cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Pelatihan Pembuatan Susu Kedelai Kurma “SUDEMA” dalam Upaya Meningkatkan Mikroba Baik Saluran Pencernaan di Kelurahan Lembah Sari, Rumbai Timur Mursyida, Eliya; Surya, Alfin; Widiasari, Santi; Oktariani, Eva; Sidoretno, Wahyu Margi; Wedyawatifitri, Riana Adelaide; Suryandhi, Guntur; Al-Basyari, M. Habib Mifta
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024797

Abstract

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki sekitar 71 varietas kedelai. Kedelai diketahui memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan susu sapi. Protein pada kedelai dapat mempernagruhi komunitas mikroba usus dan dapat juga digunakan sebagai prebiotik. Selain kedelai, kurma juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Bahkan susu kedelai dan kurma dikombinasi diketahui memiliki manfaat bagi kesehatan. Masyarakat RT 02 RW 06 Lembah Sari masih minim terhadap kombinasi pengolahan susu kedelai kurma. Pengabdian bertujuan untuk melatih masyarakat dalam membuat susu kedelai kurma yang berstandar secara mandiri. Pengabdian ini dilakukan di RT 02 RW 06 Lembah Sari dengan cara melatih secara langsung pembuatan susu kedelai kurma yang disertai penyebaran leaflet tentang cara pembuatan susu kedelai kurma, dilanjutkan dengan sesi tanya-jawab, dan pengisian kuesioner terkait kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan pengabdian. Hasil pengabdian didapatkan bahwa masyarakat sangat antusias dengan pelatihan ini dan dibuktikan dengan data dari pengisian kuesioner yang didapatkan bahwa masyarakat sangat setuju dan setuju dengan diadakannya kegiatan pelatihan ini.
Layanan Informasi Melalui Media Sosial Tiktok Terhadap Pemahaman Bahaya Pornografi Pada Peserta Didik di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Lampung Selatan Wahidah, Suci Rahmatu; Damayanti, Rika; Thahir, Andi
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024855

Abstract

Perilaku pecandu pornografi disebabkan karena kurangnya pemahaman tentang bahaya pornografi. Pemahaman mengenai ragam-ragam bentuk pornografi, faktor-faktor penyebab kecanduan pornografi dan efek bahaya dari pornografi bagi kesehatan. Hal ini dapat dilihat pada peserta didik kelas VIII A dan VIII B yang kurang memahami bahaya pornografi sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan pemahaman peserta didik tentang bahaya pornografi dengan memberikan layanan informasi melalui media sosial tiktok. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh layanan informasi melalui media sosial titkok terhadap pemahaman bahaya pornografi pada peserta didik kelas VIII di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Lampung Selatan. Layanan informasi dilaksanakan melalui media sosial tiktok karena tiktok menjadi tontonan terbanyak pada remaja saat ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dalam bentuk quasi eksperimen dengan desain non equivalent control group design. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 24 peserta didik, 13 peserta didik dari kelas VIII A sebagai kelompok eksperimen dan 11 peserta didik dari kelas VIII B sebagai kelompok kontrol, sampel ini ditentukan dengan metode purposive sampling. Pada kelompok eksperimen peneliti memberikan layanan informasi tentang bahaya pornografi melalui media sosial tiktok sedangkan pada kelompok kontrol menggunakan media slide power point. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui rata-rata pretest pada kelompok eksperimen adalah 8,9 sedangkan pada kelompok kontrol 9,4. Setelah diberikan treatment menggunakan layanan informasi diperoleh rata-rata posttest sebesar 29,9 pada kelompok ekperimen dan sebesar 27,2 pada kelompok kontrol. Pengaruh layanan informasi terhadap pemahaman bahaya pornografi dapat dilihat dari hasil N-Gain pada kelompok ekperimen diperoleh rata-rata 21 sedangkan pada kelompok kontrol diperoleh rata-rata 17,8, yang berarti rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa pemberian layanan informasi melalui media sosial tiktok berpengaruh terhadap pemahaman bahaya pornografi pada peserta didik kelas VIII di SMP Amal Bhakti Jati Mulyo Lampung Selatan.
Edukasi gizi dan pencegahan anemia pada remaja Febriyanti, Hellen; Suparni, Hetty Endang; Yulinasari, Yulinasari; Pratiwi, Setyo; Ismiyati, Ismiyati; Rini, M.Eka; Prastiwi, Prastiwi; Triyana, Yuli
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024773

Abstract

Remaja merupakan transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa yang ditandai sejumlah perubahan biologis, kognitif, dan emosional. Perubahan biologis yaitu pertambahan tinggi badan, perubahan hormonal, dan kematangan seksual. Perubahan kognitif yang terjadi adalah meningkatnya berpikir abstrak, idealistis, dan logis. Perubahan sosio emosional meliputi tuntutan untuk mencapai kemandirian, konflik dengan orang tua dan keinginan untuk meluangkan waktu bersama teman sebaya. Oleh karena itu, masa remaja adalah masa yang lebih banyak membutuhkan zat gizi. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi adiksi Anemia pada remaja. Pelakasanaan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti remaja di desa podosari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah melalui pemutaran video, ceramah, dan diskusi serta tanya jawab, dimana sebelum dan sesudah kegiatan siswa diberikan pretest dan posttest. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman siswa tentang dampak terjadinya anemia bagi tubuh beserta bahayanya dan memberikan hasil peningkatan pengetahuan siswa tentang bahaya anemia. Pentingnya program pencegahan anemia yang dilakukan secara regular agar bisa menyadarkan dan mengingatkan kembali tentang pentingnya waspada tentang anemia
Strategi Pengembangan Sektor UMKM Rapulung Art’s Pasca Pandemi di Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat Cahyani, Khairia Regita; Jufri, Akhmad; Masrun, Masrun
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024837

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana strategi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Rapulung Art’s Masa Pandemi di Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Rapulung Art’s menggunakan strategi agresif yang berada di posisis kuadran I diantaranya: (1) memanfaatkan keberadaan KEK Mandalika untuk menjual produk UMKM Rapulung Art’s, (2) Dengan adanya hubungan yang baik dengan konsumen bisa memicu adanya pelanggan tetap atau konsumen tetap, (3) dengan adanya rumah produksi sendiri bisa memaksimalkan pembuatan produk. 
Pemanfaatan dan Pendampingan Metode Pemberian Tugas Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini (AUD) bagi Guru PAUD di TK Kreatif Cendekia Surabaya Asmara, Berda; Shari, Destita; Rulyansah, Afib
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024762

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini fokus pada peningkatan keterampilan motorik halus anak usia dini (AUD) di TK Kreatif Cendekia, Surabaya, melalui pelatihan metode pemberian tugas bagi tujuh guru PAUD. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang mendukung perkembangan motorik halus AUD. Melalui serangkaian workshop, diskusi interaktif, dan sesi praktik, guru-guru dibekali dengan teori dan praktik pengajaran inovatif yang berorientasi pada pengalaman belajar anak. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru mengintegrasikan metode baru ke dalam kurikulum dan pembelajaran sehari-hari, yang tercermin dalam keterlibatan yang lebih tinggi dan perkembangan keterampilan motorik halus pada anak-anak. Kesuksesan ini juga menggarisbawahi pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru PAUD untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini. Program ini tidak hanya memberikan kontribusi pada pengembangan profesional guru tetapi juga menyoroti pentingnya kerjasama antar lembaga pendidikan dalam mendukung inisiatif pendidikan anak usia dini.Abstract: This community service program focuses on enhancing the fine motor skills of early childhood (EC) students at Kreatif Cendekia Kindergarten in Surabaya, through training methods for task delivery for seven early childhood education (ECE) teachers. The training is designed to improve teachers' understanding and skills in developing learning activities that support the fine motor development of EC students. Through a series of workshops, interactive discussions, and practice sessions, teachers are equipped with both theory and practice of innovative teaching oriented towards the children's learning experience. The training results show a significant improvement in teachers' ability to integrate new methods into the curriculum and daily learning, reflected in higher engagement and development of fine motor skills in children. This success also underscores the importance of ongoing training for ECE teachers to enhance the quality of early childhood education. This program not only contributes to the professional development of teachers but also highlights the importance of collaboration between educational institutions in supporting early childhood education initiatives.
Faktor Predisposing, Enabling, dan Reinforcing dalam Pemberian ASI Eksklusif Octamelia, Mega; Wahyudi, Donny Tri
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024872

Abstract

Pemberian ASI eksklusif didefinisikan dengan pemberian ASI saja pada bayi selama 6 bulan tanpa pemberian makanan tambahan, kecuali bayi dengan kondisi khusus yang membutuhkan pemberian larutan rehidrasi oral, vitamin, maupun obat-obatan oral. Capaian pemberian ASI eksklusif di dunia hanya 40% sedangkan target yang diharapkan 70%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengkaji, dan menelaah berbagai faktor predisposing, enabling, dan reinforcing yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Literature review ini menggunakan artikel tahun 2018-2023. Literature ini dilakukan pada 12 artikel yang memenuhi kriteria. Hasilnya didapatkan faktor predisposing yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif adalah pendidikan, usia, paritas, etnis, pengetahuan ibu, motivasi ibu, jumlah antenatalcare (ANC), Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta pengalaman ibu. Faktor enabling yaitu; adanya konseling, pendapatan, pembatasan iklan susu formula, pemberian cuti melahirkan, serta pendapatan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Selain itu, faktor reinforcing yang dapat mempengaruhi pemberian ASI eksklusif diantaranya adalah adanya dukungan suami, dukungan orang tua/mertua, serta dukungan petugas kesehatan. Diharapkan masyarakat lebih meningkatkan kesadaran dalam mendukung ibu menyusui agar tetap memberikan ASI eksklusif.
Peningkatan omzet usaha umkm melalui tehnik pembukuan sederhana dalam Komunitas Maju Kuliner (KOMAKU) Marlinah, Aan; Rahayuningsih, Deasy Ariyanti; Deborah, Deborah
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024767

Abstract

The community service activities  with the title “A simple bookkeeping” was held by Trisakti School of Management (TSM) cooperation with MSMEs associated with KOMAKU on July, 5, 2023  time 19.00 WIB until finish through zoom meeting. The purposes of the activity is to increase the knowledge of  MSMEs actors in bookkeeping technic until they have a capability in setting the financial statement. The training activity was intended to MSMEs actors to understand the accounting role especially in financial transaction bookkeeping techniques in MSMEs. Komunitas Maju Kuliner (KOMAKU) which spread all over cities in Indonesia as a community under supervision of chef Desi, a master chef from cooking competition on television. Furthermore, the speaker of TSM explained the material about the accounting cycle and the simple bookkeeping process. The material can increase the curiosity participant in joining the question and answer session. At the end of program, participant has shown the sense of satisfaction in understanding the series of bookekeeping stages through explaination of speaker in order to be implemented in their MSMEs. Finally, MSMEs actors in KOMAKU are able to understand the financial aspect such as the process of simple bookkeeping  even though  there is such another important aspect as the center of attention such as financial planning and marketing strategy of product that can help the actors to make success of MSMEs activities.
Analisis perilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMPN 2 Bungku Timur Nurwahyuni, Nurwahyuni; Moh.Said, Nurul Aminah
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024829

Abstract

Saat ini, penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang membutuhkan upaya preventif, terutama pada kalangan pelajar yang berfokus pada bagaimana siswa dapat beperilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah (1) untuk mengidentifikasi perilaku asertf menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMPN 2 Bungku Utara (2) Untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya perbedaan perilaku asertif menolak penyalalahgunaan narkoba antara siswa laki-laki dan siswa perempempuan di SMPN 2 Bungku Utara. Pengabdian pada masyarakat ini dilakukan di SMP Negeri 2 Bungku Utara Sulawesi Tngah. Adapun peserta penngabdian ini berjumlah 30 orang siswa kelas dua yang terdaftar pada tahun ajaran 20203/2024 dan terdiri dari 18 orang laki-laki dan 12 orang perempuan dengan usia 12-15 tahun yang diambil secara purposive (non rendomaized sample.) Pengumpulan data menggunakan angket perilaku asrtif menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMP yang adopsi dari Nurwahyuni [1]. Pengujian data menggunakan analis deskriftif dan uji t dengan bantuan statists versi 26. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata prilaku asertif seluruh siswa kelas 2 SMPN 2 Bungku Utara sebesar 66,300 dengan standar deviasi sebesar 4,00. Hal ini menunjukka bahwa perilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba pada siswa SMPN 2 Bungku Utara tergolog kategori rendah. Hasil uji t tidak berpasangan (independent sampel t test) menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,55 lebih bsar dari 0,05. Hal ini brarti tidak adak ada perbedaan perilaku asertif menolak penyalahgunaan narkoba antara siswa laki-laki dan perempuan dengan SMPN Bungku Utara Sulawsi Tengah
Faktor determinan perilaku remaja putri dalam mengatasi dismenore di sekolah MTs Nuryatna, Dedih
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024757

Abstract

These determinant include knowledge, attitudes, family support, anxiety and behavior of adolescent girls coping with dysmenorrhea. The purpose of this study was to determine the predictor factors of adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency in 2023. The research method used was cross sectional with a sample of 75 respondents using total sampling. The results of the study almost most (52.0%) showed high knowledge, (54.7%) showed unfavorable attitudes, (56.0%) showed supportive family support, (53.3%) showed no anxiety and (50.7%) showed good behavior. There is no relationship between knowledge and adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.175). There was no relationship between attitudes and behavior of adolescent girls in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.734). There is a relationship between family support and adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.017). There is a relationship between anxiety and adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea in MTs Al-Jauharotunnaqiyah Buah Gede, Serang Regency (p = 0.021). The factor most associated with adolescent girls' behavior in overcoming dysmenorrhea was family support (p = 0.045). It takes efforts to provide motivation and exposure to media information about dysmenorrhea to improve behavior in overcoming dysmenorrhea.
Edukasi Terapi Herbal Pemberian Jus Seledri Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi Di Kelurahan Sungai Baru Kota Banjarmasin [Herbal Therapy Education with Celery Juice Administration for Hypertension Patients in Sungai Baru Subdistrict, Banjarmasin City] Hakim, Ali Rakhman; Rahmadani, Rahmadani; Syari, Aulia Rahma; Sihotang, Ina Yunita; Jubaidah, Siti; Johanda, Maulida; Ismiadi, Rahmad
Indonesia Berdaya Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261344

Abstract

Abstract. Hypertension is a significant health problem contributing to increased morbidity and mortality due to cardiovascular diseases. Low adherence to long-term therapy and limited public understanding of hypertension management highlight the need for an herbal-based educational approach that is more easily accepted by the community. This study aims to improve the knowledge of posyandu cadres regarding herbal therapy through education and practical administration of celery juice. The method employed was a community education activity conducted in Desa Sungai Baru with 11 participants. Data were collected using pre-test and post-test assessments, along with blood pressure measurements before and after the intervention. Results showed an increase in participants’ knowledge scores from 10–30 to 90–100, with an average improvement of 79.1%. Additionally, all participants experienced a reduction in systolic blood pressure by 13–20 mmHg and diastolic blood pressure by 8–15 mmHg. These findings indicate that education about celery juice is effective in enhancing cadre knowledge and has a positive impact on blood pressure control. The conclusion is that herbal education using celery juice can be an applicable and relevant non-pharmacological alternative in promotive and preventive efforts against hypertension at the community level. Abstrak. Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang signifikan serta berkontribusi pada peningkatan morbiditas dan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular. Rendahnya kepatuhan terhadap terapi jangka panjang dan terbatasnya pemahaman masyarakat tentang penanganan hipertensi menyoroti perlunya pendekatan edukasi berbasis herbal yang lebih mudah diterima oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu mengenai terapi herbal melalui edukasi dan praktik pemberian jus seledri. Metode yang digunakan adalah kegiatan edukasi masyarakat yang dilaksanakan di Desa Sungai Baru dengan 11 peserta. Data dikumpulkan menggunakan penilaian pre-test dan post-test, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan peserta dari 10–30 menjadi 90–100, dengan rata-rata peningkatan sebesar 79,1%. Selain itu, seluruh peserta mengalami penurunan tekanan darah sistolik sebesar 13–20 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 8–15 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi tentang jus seledri efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader dan memberikan dampak positif terhadap pengendalian tekanan darah. Kesimpulannya, edukasi herbal menggunakan jus seledri dapat menjadi alternatif non-farmakologis yang aplikatif dan relevan dalam upaya promotif dan preventif terhadap hipertensi di tingkat masyarakat.