cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,312 Documents
PELATIHAN DAN PENERAPAN APLIKASI E-MIDCARE BERBASIS CONTINUITY OF CARE DI PUSKESMAS CEMPAKA Pebia Norviana; Bima Suryantara; Siti Fadhilah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62397

Abstract

Pelayanan kebidanan primer di Puskesmas Cempaka, Kota Banjarbaru menghadapi rendahnya kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC), pencatatan manual, dan minimnya edukasi serta komunikasi digital berkelanjutan antara bidan dan pasien. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan dan pemantauan kehamilan melalui pelatihan dan penerapan aplikasi e-MidCare berbasis Continuity of Care. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan hands-on penggunaan aplikasi bagi 47 ibu hamil, disertai pendampingan tiga minggu dan evaluasi pre-test–post-test. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan yang bermakna dari 66,7% menjadi 88,0% (uji Paired T-test, p<0,001; effect size besar), tingkat kepuasan pengguna rata-rata 4,3 dari skala 5, serta teridentifikasinya 36,2% ibu hamil dengan faktor risiko kehamilan yang memerlukan pemantauan lanjut. Kesimpulannya, aplikasi e-MidCare efektif meningkatkan pengetahuan dan mendukung deteksi dini risiko kehamilan, sehingga layak diintegrasikan dalam pelayanan ANC berkelanjutan di puskesmas.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MELALUI PELATIHAN KOLABORATIF BERBASIS TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN KOMPETENSI MASYARAKAT DI KEL. SIDOMULYO TIMUR KEC. MARPOYAN DAMAI KOTA PEKANBARU Desfita Eka Putri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62425

Abstract

Transformasi digital telah memperluas akses terhadap informasi, komunikasi, dan peluang ekonomi, namun penggunaan teknologi tidak selalu dibarengi dengan literasi digital yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi digital dan kompetensi teknologi praktis bagi warga Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, melalui pelatihan berbasis teknologi yang kolaboratif. Program ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 peserta terpilih yang mewakili warga usia produktif, pelaku usaha mikro, kader masyarakat, dan anggota organisasi sosial. Rangkaian kegiatan meliputi penilaian kebutuhan partisipatif, koordinasi dan perizinan, persiapan, pelatihan, praktik langsung, pemecahan masalah secara kolaboratif, pemantauan, refleksi, serta pendampingan lanjutan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, dan kuesioner pre-test serta post-test. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji sampel berpasangan (paired-samples test) dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi literasi digital dari 62,47 menjadi 81,63 atau peningkatan sebesar 30,67% dengan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Keterlibatan peserta memiliki hubungan positif dengan peningkatan kompetensi (r = 0,62; p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan partisipatif yang berorientasi pada praktik lebih efektif dibandingkan instruksi teknologi yang hanya berfokus pada penggunaan aplikasi. Program ini menghasilkan model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan keterampilan teknis, evaluasi informasi secara kritis, keamanan digital, kesadaran etis, dan pemanfaatan teknologi secara produktif.
PEMBERDAYAAN STAKEHOLDER SEKOLAH DALAM MEMPERSIAPKAN SEKOLAH ADIWIYATA DI DESA SIDOMULYO KECAMATAN BARUMUN SELATAN KABUPATEN PADANG LAWAS Lailan Aprina Siregar; Khoirun Nisa Zein Lubis
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62426

Abstract

Pendidikan lingkungan di sekolah memerlukan lebih dari sekadar program penghijauan fisik; hal ini bergantung pada kapasitas kolektif para pemangku kepentingan untuk mewujudkan tata kelola lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kesiapan pemangku kepentingan dalam mempersiapkan Sekolah Adiwiyata di Desa Sidomulyo, Kecamatan Barumun Selatan, Kabupaten Padang Lawas. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, siswa, komite sekolah, orang tua, perangkat desa, dan perwakilan masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, penelusuran wilayah (transect walk), pemetaan pemangku kepentingan, diskusi kelompok terarah, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan pemantauan partisipatif. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PRA mengubah pemahaman pemangku kepentingan mengenai Adiwiyata dari orientasi yang dominan bersifat fisik menuju perspektif lebih luas yang mencakup budaya lingkungan, tata kelola kolaboratif, pembagian peran, integrasi pembelajaran, dan keberlanjutan program. Diagnosis partisipatif juga memperkuat rasa kepemilikan bersama dan menghasilkan rencana aksi awal yang didasarkan pada prioritas lokal. Pelibatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pemangku kepentingan merupakan landasan strategis bagi kesiapan institusional sebelum pelaksanaan formal program Adiwiyata. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada perluasan cakupan intervensi lingkungan sekolah, dari sekadar aktivitas teknis menuju tata kelola partisipatif dan pengembangan kapasitas kolektif, khususnya dalam konteks sekolah di pedesaan.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL UNTUK SENIMAN KARAWITAN DESA KINCANG WETAN Regita Valentine; Atika Iskandar; Zamrozi Alwi; Eva Rachmawati; Maria M. Widiantari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62506

Abstract

Seni karawitan merupakan salah satu bentuk warisan budaya lokal yang memiliki nilai estetika, filosofis, dan sosial yang tinggi. Namun, keberlangsungannya menghadapi berbagai tantangan, seperti minimnya minat generasi muda, keterbatasan bahan ajar, serta kurang optimalnya promosi kegiatan seni tradisional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pelestarian, literasi budaya, dan promosi seni karawitan di Desa Kincang Wetan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan latihan karawitan, penguatan literasi budaya melalui pemahaman sejarah, filosofi, dan notasi kepatihan, serta dokumentasi kegiatan seni. Selain itu, dilakukan penyerahan video dokumentasi yang dirancang untuk dipublikasikan melalui WhatsApp dan berbagai platform media sosial desa. Media sosial dimanfaatkan sebagai media komunikasi yang efektif untuk memperluas jangkauan informasi, meningkatkan visibilitas kegiatan karawitan, serta membangun citra positif seni budaya lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mampu mendukung proses pelestarian karawitan secara lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan mendorong keterlibatan generasi muda. Dengan demikian, optimalisasi media sosial dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam menjaga eksistensi seni karawitan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Desa Kincang Wetan.
CEGAH PENYAKIT BAWAAN AIR, POLTEKKES KEMENKES BANJARMASIN EDUKASI SANTRI DETEKSI E. COLI: - Fatmi Indah hati; Siti Khairunnisya; Muhammad Fadhil Rahman
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62525

Abstract

Kualitas air yang tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi dapat menjadi media penularan penyakit bawaan air (waterborne disease), salah satunya akibat kontaminasi Escherichia coli (E. coli). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri mengenai kualitas air higiene sanitasi, bahaya kontaminasi E. coli, serta upaya pencegahannya melalui edukasi dan praktik pemeriksaan mikrobiologi air. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren X, Banjarbaru, dengan melibatkan 30 santri menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif. Metode kegiatan meliputi pre-test, edukasi interaktif, demonstrasi pengambilan sampel air secara aseptis, praktik pemeriksaan E. coli dengan metode membran filter menggunakan TAPiH Coli (Teknologi Alat Penyaring & Identifikasi Higienis Coli), diskusi, dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 61,3 pada pre-test menjadi 84,7 pada post-test, atau meningkat sebesar 38,2% dibandingkan nilai awal. Kegiatan juga memperkenalkan SATRIA AIR (Santri Terampil dan Siaga Air) sebagai agen edukasi dan kepedulian terhadap kualitas air di lingkungan pesantren. Kombinasi edukasi, praktik langsung, dan penerapan teknologi sederhana dapat meningkatkan pemahaman peserta sekaligus menjadi sarana transfer pengetahuan dan teknologi laboratorium oleh Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) kepada masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mendukung peningkatan kepedulian santri dalam menjaga kualitas air dan menerapkan higiene sanitasi sebagai bagian dari pencegahan penyakit bawaan air di lingkungan pesantren
OPTIMALISASI PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN DESA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI ANAK DI DESA SAWANGAN Yasmin Ghaliyah; Senobia Farrel Calesta; Lathifah Salma Nur Rifa; Muhammad Yusuf Habibi; Sidney Tobing; Habibah Nurul Aeni; Yusa Syifa Hudoyo; Adelia Nur Az Zahra; Arlyn Nazwa Yuantari; Sehah Sehah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62529

Abstract

Literasi merupakan aspek utama dalam membentuk fondasi pendidikan yang berkualitas dan perlu dikembangkan sejak usia dini. Literasi di daerah pedesaan masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya pemanfaatan perpustakaan yang belum optimal sebagai sarana kegiatan literasi anak, khususnya bagi anak usia dini. Menjawab tantangan tersebut, kegiatan KKN Tematik Literasi hadir untuk mengoptimalkan potensi Perpustakaan Nurul Hidayah sebagai upaya meningkatkan literasi anak di Desa Sawangan melalui penguatan pengelolaan perpustakaan dan pelaksanaan kegiatan literasi. Kegiatan dilaksanakan selama 35 hari melalui metode observasi, pendampingan, dan pendidikan masyarakat. Kegiatan KKN meliputi observasi kondisi perpustakaan, inventarisasi koleksi secara digital menggunakan Microsoft Excel dan QR Code, pelabelan, penataan rak dan ruang, serta pemanfaatan perpustakaan melalui kegiatan kunjungan literasi berupa membaca nyaring (story telling) dan mewarnai bagi anak PAUD dan TK. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan dalam kerapian koleksi dan kelengkapan administrasi perpustakaan serta peningkatan akses layanan. Pemanfaatan perpustakaan melalui kunjungan literasi mendapat respons positif yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif anak dan kemampuan menjawab pertanyaan sederhana mengenai isi cerita. Hasil tersebut menunjukkan bahwa optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan perpustakaan melalui kegiatan literasi interaktif dapat mendukung upaya peningkatan literasi anak di Desa Sawangan, Kecamatan Jeruklegi.
ENGLISH FUN: TRANSFORMING ENGLISH LEARNING INTO SOFT SKILLS DEVELOPMENT Muthmainnah Mursidin; Sitti Nurjannah; Jusmaniar Nonci; Rizka Indahyanti; Sulviana Sulviana; Muhammad Chairil Imran
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62541

Abstract

Students' English proficiency relates not only to linguistic ability but also to the development of soft skills essential in academic and professional environments. However, English instruction often focuses primarily on linguistic mastery, leaving opportunities to cultivate self-confidence, communication skills, collaboration, creativity, and problem-solving abilities underutilized. This community service initiative aims to enhance students' English proficiency while simultaneously developing their soft skills. The program employed a participatory and communicative approach, using English games, icebreakers, role-playing, storytelling, group discussions, presentations, and team-based challenges. The results demonstrated a positive response and increased student engagement in actively using English. Furthermore, the training provided students with opportunities to build self-confidence, communicate, collaborate, foster creativity, and engage in collaborative problem-solving, all of which support capacity building and prepare them to meet the demands of the academic and professional worlds.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MELALUI PEMBUATAN LEMBAR PENILAIAN APLIKATIF MENGGUNAKAN COMPUTER BASED TEST Endaryono Endaryono; Mahyudi Mahyudi; Aswin Saputra
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62547

Abstract

Perkembangan dunia digital dalam pendidikan menuntut guru tidak hanya mampu menggunakan teknologi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dalam proses penilaian pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan pada mitra pengabdian, yaitu guru-guru SMK Karya Guna, adalah belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital dalam penyusunan dan pelaksanaan penilaian pembelajaran. Penilaian masih cenderung menggunakan instrumen konvensional sehingga proses pengolahan hasil evaluasi membutuhkan waktu dan belum sepenuhnya memberikan informasi yang cepat bagi guru untuk melakukan tindak lanjut pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan lembar penilaian aplikatif berbasis Computer Based Test (CBT). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas analisis kebutuhan, pemberian materi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, implementasi, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Peserta merupakan guru SMK Karya Guna. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta dalam memahami konsep asesmen digital, menyusun instrumen penilaian, membuat soal berbasis digital, mengoperasikan CBT, serta membaca hasil penilaian. Selain peningkatan kompetensi, kegiatan menghasilkan produk berupa lembar penilaian digital dan instrumen CBT yang dapat digunakan kembali oleh guru dalam proses pembelajaran. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik dapat menjadi strategi yang relevan untuk memperkuat kompetensi digital guru SMK dan mendukung pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang lebih efisien, sistematis, dan berbasis data.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN SISTEM KENDALI STARTER MOTOR BERBASIS ARDUINO DI DESA MARGOTOTO KECAMATAN KIBANG KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Elpa Nurhasanah; Wahyu Saputra Winarko; Aska Anggi Fadilah; Edi Sulaiman; Liranti Rahmelina; Gama Setyazi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62554

Abstract

Perkembangan teknologi mikrokontroler memberikan peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan teknologi tepat guna dalam berbagai bidang, termasuk otomotif. Permasalahan yang ditemukan di Desa Margototo, Kecamatan Kibang, Kabupaten Lampung Timur adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi mikrokontroler Arduino untuk sistem kendali kendaraan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui penerapan sistem kendali starter motor berbasis Arduino. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses identifikasi masalah, edukasi, perancangan, perakitan, pemrograman, pengujian, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi mengenai dasar Arduino dan sistem kendali, demonstrasi, praktik perakitan rangkaian, pemrograman mikrokontroler, serta pengujian prototype sistem starter motor. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan sistem kendali starter motor berbasis Arduino dapat menjadi media edukasi dan teknologi tepat guna bagi masyarakat. Peserta memperoleh pemahaman mengenai fungsi Arduino, komponen elektronika, relay, prinsip kerja sistem kendali, serta dasar pemrograman mikrokontroler. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam merakit rangkaian, menghubungkan komponen, melakukan pemrograman, menguji sistem, dan mengidentifikasi permasalahan sederhana pada rangkaian. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR mampu mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembelajaran dan penerapan teknologi. Penerapan teknologi Arduino diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi teknologi serta mendorong pengembangan teknologi tepat guna yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Margototo.
PENGUATAN MINAT BELAJAR BAHASA ARAB PADA ANAK-ANAK DI DESA MUARA MENSAO Rahmad Saleh; Hadi Thoyib; Gusrizal Miroji
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62575

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berbasis Riset ini dilaksanakan di Desa Muara Mensao untuk menguatkan minat belajar bahasa Arab pada anak-anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis masyarakat dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi anak-anak, orang tua, dan tokoh masyarakat yang terlibat dalam pembelajaran bahasa Arab di lingkungan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar bahasa Arab anak-anak tergolong cukup baik, meskipun belum merata. Faktor pendukung meliputi dukungan orang tua, lingkungan religius, serta kegiatan keagamaan yang aktif. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana belajar, kurangnya pendampingan di rumah, dan metode pembelajaran yang masih sederhana. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama berkelanjutan antara mahasiswa, orang tua, dan masyarakat melalui pendampingan belajar serta pengembangan kegiatan pembelajaran bahasa Arab yang lebih menarik, kontekstual, dan efektif bagi anak-anak di Desa Muara Mensao. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi belajar serta memperkuat nilai keagamaan dan sosial masyarakat setempat.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026 Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025 Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025 Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025 Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025 Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025 Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024 Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024 Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024 Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024 Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024 Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024 Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023 Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023 Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023 Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023 Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021 Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Juni 2020 More Issue