cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
livana.ph@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
globalhealthsciencegroup@gmail.com
Editorial Address
Marina Regency C21 Bandengan Kendal, Jawa Tengah, Indonesia 51312
Location
Kab. kendal,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Peduli Masyarakat
ISSN : 27156524     EISSN : 27219747     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
JURNAL PEDULI MASYARAKAT merupakan jurnal pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh Global Health Science Group pada volume 1 nomor 1 November 2019 dengan p-ISSN 2715-6524 dan e-ISSN 2721-9747 Jurnal ini menerima manuskrip yang berfokus pada kegiatan yang ada di masyarakat baik dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lain di masyarakat pada semua usia mulai infant hingga lansia. JURNAL PEDULI MASYARAKAT terbit 4 kali dalam setahun yaitu bulan terbitan Maret, Juni, September, dan Desember. Artikel yang terbit di JURNAL PEDULI MASYARAKAT telah melalui proses telaah sejawat yang memiliki keahlian yang relevan.
Articles 1,007 Documents
Edukasi Anemia pada Remaja di SMKS IT Raflesia Depok Fitriani, Wiwin Nur; Wahyuni, Indah Sri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2434

Abstract

Masalah anemia pada remaja perempuan perlu penanagan yang serius karena hal ini merupakan hal yang sangat penting demi masa depan remaja yang lebih baik. Prevalensi anemia pada remaja perempuan Anemia menyebabkan penderitanya mengalami keletihan, kelelahan dan lesu sehingga akan berdampak pada kreativitas dan produktivitas para remaja. Selain itu, anemia juga meningkatkan kerentanan penyakit pada saat dewasa serta melahirkan generasi yang bermasalah gizi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada remaja. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan materi dan menayangkan video tentang anemia pada remaja. Peserta yang hadir yaitu siswi SMKS IT Raflesia Depok sebanyak 49 siswi. Peserta terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan penyuluhan mulai dari pretest, pemberian materi sampai aktif bertanya pada sesi tanya jawab serta mengerjakan posttest. Evaluasi kegiatan penyuluhan dilakukan dengan memberikan pretes dan postes. Hasil dari kegiatan pretes diperoleh rata-rata nilai peserta adalah 58,36 dan rata-rata nilai postes adalah 100, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang anemia pada remaja, terdapat peningkatan pengetahaun siswi SMKS IT Raflesia Depok tentang anemia pada remaja.
Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat melalui Penyuluhan Gizi Seimbang sebagai Upaya Preventif Kejadian Diabetes Mellitus di Posbindu Pondok Terong Depok Saputri, Milla Evelianti; Widiastuti, Susanti; Riyanti, Riyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2435

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) penyakit yang disebabkan adanya gangguan metabolik sehingga mengakibatkan gula darah meningkat. Prevalensi kasus diabetes mellitus meningkat pada tahun 2014 seperti di Asia Tenggara mencapai 8,3% dan diprediksi akan meningkat menjadi 10,1% pada tahun 2035, Indonesia menempati peringkat ke tujuh sebagai negara dengan jumlah penyandang diabetes mellitus terbanyak di dunia yaitu sebesar 10,7juta jiwa sekaligus mengambil predikat sebagai satu-satunya Negara Asia Tenggara pada daftar tersebut. Penderita DM akan mengalami berbagai komplikasi seperti penyakit kardiovaskular, neuropati, retinopati, serta mengalami penurunan produktivitas dan kualitas hidup di masa tua, Kelompok lanjuts usia adalah usia yang rentan terkena diabetes mellitus, hal ini terjadi karena lansia mengalami berbagai penurunan fisik, psikologis, sosial, spiritual dan kultural sehingga dapat menimbulkan resiko komplikasi yang lebih memerlukan perhatian, Prevalensi kejadian diabetes mellitus pada lansia meningkat dari 11,8% pada tahun 2013 menjadi 15,6% pada tahun 2018, kegiatan ini sangat penting dilakukan karena semakin tingginya masyarakat yang menderita diabetes akibat kebiasaan makan yang salah sepettitTingginya perilaku makan dan minum yang manis terbukti menjadi faktor resiko pencetus diabetes mellitus, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengurani faktor resiko diabetes yang dapat dikendalikan melalui program pencegahan dan pengendalian, salah satunya dengan melakukan penyuluhan pola gizi seimbang untuk masyarakat Metode kegiatan pegabdian masyarakat ini adalah dengan cara melakukan skrining gula darah pada lansia dan memberikan penyuluhan kesehatan berupa konsep gizi seimbang sebagai upaya preventif untuk menurunkan kejadian diabetes melitus., kemudian dilakukan pre dan post intervensi, dari kegiatan tersbeut didapatkan hasil yaitu jumlah penderita diabetes di posbindu pondok terong dari 34 peserta yang hadir, sebanyak 76% peserta yang menderita penyakit diabetes dan sebanyak 24% yang tidak menderita diabetes. Hasil pengetahuan setelah di berikan edukasi peserta yang memiliki pengetahuan baik sebesar 85% dan masyarakat yang masih memiliki pengetahuan kurang sebesar 15%. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan sebesar 56%.
Pemeriksaan Deteksi Dini Mental Emosional pada Anak Usia 36 – 60 Bulan Hanifah, Lilik; Yulfitri, Ika; Ekowati, Siska Putri; Sari, Cindy Fatika; Retnoningrum, Dwi Ayu Putri
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2444

Abstract

Deteksi Dini Mental menjadi hal yang penting karena masalah emosional dan perilaku pada anak usia dini sangat berpengaruh pada psikologis remaja maupun dewasa. Kesulitan emosional dan perilaku pada masa balita dapat berpengaruh pada berbagai bidang, yaitu prestasi akademik, hubungan teman sebaya, fungsi keluarga, kesehatan fisik dan mental, serta pekerjaan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi mental emosional pada anak. Metode pengabdian masyarakat adalah dengan observasional pada balita dan wawancara dengan ibu balita. Pelaksanaan pengabdian masyarakat melalui perijinan, persiapan alat, perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi yang diikuti oleh 25 anak usia 36 – 60 bulan dengan hasil mayoritas anak dengan mental emosional normal yaitu 19 anak (76%), mayoritas anak dengan kategori mental emosional tidak normal adalah pada anak usia 48 – 60 bulan sebesar 4 anak (67%) dan mayoritas mental emosional tidak normal pada anak laki – laki yaitu 4 anak (67%).
Edukasi Kesehatan dalam Peningkatan Pengetahuan Lansia sebagai Upaya Pengendalian dan Pencegahan Hipertensi Ismiati, Ismiati; Lestari, Mustika Ayu; Khairani, Fuji; Ningsih, Nining Fatria
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2445

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang dikenal sebagai “silent killer” karena dapat muncul tanpa tanda dan gejala atau peringatan apa pun, sehingga banyak orang yang tidak menyadarinya. Pencegahan dan pengendalian hipertensi merupakan hal yang penting, dan mengingat kejadian dan dampak hipertensi semakin meningkat, maka diperlukan kesadaran dan upaya pencegahan agar masyarakat tanpa hipertensi dapat terhindar dari hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang hipertensi pada kelompok lansia. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa edukasi kesehatan dan pemeriksaan lansia di Dusun Lekong Empat, Desa Beber Kecamatan Batukliang, kabupaten Lombok Tengah dengan metode ceramah dan diskusi tanya jawab terkait pengertian, faktor penyebab, tanda gejala dan pencegahan dan pengendalian komplikasi hipertensi. Alat yang digunakan yaitu leaflet dan daftar pertanyaan terkait materi penyuluhan yang akan dibagikan saat sebelum dan setelah melakukan penyuluhan. Kegiatan ini melibatkan para lansia sebanyak 15 peserta yang berada di desa tersebut. Berdasarkan hasil wawancara bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi sebelum dan setelah kegiatan. Perubahan ini memiliki dampak positif pada peningkatan pengetahuan lansia yang berarti kegiatan pengabdian masyarakat ini bermanfaat untuk kelompok lansia di dusun lekong empat desa beber kecamatan batukliang.
Edukasi Remaja Rentan Terkena HIV/AIDS Akibat Perilaku dan Perkembangan Emosional yang Tidak Tertata Ningsih, Hasrun; Ismiati, Ismiati; Pratiwi, Baiq Reni; Khairani, Fuji; Sustiyani, Elly
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2446

Abstract

Community Service is an activity that aims to help the community in several activities without expecting rewards in any form. In general, this program is designed by various universities in Indonesia to make a real contribution to the nation, especially in developing the welfare and progress of the Indonesian nation. Methods: lectures and using leaflets and billboards containing pictures about the dangers and effects of HIV/AIDS. Result: This Community Service Activity is an effort to prevent the increase in HIV / AIDS, In this activity, Knowledge in adolescents will be quickly absorbed if given a stimulus as in this service activity by showing pictures of how the dangers of free sex behavior that can result in HIV / AIDS, Students are very enthusiastic about the knowledge and information of the sciences conveyed by the Extension Team so that it can be said to increase the knowledge of adolescents about HIV / AIDS. The solution offered by the PKM team from this program is the preparation of material delivery (education) and how to prevent HIV/AIDS for adolescents from contracting this deadly disease.
Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja melalui Edukasi Makanan Fungsional di Yayasan Raflesia Depok Prasasti, Arnindya Kanti; Nurmadinisia, Rahmi; Wulandari, Priharyanti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2468

Abstract

Anemia yang terjadi pada kalangan remaja dapat menimbulkan berbagai dampak baik di masa sekarang maupun masa depan. Prevalensi penderita anemia di kalangan remaja yang terus meningkat sekaligus juga meningkatkan risiko penurunan produktivitas pada remaja. Hasil skrining Puskesmas Tugu depok menyebutkan bahwa siswa siswi yang menuntut ilmu di sekolah naungan Yayasan Raflesia Depok masih memiliki angka anemia yang cukup tinggi. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada remaja akan bahaya anemia dan makanan yang perlu dikonsumsi untuk mencegah anemia. Sasaran dari kegiatan ini adalah 43 siswa dan siswi di SMKIT dan SMAIT Raflesia Depok. Edukasi dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama adalah pemaparan materi, dilanjutkan dengan tanya jawab. Peserta yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan dari tim diberikan reward. Di akhir edukasi Kesehatan, peserta diminta mengisi kuesioner untuk mengukur pemahaman peserta tentang anemia dan makanan fungsional untuk mencegah anemia.
Pelatihan dan Pendampingan Petugas Kesehatan dalam Meningkatkan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Menghadapi Erupsi Gunung Agung di Puskesmas Sidemen Karangasem Ruspawan, I Dewa Made; Runiari, Nengah; Surinati, I Dewa Ayu Ketut
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2474

Abstract

Gunung Agung termasuk di jajaran Gunung berapi yang stratovolcano,.Masyarakat terutama keluarga perlu untuk meningkatkan pemahaman risiko bencana sehingga mengetahui bagaimana harus menghadapi situasi kedaruratan. Masalah yang ditemukan dimasyarakat belum mengetahui ancaman dan informasi peringatan dini, lokasi titik kumpul dan arah jalur evakuasi baik di rumah maupun di luar rumah,Tujuan pengabmas adalah peningkatan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi erupsi gunung Agung, pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pelatihan kepada petugas kesehatan tentang meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi erupsi Gunung Agung dan Selanjutnya petugas kesehatan melakukan penyuluhan kepada ibu hamil di kelas ibu hamil,ibu hamil yang kunjungan ke puskesmas sidemen dan puskesmas pembantu dan di evaluasi dengan pre test sebelum edukasi dan post test setelah kegiatan edukasi. Hasil Pengabmas ini sebagai berikuit : Pendidikan trerkahir responden mayoritas SMA 31 responden ( 35,6 %), dengan tidak bekerja 49 responden ( 56,3%) kehamilan saat ini dari responden mayoritas Multigravida 56 responden ( 64,4%), serta tempat pemeriksaan kehamilannya adalah di Puskesmas 40 responden (46,9%),rata-rata umur responden 30 tahun, sedangkan pendidikan suami mayoritas tamatan SMA 40 orang ( 46.0% dan suami responden bekerja 86 % ( 98, 9% ),dengan rata-rata umur suami adalah34 tahun, didapatkan kesiapsiagaan ibu hamil sebelum edukasi mayoritas cukup (54.0%), sedangkan setelah diberikan adukasi terbanyak pada katagori tinggi sebanyak 60%. Dalam hal ini terjadi peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil menghadapi erupsi gunung agung.
Pengabdian Pada Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan tentang Perawatan Penyakit Diabetes Melitus pada Komunitas Pasien Rawat Jalan di Klinik Azzainiyah Andayani, Sri Astutik; Raufa, Raufa; Haliza, Nur; Susanti, Dwi; Sagita, Putri Dwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2475

Abstract

Diabetes dapat menyebabkan masalah berbagai organ, dengan ulkus diabetikum akibat neuropati yang paling umum, jadi masyarakat harus dididik tentang perawatan kesehatan kaki dan senam kaki untuk mencegah ulkus diabetikum. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang diabetes melitus dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menerima perawatan, termasuk senam kaki diabetik. Metode yang digunakan dalam Kegiatan ini menggabungkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktek. Leaflet adalah alat yang digunakan untuk membantu penyampaian materi. Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi adalah langkah-langkah awal dari kegiatan. Untuk mengetahui seberapa efektif kegiatan ini, apersepsi dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Setelah kegiatan selesai, diberikan pertanyaan untuk melakukan evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa metode edukasi efektif meningkatkan pengetahuan responden tentang perawatan senam kaki diabetes.
Pengembangan Program eKIE pada Keluarga Beresiko Guna Pencegahan Stunting di Ruang Dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal Nurwijayanti, Andriyani Mustika; Aeni, Qurrotul; Anggraeni, Rina
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Maret 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i1.2481

Abstract

Dalam rangka menurunkan stunting di Indonesia pemerintah telah menetapkan Strategi Nasional Percepatan penurunan stunting dalam waktu lima tahun ke depan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting diantaranya adalah memberikan edukasi dan penyuluhan bagi ibu hamil dan menyusui terkait stunting, pola asuh yang baik untuk mencegah stunting serta mendorong para ibu untuk senantiasa mencari informasi terkait asupan gizi dan nutrisi yang baik bagi tumbuh kembang anak. Dalam rangka pemenuhan Tridharma Perguruan Tinggi tersebut, pengabdian terhadap masyarakat dilakukan oleh dosen. Sesuai kapasitas sebagai dosen keperawatan, maka bentuk pengabdian yang dapat dilakukan bagi masyarakat yaitu dalam bentuk edukasi pencegahan stunting pada anak. Hal ini merupakan wadah pembekalan dan pembelajaran dosen untuk menyalurkan pengetahuan keperawatan dalam mengamalkan profesionalisme ke tengah masyarakat. Metode pemberian ceramah dan diskusi baik secara langsung maupun lewat wa dengan sample accidental sampling seluruh orangtua yang anaknya dirawat di ruang dahlia RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Hasil pengabdian pada masyarakat ini keluarga mampu memahami dan definisi peningkatan pengetahuan dan mengenal cara pencegahan stunting serta meningkatnya kemampuan masyarakat pencegahan stunting pada anak . Kegiatan pengabdian pada masyarakat disarankan dapat dilakukan secara rutin pada setiap semester, supaya ilmu yang dimiliki bermanfaat bagi sesama. Dukungan moral dan materi akan sangat membantu kegiatan edukasi dan pengabdian masyarakat ini, yang dengan semangat kemanusiaan dan pengabdian masyarakat mampu memberikan pengetahuan mencegah dan penurunan stunting kepada masyarakat.
Pelatihan dan Pendampingan Kader Posyandu Balita dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Banyuanyar Widyaningsih, Tri Sakti; Kanita, Maria Wisnu; Wulandari, Novita Kurnia
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2494

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan di dunia akibat kurangnya gizi adalah kematian anak usia bawah lima tahun (balita). Perkembangan keadaan gizi balita dapat dipantau melalui hasil pencatatan dan pelaporan yang tercermin dari hasil penimbangan balita setiap bulan dan melakukan monitoring melalui posyandu yang dilakukan oleh kader posyandu balita. Kegiatan ini bertujuan melatih dan meningkatkan pengetahuan kader posyandu balita di Kelurahan Banyuanyar tentang pecegahan stunting. PKM ini menggunakan metode Survey, FGD, Observasi dan demonstrasi, dengan sasaran 15 kader posyandu balita di Kelurahan Banyuanyar. Materi edukasi menggunakan lembar balik, pelatihan kader posyandu balita dilakukan demonstrasi pengukuran status gizi balita dengan menggunakan antropometri berdasarkan Z skor. Kegiatan kunjungan kerumah balita dilakukan sebagai salah satu upaya tim PKM dalam pencegahan stunting dengan pemberian makanan pendamping ASI tinggi protein hewani bagi balita yang mengalami stunting. Upaya edukasi dan pelatihan kader posyandu balita di RW 12 Kelurahan Banyuanyar terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pengembangan tentang pencegahan stunting melalui pemeriksaan antropometri sudah terlaksana dan dapat diterima dengan baik oleh kader. Kader sangat antusias dengan kegiatan ini. Program ini sangat penting dilakukan terutama pada ibu yang memiliki balita yang berisiko dan yang mengalami stunting di Kelurahan Banyuanyar.

Page 57 of 101 | Total Record : 1007


Filter by Year

2019 2025