cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
Pelatihan Empati Pada Remaja Yang Melakukan Bullying Di Lembaga X Putu Diana Wulandari; Ratih Saraswaty; Aritya Widianti; Ni Luh Kade Nadia Rastafary
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.213

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju masa dewasa. Pada masa remaja muncul sifat egoisentrisme, seperti perilaku bullying dan tindakan kekerasan. Pelaku bullying umumnya memiliki agresivitas yang tinggi dan kurang memiliki empati. Hal ini sejalan dengan tujuan penelitian, yaitu penggunaan pelatihan empati untuk menurunkan bullying pada remaja. Pelatihan yang dilakukan pada remaja menggunakan dua pendekatan yaitu psikoedukasi dan pendekatan perilaku melalui latihan kasus dan role play. Hasil pelatihan diukur menggunakan metode kuantitatif menggunakan dua kuesioner pretest dan posttest. Berdasarkan tabel hasil uji t-test di atas dapat diketahui bahwa hasil nilai Sig. sebesar 0,047 (p0,05), yang berarti bahwa terdapat penurunan perilaku bullying pada remaja setelah diberikan intervensi. Selain itu, pada kuesioner empati diketahui nilai Sig. sebesar 0,016 (p0,05). Hal ini berarti bahwa terdapat peningkatan empati remaja setelah diberikan intervensi. Berdasarkan roleplay yang dilakukan, para remaja dapat menemukan insight dari kasus dan roleplay yang dilakukan oleh teman-temannya.
Analisis Faktor Yang Memengaruhi Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Pada Pekerja Arang Putih (White Charcoal) Di Pma Youngkwang Biomass Wahyuni Wahyuni; Asrul Asrul; Milna Chairunnisa Harahap
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada pekerja arang putih (white charcoal) di PMA Youngkwang Biomass. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan statistik uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan nilai p untuk variabel pengetahuan = 0,361, sikap = 0,018, ketersediaan APD = 0,016 dan pengawasan = 0,002, yang artinya sikap, ketersediaan APD dan pengawasan memiliki pengaruh terhadap kepatuhan penggunaan APD, sedangkan pengetahuan tidak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan penggunaan APD. Variabel yang paling besar memiliki pengaruh terhadap kepatuhan penggunaan APD yaitu variabel pengawasan, dimana pengawasan yang tidak baik cenderung 25 kali lipat memiliki pengaruh terhadap kepatuhan penggunaan APD pada pekerja di PMA Youngkwang Biomass. Ada pengaruh sikap, ketersediaan APD dan pengawasan terhadap kepatuhan penggunaan APD, sedangkan pengetahuan tidak memiliki pengaruh terhadap kepatuhan penggunaan APD. Perlu adanya sosialisasi dan pelatihan mengenai penggunaan APD pada pekerja agar pekerja memiliki kesadaran akan pentingnya penggunaan APD ketika bekerja.
Pengaruh Konformitas Teman Sebaya Terhadap Perilaku Konsumtif Pada Remaja Azizah Bestari Mulindra; Lita Ariani
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.201

Abstract

Perilaku konsumtif remaja erat kaitannya dengan pengaruh kelompok, khususnya konformitas. Remaja berusaha untuk diterima oleh lingkungannya karena mereka ingin keberadaannya dilihat dan diakui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku konsumtif pada remaja. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di Kota Banjarmasin. Pengumpulan data menggunakan dua skala yaitu, Skala Perilaku Konsumtif 31 item (α=0,955) dan Skala Konformitas Teman Sebaya 22 item (α=0,887). Subjek penelitian adalah remaja di Kota Banjarmasin dengan jumlah subjek 200 orang dengan penentuan sampel menggunakan Non-probability Sampling dengan cara Purposive Sampling.  Menurut analisis data dalam penelitian ini dengan menggunakan uji statistik, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh dengan arah yang positif dan signifikan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif pada remaja. Hal ini terlihat dari hasil yang ditunjukkan pada uji regresi linier sederhana diperoleh nilai F yaitu 35,506 dan tingkat signifikasi 0,0000,05 yang artinya konformitas teman sebaya berpengaruh terhadap perilaku konsumtif dan nilai koefisien determinasi / R Square diperoleh sebesar 0,152 yang berarti pengaruh konformitas teman sebaya terhadap perilaku konsumtif adalah sebesar 15,2%. 
Review Literatur: Acceptance and Commitment Therapy (Teori dan Aplikasi) Atika Mentari Nataya Nasution
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.215

Abstract

ACT adalah sebuah terapi psikologis yang merupakan pengembangan generasi ketiga dari terapi perilaku dan kognitif. Tujuan ACT yang dicapai yakni menumbuhkan fleksibilitas psikologis individu. Fleksibilitas psikologis ini diartikan sebagai secara psikologis, individu berada pada masa sekarang yang sepeunuhnya memiliki kesadaran akan situasi, adanya perubahan perilaku ataupun memiliki pertahanan demi mencapai nilai-nilai kehidupan. Tujuan ini dapat diraih dengan (1) meningkatkan penerimaan (acceptance), (2) meningkatkan defuse kognitif, (3) meyakini bahwa tidak diperlukan untuk bergantung kepada opini orang lain, (4) sadar pada masa sekarang serta memiliki kemampuan diri untuk berproses, (5) memiliki nilai-nilai kehidupan sebagai tujuan kehidupan, (6) memiliki strategi untuk bertahan ataupun mengubah perilaku sesuai dengan nilai kehidupan yang dimiliki. Desain penelitian ini penelitian deskriptif dengan metode literature review. Pada penelitian ini, sumber literature review berdasarkan pada jurnal berbasis internasional dan nasional berjumlah 10 jurnal. Penerapan ACT sudah cukup luas untuk menyelesaikan berbagai masalah psikologis dengan rentang perkembangan yang cukup luas pula. Keenam prinsip ACT menjadi pilar utama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan psikologis. ACT membantu individu mencapai fleksibilitas psikologis di dalam dirinya sehingga mendorong individu untuk tetap bertahan dan berjuang dalam menyelesaikan masalah di hidupnya.
Self Efficacy dan Positive Affect: Apakah ada pengaruhnya terhadap Self Regulated Learning Mujidin Mujidin; Husnul Khotimah Rustam; Nurbowo Budi Utomo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.205

Abstract

Kegiatan siswa tidak lepas dari tuntutan akademiknya. Namun, mereka sering memiliki masalah dengan pembelajaran mandiri – masalah mendasar yang perlu dipecahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah efikasi diri dan afek positif berpengaruh terhadap self regulated learning. Self-efficacy meningkatkan moral siswa. Pernyataan ini didukung oleh temuan kami dari 167 siswa, yang menyoroti bahwa self-efficacy dan pengaruh positif secara positif mempengaruhi self-regulated learning. Tiga alat ukur yang digunakan: skala pengaturan diri (37 item), skala efikasi diri (36 item), dan skala pengaruh positif (38 item). Temuan kami mengungkapkan bahwa siswa dengan self-efficacy tinggi akan lebih percaya diri dalam menyelesaikan tugas dibandingkan dengan self-efficacy rendah. Dengan demikian, guru dan orang tua dapat meningkatkan efikasi diri siswa dengan membatasi faktor-faktor negatif yang mengganggu peningkatan efikasi diri, seperti kecemasan. Selain itu, dapat mendorong tumbuhnya faktor-faktor positif seperti memfasilitasi perkembangan kondisi fisik siswa yang prima. Selain itu, pengaruh positif meningkatkan pikiran positif, yang dapat membantu siswa menyelesaikan tugas mereka, memperoleh prestasi, dan meningkatkan keterlibatan aktif dan kemandirian mereka. Implikasi dan saran untuk penelitian masa depan akan dibahas lebih lanjut.
Hubungan Pola Asuh Demokratis Dengan Self-Regulated Learning Pada Siswa SMPIT Nurul Ilmi Medan Eva Yulina
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.216

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh demokratis dengan self-regulated learning. Metode penelitian ini metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini 30 siswa dengan sampel 30 siswa. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik total sampling. Berdasarkan hasil uji korelasi product moment diatas dapat diketahui bahwa nilai signifikansi variabel pola asuh demokratis dan self-regulated learning sebesar 0.000 0.05. Hal tersebut menjelaskan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh demokratis dengan self-regulated learning pada siswa. Nilai pearson correlation yang diperoleh antara pola asuh demokratis dengan self-regulated learning sebesar 0.647. Hal tersebut menjelaskan bahwa variabel pola asuh demokratis dengan self-regulated learning memiliki korelasi yang positif dengan koefisien korelasi yang sangat kuat. Nilai koefisien determinan yang didapat yaitu 0,418 atau sebesar 41,8% pengaruh pola asuh demokratis terhadap self-regulated learning. Berdasarkan nilai koefisien determinan dapat diketahui bahwa pengaruh pola asuh demokratis terhadap self-regulated learning sebesar 41,8% dan 58,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Gambaran Kecemasan Orang Tua pada Karier Anak Berkebutuhan Khusus Cristine Roselvia Tri Amelia; Yudi Kurniawan; Feti Pratiwi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 2 (2023): J-P3K AGUSTUS
Publisher : Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i2.207

Abstract

Orang tua manapun pasti menginginkan anaknya dilahirkan dan tumbuh sempurna. Namun dalam kenyataannya, tidak semua harapan orang tua dapat terwujud. Ada beberapa orang tua yang memiliki anak dengan berkebutuhan khusus. Gangguan perkembangan yang dialami anak berkebutuhan khusus menyebabkan sulit tercapainya tugas perkembangan sesuai dengan usia anak. Kondisi yang dimiliki anak membuat orang tua merasa cemas mengenai masa depan dan juga karier anak. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat gambaran kecemasan orang tua terhadap karier anak berkebutuhan khusus serta mengidentifikasi harapan orang tua terhadap karier anak. Subjek yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif studi kasus. Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan /verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dasarnya kecemasan-kecemasan yang dirasakan oleh para orang tua pada karier anak yang berkebutuhan khusus adalah sama yaitu mengarah kepada adakah perusahaan atau kantor yang mau menerima anak berkebutuhan khusus dengan segala keterbatasannya baik secara kemampuan berpikir ataupun sikapnya, bidang pekerjaan apa yang cocok dan bagaimana anak berkebutuhan khususnya bisa berkomunikasi dengan orang lain di masa kerjanya nanti dengan segala keterbatasan yang dimilikinya baik secara inteligensi ataupun komunikasi. Secara garis   besar dapat disimpulkan bahwa setiap orang tua memiliki kecemasan terhadap karier anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus. Namun kecemasan tersebut tidak mematahkan harapan mereka pada kemajuan anak-anak mereka ke arah yang lebih baik.
Peran Self-Compassion dalam Menghadapi Loneliness pada Mahasiswa Perantau Kusniawati, Kusniawati; Mubina, Nuram; Leometa, Citra Hati
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.466

Abstract

Dalam era globalisasi saat ini, banyak mahasiswa yang melanjutkan atau menempuh pendidikan tinggi di luar kota asalnya atau biasa disebut dengan mahasiswa perantau. Mahasiswa perantau sering kali menghadapi tantangan emosional yang signifikan, salah satunya adalah rasa kesepian atau loneliness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-compassion terhadap loneliness. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 100 responden. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala psikologi yang diadopsi dari UCLA Loneliness Scale (The University of California, Los Angeles Loneliness Scale) Version 3 dari Russell dengan aspek loneliness yaitu aspek kepribadian (personality), aspek kepatutan sosial (social desirability), aspek depresi (depression) dan skala yang diadopsi Self-Compassion Scale (SCS) dari Neff dengan aspek self-kindness (kebaikan diri), self-judgement (menghakimi atau mengkritik diri sendiri), common humanity (sifat manusiawi), isolation (pengasingan), mindfulness (kesadaran akan situasi yang terjadi), dan overidentification (reaksi ekstrim). Uji hipotesis dengan regresi linear sederhana menunjukkan hipotesis alternatif diterima, yang berarti self-compassion berpengaruh terhadap loneliness dengan nilai Signifikan 0,00 0,05 . Semakin tinggi tingkat self-compassion yang dimiliki mahasiswa perantau di Kabupaten Karawang, maka loneliness yang dirasakan akan semakin rendah dengan pengaruh sebesar 67%.
Study of ChatGPT and Digital Literacy Influence on Learning Motivation Among College Student Eunike, Prisca; Wardhani, Putri Ayu Puspieta; Wulansari, Oktufiani Dwi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.486

Abstract

The increasing ease of learning for students in the era of technological advancement has led to a shift in students' learning motivation. Various platforms and applications can be utilized to support self-directed learning, one of which is through the existence of ChatGPT. However, the convenience offered by various technologies needs to be accompanied by good digital literacy skills. The aim of this study is to determine the impact of ChatGPT usage on student learning motivation. This research was conducted using a quantitative correlational design, by distributing an online form among students. The scale used was developed by the researchers based on indicators from existing theories and answered using a 5-point Likert scale rating. The analysis was performed using multiple regression methods. A total of 127 participants from various academic levels were obtained. The results of the study indicate that both ChatGPT usage and digital literacy together influence student learning motivation. Furthermore, ChatGPT alone does not have a significant impact, but it needs to be accompanied by digital literacy. These results emphasize the importance of understanding and mastering existing technologies before utilizing technological advancements to benefit student learning attitudes. Universities may consider providing training and guidance on the use of ChatGPT during the learning process to help enhance student motivation.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Intensitas Nyeri pada Penderita Nyeri Punggung Bawah Di RSI Jemursari Surabaya Amsori, Anabela Amoret; Aulia, Nurlisa Naila; Rusdi, Warda El Maida
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 3 (2024): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i3.606

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada penderita nyeri punggung bawah di RSI Jemursari Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 363 subjek. Sampel yang digunakan sebanyak 47 yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson. Tingkat kecemasan pada penelitian ini, 28 orang mengalami kecemasan ringan (59,6%), 16 orang mengalami kecemasan sedang (34,0%), dan 3 orang mengalami kecemasan berat (6%). Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 orang mengalami nyeri ringan (31,9%), 25 orang mengalami nyeri sedang (53,2%), dan 7 orang mengalami nyeri berat (14,9%). Hasil uji statistik dengan menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan bahwa nilai p-value yang diperoleh adalah 0,001 yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 dan dari uji korelasi diperoleh koefisien korelasi (r) = 0,827. Hal ini berarti terdapat hubungan yang kuat antara tingkat kecemasan dengan intensitas nyeri pada penderita nyeri punggung bawah di RSI Jemursari Surabaya.