cover
Contact Name
Galuh Pradian Y
Contact Email
jubitar.fik@unik-kediri.ac.id
Phone
+628113033977
Journal Mail Official
galuhpradian@unik-kediri.ac.id
Editorial Address
http://ojs.unik-kediri.ac.id/index.php/jubitar/index
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Bidan Pintar (JuBiTar)
Published by Universitas Kadiri
ISSN : 27213536     EISSN : 27213544     DOI : 10.30737/jubitar.v1i1.746
Jurnal Bidan Pintar adalah jurnal yang dipublikasikan oleh prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Kadiri. Publikasi jurnal kebidanan yang memuat tulisan ilmiah hasil- hasil penelitian maupun kajian kesehatan di bidang ilmu kebidanan. Malalui wahana ini peneliti dan praktisi dalam bidang kebidanan dapat membagikan ilmu yang kuasi dan didapatkan dari hasil penelitian. Yang meliputi : Kesehatan Ibu - Kehamilan - Persalinan - Nifas Kesehatan Anak (Neonatus, Nayi, Anak dibawah 5 tahun) Keluarga Berencana Kesehatan Reproduksi - Kesehatan Reproduksi Remaja - Masa antara dan masa pra konsepsi - Kesehatan pra menopause - Wanita usia subur
Articles 125 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN  TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMILPRIMIGRAVIDA TRIMESTER I TENTANG EMESIS GRAVIDARUM Nirwana, Betanuari Sabda; Lutfiasari, Dessy; Awatiszahro, Alfika; Rofiah, Khofidhotur; Firdaus, Nikmatul
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6328

Abstract

Abstrak Kehamilan melibatkan banyak perubahan fisiologis dan psikologis. Salah satu perubahan fisiologis yang dialami ibu trimester I yaitu emesis gravidarum. Emesis gravidarum merupakan ibu hamil yang mengalami mual muntah yang dapat menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari sehingga membahayakan kesehatan bagi janin dan ibu, bahkan dapat menyebabkan kematian. Kurangnya pengetahuan tentang emesis pada ibu hamil gravidarum paling umum terjadi pada primigravida. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adakah hubungan pendidikan dengan pengetahuan ibu primigravida trimester tentang emesis gravidarum. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan analitik cross sectional. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen adalah tingkat pendidikan ibu, sedangkan variabel dependen tingkat pengetahuan ibu primigravida trimester I tentang emesis gravidarum. Lokasi penelitian di Puskesmas Gemarang Kabupaten Ngawi yang dilaksanakan pada Februari 2025. Penelitian dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran, selanjutnya dilakukan tabulasi dan menggunakan rumus spearman dengan interval kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menunjukkan Rho (ρ)  Spearman yang sama dengan 0,491, dikonsultasikan untuk mengkritisi tabel kritik Rho (ρ) dengan interval kepercayaan 95% dengann = 15 didapatkan 0,525. Jadi hasil Rho (ρ) hitung lebih kecil dari tabel, sehingga diperoleh H0 ditolak dan H1 diterima artinya ada hubungan antara tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu primigravida trimester I tentang emesis gravidarum. Semakin tinggi tingkat pendidikan ibu maka semakin baik pengetahuan ibu tentang perubahan yang terjadi pada awal kehamilan, salah satunya adalah emesis gravidarum. Hal ini menunjukkan bahwa kita membutuhkan pendidikan yang baik untuk menjalani kontrol kehamilan yang baik, terutama dalam mempertahankan dan mengetahui perubahan yang terjadi. Kata kunci: Emesis gravidarum, Primigravida, Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan
ANALISIS IMPLEMENTASI PENCEGAHAN ANEMIA REMAJA BERBASIS TEMAN SEBAYA Lutfiasari, Dessy; Purnani, Weni Tri; Firdaus, Nikmatul
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6329

Abstract

Abstrak   Anemia yang terjadi pada masa remaha masih tinggi yaitu sebesar 32%. Dampak yang disebabkan oleh anemia sangat besar yaitu adanya stunting sehingga perlu dilakukan pencegahan sebelaumnya. Teman sebaya sebagai salah satu faktor yang berpengaruh pada perubahan perilaku remaja menjadi salah satu ujung tombak dalam upaya pencegahan anemia pada remaja. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui implementasi pencegahan anemia berbasis teman sebaya di kota kediri tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan aitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui  indepth interview dan observasi. Subjek penelitian adalah siswi SMA di Kota Kediri, guru penanggung jawab UKS, guru pembina PIK-R, DP3AP2KB Kota Kediri dan ahli gizi Puskesmas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencegahan anemia berbasis teman sebaya kurang berjalan dengan baik karena dipengaruhi oleh beberapa faktor modifikasi  yaitu kondisi sosial ekonomi keluarga dalam pemilihan bahan pangan dalam bentuk sarapan dan bekal makan siang serta minimnya pengetahuan tentang dampak anemia jangka panjang yang perlu dipersiapkan sejak masa remaja. Keyakin individu tentang anemia yang rendah meliputi perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefit, perceived barrier, perceived self eficacy yang menunjukkan bahwa keyakinan rendah terhadap anemia.   Kata kunci : anemia, remaja, teman sebaya
PENGARUH MASSASE EFFLEURAGE TERHADAP TINGKAT NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Wijayanti, Erna Eka; Rohmawati, Huda; Qiftiyah, Mariyatul
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6331

Abstract

Abstrak   Perubahan yang terjadi pada saat hamil menyebabkan ketidaknyamanan terutama nyeri punggung yang dialami pada saat kehamilan trimester III. Nyeri punggung biasanya akan meningkat intensitasnya seiring pertambahan usia kehamilan karena nyeri ini merupakan akibat penggeseran pusat gravitasi wanita tersebut dan postur tubuhnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri punggung adalah drngan melakukan massage effleurage. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap tingkat nyeri punggung pada ibu hamil trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakboyo tahun 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pra eksperimental dengan one group pre- post designn. Sampel sebanyak 32 responden menggunakan teknik systematic random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi tingkat nyeri punggung dengan analisis penelitian menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ibu hamil trimester III termasuk dalam kategori tidak nyeri setelah diberikan perlakuan yang berarti terdapat pengaruh antara massage effleurage terhadap tingkat nyeri punggug. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji analisa statistik wilcoxon =0,05 didapatkan p=0,000. Nilai p maka H1 diterima bahwa terdapat pengaruh antara massage effleurage terhadap tingkat nyeri punggung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa massage effeurage dapat menurunkan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Diharapkan untuk tenaga kesehatan dapat mengadakan kegiatan rutin massage effleurage sebagai sarana ibu hamil trimester III untuk menurunkan nyeri punggung.   Kata kunci : Massage Effleurage, Tingkat Nyeri Punggung, Trimester III
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU NIFAS DENGAN KEMANDIRIAN DALAM PERAWATAN BBL PADA AWAL MASA NIFAS Rahmawati, Erna; Setiyarini, Anggraini Dyah
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6332

Abstract

Abstrak Sikap mandiri  ibu nifas  dalam melakukan perawatan pada bayi baru lahir serta perawatan pada dirinya secara mandiri pada masa nifas. Peawatan pasaca bersalin sangat penting dilakukan mengingat pada masa ini sering terjadi kematian pada ibu yang disebabkan berbagai macam masalah dianataranya masalah infeksi dan pedarahan.Pada masa ini harus dimanfaatkan dengan baik dan dijadikan suatu kesempatan untuk meberikan perawatan paa ibu dan bayi. Pengetahuan yang dikuasai  seorang ibu  tentang cara perawatan pada masa nifas akan menghadirkan perilaku yang positif pada seseorang dalam tindakan perawatan pada masa nifas. Penelitian ini memiliki tujuan guna melihat apaah ada  hubungan pengetahuan ibu nifas dengan kemandirian dalam erawatan BBL pada awal masa nifas . Desain penelitian kalini memakai dekripsi korelasi dengan melakukan metode cross sectional.  Sampel yang dipakai  sebesar 79  responden dan  memakai metode total sampel. Dari hasil analisa bivariat didapatkan  bahwa ada keterkaitan pengetahuan ibu nifas dan kemandirian dalam perawatan BBL ,(p value = 0,009).Diharapkan rumah sakit dan tenaga kesehatan bisa membagikan informasi secara komprehensif terhadap ibu post partum untuk menghindari cacat dan kematian pada ibu dan bayi.   Kata kunci : pengetahuan,kemandirian, ibu nifas.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KERAGAMAN PANGAN IBU DENGAN KEJADIAN STUNTING BAYI UMUR 0-6 BULAN Suprianty, Hesty; Salma, Wa Ode; Kusnan, Adius; Efendy, Devi Savitri; Jafriati, Jafriati; Jufri, Nurnashriana
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6335

Abstract

Abstrak Stunting merupakan salah satu tantangan besar dalam masalah gizi global yang dapat menentukan kualitas sumber daya manusia. Bayi stunting memiliki panjang badan kurang jika dibandingkan dengan umur yaitu kurang dari -2 standar deviasi (SD) pada kurva pertumbuhan World Health Organization (WHO). Hal ini disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang memadai dan atau infeksi kronis yang terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Untuk  mengurangi  prevalensi  stunting,  tindakan  prenatal dan postnatal yang ditargetkan harus diterapkan, termasuk pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif dan keragaman pangan ibu menyusui.Tujuan penelitian: untuk menganalisis hubungan Inisiasi Menyusui Dini (IMD), ASI eksklusif, dan keragaman pangan ibu dengan kejadian stunting. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode observasional analitik melalui desain penelitian cross sectional. Subjek penelitian terdiri dari 158 bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Benu-Benua dan Puskesmas Abeli. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat buku KIA, mengukur panjang badan bayi,dan melakukan wawancara dengan menggunakan kuesioner kepada responden. Hasil Penelitian: secara bivariat variabel IMD tidak berhubungan signifikan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan (p=0,102), ASI eksklusif tidak berhubungan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan (p=0,171), dan keragaman pangan ibu juga tidak berhubungan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan (p=0,791). Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa Inisiasi Menyusui Dini, Pemberian ASI eksklusif, dan Keragaman Pangan, tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian stunting bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kota Kendari. Keywords: IMD, ASI Eksklusif, Keragaman Pangan Ibu, Stunting, Bayi 0-6 Bulan
PENGARUH KONSUMSI SEREAL TERHADAP PERUBAHAN KADARHEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL ANEMIA Puspita, Nara Lintan Mega; Rohmawati, Huda; Saputri, Ihrom Fatma; Ardela, Mayasari Putri; Himmah, Fithri Rif'atul
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6339

Abstract

Abstrak Anemia pada ibu hamil merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada janin dan bayi. Penyebab utama anemia pada ibu hamil di Indonesia adalah defisiensi besi, sehingga pemerintah melaksanakan program pemberian tablet besi satu tablet per hari selama 90 hari. Tujuan penelitian untuk membuktikan pengaruh konsumsi sereal terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Berdasarkan lingkup penelitian ini termasuk Inferensial dengan jenis penelitian termasuk Preeksperimen dengan rancangan pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang mengalami anemia defisiensi besi dan yang mendapat suplementasi tablet Fe dan sampel sebanyak 16 Resonden. Berdasarkan uji statistik rerata  kadar Hb sebesar 9,4 gr/dl, standar deviasi 0,821 dan standar eror diperoleh 0,212 sedangkan setelah intervensi rerata kadar Hb 10,4 gr/dl, standar deviasi 1,156 dan standar eror 0,298 dari data tersebut dapat dilihat rerata kenaikan Hb sebesar 0,96 gr/dl. Analisa data menggunakan uji Paried Samples Test didapatkan p value 0.000 < 0.05, artinya ada pengaruh konsumsi sereal terhadap perubahan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia  Salah satu makanan yang mengandung vitamin C dan zat besi adalah sereal. Ibu hamil anemia sebaiknya mengkonsumsi tablet Fe disertai dengan konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dan zat besi karena, dengan mengkonsumsi makanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi ibu hamil anemia. Kata Kunci : Sereal, Tablet Fe, Ibu hamil Anemia.
ANALISIS TINGKAT PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM SKRINING PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) Putri, Nurita Nilasari Bunga Kharisma Arifiana; Sucipto, Sucipto; Yunarsih, Yunarsih
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6340

Abstract

Abstrak Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak dapat disebarkan dari seseorang terhadap orang lain. Terdapat 4 tipe utama penyakit tidak menular, yaitu penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit pernafasan kronik, dan diabetes mellitus. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analitik Kuantitatif, sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah Sebagian Masyarakat berusia 18 tahun ke atas yang menjadi sasaran di Wilayah Kerja Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri sejumlah 142 Orang, dan Analisa yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisa SPSS dnegan Uji Chi Square. Dari 142 sample yang digunakan dalam penelitian ini, sebagian besar responden yaitu sebanyak 85 orang (59,8%) belum pernah melakukan Skrining PTM di Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Ada hubungan yang signifikan antara Jenis Kelamin, Usia, Pekerjaan, Kemudahan Akses ke Posyandu, Pengetahuan adanya Skrining PTM di Posyandu, dan Dukungan Keluarga dengan Partisipasi Masyarakat untuk Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) di Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dengan nilai p value < 0,05. Pendidikan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan Partisipasi Masyarakat untuk Skrining PTM di Posyandu ILP IV Kelurahan Ngampel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.   Kata kunci : Partisipasi masyarakat, Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), Posyandu ILP  
PERBEDAAN EFFEKTIFITAS PEMBERIAN JUS ALPUKAT DENGAN BUAH NAGA SUPER RED (HYLOCEREUS COSTARISESNSIS)  TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE Yanuaringsih, Galuh Pradian; Inti, Sri
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6462

Abstract

Abstrak Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang mengakibatkan peningkatan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian/mortalitas. Tekanan darah 140/90 mmHg didasarkan pada dua fase dalam setiap denyut jantung yaitu fase sistolik 140 menunjukkan fase darah yang sedang dipompanya oleh jantung dan fase diastolik 90 menunjukkan fase rahag yang kembali ke Jantung. Berdasarkan survey awal di Desa Salamrejo Berbek Nganjuk dari 15 Wanita menopause didapatkan 9 (60 %) mengalami Hipertensi. Berdasarkan data diatas didapatkan masih tingginya angka kejadian Hipertensi pada wanita Menopause. Penatalaksaan pada penderita hipertensi terdiri dari  modifikasi pola hidup dan dilanjutkan dengan pemberian obat-obat antihipertensi. Salah satu terapi non farmakologis yang bisa menurunkan hipertensi adalah Jus Alpukat dan Konsumsi Buah Naga Super Red karena mengandung Flavonoid. Design penelitian menggunakan Quasy Eksperimen dengan jumlah sampel 16 responden di masing – masing kelompok. Uji analais menggunakan uji Beda Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan bahwa tekanan darah sistolik P-Value sebesar 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ho Ditolak dan H1 diteruma yang artinya ada perbedaan Effektifitas jus Alpukat dan Konsumsi Buah Naga Super Red untuk menurunkan Tekanan darah pada Wanita Menopause hipertensi. Dan tekanan Darah diastolic Uji Mann Whitney didapatkan P-Value sebesar 0,006 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan Ho Ditolak dan H1 diteruma yang artinya ada perbedaan Effektifitas jus Alpukat dan Konsumsi Buah Naga Super Red untuk menurunkan Tekanan darah pada Wanita Menopause hipertensi. Hal ini menunjukkan bahwa tJus Alpukat Lebih effektif menurunkan tekanan darah pada Wanita menopause dari pada Konsumsi Buah Naga Super Red. Kata Kunci : Jus Alpukat, Buah Naga Super Red, Hipertensi, Menopause
HUBUNGAN KEPATUHAN REMAJA PUTRI DALAM KONSUMSI TABLET FE DENGAN KEJADIAN ANEMIA Yanuaringsih, Galuh Pradian; Sutrisni, Sutrisni; Wigati, Putri Wahyu
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6463

Abstract

Abstrak Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada remaja putri, terutama akibat kekurangan zat besi. Salah satu upaya pencegahan adalah pemberian tablet Fe (zat besi) secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe dengan status kesehatan, khususnya kejadian anemia. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden terdiri dari 100 siswi SMP di SMP Negeri 3 Kediri yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60% responden tidak patuh mengonsumsi tablet Fe, dan 45% dari mereka mengalami anemia ringan. Uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia (p = 0,016). Dapat disimpulkan bahwa kepatuhan konsumsi tablet Fe berpengaruh terhadap status kesehatan remaja putri. Intervensi promosi kesehatan yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet Fe sebagai upaya pencegahan anemia. Kata kunci: Kepatuhan, Remaja Putri, Tablet Fe, Anemia, Kesehatan Reproduksi
HUBUNGAN ANTARA POLA PEMBERIAN MAKAN BASIC BASIC FEEDING RULE DENGAN STATUS GIZI BALITA Saidah, Halimatus; Prasetyanti, Dhita Kris; Laili, Fauzia; Agnes, Yeni Lufiana Novita; Zakiah, Ika
Jurnal Bidan Pintar Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jubitar.v6i1.6464

Abstract

Abstrak Masa balita merupakan periode emas (golden period) dalam proses tumbuh kembang anak yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pada usia 0–59 bulan, anak mengalami pertumbuhan yang sangat pesat baik secara fisik maupun perkembangan otaknya. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, pemenuhan kebutuhan gizi secara optimal menjadi faktor utama yang harus diperhatikan, konsep Basic Basic Feeding Rules atau aturan dasar pemberian makan anak menjadi sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola pemberian makan menggunakan Basic Basic Feeding Rule dengan status gizi balita di Keluarahan Pojok Kota Kediri.  Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan, cross sectioanal dan peneltian primer. Populasi adalah orang tua/ibu/bapak dengan anak balita  di Puskesmas Penimbung, jumlah responden dalam populasi ini adalah 96 orang Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan tehnik Simple Random Sampling dan sebagai responden sebanyak 49 orang tua yang mempunyai anak umur 1 – 5 tahun di Kelurahan Pojok. Teknik pengolahan data menggunakan teknik analisis Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar  pola pemberikan makan dengan Basic Feeding Rule dengan kategori baik yaitu sebesar 34 responden (69,3%),  sebagian besar  balita memiliki status gizi balita normal yaitu sebesar 36 responden (73,4%) , hasil uji statistik menggunakan Sperman Rho didapatkan data p value (0,00) < α (0,05), maka ada hubungan antara pola pemberian makan Basic Basic Feeding Rule dengan status gizi balita di Keluarahan Pojok dengan kekuatan korelasinya kuat yaitu 0,74.  Basic Basic Feeding Rule dapat diterapkan orang tua dalam pola pemberian makan untuk memenuhi pemenuhan gizi pada balita   Kata Kunci :Pola Pemberian Makan, Basic Basic Feeding Rule, Status Gizi Balita

Page 9 of 13 | Total Record : 125