage begins with the preparation of materials in the form of power points, videos, and posters. The implementation stage is in the form of a pre-test, material presentation, discussion/question-answer session, post-test, and awarding of the best participants. All activities are carried out online through the Zoom Meeting application. Target participants include educational institutions, government, high school/vocational high school students, the general public, and health practitioners. The evaluation stage was carried out by analyzing all data descriptively regarding the number of participants, the origin of participants, and pre-test and post-test scores. The results of this activity included the number of participants who took part in PKM as many as 60 with 96% of participants coming from West Java (Bekasi). The average value of pre-test to post-test increased from 62 to 83 or increased by 55%. This PKM concludes that the community can understand educational materials as evidenced by the accuracy of answering questions such as the function, impact, source, and dose of vitamin A, zinc, iodine, and iron to prevent stunting potential.
Pelatihan Manajemen Laboratorium Fisika untuk Guru Fisika di MGMP Fisika Kabupaten Ogan Komering Ulu Hamdi Akhsan; Abidin Pasaribu; Murniati Murniati; Nely Andriani; Muhammad Muslim; Melly Ariska
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.4244

Abstract

Perlu adanya Pelatihan Manajemen Laboratorium Fisika dalam proses pembelajaran pada Guru-guru MGMP Fisika Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikarenakan guru-guru Fisika di Kabupaten Ogan Komering Ulu masih minim memiliki pengetahuan mengenai administrasi Manajemen Laboratorium dan keterbatasan pengetahuan dalam mengatur, mendesain dan merencanakan administrasi dan kegiatan yang ada di Laboratorium fisika. Tujuan Kegiatan PkM adalah meningkatkan keterampilan guru-guru MGMP Fisika Kabupaten Ogan Komering Ulu dalam mengelola laboratorium Fisika di Sekolah. Metode pelaksanaan, kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan guru-guru dalam mendesain dan merencanakan  kegiatan administrasi  dalam  Manajemen laboratorium fisika. Model pendampingan dengan metode presentasi, workshop, diskusi dan simulasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 September 2021 dengan Jumlah peserta kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) adalah 34 orang. Alat ukur yang digunakan untuk melihat keberhasilan kegiatan PkM ini adalah dengan memberikan soal pretest dan posttest. Hasil evaluasi ini akan dianalisis nilai peningkatannya dengan menganalisis nilai n-gain. Luaran yang telah dicapai pada kegiatan PkM ini adalah meningkatnya kemampuan guru-guru Fisika di Kabupaten OKU dalam merancang, merencanakan, mendesain dan menggunakan KIT Fisika SMA di Laboratorium Fisika dalam proses pembelajaran. Peningkatan ini dilihat dari nilai n-gain berdasarkan nilai Pretest dan Posttest dari peserta kegiatan PkM. Sebanyak 3 (tiga) Video dari Peserta PkM yang berisi Kegiatan Guru dalam memanajemen Kegiatan di Laboratorium Fisika di Sekolah masing-masing peserta PkM, mulai dari merencanakan, mendesain dan menggunakan alat dalam melaksanakan kegiatan praktikum di Laboratorium Fisika. Video-video ini diupload di akun Youtube Program Studi Pendidikan Fisika sebagai video pembelajaran pada mata kuliah Manajemen Laboratorium.There is a need for Physics Laboratory Management Training in the learning process for Physics MGMP teachers in Ogan Komering Ulu Regency (OKU) because Physics teachers in Ogan Komering Ulu Regency still lack knowledge of Laboratory Management administration and have limited knowledge in organizing, designing and planning administration and activities in the physics laboratory. In its implementation, this activity uses a mentoring model to improve the ability of teachers to design and plan administrative activities in physics laboratory Management. Mentoring model with the presentation, workshop, discussion and simulation methods. The output targets to be achieved in this service activity are: 1) The results of this community service program will be disseminated in the form of scientific articles published in the Community Service journal, namely the Bubungan Tinggi Journal of Lambung Mangkurat University and making banners/posters. 2) Improve Physics teachers' ability in OKU Regency to design, plan, design and use the High School Physics KIT in the Physics Laboratory in the learning process. 3) Produced at least three videos from the community service participants containing Teacher Activities in managing Activities at the Physics Laboratory in their respective schools starting from planning, designing and using tools in carrying out practical activities in the Physics Laboratory, 4) The implementing team and training participants obtained activity certificates.
Pemanfaatan Menu Equation & Symbol untuk Menulis Rumus Matematika pada Microsoft Power Point Intan Alifiani; Fitri Ayuning Tyas; Azhar Basir
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i3.5768

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membantu siswa SMK yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam pembelajaran daring dan penyelesaian tugas-tugas yang berkaitan dengan equation & symbol. Prosedur pelaksanaannya meliputi perizinan, wawancara, observasi, menyiapkan modul dan administrasi, kegiatan pelatihan, kegiatan pendampingan, evaluasi, tindak lanjut, dan analisis serta interpretasi data yang dilaksanakan pada 8 November 2021. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah pemahaman tentang pemanfaatan menu equation & symbol, praktik menulis rumus matematika yang mudah, sedang, sampai rumit dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah, dan adanya peningkatan klasikal maupun individual dalam kategori sedang. Berdasarkan hasil kegiatan disarankan eksplorasi pemanfaatan menu equation & symbol, adanya praktek dalam jangka waktu yang lebih lama untuk rumus matematika yang tergolong rumit, tindak lanjut dan pelatihan berkala dengan bidang lain yang berhubungan dengan pemanfaatan fitur-fitur microsoft power point disertai dengan pencapaian peningkatan klasikal maupun individual sampai dengan kategori tinggi.  This community service activity aims to assist SMK students affected by Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) in online learning and completing equations and symbols-related tasks. The implementation procedure includes licensing, interviews, observations, module preparation and administration, training and mentoring activities, evaluation, follow-up, and data analysis and interpretation, which will be carried out on November 19, 2021. The community service activities result in an understanding of the use of the equation & symbol menu, the practice of writing easy, medium, to complex mathematical formulas in completing school assignments, and an increase in classical and individual in the medium category. Based on the results of the activity, it is recommended to explore the use of the equation & symbol menu, practice for a longer period for complex mathematical formulas, follow-up and regular training with other fields related to the use of Microsoft PowerPoint features accompanied by the achievement of classical and individual to high category. 
Pemberdayaan Perempuan Dusun Sembung Melalui Pelatihan Batik Eco-Print Keramik Nanik Prasetyoningsih; Allan Fatchan Gani Wardhana; Mujiyana Mujiyana; Shandy Herlian Firmansyah; M Adi Setiawan; Kelik Iswandi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.5767

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat PKM ini dilaksanakan bermitra dengan Pemerintah Padukuhan Sembung, Purwobinangun, Pakem. Permasalahan utama mitra adalah belum adanya kemandirian ekonomi. Oleh karena itu, pengabdi selama 2 tahun berturut-turut melakukan pengabdian pada tahun 2019 dan 2020 dengan kurun waktu 4 minggu. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk membentuk kemandirian ekonomi para ibu rumah tangga dan kebersihan lingkungan. Pengabdian ini menggunakan metode berupa penyuluhan kualitas batik, penyuluhan nilai ekonomi batik, dan pelatihan batik eco-print di atas media keramik. Adanya pengabdian tersebut berdampak terhadap peningkatan keterampilan Ibu-Ibu Padukuhan Sembung, dengan pelatihan variasi-variasi keterampilan membatik, sehingga mitra memiliki alternatif untuk mengembangkan jenis batik. Peserta pengabdian mengalami peningkatan keterampilan membatik eco-print di atas media keramik ditunjukkan dengan 18 orang yang sebelumnya tidak bisa membatik eco-print di atas media keramik kemudian setelah pengabdian dilakukan 18 orang tersebut bisa membatik eco-print di atas media keramik. Pelatihan ini melengkapi keterampilan peserta dalam variasi media batik eco-print, setelah sebelumnya telah diadakan pelatihan berbagai metode batik eco-print dan membatik batik eco-print di atas media kain.  This Community Service Program is carried out in partnership with the Government of Padukuhan Sembung, Purwobinangun, Pakem. The main problem of partners is the absence of economic independence. Therefore, for two consecutive years, devotees carried out service in 2019 and 2020 for four weeks. The purpose of this devotion is to form the economic independence of housewives and the cleanliness of the environment. This service uses batik quality counselling, batik economic value counselling, and eco-print batik training on ceramic media. This service's existence impacts the improvement of the skills of Padukuhan Sembung Mothers, with training on variations of batik skills so that partners have alternatives to develop types of batik. Service participants experienced increased eco-print batik skills on ceramic media, as shown by 18 people who previously could not batik eco-print on ceramic media. Then after the service, the 18 people could batik eco-print on ceramic media. This training complements participants' skills in various eco-print batik media after training on various methods of eco-print batik and batik eco print batik on cloth. 
Sosialisasi Kebijakan Kampus Merdeka Program Praktisi Mengajar pada Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi Abdul Rahman; Mawar Mawar; Oneng Nurul Bariyah; Intan Setyaningrum
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v4i4.6262

Abstract

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah menetapkan kebijakan Kampus Merdeka sebagai prioritas kebijakan. Program Praktisi Mengajar merupakan Kebijakan Merdeka Belajar Edisi ke-20 yang diluncurkan karena faktanya saat ini jumlah praktisi yang ikut berkontribusi mengajar di kampus (baik akademik maupun vokasi) masih kurang. Di sisi lain, tingkat partisipasi perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi dalam program Praktisi Mengajar masih sangat sedikit, per tanggal 28 Mei hanya 13 pendaftar. Padahal keberadaan pendidik dari unsur praktisi dunia kerja merupakan hal yang esensial dalam pendidikan vokasi yang sangat erat berkaitan dengan dunia kerja. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi pada program Praktisi Mengajar. Sementara metode pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode sosialisasi. Hasilnya, setelah dilakukan sesi sosialisasi, pendaftar program Praktisi Mengajar dari entitas perguruan tinggi penyelenggara pendidikan vokasi per 6 Juli 2022 meningkat signifikan menjadi 238 pendaftar. Namun, masih terdapat kekurangan, dimana mayoritas kampus vokasi pendaftar program masih didominasi di pulau Jawa dengan persentase 56,1%. The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology has set the Merdeka Campus policy as a policy priority. The Teaching Practitioner Program is the 20th Edition of the Free Learning Policy, which was launched because, currently, the number of practitioners who contribute to teaching on campus (both academic and vocational) still needs to be improved. On the other hand, the participation rate of universities providing vocational education in the Teaching Practitioner program still needs to be higher; as of May 28, there were only 13 applicants. The existence of educators from the practitioners of the world of work is essential in vocational education, which is very closely related to the world of work. Therefore, this service activity aims to increase the participation of tertiary institutions providing vocational education in the Teaching Practitioner program. At the same time, the community service method is carried out by the socialization method. As a result, after the socialization session, the registrants for the Teaching Practitioner program from higher education entities providing vocational education as of July 6, 2022, increased significantly to 238 registrants. However, there are still areas for improvement, where most vocational campuses for program applicants are still dominated on the island of Java with a percentage of 56.1%.