cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 4 (2024)" : 74 Documents clear
Strategi Perluasan Pasar dan Pengelolaan Keuangan Industri Rumah Tangga Jaje Banten di Desa Sulangai, Petang – Badung Idawati, Ida Ayu Agung; N. Paramananda, N. Paramananda; Narindra, A.A Ngrh Mayun
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11123

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran produk jajanan tradisional Ibu Desak Nyoman Wangi di Desa Sulangai, Petang-Badung. Mitra mengalami kendala dalam produksi, pemasaran dan pengelolaan keuangan. Kegiatan PKM difokuskan pada peningkatkan kapasitas produksi melalui penyediaan peralatan dan pelatihan, desain kemasan produk serta pemanfaatan media social untuk pemasaran. Metode yang digunakan meliputi diskusi kelompok, pelatihan dan penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman mitra terhadap materi yang disampaikan. Setelah kegiatan PKM, mitra mampu meningkatkan produksi, membuat kemasan produk yang menarik dan memanfaatkan media social untuk pemasaran. Selain itu, mitra juga telah mampu membuat pembukuan sederhana untuk mengelola keuangan usahanya
Peningkatan Produktivitas dan Profitabilitas Kelompok Tani Cabai Di Desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Jatmiko, Andriyan Rizki; Pamuji, Fandi Yulian; Agus Suryanto; Hudan Eka Rosyadi; Firnanda Al-Islama Achyunda Putra
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11129

Abstract

Kelompok Tani Dewi Sri 2 awal didirikan pada tahun 2010 melalui musyawarah pengurus desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang. Saat ini, kelompok Tani Dewi Sri 2 terdiri dari 15 petani dan ketua kelompok bernama Bapak Purwanto. Tujuan mulanya kelompok tani ini didirikan karena warga desa Karanganyar Kecamatan Poncokusumo mayoritasnya adalah petani dan pertanian adalah mata pencaharian utama. Salah satu penyebab utamanya adalah musim hujan di aspek produksi. Pada musim ini menimbulkan beberapa masalah, antara lain munculnya hama dan overwatering (menyebabkan tanaman layu). Masalah serangan hama berupa Tungau, kedua adalah virus, ketiga adalah hama jenis ulat dan yang terahir adalah Lalat Buah. Alat perangkap hama yang dirancang bekerja dengan baik karena dapat melindungi tanaman dari hujan berlebihan dan memastikan pertumbuhan yang optimal. Alat perangkap hama yang dirancang bekerja dengan baik karena dapat melindungi tanaman dari serangan hama yang massal, terutama oleh hama lalat buah, menjadi ancaman terbesar bagi petani saat masa panen dan memastikan pertumbuhan yang optimal. Untuk menjaga keberlanjutan program, tim pengabdian akan menyediakan modul atau materi dari semua program yang telah dilakukan. Selain itu, akan disediakan modul perawatan alat perangkap hama beserta informasi mengenai bahan-bahan yang dapat digunakan pada alat tersebut.
Pemberdayaan Lahan Kosong didesa Pukur dalam Upaya Penghijauan Melalui Penyaluran Bibit Tanaman Jengkol dan Durian Silvanti, Amelia; Susanti, Pipi; Malau, Laurensius Steven Roy; Khoiri, Khabb; Putri, Musliva Eka
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11136

Abstract

Desa Pukur adalah desa yang terletak diProvinsi Bengkulu kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara. Desa ini dominan dengan mata pencaharian yaitu dibidang pertanian. Karena umumnya daerah ini adalah penghasil pertanian, maka penghijauan adalah salah satu hal yang tepat  yang dilakukan di Desa ini. Penghijauan ini dilakukan dengan upaya yaitu menyalurkan bibit tanaman secara gratis kepada masyarakat. Bibit tersebut merupakan bibit yang memenuhi kriteria sebagai tanaman yang cocok dilahan desa tersebut. Tujuan dilakukan penghijauan ini salah satunya adalah untuk pemanfaatan lahan tidur yang ada di desa Pukur. Selain itu upaya penyaluran bibit ini dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa Pukur dalam 3 tahun kedepan. Proses penyaluran bibit tanaman diberikan secara gratis dan melalui bantuan pihak Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Lingkungan Hidup Bengkulu Utara (BPDAS LH Ketahun). Penyaluran bbit tersebut juga merupakan permintaan dari masyarakat desa agar kiranya lahan-lahan yang masih kosong dikebun maupun halaman rumah dapat dimanfaatkan dengan baik melalui penanaman tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri
PEMBUATAN DAN PENDAMPINGAN WEBSITE WISATA UNTUK PROMOSI POTENSI DESA MANUKAYA KABUPATEN GIANYAR Saputra, Kadek Diana; Paramitha, A.A Istri Ita; Dewi, Putri Anugrah Cahya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11150

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi telah mengubah banyak aspek kehidupan manusia, termasuk bidang pariwisata. Pariwisata menjadi salah satu sektor penting yang menyumbang pendapatan yang cukup besar bagi negara serta dapat memberikan kontribusi bagi suatu daerah. Terutama di Bali yang merupakan salah satu destinasi wisata yang paling populer di dunia. Salah satu desa yang ada dibali adalah Desa Manukaya, yang masih mengalami tantangan karena kurangnya akses informasi tentang potensi wisata yang dimilikinya. Hal ini menjadi permasalahan karena tanpa adanya akses informasi, potensi wisata yang dimiliki oleh Desa Manukaya tidak dapat tersampaikan secara maksimal kepada wisatawan. Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan pengembangan website desa wisata sebagai media promosi untuk memperkenalkan kemasyarakat luas mengenai potensi yang dimiliki oleh Desa Manukaya. Hasil dari kegiatan ini adanya website desa wisata sebagai media informasi bagi pengunjung yang dapat diakses di berbagai perangkat, serta peningkatan kemampuan Staf IT Desa Manukaya dalam melakukan pengelolaan website Desa Wisata Manukaya
Pembelajaran Peserta Didik Melalui Proses Bermain dan Berhitung Menggunakan Kartu Angka untuk Meningkatkan Sensorik dan Motorik dalam Kecerdasan Anak disekolah TK DHARMA WANITA Hubaedah, Annah; Permatasari, Dwi Yuniar; Agustya, Restu Dwi Andini; Azhari, Hanifah; Silaen, Kesya Margaretha; Ercha, Shalma Nur
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini  melalui Bermain dan Berhitung. Subjek penelitian adalah 45 anak TK A dan B di Taman Kanak-Kanak DHARMA WANITA. Metode yang digunakan adalah pre-test-post-test dengan desain penelitian quasi-experiment. Perlakuan yang diberikan adalah bermain dan berhitung yang bertemakan bilangan angka. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan berhitung anak setelah mengikuti program bermain dan berhitung. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bermain dan berhitung dapat menjadi media yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berhitung anak usia dini
Implementasi Buku Saku untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Murid Madrasah Tsanawiyah Al-Mu’min Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Rahayu, Culia; Sopianah, Yayah; Robbihi, Hilmiy Ila
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11180

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering dialami oleh remaja, antara lain gigi berlubang, posisi gigi yang tidak beraturan/tidak rapi, adanya pewarnaan pada gigi dan cidera pada gigi/ traumatik pada gigi. Kebersihan mulut yang buruk bisa berdampak negatif pada kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan. Salah satu indikator utama kebersihan mulut adalah frekuensi menyikat gigi. Kebiasaan menyikat gigi yang dilakukan secara teratur pada masa remaja biasanya dipertahankan hingga dewasa dan dapat mengurangi beban penyakit, karena mungkin memiliki peran protektif terhadap faktor risiko kario-metabolik. Pada kenyataannya remaja di Indonesia dilaporkan memiliki masalah kesehatan gigi dan mulut meningkat dari 25% pada tahun 2013 menjadi 56% pada tahun 2018, dan 73% pernah menderita karies pada tahun 2018. Di Jawa Barat (2021) masalah gigi berlubang diderita oleh 45,7%, gusi bengak 15,4%. Berdasarkan hasil survei permasalahan yang ditemukan pada beberapa orang murid Madsarasah Tsanawiyah (MTs) Al-Mu’min Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya lebih dari 50% mengalami karies, hampir semuanya melaksanakan menyikat gigi 2 kali sehari (tetapi tidak tepat waktu), dan teknik menyikat gigi yang kurang tepat. Perilaku kesehatan gigi dan mulut seseorang dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, salah satunya lingkungan keluarga yang merupakan kunci dalam mendukung pilihan dan gaya hidup sehat remaja. Strategi untuk mencapai Indonesia bebas karies 2030 dengan meningkatkan upaya promotif dan preventif. Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut adalah berbagai kegiatan secara serentak, teratur dan berkesinambungan untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut masyarakat salah satunya melalui penyuluhan. Masa remaja merupakan masa penting karena terjadi perkembangan intelektual, sosial, emosional dan kognitif. Murid MTs rata-rata berusia 12 – 15 tahun. Remaja mempunyai tingkat kesadaran tinggi daripada anak-anak sehingga remaja dapat menjadi target penyuluhan yang tepat dan sudah mampu berfikir efektif dan sistematis Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Ada peningkatan pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada murid MTs. Al-Mumin Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya sesudah diberi pendidikan kesehatan gigi dengan media buku saku. 2) Ada peningkatan perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada murid MTs. Al-Mumin Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya setelah diberi pendidikan kesehatan gigi dengan media buku saku. 3) Ada peningkatan kebersihan gigi dan mulut pada murid MTs. Al-Mumin Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya sesudah diberi pendidikan kesehatan gigi dengan media buku saku
Metode Mengoncek Kelapa (Studi Kasus Desa Bangun Sari Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan) Dalimunthe, Septian Rizky; Fawzan, Rudi; Sinaga, Rizky; Azura, Putri; Sinambela, Nur Isnaini; Situmorang, Aldi Pratama; Mangunsong, Juliana; Sitorus, Akmal Satria Alfin; Valentini, Sarah Syahira; Marpaung, Samsul Komar; Anggraini, Dini; Manurung, Muhammad Fadhli; Lubis, Adi Syahputra; Suganda, Sheva Febrian
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11198

Abstract

Mengoncek atau juga dikenal sebagai pengupasan sabut, juga dilakukan dengan menggunakan alat yang terbuat dari besi berbentuk linggis setinggi 80 sentimeter dengan bagian yang tajam menghadap ke atas. Di bagian bawah alat ini, ada tempat untuk menyimpannya agar tidak masuk ke dalam tanah. Tenaga kerja yang telah dilatih dapat mengupas antara lima ratus dan seribu buah kelapa setiap hari. Metode deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan. Peneliti membahas metode pengumpulan informasi yang paling umum melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dalam ulasan ini. Dalam kasus ini, narasumber langsung dari data tersebut adalah warga Desa Bangun Sari. Jenis pengumpulan data ini juga digunakan untuk mendapatkan informasi dari informan kunci, yang merupakan individu yang langsung mengetahui masalah yang diteliti. Di desa bangun sari kecamatan silau laut kabupaten asahan menjadi  titik  kunjungan  mahasiswa/i KKN Universitas Asahan. Meskipun ini merupakan bagian dari pemberdayaan perempuan, upah ibu Halimah sebesar Rp300–Rp400 per kilogramnya terlalu rendah untuk dianggap layak. Meskipun mereka menerima upah yang begitu rendah, para pekerja perempuan ini tetap bekerja keras untuk mempertahankan hidup
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat dalam Peningkatan Keberlanjutan Usaha dengan Digitalisasi pada kelompok pembudidaya Ikan Sutapa, I Nyoman; N. Paramananda, N. Paramananda; Widhiyanti, Anak Agung Sandatya
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11202

Abstract

Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di kelompok pembudidaya ikan Mina Arsa bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dalam tiga bidang utama: akuntansi, manajemen, dan sistem informasi. Kegiatan ini meliputi penyuluhan mengenai pencatatan biaya inovasi, strategi pemasaran digital, dan pengembangan website sebagai media informasi. Mitra menunjukkan keterlibatan yang sangat baik, dengan antusiasme dan partisipasi aktif dalam diskusi serta sesi tanya jawab yang mendukung pencapaian hasil program. Evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman mitra mengenai topik yang dibahas. Penerapan materi yang diberikan berhasil mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, dengan kemajuan positif dalam implementasi sistem pencatatan biaya, strategi pemasaran digital, dan pengembangan website. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra secara keseluruhan. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam penerapan sistem dan keterbatasan sumber daya, menunjukkan perlunya dukungan dan pemantauan berkelanjutan. Disarankan untuk melanjutkan pelatihan lanjutan, meningkatkan mekanisme pemantauan, dan mengeksplorasi peluang ekspansi program ke kelompok lain yang memerlukan bantuan serupa.
Pengembangan Kerajinan Seni Ukir dan Arsitektur Tradisional Bali di Desa Singapadu Tengah, Gianyar Parwata, I Wayan; Astara, I Wayan Wesna; Antarini, Lilik; Sutapa, I Nyoman
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11211

Abstract

Desa Singapadu Tengah di Kabupaten Gianyar, Bali, merupakan desa yang masih kuat memegang tradisi dan budaya serta memiliki banyak unit ekonomi, khususnya di bidang kerajinan ukir dan bangunan tradisional Bali. Salah satu usaha yang berkembang di desa ini adalah "Tori Kreasi Art and Home Décor," yang telah berjalan selama 15 tahun dan dikelola oleh I Wayan Toriana. Meskipun usaha ini memiliki reputasi yang baik, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi, antara lain kurangnya pemahaman dalam pencatatan keuangan, ketiadaan standar sistem kerja dalam proses produksi, keterampilan teknik ukir yang belum optimal, rendahnya minat generasi muda terhadap pekerjaan bangunan tradisional, serta kurangnya promosi yang efektif. Melalui Program Pengabdian Masyarakat ini, permasalahan tersebut diatasi dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan pelaku usaha, pengrajin, mahasiswa, dan komunitas lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan teknis, praktek lapangan, dan pemanfaatan teknologi digital. Program ini dilaksanakan dalam lima tahapan mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan penyempurnaan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait pencatatan keuangan, penerapan standar sistem kerja, teknik ukir tradisional, serta promosi digital, yang mengindikasikan keberhasilan program dalam mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha kerajinan di desa tersebut
Pemanfaatan Limbah Bawang Merah dengan Alat Pengeringan Fluidized Bed Dryer Pada IKM Berkah Jaya Kabupaten Garut Febrianti, Tintin; Fizriani, Atia; Fathia Alisha Fauzia; Tsani Awalia Agustin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i4.11376

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) adalah tanaman hortikultura yang penting dalam kelompok sayuran rempah dan mengandung berbagai senyawa bioaktif. IKM Bawang Goreng Berkah Jaya di Desa Tenjonagara, Garut, menghadapi permasalahan pada tingginya limbah hasil pengolahan bawang merah berupa daun bawang. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan pelatihan dengan tema Teknologi Pengeringan dan Potensi Bisnis Simplisia Kering. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi IKM Berkah Jaya dalam pemanfaatan daun bawang merah dengan menerapkan teknologi alat pengering Fluidized Bed Dryer. Pelatihan dilakukan dengan metode presentasi dan praktik penggunaan alat pengering. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai teknologi pengeringan dari 20% sebelum pelatihan menjadi 63.1% setelah pelatihan. Dengan demikian, pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta, serta menawarkan solusi efektif untuk pengolahan limbah dan peningkatan produk.