Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT)
Focus and Scope FOCUS Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memfokuskan diri pada riset tentang Manajemen dan Ekonomi. Pendekatan metode penelitian meliputi: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) memiliki tujuan sebagai berikut: Menyediakan sarana publikasi penelitian empiris dan alternatif bidang ekonomi dan manajemen. Menyebarkan hasil penelitian ilmiah baru kepada masyarakat. Mempercepat alih pengetahuan dari hasil penelitian empiris dan alternatif ke praktik. Oleh karena itu jurnal ini memuat artikel empiris dan tinjauan kritis baik yang menggunakan pendekatan kuantitatif (mainstream), pendekatan kualitatif (alternatif), maupun metode lainnya. SCOPE Topik yang dapat dimuat dalam jurnal ini adalah topik yang berhubungan dengan: EKONOMI Kewirausahaan Ekonomi Mikro Perilaku Ekonomi Ekonomi Makro Ekonomi Internasional Pengembangan Ekonomi Pasar Negara Berkembang, MANAJEMEN Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Operasional Manajemen Strategis Perilaku Organisasi Manajemen Syariah Manajemen Pengetahuan Kewiraswastaan IT Management E-Business dan E-Commerce Enterprise Resource Plannin (ERP) Supplier Chain Management (SCM) Customer relationship management (CRM) Customer Knowledge Management Bidang Manajemen terapan lainnya seperti Inovasi Merek dan Manajemen Merek, Ekonomi Bisnis, Kebijakan dan Strategi Bisnis, Studi Manajemen Kritis, Manajemen Data, Manajemen Desain, Manajemen Ekonomi, Manajemen Pendidikan, Teknologi Berkembang, Manajemen Teknik, Manajemen Energi, Manajemen Lingkungan, Manajemen Perencanaan dan Fasilitas, Manajemen Layanan , Manufaktur dan Manajemen Global, Ilmu dan Manajemen Rumah Sakit, Manajemen Perhotelan, Manajemen Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Perusahaan yang Baik, Manajemen Teknologi Informasi, Manajemen Pengetahuan, Manajemen Logistik dan Rantai Pasokan, Manajemen Perilaku dan Organisasi, Manajemen Sistem Informasi, Manajemen Perusahaan, Manajemen Praktik, Manajemen Psikologi, Manajemen Strategis, Teori Manajemen, Sistem Manufaktur Engineering, Pemasaran, Riset Operasional, Perilaku Organisasi, Manajemen Organisasi, Manajemen Pelabuhan, Manajemen Produksi, Manajemen Proyek dan Kualitas, Administrasi Publik, Manajemen Sektor Publik, Manajemen Risiko dan Asuransi, Manajemen Ilmiah, Manajemen Keamanan dan Risiko, Manajemen Inovasi dan Layanan, Manajemen Olahraga, Manajemen Teknologi dan Pengetahuan. Scopenya tidak terbatas hanya pada bidang-bidang tersebut. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (JIMT) juga mempublikasikan hasil penelitian yang relevan dengan bidang ilmu manajemen dan terapannya.
Articles
431 Documents
Hubungan antara Psychological Empowerment dan Intention to Stay: Peran Mediasi Job Satisfaction pada Bankir Generasi Z
Dwimas, Ni Kadek Dian Novita;
Ahmad Rizki Sridadi
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8381
Tingginya tingkat turnover dan mobilitas karier pada Generasi Z menjadi tantangan utama bagi perusahaan, khususnya di sektor perbankan yang memiliki tekanan kerja tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh psychological empowerment terhadap intention to stay dengan job satisfaction sebagai variabel mediasi pada bankers Generasi Z di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-komparatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert kepada 342 responden yang merupakan karyawan tetap Generasi Z di bank pemerintah di Surabaya. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antar variabel serta efek mediasi. Adapun hasil penelitian yaitu job satisfaction berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara psychological empowerment dan intention to stay. Hal ini menunjukkan pemberdayaan psikologis tidak hanya meningkatkan niat bertahan secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung melalui peningkatan kepuasan kerja.
Transformasi Digital Ramping Sektor Non Manufaktur: Tinjauan Sistematis Berbasis Kontingensi pada Berbagai Tipe Layanan1 : Lean Digital Transformation
Wijaya, Febiyola;
Maelissa, Nelda;
Febiola Matuankotta;
Fredriksz, Grace;
Pattipeilohy, Vascolino
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8416
Lean Digital Transformation Beyond Manufacturing: A Contingency-Based Systematic Review Across Service Archetypes. Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi organisasi jasa dalam merespons disrupsi teknologi dan tuntutan peningkatan kinerja. Objek penelitian adalah Lean Digital Transformation pada professional services, service shops, dan service factories. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana integrasi prinsip Lean dan teknologi digital memengaruhi kinerja organisasi pada berbagai konteks layanan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap artikel jurnal ilmiah periode 2015–2025 dengan prosedur seleksi terstruktur dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan efisiensi operasional, kualitas layanan, pengalaman pelanggan, dan pengalaman karyawan sangat bergantung pada keselarasan antara praktik optimasi proses, infrastruktur digital, dan kapabilitas organisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penciptaan nilai dalam transformasi digital sektor jasa bersifat sosio-teknis dan tergantung pada konfigurasi yang selaras secara strategis, bukan pada adopsi teknologi secara terpisah.
Analisis Nano Influencer dan Short Video Tiktok untuk Meningkatkan Brand Awareness Usaha Mikro Kecil di Jawa Barat
Avienda Zahra Allia Kusuma;
Sampurno Wibowo;
Ati Mustikasari
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8427
Perkembangan ekonomi digital menuntut Usaha Mikro Kecil (UMK) di Jawa Barat untuk beradaptasi dengan strategi pemasaran modern melalui platform media sosial. Penelitian ini penting dilakukan guna mengevaluasi efektivitas pemanfaatan TikTok dalam memperkuat eksistensi dan daya saing produk lokal di tengah padatnya arus informasi digital. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana peran nano influencer dan konten short video memberikan pengaruh, baik secara parsial maupun simultan, terhadap tingkat brand awareness UMK di Jawa Barat. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen kuesioner daring berbasis Google Form yang disebarkan kepada 105 responden, yakni pengguna aktif TikTok di Jawa Barat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang berhasil dihimpun kemudian diolah dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik IBM SPSS. Hasil analisis membuktikan bahwa secara simultan, nano influencer dan short video memberikan kontribusi sebesar 55,6% terhadap pembentukan brand awareness. Secara parsial, short video ditemukan memiliki pengaruh yang sangat dominan dan signifikan, sedangkan variabel nano influencer memberikan pengaruh positif yang tidak signifikan secara statistik. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa visualisasi pesan melalui video pendek merupakan instrumen pemasaran paling efektif, sementara figur nano influencer berperan sebagai pendukung narasi komunikasi bagi UMK
Pengaruh Work Life Balance dan Job Satisfaction terhadap Turnover Intention Melalui Psychological Well-Being pada Karyawan Generasi Z di PT XYZ
Dera Norma Koswara;
Hermina, Dr. Nurul
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8444
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance dan job satisfaction terhadap turnover intention melalui psychological well-being pada karyawan Generasi Z di PT. XYZ. Topik ini menjadi penting mengingat Generasi Z memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap pekerjaan yang bermakna, fleksibilitas kerja, imbalan yang adil, serta keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tujuan deskriptif dan verifikatif. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner terhadap 120 karyawan Generasi Z di kantor pusat PT. XYZ dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan metode bootstrapping sebanyak 5.000 resampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work life balance, job satisfaction, dan psychological well-being berada pada kategori sedang, sedangkan turnover intention berada pada kategori tinggi. Secara struktural, work life balance dan job satisfaction terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being. Namun demikian, hanya job satisfaction yang memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara langsung terhadap turnover intention. Sementara itu, work life balance dan psychological well-being tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, psychological well-being tidak terbukti mampu memediasi hubungan antara work life balance maupun job satisfaction terhadap turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa kepuasan kerja merupakan faktor utama dalam menurunkan turnover intention pada karyawan Generasi Z. Oleh karena itu, upaya retensi karyawan perlu difokuskan pada peningkatan aspek-aspek yang membentuk job satisfaction, seperti keadilan kompensasi, peluang pengembangan karier, dukungan atasan, serta pengalaman kerja yang bermakna dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris dalam memperkuat pemahaman mengenai faktor dominan yang memengaruhi turnover intention pada karyawan Generasi Z, khususnya dalam konteks sektor jasa keuangan.
The Policy Gap on Food Loss and Waste Reduction in Indonesia
Pramono, Sidik;
Sarah Anggraeni Suhartono
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8461
Indonesia faces an increasingly serious environmental crisis due to high levels of food loss and waste (FLW), which significantly contribute to waste generation, greenhouse gas emissions, and economic inefficiency. Despite global commitments to sustainable development through the Sustainable Development Goals (SDGs), policy responses in Indonesia remain fragmented. This study aims to examine the policy gap in FLW reduction through an analysis of the regulatory framework, institutional arrangements, and implementation challenges. The study employed a qualitative approach with a descriptive-normative design through a literature review of policy documents, regulations, and reports. The results revealed key gaps in regulatory fragmentation, weak cross-sectoral policy integration, and institutional coordination challenges. Existing policies tend to position FLW as a downstream issue in waste management, not yet part of the overall food system. This study concludes that without a comprehensive and integrated policy framework and strong institutional leadership, FLW reduction efforts in Indonesia will not be optimal. Strengthening policy coherence, governance coordination, and a holistic food system approach are key to supporting sustainable development, food security, and reducing environmental pressures in Indonesia.
Pengaruh Perceived Organizational Support dan Knowledge Sharing Behavior terhadap Innovative Work Behavior dengan Feedback Seeking Behavior sebagai Mediasi pada Instansi Sektor Publik di Kota Bandung
Restia Dewi, Ade;
Irma Nilasari
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8469
Penelitian ini mengkaji pengaruh Perceived Organizational Support (POS) dan Knowledge Sharing Behavior (KSB) terhadap Innovative Work Behavior (IWB) dengan Feedback Seeking Behavior (FSB) sebagai variabel mediasi pada pegawai instansi sektor publik di Kota Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh fenomena yang umum dijumpai pada organisasi publik, yaitu tingginya capaian kinerja administratif yang tidak disertai catatan inovasi kerja yang berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis utama bahwa perilaku kerja inovatif di sektor publik tidak lahir semata dari sistem dukungan organisasi, melainkan dari perilaku aktif pegawai dalam pembelajaran sosial dan pencarian umpan balik sebagai mekanisme perilaku proaktif. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan 99 responden valid yang berasal dari beragam status kepegawaian (PNS, PPPK, personel penugasan, dan non-ASN). Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang tervalidasi dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.1 melalui bootstrapping (5.000 sampel). Hasil menunjukkan bahwa KSB merupakan prediktor IWB yang paling dominan (f² = 0,322; t = 6,019; p < 0,001). POS tidak berpengaruh langsung terhadap IWB, namun secara signifikan memengaruhi FSB (t = 3,714; p < 0,001). FSB memediasi hubungan POS–IWB (mediasi penuh) maupun KSB–IWB. Model menjelaskan 57,6% varians IWB (R² = 0,576) dengan relevansi prediktif yang kuat (Q² = 0,498). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan praktik berbagi pengetahuan lintas unit dan mekanisme umpan balik terstruktur merupakan strategi kunci peningkatan inovasi pegawai di sektor publik.
Dominasi Clan Culture dan Individualized Consideration dalam Membentuk Organizational Citizenship Behaviour: Studi Mediasi di Rumah Sakit Daerah
Rudyanto, Rudyanto;
Rokiah Kusumapradja;
Nofierni, Nofierni
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8472
Di tengah keterbatasan sumber daya, operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sangat bergantung pada perilaku ekstra peran atau Organizational Citizenship Behavior (OCB) tenaga medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Clan Culture dan Individualized Consideration terhadap OCB tenaga keperawatan, serta menguji peran Affective Commitment sebagai variabel mediasi, dengan menyoroti dinamika Clan Culture sebagai pedang bermata dua. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain kausalitas dengan teknik pengambilan sampel jenuh (census) yang melibatkan 115 perawat dan bidan di RSUD Kabupaten Melawi, di mana data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil analisis menunjukkan bahwa Clan Culture berpengaruh positif dan menjadi prediktor paling dominan terhadap OCB, diikuti oleh Individualized Consideration, namun Affective Commitment terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB dan gagal berperan sebagai mediator. Temuan ini menyimpulkan bahwa budaya klan efektif membangun kohesivitas tim (organizational glue) tetapi berisiko menciptakan zona nyaman yang kurang inovatif jika terlalu mendominasi, sehingga manajemen disarankan untuk mempertahankan kehangatan budaya tersebut namun mengarahkannya pada standar profesionalisme medis melalui kepemimpinan yang memberdayakan.
Beban Kerja, Efikasi Diri, dan Keberhasilan Karir: Peran Mediasi Pengembangan Diri pada Pejabat Fungsional Pemeriksa
Hazni, Elvira;
Zulkifli Sultan;
Juanda, Juanda
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8475
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan efikasi diri terhadap keberhasilan karir dengan pengembangan diri sebagai mediasi pada pejabat fungsional pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan diri, serta pengembangan diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan karir auditor. Beban kerja juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap keberhasilan karir. Namun demikian, beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembangan diri, dan efikasi diri tidak berpengaruh langsung terhadap keberhasilan karir. Pengembangan diri terbukti memediasi secara penuh hubungan antara efikasi diri dan keberhasilan karir. Pengembangan diri juga terbukti memediasi secara parsial hubungan antara beban kerja dan keberhasilan karir. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 28,1% variabel pengembangan diri dan 46,4% variabel keberhasilan karir auditor. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan karir auditor tidak hanya dipengaruhi oleh faktor struktural seperti beban kerja, tetapi juga oleh faktor psikologis yang diwujudkan melalui perilaku pengembangan diri. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran pengembangan diri sebagai faktor psikologis dalam meminimalkan dampak negatif beban kerja terhadap keberhasilan karir. Penelitian ini juga memberikan kontribusi teoretis dalam integrasi teori Job Demand, Social Cognitive Theory, Growth Mindset Theory dan Career Success Theory, serta implikasi praktis bagi pengelolaan karir pejabat fungsional pemeriksa BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat secara berkelanjutan.
Akselerasi Desentralisasi Fiskal Melalui Birokrasi Lincah: Studi Implementasi Delayering pada DJPK
Hasan Basri;
Ratri Istania;
Bambang Giyanto
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8476
Penyederhanaan birokrasi melalui kebijakan delayering bertujuan untuk mentransformasi struktur organisasi agar lebih responsif, lincah (agile), dan berorientasi pada kompetensi keahlian. Penelitian ini mengevaluasi implementasi penataan jabatan fungsional melalui kebijakan delayering terhadap kinerja kelembagaan di Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka analisis data interaktif Miles & Huberman, data digali dari para informan kunci dan dianalisis menggunakan enam variabel implementasi model Van Meter & Van Horn. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa pemangkasan tingkatan hierarki manajerial menjadi kelompok kerja berbasis fungsional berhasil memangkas waktu siklus persetujuan dokumen dan menekan distorsi arus informasi antarunit. Meskipun efisiensi proses administrasi tercapai secara signifikan, masa transisi kultural ini memunculkan tantangan adaptasi dan beban psikologis bagi para pegawai terkait otonomi dan kebingungan pembagian peran kerja spesifik. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi birokrasi dalam jangka panjang sangat bergantung pada penguatan peta jalur karier jabatan fungsional yang transparan, pendampingan kepemimpinan yang konsisten, serta penerapan indikator kinerja berbasis waktu penyelesaian.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Kinerja Karyawan Pabrik Kelapa Sawit PT. Subur Arum Makmur 2
William, William;
Fahrizal, Fahrizal
Jurnal Ilmu Manajemen Terapan Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ilmu Manajemen Terapan (Mei - Juni 2026)
Publisher : Dinasti Review Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jimt.v7i5.8477
Industri kelapa sawit merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian Indonesia yang sangat bergantung pada kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan transformasional (X1) dan lingkungan kerja non fisik (X2) dapat meningkatkan kinerja karyawan pada PT. Subur Arum Makmur 2. Metode kuantitatif deskriptif yang menggunakan sampel jenuh sebanyak 43 responden karyawan proses. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diukur menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil uji pada penelitian didapat rumus persamaan regresi linear berganda yaitu: Y = 5,625 + 0,148 X₁ + 0,455 X₂ dengan nilai R² = 0,360. Membuktikan bahwa sebesar 36% variabel kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja memiliki pengaruh terhadap kinerja karyawan, sedangkan sisanya sebesar 64% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dipenelitian ini. Dan hasil uji hipotesa menggunakan uji t (parsial) menghasilkan, variabel kepemimpinan transformasional tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung < t tabel ( 1,301 < 1,684), Variabel lingkungan kerja non fisik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung > t tabel ( 3,422 > 1,684 ). Hasil Uji F secara simultan didapat Kesimpulan bahwa variabel kepemimpinan transformasional dan lingkugan kerja non fisik terhadap kinerja karyawan PT. Subur Arum Makmur 2 memiliki pengaruh postiif dengan nilai Fhitung > Ftabel ( 11,230 > 2,84 )