cover
Contact Name
Wakhid Yuliyanto
Contact Email
wyuliyanto45@yahoo.com
Phone
+6281391536263
Journal Mail Official
wyuliyanto45@yahoo.com
Editorial Address
Letnan Jenderal Suprapto No.73, Kranggan, Bumirejo, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54311
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
ISSN : 27460398     EISSN : 2746038X     DOI : https://doi.org/10.37339/jurpikat.v1i3
JURPIKAT Publication (Journal of Community Service) is a source of information that aims to disseminate conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the field of community service. JURPIKAT (Journal of Community Service) specifically focuses on the main problems in the scientific development of community service as follows: Community Service, Community, Local Food Security; Education for Sustainable Development; Community Empowerment, Social Access; Border Areas, Less Developed Areas; Student Community Services; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design.
Articles 71 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 1 (2026)" : 71 Documents clear
Pelatihan Bim dan Microsoft Project sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Bidang Konstruksi Guru SMK di Kota Surabaya Wahyu Dwi Mulyono; Gde Agus Yudha Prawira Adistana; Suprapto, Suprapto
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2904

Abstract

The rapid development of technology has become a global challenge in the 21st century. As the century of industrial revolution 4.0 and 5.0 many changes in lifestyle and work. These changes triggered changes in the world of work. Vocational High Schools must adapt to these changes. This program aims to improve the skills of teachers in using Building Information Modeling (BIM) with Autodesk Revit software and project management skills with Microsoft Project software. This partner is the Surabaya City Construction and Property Technology Subject Teachers Council (MGMP). The program implementation is divided into three parts: the development of job sheets and video tutorials, Autodesk Revit training, and Microsoft Project training. The results obtained from this PKM program are as follows. (1) Job sheets and video tutorials for Autodesk Revit and Microsoft Project, (2) improving teachers' skills in using Autodesk Revit, and (3) improving teachers' skills in using Microsoft Project.
Strategi Konsolidasi Gapoktan untuk Peningkatan Kapasitas dan Skala Usaha Koperasi Tani BMT Barokah di Kapanewon Jetis, Bantul Ismiasih; Jamhari; Muh Amat Nasir; Fakhrisha Nur Mahiswari; Disha Mutiara Ramadhanti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2905

Abstract

The BMT Barokah Farmers' Cooperative in Kapanewon Jetis, Bantul, Yogyakarta Special Region, has great potential to empower farmers' economies, but faces challenges such as institutional fragmentation, limited business scale, and suboptimal management. This community service program aims to increase the capacity and scale of the cooperative's business through a Gapoktan consolidation approach. The method used is Participatory Rural Appraisal (PRA), which involves outreach, outreach, training, and technology implementation. The results of the activity indicate an increase in partners' understanding of the importance of institutional consolidation, the preparation of business planning documents, and an increase in the capacity of administrators and members in cooperative governance and marketing. In addition, this community service activity has established a strong and independent cooperative institutional model, as well as increased added value for agricultural products through downstream processing .
Peningkatan Daya Saing UMKM Berbasis Kualitas Produk melalui Sertifikasi Halal dan Edukasi Pangan Aman di Komunitas Salimahpreneur Depok Elia Yuswita; Andriati Reny Harwati; Muhammad Novianto Bayu Saputro; Sabriella Afni; Riska Rahmawati; Ridha Alivia Putri; Rizka Sheema Nabila; Adellia Adha; Asshifa Salwa; Muhammad Risyad
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2906

Abstract

Abstrak: Komunitas Salimahpreuneur Depok memiliki potensi UMKM pangan yang signifikan, namun dihadapkan pada kendala legalitas dan pengetahuan teknis yang menghambat daya saing. Data awal menunjukkan 68,2% produk mitra belum bersertifikat halal dan 86,4% belum memiliki izin edar (PIRT/MD BPOM). Kesenjangan pengetahuan juga terlihat dari nilai pre-test rata-rata 69,55, dengan 50% responden tidak memahami penyusunan Manual SJPH. Tujuan PkM ini adalah meningkatkan daya saing melalui pendampingan Sertifikasi Halal Self-Declare dan Edukasi Pangan Aman (CPPPOB). Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis intervensi, dievaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta pendampingan langsung. Hasil menunjukkan program sangat efektif, dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata post-test menjadi 90,75. Dampak implementasi sangat tinggi, yaitu 100% pelaku usaha berhasil mengunggah dokumen halal dan 25 sertifikat halal berhasil diterbitkan untuk 25 mitra. Program ini berhasil menumbuhkan kepercayaan diri (95% responden) dan meyakini adanya peningkatan daya saing produk melalui pemenuhan standar kualitas dan legalitas.
Penerapan Mesin Penggiling dan Pembungkus dari Bahan Foodgrade Sebagai Teknologi Produksi Tepat Guna untuk Meningkatkan Produktivitas UKM di Kabupaten Lamongan Gde Agus Yudha Prawira Adistana; Wahyu Dwi Mulyono; Ferly Isnomo Abdi
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2910

Abstract

Usaha kecil dan menengah (UKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Namun, banyak pelaku UKM masih menghadapi kendala dalam hal efisiensi produksi dan penerapan teknologi modern. Salah satunya adalah UKM Camilan Stik Sladri di Lamongan, yang selama ini memproduksi camilan secara manual dengan peralatan sederhana membuat kapasitas produksi terbatas, serta kualitas produk belum sepenuhnya memenuhi standar industri pangan. Program Pegabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas mitra dengan pengadaan mesin penggiling dan pengemas, serta pelatihan manajemen. Pelaksanaan program dibagi menjadi tiga bagian yaitu persiapan, pelatihan dan pendampingan penggunaan mesin, dan pelatihan manajemen. Hasil yang didapatkan dari program PKM ini adalah sebagai berikut. (1) Mesin penggiling semi otomatis dari bahan foodgrade, (2) Mesin pengemas semi otomatis dari bahan foodgrade, dan (3) Meningkatkan kemampuan manajemen produksi dan manajemen pemasaran. Pencapaian tersebut akhirnya dapat meningkatkan produktivitas berupa kuantitas dan kualitas produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Transfer Teknologi dan Pelatihan Perkayuan untuk Penguatan Daya Saing Produk Lokal di Desa Karanggayam Karima, Halim Qista; Muhammad Fajar Sidiq; Prayoga Pribadi; Galih Putra Pamungkas
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2911

Abstract

Industri olahan kayu merupakan sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang di Indonesia, termasuk di Desa Karanggayam, Kebumen. Namun, beberapa perajin masih mengandalkan proses manual dengan peralatan sederhana sehingga kualitas produk tidak konsisten, waktu produksi panjang, dan variasi desain terbatas. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi dan manajemen usaha perajin melalui inovasi teknologi tepat guna. Kegiatan meliputi analisis situasi & kebutuhan, perancangan sistem produksi, pelatihan dan transfer pengetahuan, pendampingan produksi serta evaluasi program. Implementasi program menghasilkan peningkatan efisiensi produksi hingga 48%, konsistensi ukuran mencapai 90%, serta penurunan cacat produksi menjadi 5%. Selain itu, kemampuan manajerial perajin meningkat melalui perencanaan produksi dan kontrol mutu. Program ini membuktikan bahwa modernisasi perkayuan mampu memperkuat daya saing perajin lokal secara berkelanjutan
Optimalisasi Produksi dan Pemasaran Gula Kelapa Melalui Standarisasi Wadah Nira Pasca Panen dan Kemasan Beridentitas Lokal di Kelompok Tani Gula Kelapa Gendis Asri Faturohman, Muhammad Iqbal; Pratama, Aiza Yudha; Utami, Gladi Pawestri
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2912

Abstract

The Gendis Asri Coconut Sugar Farmers Group in Pernasidi Village, Cilongok District, Banyumas, is one of the coconut sugar producers with great potential but faces challenges related to production quality and marketing. The main issues identified include the low quality of sap after harvesting due to the use of unhygienic plastic jerry cans, as well as weak marketing strategies caused by unattractive product packaging that lacks local identity. This community service program aims to improve production quality and product competitiveness through the replacement of sap containers with food-grade HDPE materials, the provision of climbing belts to enhance work safety, the installation of continuous band sealers and digital scales, and the development of culturally inspired packaging designs based on Cilongok’s local heritage. The implementation methods include socialization, training, mentoring, and technology application. The results show a significant increase in the quality of collected sap, improved product readiness for entry into modern markets, and strengthened farmer capacity in both production and marketing aspects. This program has had a positive impact on product quality, work safety, process efficiency, and the branding readiness of local coconut sugar products.
Penguatan Home Industri Kayu Desa Woloan melalui Pemetaan Masalah Sosial untuk Pengembangan Usaha Lokal Dewinta Rizky. R Hatu; Sabrina Nadia; Rauf A. Hatu; Rahmatiah; Funco Tanipu
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2921

Abstract

Home industri kayu di Desa Woloan merupakan salah satu potensi ekonomi lokal yang berkembang berbasis keterampilan turun-temurun dan kearifan lokal masyarakat. Meskipun telah dikenal luas, keberlanjutan usaha ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan teknologi produksi, pola pemasaran yang masih konvensional, lemahnya kerja sama antar pengerajin, serta minimnya regenerasi pelaku usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan permasalahan sosial yang memengaruhi perkembangan home industri kayu serta mendorong penguatan usaha lokal secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, diskusi kelompok, dan lokakarya partisipatif dengan para pengerajin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemetaan sosial mampu mengidentifikasi hambatan utama sekaligus potensi pengembangan, terutama dalam penguatan hubungan sosial, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Pengabdian ini berkontribusi dalam menumbuhkan sikap keterbukaan dan kolaborasi antar pengerajin guna mendukung keberlanjutan industri kayu Desa Woloan.
Workshop Desain Produk Menggunakan Software CAD untuk Siswa SMA/SMK di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu Malaysia Priyo Heru Adiwibowo; Ahmad Saepuddin; Akhmad Hafizh Ainur Rasyid; Muhammad Effendy; Muhaji; I Made Arsana; A Grummy Wailanduw; Indra Herlamba Siregar; Ika Nurjannah; Bellina Yunitasari; Aris Purwanto; Agung Prijo Budijono; Anovan Fadhil Muhammad
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2937

Abstract

Workshop Desain Produk menggunakan software CAD merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Program Studi S1 Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan digital dan kreativitas siswa SMA/SMK melalui pembelajaran desain berbantuan komputer menggunakan perangkat lunak open source FreeCAD. Workshop dilaksanakan selama satu hari dengan materi pengenalan CAD dan FreeCAD, navigasi antarmuka, alur kerja desain produk, serta praktik pembuatan model tiga dimensi sederhana. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui penyebaran angket kepada 30 peserta untuk mengukur pemahaman materi, kemudahan penggunaan aplikasi, kualitas fasilitator, dan manfaat kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif, dengan lebih dari 85% peserta menyatakan terbantu dan memperoleh keterampilan baru. Selain itu, dokumentasi kegiatan dan penandatanganan Implementation Agreement (IA) antara UNESA dan SIKK memperkuat kerja sama kelembagaan. Secara keseluruhan, workshop ini efektif meningkatkan kompetensi digital dan motivasi siswa serta berpotensi dikembangkan sebagai program pelatihan berkelanjutan
Pelatihan Pengembangan Paket Wisata Outbond sebagai Upaya Diversifikasi Produk Pariwisata di Desa Pogalan, Kabupaten Magelang Eki Melina Widanti; Atika Nur Hidayah; Dwi Pebrianti
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2938

Abstract

The urgency of this community service is to help Pogalan Village, Pakis District, Magelang Regency, optimize its existing tourism packages through outbound activities. Pogalan Tourism Village, as a tourist destination, boasts several attractions and attractions that have been developing since 2015, including Top Selfie Kragilan and Wisata Grenden. As a destination renowned for its natural beauty, Pogalan Tourism Village has the potential to develop outbound tourism, but its managers lack competency in this area. Therefore, training is needed to further optimize its tourism packages. The methods used in this activity include preparation, implementation, and evaluation through pre- and post-tests. The results of community service in Pogalan Tourism Village indicate that the village possesses various potentials that can be developed into outbound tourism packages. Furthermore, community knowledge regarding outbound tourism package development significantly increased after the training. Keywords: village potential, tourism package development, tourism village
Penguatan Karakter dan Pelestarian Budaya Lokal Melalui Permainan Tradisional Rien Anitra; Mertika; Evinna Cinda Hendriana; Emi Sulistri; Wasis Suprapto; Dina Anika Marhayani
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i1.2939

Abstract

In this digital era, children are increasingly playing online games, making it important to remember the richness of traditional games. Traditional games are an effective means of preserving local culture, not only for fun but also for building character, such as patience and critical thinking skills. This community service activity, using lectures, questions and answers, demonstrations, simulations, and practical exercises, aims to educate and understand the importance of character and preserving local culture among students at Singkawang 89 Public Elementary School. The response results showed that 100% of students considered the community service activity on traditional games very beneficial, proving that this approach was right on target. This program successfully reintroduced cultural heritage to the younger generation while providing real educational benefits, especially in character building. Students were able to understand and realize that traditional games provide many benefits and are no less enjoyable than playing games on gadgets.).