cover
Contact Name
Zul Anwar
Contact Email
zulanwar17@gmail.com
Phone
+62817259116
Journal Mail Official
mandalikaindo@gmail.com
Editorial Address
Jalan Candi Pawon No. 7, Getap Barata, Kel. Cakranegara Selatan Baru, Kec. Cakranegara, Kota Mataram, NTB. 83238 Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Cahaya Mandalika
ISSN : -     EISSN : 27214796     DOI : https://doi.org/10.36312/jcm
This journal is a means of scientific publication to develop knowledge and information. This journal specifically contains the results of research carried out in all scientific fields. Apart from publishing research results, this journal also accepts manuscripts from literature reviews and other reports for publication
Articles 1,162 Documents
Karakteristik Minuman Kunyit Asam Instan Terfortifikasi Bubur Rumput Laut (Gracilaria Sp.) Cahyaning Rini Utami; Risalatul Muawanah
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3729

Abstract

Tamarind turmeric drink is a typical Indonesian herbal or herbal drink, which is popular because of its high antioxidant content. The Foam Mat Drying method is a method that consists of adding foaming and stabilizer ingredients to the liquid and shaking until foam is produced. Addition of seaweed (Gracilaria sp.) to increase the functional value of instant sour turmeric drinks. This research aims to determine the effect of fortification of Gracilaria sp. seaweed porridge in turmeric tamarind drinks on physicochemical characteristics (color, water content, ash content and antioxidants) and organoleptic (color, taste, aroma). This research used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of only one factor. The factor is the addition of seaweed slurry concentration (0%, 25%, 30%, 35%, and 40%). The best research results in this study were in the P2 treatment (addition of seaweed slurry (Gracilaria sp.) with a concentration of 30%. Following are the results; antioxidant activity: 13.27%, water content: 6.69%, ash content: 4.07% , total dissolved solids: 5.93 ºBrix, color: 3.65 (like), aroma: 2.62 (fair), taste: 3.30 (fair).
Studi Penentuan Band Stop Filter Pada Jaringan WiMAX 3.5GHz Zega, Masrius; Pohan, Amir Hamzah; Abrianto, Heru; Simamora, Ginda; Gulton, Arlewes
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan menentukan band stop filter pada jaringan WiMAX 3.5 GHz, dengan fokus pada pengurangan interferensi dan peningkatan kualitas sinyal. Teknologi WiMAX, sebagai salah satu solusi akses nirkabel pita lebar, menghadapi tantangan dalam hal interferensi frekuensi yang dapat mempengaruhi performa jaringan. Dalam penelitian ini, pendekatan metodologis yang digunakan mencakup studi literatur, pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara, serta analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain band stop filter yang tepat dapat secara signifikan mengurangi interferensi dan meningkatkan kualitas koneksi. Spesifikasi filter yang ditetapkan meliputi frekuensi tengah, lebar pita, impedansi, rugi balik, dan rugi sisipan, yang semuanya disesuaikan dengan karakteristik jaringan WiMAX. Simulasi dan pengujian prototipe filter mengonfirmasi efektivitasnya dalam meningkatkan stabilitas dan kecepatan jaringan. Dari temuan ini, disarankan agar penyedia layanan mempertimbangkan penerapan band stop filter sebagai bagian dari strategi pengembangan jaringan nirkabel. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman teknologi nirkabel dan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut di bidang ini.
ANALISIS YURIDIS PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM DOKTER BEDAH ORTHOPAEDI DAN TRAUMATOLOGI TERHADAP KEGAGALAN PEMASANGAN IMPLAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 Nagieb, Moch; Rokhmat, Rokhmat; Husain, Bahtiar; Purnomo, Budi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3738

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu menganalisis secara yuridis hubungan hukum dokter bedah orthopaedi dan traumatologi dengan pasien berdasarkan perspektif UU No. 17 Tahun 2023 dan pertanggungjawaban hukum dokter bedah orthopaedi dan traumatologi terhadap kegagalan pemasangan implan pasien berdasarkan perspektif UU No. 17 Tahun 2023. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum normatif. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara perspektif UU No. 17 Tahun 2023 telah diatur bahwa setiap tindakan medis yang dilakukan oleh dokter bedah orthopaedi dan traumatologi harus mendapat persetujuan (informed consent) dari pasien, hal ini merupakan dasar yuridis hubungan hukum antara dokter bedah orthopaedi dan traumatologi dengan pasien. Hubungan hukum antara dokter bedah orthopaedi dan traumatologi dengan pasien termasuk hubungan hukum bersegi dua. Pertanggungjawaban hukum dokter bedah orthopaedi dan traumatologi terhadap kegagalan pemasangan implan pasien berdasarkan perspektif UU No. 17 Tahun 2023 terbagi menjadi pertanggungjawaban hukum administrasi, pertanggungjawaban hukum perdata, dan pertanggungjawaban hukum pidana. Secara administratif, UU No. 17 Tahun 2023 mengatur sanksi disiplin. Terkait pertanggungjawaban hukum secara pidana dan perdata diatur bahwa terlebih dahulu harus dimintakan rekomendasi dari majelis. Secara hukum pidana Undang-Undang tersebut mengatur hukuman penjara atau pidana denda terhadap kelapaan terkait kegagalan pemasangan implan pasien, namun Undang-Undang tersebut lebih mengutamakan terlebih dahulu mekanisme keadilan restoratif. Begitu juga terkait pertanggungjawaban hukum perdata, Undang-Undang tersebut juga mengamanatkan agar diselesaikan terlebih dahulu melalui alternatif penyelesaian sengketa di luar pengadilan.
Surrogate Informed Concent Sebagai Element Preventif Sengketa Medis Pada Pembedahan Elektif Wibowo, Arif; Nasser, M.; Husain, Bahtiar; Bungin, Sator Sapan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3740

Abstract

yang membentuk hubungan terapeutik dan hubungan hukum. Kepercayaan dan harapan pasien, dapat menimbulkan kekecewaan ketika hasil pelayanan medis tidak sesuai harapan, yang kemudian menimbulkan konflik atau sengketa medik. Dokter Orthopaedi merupakan ahli bedah yang berpotensi lebih tinggi untuk menghadapi resiko tindakan medis daripada spesialisasi lain. Pembedahan orthopaedi merupakan tindakan yang sangat berpotensi terjadi resiko medis. Persetujuan tindakan medis merupakan suatu persetujuan yang harus diberikan oleh pasien dan keluarganya setelah mendapatkan penjelasan yang lengkap tentang rencana tindakan medis. Seringkali Dokter Orthopaedi memerlukan persetujuan tindakan pada saat pembedahan elektif berlangsung, untuk memberikan persetujuan tindakan yang tidak termasuk dalam penjelasan awal. Penelitian ini untuk menganalisis pentingnya surrogate informed consent selama pembedahan elektif berlangsung dengan tujuan menghindari timbulnya sengketa medis. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah melalui pendekatan yuridis normative. Surrogate informed consent dalam hal seorang Dokter Orthopaedi memerlukan persetujuan tindakan pada saat pembedahan elektif berlangsung, merupakan prosedur yang bisa dibenarkan secara hukum.
Penyelesaian Sengketa Medis Pasca Disahkannya Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 Sari, Kumala; Prastopo, Prastopo; Bungin, Sator Sapan
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyelesaian sengketa medis pasca disahkannya Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023. Undang-undang ini membawa perubahan signifikan dalam regulasi layanan kesehatan di Indonesia, termasuk mekanisme penyelesaian sengketa medis. Dalam konteks ini, penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi UU tersebut mempengaruhi proses penyelesaian sengketa antara pasien dan tenaga medis, serta antara tenaga medis dengan lembaga kesehatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus dari berbagai sengketa medis yang terjadi setelah UU Kesehatan diundangkan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan praktisi hukum, tenaga medis, dan pasien, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UU Kesehatan 17/2023 menyediakan kerangka hukum yang lebih jelas, tantangan tetap ada dalam hal penegakan hukum dan sosialisasi kepada semua pihak terkait. Temuan ini menyoroti perlunya peningkatan pemahaman dan kesadaran di kalangan tenaga medis dan pasien tentang hak dan kewajiban mereka, serta pentingnya adanya mekanisme mediasi yang efektif. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan sistem penyelesaian sengketa yang lebih terintegrasi dan berbasis teknologi untuk mempermudah akses bagi pihak-pihak yang terlibat. Dengan demikian, UU Kesehatan 17/2023 dapat berfungsi secara optimal dalam menciptakan lingkungan medis yang lebih aman dan transparan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan kesehatan yang lebih baik di Indonesia.
STRATEGI PENGEMBANGAN KOMPETENSI KARYAWAN MELALUI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN DI INDUSTRI 4.0 Harianto, Jakoep Ezra
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri 4.0 ditandai dengan integrasi teknologi digital dalam berbagai aspek operasional perusahaan, yang membawa tantangan baru dalam pengembangan kompetensi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi karyawan melalui pelatihan dan pengembangan dalam konteks Industri 4.0. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), di mana berbagai sumber pustaka, artikel ilmiah, dan dokumen relevan dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi karyawan dalam era Industri 4.0 membutuhkan penekanan pada peningkatan keterampilan teknis dan non-teknis, seperti kemampuan digital, pemecahan masalah, dan kolaborasi antar-disiplin. Pelatihan berbasis teknologi, seperti pembelajaran daring (e-learning) dan simulasi, menjadi salah satu metode yang efektif dalam mempercepat proses adaptasi karyawan terhadap perubahan teknologi. Selain itu, pengembangan berkelanjutan melalui program mentoring, coaching, dan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) turut berperan penting dalam memperkuat kompetensi karyawan. Studi ini menyoroti pentingnya peran manajemen dalam merancang strategi pelatihan yang responsif terhadap kebutuhan kompetensi baru dan memastikan karyawan dapat mengikuti perkembangan teknologi yang pesat. Kesimpulannya, perusahaan yang ingin sukses di era Industri 4.0 harus mengintegrasikan program pelatihan dan pengembangan yang adaptif, berkelanjutan, dan berfokus pada pengembangan kompetensi yang relevan.
FILSAFAT PENDIDIKAN SEBAGAI LANDASAN PENGEMBANGAN LEADERSHIP MAHASISWA DI PERGURUAN TINGGI Harianto, Jakoep Ezra
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3744

Abstract

Artikel ini membahas peran filsafat pendidikan sebagai landasan dalam pengembangan kepemimpinan (leadership) mahasiswa di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research) untuk mengkaji berbagai perspektif filosofis dalam pendidikan serta implikasinya terhadap pembentukan kepemimpinan mahasiswa. Melalui analisis filsafat pendidikan seperti progresivisme, eksistensialisme, dan perenialisme, penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dasar yang dapat diaplikasikan dalam program pengembangan leadership. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat pendidikan menekankan pada pengembangan berpikir kritis, tanggung jawab moral, dan keterlibatan sosial, yang merupakan karakteristik penting bagi seorang pemimpin mahasiswa. Selain itu, artikel ini juga menyoroti bagaimana wawasan filosofis tersebut dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pengembangan kepemimpinan di perguruan tinggi untuk mendorong pertumbuhan intelektual dan kapasitas kepemimpinan etis mahasiswa. Temuan ini menyarankan bahwa menjadikan filsafat pendidikan sebagai dasar dalam pengembangan leadership tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang peran mereka sebagai pemimpin, tetapi juga mendorong pendekatan yang lebih holistik dalam kepemimpinan, yang mengutamakan tanggung jawab pribadi dan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap wacana pengembangan kepemimpinan di pendidikan tinggi dengan menawarkan fondasi teoritis yang menghubungkan filsafat pendidikan dengan praktik kepemimpinan, sehingga mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan sosial dan organisasi yang kompleks.
Analisis Yuridis Peran Tenaga Kesehatan dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana KDRT Murlina, Astin; Sagala, Parluhutan; Makbul, Ahmad
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran tenaga kesehatan dalam penegakan hukum tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap putusan pengadilan di PT Yogyakarta terhadap kasus KDRT, kurun waktu 2019 sd 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam identifikasi, pelaporan, dan pemberian dukungan kepada korban KDRT. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi untuk meningkatkan peran tenaga kesehatan dalam penegakan hukum KDRT.
Analisis Sistem Pembiayaan dan Pelayanan pada Klinik Fertilitas : Kajian Naratif Wijaya, Ody; Sulistiadi, Wahyu
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i2.3747

Abstract

Klinik fertilitas harus menerapkan good clinical governance serta sistem pembiayaan yang terbaik untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pembiayaan dan pelayanan klinik fertilitas di Indonesia. Kajian naratif dilakukan dengan pendekatan meta sintetis. Pencarian literatur dilakukan menggunakan Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Delapan artikel sampel penelitian dianalisis. Untuk meningkatkan pelayanan pasien diperlukan kolaborasi dan komunikasi yang efektif serta efisiensi dalam proses penagihan dan waktu tunggu pemeriksaan. Pembiayaan menggunakan asuransi dapat membantu pasien kesuburan untuk mendapatkan akses pelayanan dengan mudah. Integrasi kerja tim, lingkungan yang mendukung, dan memfasilitasi proses kolaboratif menjadi kunci dalam meningkatkan pelayanan pasien di klinik fertilitas. Pentingnya cakupan Medicaid dalam layanan kesuburan menekankan perlunya akses yang merata bagi semua golongan, serta dukungan untuk pendanaan publik dalam teknologi medis, seperti pembekuan sel telur, dapat mengurangi beban biaya pasien dan meningkatkan aksesibilitas.
Analisis Faktor Pendorong Manajemen Teknologi dan Inovasi Dalam Sistem Pembelajaran Pasca Covid-19 Utami, Prita Nur; Syamsuddin, Syamsuddin; Miru, Sulaeman; Hadi, Suryadi
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v3i1.3748

Abstract

Sistem pembelajaran merupakan seperangkat cara dalam membantu meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan melalui pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong manjemen teknologi dan inovasi dalam pengembangan sistem pembelajaran di SD Negeri 17 Palu pasca COVID-19. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan Teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara langsung dengan tenaga pendidik. Hasil penelitian mengidentifikasi beberapa faktor pendorong inovasi, melibatkan sumber daya pendidik, adaptasi kurikulum, kemajuan teknologi, model dan metode pembelajaran, sarana prasarana, lingkungan sekolah, kerjasama dengan organisasi luar, dan kebiasaan peserta didik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi dalam pengembangan sistem pembelajaran di SDN 17 Palu pasca COVID-19 melibatkan berbagai faktor yang saling terkait. Implementasi strategi inovatif yang mencakup sumber daya manusia, teknologi, kurikulum, dan faktor-faktor pendukung lainnya menjadi krusial untuk menghadapi tantangan baru dalam dunia pendidikan pasca pandemi.