cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,482 Documents
Transformasi Pengetahuan dan Keterampilan Perawat dalam Perawatan Luka Modern melalui Edukasi Interaktif dan Pelatihan Hands-on: Indonesia Fitri Nurlina; Bayu Brahmantia; Mardiana Mochamad Ramdan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18723

Abstract

Luka kronis merupakan masalah kesehatan yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien dan meningkatkan risiko komplikasi serta biaya pelayanan kesehatan. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam penerapan perawatan luka modern menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan penyembuhan luka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi perawat melalui edukasi interaktif dan pelatihan hands-on perawatan luka modern. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kasus, demonstrasi, simulasi praktik, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup konsep luka kronis, prinsip TIMERS, asesmen luka, teknik debridement, pemilihan balutan modern, dan pencegahan komplikasi luka. Kegiatan dilaksanakan kepada perawat anggota DPD PPNI Kota Tasikmalaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 78 pada pre-test menjadi 84 pada post-test. Peserta juga menunjukkan peningkatan keterampilan dalam asesmen luka dan penggunaan balutan modern sesuai kondisi luka. Kegiatan edukasi interaktif dan pelatihan hands-on efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam perawatan luka modern berbasis bukti. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan, mencegah luka kronis, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.
Pelatihan Kewirausahaan Home Care Kebidanan bagi Alumni Jurusan Kebidanan Fithriany Fithriany; Juliastuti Juliastuti; Nurbaiti Nurbaiti; Yulia Fitri; Putri Santy; Irma Seriana; Cut Yuniwati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18767

Abstract

Home care-based midwifery services have considerable economic and social potential; however, many midwifery graduates still face challenges in developing sustainable independent businesses. This community service program aimed to enhance the entrepreneurial competencies of midwifery alumni in managing home care businesses through a two-day intensive training program. The training methods included lectures, interactive discussions, case studies, role-playing simulations, and direct field observation at a partner independent midwifery practice (PMB). The training materials covered business needs assessment, service package development and pricing strategies, professional communication, financial management, strategies for obtaining start-up capital, and the preparation of simple business plans. A total of 20 alumni from the Midwifery Department of Poltekkes Kemenkes Aceh participated in the program. Evaluation was conducted using pre-test and post-test assessments. The results showed that the average participant score increased from 39.8% to 81.7% after the training. Improvements were observed across all measured competencies, indicating the effectiveness of the program in enhancing participants’ knowledge of home care midwifery entrepreneurship. Participants also gained practical skills in developing simple business plans and identifying strategies to acquire their first clients. This program is expected to contribute to the emergence of new independent entrepreneurs and support the improvement of maternal and child health services through affordable and high-quality home care services.
Pemberdayaan Siswa dalam Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair melalui Projek P5 Gaya Hidup Berkelanjutan di SMA N Harekakae Erly Grizca Boelan; Maria Aloisia Uron Leba; Aloisius Masan Kopon; Maria Benedikta Tukan; Maria A Lopes Amaral
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18776

Abstract

Pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan yang belum tertangani secara optimal, termasuk di SMA N Harekakae, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa, membangun keterampilan pengolahan sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC), serta mengintegrasikan kegiatan tersebut ke dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Gaya Hidup Berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan participatory action yang mencakup empat tahap, yaitu persiapan dan koordinasi dengan mitra, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan POC dan kompos, serta panen POC dan evaluasi. Sosialisasi dilaksanakan secara interaktif melalui presentasi visual dan diskusi, sedangkan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi dan praktik langsung pembuatan POC berbahan organik kantin sekolah dengan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, tercermin dari kenaikan rata-rata skor pre-test ke post-test sebesar 68,1%, dari 28,4% menjadi 96,5%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 83%, dan seluruh aspek kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan implementasi P5 berada di atas 80%. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan pengolahan sampah organik ke dalam P5 sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan hijau di kalangan siswa.Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual menggunakan huruf Tahoma, ukuran 9pt dengan panjang teks antara 150-200 kata. Abstrak versi Bahasa Indonesia ditulis menggunakan Bahasa Indonsia yang baik dan benar. Jangan menggunakan singkatan atau kutipan pada abstrak. Hasil dan simpulan ditulis dalam bentuk present tense. Abstrak meliputi latar belakang permasalahan, tujuan penelitian, metode penelitian, hasil dan simpulan.
Pelatihan Perbanyakan Beauveria bassiana sebagai Biopestisida Menggunakan Media Cair Di Desa Sumberaji Dian Eka Kusumawati; Choirul Anam; Mariyatul Qibtiyah; Istiqomah; Emmy Hamidah; Ana Amiroh
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18790

Abstract

Penggunaan pestisida kimia secara berlebihan dalam budidaya tanaman dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti resistensi hama, penurunan populasi musuh alami, pencemaran lingkungan, serta risiko terhadap kesehatan petani. Kondisi tersebut juga ditemukan pada kelompok tani di Desa Sumberaji yang masih mengandalkan pestisida kimia sebagai metode utama pengendalian hama. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan perbanyakan Beauveria bassiana menggunakan media cair sebagai alternatif biopestisida yang ramah lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam memproduksi serta memanfaatkan B. bassiana secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan, yaitu observasi, persiapan alat dan bahan, pembuatan rangkaian media cair, penyuluhan dan praktik perbanyakan, serta evaluasi. Penyuluhan dilakukan melalui ceramah dan diskusi, sedangkan praktik meliputi pembuatan media cair, inokulasi, dan inkubasi jamur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti pelatihan dengan antusias dan mampu memahami materi yang diberikan. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani mengenai teknik perbanyakan B. bassiana serta pemanfaatannya sebagai biopestisida. Selain itu, peserta menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk menerapkan pengendalian hayati dan mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia. Dengan demikian, pelatihan perbanyakan B. bassiana menggunakan media cair terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas petani dan mendukung penerapan sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.
DIGITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL MELALUI WEBSITE EDUKATIF BERBASIS CRT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA DAN KEWARGAAN Ratna Sari; Kiki Amaliah; Miftahus Silmi Zohro; Azzah Muslimah; Tri Wahyuni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18792

Abstract

Literasi budaya dan kewargaan merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik sekolah dasar untuk memperkuat identitas budaya dan karakter kebangsaan. Namun, pemanfaatan permainan tradisional sebagai sumber pembelajaran masih terbatas dan kurang terintegrasi secara optimal dengan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mendigitalisasi permainan tradisional melalui website edukatif berbasis CRT guna mendukung penguatan literasi budaya dan kewargaan di SD Negeri 08 Desa Rindu Hati, Bengkulu Tengah. Metode kegiatan menggunakan model APTE. Peserta kegiatan terdiri atas guru-guru sekolah dasar yang memperoleh pendampingan dalam mengidentifikasi permainan tradisional lokal, mengintegrasikan nilai budaya dan kewargaan ke dalam pembelajaran, serta mengelola website edukatif sebagai media pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan materi pembelajaran berbasis budaya lokal. Guru mampu menghasilkan dan mengunggah konten permainan tradisional yang mengandung nilai-nilai budaya, kerja sama, tanggung jawab, dan kebangsaan pada website edukatif yang dikembangkan. Kegiatan ini juga memperoleh respons positif dari peserta karena membantu pelestarian budaya lokal sekaligus mendukung inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Dengan demikian, pendampingan digitalisasi permainan tradisional berbasis CRT melalui website edukatif efektif dalam meningkatkan kapasitas guru serta mendukung penguatan literasi budaya dan kewargaan di sekolah dasar.
Pendampingan Pengembangan Bahan Ajar Elektronik Berbasis Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Civic Disposition Atika Susanti; Yudi Setiawan; Adinda Asri Ramadhanti; Kanaya Trisabilla; Annisa Mardhiyah; Ady Darmansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18805

Abstract

Rendahnya pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi dengan budaya lokal dalam pembelajaran menjadi salah satu tantangan yang dihadapi guru sekolah dasar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan bahan ajar elektronik berbasis permainan tradisional menggunakan Canva dan Heyzine Flipbook. Kegiatan dilaksanakan pada 13 guru melalui tahapan pelatihan, praktik, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan angket keterlibatan guru serta tes pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat keterlibatan guru yang sangat tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 92,1%. Selain itu, rata-rata nilai pretest meningkat dari 72,7 menjadi 92,3 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,72 yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan bahan ajar elektronik yang interaktif, inovatif, dan berbasis budaya lokal. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung transformasi pembelajaran digital sekaligus pelestarian permainan tradisional sebagai sumber belajar kontekstual.
Psikoedukasi Anti-Bullying: Upaya Menumbuhkan Rasa Empati dan Budaya Ramah Anak di SMP Citra Kasih Adinda Dwi Pertiwi Dinda; Clara Alia Putri Clara; Dian Ayu Amanda Dian; Misja Iza; Zindan Baynal Hubi Zindan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18827

Abstract

Korban, pelaku, dan orang yang menyaksikan semuanya terkena dampak negatif dari perundungan, yang merupakan masalah serius di sekolah. Siswa-siswi dari SMP Citra Kasih Tangerang berpartisipasi dalam latihan psikoedukasi anti perundungan yang dirancang untuk mendorong introspeksi dan pengembangan empati selama kegiatan lokakarya peningkatan kesadaran ini. Hampir 43 siswa kelas VII dan VIII hadir pada tanggal 26 Mei 2026 untuk mengikuti kegiatan ini. Metode yang digunakan termasuk kampanye poster media sosial, diskusi kelompok, role-play, dan ceramah interaktif. Penggunaan pertanyaan pilihan ganda tentang pemahaman tentang perundungan diberikan sebagai bagian dari proses evaluasi. Semua pertanyaan post-test mencapai nilai “sangat tinggi” di atas 90%, dan pengetahuan rata-rata siswa meningkat dari 66,45% menjadi 94,02% (peningkatan 27,57%), menurut temuan persentase deskriptif. Sementara tingkat empati siswa meningkat dari 55,81% sebelum sosialisasi dan menjadi 90,70% setelah dilaksanakannya sosialiasi, indikator bentuk-bentuk perundungan menunjukkan peningkatan terbesar dalam hal pemahaman, yaitu 46,51%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika anak-anak secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan psikoedukasi, hal ini membantu mengurangi perundungan, meningkatkan empati di antara para siswa, dan membuat sekolah menjadi tempat yang lebih baik bagi anak-anak.
Pemberdayaan Petani Cengkeh melalui Pendekatan Partisipatif dalam Identifikasi dan Pengendalian Hama Penggerek Batang di Desa Gunung Wangi Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka Umar Dani; Aceng Jarkasih; Terry Sugihardi; Amiruddin Setiawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18832

Abstract

Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum L.) merupakan komoditas perkebunan bernilai ekonomi tinggi yang berperan penting sebagai sumber pendapatan petani. Namun, produktivitas tanaman cengkeh sering terkendala oleh serangan hama penggerek batang yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan tanaman, penurunan pertumbuhan, hingga kematian tanaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan serangan hama penggerek batang serta menganalisis kebutuhan petani sebagai dasar penyusunan program pemberdayaan. Kegiatan dilaksanakan pada Kelompok Tani Pasir Limus, Desa Gunungwangi, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, dengan menggunakan metode Participatory Extension Approach yang melibatkan petani secara aktif dalam proses identifikasi masalah. Tahap kegiatan yang dilaksanakan meliputi observasi lapangan dan wawancara dengan petani. Hasil observasi menunjukkan adanya gejala serangan hama penggerek batang pada beberapa tanaman cengkeh yang ditandai dengan lubang gerekan, kerusakan jaringan batang, dan akumulasi serbuk kayu pada area serangan. Hasil wawancara menunjukkan bahwa petani telah mengenali gejala serangan hama, namun masih memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai identifikasi dini, bioekologi hama, dan teknik pengendalian yang tepat. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan pengetahuan yang berpotensi memengaruhi efektivitas pengendalian hama di tingkat petani. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan lanjutan berupa penyuluhan dan pendampingan teknis untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan hama penggerek batang secara efektif dan berkelanjutan.
Implementasi Konsep Bangunan Bertumbuh dalam Pengembangan Sarana Pembelajaran Adaptif di PAUD Al-Hijrah Vika Haristianti; Ariesa Farida; Aida Andrianawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18896

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan konsep "Bangunan Bertumbuh" dalam pengembangan sarana pembelajaran adaptif di PAUD Al-Hijrah, Cimahi. PAUD Al-Hijrah, yang berada di bawah naungan Organisasi Persatuan Islam Kota Cimahi, mengalami peningkatan jumlah peserta didik yang signifikan, sehingga membutuhkan penambahan ruang kelas dan pembenahan infrastruktur. Melalui pendekatan arsitektur bangunan bertumbuh, program ini menawarkan solusi fleksibel untuk pengembangan gedung belajar yang adaptif dan sesuai kebutuhan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah design thinking, dimulai dari tahap analisis kebutuhan melalui observasi dan wawancara, sintesis konsep desain ruang adaptif, hingga evaluasi implementasi desain bersama masyarakat sasar. Hasil yang diharapkan meliputi penyusunan rencana desain visual, pembuatan prototype fasilitas pendidikan, publikasi ilmiah, dan audiensi dengan pihak pengelola PAUD. Penerapan konsep bangunan bertumbuh diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan kognitif, sosial, motorik, serta emosional anak usia dini. Selain itu, program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Pendidikan Berkualitas) dan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Pemberdayaan Kelompok Pengrajin PIP melalui SOP dan Pelatihan Pengendalian Material untuk Mencapai Target Zero Defect Whydiantoro; Erni Sari Lumban Toruan; Engkos Koswara; Dede Abdurahman
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18908

Abstract

Sektor manufaktur di Kabupaten Majalengka mengalami pertumbuhan pesat, khususnya pada kelompok pengrajin produk injeksi plastik lokal yang menyuplai komponen otomotif. Namun, industri kecil menengah (IKM) tersebut menghadapi tantangan berat terkait efisiensi produksi dan kualitas produk yang tidak konsisten, dengan rata-rata tingkat produk cacat harian mencapai 33%, di mana cacat silver streak mendominasi sebesar 76% dari total kegagalan produk. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi melalui standardisasi Standard Operating Procedure (SOP), pelatihan pengendalian material, serta penerapan dashboard monitoring berbasis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) terintegrasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Technological Development yang meliputi lima tahapan utama: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program melalui pembentukan Gugus Kendali Mutu (GKM). Hasil implementasi program menunjukkan keberhasilan nyata dengan penurunan total angka produk reject dari 33% menjadi di bawah 10%, yang didorong oleh reduksi kontaminasi material hingga 90% dan kestabilan parameter suhu barrel mesin injeksi. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi alat digital dan sistem SOP visual mampu mengubah manajemen kualitas dari reaktif menjadi preventif, sekaligus meningkatkan profitabilitas ekonomi dan daya saing kelompok pengrajin mitra.