cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 427 Documents
Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Yang Kreatif Dan Inovatif Di Kalangan Generasi Muda Junianta, Maria; Elvi, Fitria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.624

Abstract

Di Kabupaten Sekadau, pengetahuan kaum muda tentang kewirausahaan saja masih sangat rendah. Sehingga dengan membekali OMK Sekadau dengan pola pikir kreatif, ketangguhan dalam berinovasi, dan keterampilan dasar mengelola ide, program ini diharapkan dapat menjadi katalisator lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis pada identitas lokal. Pada akhirnya, program ini bukan sekadar pengabdian, melainkan investasi dalam membangun fondasi budaya inovasi dan kemandirian ekonomi sejak dini, yang sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan dan meningkatkan daya saing bangsa di masa depan.Penelitian ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda melalui program pengabdian masyarakat. Program ini dilaksanakan oleh Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK) dan menyasar kaum muda "Orang Muda Katholik" (OMK) Paroki Santo Petrus dan Paulus Sekadau. Penelitian ini menggunakan metode pelatihan kewirausahaan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kaum muda dalam berwirausaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dapat membantu kaum muda memahami konsep kewirausahaan dan meningkatkan kemampuan mereka dalam memulai usaha. Berdasarkan hasil wawancara terhadap jumlah peserta , 90% peserta memahami tentang langkah-langkah dalam memulai usaha.
Pelatihan Pembuatan Kimchi untuk Meningkatkan Gizi dan Pencegahan Awal Stunting di Posyandu Melati, Menteng, Palangka Raya Hakim, Muh. Supwatul; Hermayantiningsih, Dwi; Yuliana, Yuliana; Hanasia, Hanasia
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.625

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi yang terjadi akibat kekurangan nutrisi, terutama pada periode pertumbuhan awal anak. Kasus stunting di Kota Palangka Raya mencapai 27,8%, bahkan lebih tinggi dari rata-rata angka stunting di Provinsi Kalimantan Tengah (26,9%). Prevalensi stunting sangat dipengaruhi oleh kesadaran untuk mengkonsumsi makanan sehat dan tinggi probiotik yang menunjang pertumbuhan. Pada umumnya, masyarakat terutama ibu balita dan anak-anak sering mengkonsumsi makanan ringan yang rendah nutrisi sehingga menghambat pertumbuhan anak. Makanan bergizi tidak harus mahal, contohnya kimchi sebagai makanan fermentasi mengandung serat tinggi, probiotik, vitamin, dan mineral yang baik untuk kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan kimchi kepada ibu-ibu dan kader posyandu. Proses pembuatan kimchi cukup mudah, bahan-bahannya mudah diperoleh serta harganya terjangkau. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari pemaparan materi, simulasi pembuatan kimchi, tanya jawab, dan evaluasi. Hasil kuesioner dari 24 peserta, sebagian besar setuju dan sangat setuju jika tema kegiatan sesuai kebutuhan, materi mudah dipahami, pengetahuan peserta meningkat dan peserta juga tertarik untuk mencoba membuat kimchi. Kegiatan PKM ini dinilai cukup berhasil dan dapat diteruskan oleh peserta
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN LOKAL UNTUK PENANGANAN HIPERTENSI DI DESA WAWOBUNGI KABUPATEN KONAWE Himaniarwati, Himaniarwati; Putri, Risky Juliansyah; Hasanudin, Silviana; Halid, Nurhatidja Awaliya; Nasir, Nur Herlina; Pusmarani, Jastria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.630

Abstract

Hipertensi menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu diperhatikan pada warga desa Wawobungi, kurangnya pengetahuan dan cara penanganan hipertensi menjadi salah satu penyebab peningkatan kasus hipertensi pada warga desa Wawobungi. Tujuan pelaksanan PKM ini untuk meningkatkan pengetahuan melalui edukasi tentang hipertensi dan pemanfaatan bahan alam lokal sebagai alternatif pengobatan hipertensi, deteksi dini penyakit melalui tes kesehatan dan meningkatkan keterampilan masyarakat desa Wawobungi dengan pelatihan pembuatan serbuk instran dari bahan alam lokal yaitu kelor. Metode pelaksanaan dilakukan penyuluhan, pemeriksaan kesehatan dan pelatihan pembuatan serbuk instant. Peserta PKM semua warga yang hadir pada saat pelaksanaan PKM 17 orang. Hasil yang diharapkan pelaksanaan pengabdian masyakarat ini adalah meningkatnya pengetahuan Masyarakat desa Wawobungi dalam pencegahan dan pengendalian mandiri hipertensi dengan memanfatkan dan mengelolah tanaman disekitar menjadi tanaman obat lokal yang dapat memberikan manfaat bagi Kesehatan.
Education on the Use of Antibiotics in the Community of Visitors to the Pesut Kita Samarinda Tourist Ship: Edukasi Penggunaan Antibiotik Pada Masyarakat Pengunjung Kapal Wisata Pesut Kita Samarinda Wijaya, Muhammad Rega Septa; Sekarwati, Dian; Likrah, Vira Saphira; Fika
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.644

Abstract

Penyakit infeksi menjadi tantangan utama di negara berkembang seperti Indonesia, dimana antibiotik sering digunakan sebagai pengobatan utama. Namun, penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan resistensi antibiotik, mengurangi efektivitas pengobatan, dan meningkatkan angka kesakitan serta biaya perawatan. Faktor utama resistensi adalah penggunaan antibiotik tanpa resep dokter dan kurangnya pemahaman masyarakat tentang penggunaan yang rasional. Promosi kesehatan dan edukasi menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar menggunakan antibiotik secara bijak, mengurangi swamedikasi, dan menekan laju resistensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat pengunjung di Kapal Wisata Pesut Kita Samarinda, Kalimantan Timur terhadap penggunaan antibiotik yang tepat. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi melalui leaflet, penyuluhan langsung, serta pengisian kuesioner untuk menilai tingkat pemahaman dan persepsi peserta. Gambaran tingkat pengetahuan peserta sebelum dilakukan edukasi kesehatan pada kategori baik sebanyak 3 (13.6%), kategori cukup sejumlah 8 (36.4%), dan kategori kurang sejumlah 11 (50.0%). Setelah dilakukan edukasi kesehatan diperoleh hasil tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 7 (31.8%), kategori cukup sejumlah 11 (50.0%), dan kategori kurang sejumlah 4 (18.2%). Hasil ini menunjukkan terjadinya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik yang benar dan bahaya resistensi antibiotik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas di ruang publik seperti Kapal Wisata Samarinda efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait penggunaan antibiotik. Kedepannya, kegiatan serupa diharapkan dapat diperluas dan disertai evaluasi berkelanjutan untuk mendorong perubahan perilaku terkait penggunaan antibiotik secara lebih konsisten.
Post-Education Assessment of Patient Knowledge and Attitudes Toward Beyond Use Date (BUD) at Primary Health Centers in Palu City Susanto, Yuliet; Patala, Recky; Diana, Khusnul; Tandah, Muhammad Rinaldhi; Witanti, Alun; Bawiling, Viorenita Giovany; Nurfajar, Rifda; Jannah, Miftahul; Nurwalyani, Nurwalyani; Sultan, Asriana
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.645

Abstract

Promosi kesehatan di Puskesmas merupakan upaya pemberdayaan masyarakat untuk mencegah penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan secara mandiri. Salah satu topik penting yang diangkat adalah pemahaman tentang Beyond Use Date (BUD), yaitu batas waktu penggunaan obat yang telah diracik atau setelah kemasan primernya dibuka. Masih banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara BUD dan expired date, sehingga edukasi diperlukan. Kegiatan promosi dilakukan di ruang tunggu Apotek tiga Puskesmas di kota Palu yaitu: Puskesmas Bulili, Kamonji dan Mabelopura melalui penyuluhan menggunakan media leaflet, dengan peserta sebanyak 100 orang. Penyuluhan dipandu oleh mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Universitas Tadulako bersama Apoteker Puskesmas. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pasca-edukasi. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan pasien meningkat secara signifikan, dengan persentase jawaban benar mencapai 84,5%. Nilai rata-rata sikap yang diperoleh adalah 8,2, yang mengindikasikan kecenderungan positif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai BUD dan pentingnya memperhatikan batas penggunaan obat secara aman dan rasional. Kegiatan ini diharapkan dapat berkelanjutan sebagai sarana edukatif di layanan kesehatan primer
Eco-Enzyme Watermelon Skin Efforts to Implement Net-Zero Emissions in Increasing the Green Economy Gurning, Riris Nadia Syafrilia; Lubis, Wildani; Nurhajijah, Nurhajijah; Puarada, Sakral Hasby; Intan, Dian Retno; Kabeakan, Nana Trisna Mei Br
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.650

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini adalah kurangnya pemanfaatan limbah organik rumah tangga, khususnya oleh ibu rumah tangga, akibat minimnya edukasi dan pengetahuan mengenai pengolahannya menjadi produk bernilai guna seperti eco-enzyme. Padahal, eco-enzyme sangat bermanfaat sebagai pupuk dan pestisida alami baik untuk skala kecil maupun besar, serta mendukung program pemerintah dalam upaya net-zero emission (NZE) yang berguna untuk mengurangi emisi dan polusi dari industri pupuk dan pestisida konvensional yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan kepada ibu rumah tangga dalam mengolah limbah organik, khususnya kulit buah semangka, menjadi eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik (sayur dan buah) dengan tambahan gula merah atau molase, yang memiliki berbagai manfaat seperti pembersih serbaguna, pupuk, pestisida nabati, pembersih lingkungan, serta stimulan pertumbuhan tanaman dan peningkat unsur hara tanah. Selain manfaat ekologisnya, eco-enzyme juga berpotensi untuk dikomersialisasikan sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan mendorong terciptanya ekonomi hijau (green economy). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, kesadaran lingkungan, serta kemampuan inovasi masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk bermanfaat dan ramah lingkungan.
a Education to Improve Obesity Knowledge Among Women of Childbearing Age in Pasir Putih, Depok : Education to Improve Obesity Knowledge Among Women of Childbearing Age in Pasir Putih, Depok Putri, Anindita Sasikirana; Majida, Lia; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.651

Abstract

Wanita Usia Subur (WUS) adalah perempuan berusia 15–49 tahun dengan organ reproduksi yang sudah matang dan berfungsi baik. Prevalensi obesitas di Indonesia naik dari 21,8% (2018) menjadi 23,4% (2023), sedangkan di Jawa Barat dari 23% menjadi 25,7% dalam periode yang sama. Perempuan memiliki kemungkinan obesitas yang lebih besar dibandingkan laki-laki. Obesitas pada WUS dapat mempengaruhi siklus reproduksi, seperti infertilitas, anovulasi, siklus menstruasi yang tidak teratur, PCOS, keguguran, hingga kematian janin. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko obesitas antara lain keturunan, ketidakseimbangan hormon, minimnya pemahaman tentang nutrisi, serta rendahnya tingkat aktivitas fisik. Program “SADARI” dilaksanakan secara offline di beberapa RW wilayah Pasir Putih dengan 30 responden, menggunakan media leaflet dan poster sebagai alat bantu edukasi. Hasil intervensi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dibuktikan melalui uji Wilcoxon dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0.000. Peneliti menyarankan adanya kegiatan fisik bersama setiap minggu, serta pemeriksaan dan evaluasi kesehatan rutin tiap bulan bagi WUS untuk memantau status gizi dan mencegah penyakit tidak menular.
The Edukasi Gizi Melalui Teams Games Tournament (TGT) di SMP N 5 Kota Jambi: Nutrition Education Through Teams Games Tournament (TGT) at SMP N 5 Kota Jambi Arnati Wulansari; Jeki, Andicha Gustra
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.653

Abstract

Salah satu cara penanggulangan masalah gizi pada balita yang saat ini trennya terus meningkat adalah intervensi spesifik pada remaja. Maka dari itu derajat kesehatan dan gizi pada remaja harus ditingkatkan. Salah satu caranya adalah memberikan edukasi gizi seimbang pada remaja. Hal ini dikarenakan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang dapat mendukung perkembangan fisiologis agar fungsi dalam tubuh dapat berjalan dengan baik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi gizi seimbang pada remaja melalui kegiatan Teams Games Tournament (TGT) di SMP N 5 Kota Jambi. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan dikombinasi dengan TGT. Sasaran pada kegiatan ini adalah remaja putra dan putri di SMP N 5 Kota Jambi sebanyak 30 orang. Tahapan kegiatan yang dilakukan meliputi pengisian kuesioner pre-test, memberikan materi, diskusi dan tanya jawab, TGT, dan pengisian kuesioner post-test. hasil kegiatan menunjukkan bahwa 90% peserta memiliki pengetahuan tentang gizi seimbang dengan kategori kurang. Namun setelah dilakukan pemberian materi dan TGT menunjukkan adanya peningkatan skor dan sebanyak 86,7% peserta memiliki kategori pengetahuan baik. Berdasarkan hasil uji T-Test diperoleh bahwa ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre dan post (P-Value <0.05). Metode TGT dapat dilaksanakan sebagai inovasi metode edukasi gizi pada remaja.
Sosialisasi SOP Tim Penanggulangan Bencana di RSUD Lakipadada Tana Toraja Parinding, Yunus; Nurwijayanti, Nurwijayanti
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.654

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada di Tana Toraja memiliki peran strategis sebagai rumah sakit rujukan utama dalam penanganan bencana, seperti tanah longsor dan kecelakaan massal. Sosialisasi mengenai Standar Operasional Prosedur Tim Penanggulangan Bencana dilakukan dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta efektivitas tenaga medis dan non-medis dalam menghadapi situasi darurat. Kegiatan ini dilaksanakan pada 30 Desember 2024 di aula RSUD Lakipadada dengan metode ceramah, diskusi, serta pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor dari 7,09 pada pretest menjadi 8,33 pada posttest, yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai tugas, tanggung jawab, dan prosedur penanggulangan bencana. Peserta didominasi oleh tenaga perawat yang memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan rumah sakit. Meskipun tim telah memahami SOP dengan baik, ditemukan beberapa kekurangan seperti minimnya pelatihan triage dan keterbatasan ketersediaan alat pelindung diri. Oleh karena itu, direkomendasikan peningkatan pelatihan rutin, penyediaan alat evakuasi, serta evaluasi dan penyempurnaan SOP secara berkala. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan dan kemampuan rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat, khususnya dalam kondisi bencana. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat dijadikan agenda tahunan agar tim senantiasa siap dan terlatih menghadapi situasi darurat.
The Effect of Stunting Prevention Education on Mothers' Knowledge at Pasir Putih Health Center Listyawati, Margareta Dias; Putri, Dian; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.656

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi yang signifikan di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh rendahnya pengetahuan ibu tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting. Meskipun prevalensi nasional menurun, kasus stunting masih ditemukan di tingkat lokal seperti di wilayah kerja Puskesmas Pasir Putih, yang mengindikasikan adanya kesenjangan pengetahuan di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pemenuhan gizi seimbang dan pencegahan stunting melalui program edukasi "CERDAS SEHAT". Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest pada 32 ibu balita di wilayah kerja Puskesmas Pasir Putih, Depok. Intervensi dilakukan dengan pendekatan edukasi dari rumah ke rumah (door-to-door) menggunakan media leaflet. Analisis data untuk mengukur perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik setelah intervensi (p<0.05). Persentase responden dengan pengetahuan kategori 'baik' meningkat secara drastis dari 15,6% pada saat  pre-test menjadi 81,3% pada saat post-test. Program edukasi "CERDAS SEHAT" terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting dan gizi seimbang. Peningkatan kesadaran ini diharapkan menjadi fondasi untuk perubahan perilaku positif dalam pemenuhan gizi anak, serta membuktikan bahwa metode edukasi langsung merupakan intervensi yang berharga.