cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 876 Documents
Optimalisasi Program 7 Jurus BK Hebat melalui Psikoedukasi Mindful Teaching bagi Guru BK di Kota Palu [Optimization of the "7 Jurus BK Hebat" Program through Mindful Teaching Psychoeducation for Guidance and Counseling Teachers in Palu City] Dhevy Puswiartika; Bau Ratu; Nurwahyuni Nurwahyuni; Ikhlas Rasido; Munifah Munifah; Micha Felayati Silalahi
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261530

Abstract

This psychoeducation program, focusing on the topic of Mindful Teaching, aims to enhance the understanding and skills of Guidance and Counseling (BK) teachers regarding the use of mindfulness techniques to optimize the implementation of the "7 Jurus BK Hebat" program. The methods utilized in this psychoeducation included lectures, demonstrations, and practical exercises. The program consisted of two sessions. The agenda for the first session comprised material presentation regarding the basic concepts of mindfulness and mindful teaching, as well as the urgency of mindfulness techniques in the learning process as an effort to optimize the "7 Jurus BK Hebat" program. Subsequently, the second session involved the introduction of various mindfulness techniques, followed by demonstrations and practices of techniques such as mindful breathing, mindful chair yoga, mindful eating, and mindful reading. This psychoeducation activity was conducted in a hybrid format, involving 30 Guidance and Counseling teachers from junior and senior high schools (SMP and SMA/SMK) in Palu City. The participants engaged in this psychoeducation program with enthusiasm and high spirits. They expressed readiness to apply these mindfulness techniques in their daily lives as educators and counselors to optimize the "7 Jurus BK Hebat" program in schools. Abstrak. Program psikoedukasi dengan topik Mindful Teaching ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru BK terkait penggunaan teknik mindfulness untuk mengoptimalkan implementasi program 7 Jurus BK Hebat. Metode yang digunakan dalam psikoedukasi ini, meliputi: ceramah, demonstrasi, dan praktik. Program psikoedukasi terdiri dari dua sesi. Agenda sesi pertama berupa pemaparan materi terkait konsep dasar mindfulness dan mindful teaching, dan urgensi teknik mindfulness dalam proses pembelajaran sebagai upaya mengoptimalkan program 7 Jurus BK Hebat. Selanjutnya, agenda sesi kedua berupa pengenalan berbagai macam teknik mindfulness, dilanjutkan dengan demonstrasi dan latihan teknik mindfulness, seperti: mindful breathing, mindful chair yoga, mindful eating, dan mindful reading. Kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan secara hybrid dengan melibatkan partisipan sejumlah 30 orang guru Bimbingan dan Konseling yang mengajar di SMP dan SMA/SMK di Kota Palu. Para peserta telah mengikuti program psikoedukasi ini dengan antusias dan semangat. Mereka juga siap menerapkan teknik mindfulness ini dalam kehidupan sehari-hari sebagai pengajar dan konselor sebagai upaya optimalisasi program 7 Jurus BK Hebat di sekolah.
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Herbal untuk Mengatasi GERD di Desa Sungai Tandipah RT 3 Kabupaten Banjar: Education on the Use of Herbal Plants to Treat GERD in Sungai Tandipah Village, RT 3, Banjar Regency Ali Rakhman Hakim; Anggia Puteri; Bamikha Priskila Natantri; Chairunnisa Rizky Hani; Putri Nadila Utami
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261554

Abstract

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan gangguan pencernaan kronis yang ditandai oleh aliran balik asam lambung ke esofagus, yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien. Rendahnya kesadaran masyarakat mengenai GERD menjadi salah satu faktor yang memengaruhi upaya pencegahan dan penanganan penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan mengenai GERD. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui kegiatan edukasi kesehatan mengenai GERD. Metode: Metode yang digunakan berupa sosialisasi dan diskusi interaktif yang didukung dengan media brosur dan presentasi PowerPoint. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan nilai rata-rata pre-test sebesar 54,28 yang meningkat menjadi 92,14 pada post-test. Seluruh peserta (100%) mengalami peningkatan pengetahuan setelah memperoleh edukasi kesehatan. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan melalui presentasi langsung, brosur, dan diskusi interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai GERD. Kesimpulan: Edukasi kesehatan terbukti mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai GERD. Dengan meningkatnya pengetahuan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menerapkannya dalam upaya promotif dan preventif terhadap penyakit GERD. Abstract: Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) is a chronic digestive disorder characterized by the backflow of stomach acid into the esophagus, which can reduce patients' quality of life. Low public awareness of GERD is a factor affecting prevention and treatment efforts. This study aims to increase public awareness through health education activities about GERD. Objective: This research aims to increase public knowledge through health education activities about GERD. Methods: The methods used were socialization and interactive discussions supported by brochures and PowerPoint presentations. Evaluation was conducted using pre- and post-tests to measure knowledge levels before and after the intervention. Results: The study showed a significant increase in knowledge, with an average pre-test score of 54.28, which increased to 92.14 in the post-test. All participants (100%) experienced an increase in knowledge after receiving health education. These findings indicate that health education through live presentations, brochures, and interactive discussions is effective in increasing public understanding of GERD. Conclusion: Health education has been proven to increase public knowledge about GERD, so it is hoped that the public can apply this knowledge in promotional and preventive efforts against this disease.
Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Proyek CV. Galaxy Kolaborasi dengan Gapensi Kabupaten Trenggalek: Dissemination of the Project Management Information System at CV. Galaxy in Collaboration with GAPENSI Trenggalek Regency Fajar Annas Susanto; Tri Deviasari Wulan; Rizki Amalia Elfita; Mochammad Bakhri Ilmi Kurniawan; Maula Nahdliyah Muchlis; Moch. Azizi Alfarizki; Muhammad Izzul Haq
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261599

Abstract

Sebagian besar pelaku usaha jasa konstruksi anggota GAPENSI Kabupaten Trenggalek masih mengelola proyek secara manual, sehingga rentan mengalami miskomunikasi dan keterlambatan pelaporan. Sebagai solusi, tim pengabdian masyarakat mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Proyek (SIMP) di CV. Galaxy. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan kolaborasi GAPENSI Kabupaten Trenggalek yang melibatkan 13 peserta yang mengikuti tahapan persiapan pemaparan system dan dilanjutkan demonstrasi system yang diimplementasikan di CV. Galaxy. Kemudian pada tahap akhir sosialisasi dilakukan evaluasi kepada peserta kegiatan melalui kuesioner posttest. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata pemahaman dan kepuasan peserta sebesar 4,45 dari 5 (kategori Sangat Baik). Peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap kepraktisan sistem digital dibanding cara manual serta menunjukkan minat untuk mengadopsi sistem serupa. Kegiatan ini berhasil menjadi langkah awal yang positif dalam mendorong digitalisasi manajemen proyek di CV. Galaxy dan anggota GAPENSI Kabupaten Trenggalek. Abstract: Most construction service businesses affiliated with GAPENSI Trenggalek Regency still manage their projects manually, making them vulnerable to miscommunication and delays in project reporting. As a solution, the community service team implemented a Project Management Information System (PMIS) at CV. Galaxy. The dissemination activity was conducted in collaboration with GAPENSI Trenggalek Regency and involved 13 participants. The activity consisted of a preparation stage, a presentation of the system, and a demonstration of the system implemented at CV. Galaxy. At the final stage, participants were evaluated using a post-test questionnaire. The evaluation results showed an average participant comprehension and satisfaction score of 4.45 out of 5, categorized as Very Good. Participants highly appreciated the practicality of the digital system compared with conventional manual methods and demonstrated an interest in adopting a similar system. This activity successfully served as a positive initial step toward promoting the digitalization of project management at CV. Galaxy and among GAPENSI members in Trenggalek Regency.
Penguatan Branding dan Promosi Digital untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Kragan, Sidoarjo: Strengthening Branding and Digital Promotion to Enhance the Competitiveness of MSMEs in Kragan Village, Sidoarjo Mukhtar Adinugroho; Firman Yudianto; Niken Savitri Primasari; Nuzulul Fatimah; Teguh Herlambang; Niquita Febiana Putri; M. Safir Mahirul As'ad Effensi; Frischa Amelia Firsanda; Ahmad Aditya Rizki Rafa
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261600

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan lokal. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi tantangan dalam membangun identitas merek, mengembangkan strategi pemasaran, dan memanfaatkan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat branding dan promosi digital UMKM di Desa Kragan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, praktik penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Program difokuskan pada peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun brand identity, membuat desain kemasan, menghasilkan konten promosi digital, serta memanfaatkan media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pentingnya branding, peningkatan kemampuan membuat konten promosi, serta meningkatnya kesiapan UMKM dalam melakukan pemasaran berbasis digital. Program ini memberikan kontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal melalui transformasi digital UMKM yang berkelanjutan. Abstract: Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in promoting economic development, particularly by creating employment opportunities and improving local community welfare. However, many MSMEs continue to face challenges in establishing strong brand identities, developing effective marketing strategies, and utilizing digital technologies. This community service program aimed to strengthen the branding and digital promotion capabilities of MSMEs in Kragan Village, Gedangan District, Sidoarjo Regency. The program employed a participatory approach that actively engaged community partners through several stages, including needs assessment, socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The activities focused on enhancing MSME owners' capabilities in developing brand identity, designing product packaging, creating digital promotional content, and utilizing social media and online marketplaces as marketing platforms. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding of the importance of branding, enhanced skills in producing promotional content, and greater readiness to implement digital marketing strategies. Overall, the program contributed to strengthening the local economy by supporting the sustainable digital transformation of MSMEs.
Implementasi Prinsip “The Best Interest of the Child” dalam Perlindungan Hukum terhadap Anak di Ruang Siber Berdasarkan Konvensi Hak Anak 1989: Implementation of the Principle of “The Best Interests of the Child” in the Legal Protection of Children in Cyberspace under the 1989 Convention on the Rights of the Child Vallencia Nandya Paramitha; Fathul Hamdani; Sri Sukmana Damayanti
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261606

Abstract

Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip the best interests of the child dalam perlindungan hukum terhadap anak di ruang siber berdasarkan Konvensi Hak Anak 1989. Prinsip tersebut merupakan prinsip fundamental dalam hukum internasional yang menegaskan bahwa setiap tindakan yang berkaitan dengan anak, baik oleh negara, lembaga publik, maupun institusi lainnya, harus mengutamakan kepentingan terbaik anak. Penulisan ini menggunakan pendekatan normatif dengan mengkaji instrument hukum internasional, khususnya Konvensi Hak Anak 1989, serta peraturan perundang-undangan yang berkaiatan dengan perlindungan anak di ruang siber. Fokus kajian dalam penulisan ini adalah: Pertama, Pengaturan prinsip The Best Interest of the Child dalam Konvensi Hak Anak 1989 sebagai dasar perlindungan hukum terhadap anak di ruang siber; Kedua, Implementasi prinsip tersebut dalam kebijakan serta pengaturan hukum nasional di Indonesia. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Konvensi Hak Anak 1989 telah menyediakan kerangka hukum yang komprehensif terkait pemenuhan ahak anak, termasuk perlindungan dari risiko eksploitasi digital. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengaturan hukum nasional dan integrasi yang konsisten terhadap prinsip the best interests of the child dalam seluruh pengaturan perlindungan anak di ruang siber agar bisa harmonis dengan standar internasional serta mampu menjawab kompleksitas ancaman digitak yang terus berkembang. Abstract: This paper aims to analyze the implementation of the principle of the best interests of the child in the legal protection of children in cyberspace under the 1989 Convention on the Rights of the Child. This principle constitutes a fundamental principle of international law, emphasizing that every action concerning children, whether undertaken by the state, public bodies, or other institutions, must prioritize the best interests of the child. This study employs a normative legal approach by examining international legal instruments, particularly the 1989 Convention on the Rights of the Child, as well as national laws and regulations concerning the protection of children in cyberspace. The study focuses on two main issues: first, the regulation of the principle of the best interests of the child under the 1989 Convention on the Rights of the Child as the legal basis for protecting children in cyberspace; and second, the implementation of this principle in Indonesia’s national policies and legal framework. The findings indicate that the 1989 Convention on the Rights of the Child provides a comprehensive legal framework for the fulfillment of children’s rights, including protection against the risks of digital exploitation. Therefore, it is necessary to strengthen national legal regulations and consistently integrate the principle of the best interests of the child into all legal frameworks concerning child protection in cyberspace in order to ensure harmonization with international standards and to effectively address the increasingly complex and evolving threats in the digital environment.
Status Hukum Saham sebagai Objek Wasiat Wajibah: Konsekuensi Yuridis terhadap Pencatatan pada Daftar Pemegang Saham (DPS) Sri Sukmana Damayanti; Siti Marwiyah; Vallencia Nandya Paramitha; Moch. Bakhrul Ilmi
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261610

Abstract

Evolusi instrumen kekayaan dalam lanskap ekonomi global telah menggeser paradigma kepemilikan harta dari aset material berwujud menjadi aset finansial tak berwujud seperti saham perseroan. Pergeseran ini secara inheren menghadirkan kompleksitas baru dalam diskursus hukum kewarisan Islam dan hukum keperdataan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kedudukan hukum saham sebagai objek wasiat wajibah serta menganalisis secara mendalam konsekuensi yuridis dari peralihan hak atas saham tersebut terhadap kewajiban mutlak pencatatan pada Daftar Pemegang Saham (DPS). Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, analisis difokuskan pada benturan fundamental antara asas saisine yang dianut dalam hukum waris perdata maupun hukum Islam dengan asas publisitas dan pendaftaran konstitutif yang ditegakkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT). Hasil analisis membuktikan bahwa saham merupakan benda bergerak tak berwujud yang secara syariat maupun perdata sah menjadi objek wasiat wajibah, sejalan dengan manifestasi asas maqāṣid al-sharī'a dan doktrin istiḥsān guna memberikan pelindungan proporsional kepada ahli waris rentan dengan batas pembagian maksimal sepertiga dari total nilai harta peninggalan. Namun demikian, dalam tata kelola korporasi, eksekusi pemenuhan hak-hak kebendaan dan hak suara pemegang saham baru tidak dapat diejawantahkan sebelum dicatatkan secara resmi dalam DPS. Mengacu pada konstruksi yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 2845 K/Pdt/2017, kelalaian sengaja dari organ Direksi dalam mencatatkan peralihan saham karena hukum pewarisan atau wasiat wajibah dikualifikasikan sebagai perbuatan melawan hukum dan pelanggaran asas fiduciary duty, yang secara langsung melahirkan tanggung jawab renteng bagi Direksi.