cover
Contact Name
Vilya Syafriana
Contact Email
v.syafriana@istn.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainstechfarma@istn.ac.id
Editorial Address
Fakultas Farmasi ISTN, Jl. Moh. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, 12640
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20867816     EISSN : 27761878     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal ini memuat artikel penelitian kefarmasian meliputi kimia farmasi, biologi farmasi, bahan alam farmasi, teknologi farmasi, farmasi komunitas dan klinis, serta bioteknologi farmasi.
Articles 163 Documents
Karakterisasi Senyawa Volatil dan Uji Antibakteri dari Citrus bergamia dan Citrus sinensis Windri Handayani; Retno Yunilawati
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.964

Abstract

Minyak atsiri merupakan bahan organik yang bersifat volatil dan mengandung beberapa konsituen bahan aktif yang memiliki bioaktivitas tertentu. Minyak atsiri dari tanaman jeruk memiliki aroma yang khas dan berbagai kegunaan baik sebagai bahan aditif pada makanan ataupun bahan obat. Pada penelitian ini, minyak atsiri yang berasal dari Citrus bergamia dan Citrus sinensis dikarakterisasi dengan menggunakan kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS). Senyawa yang dominan ditemukan ialah l-limonene yang terkandung C. sinensis, sedangkan pada C. bergamia senyawa dominan ialah Linalool acetate diikuti oleh d-Limonene. Pengujian terhadap aktivitas antibakteri diujikan terhadap bakteri Gram positif Staphylococcus aureus dan bakteri Gram negatif Escherichia coli dengan metode difusi cakram. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya aktivitas penghambatan yang lebih tinggi pada bakteri S. aureus oleh C. bergamia dari pada C. sinensis. Hal tersebut menunjukkan potensi biosprospeksi minyak atsiri dari C. bergamia sebagai agen antibakteri.
Aspek Botani Ekonomi Pada Produksi Rural Bahan Baku Oleum Caryophylli [Syzygium aromaticum (L.) Merr. & L.M.Perry] Agung Sedayu; Novita Putri; Rindita Rindita
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.965

Abstract

Oleum Caryophylli dapat diproduksi dari daun cengkeh, padahal umumnya daun cengkeh dianggap sebagai limbah yang kurang berguna. Akan tetapi, di Desa Karangjambu, Kabupaten Tegal dan sekitarnya, terdapat kalangan warga yang mengumpulkan daun cengkeh gugur sebagai bahan simplisia Oleum Caryophylli. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aspek botani ekonomi terkait produksi bahan baku untuk pembuatan minyak cengkeh (Oleum Caryophylli). Penelitian dilaksanakan di Desa Karangjambu Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal pada pemilik pohon cengkeh, pengumpul daun dan pemilik pabrik Oleum Caryophylli. Wawancara dan observasi langsung menunjukkan bahwa daun cengkeh gugur merupakan bahan penting bagi suplementasi pendapatan harian kaum buruh tani. Selain itu, ditemukan bahwa telah hampir 40 tahun budaya pengumpulan daun cengkeh gugur telah mendukung industri bahan baku obat lokal. Beberapa rekomendasi diusulkan untuk meningkatkan kualitas produksi Oleum Caryophylli pada berbagai tingkatan pemangku kepentingan, terutama dalam rangka meningkatkan mutu higiene proses, bahan dan peralatan produksi.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Terhadap Penggunaan Obat Tradisional di Kelurahan Sukamaju Baru Kecamatan Tapos Kota Depok Ainun Wulandari; Ni’matul Khoeriyah; Teodhora Teodhora
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.975

Abstract

Penggunaan obat tradisional akan bermanfaat bagi kesehatan apabila digunakan secara tepat. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang mempengaruhi tindakan pemilihan pengobatan seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap terhadap penggunaan obat tradisional di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Jenis penelitian yang digunakan yaitu observasional yang bersifat deskriptif analitik dengan rancangan penelitian potong lintang (cross sectional) menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling terhadap 153 responden dan diperoleh 149 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan kriteria eksklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang mempunyai tingkat pengetahuan baik (69,1%), cukup (23,5%), dan kurang (7,4%). Hasil penelitian sikap yaitu 84,6% mempunyai sikap positif dan 15,4% mempunyai sikap negatif. Sebanyak 71,8% masyarakat menggunakan obat tradisional dengan tepat dan 28,2% masyarakat menggunakan obat tradisional tidak tepat. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat tradisional (p value = 0,000) dan ada hubungan yang signifikan antara sikap terhadap penggunaan obat tradisional (p value = 0,000). Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang mempengaruhi tindakan pemilihan pengobatan seseorang, termasuk penggunaan obat tradisional.
Potensi Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Kemangi (Ocimum x africanum Lour.) terhadap Staphylococcus epidermidis Ika Maruya Kusuma; Citra Widya Ningrum
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.989

Abstract

Bakteri Staphylococcus epidermidis merupakan salah satu patogen yang menyebabkan infeksi kulit pada manusia, sehingga diperlukan antibiotik untuk mencegah infeksi bakteri tersebut. Kemangi diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini yaitu menguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun kemangi spesies Ocimum x africanum Lour terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Daun kemangi dimaserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian dilakukan penapisan fitokimia, identifikasi bakteri dan uji aktivitas antibakteri melalui nilai Diameter Daya Hambat (DDH) pada konsentrasi 3%, 5% dan 7%. Haasil dari penelitian diperoleh ekstrak daun kemangi memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis berdasarkan nilai DDH pada konsentrasi 3%, 5% dan 7% rata-rata secara berturut yaitu 10,88 mm, 14,81mm dan 16,83 mm.
Uji Aktivitas Antioksidan dari Ekstrak Daun Tin (Ficus carica L.) varietas Iraqi Menggunakan Metode Ekstraksi Sonikasi Rahmatul Qodriah; Partomuan Simanjuntak; Dinda Aurelia Erika Putri
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.994

Abstract

Radikal bebas merupakan suatu senyawa yang mengandung satu atau lebih elektron tidak berpasangan pada orbital luarnya. Hal ini dapat menyebabkan senyawa tersebut menjadi sangat reaktif sehingga mencari pasangannya dengan cara menyerang dan mengikat elektron molekul besar yang berada di sekitarnya seperti lipid. protein maupun DNA. Tanaman tin (Ficus carica L.) merupakan salah satu famili Moraceae yang biasanya tumbuh di negara dengan daerah tropis dan subtropis. Salah satu bagian tanaman tin yang belum banyak dimanfaatkan dalam penelitian ilmiah adalah daunnya. Daun tin diduga memiliki khasiat sebagai antioksidan karena memiliki kandungan seperti flavonoid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi senyawa antioksidan dari ekstrak etanol daun tin varietas Iraqi. Penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan ekstrak etanol 50% dengan metode ekstraksi secara sonikasi yang mampu mengekstrak senyawa bioaktif dalam sampel dengan waktu yang relatif singkat. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol 50% daun tin varietas Iraqi memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 22,86 µg/mL.
Analisis Kadar Asam Asetat Hasil Fermentasi Buah Kedondong (Spondias dulcis Parkinson) dengan Metode Titrasi Alkalimetri Hervianti Nurfitria Nugrahani; Ida Apriyani; Saiful Bahri
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.1013

Abstract

Asam asetat didapatkan dari proses fermentasi bahan pangan seperti buah dan sayuran yang mengandung karbohidrat dalam jumlah besar. Buah kedondong (Spondias dulcis Parkinson) merupakan salah satu buah yang dapat difermentasi menghasilkan asam asetat. Penelitian ini bertujuan mengetahui kadar asam asetat dari hasil fermentasi buah kedondong. Fermentasi dilakukan secara anaerob pada pH 3-4,5, kemudian difermentasi kembali secara aerob menggunakan inokulum isolat BEN4 untuk mengubah alkohol menjadi asam asetat, yang ditandai dengan perubahan warna menjadi lebih pucat dan terbentuknya aroma asam yang menyengat. Analisis kadar asam asetat menggunakan metode titrasi alkalimetri menggunakan NaOH 0,1 N dan indikator fenolftalein yang dilakukan setiap empat hari sekali hingga asam asetat mencapai kondisi jenuh. Hasil pengukuran kadar asam asetat fermentasi buah kedondong yaitu sebesar 28,82-29,69%. Hasil ini menunjukkan bahwa asam asetat yang dihasilkan dari fermentasi buah kedondong dapat dimanfaatkan sebagai produksi cuka secara alami sesuai standar kadar asam asetat untuk cuka dapur yang ditetapkan oleh SNI 01-3711-1995.
Analisis Kandungan Logam Timbal (Pb), Besi (Fe) Dan Magnesium (Mg) Pada Pakan Ayam Ras Petelur Dengan Metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) Sholikha, Munawarohthus; Natasya, Fauziah Cinta; Puspitasari, Lia
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.1014

Abstract

Pakan dibutuhkan oleh ayam ras petelur, namun dalam pakan tersebut dapat mengandung unsur logam seperti timbal, besi, magnesium, dan lain–lain. Hal ini akan berpengaruh terhadap produk ternak yang dihasilkan dari ayam tersebut. Jika unsur–unsur logam tidak terkontrol akan memberikan efek negatif untuk manusia yang mengonsumsi telur tersebut seperti kanker dan penyakit lainnya. Untuk mengetahui unsur–unsur logam yang terdapat di dalam pakan, dilakukan pengujian dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Sampel uji diperoleh dari dua distributor berbeda yaitu sampel A dan sampel B yang terletak di daerah Jakarta. Dari pengujian tersebut didapatkan hasil, logam Pb (sampel A = 0,0276 mg/kg dan sampel B = Tidak Terdeteksi), logam Fe (sampel A = 134,79 mg/kg dan sampel B = 117,9 mg/kg), logam Mg (sampel A = 413,6 mg/kg dan sampel B = 363,7 mg/kg). Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa pakan tersebut mengandung logam Pb tetapi masih di bawah nilai ambang batas, sedangkan kandungan logam Fe dan Mg nilainya berada di atas nilai ambang batas yang direkomendasikan oleh SNI 0,05 mg/kg.
Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol, Etil Asetat Bunga dan Daun Honje (Etlingera elatior (Jack) R.M. Sm) pada Darah Domba Terinduksi tert- Butil Hidroperoksida (t-BHP) Tiah Rachmatiah; Wahyu Kimura; Kusmiati Kusmiati
SAINSTECH FARMA Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : FAKULTAS FARMASI, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v14i2.1076

Abstract

Studi tentang aktivitas antioksidan bunga dan daun honje (Etlingera elatior (Jack) RM Sm) telah dilakukan pada darah domba. Bahan yang digunakan adalah ekstrak etanol dan etil asetat dari bunga dan daun honje yang dibuat secara maserasi. Aktivitas antioksidan dari setiap ekstrak diuji untuk menentukan kadar malondialdehida (MDA) dalam plasma darah domba dengan metode Thiobarbituric Acid Reactive Substances (TBARS) serta aktivitas dari enzim superoksida dismutase (SOD) dan enzim katalase dalam sel darah merah domba. tersier-Butil hidroperoksida (t-BHP) digunakan untuk membentuk radikal bebas di dalam darah domba. Percobaan dilakukan pada 11 kelompok perlakuan, menggunakan ekstrak dengan kadar 10 dan 20 bpj serta vitamin E sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga honje dan ekstrak etil asetat daun honje memiliki efek tertinggi untuk menurunkan kadar MDA yaitu 27,24 % dan 31,91 % pada kadar 20 bpj, sementara itu peningkatan aktivitas enzim SOD tertinggi diperlihatkan oleh ekstrak etil asetat bunga honje dan ekstrak etanol daun honje yaitu 133,99 % dan 144,29 % pada kadar 20 bpj, namun peningkatan aktivitas enzim katalase hanya diperlihatkan oleh ekstrak etanol bunga honje dengan kenaikan 1,26% pada kadar 20 bpj. Analisis spektrum infrared pada ekstrak etanol dan etil asetat bunga dan daun honje menunjukkan adanya senyawa yang mengandung gugus OH.
Pelaksanaan Pelayanan Farmasi Klinik di Apotek Pada Masa Pandemi COVID-19: Suatu Literature Review Maria, Nisa; Kusumawardani, Larasati Arrum; Yunita, Nurma; Sutantoputri, Dini Badriyanti
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 1 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v15i1.1091

Abstract

Selama masa pandemi Coronavirus disease 2019 (COVID-19), apoteker harus tetap memberikan pelayanan farmasi klinik di apotek. Apoteker di apotek merupakan sumber informasi terkait penggunaan obat yang mudah diakses oleh masyarakat. Tetapi pelaksanaan kegiatan pelayanan kefarmasian di apotek tentu mengalami hambatan dan tantangan selama pandemi ini. Tinjauan literatur dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dampak pandemi terhadap pelaksanaan pelayanan farmasi klinik dan perubahan yang dilakukan oleh apoteker di apotek selama situasi pandemi ini. Penelusuran artikel dilakukan melalui search engine PubMed dan ScienceDirect. EndNote X9 digunakan sebagai alat bantu untuk pengorganisasian artikel hasil penelusuran. Hasil penelusuran didapatkan tujuh artikel penelitian observasional atau eksperimental yang memenuhi persyaratan inklusi dan eksklusi lain yang sudah ditetapkan. Hasil tinjauan literatur ini menunjukkan bahwa pengkajian resep, dispensing, pelayanan informasi obat, konseling, home pharmacy care, pemantauan terapi obat, dan monitoring efek samping obat tetap dapat dilakukan selama masa pandemi dengan persyaratan yang ketat. Pelayanan informasi obat dan konseling di apotek dilakukan dalam waktu yang singkat, pasien kemudian diberikan informasi tambahan melalui telepon atau flyer. Pemantauan terapi dan efek samping obat dapat dilakukan melalui telepon. Home pharmacy care hanya dilakukan jka sangat diperlukan. Pelayanan farmasi klinik di apotek dilakukan secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan dan modifikasi sistem. Pelayanan online menjadi alternatif yang bisa diterapkan untuk mengisi kekurangan pelaksanaan secara tatap muka.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Kulit Buah Kawista (Limonia acidissima) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Kusuma, Ika Maruya; Jastian, Silfia Yohana; Amir, Mellova
Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 1 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian
Publisher : LPPM, INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37277/sfj.v15i1.1099

Abstract

Kawista (Limonia acidissima) adalah tumbuhan famili Rutaceae yang tidak hanya ada di India tetapi juga ada di Indonesia. Kulit buah kawista diketahui mengandung senyawa flavonoid seperti rutin, naringin, hesperidin, sinensetin yang diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian antibakteri dari ekstrak metanol kulit buah kawista di Indonesia terhadap Staphylococcus aureus belum diuji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol kulit buah kawista terhadap bakteri S.aureus. Metode yang digunakan meliputi pembuatan ekstrak secara maserasi dengan metanol dan pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram pada ekstrak dengan konsentrasi 25%, 50% dan 75%, kontrol positif klindamisin dan kontrol negatif aquadest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol kulit buah kawista memiliki aktivitas antibakteri terhadap S. aureus pada konsentrasi 25%, 50% dan 75% dengan diameter daya hambat secara berurut yaitu 15,49 mm, 17,37 mm, dan 22,49 mm. Ekstrak metanol kulit buah kawista konsentrasi 75% memiliki efektivitas yang sama dengan kontrol positif klindamisin (20,05 mm).

Page 11 of 17 | Total Record : 163


Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 18 No 2 (2025): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 18 No 1 (2025): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol. 18 No. 1 (2025): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 17 No 2 (2024): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 17 No 1 (2024): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 16 No 2 (2023): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 16 No 1 (2023): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 2 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 15 No 1 (2022): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 14 No 2 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 14 No 1 (2021): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 13 No 2 (2020): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 13 No 1 (2020): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 12 No 2 (2019): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 12 No 1 (2019): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 11 No 2 (2018): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 11 No 1 (2018): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 10 No 2 (2017): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 10 No 1 (2017): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 9 No 2 (2016): SAINSTECH FARMA Vol 9 No 1 (2016): SAINSTECH FARMA Vol 8 No 2 (2015): Sainstech Farma Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7 No 1 (2014): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 6 No 2 (2013): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 4 No 2 (2012): Sainstech Farma: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 2 No 1 (2011): Sainstech Farma More Issue