Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
The journal aims to explore religious studies and cross-culture, especially in Indonesia. This journal can relate to Religion and Gender, Religion and Radicalism, Religion and Economic, Religion and Social Conflict, Religion and Tourism, Indigenous Religion, World Religion, etc, and using Religious Studies method.
Articles
221 Documents
Studi Komparasi Yuridis Hukum Sipil dan Hukum Gereja Katolik tentang Homoseksualitas
Ceha, Marianus Nicandra
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.21398
Tulisan ini bertujuan memberikan solusi untuk persoalan homoseksualitas dari sudut pandang Gereja Katolik. Homoseksualitas pada dasarnya merupakan suatu persoalan dalam hidup bernegara dan beragama. Persoalan ini mencakup tindakan-tindakan homoseksual dan pernikahan homoseksual. Peneliti menguraikan hal ini seturut hukum yang berlaku di Indonesia dan juga dalam paham Gereja Katolik. Peneliti mengemukakan tentang persoalan homoseksual dan pernikahan homoseksual dalam sudut pandang hukum positif di Indonesia dan hukum dalam Gereja Katolik. Hukum positif dan hukum Gereja Katolik menolak dengan tegas segala bentuk tindakan homoseksual dan pernikahan homoseksual. Pelanggaran terhadap ketentuan perundangan-undangan homoseksualitas dapat membuat seseorang atau sekelompok orang diberi sanksi pidana. Sedangkan Gereja menegaskan tindakan homoseksual merupakan sebuah pelanggaran moral yang adalah dosa. Dalam pandangan Gereja Katolik, kaum homoseksual tetap harus diterima martabatnya sebagai manusia. Martabat yang melekat dalam diri kaum homoseksual merupakan suatu hal yang mutlak dijaga dan diperjuangkan. Peneliti menguraikan hal-hal di atas dengan merujuk pada teks-teks yuridis hukum positif di Indonesia dan teks hukum dalam Gereja Katolik. Sumber-sumber lain digunakan untuk melengkapi penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan metode komparasi teks yuridis hukum di Indonesia dan hukum Gereja Katolik. Pada bagian akhir penelitian ini, peneliti menawarkan solusi pemecahan persoalan homoseksualitas di Indonesia dari sudut pandang Gereja Katolik.
The Role of Bank Syariah Indonesia Microfinance in Financing Small-Scale Businesses
Iqbal, Adi;
Subhan, Muhammad
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 5 No. 2 (2022): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v5i2.21433
This study aims to determine the role of microfinance on the business of MSME customers at Bank Syariah Indonesia at the Sarolangun Branch Office. This is field research with descriptive qualitative in nature. Sources of data used are primary and secondary data sources. Data was collected using interview and documentation techniques. The data from the findings are described descriptively and analyzed using inductive thinking. The results of this study also concluded that the role of micro-financing at Bank Syariah Indonesia Sarolangun Branch Office in MSME business has less effect on increasing customer business income, this can be proven by the absence of an increase in revenue for several customer businesses that have done micro-financing at Bank Syariah Indonesia KCP Sarolangun. Due to the lack of adequate and equitable direction to the customer's business, other factors cause the customer's income not to increase, namely the lack of human resources in financial reporting and lack of marketing knowledge.
Hubungan Semenda dalam Hukum Perkawinan Katolik dan Islam
Putra Amuna, Yohanes Candra Sekar Bayu;
Manik, Iman Jaya
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.23961
Penelitian ini berfokus pada persoalan hubungan semenda dalam hukum perkawinan Katolik dan Islam. Peneliti mencoba melakukan studi komparatif antara hukum perkawinan Katolik dan Islam dalam menyikapi hubungan semenda. Peneliti akan menggambarkan bagaimana pemaknaan hukum perkawinan agama Katolik dan agama Islam terhadap hubungan semenda, lalu memberikan analisis mengenai persamaan dan perbedaannya. Adapun penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan komparatif. Peneliti akan mengandalkan buku-buku dan jurnal ilmiah yang berkaitan dengan topik ini sebagai sumber data primer. Penelitian ini menemukan bahwa hubungan semenda dalam hukum perkawinan agama Katolik dan Islam sama-sama dikategorikan sebagai halangan yang dapat membatalkan perkawinan. Kedua hukum tersebut memiliki pemaknaan dan tujuannya masing-masing. Dengan menelusuri persoalan-persoalan tersebut, peneliti berargumentasi bahwa dalam hukum perkawinan, baik Katolik dan Islam, pada dasarnya menolak adanya hubungan semenda sampai pada tingkatan-tingkatan tertentu.
Eksistensi Perempuan Sunda Berdasarkan Dimensi Sunan Ambu dalam Epos Lutung Kasarung
Haq, Mochamad Ziaul;
Aprianti, Penti;
Djunatan, Stephanus
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.24087
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi eksistensi perempuan dalam epos Lutung Kasarung dalam perspektif perkembangan kebudayaan Van Peursen. Studi ini menggunakan metode studi pustaka kualitatif dan mengkaji teks-teks yang terkait dengan topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi perempuan dalam epos Lutung Kasarung memainkan peran yang penting dalam membentuk perkembangan kebudayaan (mitis, ontologis dan fungsional). Perempuan dianggap sebagai simbol kekuatan dan martabat, dan memiliki peran yang sama dengan laki-laki dalam membentuk masyarakat yang adil dan sejahtera. Studi ini memberikan kontribusi baru bagi pemahaman tentang peran perempuan dalam masyarakat dalam perspektif perkembangan kebudayaan Van Peursen.
Implementation of Religious Moderation Values in East Priangan Higher Education
Nabhani, Irfan;
Ainissyifa, Hilda;
Nasrullah, Yufi Mohammad;
Fatonah, Nurul
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.24700
The notions of extremism and radicalism have penetrated the world of education; Public Higher Education is more vulnerable to radical movements due to the perspective that tends to see religious issues in black and white. Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam—PAI), taught to students as a primary subject, is an opportunity to shape students' attitudes toward religious moderation as the next generation. East Priangan has a historical burden (heritage) that Indonesia has ever faced; East Priangan is the basis of the Darul Islam Movement, which has the Indonesian Islamic Army (DI/TII) led by SM. Kartosuryo. The study aimed to describe and analyze the implementation of religious moderation values for higher education students in East Priangan, including the University of Garut, the Indonesian Institute of Education, and the Garut Institute of Technology. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results showed that the efforts of PAI lecturers in building students' attitudes of religious moderation through understanding the methodology of Islamic teaching, the substance of the PAI curriculum was directed at moderate character, the role models and attitudes of PAI lecturers, there were discussion rooms, Qur’anic learning programs, mentoring and coaching of student activity units, and evaluation. Building a philosophy of religious moderation is an effort for students to respect religious diversity and build student collective awareness at universities in East Priangan.
Metafisika Keterbatasan dan Pluralisme Agama Menurut John Hick
Purwadi, Yohanes Slamet
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.24854
Artikel ini membahas konsep metafisika keterbatasan sebagai basis bagi pluralisme perspektif John Hick. Metode kualitatif jenis study literature digunakan dalam penelitian ini. Data diperoleh dari sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep metafisika keterbatasan memainkan peran penting dalam pemikiran John Hick tentang pluralisme agama. Menurut Hick, keberagaman agama dan keyakinan adalah suatu keniscayaan dalam kondisi keterbatasan manusia dalam mencapai kebenaran yang mutlak. Oleh karena itu, konsep keterbatasan ini menjadi dasar bagi pandangan pluralis Hick. Hick berpendapat bahwa setiap agama memiliki akses terbatas dalam memahami kebenaran mutlak, dan pandangan pluralis mengakui bahwa masing-masing agama memiliki kebenaran dan nilai yang berbeda-beda. Namun, pandangan ini juga menunjukkan bahwa kebenaran mutlak dapat dipahami secara lebih utuh melalui dialog dan pengalaman antaragama. Dalam konteks ini, Hick mengembangkan teori relativitas agama dan mengusulkan bahwa keberagaman agama tidak bertentangan dengan kebenaran mutlak. Sebaliknya, keberagaman agama dapat menjadi jalan menuju pengalaman kebenaran yang lebih dalam dan universal. Kesimpulannya, jurnal ini menyajikan pandangan Hick tentang pluralisme agama berdasarkan konsep metafisika keterbatasan. Studi literature yang dilakukan dalam penelitian ini mengungkapkan bahwa keberagaman agama dan keyakinan dapat dipahami dan dihargai secara lebih baik melalui dialog dan pengalaman antaragama, yang merupakan jalan menuju pemahaman yang lebih utuh tentang kebenaran mutlak.
Komodifikasi Filantropi Keagamaan di Harian Umum Republika
Tabroni, Roni;
Muhtadi, Asep Saeful;
Mukarom, Zaenal
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.25081
Kajian ini mengangkat pemberitaan filantropi agama di HU. Republika pada pandemi Covid-19 tahun 2020-2021. Selama dua tahun Republika mengangkat kedermawanan masyarakat Indonesia untuk saling bantu di saat krisis. Berita tersebut dikemas dalam berbagai bentuk dan diletakkan di halaman-halaman yang cukup strategis. Tujuan kajian ini untuk mengungkap pemberitaan filantropi pada masa pandemi Covid-19 serta bagaimana Republika melakukan komodifikasi atas berita tersebut. Kajian ini menggunakan paradigma interpretif dan pendekatakn kualitatif. Sedangkan metode yang digunakan yaitu berupa metode kritis, guna membongkar motif utama di balik pembuatan berita dalam sebuah media. Teori yang digunakan yaitu komodifikasi dan juga turunannya ekonomi politik media. Kajian ini menghasilkan temuan berupa proses komodifikasi yang dilakukan Republika setidaknya pada tiga hal yaitu komodifikasi isi (konten filantropi agama) terhadap pemberitaan filantropi agama selama dua tahun, komodifikasi tenaga kerja (jurnalis) yang sudah dilatih sejak mulai bergabung hingga proses kerjanya, dan komodifikasi audiens (pembaca) yaitu mereka yang terdiri dari komunitas Islam kota sebagai sasarannya. Apa yang dilakukan Republika terhadap konten keagamaan membuktikan terjadinya pergeseran idiologi yang diyakininya selama ini.
Realitas Keagamaan Amanat Keagungan Ilahi dalam Perspektif Ninian Smart
Nurdiana, Rina;
Kahmad, Dadang;
Syukur, Abdul;
Huriani, Yeni
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 1 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i1.25266
Penulisan artikel ini dilatarbelakangi fenomena bermunculannya kelompok keagamaan di Indonesia saat ini, salah satunya yaitu kelompok Amanat Keagungan Ilahi (AKI) yang berada di Desa Cangkuang Kecamatan Leles Kabupaten Garut. Kelompok ini mempunyai aspek esoteric dan eksoterik yang khas dan berbeda terutama pada aspek ritual dan ekeperensial sehingga kelompok ini di sorot cukup tajam oleh masyarakat setempat. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan fenomena kelompok Amanat Keagungan Ilahi yang berkaitan dengan  7 dimensi keagamaan Ninian Smart mencakup dimensi ritual, ajaran, expernsial, mitos dan sosial kelembagaan dan dimensi material   para penganutnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa AKI merupakan gerakan keagamaan di mana pengikutnya harus melewati ritual berupa pewarisan, mandi tobat, khalwat guha dan khalwat alam menjadi tahapan yang sangat sacral yang harus dilalui oleh anggota AKI yang bersungguh sungguh dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Prinsip dasar tujuan ajaran AKI adalah untuk mencapai suci hati, suci ucap, dan suci akhlaq. Melalui penelitian lapangan, wawancara mendalam serta obervasi menyimpulkan bahwa corak keagamaan kelompok AKI mengandung unsur percaya kepada alam ghaib, tradisi nenek moyang, mengandalakan olah pikir dan olah rasa serta mengutamakan urusan batin dari pada amalan lahir. Meyakini adanya wahyu berupa wangsit yang turun bagi pengikut yang terpilih.
Penggunaan Variasi Media Pembelajaran dalam Pengajaran Agama Katolik
Seva, Kristining;
Siga, Wilfridus Demetrius;
Sirait, Asnita
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.29518
Pengajaran mata pelajaran Agama Katolik di tingkat menengah seringkali dihadapi oleh tantangan untuk menjadikan pembelajaran yang menarik dan relevan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi tantangan tersebut dengan menganalisis penerapan variasi media pembelajaran dan metode pengajaran yang inovatif terutama media ajar flashcards dalam pengajaran Agama Katolik di Biara Pratista Kumara Warabarata, OSC Sultan Agung Kota Bandung. Metode kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali pengalaman dan pandangan frater-frater pengajar serta siswa-siswa yang menjadi peserta pengajaran Agama Katolik di biara tersebut. Studi ini juga akan melibatkan program pelatihan bagi frater-frater pengajar untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan media dan metode pengajaran yang lebih interaktif. Hasil penelitian ditemukan bahwa dalam upaya meningkatkan pembelajaran mata pelajaran Agama Katolik di kalangan siswa tingkat menengah, penerapan media ajar berupa flashcards telah menjadi alternatif yang efektif. Metode pengajaran ini memanfaatkan kartu-kartu dengan informasi singkat, pertanyaan, kata kunci, atau gambar di satu sisi dan jawaban atau penjelasan di sisi lainnya. Dalam konteks pembelajaran Agama Katolik, penggunaan flashcards dapat memberikan sejumlah manfaat yang signifikan seperti membantu siswa memahami dan menginternalisasi nilai-nilai dan konsep agama dengan lebih baik, meningkatkan kemampuan hafalan ayat Kitab Suci, meningkatkan keterlibatan siswa, memberikan pengulangan yang efektif, memungkinkan pembelajaran mandiri, dan membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini memiliki implikasi penting dalam mengembangkan pendidikan Agama Katolik yang lebih dinamis dan menarik bagi generasi siswa masa depan, serta merespons kekhawatiran masyarakat akan kurangnya minat siswa terhadap mata pelajaran ini dan dampaknya terhadap karakter siswa dan perkembangan mereka di lingkungan sekolah.
Kekerasan Antaragama: Tinjauan Literatur Sistematis dan Analisis Bibliometrik
Setia, Paelani;
Rahman, Mohammad Taufiq
Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama Vol. 6 No. 2 (2023): Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama
Publisher : Program Studi Studi Agama-Agama Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15575/hanifiya.v6i2.29607
Kekerasan antar-agama merupakan tantangan serius yang memengaruhi stabilitas sosial dan perdamaian di seluruh dunia. Fenomena ini mencakup berbagai bentuk konflik, dari yang berskala kecil hingga besar dengan dampak merusak yang signifikan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang tren dan karakteristik penelitian terkait kekerasan antar-agama, khususnya dalam konteks politik identitas di Indonesia. Data dianalisis melalui pendekatan bibliometrik menggunakan artikel jurnal yang terindeks di Scopus. Hasil analisis menunjukkan bahwa publikasi terkait kekerasan antar-agama mengalami fluktuasi tahunan, yang bisa mencerminkan perubahan dalam minat penelitian dan situasi global. Visualisasi bibliometrik juga membantu mengidentifikasi konsep-konsep kunci dan gap penelitian dalam studi ini. Temuan ini menyoroti pentingnya pemahaman tentang dampak media sosial, perubahan teknologi komunikasi, serta peran agama tertentu dalam dinamika kekerasan antar-agama. Selanjutnya, ditemukan bahwa beberapa kata kunci seperti “Islam,†“muslim world,†“Christian martyrs,†dan “terrorism†masih belum banyak diteliti, menunjukkan potensi untuk penelitian lebih lanjut dalam konteks kekerasan antar-agama. Hasil penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang tren penelitian dan membuka pintu untuk upaya penelitian lanjutan dalam mengatasi kompleksitas dan dampak kekerasan antar-agama guna mempromosikan perdamaian dan harmoni.