cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 450 Documents
PENGEMBANGAN BUKU AJAR IPA BERBASIS SOCIO SCIENTIFIC ISSUES UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP Syam, Mahla Noer Rozqiyah; Wahyuni, Sri; Wicaksono, Iwan
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8756

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar IPA berbasis socio scientiifc issues untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan literasi sains peserta didik SMP. Menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Data penelitian diperoleh menggunakan lembar validasi logis, angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, soal tes keterampilan berpikir kreatif dan literasi sains. Buku ajar IPA berbasis socio scientiifc issues dikembangkan dengan divalidasi oleh validator ahli materi dan media. Implementasi menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design yang dilakukan pada uji coba kelompok kecil kepada 9 peserta didik kelas VII dan uji coba kelompok besar kepada 1 kelas VII SMP Negeri 3 Yosowilangun. Berdasarkan hasil penelitian pengembangan dapat disimpulkan hasil validitas logis sebesar 93,06% dengan kriteria sangat valid, validitas empiris sebesar 91,44% dengan kriteria respon sangat positif, kepraktisan sebesar 90,01% dengan kriteria sangat praktis. efektivitas dari n-gain pretest dan posttest keterampilan berpikir kreatif sebesar 0,61 dengan kriteria sedang dan literasi sains sebesar 0,66 dengan kriteria sedang. Sehingga menghasilkan produk pengembangan yaitu buku ajar IPA berbasis socio scientific issues yang sangat valid secara logis, respon peserta didik sangat positif, sangat praktis, efektif meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan literasi sains peserta didik SMP.
ANALISIS KEBUTUHAN MEDIA VIDEO DALAM PEMBELAJARAN EKOSISTEM UNTUK PENINGKATAN LITERASI SAINS SISWA SD Daria, Jasum Novi; Sumarni, Sri; Raharjo, Makmum
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7881

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media video dalam pembelajaran materi ekosistem guna meningkatkan literasi sains siswa sekolah dasar. Literasi sains merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang mencakup kemampuan memahami konsep ilmiah, berpikir kritis, serta menerapkan pengetahuan dalam kehidupan nyata. Namun, masih banyak siswa SD yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep ekosistem karena penyajian materi yang bersifat abstrak dan kurangnya media pembelajaran visual yang menarik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru, angket siswa, dan observasi proses pembelajaran. Hasil studi menunjukkan bahwa siswa dan guru sangat membutuhkan media video pembelajaran yang kontekstual, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Video dengan durasi 5–10 menit, berisi animasi dan ilustrasi nyata, serta menggunakan bahasa yang sederhana dinilai efektif dalam meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi ekosistem. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengembangan media video berbasis kebutuhan dapat menjadi alternatif strategis untuk meningkatkan literasi sains siswa SD secara signifikan. This study aims to analyze the need for video media in learning ecosystem material to improve elementary school students' scientific literacy. Scientific literacy is an important competency in 21st-century learning that includes the ability to understand scientific concepts, think critically, and apply knowledge in real life. However, many elementary school students still have difficulty in understanding the concept of ecosystems due to the presentation of abstract material and the lack of attractive visual learning media. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through teacher interviews, student questionnaires, and observations of the learning process. The results of the study indicate that students and teachers really need contextual, interactive learning video media that are in accordance with the characteristics of child development. Videos with a duration of 5-10 minutes, containing real animations and illustrations, and using simple language are considered effective in increasing students' interest and understanding of ecosystem material. These findings indicate that the development of needs-based video media can be a strategic alternative to significantly improve elementary school students' scientific literacy.
EFEKTIVITAS PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WEB HTML 5 PACKAGE UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KREATIF SISWA KELAS VII SMP Al-Makdum, Hesty Wirabuana; Rinto, Rinto; Fatnah, Nurwanti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8900

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media web HTML Package (H5P) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan model embedded experimental design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket, tes, dan wawancara. Hasil kuantitatif menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor posttest dan N-Gain kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Aspek berpikir kreatif seperti fluency, flexibility, originality, dan elaboration juga mengalami peningkatan. Hasil kualitatif dari angket dan wawancara menunjukkan bahwa siswa merasa lebih aktif, termotivasi, dan terbantu dalam memahami materi secara mendalam dan kontekstual. Media interaktif H5P dinilai efektif karena mampu menyajikan pembelajaran yang lebih menarik, kolaboratif, dan mendukung proses pemecahan masalah secara mandiri. Dengan demikian, model PBL yang didukung media H5P dapat dijadikan alternatif pembelajaran inovatif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif siswa di jenjang SMP.
EFEKTIVITAS CASE METHOD LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA CALON GURU IPA Rondonuwu, Anneke Tienneke
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i2.7810

Abstract

Case method memainkan peran penting dalam pengajaran IPA fisika, namun belum banyak penelitian yang mengaitkannya dengan pengembangan keterampilan berpikir kreatif. Selain itu, observasi awal yang peneliti lakukan di program studi pendidikan IPA Universitas Negeri Manado memberikan informasi bahwa keterampilan berpikir kreatif mahasiswa belum banyak diteliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkapkan efektivitas case method learning ditinjau dari keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru IPA. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif tipe pre-experimental research design dengan menggunakan one-group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, dan instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang didasarkan indikator-indikator berpikir kreatif. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif. Analisis data penelitian mengungkapkan: (1) uji normalitas menunjukkkan bahwa data berdistribusi normal; (2) uji paired sample t-test membuktikan bahwa terdapat pengaruh case method learning terhadap keterampilan berpikir kreatif mahasiswa; dan (3) uji N-Gain menunjukkan bahwa penggunaan case method learning memiliki tingkat keefektivan yang tinggi terhadap keterampilan berpikir kreatif mahasiswa. Dengan demikian, peneliti menyimpulkan bahwa penggunaan case method learning efektif terhadap keterampilan berpikir kreatif mahasiswa calon guru IPA.
ANALISIS & REKONSTRUKSI DESAIN KEGIATAN LABORATORIUM PRAKTIKUM TULANG UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Putri, Annisa Syafigha; Purwianingsih, Widi; Kusnadi, Kusnadi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5756

Abstract

Desain Kegiatan Laboratorium (DKL) yang digunakan sebagai pendoman siswa saat melakukan praktikum masih terdapat banyak sekali yang belum dapat menunjang konstruksi pengetahuan siswa dan sebatas menuntun siswa untuk melaksanakan verifikasi saja sehingga kegiatan praktikum kurang bermakna. Salah satunya pada DKL praktikum tulang. Oleh karena itu perlu dilakukannya analisis lebih lanjut terhadap LKPD yang saat ini sering digunakan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis DKL dan melakukan rekonstruksi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan satu DKL sampel yang diambil secara purposive sampling. Analisis dilakukan mengacu pada Diagram Vee. Hasil Penelitian menunjukkan DKL sampel berada pada kategori rendah sehingga perlu perbaikan di beberapa komponen DKL . Oleh karena itu dilakukan rekonstruksi mulai dari tujuan, alat bahan, langkah kerja, interpretasi data hingga pertanyaan, agar praktikum tulang tersebut mampu mengonstruksi pemahaman siswa dengan baik, mampu melatihkan kemampuan berpikir kritis serta menjadikan kegiatan praktikum lebih bermakna.
EFEKTIVITAS POWTOON BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR SUBMATERI TEKANAN ZAT KELAS VIII SMPN 1 SUNGAI KAKAP Safari, Yuni; Ningsih, Kurnia; Yuniarti, Anisyah
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5794

Abstract

 Langkah awal yang menjadi bagian dari teruwujudnya capaian belajar adalah pemilihan media yang tepat. Riset dilakukan untuk mengetahui efektivitas dari powtoon berbasis inkuiri terbimbing terhadap keberhasilan belajar siswa. Instrumen dari metode Quasi Experimental Design yang digunakan berupa 20 soal tes. Pengundian secara acak dilakukan untuk penentuan kelas yang menjadi sampel dimana VIII B sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Masing-masing terdiri dari 32 orang siswa di SMP Negeri 1 Sungai Kakap. Setelah masuk tahap analisis, diketahui nilai dari penerapan powtoon sebesar 76,56, sedangkan nilai dari penerapan powerpoint adalah 68.59. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji Independet Sampel t-test, dimana sebelumnya data dihitung normalitas dan homogenitas menggunakan program SPSS 25. Kemudian masuk ke pengujian Independet Sampel t-test dengan nilai Sig. = 0,000 yang memiliki arti adanya efek yang diberikan dari penerapan powtoon tersebut. Namun tidak pada penerapan powerpoint. Langkah terakhir yaitu menghitung effect size dengan perolehan sebesar 1.29 tergolong tinggi dan memberikan kontribusi sebesar 40.32 % dalam pembelajaran. Sehingga terbukti terjadi peningkatan hasil belajar siswa dengan bantuan video powtoon.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS ARTICULATE STORYLINE BERMUATAN ETNOSAINS UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PESERTA DIDIK PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA Ramadhani, Fitriana; Sholahuddin, Arif; Annur, Syubhan
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8349

Abstract

Kemampuan literasi sains sangat diperlukan dalam kehidupan. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menganalisis validitas, kepraktisan, serta keefektifan multimedia interaktif berbasis Articulate Storyline bermuatan etnosains pada materi pesawat sederhana untuk meningkatkan literasi sains peserta didik kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Multimedia interaktif yang dikembangkan telah diuji coba pada kelompok kecil dengan 10 peserta didik, serta pada uji kelas/lapangan dengan 32 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 7 Banjarmasin. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif yang meliputi analisis validitas menggunakan Aiken’s V, analisis kepraktisan dengan rata-rata total, dan analisis keefektifan menggunakan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan dinyatakan layak dengan perolehan skor validitas sebesar 0,80 (sangat valid), skor kepraktisan hasil respon peserta didik sebesar 3,43 (sangat praktis), skor kepraktisan hasil observasi kegiatan pembelajaran sebesar 90,60% (baik sekali), dan skor keefektifan sebesar 0,83 (keefektifan tinggi). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif yang dikembangkan layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik khususnya pada materi pesawat sederhana.
IDENTIFIKASI KARAKTERISTIK E-MODULE BERBASIS PjBL TERINTEGRASI ETNO-STEAM PADA MATERI KLASIFIKASI ZAT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF DAN KOLABORATIF SISWA SMP/MTs Nurhaliza, Elma; Indriyanti, Nurma Yunita; Ariani, Sri Retno Dwi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.8108

Abstract

Pembelajaran abad 21 bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan seperti berpikir kreatif dan kolaboratif. Namun, penelitian menunjukkan bahwa keterampilan tersebut masih rendah di kalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik e-module berbasis Project based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan Etno-STEAM untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan kolaboratif pada materi Klasifikasi Zat dan Perubahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan Teknik survei, melibatkan 31 siswa dan 3 Guru IPA di salah satu MTs Negeri Kota Surakarta. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis dengan analisis persentase untuk memperoleh generalisasi. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran masih didominasi pendekatan teacher-centered dengan sumber belajar konvensional yang kurang interaktif. Rendahnya minat belajar siswa turut menjadi hambatan dalam mengasah keterampilan abad 21. Diharapkan, identifikasi karakteristik e-module yang dihasilkan mampu memberikan solusi terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif dan kolaboratif siswa pada materi klasifikasi zat dan perubahannya.
EVALUASI PENGGUNA FASILITAS PEMBELAJARAN DAN DUKUNGAN ORANG TUA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI SISWA KELAS IV SD Ishak, Sukmawati; Elvirawati, Imada Cahyani; Wijaya, Gideon Three; Fatmala, Ama; Jumrah, Jumrah; Rosidah, Cholifah Tur; Rosmiati, Rosmiati
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i1.8817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan fasilitas pembelajaran dan dukungan orang tua terhadap prestasi siswa kelas IV pada materi "Wujud Zat dan Perubahannya" di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode evaluatif. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV yang berjumlah 70 siswa , 3 guru kelas, dan orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fasilitas pembelajaran, seperti proyektor dan komputer, meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi perubahan wujud zat. penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan fasilitas pembelajaran yang efektif dan dukungan orang tua yang optimal dapat meningkatkan prestasi siswa dalam memahami materi IPA. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah meningkatkan fasilitas pembelajaran dan memperkuat kerjasama dengan orang tua untuk mendukung pembelajaran siswa di rumah.
PENGEMBANGAN LKPD MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STEM-PBL PADA SUBMATERI ZAT ADITIF UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS VIII Umaeroh, Umah; Islami, R. Ahmad Zaky El; Taufik, Annisa Novianti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i4.7834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan angket respon peserta didik terhadap LKPD dengan menggunakan model pembelajaran STEM-PBL pada submateri zat aditif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research Development (RD). Dengan menggunakan model pengembangan ADDIE dari Sugiyono (2016) yang hanya dilaksanakan sampai 4 tahap yaitu analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), dan implementasi (implementation) pada kelompok kecil. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket validasi ahli dan angket respon peserta didik untuk mengetahui respon peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata total persentase dosen  Pendidikan IPA masuk dalam kategori “Sangat Valid” yaitu sebesar 90,76%. Sedangkan kategori “Sangat Positif” yaitu sebesar 86,92% berdasarkan respon peserta didik. Karena selaras dengan tahapan model pembelajaran STEM-PBL dan indikator kemampuan berpikir kritis, maka penggunaan model pembelajaran STEM-PBL pada LKPD pada submateri zat aditif dapat dikatakan sangat valid untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.