cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
codevelopmen@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
codevelopmen@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No. 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27214990     EISSN : 27215008     DOI : https://doi.org/10.31004/cdj.v2i3.2897
ommunity Development Journal : Jurnal Pengabdian masyarakat di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlawan yang berisikan tentang hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Kesehatan, pendidikan, teknik, pertanian, pertenakan, sosial humaniora, komputer, Kewirausahaan dan ekonomi. Jurnal ini terbit secara berkala Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Tujuan dari adanya jurnal ini adalah menyebarluaskan gagasan dan hasil pengabdian dan penelitian yang dilakukan oleh perguruan tinggi, Khususnya Universitas Pahlawan, yang dapat diterapkan dalam masyarakat. Community Development Journal berisikan bermacam kegiatan yang dilakukan baik oleh internal Universitas Pahlawan ataupun dari eksternal dalam menangani dan mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menerapkan ilmu dan teknologi yang kemudian dapat bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6,312 Documents
PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA KELOMPOK USAHA MEBEL BAMBU ARIMBI GUNUNGPATI SEMARANG Shintawati Dyah Purwaningrum; Niyar Candra Agustin; Agustien Zulaidah; Sukaryo Sukaryo; Candra Wahyu Sportyawan; January Jefry Prasetya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.62762

Abstract

Kelompok Mebel Bambu Arimbi yang berada di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang merupakan salah satu kelompok usaha masyarakat yang bergerak dalam pengolahan bambu menjadi berbagai produk mebel. Aktivitas pengolahan bambu meliputi proses pemotongan, pembelahan, penghalusan, perakitan, dan finishing yang memiliki potensi bahaya terhadap keselamatan dan kesehatan pekerja. Risiko tersebut antara lain berupa luka akibat penggunaan peralatan tajam dan mesin, paparan debu, kebisingan, postur kerja yang tidak ergonomis, serta potensi kecelakaan akibat penggunaan peralatan kerja yang tidak sesuai prosedur sehingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek penting dalam kegiatan produksi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi dan pelatihan K3 memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pengrajin mengenai potensi bahaya di lingkungan kerja, pentingnya penggunaan alat pelindung diri, serta penerapan prosedur kerja yang lebih aman. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya kerja yang lebih aman, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja, serta mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha Mebel Bambu Arimbi.
PELATIHAN MANAJEMEN SDM BAGI UMKM DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA Rizal Perlambang CNAWP; Marniati Syam; Muhammad Fatkhurohman Albashori; Ramdan Yusuf; Andi Zulkarnain
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62773

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai manajemen sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya mendukung produktivitas tenaga kerja. Kegiatan ini melibatan 30 peserta, pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik, pendampingan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik, peserta memperoleh pemahaman yang lebih terarah mengenai pentingnya manajemen SDM dalam mendukung keberlangsungan dan perkembangan usaha. Pemahaman tersebut didukung oleh hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 50,6% pada pre-test menjadi 81,4% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 30,8%. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam memahami pembagian tugas, pengembangan kompetensi, motivasi dan disiplin, komunikasi kerja, evaluasi kinerja, serta keterkaitan manajemen SDM dengan produktivitas. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola tenaga kerja secara lebih efektif. Pemahaman mengenai manajemen SDM yang baik diharapkan dapat mendorong terciptanya pola kerja yang lebih teratur, komunikasi yang lebih efektif, kedisiplinan yang lebih baik, dan penggunaan waktu kerja yang lebih efisien.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI INOVASI PRODUK TEPUNG MOCAF DAN TRANSFORMASI DIGITAL MARKETING DI KELURAHAN REJOMULYO Dwi Arrassy Aprillia. RS; Abelia Rizky Rismadani; Pandu Rizky Wicaksono; Rani Lestari; Nova Sanda
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62780

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar. Dalam pelaksanaannya, pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam mengembangkan produk, memperbaiki kemasan, membangun identitas usaha, dan memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Tepung Mocaf merupakan salah satu potensi lokal berbahan dasar singkong yang dapat dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah. Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM di Kelurahan Rejomulyo dalam memanfaatkan tepung mocaf, melakukan inovasi dan diversifikasi produk, memperbaiki branding dan packaging, serta menerapkan digital marketing. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, pelatihan, praktik pengolahan, pendampingan branding dan packaging, pelatihan pemasaran digital, serta evaluasi. Peserta terlibat secara langsung dalam proses pengembangan produk berbasis tepung mocaf dan penerapan strategi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan membantu peserta memahami pemanfaatan tepung mocaf, mengembangkan beberapa variasi produk, memperbaiki tampilan dan identitas kemasan, serta mengenal penggunaan media digital untuk promosi. Pendampingan yang mengintegrasikan aspek bahan baku, inovasi produk, kemasan, dan pemasaran digital dapat menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan dan daya saing UMKM berbasis potensi lokal. (Amah et al., 2025)
PEMBERDAYAAN WIRAUSAHA MUDA URBAN MELALUI BUDIDAYA HIDROPONIK DAN PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN EKONOMI DI PERKOTAAN Arif Hidayat; Pristanto Ria Irawan; Joelianti Dwi S
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62798

Abstract

Tingginya angka pengangguran di kalangan usia produktif perkotaan, khususnya di Kelurahan Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, menjadi permasalahan mendesak akibat keterbatasan lahan, rendahnya literasi kewirausahaan, dan minimnya akses pemasaran digital. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan wirausaha muda urban melalui budidaya hidroponik dan pemasaran digital untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.Kegiatan dilaksanakan selama enam bulan (Februari-Juli 2026) melibatkan 20 mitra usia produktif. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan: sosialisasi dan persiapan program, pelatihan produksi hidroponik dan penerapan SOP, pelatihan manajemen usaha dan implementasi pemasaran digital, pendampingan dan evaluasi, serta perencanaan keberlanjutan program. Pendekatan yang digunakan adalah partisipatif berbasis kebutuhan mitra dengan metode praktik langsung (learning by doing).Program berhasil meningkatkan kapasitas produksi mitra dari tidak memiliki instalasi menjadi rata-rata tiga instalasi aktif per mitra dengan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman mencapai 85%. Pengetahuan mitra meningkat signifikan dari skor pre-test 50% menjadi 85% pada post-test. Seluruh mitra memiliki akun Shopee aktif dan berhasil melakukan transaksi daring, dengan peningkatan pendapatan usaha rata-rata 30-35%. Terbentuk satu kelompok usaha hidroponik sebagai wadah keberlanjutan program.Program pemberdayaan berbasis kompetensi dengan pendekatan partisipatif dan pendampingan intensif terbukti efektif mentransformasikan mitra dari kelompok pasif menjadi pelaku ekonomi produktif yang mandiri dan berdaya saing di era digital
OPTIMALISASI PROMOSI UMKM DAN PENINGKATAN VISIBILITAS MELALUI PEMANFAATAN GOOGLE MAPS DAN MEDIA BANNER DI KELURAHAN BANJARSARI RW.001 METRO UTARA Apip Alansori; Alpinka Barsah; Amel Aprilia Dini; Amanda Lira Aswara; Aura Salsa Bella Syahrini; Desril Ramadon; Rahmah Nur Asyaroh; Okta Setia Indra Pradja
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62811

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah RW.001 Kelurahan Banjarsari (Metro Utara) memiliki potensi untuk mendorong ekonomi lokal namun masih menghadapi tantangan terkait visibilitas dan jangkauan pemasaran. Inisiatif pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan promosi UMKM melalui pembuatan papan penanda (signage) dan pendaftaran lokasi usaha di Google Maps. Pendekatan partisipatif diterapkan dengan melibatkan pemilik UMKM secara langsung dalam berbagai kegiatan, seperti survei, koordinasi, desain dan pemasangan papan penanda, pengumpulan data lokasi, pendaftaran di Google Maps, serta upaya sosialisasi dan pendampingan. Program ini dilaksanakan bersama para pelaku UMKM di wilayah RW.001 Banjarsari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa banner memperkuat identitas dan daya tarik visual usaha, sementara Google Maps meningkatkan visibilitas serta memudahkan masyarakat dalam mencari informasi dan menemukan lokasi usaha. Selain itu, pelatihan pengelolaan profil Google Maps memungkinkan pemilik usaha untuk melanjutkan upaya promosi digital secara mandiri. Dengan demikian, kombinasi media promosi fisik dan digital menawarkan strategi sederhana untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan peluang UMKM dalam menarik pelanggan baru.
PEMBERDAYAAN KWT KELOMPOK SAHABAT TANI SEJAHTERA TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM KKN MELALUI TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DI KELURAHAN BANJARSARI RW 001 METRO UTARA Apip Alansori; Amalia Indah Permata Sari; Hajriansyah Hajriansyah; Melti Tri Diana; Nia Aziza Naim; Siti Aulia Sari; Okta Setia Indra Pradja
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62828

Abstract

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan sumber daya lokal potensial yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung kesehatan sekaligus mengoptimalkan penggunaan lahan pekarangan. Namun, pemanfaatan TOGA membutuhkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengenali jenis, manfaat, serta metode budidaya dan perawatannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan dan membudidayakan TOGA melalui kegiatan penanaman bersama dengan Kelompok KWT Sahabat Tani Sejahtera di Kelurahan Banjarsari, RW 001, Metro Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juli 2026, menggunakan metode pendidikan masyarakat dan praktik langsung. Kegiatan dimulai dengan observasi lingkungan, dilanjutkan dengan diskusi bersama KWT, dan sosialisasi mengenai definisi, jenis, manfaat, dan metode penanaman serta perawatan TOGA. Kegiatan ini dilanjutkan dengan persiapan lahan dan penanaman bersama. Sepuluh anggota KWT berpartisipasi dalam kegiatan ini, melibatkan lima spesies tanaman: jahe, kunyit, sereh, lengkuas, dan Kencur. Hasilnya menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif anggota KWT dalam penggemburan tanah, penanaman, pemupukan, dan perawatan tanaman. Program ini juga memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis dalam budidaya tanaman obat dan mendorong penggunaan lahan yang produktif. Program ini diharapkan dapat mendukung kemandirian masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat dan keberlanjutan pengelolaan tanaman obat di lingkungan setempat
PEMBERDAYAAN UMKM GRUBI MEKAR ABADI MELALUI TEKNOLOGI PRODUKSI DAN DIGITALISASI USAHA Ida Uliyah; Ilham Habibi; Yunita Anggarini
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62835

Abstract

UMKM Grubi Mekar Abadi di Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang memiliki potensi pengembangan karena memanfaatkan ubi madusari lokal dan telah memiliki permintaan pasar hingga luar daerah. Namun, proses produksi masih didominasi pekerjaan manual, kapasitas produksi sekitar 30 kg per hari, pemasaran masih konvensional, pencatatan keuangan belum terdokumentasi, serta legalitas usaha belum lengkap. Program pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kapasitas pengelolaan usaha melalui penerapan teknologi produksi dan penguatan manajemen. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil identifikasi kebutuhan menghasilkan rancangan intervensi berupa mesin pemarut berkapasitas 50 kg/jam, mesin pencuci dan pengupas berkapasitas 50 kg/jam, mesin oil spinner berkapasitas 1,5 kg per proses, pelatihan pemasaran digital, pembukuan sederhana berbasis digital, serta pendampingan legalitas usaha. Target program adalah peningkatan kapasitas produksi minimal 50%, pengurangan minyak pada produk, tersedianya kanal pemasaran digital, penerapan pembukuan usaha, dan terpenuhinya dokumen PIRT serta sertifikasi halal. Pendekatan terintegrasi antara teknologi dan manajemen diharapkan memperkuat efisiensi, daya saing, dan keberlanjutan UMKM.
PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN KOMBUCHA SEBAGAI PENERAPAN MATERI BIOTEKNOLOGI PADA SISWA SMP SATU ATAP KANDA KABUPATEN JAYAPURA Apriani Herni Rophi; Retno Hadi Sutjipto; Gracea Pagoga; Mivtha Citraningrum; Yaneta Tabita Aiboi; Edoward Krisson Raunsay
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62872

Abstract

Perkembangan di berbagai aspek kehidupan terutama bidang pendidikan, merupakan upaya untuk menjembatani masa sekarang dan masa yang akan datang yang cenderung mengejar efisiensi dan efektivitas. kecakapan hidup (life skill) berkaitan erat dengan materi bioteknologi yang memiliki tujuan untuk membekali siswa di ranah empat kompetensi inti yaitu kompetensi spiritual, kompetensi sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi  keterampilan. Implikasi bioteknologi dalam kehidupan dapat menerapkan pembuatan produk-produk bioteknologi, salah satunya adalah melakukan praktikum pembuatan teh kombucha. Teh kombucha merupakan salah satu minuman tradisional yang sangat menarik karena, teh ini merupakan hasil fermentasi yang dilakukan oleh kultur simbiotik. Pelatihan pembuatan teh kombucha memberikan kesempatan kepada siswa untuk tidak hanya memiliki upengetahuan tetapi juga aspek life skill lainnya dan pengalaman membuat produk bioteknologi konvensional dengan terlibat langsung dalam proses pembelajaran di laboratorium. Sasaran kegiatan pengabdian yaitu siswa satu atap Kanda sebanyak 43 orang. Metode yang digunakan berupa ceramah, praktik dan diskusi. Diharapkan melalui kegiatan pengabdian siswa mendapatkan pengetahuan dan keterampilan serta dapat menarik minat siswa dalam berwirausahaan. Kegiatan pelatihan dapat diselengarakan dengan baik dan lancar sesuai dengan rencana kegiatan yang telah dibuat. Kegiatan ini disambut baik oleh siswa dengan jumlah peserta yang hadir mencapai target 100%. Materi dapat disampaikan secara keseluruhan  serta pada akhir kegiatan, siswa memiliki wawasan baru terkait salah satu contoh bioteknologi konvensional serta aplikasi produk kewirausahaan yang memiliki nilai jual yang bersaing.
PELATIHAN HIDROPONIK SEDERHANA BERBASIS BOTOL BEKAS DAN NUTRISI AB MIX BAGI SISWA SMA Deddy Wahyudin Purba; Ansoruddin Ansoruddin; Ihsan Hadi Kesuma; Jepri Hutauruk; Putri Venna Melinda JM; Naia Syalsza Billa; Lokot Ridwan Batu Bara; Herviza Wulandary Pane
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62880

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Asahan adalah pelaksanaan edukasi dan pelatihan budidaya hidroponik sederhana menggunakan botol bekas berbasis nutrisi AB Mix bagi siswa SMA Daerah Meranti. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan teknik budidaya tanaman tanpa tanah, meningkatkan pemahaman siswa mengenai pertanian modern, serta menumbuhkan kesadaran akan pemanfaatan limbah botol plastik sebagai media tanam yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, demonstrasi, praktik pembuatan hidroponik sederhana menggunakan botol bekas, perawatan rutin tanaman hidroponik, evaluasi melalui diskusi dan tanya jawab dan pendampingan kepada pihak sekolah guna mendukung keberlanjutan program. Media yang digunakan berupa botol plastik bekas, kain flanel sebagai sumbu, benih sayuran, dan nutrisi AB Mix. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi serta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan dan pemeliharaan hidroponik sederhana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran pertanian berkelanjutan di lingkungan sekolah serta mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan limbah plastik.
PEMBERDAYAAN PEMBUDIDAYA IKAN DESA PARANGARGO MELALUI DISEMINASI PAKAN MANDIRI DAN TEKNOLOGI RAS BERBASIS SOLAR CELL Yus Mochamad Cholily; Machmud Effendy; Rindya Fery Indrawan; Subairi Subairi; Riza Rahman Hakim; Beti Istanti Suwandayani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62914

Abstract

Sektor perikanan budidaya di Desa Parangargo menghadapi kendala tingginya biaya pakan komersial yang mencapai 60–70% dari biaya produksi, penurunan kualitas air kolam akibat penumpukan limbah organik, serta tingginya beban biaya listrik konvensional. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan efisiensi operasional pembudidaya ikan melalui integrasi diseminasi pakan mandiri dan teknologi Recirculating Aquaculture System (RAS) berbasis Solar Cell. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi lima tahap utama: pendidikan masyarakat, pelatihan dan praktik percontohan pembuatan pakan serta sistem RAS-Solar Cell, difusi Ipteks melalui penyerahan peralatan, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan pakan mandiri berbahan lokal berhasil menekan biaya pakan sebesar 37% dengan penurunan Feed Conversion Ratio (FCR) menjadi 1,28. Penggunaan energi surya 200 WP mampu memotong biaya listrik pompa dan aerator hingga 100%, serta mempertahankan kualitas air kolam yang berdampak pada peningkatan tingkat kelangsungan hidup ikan (Survival Rate) sebesar 91,5%. Secara ekonomi, kelayakan usaha mitra meningkat signifikan ditunjukkan oleh kenaikan nilai Revenue to Cost Ratio (R/C Ratio) dari 0,83 menjadi 2,26. Penerapan solusi terpadu ini sangat penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi, efisiensi energi, dan keberlanjutan usaha akuakultur perdesaan

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026) Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026) Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026 Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025 Vol. 6 No. 5 (2025): Vol.6 No. 5 Tahun 2025 Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025 Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025 Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025 Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025 Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024 Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024 Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024 Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024 Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024 Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024 Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023 Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023 Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023 Vol. 4 No. 3 (2023): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2023 Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023 Vol. 4 No. 1 (2023): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2023 Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022 Vol. 3 No. 2 (2022): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2022 Vol. 3 No. 1 (2022): volume 3 Nomor 1 Tahun 2022 Vol. 2 No. 3 (2021): Volume 2 Nomor 3 Tahun 2021 Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 2 No. 1 (2021): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2021 Vol. 1 No. 3 (2020): Volume 1 Nomor 3 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Nomor 2 Tahun 2020 Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2020 Vol. 1 No. 2 (2020): Juni 2020 More Issue