cover
Contact Name
ACEP RONI HAMDANI
Contact Email
acepronihamdani2@gmail.com
Phone
+6285223970654
Journal Mail Official
acepronihamdani2@gmail.com
Editorial Address
Jl. Marsinu No.5, Dangdeur, Kec. Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41211
Location
Kab. subang,
Jawa barat
INDONESIA
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang
ISSN : 2614722X     EISSN : 24775673     DOI : https://doi.org/10.36989/didaktik
Core Subject : Education,
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang adalah salah satu jurnal yang dterbitkan oleh STKIP Subang, jurnal ini mempunyai bidang cakupan yaitu Penelitian Pendidikan. Terbit pada bulan Juni dan Desember setiap tahunnya. Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang melalui proses review oleh dua reviewer sesuai bidang keahlianya. Jurnal didaktik telah terindex oleh Google Sholar dan ROAD. Adapun P-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2477-5673, serta E-ISSN dari Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang yaitu 2614-722X. Website jurnal yang digunakan yaitu https://jurnalstkipsubang.ac.id dengan versi OJS ke 2.0, kemudian dirubah domain dan hosting ke alamat https://journal.stkipsubang.ac.id dengan versi OJS 3.0, sehingga kebanyak histori dan jumlah kunjungan berada pada domain https://jurnalstkipsubang.ac.id, namun dikarenakan ada masalah integrasi dari yang lama ke yang baru, sehingga kami menggunakan versi OJS 3.0 di domain baru. Dan menggunakan quicksubmit di OJS yang baru.
Articles 11,374 Documents
Media Sosial dan Citra Perempuan Lokal: Analisis Representasi Gender dalam Promosi Wisata Bira Dandi Purnama; Sashi Kirana H; Sri Wahdayanti; Andi Octamaya Tenri Awaru
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9658

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi gender perempuan lokal dalam promosi wisata Bira melalui media sosial, dengan fokus pada bagaimana citra perempuan ditampilkan dan bagaimana hal ini sesuai dengan peran nyata mereka dalam kehidupan budaya dan ekonomi lokal. Metode kualitatif studi kasus digunakan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi pada masyarakat dan pelaku wisata di Bira. Hasil menunjukkan bahwa media sosial menonjolkan perempuan sebagai aset estetis dan ekonomi, menampilkan mereka sebagai ikon keramahan dan pelestari budaya, namun sering menyederhanakan peran perempuan dan memperkuat stereotip gender, mengabaikan kontribusi sosial-ekonomi yang lebih luas di sektor informal sesuai norma budaya konservatif. Visualisasi ini menggabungkan kecantikan fisik dengan daya tarik destinasi wisata, sehingga mendorong minat wisata dan memperkuat standar kecantikan feminin. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk kajian sosiologi pariwisata dan gender serta menjadi bahan evaluasi agar pengelola wisata lebih sensitif terhadap isu gender dalam promosi wisata.
Integrasi Nilai Pendidikan Islam dalam Kearifan Lokal Sedulang Setudung: Tinjauan Literatur Terhadap Warisan Dakwah KH. Sulaiman di Banyuasin III : literatur review Izzatuzzahroh; Saipul Annur Saipul Annur; Choirun Niswah Choirun Niswah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9660

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana nilai-nilai Pendidikan Islam terintegrasi dalam kearifan lokal Sedulang Setudung sebagai identitas budaya masyarakat Banyuasin dan bagaimana dakwah KH. Sulaiman berkontribusi pada pewarisan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menyediakan berbagai sumber, termasuk jurnal, buku, manuskrip lokal, sejarah dakwah, dan dokumen adat, yang berkaitan dengan praktik Sedulang Setudung dan pengaruh dakwah KH. Sulaiman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedulang Setudung mengandung nilai-nilai pendidikan Islam seperti ukhuwah, kerjasama, tanggung jawab sosial, dan menghormati satu sama lain. Prinsip-prinsip ini sesuai dengan prinsip pendidikan Islam, yang mendorong terbentuknya akhlak mulia dan harmonisasi sosial. Peran KH. Sulaiman terlihat dalam internalisasi nilai dakwah yang menghubungkan ajaran Islam dengan budaya lokal, sehingga tradisi Sedulang Setudung berfungsi bukan hanya sekedar warisan budaya tetapi juga sebagai alat untuk mengajarkan Islam secara kontekstual. Menurut penelitian ini, memasukkan nilai-nilai Islam ke dalam kearifan lokal dapat memperkuat karakter sosial masyarakat. Studi ini juga menunjukkan bahwa dakwah kultural adalah metode pendidikan yang efektif dan berkelanjutan.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA KONKRET DAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENYAJIAN DATA SEDERHANA DI KELAS II SDN 07 SIMPURUIK Anita Syarif; Syafri Ahmad; Salmaini S
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9662

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik terhadap materi penyajian data sederhana, khususnya dalam menggunakan turus dan piktogram. Kesulitan tersebut muncul karena pembelajaran cenderung bersifat abstrak dan belum melibatkan aktivitas konkret yang memungkinkan peserta didik mengalami proses pengumpulan, pengelompokan, dan penyajian data secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan uji coba pembelajaran di kelas, dengan pengumpulan data melalui lembar observasi, lembar kerja peserta didik, penilaian kinerja, dan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media konkret efektif mendukung pemahaman peserta didik terhadap penyajian data dengan membuat konsep abstrak menjadi lebih nyata dan menarik. Siswa menunjukkan peningkatan motivasi, partisipasi aktif, ketepatan dalam membuat turus, serta kemampuan membaca piktogram dengan lebih jelas. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media konkret dalam pembelajaran berbasis PBL mampu meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, mendorong kerja sama, dan menciptakan pengalaman belajar yang bermakna serta menyenangkan dalam materi penyajian data.
IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM) DALAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI KERJA MAHASISWA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Syahmiarni; Darul Ilmi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9664

Abstract

The Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) policy is a strategic government initiative design to enhanced university graduates’ employability and align higher education outcomes with the rapidly changing demands of the labor market. Through eight form off-campus learning program, MBKM aims to strengthen students’ hard and soft skills while bridging the gap between academia and industry. This study systematically reviews literature published between 2020 and 2025 that discusses the implementation of MBKM in developing students’ work competencies. A Systematic Literature Review (SLR) method was applied to analyze 30 articles sourced from Google Scholar, Garuda, and SINTA databases. Thematic synthesis was used to identify five key themes: implementation forms, effectiveness on work competencies, supporting factors, implementation barriers, and ideal models for employability. The findings indicate that MBKM effectively enhances students’ employability, particularly in communication, collaboration, and problem-solving skills. Nevertheless, challenges remain in the form of inadequate infrastructure, limited lecturer readiness, and inconsistent assessment standards. This review recommends the establishment of an outcome-based evaluation system and sustained collaboration between higher education institutions and industry stakeholders.
Eksistensi Kesenian Kuda Kepang Sebagai Estetika Budaya Jawa Di Desa Sikalang, Kec. Talawi, Kota Sawahlunto Linda Marni; Najwa Aqimna Fauzi; Anisya Kinanti; Medina Khairani; Desri Alyani; Silvia Rahma Sari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9665

Abstract

Kesenian Kuda Kepang merupakan bagian penting dari budaya Jawa yang dibawa oleh pekerja tambang pada masa penjajahan Belanda dan kini berkembang di Desa Sikalang, Sawahlunto. Penelitian ini bertujuan untuk menggali eksistensi Kuda Kepang sebagai bagian dari identitas budaya lokal, serta potensi kesenian ini dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung terhadap pertunjukan Kuda Kepang di Desa Sikalang dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kuda Kepang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai simbol persatuan masyarakat multietnis di Sawahlunto. Potensinya dalam pengembangan pariwisata budaya dapat meningkatkan perekonomian lokal. Pelestarian kesenian ini penting untuk memastikan keberlanjutannya melalui pembinaan seniman lokal dan promosi festival budaya.
Gambaran Gejala Kecemasan dan Halusinasi Auditorik Pada Pasien ODGJ: Studi Observasi di Pusat Rehabilitasi Welas Asih Indonesia Waras Ministry Walantaka Isyana Nurul Ainiah Ana; Yahdinil Firda Nadirah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9666

Abstract

This study aims to identify and analyze the manifestation of anxiety and auditory hallucination symptoms experienced by a patient with Severe Mental Illness (ODGJ) undergoing treatment at the Welas Asih Indonesia Waras Ministry Rehabilitation Center. This research uses a qualitative descriptive case study method, with Mr. Santono, a patient with a history of anxiety and hallucinations for one year, as the main subject. Data was collected through in-depth observation of the subject's behavior and reinforced by interviews with the patient's companion. The results show that the subject still experiences significant residual symptoms, manifested as social withdrawal (avoidance) and auditory hallucinations (hearing whispers) that are commanding and blaming. Theoretically, these symptoms are consistent with anxiety disorder and a dysfunction of reality perception, leading to distress, loss of self-control, as well as impaired adaptive and social functions. Nevertheless, the integrated spiritual and psychosocial rehabilitation approach proved effective in stabilizing the subject's emotional condition and reducing the intensity of the symptoms.
PENGARUH PENDEKATAN TPACK BERBANTUAN MEDIA EDUCANDY TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA KELAS V DI MIN 1 METRO : Penelitian kuantitatif Alifiana Bagas Putri; Nurul Hidayah; Hasan Sastra Negara
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9669

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Pembelajaran Bahasa Indonesia seharusnya menerapkan pendekatan yang mampu mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten agar proses belajar lebih bermakna. Namun, banyak guru masih berfokus pada aspek pedagogik dan konten tanpa memanfaatkan teknologi secara optimal sebagai alat bantu pembelajaran. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan siswa dalam proses belajar, sehingga hasil belajar belum mencapai target yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental design dengan model posttest only control group design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas VA sebagai kelas kontrol berjumlah 26 siswa dan kelas VB sebagai kelas eksperimen berjumlah 28 siswa. Kelas kontrol diajar menggunakan pendekatan PCK berbantuan media Matching Activity, sedangkan kelas eksperimen diajar menggunakan pendekatan TPACK berbantuan media Educandy. Instrumen penelitian berupa tes pilihan ganda yang telah melalui uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda, sehingga diperoleh 24 butir soal yang layak pakai. Analisis data diawali dengan uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05 dan thitung = -5,022 > ttabel = 1,675, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. Siswa yang belajar menggunakan pendekatan TPACK berbantuan Educandy memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar menggunakan pendekatan PCK.
LOPIS RAKSASA PEKALONGAN SEBAGAI SIMBOLISME BIODIVERSITAS KULINER TRADISIONAL DAN KETAHANAN PANGAN: DIPLOMASI BUDAYA DAN PARIWISATA DI TENGAH TANTANGAN INDUSTRIALISASI PANGAN TERHADAP TRADISI LOKAL Nisaul Mufida; Wasino; Edi Kurniawan; Arghita Aricindy
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9671

Abstract

Pekalongan lopis raksasa (giant lopis) is a traditional food made from sticky rice that is steamed until solid and wrapped in banana leaves in very large sizes. For Indonesian, food is more than just a biological necessity. It is acomplex intertwining of nature, humanity, and the Creator. Every grain of rice,every piece of side dish, and every blend of spices holds traces of history, philosophical values, andecological knowledge passed down from generation to generation. However, in the modern era, this traditional food system faces enormous challenges. The trend offood industrialization, which encourages monoculture, the use of synthetic chemicals, and flavor standardization, threatens ecological sustainability and cultural diversity. Therefore, it is important to reexamine the richness of the Nusantara food systemof the archipelago. Understanding the philosophy, local wisdom, and potential contained withinis not merely an effort of nostalgia, but a strategic step towardsbuilding food security, food sovereignty, and strengthening national identityon the global stage.
INOVASI PEMBELAJARAN PPKN BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK MEMBANGUN LITERASI ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB DIGITAL SISWA SD DI ERA MEDIA SOSIAL Dwi Agung Prasetiyo; Erlina Yuliastuti
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9673

Abstract

This study aims to examine the development of digital technology-based Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning innovations to help elementary school students develop digital ethics and responsibility in the social media era. The research method used is descriptive qualitative research with a literature review of PPKn learning approaches that integrate digital technology, moral principles, and digital citizenship competencies using literature review techniques. The results of this study indicate that innovations in Pancasila and Citizenship Education (PPKn) learning using digital technology have transformed teaching methods. Teachers can use computers, the internet, and applications to make learning more engaging. Students learn in a collaborative atmosphere through digital media, games, and videos. Technology increases student participation and critical thinking skills. Integrating digital literacy helps students understand ethics, privacy, and responsibility in cyberspace. Projects such as Project Citizen Digital and ethical case simulations improve these skills. However, there are obstacles such as a lack of infrastructure and teacher competency. Collaboration between the government, schools, and parents is needed for this support.
Analisis Kasus Manipulasi Laporan Keuangan dan Penyelesaian Audit: Studi Kasus PT Garuda Indonesia Ahmad Akil; Fina Ruzika Zaimar; Melanie Tumanan; Muh. Nurfaiz Alfarisi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9675

Abstract

This study analyzes the financial statement manipulation case of PT Garuda Indonesia in 2018 and the audit process that followed. The study aims to explain how the manipulation occurred, how the audit addressed the case, and what factors influenced the auditor’s independence. The research uses a qualitative method with a case study approach based on public documents, audit reports, and regulatory sanctions. The findings show that Garuda Indonesia recognized revenue from a cooperation agreement with PT Mahata Aero Teknologi before meeting the criteria in PSAK. This recognition changed a large loss into a reported profit. Regulators required a restatement that confirmed a significant loss. The audit process found limited evidence on material accounts and high uncertainty about going concern, which led to a disclaimer opinion in 2020. The case shows that weak internal control, pressure on management, and poor governance increased fraud risk. The sanctions from OJK and the Ministry of Finance forced improvements in audit quality and governance. The study recommends stronger internal control, strict revenue recognition standards, and better independence for auditors to prevent similar cases.

Page 615 of 1138 | Total Record : 11374


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 04 (2026): Volume 12 No. 04, Desember 2026 Published Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Produce Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Release Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build Vol. 12 No. 04 (2026): Volume 12 No. 4, Desember 2026 Publication Vol. 12 No. 04 (2026): Volume 12 No. 4, Desember 2026 Released Vol. 12 No. 04 (2026): Volume 12 No. 4, Desember 2026 Public Vol. 12 No. 04 (2026): Volume 12 No. 4, Desember 2026 Now Available Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Now Available Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Released Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Publish Vol. 12 No. 4 (2026): Volume 12 No. 4, Desember 2026 Release Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Produce Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025. Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Press Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Build Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress. Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 03 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 03 September 2024 In Press Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 02 Juni 2024 Vol. 10 No. 1 (2024): Volume 10 No. 01 Maret 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024 Vol. 10 No. 2 (2024): Volume 10 No. 2 Juni 2024 in Press Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023 Vol. 9 No. 5 (2023): Volume 09 No. 05 Desember 2023 Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023 Vol. 9 No. 2 (2023): Volume 09 No 02, Juni 2023 Vol. 9 No. 1 (2023): Volume 09 No 01, Maret 2023 Vol. 8 No. 2 (2022): Volume 08 No 02, Desember 2022 Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022 Vol. 7 No. 02 (2021): Volume 07, Nomor 02, Desember 2021 Vol. 7 No. 01 (2021): Volume 07, Nomor 01, Juni 2021 Vol. 6 No. 2 (2020): Volume 6, Nomor 2, Desember 2020 Vol. 6 No. 1 (2020): Volume 6, Nomor 1, Juni 2020 Vol. 5 No. 2 (2019): Vol. 5 No. 2 Desember 2019 Vol. 5 No. 1 (2019): Vol. 5 No. 1 Juni 2019 Vol. 4 No. 2 (2018): Vol. 4, No. 2 Desember 2018 Vol. 4 No. 1 (2018): Vol. 4, No. 1, Juni 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): Vol. 3, No. 1 Desember 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): Vol. 2 No. 2 Juni 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): Vol 2, No. 1, Desember 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Vol. 1 No. 2, Juni 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): Vol. 1, No. 1, Desember 2015 More Issue