cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,523 Documents
PENGUATAN KAPASITAS KELOMPOK KPA DAN MMP DALAM MENDUKUNG EKOWISATA BIRDWATCHING DI AMAI DISTRIK DEPAPRE KABUPATEN JAYAPURA Raunsay, Edoward Krisson; Rehiara, Rosaniya E.; Sulistiowati, Dewi; Koirewoa, Dolfina Costansah; Jesajas, David Reinhard; Salam, Safitri; Kayoi, Dorce
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51498

Abstract

Peran masyarakat lokal memiliki kontribusi penting dalam menjaga keberlangsungan burung Cenderawasih di habitat alaminya. Namun, peran kelompok pencinta burung di Papua masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan ekologi dan kurangnya konsistensi dalam pelestarian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Kampung Amai, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan konservasi masyarakat melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, Focus Group Discussion (FGD), dan praktik lapangan bersama dua kelompok mitra utama, yaitu Kelompok Pencinta Alam (KPA) dan Masyarakat Mitra Pariwisata (MMP). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap ekologi burung Cenderawasih, identifikasi spesies, serta pengelolaan habitat dan jalur ekowisata. Evaluasi pre–post menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebesar 40–55%. Peserta kini mampu mengenali empat spesies utama Paradisaea minor, Seleucidis melanoleuca, Cicinnurus regius, dan Cicinnurus magnificus serta memahami jenis pohon pakan dan area aktivitasnya. Kegiatan ini membuktikan bahwa penguatan kapasitas masyarakat efektif dalam membangun kesadaran konservasi dan menjadi dasar pengelolaan ekowisata birdwatching berkelanjutan di Papua.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK MENDUKUNG EKONOMI KELUARGA MELALUI KREATIVITAS PRODUKSI CEMILAN UMKM DESA TANJUNG KUBAH Ramadhani, Widya; Yuliana, Yayuk; Rinda, Syilvi; Putri, Nur Aisyah; Andini, Dwi; Harahap, Roza Fahrezi; Sadilla, Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51527

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tanjung Kubah difokuskan pada pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis kreativitas produksi camilan. Program ini dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 25 peserta, terdiri dari ibu rumah tangga, pelaku UMKM, dan pemuda desa. Metode kegiatan mencakup pelatihan terpadu yang berfokus pada tiga aspek utama, yaitu inovasi resep dan produksi, desain kemasan dan branding, serta strategi pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan masyarakat, di antaranya pemahaman produksi higienis meningkat dari 40% menjadi 85%, kemampuan desain kemasan naik dari 25% menjadi 80%, serta pemahaman pemasaran digital meningkat dari 15% menjadi 75%. Selain itu, terdapat peningkatan omzet rata-rata sebesar 35% pada UMKM yang telah berjalan, dengan pendapatan bulanan naik dari Rp1.000.000 menjadi Rp1.350.000. Dampak nyata juga terlihat pada kualitas produk yang kini memiliki variasi rasa lebih beragam dan kemasan bermerek. Secara teoretis, hasil ini mendukung pandangan bahwa pemberdayaan masyarakat menekankan pada pembangunan kapasitas dan kemandirian melalui optimalisasi potensi lokal. Program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis dan ekonomi keluarga, tetapi juga membuka peluang keberlanjutan usaha berbasis UMKM yang mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PENDEKATAN TRIPLE BOTTOM LINE UNTUK PENINGKATAN KINERJA PRODUKSI DAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK BAWANG GORENG DI KOTA KENDARI Asraf, Asraf; Hasnita, Nita; Rahmah, Wahyuni; Ningtyas, Sri Ayu; Njela, Njela
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51553

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, manajemen, dan pemasaran digital pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunggala di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Permasalahan utama mitra meliputi efisiensi produksi rendah, pencatatan keuangan yang belum sistematis, serta pemasaran yang masih terbatas pada penjualan langsung. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan tahapan identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Intervensi teknologi berupa penggunaan deep fryer dan termometer minyak disertai penerapan SOP produksi mampu meningkatkan efisiensi waktu hingga 25% dan menurunkan kerusakan produk secara signifikan. Penerapan pembukuan sederhana serta pelatihan pemasaran digital berbasis media sosial memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan omzet penjualan. Program ini juga mendorong praktik ramah lingkungan melalui pengelolaan limbah minyak jelantah dan kulit bawang. Secara konseptual, hasil kegiatan memperkuat penerapan prinsip Triple Bottom Line (People, Planet, Profit) dan mendukung pencapaian SDGs 1, 5, 8, dan 12. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan UMKM berkelanjutan di tingkat lokal
PENGUATAN KESADARAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA REKAYASA HABITAT MELALUI PENANAMAN Asplenium nidus SEBAGAI BIOINDIKATOR SARANG BURUNG CENDERAWASIH DI TABLASUPA DISTRIK DEPAPRE KABUPATEN JAYAPURA Bwefar, Marsia Isa; Raunsay, Edoward Krisson; Sulistiowati, Dewi; Koirewoa, Dolfina Costansah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51556

Abstract

Berdasarkan beberapa hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa Asplenium nidus berperan pening dalam pelestarian burung Cenderawasih terutama sebagai bioindikator sarang burung Cenderawasih. Burung Cenderawasih meletakan sarangnya pada Asplenium nidus, oleh karena itu penting sekali dilakukan kegiatan penanaman tumbuhan bioindikator tersebut dalam kawasan atau habitat dimana satwa ini berada. Berdasarkan beberapa hasil observasi dan wawancara kepada kelompok-kelompok pencinta burung Cenderawasih di Tanbasupa yaitu KPA dan MMP menunjukkan bahwa populasi burung Cenderawasih dalam habitat masih sangat minim, belum pernah ditemukannya sarang burung Cenderawasih dan populasi tumbuhan bioindikator tersebut masih sangat minim dalam habutat dimana satwa ini berada. Oleh karenanya penting sekali dilakukan upaya penyadaran kepada masyarakat terutama komunitas-komunitas pencinta burung Cenderawasih atau mereka yang telah berkomitmen untuk mengelola dan menjaga kawasan demi pelestarian burung Cenderawasih. Upaya penyadaran ini akan dilakukan dengan kegiatan penanaman Asplenium nidus bersama dengan masyarakat di dalam habitat burung Cenderawasih. Metode PKM yang akan digunakan adalah Ceramah, Diskusi dan aksi nyata (penanaman) serta monitoring. Kegiatan penanaman ini dilakukan dengan tujuan untuk merekayasa habitat satwa burung Cenderawasih dengan menanam sejumlah Asplenium nidus pada setiap pohon-pohon tertentu terutama pada pohon bermain agar satwa ini dapat meletakan sarang untuk bertelur. Ketika sarangnya diletakan dalam kawasan atau habitat terutama pada pohon bermain maka harapannya adalah populasi satwa ini akan terus meningkat dalam kawasannya dan tidak berpindah ke tempat lain. Kegiatan penguatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya rekayasa habitat melalui penanaman Asplenium nidus sebagai bioindikator sarang burung Cenderawasih di Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, berhasil meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan. Melalui pendidikan, pelatihan, dan praktik langsung penanaman A. nidus serta pohon pakan seperti Ficus sp., Intsia bijuga, dan Pometia pinnata, masyarakat memperoleh pengetahuan tentang peran vegetasi sebagai penunjang habitat Cenderawasih dan membangun kesadaran kolektif menjaga keanekaragaman hayati lokal. Kegiatan ini juga menghasilkan aksi nyata berupa penanaman bibit yang menunjukkan tingkat adaptasi baik berdasarkan hasil pemantauan berkala terhadap kondisi habitat, sehingga program ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran ekologis sekaligus pemulihan ekosistem alami pendukung keberlangsungan burung Cenderawasih.
EMPOWERING COASTAL COMMUNITIES THROUGH THE ELEVATION OF BIENE HONEY PRODUCTS: STRENGTHENING BRANDING, PACKAGING, AND MARKET ACCESS Nasution, Mimin Sundari; Mashur, Dadang; Zulkarnaini, Zulkarnaini; Taryono, Taryono; Tua, Harapan; Ikhsan, Masrul; Metananda, Arya Arismaya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51564

Abstract

This community service program aims to enhance the competitiveness of local products through the empowerment of coastal communities in Bengkalis Regency, particularly the Biene honey business group. The main problems faced by the partners are weak branding, simple packaging design, and limited market access, which hinder the honey products from competing broadly. The method used is Participatory Action Research (PAR) through training, mentoring, and joint evaluation stages. The interventions carried out include strengthening brand identity, redesigning packaging to meet food safety standards, and facilitating digital marketing through marketplaces and social media. The results of the program indicate an increase in partners’ capacity in business management, marketing, and product handling. The new Biene Honey brand identity has been registered as intellectual property, product packaging has become more attractive and hygienic, and market access has expanded through online sales channels and promotion via local media. Overall, this program has successfully fostered the economic independence of coastal communities by strengthening branding, packaging, and market access, while also contributing to the achievement of sustainable development goals, particularly in the areas of decent work, economic growth, and partnerships.
TECHNOCULTURAL INNOVATION IN WOMEN’S ENTREPRENEURSHIP: TRANSFORMING 3D KARAWO EMBROIDERY DIGITALLY Ismail, Yulinda L.; Danial, Haris; Padiku, Indhitya R.; Mahmud, Riansyah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51576

Abstract

Karawo embroidery represents an emblematic cultural heritage of Gorontalo Province, celebrated for its distinctive aesthetic qualities, intricate craftsmanship, and profound philosophical values. Nevertheless, despite supportive regulations, such as Gorontalo Provincial Regulation No. 4 of 2017 and the formal designation of Karawo Day, artisans continue to face persistent challenges related to generational continuity, branding, and the integration of modern technology. These issues are evident among the women’s Karawo artisan group in Bongohulawa Village, Bongomeme District, which holds considerable potential but remains underdeveloped due to constraints in design innovation, business management, legal status, and digital marketing capacity. To respond to these challenges, a structured program was implemented to foster women-led micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) producing custom 3D Karawo through entrepreneurship and digitalization. The program encompassed socialization activities, intensive training in both manual and digital motif design using the Crosti application with 3D innovations, MSME management, 3D Karawo production, and business legalization. It also incorporated technology adoption in production and digital marketing through social media, online marketplaces, and Google Sites-based branding platforms, followed by mentoring, evaluation, and sustainability planning focused on network building and long-term marketing strategies. The results are substantial: ten new patterns emerged, 80 percent of participants mastered Crosti digitalization, business registrations and partnerships were secured, branded prototypes were produced, e-commerce accounts and online catalogs were launched, and an interactive digital platform was developed.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN DIGITALISASI PEMASARAN UNTUK PELAKU UMKM DI DESA KETAPANG TELU LAMONGAN Damayanti, Dhita Dhora; Abdullah, M. Khafidz; Ubaidillah, Ahmad Zaky; Febrian, Fauzil Adhim
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51577

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital dan kualitas kemasan produk UMKM di Desa Ketapang Telu, Kabupaten Lamongan. Berdasarkan hasil survei, teridentifikasi 11 produk UMKM, kemudian dipilih tiga produk unggulan yakni bonggolan, kerupuk ikan, dan ikan asap berdasarkan daya tahan, cita rasa khas, ketersediaan bahan baku, dan peluang pasar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research(PAR) yang melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam setiap tahapan. Kegiatan meliputi perancangan visual packaging baru, pelatihan pemasaran digital, pembuatan akun media sosial dan marketplace, serta pembuatan website resmi UMKM desa yang terintegrasi dengan Google Maps dan fitur pembelian langsung. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh produk UMKM memperoleh kemasan yang lebih menarik dan informatif, sementara pemasaran daring melalui website dan media sosial memperluas jangkauan pasar. Dua minggu setelah pelatihan dan peluncuran website, sebagian besar pelaku usaha mengalami peningkatan penjualan. Kegiatan ini membuktikan bahwa kombinasi strategi branding dan digitalisasi pemasaran efektif dalam meningkatkan daya saing UMKM desa serta mendorong adaptasi teknologi di kalangan pelaku usaha lokal.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENYULUHAN ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DI LINGKUNGAN SEKOLAH DASAR Subagiharti, Heni; Rahmayanti, Sri; Astuti, Wilda; Harahap, Ulina Agustina; Marpaung, Nian; Wulandari, Ratna; Isnaini, Rizki; Supari, Indriani; Utami, Rahma Agustina; Dhini, Indah Rahma; Liana, Sri; Yosiana, Derisma Ade; Damayanti, Dahlia
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51578

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang mengancam perkembangan psikologis dan akademik siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program penyuluhan anti-bullying sebagai upaya preventif di SDN 014687 Desa Rawang Pasar IV, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan 85 siswa kelas 4-6, 12 guru, dan 65 orang tua siswa. Program dilaksanakan selama 2 minggu melalui tiga tahap: penyuluhan siswa, pelatihan guru, dan sosialisasi orang tua. Evaluasi menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Implementasi program menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang bullying di kalangan seluruh komponen sekolah. Pengetahuan siswa tentang bullying mengalami peningkatan dramatis menunjukkan efektivitas metode edukasi yang diterapkan. Kemampuan guru dalam mendeteksi kasus bullying meningkat secara substansial, mencerminkan peningkatan kompetensi dalam identifikasi dini dan penanganan kasus. Kesadaran orang tua tentang peran pencegahan bullying juga mengalami transformasi tinggi secara signifikan. Program ini terbukti efektif meningkatkan kesadaran dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman. Diperlukan keberlanjutan program dan integrasi dalam kurikulum sekolah untuk mempertahankan dampak positif.
SOSIALISASI PEMANFAATAN METODE SENTRIFUGAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DESA TELAGA TUJUH Panggabean, Nurul Huda; Prastowo, Puji; Nasution, Aswarina; Ningsih, Ayu Putri; Amdayani, Susilawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51579

Abstract

Pembuatan VCO (Virgin Coconut Oil) dilakukan dengan beberapa metode, antara lain menggunakan pemanasan maupun tanpa pemanasan. Pemanasan dilakukan dengan merebus santan kelapa menggunakan api kecil hingga santan mengeluarkan minyak, namun metode ini sering menyebabkan perubahan warna pada minyak dan berbau tengik sehingga kualitas VCO yang dihasilkan kurang baik dan tidak bertahan lama. Metode lainnya yaitu dengan cara mekanik, kelapa setelah diparut akan mengalami proses pengadukan secara manual, hal ini akan membantu dalam pelepasan emulsi santan, dimana protein, minyak dan air akan terpisah sendiri melalui metode ini. Metode ini dirasa cukup efektif karena prosesnya tanpa menggunakan pemanasan. Hasil produksi VCO masyarakat di Desa Telaga Tujuh Kabupaten Deli Serdang masih belum optimal dikarenakan VCO masih berbau tengik setelah jangka waktu penyimpanan 30 hari, produksi menggunakan metode tanpa pemanasan. Dibutuhkan perbaikan metode dalam proses produksi dan pengemasan, agar kualitas VCO dapat terjaga dengan baik. Sosialisasi yang dilakukan sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat sebagai pelaku kegiatan produksi VCO di Desa Telaga Tujuh. Sosialisasi memperkenalkan kepada masyarakat tentang proses produksi VCO menggunakan teknologi tepat guna mesin sentrifugal dan adanya tahap pendinginan dalam pengolahan santan. Proses pendinginan dalam produksi VCO bermanfaat untuk memperlambat atau mencegah reaksi oksidasi dan hidrolisis pada santan yang dapat menyebabkan penurunan kualitas VCO. Mesin sentrifugal bermanfaat untuk menghasilkan VCO yang bebas kontaminasi, cara ini juga efektif dan efisien karena menghasilkan rendemen yang lebih banyak dibandingkan metode fermentasi. Berdasarkan hasil yang diperoleh, masyarakat memiliki peningkatan pemahaman dalam hal pemanfaatan teknologi tepat guna dalam memperbaiki kualitas produk VCO menggunakan mesin sentrifugal dan proses pendinginan dalam pengolahannya.
PENINGKATAN PEMAHAMAN LITERASI KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL UMKM PLATFORM E-COMMERCE DAN MARKETPLACE Suyono, Windy Permata; Puspa, Eka Septariana; Anugrah, Surya; Firnanda, Rio; Aristanti, Wida
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i5.51644

Abstract

Banyak pelaku UMKM menghadapi masalah rendahnya literasi keuangan dan keterampilan pemasaran digital, sehingga menghambat pengelolaan usaha dan perluasan pasar di platform e-commerce. Topik ini dipilih karena pentingnya transformasi digital UMKM untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi berbasis teknologi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam pencatatan keuangan sederhana dan strategi pemasaran digital berbasis konten kreatif. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi, pelatihan, simulasi, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif. Mitra kegiatan adalah lima pelaku UMKM lokal yang bergerak di bidang crafting dan kerajinan tangan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek hardskill: pemahaman pencatatan keuangan meningkat dari 58% menjadi 85%, kemampuan pemasaran digital dari 54% menjadi 83%, dan keterampilan membuat konten promosi digital atau penggunaan platform digital dari 49% menjadi 80%. Selain itu, nilai ekonomis mitra meningkat melalui peningkatan engagement dan jangkauan penjualan daring. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan teknologi sederhana efektif dalam memberdayakan UMKM secara berkelanjutan. Diperlukan dukungan lanjutan melalui mentoring agar hasil pelatihan dapat memperkuat keberlanjutan usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di tingkat akar rumput.