cover
Contact Name
Emmy Syafitri
Contact Email
esyafitri@dharmawangsa.ac.id
Phone
+6282277137173
Journal Mail Official
jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Editorial Address
Alamat : Jl. K. L. Yos Sudarso No. 224 Medan Kontak : Tel. 061 6635682 - 6613783 Fax. 061 6615190 Surat Elektronik : jpm_reswara@dharmawangsa.ac.id
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 27164861     EISSN : 27163997     DOI : https://doi.org/10.46576/rjpkm
Reswara adalah Jurnal pengabdian kepada masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharmawangsa (LPkM UNDHAR). Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. Artikel yang dimuat dalam Reswara meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat yang mempunyai relevansi dengan: Bidang pembangunan manusia dan daya saing bangsa Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal Bidang peternakan, perikanan, dan kehutanan Pengembangan ekonomi, kewirausahaan, koperasi, industri kreatif, dan UMKM Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan Bidang ilmu dan teknologi komputer Bidang sastra dan budaya Bidang hukum Bidang komunikasi dan soial politik Bidang pendidikan yang berorientasi integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 958 Documents
PELATIHAN BUDIDAYA DAUN GATAL KMIWIE ARSO, KABUPATEN KEEROM-PAPUA Yabansabra, Yuliana Ruth; Gunawan, Elsye; Kalor, John Dominggus; Simaremare, Eva Susanty; Appa, Felycitae Ekalaya; Barus, Andre Anusta; Pratiwi, Mustika Endah; Tobi, Claudius Hendraman
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2393

Abstract

Kampung Wubur, Kmiwie berada di Arso II Kabupaten Keerom dimana hutan di daerah Arso banyak ditumbuhi daun gatal yang bermanfaat sebagai obat tradisional sebagai analgesik, antinyeri, anticapek, dan antipegal. Daun gatal banyak terdapat di hutan tetapi sering hanya dibiarkan kering, layu, mati, bahkan dibuang. Padahal nilai dari daun ini sangat besar jika dikembangkan, tidak hanya lembaran daun gatal yang hanya dijual Rp 10 ribu/20 lembar, tetapi produk farmasi jauh lebih mahal. Di sisi lain, daerah ini banyak lahan kosong juga yang hanya ditumbuhi ilalang dan rumput liar. Jika ilmu pengetahuan, teknologi farmasi, dan budidaya daun gatal dapat dikembangkan, maka nilai jual daun gatal bertambah dan perekonomian masyarakat dapat ditingkatkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk membuat produk farmasi dari tanaman gatal (Laportea decumana) dan bagaimana memasarkannya. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop/ ceramah, diskusi dan pelatihan. Kegiatan dimulai dengan tahap persiapan, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, evaluasi, laporan, dan publikasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah tingkat pengetahuan pembuatan produk tanaman obat khususnya daun gatal meningkat menjadi 83% dan semua dari peserta menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan mau berbagi ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lain
PENDAMPINGAN PEMETAAN PRASARANA, SARANA DAN UTILITAS UMUM (PSU) PERUMAHAN BERBASIS SIG DI KABUPATEN MAGETAN Patriadi, Andi; Trimurtiningrum, Retno; Mazaruddin, Muhammad Fauzi; Santi, Dini Nur Maulina
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2529

Abstract

Data digital mengenai penyerahan PSU (e-PSU) yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat menjadi krusial. Sehingga masyarakat yang hendak melakukan pembelian rumah di perumahan teredukasi dan dapat memilih perumahan yang telah menyerahkap PSU guna memperoleh jaminan keberlangsungan lingkungan perumahan yang akan ditinggali. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan langkah awal pengenalan metode SIG terhadap pelaku penertib kebijakan yaitu pegawai pada instansi yang membidangi penyerahan PSU yaitu Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Instansi tersebut berhasil melakukan simulasi SIG dari beberapa kumpulan atribut file yang isinya data-data PSU. Pengembangan project file kini dikembangkan secara mandiri dan rencana pembuatan baru di project file lainnya
CEMILAN RINGAN KERIPIK BUAH KARET ASAL MUSI BANYUASIN BERBAGAI MACAM RASA Syafitri, Lili; Asmawati, Asmawati; Hertati, Lesi; Puspitawati, Lilis; Fery, Irlan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.2477

Abstract

Akibat menurunnya harga karet dunia masyarakat Musi Banyuasin memanfaatkan buah karet sebagai snack makanan ringan dengan berbagai rasa yang mendatangkan manfaat dan bergizi. Buah karet merupakan sampah alam yang tidak dapat dimakan namun dengan olahan yang kreatif sehingga toxin yang ada di dalam buah karet dapat hilang dan menjadi makanan yang enak. Buah karet biasanya tidak digunakan sebagai snack namun ditangan masyarakat miskin dan kreatif dapat dijadikan cemilan serta mendatangkan pundi-pundi rupiah yang berharga, buah karet dikupas dipisahkan antara kulit luar dengan isi kemudian direbus sekitar 1 jam kemudian direndam disungai yang airnya hanyut selama 3 (tiga) hari dengan sendirinya racun yang ada di dalam buah karet akan sirna. Kemudian ditumbuk dibumbukan dengan aneka rasa coklat, gula merah, santan kelapa dan aneka rasa lainya kemudian direbus lagi sekitar 25 menit dan di iris sesuai selera lalu dijemur kemudian digoreng menjadi keripik buah karet. Buah karet banyak didapat di daerah Musi Banyuasin, sekitar ribuan hektar tanaman karet tidak pernah dimanfaatkan masyarakat karena produk ini mengandung racun, namun dengan olahan yang baik dapat mendatangkan uang serta menjadi cemilan yang unik. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah manfaat buah karet hutan yang dapat dijadikan cemilan berbagai aneka rasa yang gurih dan nikmat. Tingkat kehadiran masyarakat desa sekitar 95% ketika dilakukan sosialisasi arahan dan workshop sampah alam beracun dapat menyajikan cemilan ringan sehingga tercipta cemilan murah, bergizi dan mendatangkan uang jika dikelola dengan baik
EDUKASI PEMBUATAN DAN PENGGUNAAN ECO ENZYME DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PINGGIRAN KOTA MEDAN Pujiastuti, Elisabeth Sri; Tampubolon, Yanto Raya; Tarigan, Juli Ritha; Tampubolon, Jongkers
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i2.3086

Abstract

Eco enzyme merupakan cairan serba guna hasil fermentasi limbah organik rumah tangga terutama buah-buahan dan sayuran. Menggalakkan pembuatan eco enzyme secara tidak langsung akan berkontribusi pada pengurangan emisi gas metana (CH4) ke atmosfir yang akan membantu menurunkan konsentrasi gas rumah kaca dan selanjutnya membantu mitigasi perubahan iklim akibat pemanasan global. Secara langsung, penggunaan eco enzyme akan membantu ekonomi rumah tangga berupa berkurangnya biaya membeli keperluan rumah tangga (bahan pembersih) maupun biaya usahatani melalui penggantian pupuk kimia dan pestisida oleh eco enzyme. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diselenggarakan di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, salah satu kawasan pinggiran kota Medan. Tujuan kegiatan meliputi: (i) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta akan manfaat eco-enzyme dan pembuatannya, (ii) mendorong peserta menggunakan eco-enzyme hasil produksi bersama untuk keperluan pribadi dan rumah tangga dan (iii) memotivasi peserta mengajak tetangga dan kerabat secara bersama-sama memproduksi eco enzyme untuk digunakan di rumah tangga masing-masing. Selain melakukan pre-test dan post-test pada tahap pembuatan dan pemanenan, diakhir kegiatan dilakukan evaluasi. Kegiatan PKM menunjukkan peningkatan pengetahuan dan ketrampilan peserta dari nyaris tidak tahu menjadi baik dan sangat baik dengan nilai 71 hingga 89 (rentang nilai 0 – 100). Seluruh peserta puas dengan hasil yang diperoleh setelah menggunakan eco enzyme baik untuk keperluan pribadi, rumah tangga maupun pertanian. Keterampilan peserta sangat baik tahap “menggunakan” (termasuk menceritakan kepada kerabat dan tetangga) dan nilai baik pada “membuat sendiri” eco enzyme 
PKM MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN EDUKASI INTERAKSI LEKSIKAL SADAR WISATA DI DESA DENAI LAMA Nasution, Sarah; Maysarah, Andi; Zulkarnain, Mierna; Siregar, Lukman Hakim
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1038

Abstract

Denai Lama adalah sebuah desa di Kabupaten Deli Serdang yang mempunyai kekayaan alam berupa sawah. Hal tersebut menjadi geliat warga desa untuk membuat suatu kelompok sadar wisata (Pokdarwis) berbasis agrowisata untuk membangun sektor pariwisata yang ada di daerah ini. Pokdarwis ini mempunyai program diantaranya, program pengembangan, penyadaran, dan pembinaan. Program yang berbentuk pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh Pokdarwis meliputi Sanggar Lingkaran, Rumah Produksi Oleh-Oleh dan Wisata Paloh Naga. Persoalannya adalah kurangnya minat masyarakat dalam membangun Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) di bidang soft skill dan service excellent, minimnya komunikasi secara leksikal dengan tutur bahasa dan diksi lokal di Desa Denai Lama dan kurangnya kesadaran hukum masyarakat untuk menciptakan rasa aman di desa wisata. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan terkait dengan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), selain itu juga masyarakat diberikan juga pemahaman terkait dengan peningkatan kesadaran hukum masyarakat untuk menciptakan rasa aman bagi wisatawan di daerah wisata dan pelatihan interaksi yang bersifat leksis sebagai wujud mempertahankan budaya Desa Denai Lama. Harapan dari kegiatan PkM ini adalah Pokdarwis Desa Denai Lama dapat mengubah pola pikir masyarakat dan kemandirian masyarakat bahwa melalui ketiga elemen yaitu hukum, manajemen dan bahasa dapat menjadi solusi yang bermanfaat untuk mengembangkan desa wisata, sehingga masyarakat di sekitar desa wisata mampu meningkat secara perekonomian, selalu menjaga dan melestarikan daya tarik wisata di kawasan desa wisata serta merasa memiliki dalam arti pelestarian menuju pariwisata berkelanjutan
PELATIHAN DARING BAHASA JEPANG PERHOTELAN KARYAWAN HOTEL DI BALI Meidariani, Ni Wayan; Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Ardiantari, Ida Ayu Putri Gita
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i1.1106

Abstract

Pandemi covid-19 yang melanda dunia membawa dampak yang buruk terhadap perekonomian negara, salah satu negara yang mengalami dampak pademi covid-19 adalah Indonesia. Bali yang merupakan salah satu pulau di Indonesia, sebagian besar penduduknya bekerja di bidang pariwisata. Adanya wabah covid-19 ini menyebabkan kebangkrutan usaha pariwisata khususnya bidang akomodasi sehingga banyak karyawan hotel yang mengalami putus hubungan kerja. Dalam situasi yang sulit ini, peran masyarakat lainnya sangat diperlukan untuk saling membantu. Bentuk bantuan yang diperlukan masyarakat tidak hanya sebatas pengadaan sembako atau bantuan uang tunai saja. Salah satu upaya untuk membantu para karyawan hotel adalah memberikan pelatihan gratis kepada mereka tentang pengenalan budaya Jepang dan bahasa Jepang perhotelan. Tujuan pelatihan bahasa Jepang perhotelan untuk menambah kemampuan berbahasa Jepang sehingga dapat meningkatkan hospitality para pekerja hotel dalam melayani wisatawan Jepang. Pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan tidak akan habis dan dapat meningkatkan SDM karyawan hotel saat pariwisata dibuka. Pelatihan dilakukan secara online menggunakan media jitsi. Berdasarkan hasil evaluasi disimpulkan bahwa 80% karyawan hotel tidak mengetahui etika dalam melayani wisatawan Jepang karena mereka tidak paham tentang perbedaan budaya Jepang. Bahasa Jepang yang digunakan oleh para karyawan hotel masih menggunakan ragam santai tanpa memperhatikan kedudukan lawan bicara karena menganggap bahasa Jepang seperti bahasa Indonesia yang tidak mengenal tingkatan berbahasa
PENDAMPINGAN BELAJAR ANAK SELAMA PANDEMI COVID-19 Nugroho, Andhi Dwi; Gemilang, Adria Vitalya; Astuti, Triana Wiji; Widyawati, Ani; Fiani, Ani
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1557

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 membuat pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan untuk belajar dari rumah melalui sistem daring. Hal ini mengakibatkan kesulitan belajar bagi siswa. Motivasi belajar siswa mengalami penurunan sebab tak memadainya bimbingan dan arahan orang tua ketika menjalani pembelajaran di rumah. Dengan demikian, diperlukan sebuah kegiatan pendampingan pembelajaran di rumah guna membantu membimbing serta mengajar anak-anak jika mengalami kesukaran pada pembelajaran dirumah. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Singosaren, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta berupa pendampingan bimbingan belajar di rumah bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini diselenggarakan untuk siswa PAUD dan SD yang berjumlah 10 -12 siswa. Kegiatan yang dilaksanakan selama masa pandemi ini terdiri atas tiga tahapan yaitu, tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan evaluasi. Hasilnya, siswa antusias dalam proses pendampingan belajar, hasil belajar siswa meningkat, dan semua tugas dikerjakan dengan baik. Dengan adanya pendampingan belajar ini bermanfaat membantu siswa yang kesulitan belajar secara daring di masa pandemi Covid-19.
PELATIHAN DESAIN GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN INOVASI DIGITAL BAGI MASYARAKAT DI DESA BULUH APO KECAMATAN PINGGIR Tambunan, Leonard; Iqbal, Muhammad; Radillah, Teuku; Satria, Budy
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1897

Abstract

Desa Buluh Apo merupakan desa yang terletak di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis,Provinsi Riau. Desa ini dipimpin oleh seorang kepala desa. Kepala desa memiliki salah satu program kerja unggulan di bidang pendidikan. Untuk merealisasikan program kerja tersebut maka AMIK Mitra Gama bekerja sama dengan kepala desa Buluh Apo untuk menyelenggarakan pelatihan di bidang komputer. Salah satu program pelatihan yang disepakati bersama adalah pelatihan desain grafis untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi digital bagi masyarakat Desa Buluh Apo. Adapun latar belakang dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah masih minimnya kemampuan masyarakat khususnya para pelajar dalam bidang teknologi informasi khususnya dibidang komputer. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan pelatihan komputer dibidang desain grafis. Pelatihan ini bertujuan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan para pelajar dalam merancang dan mengolah gambar menggunakan perangkat lunak CorelDraw dan Adobe Photosop. Topik pelatihan ini disusun berdasarkan analisis kebutuhan dengan pihak pemerintah desa Buluh Apo Kecamatan Pinggir.  Metode kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap yakni tahap survey dan analisa, persiapan, pelaksanaan dan tahap dokumentasi. Hasil dari PKM ini adalah para pelajar mendapatkan ilmu dan pengetahuan tentang bagaimana merancang dan mengolah gambar dengan komputer dan mendorong kreativitas para pelajar dalam menghasilkan gambar-gambar yang memiliki seni dan daya tarik yang baik. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah program pelatihan sangat berguna dan bermanfaat untuk masyarat desa Buluh Apo dan semoga kegiatan ini dapat terlaksana di masa yang akan datang
PERSIAPAN PERSALINAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA RANTAU MAPESAI SEBERANG KEC. RENGAT Wulandhari, Yopi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1665

Abstract

Hamil dan melahirkan merupakan hal yang dinantikan oleh setiap ibu. Momen membahagiakan tersebut akan membuat setiap orang tua semakin bersemangat menjalani hari. Namun perasaan tersebut tentu sedikit berbeda ketika harus menjalani momen hamil dan melahirkan di masa pandemic Covid-19. Beberapa ibu mencemaskan proses hamil dan melahirkan di masa pandemi. Kecemasan tersebut semakin bertambah ketika ibu tidak mengetahui prosedur melahirkan saat COVID-19Agar ibu hamil tetap aman dan nyaman dalam proses persalian, perlu adanya peran serta masyarakat dibidang kesehatan, serta aktif didalam berbagai upaya kesehatan masyarakat mendorong kearah kemandirian dalam pemecahan masalah kesehatan  terutama kesehatan ibu dan anak pada masa pandemi ini. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendidikan kesehatan tentang persiapan persalinan pada masa pandemi Covid-19 agar.ibu ibu hamil trimester III dapat  mempersiapkan persalinannya dengan matang baik secara fisik maupun mental. Pelaksaan pengabdian masyarakat ini berkoordinasi dengan Puskesmas Kambesko dan Bidan desa Rantau Mapesai. Tim pelaksana pengabdian masyarakat yaitu Dosen Akbid Indragiri. Metode pengabdian masyarakat ini adalah pemberian informasi langsung kepada kelompok kecil yaitu ibu hamil yang sebelumnya telah diundanga. Hasil pengabdian  masyarakat ini adalah Meningkatnya pengetahuan ibu hamil trimester III tentang Covid III, ibu hamil lebih siap dalam menghadapi persalinan sedangkan utk evaluasi proses yaitu karena kegiatan pada masa pendami Covid-19 maka pemberian pendidikan kesehatan dilakukan pada kelompok kecil. Dengan diadakannya penyuluhan ini diharapkan ibu –ibu hamil yang akan menghadapi persalinan pada masa pandemi covid 19 saat ini, akan dapat menlalui persalinan dengan nyaman dan aman. 
SOSIALISASI “GLAMPING CAMP” SEBAGAI POTENSI BISNIS PARIWISATA BERKELANJUTAN Panggabean, Hanna Maria; Ginting, Jimmy Nganta; Nduru, Sastra Wandi; Manullang, Yosua Parhorasan; Batubara, Lika Silvia
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2358

Abstract

Penerapan Glamping camp sebagai salah satu inovasi pariwisata yang berkelanjutan sudah sewajarnya dilakukan di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan Sosialisasi Glamping camp diperlukan untuk menunjang pariwisata berkelanjutan. Kegiatan ini dilakukan di Sapo Juma Guest House yang terletak di Desa Tongging Kab. Karo dan dihadiri oleh karyawan dan pihak manajemen. Dalam kegiatan ini diadakan pengenalan yang menekankan pada apa, mengapa, dan bagaimana jika glamping camp diterapkan pada hotel yang sekaligus merupakan obyek pariwisata tersebut. Adapun tahapan metode yang digunakan dalam melakukan kegiatan ini adalah persiapan, perencanaan dan pelaksanaan yang dibantu dengan metode yang lebih sederhana, yaitu penyampaian materi, kuis dan diskusi. Hasil yang didapati dari kegiatan tersebut adalah sekitar 92% peserta mengerti definisi glamping camp, sejarah glamping camp serta bagaimana perkembangan bisnis glamping camp di Indonesia. Kemudian, 94% peserta memahami standar perangkat glamping camp dan perbedaan perangkat yang diterapkan pada traditional camping. Kemudian, sekitar 93% peserta dapat mengerti kriteria fasilitas glamping camp yang diperlukan serta konsep atraksi glamping camp sesuai dengan karateristik alam di beberapa daerah di Indonesia. Kesimpulan yang diperoleh dari kegiatan sosialisasi tersebut adalah penerapan glamping camp dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki oleh Sapo Juma Guest House. Penerapan glamping camp juga dapat menjadi atraksi wisata yang dapat menawarkan solusi pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan