cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,482 Documents
Pelatihan Technopreneurship Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMKN 7 Denpasar Ni Putu Noviyanti Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18946

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing siswa SMKN 7 Denpasar melalui “Pelatihan Technopreneurship Berbasis Artificial Intelligence (AI)”. Dalam menghadapi ekonomi digital, siswa tidak hanya perlu melek teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan nilai kewirausahaan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman konsep AI dan keterampilan praktis dalam memanfaatkannya untuk pengembangan produk dan ide bisnis. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi utama: sesi pertama berfokus pada pengenalan AI untuk technopreneurship dan penguasaan keterampilan prompting pada chatbot AI untuk menghasilkan ide serta strategi bisnis; sesi kedua berupa workshop penerapan AI dalam menyusun model bisnis dan pemecahan kasus kewirausahaan. Program telah berhasil dilaksanakan dengan melibatkan 50 jurusan akuntansi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep AI (dari rata-rata 1,73 menjadi 3,8) dan pemanfaatan AI untuk kewirausahaan (dari 1,69 menjadi 3,6). Sebanyak 93% peserta mampu menyusun proposal ide bisnis dengan memanfaatkan teknik prompting yang diajarkan. Melalui metode pelatihan interaktif dan simulasi, siswa tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya sebagai alat inovasi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Program ini berhasil menjadi katalis dalam membentuk technopreneur muda yang adaptif dan berdaya saing tinggi di era digital, sekaligus menumbuhkan mindset inovatif serta kepercayaan diri dalam menciptakan peluang usaha berbasis teknologi.
Digitalisasi Desa Adat Melalui Pelatihan Google Calendar & Google Meet untuk Perangkat Desa Tibubeneng Ni Putu Noviyanti Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18948

Abstract

Digitalisasi administrasi menjadi kebutuhan penting bagi lembaga masyarakat, termasuk Desa Adat, dalam meningkatkan efektivitas koordinasi, penjadwalan, dan efisiensi pelaksanaan rapat. Desa Adat Tibubeneng memiliki intensitas kegiatan yang tinggi, mulai dari paruman, koordinasi antarbanjar, kegiatan adat, hingga pelayanan masyarakat. Namun, sistem penjadwalan dan koordinasi rapat sebelumnya masih banyak dilakukan secara manual dan pencatatan konvensional, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan informasi, benturan jadwal, dan kurang optimalnya kehadiran perangkat desa dalam kegiatan koordinatif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital administrasi perangkat Desa Adat Tibubeneng melalui pelatihan penggunaan Google Calendar dan Google Meet. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui pengenalan fitur, praktik langsung, simulasi paruman virtual, pendampingan teknis, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan positif pada aspek pemahaman konsep penjadwalan digital menggunakan Google Calendar dari skor awal 1,83 menjadi 3,70, serta pemanfaatan ekosistem Google untuk koordinasi paruman atau rapat dari skor awal 1,65 menjadi 3,80. Sementara itu, pengalaman penggunaan aplikasi video conference tetap berada pada skor 2,56 karena sebagian peserta telah memiliki pengalaman dasar sebelumnya. Secara umum, kegiatan ini berhasil membangun fondasi awal digitalisasi administrasi Desa Adat Tibubeneng melalui peningkatan keterampilan praktis, kesadaran kerja digital, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan tata kelola desa adat.
Peningkatan Literasi Keuangan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Melalui Edukasi Berbasis Simulasi I Gst. Agung Pramesti Dwi Putri; A.A. Istri Ita Paramitha; Jauzaa Maylia Suhendro
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18987

Abstract

Literasi keuangan menjadi semakin relevan bagi siswa sekolah menengah kejuruan seiring meningkatnya kompleksitas pengambilan keputusan finansial serta meluasnya akses terhadap layanan keuangan digital. Namun demikian, masih banyak siswa yang menunjukkan keterbatasan dalam memahami konsep keuangan dasar serta menerapkannya dalam pengelolaan keuangan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat literasi keuangan siswa SMK Pandawa Bali Global melalui pendekatan interaktif berbasis simulasi. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang mengombinasikan evaluasi pre-test dan post-test, penyampaian materi secara kontekstual, serta praktik langsung melalui simulasi perencanaan keuangan. Siswa terlibat dalam aktivitas seperti penyusunan anggaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenali risiko penggunaan produk keuangan, termasuk layanan keuangan ilegal. Hasil menunjukkan peningkatan pada berbagai indikator literasi keuangan, khususnya dalam aspek perencanaan keuangan, kebiasaan menabung, dan kesadaran terhadap risiko. Nilai rata-rata meningkat dari 61,8 menjadi 82,6 atau sebesar 33,7%. Meskipun demikian, durasi kegiatan yang terbatas menjadi kendala sehingga diperlukan pendampingan berkelanjutan serta integrasi dalam proses pembelajaran formal.
Pelatihan Artificial Intelligence untuk Kesiapan Kerja Siswa SMK pada bidang Administrasi dan Akuntansi Febriyansyah Ramadhan; Rini Sulistiyowati; Dany Yudha Krisna; Asep Wasid; Hanif Jusuf
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19036

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan pada dunia kerja, khususnya dalam bidang administrasi dan akuntansi yang semakin menuntut efisiensi, ketelitian, serta penguasaan teknologi digital. Namun, masih banyak siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang belum memiliki pemahaman dan keterampilan memadai terkait pemanfaatan AI sebagai bekal memasuki dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK melalui pelatihan pemanfaatan AI pada bidang administrasi dan akuntansi. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi penggunaan ChatGPT untuk pembuatan surat dan dokumen administrasi, pemanfaatan AI dalam penyusunan laporan keuangan sederhana, pengolahan data berbasis spreadsheet, serta pembuatan presentasi profesional menggunakan Canva AI. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 83,87 pada pre-test menjadi 88,46 pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi serta mampu mengaplikasikan teknologi AI dalam simulasi pekerjaan administrasi dan akuntansi. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi digital, kompetensi teknis, dan kesiapan kerja siswa SMK dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin berbasis teknologi.
Gerakan Pengabdian Terintegrasi: Roadshow Tryout SMA dan Layanan Kesehatan Gratis (Sunatan & BHD) Menyambut Harapan Masyarakat Konawe-Kendari Nasrudin Andi Mappaware; Irna Diyana Kartika Kamaluddin; Muh. Nurrisyahdi; M. Hamsah; Berry Erida Hasbi; Andi Masdipa; Nevi Sulvita Karsa; Sidrah Darma; Andi Alamanda Irwan; Mohammad Reza Zainal Abidin; Anna Sari Dewi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19117

Abstract

Program pengabdian masyarakat terintegrasi oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan di Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Program ini menggabungkan kegiatan edukasi akademik (Roadshow dan Tryout) dengan layanan kesehatan gratis (pelatihan Bantuan Hidup Dasar dan sunatan massal) di empat sekolah menengah atas selama dua hari pada bulan November 2025. Pendekatan community engagement partisipatif digunakan melalui ceramah interaktif, simulasi akademik berbasis komputer, dan prosedur medis langsung. Sebanyak 215 siswa mengikuti Tryout dengan nilai rata-rata 68,4. Motivasi siswa meningkat sebesar 28,1% dan 89,3% peserta menyatakan citra positif terhadap FK UMI. Layanan kesehatan menjangkau 48 peserta pelatihan BHD (85,4% mencapai kompetensi) dan 47 anak menerima layanan sunatan massal. Program ini berhasil menjalin kemitraan institusional dengan empat sekolah. Hasil ini menegaskan bahwa program pengabdian terintegrasi efektif menjembatani kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi institusional. Pendekatan terintegrasi yang menggabungkan intervensi akademik dan kesehatan menunjukkan potensi signifikan untuk pemberdayaan masyarakat berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah serupa. Temuan ini mendukung implementasi yang lebih luas di daerah kurang terlayani untuk meningkatkan literasi kesehatan dan akses pendidikan masyarakat.
Implementasi Gerakan Aisyiyah Sehat (GRASS) melalui Optimalisasi G1R1J Berbasis WhatsApp Group untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue Ida Rosidawati; Hana Ariyani; Yana Mulyana; Sunanih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19129

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dengan kecenderungan peningkatan kasus setiap tahunnya. Partisipasi masyarakat dalam program pengendalian vektor seperti Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J) masih belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan implementasi GRASS melalui model G1R1J berbasis WhatsApp Group dalam upaya pencegahan DBD. Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA) melalui pelatihan, penerapan pelaporan digital, serta pendampingan berkelanjutan. Sasaran kegiatan adalah kader ‘Aisyiyah Kota Tasikmalaya sebanyak 20 orang. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 67,73 menjadi 78,34 yang menandakan terjadi peningkatan sebesar 10,61 poin (15,7%). Luaran kegiatan adalah laporan jumantik dengan pemanfaatan WhatsApp Group yang memungkinkan monitoring secara real-time, meningkatkan koordinasi, serta mendorong partisipasi masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi komunikasi dengan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan pencegahan DBD. Kata Kunci: DBD; G1R1J; WhatsApp Group; pemberdayaan masyarakat; GRASS
Strategi Strategi Pemberdayaan UMKM Berbasis BUMDes melalui Focus Group Discussion dan Diseminasi Hasil Pengabdian untuk Mendukung Pembangunan Desa Berkelanjutan Menuju Pencapaian SDGs di Kabupaten Majene Syahrinullah Syahrinullah; Bulkis; St. Maria Ulfah; Fajar Rakasiwi Syamsuddin; Saddam Husain Tamrin; Devi Ayuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19152

Abstract

Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu pendekatan strategis dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan sekaligus mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan pengabdian ini bertujuan merumuskan strategi pemberdayaan UMKM melalui forum Focus Group Discussion (FGD) dan diseminasi hasil pendampingan yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMDes, pelaku UMKM, APDESI, serta perguruan tinggi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui identifikasi permasalahan, diskusi terarah, penyusunan rekomendasi, dan dialog kebijakan. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya kesepahaman antar pemangku kepentingan mengenai penguatan kapasitas UMKM, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pemasaran, digitalisasi usaha, penguatan tata kelola BUMDes, serta pengembangan kemitraan lintas sektor. Selain menghasilkan rekomendasi strategis, kegiatan ini juga memperkuat komitmen kolaborasi antara Universitas Terbuka Majene dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi desa yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Model kolaborasi ini berpotensi direplikasi pada desa lain sebagai bagian dari implementasi pembangunan berbasis SDGs.
Implementasi Terapi Murotal Al-Qur’an Berbasis Riset Untuk Pengendalian Hipertensi Melalui Pemberdayaan Kader Posyandu Bregas Mulia Iwan Purnawan; Endang Tiyanto; Sidik Awaludin; Ikit Wirakhmi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19197

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering terjadi tanpa gejala namun memicu komplikasi fatal (silent killer). Wilayah kerja Puskesmas Purwokerto Utara II, tercatat 1.324 lansia menderita hipertensi, namun kepatuhan pengobatan non-farmakologis masih rendah. Kader Posyandu Bregas Mulia merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, tetapi mayoritas belum pernah mendapatkan pelatihan deteksi dini serta intervensi non-farmakologis berbasis bukti, seperti terapi murotal Al-Qur'an. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mendeteksi hipertensi serta mengimplementasikan terapi murotal Al-Qur'an berbasis riset sebagai variasi pengendalian tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan pada 1 Juni 2026 dan diikuti oleh 11 kader Posyandu Bregas Mulia, Kelurahan Sumampir. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi pengukuran tekanan darah dengan tensimeter digital, pelatihan terapi murotal menggunakan speaker, serta pembagian modul. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner melalui pre-test dan post-test. Rata-rata skor pengetahuan kader meningkat sebesar 31,36 poin. Penggunaan media visual, modul, serta metode demonstrasi dan diskusi interaktif terbukti efektif dalam mempercepat penyerapan informasi oleh kader. Pemberdayaan kader melalui pelatihan berbasis riset berhasil meningkatkan kapasitas kader secara signifikan. Kader Posyandu Bregas Mulia kini memiliki kesiapan untuk bertindak sebagai agen perubahan dalam membantu mengendalikan hipertensi secara non-farmakologis di masyarakat.
Optimalisasi Rumah Produksi Pupuk dan Beras Organik Berbasis Limbah Lokal Menuju Mandiri Pangan Sidodowo Levia Inggrit Sayekti; Diah Ayu Novitasari; Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19218

Abstract

Ketergantungan petani terhadap pupuk kimia dan belum optimalnya pemanfaatan limbah lokal menjadi salah satu kendala dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan desa. Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan memiliki potensi limbah lokal berupa serbuk batu alam, urin ternak, daun kirinyuh, daun imbo, temulawak, dan temu ireng yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan Rumah Produksi Pupuk Organik dan mengembangkan beras organik berbasis limbah lokal untuk mendukung terwujudnya desa mandiri pangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, pendampingan produksi pupuk organik, pengembangan budidaya padi organik, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah limbah lokal menjadi pupuk organik, terbentuknya Rumah Produksi Pupuk Organik sebagai pusat produksi dan pembelajaran masyarakat, serta berkembangnya budidaya padi dan produk beras organik. Program ini meningkatkan pemanfaatan sumber daya lokal, mendukung efisiensi usaha tani, dan memperkuat kapasitas masyarakat dalam menerapkan pertanian ramah lingkungan. Kegiatan ini mendukung penguatan ketahanan pangan dan pengembangan Desa Sidodowo sebagai desa mandiri pangan berbasis potensi lokal.
Penguatan Urban Farming melalui Diversifikasi Produk Olahan Lele Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat di Kelurahan Tambakrejo, Kota Semarang Nana Kariada Tri Martuti; Muh. Sholeh; Inaya Sari Melati; Rossi Prabowo; Muliana Nur Hastuti; Falent Putra Firmansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.19253

Abstract

Ketahanan pangan masyarakat menjadi salah satu tantangan pembangunan berkelanjutan yang memerlukan pemanfaatan sumber daya lokal secara optimal melalui pendekatan urban farming dan ekonomi sirkular. Diversifikasi produk olahan berbasis ikan lele sebagai salah satu komoditas budidaya perkotaan berpotensi meningkatkan nilai tambah hasil produksi sekaligus memperluas alternatif pangan bergizi bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, sebagai bagian dari Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) Lawang Sewu. Kegiatan difokuskan pada penguatan urban farming melalui diversifikasi produk olahan lele berupa cookies yang dipadukan dengan edukasi ekonomi sirkular kepada kader posyandu, kader PKK, Forum Kesehatan Kelurahan (FKK), kelompok tani, pelaku UMKM, serta perangkat kelurahan. Evaluasi kegiatan menggunakan desain one-group pretest-posttest terhadap 12 peserta dengan instrumen sebanyak 10 butir pertanyaan. Hasil menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 9,50 (SD=1,17) dan posttest sebesar 9,83 (SD=0,39), dengan korelasi yang kuat dan signifikan antara kedua pengukuran (r=0,800; p=0,002). Meskipun demikian, hasil paired t-testmenunjukkan peningkatan skor belum signifikan secara statistik (t=1,301; df=11; p=0,220), yang diduga dipengaruhi oleh ceiling effect karena tingkat pengetahuan awal peserta telah relatif tinggi sebelum kegiatan dilaksanakan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa diversifikasi produk olahan lele berbasis ekonomi sirkular dapat memperkuat implementasi urban farming melalui peningkatan nilai tambah komoditas lokal, mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, serta mendukung ketahanan pangan masyarakat di tingkat kelurahan.