cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Sosialisasi penggunaan instrumen self screening untuk meningkatkan peran kader dalam pencegahan penularan penyakit tuberkulosis Suharti Suharti; Abbasiah Abbasiah
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024685

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosa yang menyerang jaringan paru-paru. Angka penularan pemnyakit ini masih sangat tinggi, terutama pada Negara berkembang seperti Indonesia. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemberian edukasi kepada kader yang dilaksanakan oleh tim pengabdi dari Poltekkes Jambi yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa ada perbedaan tingkat pengetahuan dan keterampilan kader dalam meningkatkan perannya dalam pencegahan penularan penyakit tuberculosis. Hal ini terlihat dari kuesioner pre dan post test yang diisi oleh kader. Sosialisasi ini menghasilkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader tentang cara mencegah penularan penyakit tuberkulosis dengan menggunakan instrument self screening.
Introduksi teknologi budidaya lebah madu bagi Masyarakat Desa Matabaho Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Rosmarlinasiah, Rosmarlinasiah; Nur, Hafidah; Hadjar, Nurhayati; Marwah, Sitti; Uslinawaty, Zakiah; Laksananny, Satya Agustina; Aziz, Afdal; FM, Johnny
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024874

Abstract

Desa Matabaho merupakan wilayah kepulauan kaya sumberdaya lebah madu seperti lebah bersengat Apis dorsata Binghamii dan lebah tak bersengat Trigona sp.  Sumberdaya lebah madu yang melimpah memberikan kontribusi terhadap pendapatan masyarakat jika dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan. Permasalahan muncul di wilayah tersebut bahwa teknik berbudidaya lebah Trigona belum diketahui sehingga hasil lebah terbuang percuma.  Diperlukan pendampingan bagaimana membudidayakan lebah Trigona.  Metode pendampingan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi cara.  Hasil pendampingan menunjukkan masyarakat sangat antusisas mengikuti kegiatan pendampingan.  Semua peserta meningkat pengetahuan tentang teknik budidaya lebah Trigona sp.
Pemanfaatan Durian Minor Menjadi Dodol Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kelompok Wanita Desa Prima Banjarharjo Kulon Progo Dwi Lestari Lukviana; Nisywa Dwiza Reihan; Ummi Zakkiyah; Atika Silma Daima; Eva Wirda Destari; Huda Muzaki Putra A; Ariq Salma Ajmala; Gadis Retno Adila; Yudha Fauzan; Selvia Permata Apriyanti; Yunda Maymanah Rahmadewi
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024690

Abstract

Durian yang dihasilkan oleh Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo sangat melimpah namun hanya di jual segar saja, sehingga Durian Minor belum termanfaatkan dengan baik, disisi lain Masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan Durian Minor tersebut sehingga perlu adanya bimbingan atau pendampingan kepada Masyarakat untuk memanfaatkan potensi yang ada. Salah satu pendampingan yang dapat dilakukan adalah pelatihan pembuatan Dodol yang terbuat dari daging Durian Minor. Tujuan dari kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa ini untuk meningkatkan nilai jual durian minor yang semula hanya dibuang menjadi limbah kemudian dimanfaatkan menjadi produk dodol durian yang bernilai jual tinggi serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Banjarharjo. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pelatihan kepada Ibu-ibu. Setelah dilaksanakan program ini hasil yang di dapatkan adalah peningkatan pengetahuan Masyarakat tentang Dodol Durian Sebelum pelatihan sebesar 91,25% dan setelah pelatihan sebesar 92,35%. Sedangkan keterampilan pengolahan Dodol Durian sebelum pelatihan sebesar 56,73% dan setelah pelatihan meningkat sebesar 95,63%.
Peningkatan pengetahuan lansia hipertensi dalam menangani kecemasan dengan latihan relaksasi nafas dalam di UPT Yayasan Sosial Tuna Runggu Wicara dan Lanjut Usia Pematangsiantar Damanik, Derma Wani; Saragih, Julwansa; Yunia, Eva Anita; Purba, Wulan Sari
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024865

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia, terutama menyerang masyarakat dengan lanjut usia. Hipertensi menjadi salah satu faktor resiko kardiovaskular utama sebagai penyebab kematian dini pada masyarakat dunia. Hipertensi adalah suatu penyakit degeneratif dimana tekanan darah sistolik 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Hipertensi merupakan peringkat keenam penyakit tertinggi di Indonesia mencapai 34,1%. Sementara itu, penderita hipertensi pada lansia di Sumatera Utara berjumlah 14.993 jiwa. Lanjut usia yang menderita hipertensi akan lebih mungkin untuk mengalami stress atau kecemasan. sehingga perlu diberikan latihan relaksasi nafas dalam untuk menurunkan kecemasan pada lansia. Pelaksanaan pengabdian masyarakat yang dilakukan berupa pemberian edukasi. Subjek atau sasaran pada kegiatan ini adalah lansia dengan hipertensi yang tinggal di UPT Yayasan Sosial Tuna Rungu Wicara dan lanjut Usia Pematangsiantar sebanyak 12 orang. Hasil pengabdian masyarakat diperoleh bahwa sebelum edukasi mayoritas pengetahuan responden adalah kurang sebanyak 7 orang (59%) dan setelah mendapatkan edukasi tingkat pengetahuan responden meningkat menjadi 9 orang (75%). Responden juga mengungkapkan terjadi penurunan kecemasan pada diri mereka. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman responden sebelum dan sesudah pemberian edukasi sehingga terjadi penurunan kecemasan responden.
Edukasi mengenalkan pemantauan perkembangan anak dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) pada kader posyandu Suparno, Suparno; Estiani, Meilina; Suryanda, Suryanda
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024396

Abstract

The existence of a child development disorder is an important reason for monitoring child development as early as possible. In the preliminary survey, it was found that children with speech/language delays reached 0.02%. Early detection of developmental disorders in children has an important role in the welfare of children and families. And the fact states that early detection of developmental disorders must be available in primary child health services. Monitoring of children's development can be done using the Developmental Pre-screening Questionnaire. Kader posyandu as part of primary service personnel need to be given training in monitoring child development with this questionnaire so that it can be applied to Posyandu activities for toddlers. The problem in this activity is that the kader posyandu in Desa Talang Jawa wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung, Kecamatan Baturaja Barat, have never received information and have not had the ability to use this Pre-screening Development Questionnaire. This educational activity aims to increase knowledge and skills about monitoring children's development using the Developmental Pre-screening Questionnaire. From this activity, it was found that the level of knowledge of participants before education was 7.4% enough, 92.6% less, and after being given education was Good 63 %, 25.9% enough and 11.1% less. The ability of participants after being given education increased by 100%. It was concluded that after the education introduced the monitoring of children's development with the Developmental Pre-screening Questionnaire, there was an increase in the knowledge and ability of kader posyandu
Eksplorasi minat dalam meningkatkan perencanaan karier peserta didik di MAS Mathlaul Anwar Labuhan Ratu Bandar Lampung Zany, Amar; Damayanti, Rika; Sugiharta, Iip
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024854

Abstract

Pada dasarnya peserta didik yang mengalami kesulitan dan kebingungan dalam menentukan perencanaan karier, disebabkan karena kurangnya wawasan dan pengetahuan akan informasi dalam bidang pendidikan ataupun bidang pekerjaan. Guru bimbingan dan konseling mengambil langkah melalui bimbingan karier terhadap peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan hasil dari guru bimbingan dan konseling dalam melakukan bimbingan karier terhadap peserta didik. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan proses analisis data melalui tahapan; reduksi data, penyajian atau display data dan kesimpulan dan alat bantu analisis data berupa software NVivo 12 Pro. Hasil penelitian dari pelaksanaan layanan bimbingan karier melalui eksplorasi minat dilakukan melalui bimbingan klasikal, sedangkan kemampuan perencanaan karier peserta didik yang awalnya belum memahami dan merasa bingung dalam minat karier yang mereka inginkan, setelah diberikan layanan bimbingan karier terdapat hasil yang positif, meskipun tahapan pelaksanaan layanan yang diberikan belum maksimal diterapkan oleh guru bimbingan dan konseling, tetapi sudah cukup baik untuk membantu peserta didik dalam menambah informasi dan wawasan untuk menentukan pilihan kariernya, kegiatan eksplorasi juga merupakan kegiatan dalam mencari informasi untuk memperkaya pengalaman dan mengelola informasi untuk menentukan pilihan karier yang sesuai dengan minat dan bakat.Abstract. Basically, students who experience difficulties and confusion in determining career planning, caused by lack of insight and knowledge of information in the field of education or the field of work. Guidance and counseling teachers take steps through career guidance towards learners. This study aims to determine the implementation and results of guidance and counseling teachers in conducting career guidance for students. The method used in this study is qualitative research with a descriptive approach, data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. With the process of data analysis through stages; data reduction, presentation or display of data and conclusions and data analysis tools in the form of NVivo 12 Pro software. Research results from the implementation of career guidance services through interest exploration are carried out through classical guidance, while the career planning ability of students who initially do not understand and feel confused in the career interests they want, after being given career guidance services there are positive results, Although the stages of implementing the services provided have not been maximally applied by guidance and counseling teachers, but it is good enough to help students add information and insight to determine their career choices, exploration activities are also activities in finding information to enrich experience and managing information to determine career choices that suit their interests and talents. 
Psikoedukasi untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Mental Remaja di Kabupaten Kupang Damayanti, Yeni; Kiling, Indra Yohanes; Ratu, Feronika; Panis, Marleny Purnamasary
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024884

Abstract

Remaja memerlukan dukungan sosial untuk meningkatkan literasi kesehatan mental. Psikoedukasi literasi kesehatan mental dilakukan dengan tujuan agar remaja memiliki literasi tentang kesehatan mental dan mengetahui tentang cara mengatasi masalah kesehatan mental baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Kegiatan ini dilaksanakan di Gereja Imanuel Manefu Baumata, Kabupaten Kupang. Sebanyak 27 remaja mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini. Penelitian quasi eksperimen dengan one-group pretest-posttest design dilakukan terhadap 27 partisipan untuk mengukur efektivitas psikoedukasi. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa psikoedukasi literasi kesehatan mental berpengaruh terhadap pemahaman remaja tentang kesehatan mental, t (26) = -7,217, p kurang dari 0,001, d = -1,389. Abstract. Adolescents need social support to improve mental health literacy. Mental health literacy psychoeducation was carried out with the purpose that adolescents have literacy about mental health and know about how to deal with mental health problems both for themselves and for others. This activity was held at Imanuel Manefu Baumata Church, Kupang Regency. A total of 27 teenagers participated in this community service activity. A quasi-experimental study with one-group pretest-posttest design was carried out on 27 participants to measure the effectiveness of the psychoeducation. The results of the hypothesis testing show that psychoeducation of mental health literacy has an effect on adolescents’ understanding on mental health, t (26) = -7,217, p less than 0.001, d = -1,389.
Edukasi manajemen diri penderita diabetes mellitus di Huta III Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Damanik, Derma Wani; Saragih, Julwansa; Yunia, Eva Anita; Dewi, Rani Sartika
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024733

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit menahun akibat kadar gula darah yang tinggi. Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang membutuhkan pengontrolan status metabolik untuk meminimalkan terjadinya komplikasi multi organ yang seiring waktu dapat menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. Jumlah kasus dan prevalensi diabetes terus meningkat selama beberapa dekade terakhir. Pada tahun 2021, lebih dari lebih dari setengah miliar manusia dari seluruh dunia hidup dengan diabetes, atau tepatnya 537 juta orang, dan jumlah ini diproyeksikan akan mencapai 643 juta pada tahun 2030, dan 783 juta pada tahun 2045. Indonesia menempati peringkat kelima dari negara-negara dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Pelaksanaan Pengabdian masyarakat dilakukan dalam bentuk edukasi atau pemberian informasi untuk memberikan pemahaman masyarakat tentang manajemen diri penderita diabetes melitus.  Subjek atau sasaran dalam kegiatan ini adalah masayarakat yang tinggal di Huta III Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun. Hasil pengabdian masyarakat diketahui bahwa sebelum diberikan edukasi mayoritas pengetahuan responden adalah kurang sebanyak 17 orang (48,5%), pengetahuan cukup sebanyak 10 orang (28,6%), dan pengetahuan baik 8 orang (22,9%), sedangkan setelah pemberian edukasi mayoritas pengetahuan responden adalah baik sebanyak 29 orang (82,8%), pengetahuan cukup sebanyak 6 orang (17,2%) dan pengetahuan kurang 0 orang. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberian edukasi manajemen prilaku penderita diabetes memberikan dampak yang positif bagi peserta dan terdapat peningkatan pemahaman peserta dari sebelum dan sesudah pemberian edukasi.Abstract: Diabetes mellitus (DM) is a chronic disease caused by high blood sugar levels. Diabetes Mellitus is a disease that requires controlling metabolic status to minimize the occurrence of multi-organ complications which over time can cause serious damage to the heart, blood vessels, eyes, kidneys and nerves. The number of cases and prevalence of diabetes has continued to increase over the last few decades. In 2021, more than half a billion people from all over the world live with diabetes, or to be precise 537 million people, and this number is projected to reach 643 million in 2030, and 783 million in 2045. Indonesia is ranked fifth among the countries in the world. The country with the highest number of diabetes sufferers in the world. Implementation of community service is carried out in the form of education or providing information to provide public understanding about self-management of diabetes mellitus sufferers. The subjects or targets in this activity are the people who live in Huta III Tanjung Pasir, Tanah Jawa District, Simalungun Regency. The results of community service showed that before being given education, the majority of respondents' knowledge was 17 people (48.5%) lacking, 10 people had sufficient knowledge (28.6%), and 8 people (22.9%) had good knowledge. The majority of respondents' education knowledge was good, 29 people (82.8%), 6 people had sufficient knowledge (17.2%) and 0 people had poor knowledge. The results of this activity show that providing education on behavior management for diabetes sufferers had a positive impact on participants and there was an increase in participants' understanding before and after providing education.
Pelatihan penulisan manuskrip dalam jurnal nasional bereputasi bagi guru-guru SMA/SMK di kecamatan bekri Lampung Tengah Yustina Sri Ekwandari; Valensy Rachmedita; Aprilia Triaristina
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024678

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan guru mengenai cara membuat manuskrip jurnal nasional bereputasi yang dapat dapat digunakan oleh guru-guru di SMA/SMK supaya aktif dalam menulis. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan atau pendampingan secara langsung kepada guru. Subjek sasaran dalam kegiatan ini adalah guru-guru sekolah di Kecamatan Bekri Kabupaten Lampung Tengah. Harapan yang didapatkan melalui penelitian ini adalah tercapainya tujuan-tujuan dari pengabdian ini seperti yang sudah penulis uraikan di atas salah satunya meningkatkan pengetahuan guru dalam menulis artikel ilmiah bagi guru tersebut. Metode pengabdian kepada masyarakat yang dipakai adalah guru-guru SMA/SMK  untuk publikasi jurnal nasional. Hasil menunjukkan: (1) proses pelaksanaan pelatihan penulisan abstrak untuk tujuan publikasi jurnal nasional, (2) persepsi dan sikap para peserta pelatihan, dan (3) perkembangan kualitas penulisan abstrak peserta pelatihan. Pelatihan ini diharapkan dapat mendongkrak tingkat diterimanya manuskrip para peserta pelatihan. Abstract: The purpose of this service activity is to increase teachers knowledge about how to create reputable national journal manuscripts. That can be used by high school/vocational school teachers to be active in writing. The method used in this service activity is direct training or assistance to teachers. The target subjects in this activity are school teachers in Bekri district, Central Lampung Regency. To hope obtained through this research is to achieve the goals of this sevice as the author has described above, on of which is increasing teacher knowledge in writing scientific articles for these teachers. The community service method used is by high school/vocational school teachers for national journal publications. The results show the process of implementing abstract writing training for the purpose of national jpurnal publication, the perceptions and attitudes of the training participants abstract writing. This training is expected to increase the level of acceptance of manuscripts by training participants.
Analisis pengaruh post truth terhadap generasi Z dalam berkomunikasi Dewi, Dewi; Unde, Andi Alimuddin; Hasan, Aswar
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024825

Abstract

Dampak pandemi COVID-19 terhadap penggunaan internet di Indonesia telah signifikan, terutama dengan meningkatnya jumlah pengguna internet dan media sosial sebagai konten utama yang diakses oleh mayoritas pengguna. Perubahan perilaku dalam mencari informasi terjadi, di mana lebih banyak orang beralih menggunakan media sosial daripada media tradisional, yang berdampak pada cara orang memproses informasi menuju pemikiran instan dan penerimaan berdasarkan keyakinan dan emosi. Fenomena ini, yang dikenal sebagai post-truth, semakin populer di kalangan Generasi Z, yang tumbuh dalam lingkungan teknologi informasi yang maju. Pendidikan tentang literasi digital menjadi kunci dalam membentuk generasi yang cerdas dalam menggunakan media sosial, sementara analisis terhadap pengaruh post-truth terhadap cara komunikasi Generasi Z menjadi penting untuk membentuk masyarakat masa depan yang lebih bijak.