cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,312 Documents
PENGENALAN DAN BELAJAR APLIKASI SIMULASI ROBOTIK UNTUK SISWA – SISWI SMK: Indonesia Wita Yulianti; Yesi Hairian Wenda; Rizkillah Ridha; Rizkyana Rizkyana; Darmanta Sukrianto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61655

Abstract

Robomind merupakan software open source atau freeware yang dapat mempelajari simulasi sistem kecerdasan buatan seperti robot. Dengan Robomind ini dapat dipelajari teknik pemrograman dasar dalam mengetahui proses bekerja robot. Dalam menghadapi perkembangan teknologi revolusi industry 5.0 yang terus berkembang, maka di kehidupan ini sudah banyak alat atau produk yang sudah berteknolgi dan sudah tidak dapat dihindari. Dengan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat yang merupakan salah satu kegiatan Tri Dharma Dosen untuk meningkatkan kualitas masyarakat, terutama di bidang teknologi informasi. Kegiatan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di salah satu sekolah kota Pekanbaru yaitu SMK Multi Mekanik Masmur. Kegiatan PKM yang dilaksanakan di sekolah SMK Multi Mekanik Masmur dan SMK Kansai ini dengan judul “Belajar Aplikasi Simulasi Robotik”, yaitu memberikan materi mengenai dasar – dasar pemrograman robotik. Dalam mempelajari dasar – dasar pemrograman robotik menggunakan aplikasi simulasi robotik yaitu Robomind. Aplikasi Robomind menggunakan Bahasa program Java. Robomind merupakan software grastis yang mempelajari dasar-dasar pemrograman berupa dasar – dasar dalam menggerakan robot. Dalam menerapkan robomind pada siswa – siswi SMK Multi Mekanik Masmur, maka siswa – siswi dapat mengetahui dan memahami dasar – dasar pemrograman Bahasa Java dalam menggerakan robot.
MODEL IMPLEMENTASI GREEN ECONOMY MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DAN URBAN FARMING PADA LINGKUNGAN SEKOLAH DI KOTA MAKASSAR Eka Mahendra Putra; Akbar Aba; Muhaesini Muhaesini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61888

Abstract

Permasalahan lingkungan, khususnya meningkatnya volume sampah dan belum optimalnya pemanfaatan lahan sekolah, menjadi salah satu tantangan utama dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran dan perilaku peduli lingkungan melalui program pendidikan yang bersifat aplikatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model Green Economy melalui pengelolaan sampah dan urban farming di SMA Muhammadiyah 6 Makassar. Program dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan melibatkan guru, peserta didik, dan pihak sekolah melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta praktik langsung. Bentuk kegiatan meliputi edukasi pemilahan sampah, pembentukan bank sampah sekolah, pengolahan sampah organik menjadi kompos, serta pemanfaatan lahan sekolah untuk kegiatan urban farming. Pelaksanaan program menunjukkan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya pemahaman warga sekolah mengenai prinsip-prinsip Green Economy, tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan sampah, meningkatnya partisipasi peserta didik dalam kegiatan pelestarian lingkungan, serta tersedianya sarana awal yang mendukung pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Sampah organik dimanfaatkan sebagai bahan baku kompos untuk mendukung urban farming, sedangkan sampah anorganik yang bernilai ekonomis dikelola melalui bank sampah sebagai bentuk penerapan ekonomi sirkular sederhana di lingkungan sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah berhasil memperkuat partisipasi masyarakat sekolah sekaligus menghasilkan model pembelajaran lingkungan yang aplikatif. Program ini menunjukkan bahwa integrasi pengelolaan sampah dan urban farming dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, serta memperkuat pendidikan karakter berbasis ekologi. Model yang dikembangkan berpotensi direplikasi pada sekolah-sekolah lain yang ingin mengimplementasikan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN UMKM SURPET KABUPATEN GARUT MELALUI STANDARDISASI PRODUK DAN TRANSFORMASI DIGITAL Mila Karmila; Riksa Raesalat; Ema Rismayanti; Agus Priyanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62103

Abstract

UMKM pengrajin surpet di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, merupakan usaha rumah tangga berbasis kerajinan kapuk yang berpotensi memperkuat ekonomi lokal, tetapi masih menghadapi keterbatasan produksi, manajemen, pemasaran, dan legalitas. Artikel ini bertujuan melaksanakan pemberdayaan terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi, mutu, daya saing, dan keberlanjutan usaha. Metode menggunakan pendekatan Participatory Action Research melalui analisis situasi, diskusi kelompok, pelatihan, penerapan teknologi tepat guna, pendampingan, dan evaluasi. Analisis awal terhadap 50 unit usaha menunjukkan kapasitas produksi 5-8 karpet per hari; hanya 15% mitra menggunakan SOP sederhana, 10% memanfaatkan pemasaran digital, dan 5% memiliki legalitas usaha. Program difokuskan pada SOP dan standar mutu, alat bantu produksi, pencatatan keuangan dan harga pokok produksi, penguatan kelompok, branding, pemasaran digital, serta fasilitasi NIB. Target sekurang-kurangnya 70% produk sesuai standar, waktu produksi berkurang 20%, dan 80% mitra melakukan pencatatan. Partisipasi mitra dan pendampingan berkelanjutan ditempatkan sebagai dasar adopsi inovasi serta penguatan kelembagaan usaha berbasis potensi dan kearifan lokal.
PELATIHAN GURU UNTUK PENGGUNAAN ASSEMBLR EDU SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY Mhd Albani Saskirana; Iwan Purnama; Elysa Rohayani Hasibuan; Rahmadani Pane
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62130

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam dunia pendidikan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Namun, masih banyak guru sekolah dasar yang belum memiliki kemampuan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR), sehingga proses pembelajaran masih dikuasai oleh penggunaan media konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memanfaatkan aplikasi Assemblr EDU sebagai media pembelajaran interaktif berbasis AR. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan media pembelajaran, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan difokuskan pada pengenalan konsep Augmented Reality, penggunaan fitur-fitur Assemblr EDU, serta praktik pembuatan media pembelajaran tiga dimensi yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar Augmented Reality, mengoperasikan aplikasi Assemblr EDU, serta menghasilkan media pembelajaran interaktif sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. Selain itu, peserta memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan pelatihan karena aplikasi dinilai mudah digunakan, menarik, dan berpotensi meningkatkan kreativitas guru dalam menyusun media pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi digital guru serta mendorong implementasi pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar.
SEMANGAT BERKOBAR, BISNIS MELEJIT: MOTIVASI DAN PENGEMBANGAN DIRI UNTUK UMKM HEBAT Ganjar Garibaldi; Yudi Wahyudin Suwandi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62133

Abstract

Keberhasilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal, akses pasar, maupun strategi bisnis, tetapi juga dipengaruhi oleh motivasi berwirausaha dan kemampuan pengembangan diri pelaku usaha. Perubahan lingkungan bisnis yang semakin dinamis akibat perkembangan teknologi, digitalisasi, dan meningkatnya persaingan menuntut pelaku UMKM memiliki tujuan usaha yang jelas, pola pikir positif, kemampuan beradaptasi, serta komitmen untuk terus belajar dan berinovasi. Desa Jatimukti, Kabupaten Sumedang, memiliki potensi ekonomi yang berkembang melalui UMKM budidaya dan olahan jamur tiram yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan motivasi berwirausaha dan kapasitas pengembangan diri pelaku UMKM sebagai upaya memperkuat daya saing serta keberlanjutan usaha. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Mei 2026 di Balai Desa Jatimukti dengan melibatkan 34 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM jamur tiram dan anggota PKK yang menjalankan usaha kecil. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi permainan keuangan sederhana. Materi yang diberikan meliputi penetapan tujuan usaha, konsistensi, pembelajaran dari kegagalan, apresiasi terhadap pencapaian, pemanfaatan role model, digitalisasi usaha, serta pengembangan kapasitas secara berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya motivasi, pola pikir positif, penetapan target, evaluasi berkala, pemanfaatan teknologi digital, dan inovasi sebagai faktor pendukung keberhasilan usaha. Penguatan motivasi dan pengembangan diri diharapkan mampu meningkatkan kinerja UMKM, memperkuat daya saing, serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.
EDUKASI LINGKUNGAN BERBASIS PERMAINAN “TERRA SQUAD”: INTERNALISASI NILAI RELIGI DAN KEARIFAN LOKAL MALUKU Wildan Tino; Margaretha Arnita Wuri; Lisa Meidiyanti Lautetu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62170

Abstract

Kerusakan ekosistem pesisir di Kota Ambon, Maluku, Indonesia, yang merepresentasikan meluasnya kerusakan lingkungan di pulau-pulau kecil, memerlukan pendekatan multidimensional yang menyentuh dimensi spiritual dan budaya. Urgensi ini bermula dari fakta bahwa kesadaran lingkungan di generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah pertama (SMP) belum berkembang optimal. Hal ini disebabkan pendekatan pendidikan lingkungan masih bersifat teknis dan belum terlalu menginternalisasi nilai dan keyakinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan lingkungan siswa melalui pendekatan pembelajaran lingkungan berbasis permainan yang berlandaskan nilai-nilai religi dan kearifan lokal Maluku guna menumbuhkan perilaku bertanggung jawab terhadap lingkungan di generasi muda. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari memberikan edukasi kepada 38 siswa SMP Laboratorium Universitas Pattimura menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis permainan, Board Game Terra Squad , dan dilanjutkan aksi penanaman mangrove di Teluk Ambon. Peningkatan pemahaman siswa yang terhadap konsep religi dan kearifan lokal Maluku terbukti dari nilai pre-test dan post-test, seperti nilai kearifan lokal Maluku Pela Gandong dan Sasi meningkat masing-masing dari 66 dan 68% menjadi 100 dan 100% sedangkan nilai nilai stewardship dan khalifah fi al-ardh masing-masing dari 74 dan 79% menjadi 100 dan 97%, serta peningkatan sikap pro-lingkungan hingga 100% pada berbagai skenario dilema lingkungan.
EDUKASI PENCEGAHAN KECELAKAAN AKIBAT LANTAI BASAH DAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) DI PASAR SUMMERLAND Edwardo Edwardo; Trisna Jayati; Herlina Dwi Cahyani; Novita Sari; Indah Syahrani; Siti Hasniah; Putri Kus Dwi Anjani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62278

Abstract

Kecelakaan akibat lantai basah merupakan salah satu permasalahan keselamatan yang sering terjadi di lingkungan pasar tradisional dan berpotensi menimbulkan cedera bagi pedagang maupun pengunjung. Hasil observasi di Pasar Summerland menunjukkan masih terdapat area lantai yang licin akibat genangan air, keterbatasan fasilitas Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), serta rendahnya pengetahuan pedagang mengenai upaya pencegahan kecelakaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pedagang mengenai pencegahan kecelakaan akibat lantai basah dan tindakan P3K. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni 2026 di Pasar Summerland, Kota Batam, dengan sasaran 40 pedagang. Metode yang digunakan meliputi observasi awal (baseline), identifikasi permasalahan, penyuluhan, demonstrasi P3K, penyerahan media edukasi berupa poster, rubber floor wiper, dan kotak P3K, serta evaluasi melalui observasi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mengikuti penyuluhan dengan antusias serta memperoleh pemahaman mengenai penyebab kecelakaan akibat lantai basah, langkah pencegahan, dan tindakan pertolongan pertama. Program juga menghasilkan pemasangan media edukasi dan penyediaan sarana keselamatan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan di lingkungan pasar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pedagang terhadap pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sehingga risiko kecelakaan akibat lantai basah dapat diminimalkan.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING DAN CEK KESEHATAN PADA MASYARAKAT DESA PEKUNDEN Siti Waridatul Hikmah; Devi Aprilia Lestari; Puput Rachmawati; Misrochatun Chasanah; Inas Ghojanah; Jeri Antaka; Zaenal Arifin; Ahmad Yusuf Muhammad; Adi Nugroho; Hamdan Syakuron; Rissa Filyang
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62310

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi fokus penanganan di Indonesia karena memengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan mental, dan kualitas hidup anak hingga dewasa. Desa Pekunden yang terletak di Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, tercatat memiliki angka stunting sebesar 6,19% pada bulan Juni 2026, sehingga diperlukan tindakan pencegahan dan promosi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan orang tua yang memiliki balita, mengenai faktor penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting dari masa kehamilan hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Metode yang digunakan mencakup sosialisasi dan edukasi melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab tentang stunting, gizi seimbang, dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama Kebumen Tahun 2026 di Desa Pekunden. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Edukasi yang disampaikan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta mendorong partisipasi aktif keluarga dalam penerapan pola asuh dan pemenuhan gizi yang sesuai guna mencegah stunting. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi universitas dalam mendukung program pemerintah untuk menurunkan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat.
SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR NEGERI KALIPUTIH Zakhi Febra Alfareza; Naomi Rafa Nadine Azzahra; Wafirotul Baroroh; Abdul Mutholib; Latifatul Khoeriyah; Aisya Amelia; Mohamad Ndaru Kusuma; Nur Isnaeni; Cahya Karmila; Nanda Nurfaiz; Khotibul Umam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62322

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang masih terjadi di sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Kurangnya pemahaman mengenai bentuk, dampak, dan pencegahan bullying menunjukkan perlunya kegiatan edukatif untuk membangun lingkungan sekolah yang aman dan saling menghargai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didik mengenai bahaya bullying melalui sosialisasi anti-bullying dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Negeri Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi menggunakan media audiovisual, diskusi interaktif, dan refleksi melalui media Kotak Perasaan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan analisis isi terhadap 116 sticky notes yang ditulis peserta didik. Hasil menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan. Analisis refleksi menunjukkan kategori perasaan saat mengalami bullying paling dominan, yaitu 50 data (43,1%), diikuti bullying verbal sebanyak 35 data (30,2%) dan bullying fisik sebanyak 14 data (12,1%). Respons positif dan netral setelah kegiatan masing-masing berjumlah 9 data (7,8%) dan 8 data (6,9%). Temuan menunjukkan bahwa bullying verbal menjadi bentuk perundungan yang paling banyak dialami peserta didik. Sosialisasi ini menjadi media edukasi dan refleksi untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya saling menghargai serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan.
STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL MELALUI KEBERAGAMAN USIA ANAK SEKOLAH MINGGU JEMAAT REHOBOT MALANU SORONG Meldy Berhitu; Felani Soplanit; Susana Rarsina; Gricebeth Sopamena; Frangklin Pormes; Andarias Momot; Anna Lilipory; Meike Nenete; Novembry Patty; Claudia Sahertian; Demisius Momot; Samel Sopakua
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62396

Abstract

Pembelajaran Sekolah Minggu di Jemaat Rehobot Malanu Sorong menghadapi permasalahan keberagaman usia anak, keterbatasan tenaga pengajar, serta belum optimalnya penerapan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Kondisi tersebut menyebabkan penyampaian Firman Tuhan kurang mampu mengakomodasi perbedaan kemampuan, pengalaman, dan kebutuhan belajar anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan strategi pembelajaran kontekstual yang dapat mengakomodasi keberagaman usia anak Sekolah Minggu. Metode pelaksanaan meliputi survei awal melalui Zoom, persiapan, pelaksanaan kegiatan, praktik mengajar secara langsung berdasarkan jenjang usia, evaluasi, dan pelaporan. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Gereja Kristen Oikumene Jemaat Rehobot Malanu Sorong dengan melibatkan pengasuh, orang tua, majelis jemaat, pemuda, dan anak-anak Sekolah Minggu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengelompokan anak berdasarkan jenjang usia dan penerapan aktivitas kontekstual melalui cerita, permainan, bermain peran, menggambar, diskusi, refleksi, serta kegiatan Pohon Harapan dapat meningkatkan keterlibatan anak dan membantu mereka menghubungkan Firman Tuhan dengan pengalaman kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis bagi pengasuh dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih sesuai dengan karakteristik usia anak. Dengan demikian, strategi pembelajaran kontekstual dapat menjadi pendekatan yang relevan untuk menciptakan pembelajaran Sekolah Minggu yang inklusif, partisipatif, dan bermakna di tengah keberagaman usia.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026 Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025 Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025 Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025 Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025 Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025 Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024 Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024 Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024 Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024 Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024 Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024 Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023 Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023 Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023 Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023 Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021 Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Juni 2020 More Issue