cover
Contact Name
Misbah
Contact Email
misbah_pfis@ulm.ac.id
Phone
+628975586104
Journal Mail Official
btjpm@ulm.ac.id
Editorial Address
Jalan Brig Jend H. Hasan Basri Gedung FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Kotak Pos No. 87 Banjarmasin Kal-Sel 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27222934     EISSN : 27223043     DOI : http://dx.doi.org/10.20527
Core Subject : Education, Social,
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat publishes articles from community service. This Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat is periodically published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Lambung Mangkurat. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat published two times a year in May and November.
Articles 735 Documents
Upaya Penguatan Ekonomi Penyandang Disabilitas Melalui Literasi Keuangan Mikro Inklusif di Bengkulu Ririn Nopiah; Armelly Armelly
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7469

Abstract

Penyandang disabilitas di Indonesia seringkali mengalami hambatan mobilitas dan aksesibilitas. Salah satu bentuk hambatan aksesibilitas kelompok tersebut yaitu akses permodalan (keuangan) guna meningkatkan taraf ekonomi melalui kegiatan wirausaha mandiri. Terbentuknya koperasi merupakan salah satu upaya solutif dalam penyediaan jasa akses keuangan pada kelompok penyandang disabilitas Kota Bengkulu. Hal ini disebabkan kesadaran internal kelompok penyandang disabilitas yang masih minim terhadap koperasi dan pengetahuan serta keterampilan tata kelola koperasi. Salah satu cara yang dilakukan yaitu pemberian edukasi tentang koperasi yang sesuai dan tepat untuk penyandang disabilitas. Kegiatan dilaksanakan Juni 2022 dengan metode penyuluhan melalui sosialisasi dan diskusi interaktif dalam memahami materi yang disampaikan dan diterapkan dalam kegiatan koperasi difabel Kota Bengkulu. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan dan penguatan keahlian dalam mengelola koperasi difabel Kota Bengkulu. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta dan pengurus koperasi mendapat peningkatan pengetahuan tata kelola koperasi yang sesuai dan tepat untuk diterapkan kepada anggota penyandang disabilitas Kota Bengkulu.People with disabilities in Indonesia often experience barriers to mobility and accessibility. One of the obstacles to the accessibility of these groups is access to capital (financial) to improve the economic level through independent entrepreneurial activities. The formation of cooperatives is one of the solution efforts in providing financial access services for groups of people with disabilities in Bengkulu City. This is due to the lack of internal awareness of groups of persons with disabilities regarding cooperatives and the knowledge and skills of cooperative governance. One way to do this is by providing education about appropriate and appropriate cooperatives for persons with disabilities. The activity will be carried out in June 2022 with the counseling method through socialization and interactive discussions to understand the material presented and applied in the activities of the disabled cooperative in the City of Bengkulu. This activity aims to provide knowledge and strengthen skills in managing disabled cooperatives in Bengkulu City. The results of this activity show that the participants and management of the cooperative received an increase in cooperative governance knowledge that was appropriate and appropriate to be applied to members with disabilities in the City of Bengkulu.
Sosialisasi dan Pengenalan Sistem Pertanian Organik Masyarakat Kampung Apnae Kosily Jayawijaya Papua Siti Latifa Wulandari; Nuraisyah Takdir; Machlon Wandikbo; Ida Heluka
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7899

Abstract

: Sosialisasi dan pengenalan sistem pertanian organik dilakukan untuk menambah wawasan masyarakat dan mahasiswa dalam mengolah sistem pertanian organik. Kegaiatan ini merupakan salah satu bentuk perwujudan dari salah satu tri dharma perguruan tinggi poin ketiga yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan ini dilakukan bersama mahasiswa bertujuan agar mahasiswa mampu untuk bersosialisai dengan masyarakat dan mampu berkontribusi dengan masyarakat secara nyata. Kegiatan ini berlokasi di kampung Apnae Distrik Silokarno Doga, Desa/Kelurahan Kimbim Kec. Asologaima, Kab. Jayawijaya Papua Pegunungan Tengah. Peserta yang mengikuti kegiatan yaitu sebanyak 20 masyarakat kampung Apnae Kosily, 2 orang dosen sebagai pemateri dan 14 mahasiswa. Tujuan Untuk Mengetahui Kondisi Lahan Pertanian dan Potensinya untuk sektor Pertanian khususnya Sitem Pertanian Organik. Metode yang digunakan yaitu dengan teknik penyuluhan dalam bentuk ceramah atau memaparkan materi berupa teori  tentang  pengolahan sistem Pertanian Organik dengan menggunakan Instrumen wawancara dan melakukan tanya jawab kepada masyarakat yang memiliki Perkebunan Jeruk, Kebun Cabai dan Kebun Pisang. Kegiatan ini melibatkan beberapa masyarakat termasuk kepala kampung Kosily yang juga merupakan pemilik kebun Cabai dan Kebun Pisang. Hasil yang didapatkan setelah wawancara maupun diskusi bersama pemilik kebun dapat kita simpulkan bahwa ada potensi besar dikampung ini khususnya di sektor pertanian berbasis budaya lokal dengan sistem pertanian yang organik harus bisa di pertahankan. Hasil kegiatan ini diharapkan masyarakat kampung Apnae Kosily dapat mengolah pertanian organik secara berkelanjutan hingga ketahap produksi sehingga nantinya mahasiswa dapat turut membantu dan menjadi program bersama.The socialization and introduction of organic farming systems are carried out to increase the community's and students' knowledge of processing organic farming systems. This activity is a form of embodiment of one of the three Higher Education Tri Dharma Points, namely Community Service. This activity is carried out with students with the aim that students can socialize with the community and be able to contribute to society in a real way. This activity is in the Apnae village, Silokarno Doga District, Kimbim Village/Kelurahan, Kec. Asologima, Kab. Jayawijaya Papua Central Mountains. Participants who participated in the activity were 20 villagers from Apnae Kosily, 2 lecturers as presenters and 14 students. Purpose to Know the Condition of Agricultural Land and Its Potential for the Agricultural Sector, especially Organic Agriculture Systems. The method used is counselling techniques in the form of lectures or presenting material in the form of theories about processing organic farming systems using interview instruments and conducting questions and answers to people who have citrus plantations, chilli gardens and banana plantations. This activity involved several community members, including the village head of Kosily, who also owns a chilli garden and a banana garden. The results obtained after interviews and discussions with garden owners show great potential in this village, especially in the agricultural sector based on local culture with an organic farming system that must be maintained. The results of this activity are hoped that the people of Apnae Kosily village can process Organic Agriculture sustainably up to the production stage so that later students can help and become a joint program. 
Pelatihan Inovasi Pemasaran Melalui Digital Marketing untuk Membentuk Kesadaran Merek dan Meningkatkan Penjualan (Pelatihan pada UMKM Batik Lasem di Lasem Kabupaten Rembang Jawa Tengah) Darsono Darsono; Suyamto Suyamto; Trio Handoko; Mrihrahayu Rumaningsih; Laksono Sumarto; Kurniawati Darmaningrum; Adrian Rahmadi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7162

Abstract

Kerajinan batik merupakan salah satu upaya mewujudkan pemberdayaan industri kreatif. Selain itu, juga sebagai upaya untuk melindungi warisan budaya bangsa. Program membatik bertujuan untuk melestarikan budaya dan meningkatkan pendapatan masyarakat, dengan pembinaan dan pengelolaan yang baik dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan mitra (masyarakat). Kegiatan sosial dan pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kreatif di daerah Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, sehingga mereka dapat membuat batik dan menjadikannya produk ekonomi kreatif yang dapat membuka peluang bisnis baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Praktik membatik merupakan upaya untuk melestarikan budaya bangsa. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap di bulan September 2022. Mitra PkM ini ialah UMKM Batik Lasem. Langkah pertama yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini adalah mengidentifikasi masalah yang dihadapi mitra. Langkah kedua mendampingi UMKM untuk bagaimana membuat konten pemasaran digital yang menarik dan memberikan pengetahuan pengelolaan keuangan UMKM. Langkah ketiga membantu mitra untuk mengenali pemasaran sosial media dan ecommerce. Langkah keempat membantu bagaimana agar bisa membantu memaksimalkan proses pemasaran digital yang dilakukan. Langkah kelima membantu pendampingan agar masyarakat bisa menjadi berdikari dan memiliki usaha yang stabil, sehingga dapat menopang kebutuhan sehari-hari.  Batik Craft is one of the efforts to empower creative industries. In addition, it is also an effort to protect the nation's cultural heritage. The batik program aims to preserve culture and increase people's income; good guidance and management can improve partners' management capabilities (community). This social activity and training aim to strengthen the creative economy in the Lasem area, Rembang Regency, Central Java, so that they can make batik and make it a creative economic product that can open up new business opportunities and increase people's income. The practice of batik is an attempt to preserve the nation's culture. This activity was carried out in several stages in September 2022. This PkM partner is the Batik Lasem UMKM. The first step in this service activity is to identify the problems partners face. The second step is to assist MSMEs in creating attractive digital marketing content and provide knowledge of MSME financial management. The third step helps partners to recognize social media marketing and e-commerce. The fourth step helps how to help maximize the digital marketing process that is being carried out. The fifth step is assisting with assistance so that people can become self-sufficient and have a stable business to support their daily needs.
Edukasi Keselamatan Terkait Peralatan dan Instalasi Listrik pada Ibu Rumah Tangga Desa Getassrabi Arina Nuraliza Romas; Charisha Mahda Kumala
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.5763

Abstract

Listrik merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh manusia setiap waktu untuk menunjang aktivitas, selain memiliki manfaat, listrik juga memiliki bahaya. Beberapa ibu rumah tangga di lingkungan Desa Getassrabi pernah mengalami masalah dengan penggunaan listrik, seperti kesetrum, penggunaan alat listrik yang tidak aman, dan sebagainya. Salah satu ibu rumah tangga menyampaikan bahwa ketidaktahuan dan kurangnya informasi merupakan penyebab dari kesalahan dalam melakukan upaya pertolongan pertama terhadap korban yang tersetrum. Sehingga, perlu adanya edukasi berupa informasi  terkait dengan keselamatan penggunaan listrik agar masyarakat menjadi tahu serta bisa menerapkan keselamatan dalam menangani bahaya listrik di dalam rumah. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi terkait keselamatan peralatan dan instalasi listrik. Metode yang dilakukan yaitu dengan cara memberikan pemaparan berupa penjelasan presentasi dan diskusi berupa tanya jawab. Kegiatan edukasi diikuti oleh ibu rumah tangga di lingkungan Desa Getassrabi dengan rentang usia dari 18-65 tahun sejumlah 18 orang. Pengetahuan masyarakat tentang keselamatan listrik sudah cukup baik, akan tetapi sikap selamat dan hati-hati belum terbiasa dilakukan serta masyarakat belum tahu cara menyelamatkan korban yang tersetrum listrik. Dengan terlaksananya edukasi keselamatan listrik pada tanggal 13 Mei 2022 ini, diharapkan masyarakat mulai menyadari betapa pentingnya berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang menggunakan listrik.Electricity is something humans need at all times to support activities; in addition to benefits, electricity also has dangers. Some housewives in Getassrabi Village have experienced problems with electricity use, such as electrocution, unsafe use of electrical appliances, etc. One housewife said that ignorance and lack of information were the causes of errors in carrying out first aid efforts for electrocuted victims. Thus, there is a need for education in the form of information related to the safety of electricity use so that people know and can apply safety in dealing with electrical hazards in the house. This service aims to provide education related to the safety of electrical equipment and installations. The method carried out is by providing a presentation in the form of an explanation, presentation, and discussion in the form of questions and answers. Housewives in Getassrabi Village attended the educational activity aged 18 to 65, totalling 18 people. Public knowledge about electrical safety is quite good. Still, safety and caution are not used to being carried out, and people do not know how to save electrocuted victims. With the implementation of electric safety education on May 13, 2022, it is hoped that people will begin to realize how important it is to be careful when carrying out electricity-related activities. 
Pengembangan Desa Berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada Desa Sindangmukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang Boni Sena; Prety Diawati; Muhammad Lukman Baihaqi Alfakihuddin; Mavianti Mavianti; Tri Sulistyani
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7698

Abstract

Desa Sindangmukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat adalah desa yang letak geografisnya berdataran rendah dimana sebagian besar merupakan hamparan sawah sehingga pengembangan sektor pertanian dan perkebunan menjadi prioritas utama. Permasalahan utama pada Desa Sindangmukti berdasarkan diskusi dengan perangkat desa setempat adalah kurangnya jumlah UMKM dan metode pembelajaran yang belum variatif di sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) telah dilakukan di Desa Sindangmukti dari bulan Juni 2022 hingga bulan November 2022 dengan pendekatan tujuan pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development Goals) melalui pembentukan UMKM yang memproduksi keripik pare dengan sasaran warga binaan program keluarga harapan sejumlah 7 orang dan meningkatkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi 60 siswa dan siswi di SDN Sindangmukti 1. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan PkM adalah dengan berkoordinasi dengan perangkat desa Sindangmukti untuk menemukan permasalahan yang ada di Desa Sindangmukti, melakukan pelatihan kepada masyarakat, dan mengajar siswa siswi Sekolah Dasar (SD) dengan metode yang menyenangkan. Hasil kegiatan PkM adalah terbentuknya UMKM yang membuat keripik Pariya dan membuat kegiatan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. UMKM yang terbentuk diharapkan dapat meningkatkan perekonomian yang ada di masyarakat, mengurangi terjadinya kekurangan bahan pangan, kehidupan yang sehat dan sejahtera, membuka lapangan kerja, serta mengurangi kesenjangan yang ada pada masyarakat. Hasil yang diharapkan dari metode pembelajaran yang menyenangkan pada anak-anak adalah pendidikan yang berkualitas, kesetaraan gender, serta kerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Kesimpulannya adalah permasalahan di Desa Sindangmukti berupa kurangnya jumlah UMKM dan metode pembelajaran yang kurang variatif telah berhasil diselesaikan dengan membentuk UMKM keripik Pariya dan membuat pembelajaran dengan metode yang variatif. Sindangmukti Village, Kutatawaluya District, Karawang Regency, West Java Province, is a village with a low-lying location where most of it is rice fields, so developing the agricultural and plantation sectors is a top priority. The main problem in Sindangmukti Village, based on discussions with local village officials, is the lack of many MSMEs and learning methods that are not yet varied in schools. Community service activities (PkM) have been carried out in Sindangmukti Village from June 2022 to November 2022 with the approach of sustainable development goals (Sustainable Development Goals) through the establishment of MSMEs that produce bitter melon chips with the target of 7 people assisted by the Family Hope program and increasing fun learning activities for 60 students at Sindangmukti 1 Elementary School. The method used to achieve PkM objectives is coordinating with Sindangmukti village officials to find problems in Sindangmukti Village, conduct community training, and teach elementary school students using a pleasant method. The results of PkM activities are the formation of MSMEs that make Pariya chips and learning activities fun for children. MSMEs that are formed are expected to improve the community's economy, reduce food shortages, live a healthy and prosperous life, create jobs, and reduce the gap in society. The expected results of fun learning methods for children are quality education, gender equality, and cooperation to achieve common goals. The conclusion is that the problems in Sindangmukti Village in the form of a lack of SMEs and learning methods that are less varied have been successfully resolved by forming Pariya chips SMEs and making learning using a variety of methods. 
Penyuluhan Penggunaan Aplikasi Gojek pada Pelaku Usaha Ikan Lele di Kelurahan Talang Bubuk Kota Palembang Muhammad Bahrul Ulum; Hamid Halin; Muhammad Wadud
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7569

Abstract

Gojek adalah aplikasi yang memiliki berbagai manfaat salah satunya adalah untuk pengiriman barang, dengan menggunakan aplikasi Gojek barang dapat dikirim dengan waktu yang relatif singkat. Manfaat tersebut tentunya sangat berguna terutama bagi pelaku usaha ikan lele di Kelurahan Talang Bubuk Kota Palembang karena ikan yang dikirim ke konsumen dengan menggunakan aplikasi Gojek kesegaran ikan masih terjaga karena waktu pengiriman yang singkat. Namun beberapa pelaku usaha ikan lele di Kelurahan Talang Bubuk Kota Palembang belum begitu memahami cara penggunaan aplikasi Gojek. Hal tersebut memunculkan inisiatif tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Indo Global Mandiri untuk memberikan penyuluhan kepada pelaku usaha ikan lele di kelurahan Talang Bubuk kota Palembang mengenai penggunaan aplikasi Gojek untuk mendukung kegiatan usaha terutama dalam pengiriman ikan ke konsumen. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar pelaku usaha ikan lele dapat memahami dan mengaplikasikan cara menggunakan aplikasi Gojek dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan datang langsung ke lokasi objek pengabdian pada tanggal 12 Desember 2022, kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00-14.00 WIB dengan peserta berjumlah empat orang. Setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian, hasilnya pelaku usaha ikan lele dapat memahami cara penggunaan aplikasi Gojek, namun terdapat kendala dalam penggunaannya seperti, sinyal yang tidak stabil. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelaku usaha ikan lele mendapat tambahan pengetahuan dan mereka berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara kontinyu dengan tema yang berbeda.Gojek is an application with various benefits, one of which is for the delivery of goods; using the Gojek application, goods can be sent in a relatively short time. This benefit is very useful, especially for catfish businesses in the Talang Powder Village, Palembang City, because the fish sent to consumers using the Gojek application are still fresh due to the short delivery time. However, several catfish business actors in Talang Powder Village, Palembang City, do not really understand how to use the Gojek application. This led to the initiative of the Community Service team from Indo Global Mandiri University to provide counseling to catfish business actors in the Talang Powder subdistrict, Palembang City, regarding the use of the Gojek application to support business activities, especially in sending fish to consumers. The purpose of this activity is so that catfish business actors can understand and apply how to use the Gojek application properly. The method used in this activity is to come directly to the location of the service object on December 12, 2022; this activity takes place from 08.00-14.00 Western Indonesian Time with four participants. After the service activities, catfish business actors could understand how to use the Gojek application. Still, there were obstacles in its use, such as an unstable signal. This activity concludes that catfish business actors get additional knowledge, and they hope that activities like this can be carried out continuously with different themes.
UKK3: Inovasi Peningkatan UMKM Desa Perkebunan Tanjung Kasau Melalui Pembuatan Keripik Aneka Rasa Sarah Patumona Manalu; Ade Citra Nadhira; Tiara Nurika Fadilah; Ester Yoknaem; Annisa Sasmita Ziemen; Mega Rosalina
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7414

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak buruk bagi keberlangsungan perekonomian Indonesia, khususnya bagi pelaku UMKM di Desa Perkebunan Tanjung Kasau. UMKM ini menitikberatkan pada satu kemudahan dan solusi bagi masyarakat desa yang selama ini kurang memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan tersebut. Salah satu sumber daya alam yang dihasilkan di Desa Perkebunan Tanjung Kasau adalah ubi kayu, sehingga kelompok KKNTD30 USU melaksanakan suatu program kerja yang bertujuan untuk memanfaatkan ubi kayu yang dihasilkan Desa Perkebunan Tanjung Kasau serta meningkatkan perekonomian melalui kegiatan UMKM. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan metode sosialisasi di rumah pembuatan keripik pada November 2022. Adapun tahapan pelaksanaan meliputi persiapan bahan-bahan, penggorengan, penirisan, pen­dinginan, pemberian rasa, dan pengemasan. Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau. Hasil dari kegiatan ini adalah ubi kayu yang dihasilkan Desa Perkebunan Tanjung Kasau dapat diolah menjadi produk keripik aneka rasa yang bernilai jual tinggi. Simpulan dari kegiatan ini adalah masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau dapat memanfaatkan hasil pertanian berupa ubi kayu sebagai inovasi dalam peningkatan UMKM yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian Desa Perkebunan Tanjung Kasau.The covid-19 pandemic has had a negative impact on the sustainability of the Indonesian economy, especially for UMKM players in Desa Perkebunan Tanjung Kasau. This UMKM focuses on convenience and solutions for rural communities that have not utilized the natural resources in the environment so far. One of the natural resources produced in Desa Perkebunan Tanjung Kasau is cassava, so the KKNTD30 USU group implemented a work program aimed at utilizing the cassava produced by Desa Perkebunan Tanjung Kasau and boosting the economy through UMKM activities. This activity was implemented using the socialization method at the chip-making house in November 2022. The implementation stages include preparing ingredients, frying, draining, cooling, flavouring, and packaging. The target of this activity is the Desa Perkebunan Tanjung Kasau community. This activity results in the cassava produced by Desa Perkebunan Tanjung Kasau can be processed into various flavoured chip products with high selling value. This activity concludes that the people of Desa Perkebunan Tanjung Kasau can take advantage of agricultural products in the form of cassava as an innovation in increasing UMKMs which are expected to improve the economy of Desa Perkebunan Tanjung Kasau.
Pendampingan Pembuatan Sediaan Lotion Ekstrak Etanol Akar Kalakai di SMK Negeri 3 Palangkaraya Rabiatul Adawiyah; Iin Nurbudiyani; Ferra Sartika; Destya Cahyani; Atika Abrar; Sigit Alfirdaus
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7345

Abstract

Kalimantan Tengah terkenal dengan vegetasi tropis yang hijau dan hutan rawa gambut. Salah satu bahan alam berasal dari Kalimantan yang banyak digunakan sebagai tanaman obat adalah kalakai dengan nama lain Stenochlaena palutris (Burm.f.) Bedd. pada bagian akar ternyata mempunyai khasiat juga berpotensi untuk pengobatan. Berdasarkan penelitian Adawiyah dan Rizky menyatakan bahwa IC50 dengan metode DPPH (2,2-difenil-pikrihidrazil) memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat pada ekstrak etanol akar kalakai. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan pada Kamis, 25 Agustus 2022 dan peserta pada kegiatan ini adalah seluruh siswi Jurusan Kecantikan SMK Negeri 3 Palangka Raya yang berjumlah sebanyak 102 orang. Permasalahan yang dialami oleh peserta adalah dimana sekolah belum dapat mengembangkan kosmetik berbahan alam dan mempraktikkan pembuatan kosmetik berbahan alam. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang manfaat akar kalakai sebagai bahan pembuatan sediaan lotion. Metode yang digunakan oleh tim PkM dengan memberikan edukasi dan pembuatan secara langsung lotion, sedangkan evaluasi yang dilakukan adalah melalui pretest dan posttest serta memberikan hasil produk yang diperoleh kepada peserta kegiatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kegiatan PkM ini adalah peserta memperoleh peningkatan pemahaman cara pembuatan lotion dan memahami manfaat akar kalakai untuk sediaan lotion, ditunjukkan dari analisis pertanyaan pretest dan posttest. Melalui kegiatan PkM ini terjadi peningkatan pemahaman peserta dalam pembuatan sediaan lotion dari akar kalakai.Central Kalimantan is famous for its green tropical vegetation and peat swamp forests. One of the natural ingredients originating from Kalimantan, which is widely used as a medicinal plant, is kalakai with another name Stenochlaena palutris (Burm.f.) Bedd. The root part turns out to have properties as well as potential for treatment. Based on Adawiyah and Rizky's research, IC50 with the DPPH method (2,2-diphenyl-pikrihidrazyl) has very strong antioxidant activity in the ethanol extract of kalakai roots. Community Service Activities (PkM) were held on Thursday, August 25 2022, and participants in this activity totaled 102 students from the Beauty Department of SMK Negeri 3 Palangka Raya. The problem experienced by the participants was that schools had not been able to develop cosmetics made from natural ingredients and the practice of making cosmetics made from natural ingredients. This activity aims to increase knowledge about the benefits of kalakai root as an ingredient for making lotion preparations. The method used by the PkM team is to provide education and directly make lotions, while the evaluation is carried out through pretest and posttest and provides the results of the products obtained to the activity participants. Based on the results obtained from this PkM activity, participants gained an increased understanding of how to make lotion. They understood the benefits of kalakai root for lotion preparations, as shown from the analysis of pretest and posttest questions. Through this PkM activity, there was an increase in participants' understanding of making lotion preparations from kalakai roots.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Accurate Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Mahasiswa PLP Program Studi Pendidikan Akuntansi Irwan Adimas Ganda Saputra; Wida Wulandari; Putri Hestiningrum
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7752

Abstract

Aplikasi accurate telah digunakan dari 100.000 usaha kecil dan perusahaan besar untuk menyusun laporan keuangan. Sudah banyak sekolah kejuruan yang memasukkan aplikasi accurate ini sebagai materi pokok dalam pembelajaran akuntansi. Perguruan tinggi harus dapat menyesuaikan agar mahasiswa yang akan melaksanakan PLP di sekolah kejuruan bidang akuntansi memiliki bekal yang cukup.  Kegiatan ini diikuti oleh 32 orang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa PLP terhadap penggunaan aplikasi accurate. Kegiatan ini berbentuk pelatihan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan praktik digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan ini. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 5 dan 12 Agustus 2022. Dari hasil evaluasi diketahui bahwa secara keseluruhan tingkat pemahaman peserta pelatihan mencapai 98.35%. Hal ini menunjukkan hasil yang sangat baik. Selain itu, kegiatan ini juga menghasilkan sebuah buku yang dapat dijadikan sebagai bahan ajar. Kegiatan ini memberikan implikasi bahwa dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan pengetahuan baru kepada mahasiswa sehingga mahasiswa mendapatkan bekal untuk menjalankan PLP nantinya.The accurate application has been used by 100,000 small businesses and large companies to prepare financial statements. Many vocational schools have included this accurate application as a subject matter in learning to account. Universities must be able to adjust so that students who will carry out PLP in vocational schools in accounting have sufficient provisions. This activity was attended by 32 people who aimed to improve PLP students' understanding of using accurate applications. This activity is in the form of training using lectures, discussion and practice methods used in this training activity. The training was held for 2 days on 5 and 12 August 2022. The evaluation results show that the overall level of understanding of the trainees reached 98.35%. This shows very good results. In addition, this activity also produced a book that can be used as teaching material. This activity implies that this training can provide new knowledge to students so that students get provisions to carry out PLP later. 
Pembuatan dan Pelatihan Pengguna Aplikasi Bantuan Hukum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur Slamet Riyadi; Sri Normuliati
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7888

Abstract

Sekretariat Daerah merupakan lembaga pemerintah daerah dibawah bupati yang terdiri dari beberapa bagian, salah satunya bagian hukum. Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia yang berupa penyelesaian sengketa hukum, pemberian bantuan dan perlindungan hukum merupakan salah satu tugas pokok bagian hukum. Tujuan pengabdian ini untuk melatih para perangkat desa dalam menggunakan aplikasi bantuan hukum. Aplikasi tersebut dibuat untuk mengatasi permasalahan konsultasi dan bantuan hukum yang dialami oleh Kab. Kotawaringin Timur (Kotim) yang memiliki 168 desa dan 17 Kecamatan. Kendala jarak tempuh yang jauh menjadi alasan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan membuatkan aplikasi website yang dapat digunakan untuk kegiatan konsultasi dan bantuan hukum oleh bagian hukum selaku mitra kegiatan ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini   terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan dan pasca pelaksanaan. Persiapan dimulai tanggal 21 Juni 2022, dengan adanya permohonan dari Kepala Bagian Hukum. Pembuatan aplikasi dapat diselesaikan dalam sebulan (tanggal 21 Juli 2022). Untuk pelatihan penggunakan aplikasi dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2022.  Hasil yang didapatkan pada pengabdian ini adalah terealisasinya aplikasi website yang dapat digunakan oleh kepala desa dan perangkat desa di kabupaten-kabupaten Kotim dalam upaya untuk memudahkan konsultasi dan bantuan hukum. Aplikasi yang dibuat sudah sesuai dengan ketentuan dan diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh para perangkat desa.The Regional Secretariat is a regional government institution under the district head which consists of several sections, including the legal section. Legal aid and human rights in the form of legal dispute resolution, provision of legal assistance and protection is one of the main tasks of the legal department. This service aims to train village officials in using legal aid applications. The application was made to overcome the problems of consultation and legal assistance experienced by Kab. East Kotawaringin (Kotim) has 168 villages and 17 districts. Long-distance constraints are the reason for this community service to be carried out. This community service is carried out by developing a website application that can be used for consulting and legal assistance activities by the legal department as the partner of this activity. The method used in this community service includes three stages: preparation, implementation and post-implementation. Preparations began on June 21, 2022, with a request from the Head of the Legal Department. The developing application can be completed in a month (21 July 2022). Training for using the application was held on July 29, 2022. The results obtained in this service were the realization of a website application that village heads and village officials could use in the Kotim districts to facilitate consultation and legal assistance. The application is in accordance with the provisions and is expected to be used properly by village officials.