cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 7,685 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATH BOX MATA PELAJARAN MATEMATIKA MATERI SIFAT-SIFAT BANGUN DATAR KELAS IV SD: Pengembangan Media Rizki Dwisafitri; Singgih Adhi Prasetyo; M. Yusuf Setia Wardana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9653

Abstract

This study aims to develop a learning medium called Math Box, designed as an enjoyable instructional and game-based tool to help fourth-grade elementary school students learn the properties of two-dimensional shapes. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model. The Math Box media was validated by media experts and material experts before being tested on fourth-grade C students at SDIT Rabbani Kendal. The media expert validation resulted in a feasibility score of 98%, categorized as feasible. Material expert validation was conducted in three stages, showing progressive improvements with scores of 52%, 72%, and 96%, and was ultimately deemed highly feasible. A limited field trial indicated a teacher response score of 96% and a student response score of 95%, both categorized as very practical. These findings demonstrate that Math Box can enhance students’ interest and create a more active learning environment. Therefore, Math Box is considered suitable for use as a mathematics learning medium for teaching two-dimensional shapes.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN, PEMAHAMAN NILAI-NILAI PANCASILA MELALUI METODE COOPERATIVE LEARNING PADA SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Aisya Aisya; Reski Dewi Astika; Nurfadillah; Muanzir; Sulfasyah; Haris
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9654

Abstract

This research is motivated by the results of student learning through the cooperative learning method in class III students of UPT SD Negeri 76 Tarowang Chapter 2 Civics Module. The purpose of this study is to determine the improvement in student learning outcomes in the subject of Civics on the material of Pancasila values through the cooperative learning method in class III students of UPT SD Negeri 76 Tarowang. In this study, the researcher used the Classroom Action Research (CAR) method. Data collection was carried out using student learning outcome tests and non-tests in the form of observation results using the cooperative learning method. First, the research in cycle 1 with an average of 650 or in other words, student learning outcomes have not reached the KKM. While in cycle II with an average of 980 or included in the complete category. The conclusion of this study is, student motivation and learning outcomes have increased after the implementation of the use of the cooperative learning method
ISLAM DAN MUAMALAH A. Rahma Febriana; Hasriah Hasriah; Intan Junaeda; Nirmayani Tiala; Nurasmin Nurasmin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9656

Abstract

ABSTRACT This paper aims to provide a comprehensive understanding of the concept of Muamalah within the perspective of Islamic law. Etymologically, Muamalah means interaction, while terminologically it refers to all rules and activities in socio-economic life regulated by Islamic law to achieve mutual benefit. The study explains the broad scope of Muamalah, covering economic activities such as buying and selling (bai’), leasing (ijarah), and partnerships (syirkah), as well as social deeds like zakat and waqf. Fundamental principles include permissibility (ibahah), justice, mutual consent (taradhi), honesty, and transparency. The paper emphasizes the strict prohibition of practices like riba (usury), gharar (uncertainty), and maisir (gambling), as regulated by the Qur'an and Hadith. The application of Muamalah is intended to create economic justice, protect rights, and bring blessings in wealth Keywords: Muamalah 1, Islamic Law 2, Islamic Economics 3 ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai konsep Muamalah dalam perspektif hukum Islam. Secara etimologis, Muamalah berarti saling berinteraksi, sedangkan secara terminologis mengacu pada segala aturan dan aktivitas kehidupan sosial-ekonomi yang diatur oleh hukum Islam demi mencapai kemaslahatan bersama. Kajian ini menjelaskan ruang lingkup Muamalah yang luas, meliputi aktivitas ekonomi seperti jual beli (bai’), sewa-menyewa (ijarah), dan kerja sama (syirkah), serta perbuatan sosial seperti zakat dan wakaf. Prinsip-prinsip dasarnya mencakup kebolehan (ibahah), keadilan, kerelaan (taradhi), kejujuran, dan transparansi. Artikel ini menekankan larangan ketat terhadap praktik seperti riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir (judi), yang diatur secara tegas dalam Al-Qur'an dan Hadis. Penerapan Muamalah bertujuan menciptakan keadilan ekonomi, melindungi hak-hak, dan mendatangkan keberkahan dalam harta. Kata Kunci: Muamalah 1, Hukum Islam 2, Ekonomi Syariah 3
SARUNG TENUN SUTRA CURA’ LABBA SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS BERBASIS ETNOPEDAGOGI DI SMP ASKARI PALLANGGA Nurfadilah; Syarifah Balkis; Sakmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam sarung tenun sutra cura’ labba sebagai sumber belajar IPS berbasis etnopedagogi di SMP Askari Pallangga. 2) penggunaan sarung tenun sutra cura’ labba sebagai sumber belajar IPS berbasis etnopedagogi di SMP Askari Pallangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru IPS, dan siswa kelas IX.A SMP Askari Pallangga. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) sarung tenun sutra cura’ labba mengandung nilai-nilai kearifan lokal seperti sejarah, adat istiadat, gotong royong dan kesabaran. Nilai-nilai tersebut relevan diintegrasikan dalam pembelajaran IPS karena berfungsi sebagai pedoman perilaku sekaligus sarana pembentukan karakter siswa. 2) penggunaan sarung tenun sutra cura’ labba terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap budaya lokal. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya antusiasme siswa, keterlibatan aktif dalam diskusi, serta kemampuan mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Temuan ini memperkuat pentingnya pemanfaatan sumber belajar berbasis etnopedagogi dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal.
Media Sosial dan Citra Perempuan Lokal: Analisis Representasi Gender dalam Promosi Wisata Bira Dandi Purnama; Sashi Kirana H; Sri Wahdayanti; Andi Octamaya Tenri Awaru
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9658

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi gender perempuan lokal dalam promosi wisata Bira melalui media sosial, dengan fokus pada bagaimana citra perempuan ditampilkan dan bagaimana hal ini sesuai dengan peran nyata mereka dalam kehidupan budaya dan ekonomi lokal. Metode kualitatif studi kasus digunakan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi pada masyarakat dan pelaku wisata di Bira. Hasil menunjukkan bahwa media sosial menonjolkan perempuan sebagai aset estetis dan ekonomi, menampilkan mereka sebagai ikon keramahan dan pelestari budaya, namun sering menyederhanakan peran perempuan dan memperkuat stereotip gender, mengabaikan kontribusi sosial-ekonomi yang lebih luas di sektor informal sesuai norma budaya konservatif. Visualisasi ini menggabungkan kecantikan fisik dengan daya tarik destinasi wisata, sehingga mendorong minat wisata dan memperkuat standar kecantikan feminin. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk kajian sosiologi pariwisata dan gender serta menjadi bahan evaluasi agar pengelola wisata lebih sensitif terhadap isu gender dalam promosi wisata.
Integrasi Nilai Pendidikan Islam dalam Kearifan Lokal Sedulang Setudung: Tinjauan Literatur Terhadap Warisan Dakwah KH. Sulaiman di Banyuasin III : literatur review Izzatuzzahroh; Saipul Annur Saipul Annur; Choirun Niswah Choirun Niswah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9660

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana nilai-nilai Pendidikan Islam terintegrasi dalam kearifan lokal Sedulang Setudung sebagai identitas budaya masyarakat Banyuasin dan bagaimana dakwah KH. Sulaiman berkontribusi pada pewarisan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menyediakan berbagai sumber, termasuk jurnal, buku, manuskrip lokal, sejarah dakwah, dan dokumen adat, yang berkaitan dengan praktik Sedulang Setudung dan pengaruh dakwah KH. Sulaiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedulang Setudung mengandung nilai-nilai pendidikan Islam seperti ukhuwah, kerjasama, tanggung jawab sosial, dan menghormati satu sama lain. Prinsip-prinsip ini sesuai dengan prinsip pendidikan Islam, yang mendorong terbentuknya akhlak mulia dan harmonisasi sosial. Peran KH. Sulaiman terlihat dalam internalisasi nilai dakwah yang menghubungkan ajaran Islam dengan budaya lokal, sehingga tradisi Sedulang Setudung berfungsi bukan hanya sekedar warisan budaya tetapi juga sebagai alat untuk mengajarkan Islam secara kontekstual. Menurut penelitian ini, memasukkan nilai-nilai Islam ke dalam kearifan lokal dapat memperkuat karakter sosial masyarakat. Studi ini juga menunjukkan bahwa dakwah kultural adalah metode pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KONKRET DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENYAJIAN DATA SEDERHANA DI KELAS II SDN 07 SIMPURUIK Anita Syarif; Syafri Ahmad; Salmaini S
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9662

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi penyajian data sederhana, khususnya dalam menggunakan turus dan piktogram. Kesulitan tersebut muncul karena pembelajaran cenderung bersifat abstrak dan belum melibatkan aktivitas konkret yang memungkinkan peserta didik mengalami proses pengumpulan, pengelompokan, dan penyajian data secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan uji coba pembelajaran di kelas, dengan pengumpulan data melalui lembar observasi, lembar kerja peserta didik, penilaian kinerja, dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkret efektif mendukung pemahaman peserta didik terhadap penyajian data dengan membuat konsep abstrak menjadi lebih nyata dan menarik. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi aktif, ketepatan dalam membuat turus, serta kemampuan membaca piktogram dengan lebih jelas. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dalam pembelajaran berbasis PBL mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, mendorong kerja sama, dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna serta menyenangkan dalam materi penyajian data.
IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM) DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI KERJA MAHASISWA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Syahmiarni; Darul Ilmi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9664

Abstract

The Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) policy is a strategic government initiative design to enhanced university graduates’ employability and align higher education outcomes with the rapidly changing demands of the labor market. Through eight form off-campus learning program, MBKM aims to strengthen students’ hard and soft skills while bridging the gap between academia and industry. This study systematically reviews literature published between 2020 and 2025 that discusses the implementation of MBKM in developing students’ work competencies. A Systematic Literature Review (SLR) method was applied to analyze 30 articles sourced from Google Scholar, Garuda, and SINTA databases. Thematic synthesis was used to identify five key themes: implementation forms, effectiveness on work competencies, supporting factors, implementation barriers, and ideal models for employability. The findings indicate that MBKM effectively enhances students’ employability, particularly in communication, collaboration, and problem-solving skills. Nevertheless, challenges remain in the form of inadequate infrastructure, limited lecturer readiness, and inconsistent assessment standards. This review recommends the establishment of an outcome-based evaluation system and sustained collaboration between higher education institutions and industry stakeholders.
Eksistensi Kesenian Kuda Kepang Sebagai Estetika Budaya Jawa Di Desa Sikalang, Kec. Talawi, Kota Sawahlunto Linda Marni; Najwa Aqimna Fauzi; Anisya Kinanti; Medina Khairani; Desri Alyani; Silvia Rahma Sari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9665

Abstract

Kesenian Kuda Kepang merupakan bagian penting dari budaya Jawa yang dibawa oleh pekerja tambang pada masa penjajahan Belanda dan kini berkembang di Desa Sikalang, Sawahlunto. Penelitian ini bertujuan untuk menggali eksistensi Kuda Kepang sebagai bagian dari identitas budaya lokal, serta potensi kesenian ini dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung terhadap pertunjukan Kuda Kepang di Desa Sikalang dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kuda Kepang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol persatuan masyarakat multietnis di Sawahlunto. Potensinya dalam pengembangan pariwisata budaya dapat meningkatkan perekonomian lokal. Pelestarian kesenian ini penting untuk memastikan keberlanjutannya melalui pembinaan seniman lokal dan promosi festival budaya.
Gambaran Gejala Kecemasan dan Halusinasi Auditorik Pada Pasien ODGJ: Studi Observasi di Pusat Rehabilitasi Welas Asih Indonesia Waras Ministry Walantaka Isyana Nurul Ainiah Ana; Yahdinil Firda Nadirah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9666

Abstract

This study aims to identify and analyze the manifestation of anxiety and auditory hallucination symptoms experienced by a patient with Severe Mental Illness (ODGJ) undergoing treatment at the Welas Asih Indonesia Waras Ministry Rehabilitation Center. This research uses a qualitative descriptive case study method, with Mr. Santono, a patient with a history of anxiety and hallucinations for one year, as the main subject. Data was collected through in-depth observation of the subject's behavior and reinforced by interviews with the patient's companion. The results show that the subject still experiences significant residual symptoms, manifested as social withdrawal (avoidance) and auditory hallucinations (hearing whispers) that are commanding and blaming. Theoretically, these symptoms are consistent with anxiety disorder and a dysfunction of reality perception, leading to distress, loss of self-control, as well as impaired adaptive and social functions. Nevertheless, the integrated spiritual and psychosocial rehabilitation approach proved effective in stabilizing the subject's emotional condition and reducing the intensity of the symptoms.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue