cover
Contact Name
Muhammad Isrul
Contact Email
isrulfar@gmail.com
Phone
+628114053811
Journal Mail Official
jmpengabmas@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi,Universitas Mandala Waluya Jalan A.H Nasution No. G-37, Kendari, Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27224902     EISSN : 27453588     DOI : https://doi.org/10.35311/jmpm
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat (JMPM) merupakan jurnal (Open Journal System) untuk hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 427 Documents
Pencegahan Hipertensi dengan Program CERDIK pada Masyarakat Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Amri, Muhammad Faathir; Muliarta, Ni Ayu Sari Tamariska; Putri, Dona Presilia; Mahardieka, Clarissa; Zahirah, Adelia; Muslim, Gumelar Abdillah; Kurniawan, Vania Rahma; Hamid, Endah Nurhalimah; Clara, Ruth; Hidayat, Dayinta Dewayani; Ramadhansyah, Muhammad Fadli; Utari, Dyah
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.658

Abstract

Pengabdian ini mengkaji kegiatan intervensi kesehatan masyarakat yang berfokus pada pencegahan hipertensi di RT 01–05 RW 003, Kelurahan Pengasinan, Depok, melalui program "Cegah Hipertensi dengan CERDIK." Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat, serta metode kualitatif untuk analisis kendala implementasi. Penentuan prioritas kesehatan dilakukan menggunakan metode CARL (Capability, Accessibility, Readiness, Leverage). Kegiatan intervensi mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, dan sesi edukasi tentang faktor risiko serta perubahan gaya hidup. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat, dengan skor rata-rata naik dari 72,67 menjadi 91,27 (p=0,001). Sebanyak 97,7% peserta mencapai tingkat pengetahuan "baik" setelah intervensi. Tantangan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, perbedaan jadwal masyarakat, dan kesulitan dalam pelaksanaan edukasi yang terstruktur. Penelitian ini menyoroti efektivitas pendekatan berbasis masyarakat dalam meningkatkan pemahaman dan pengelolaan hipertensi. Rekomendasi meliputi edukasi kesehatan yang berkelanjutan, pemeriksaan rutin, dan penguatan kolaborasi dengan kader kesehatan untuk memastikan perbaikan kesehatan yang berkelanjutan.
Inovasi Pemberdayaan Desa Berbasis Aset Lokal: Transformasi Daun Kelor Menjadi Produk Wirausaha Kreatif di Desa Tunggulwulung Yusuf, Achmad; Mabruro, Mifta Fauzia; Purnomo, Fannisa Fitra; Diestyana, Arwidya; Dewitasari, Melani Putri; Maslakhah, Lailatul; Karisma, Nurul
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.659

Abstract

Desa Tunggulwulung, yang terletak di Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, memiliki potensi besar dalam budidaya dan pemanfaatan tanaman kelor (Moringa oleifera). Namun, potensi ini belum dioptimalkan secara maksimal oleh masyarakat setempat. Penelitian ini menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) sebagai strategi pemberdayaan untuk mengembangkan produk olahan kelor bernilai ekonomi tinggi. Pendekatan ABCD menitikberatkan pada kekuatan dan aset yang sudah dimiliki masyarakat, seperti sumber daya alam, keterampilan lokal, jaringan sosial, dan infrastruktur desa, sehingga mampu membangun kapasitas dari dalam komunitas sendiri. Rangkaian kegiatan dalam program ini meliputi identifikasi aset lokal, pelatihan peningkatan kualitas pengolahan kelor, pendampingan branding dan desain kemasan, edukasi pemasaran digital, serta literasi keuangan sederhana. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya dalam diversifikasi produk olahan kelor serta kemampuan dalam memasarkan produk melalui media digital. Program ini juga mendorong terbentuknya beberapa unit usaha mikro baru yang mengolah daun kelor menjadi produk bernilai tambah seperti teh celup kelor, bubuk kelor, dan keripik kelor dengan kemasan menarik dan siap jual. Dengan demikian, pendekatan ABCD terbukti efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi lokal berbasis potensi desa, khususnya melalui pemanfaatan tanaman kelor sebagai komoditas unggulan.
Pendampingan Transformasi Digital dalam Pelaporan Ibu Hamil Risiko Tinggi melalui Aplikasi Elektronik Romadhon, Yusuf Alam; Sintowati, Retno; Rosyidah, Dewi Usdiana; Kurniati, Yunu Prastyo; Wahyuni, Sri; Triwijaya, Dedy; Susanto, Syarafina Ayu Putru; Paramadina, Izzati; Fadhila, Zahra Hayuna; Azenta, Moch. Tabriz; Maulana, Taqwa Ziyan
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.660

Abstract

Angka kematian maternal di Indonesia masih masuk dalam kategori tinggi bila dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Secara khusus di kecamatan GatakKabupaten Sukoharjo Jawa Tengah, angka kematian maternal di tahun 2022 sebesar 3 kematian dari 628 kelahiran hidup, dan di bulan Juli 2023 sudah terdapat 2 kematian ibu terkait kehamilan. Upaya pencegahan primer telah dilakukan melalui penggunaan skrining keberadaan ibu hamil risiko tinggi dengan skoring Pudji Rochjati, dalam kegiatan SABU- SABU (Satu ibu hamil satu ibu kader). Meskipun demikian, dalam pengumpulan data dilakukan secara manual dan berjenjang membuat data terkumpul secara utuh dalam waktu satu bulan. Waktu satu bulan ini membuat keputusan penting untuk intervensi dini lebih lambat dilakukan. Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan aplikasi digital sederhana yang dapat dioperasikan oleh kader kesehatan, tetapi dapat terkoleksi oleh pengelola program kesehatan ibu dan anak di Puskesmas secara real time, sehingga keputusan intervensi yang dilakukan dapat dilakukan secara responsif. Di akhir kegiatan pengabdian telah tersusun aplikasi SI-Bulan (Sistem Informasi Ibu Hamil Lancar Bersalin). Aplikasi SI-Bulan sebagai alat bantu digital, dan waktu yang diperlukan untuk pelaporan bisa didapatkan saat itu juga.
Cegah Stunting Melalui Pemberdayaan Kader Posyandu di Wilayah Kereng Bangkirai Palangka Raya Lamia Diang Mahalia; Munifa, Munifa; Ramadhani, Juni
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.662

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi pada balita di Indonesia yang belum sepenuhnya teratasi dan merupakan topik yang selalu hangat dibicarakan baik di tingkat global maupun nasional. Hasil Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023 menunjukkan prevalensi stunting pada balita di kota Palangka Raya masih tinggi yaitu sebesar 28%. Angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan prevalensi nasional yang sebesar 21,5%. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi kepada kader Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kereng Bangkirai mengenai upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stuntingdengan harapan para kader dapat memberikan edukasi secara berkelanjutan kepada ibu hamil dan ibu yang mempunyai balita di wilayah Desa Kereng Bangkirai, palangka Raya.  Metode edukasi yang digunakan adalah ceramah yang disertai diskusi dan tanya jawab, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan Makanan Pendamping ASI mengggunakan media poster, leaflet, dan power point. Target sasaran adalah kader Posyandu sejumlah 24 orang. Evaluasi dilakukan untuk menilai pengetahuan kader melalui pre-test dan post-test. Dari hasil pre-test dan post-test terlihat bahwa nilai pre-test yang masuk kategori baik sebesar 70,8% dan ketika post-test jumlah yang masuk kategori baik meningkat menjadi 83,3%. Artinya, setelah para peserta menerima edukasi terdapat peningkatan persentase yang masuk kategori baik yaitu sebesar 12,5%. Hasil menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan kepada kader Posyandu dapat meningkatkan pengetahuan para kader tentang pencegahan stunting. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan pemahaman para kader Posyandu mengenai pencegahan stunting pada balita.
Penyuluhan Pemanfaatan Daun Sirih Merah (Piper Porphyrophyllum) Sebagai Tanaman Obat Di RW 12 Kelurahan Klender, Jakarta Timur Prayoga, Tria; Rismana, Eriawan; Oktavia, Deva Maharani; Talumepa, Amanda Alycia Maria
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.663

Abstract

Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga masih tergolong rendah di RW 12 Kelurahan Klender, Jakarta Timur, meskipun wilayah ini memiliki potensi dalam penerapan tanaman herbal sebagai upaya menjaga kesehatan keluarga. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap manfaat daun sirih merah sebagai tanaman obat yang dapat digunakan secara mandiri di lingkungan rumah tangga. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan langsung, penyampaian materi visual, dan diskusi interaktif kepada 17 peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dari 71,43 menjadi 85,71. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan minat untuk menanam serta memanfaatkan daun sirih merah dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan sederhana berbasis hasil penelitian dapat meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong pemanfaatan tanaman obat lokal sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan keluarga.
Improving Teenagers' Hard Skill Competence Through Tamarind Batik Painting Training for Interior Aesthetic Elements Integrated into the Creative Industry Rianingrum, Cama Juli; Pandanwangi, Ariesa; Wiemar, Rosalinda Wiemar; Jasjfi, Elda Franzia; Novianti, Erlina; Pandanwangi, Siti Febrina Rahmadani
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.664

Abstract

Remaja di tingkat sekolah menengah atas perlu memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkannya dimasa depan, selain kompetensi dari mata pelajaran yang sudah dipelajarinya. Salah satunya adalah penggunaan material ramah lingkungan yang dapat digunakan dalam proses kreatif membuat karya seni lukis yang dapat dimanfaatkan ke dalam industri kreatif. Material tersebut adalah limbah dari biji asam jawa yang diambil pada bagian bubuknya. Permasalahannya belum banyak remaja yang mengetahui proses pembuatan lukis tamarind. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan material ramah lingkungan dan memberikan pelatihan melukis pada media kain dengan material lilin dingin. Material ini ramah lingkungan dan aman digunakan. Peserta dalam PkM ini adalah siswa dan guru di SMAN. 7 secara khusus. Metode pelatihan yang digunakan yaitu metode ABCD (Asset Based Community Development), yang fokus pada pengembangan asset sumber daya manusianya, yaitu siswa SMA. Metode dalam pengabdian ini akan memberikan motivasi para siswa dan guru agar berkreasi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat yang dapat memperluas kemampuan teknis, dan diharapkan mampu menumbuhkan jiwa kreatif dan wirausaha. Disamping itu hasil karya yang dihasilkan menambah estetika lingkungan sekolah dengan nuansa lukis batik Indonesia. PkM lukis batik tamarind ini dapat meningkatkan kompetensi hard skill siswa dan mengintegrasikan karya mereka dalam industri kreatif, khususnya sebagai elemen estetika penunjang interior.
Pemanfaatan Botol Bekas Sebagai Planter Tanaman Pada Budidaya Hidroponik Di Desa Wanajaya Garut dede, sultan ahmad; Nafi'ah, Hanny Hidayanti; Swardana, Ardli; Rismayanti, Ai Yanti; Fatimah, Rahmi
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.665

Abstract

Permasalahan sampah plastik, khususnya botol bekas, terus meningkat seiring meningkatnya konsumsi masyarakat. Di sisi lain, keterbatasan lahan dan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pertanian modern menjadi kendala dalam pemenuhan kebutuhan pangan di Desa Wanajaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan botol plastik bekas sebagai media tanam dalam sistem hidroponik sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Mei 2025 dengan metode sosialisasi dan pemilihan partisapan dengan langkah kerja seperti survei, koordinasi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Botol bekas dimodifikasi menjadi planter untuk budidaya sayuran daun. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam tiga aspek utama. Pada aspek pengetahuan, peserta yang sebelumnya tidak mengetahui materi menurun dari 74% menjadi 7%, sedangkan yang mengetahui meningkat dari 13% menjadi 80%. Pada aspek minat, peserta yang berminat meningkat dari 7% menjadi 80%, dan yang tidak berminat menurun dari 80% menjadi 13%. Sementara pada aspek keterampilan, peserta yang tidak bisa menurun dari 100% menjadi 7%, dengan 67% dinilai terampil dan 26% lainnya berada pada kategori netral. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman, minat, dan keterampilan masyarakat terhadap hidroponik, serta mendorong pemanfaatan limbah plastik sebagai solusi ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Nugget Tinggi Protein Dalam Penurunan Prevelensi Stunting Desa Mojorayung, Kabupaten Madiun Rizki, Prajwalita RukmaKharisma; Yenny Febriana Ramadhan Abdi; Rochmah, Alfi Nur; Nadhilah, Dini; Zulfa, Fitriyah; Suleman, Dininurilmi Putri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.667

Abstract

Desa Mojorayung merupakan salah satu desa di Kabupaten Madiun yang memiliki angka kasus stunting yang tinggi di Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, yaitu sekitar 50 kasus di tahun 2022. Berdasarkan hasil analisis, permasalahan yang terjadi dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang makanan bergizi dan beragam. Masyarakat kurang memahami tentang variasi olahan makanan sehat dan cara penyajiannya untuk pengolahan pangan yang bervariasi. Oleh karena itu, pemerintah Desa Mojorayung bersama PKK Sehat Lestari Berencana menciptakan serangkaian program untuk mendukung penurunan angka stunting, salah satunya adalah Rumpi Stunting. Program ini merupakan program yang berbasis ilmu pengetahuan kesehatan dan pangan untuk mendukung program berkelanjutan kolaborasi dengan Tim Akademis Prodi D3  Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Sebelas Maret di Madiun perlu dilakukan dengan tujuan mengedukasi pentingnya gizi seimbang dan menu panganan kaya nutrisi untuk 1000 hari pertama masa kehidupan anak melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Desa Mojorayung dan mengimplementasikan keilmuan dalam bentuk pangan olahan siap saji yang digemari masyarakat dengan mengadakan pelatihan pembuatan nugget tinggi protein. Nugget dipilih karena bahan baku yang mudah didapatkan dan produknya digemari oleh anak-anak. Pelatihan pembuatan nugget tinggi protein pada masyarakat Desa Mojorayung diharapkan dapat meningkatkan informasi dan menjadi variasi bagi pola konsumsi harian keluarga untuk memenuhi kebutuhan energi dan protein. Tahapan pengabdian Tim UNS melalui sosialisasi B2SA, pelatihan produksi nugget tinggi protein di Desa Mojorayung, dan introduksi peralatan produksi. Luaran dari pengabdian ini adalah Jurnal Ber-ISSN, video kegiatan, dan publikasi media cetak.
The Ironmom Education for Pregnant Women Using Fan and Poster Media at Pasir Putih Health Center, Depok : Ironmom Education for Pregnant Women Using Fan and Poster Media at Pasir Putih Health Center, Depok Safitri, Firda Nur; Pranita, Rani Fitri Pranita; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.668

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi tantangan besar kesehatan di Indonesia. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia mencapai 27,7% dengan wilayah kerja UPTD Puskemas Pasir Putih Depok mencatat angka tertinggi sebesar 11,36% di Kecamatan Sawangan. Rendahnya pengetahuan gizi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (Fe) menjadi faktor utama penyebab anemia. Program edukasi Ironmom melalui media vidual berupa kipas dan poster dirancang untuk menyampaikan informasi gizi secara ringkas, menarik dan mudah dipahami oleh ibu hamil.  Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi terkait anemia, kepatuhan konsumsi tablet Fe selama kehamilan, dan persiapan ASI. Metode yang digunakan mencakup wawancara berbasis kuesioner dan pemberian edukasi gizi dalam bentuk penyuluhan dengan media kipas dan poster. Intervensi dilaksanakan secara langsung kepada 30 ibu hamil di daerah Pasir Putih, Kota Depok. Hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks, didapatkan nilai p-value sebesar 0.000 yangmenunjukkan ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Hal ini membuktikan bahwa pemberian edukasi melalui media kipas dan poster berpengaruh nyata dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil terkait anemia. Penting untuk dilakukan implementasi edukasi berkelanjutan mengenai anemia pada kehamilan dan pemantauan secara teratur oleh tenaga kesehatan setempat guna mencegah peningkatan prevalensi kejadian anemia pada ibu hamil.
Model Pemberdayaan Gender dalam Budaya Partilinealistik: Implementasi Sekolah GALUH Berbasis Betty Neuman System Model Aridamayanti, Bernadetta Germia; Septiany, Maulidya; Noor, Ihya Hazairin
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i2.670

Abstract

Budaya partilinealistik yang mengakar kuat di wilayah pedesaan Kalimantan Selatan menyebabkan perempuan terpinggirkan dalam pendidikan, ekonomi, dan pengambilan keputusan. Program Sekolah Perempuan GALUH berbasis Betty Neuman System Model diinisiasi sebagai bentuk intervensi edukatif dan transformatif untuk meningkatkan kesadaran gender, keterampilan kewirausahaan, dan literasi kesehatan perempuan. Program dilaksanakan melalui pendekatan pemberdayaan komunitas dengan 16 sesi pembelajaran teori dan praktik, yang mencakup kesetaraan gender, pengelolaan limbah, kewirausahaan, serta pemasaran digital. Evaluasi menggunakan metode pre-test dan post-test serta FGD. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada enam aspek kompetensi, termasuk pemahaman gender (dari 45% menjadi 85%), hak perempuan (40% menjadi 80%), hingga manajemen keuangan keluarga (32% menjadi 73%). Intervensi ini juga mendorong pembentukan kelompok perempuan produktif dan komunitas alumni sebagai wadah keberlanjutan. Integrasi teknologi tepat guna seperti Mesin Wood Crusher memperkuat aspek ekonomi dan lingkungan. Penerapan Betty Neuman System Model terbukti efektif dalam memperkuat sistem pertahanan perempuan terhadap stresor budaya patriarki. Program ini tidak hanya membentuk personal agency tetapi juga struktur sosial baru yang mendukung transformasi budaya dan kesetaraan berkelanjutan. Model ini berpotensi direplikasi di wilayah serupa dengan pendekatan kontekstual.