cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
setiawan1000@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
nurgiansah@upy.ac.id
Editorial Address
Jl. IKIP PGRI I Sonosewu No.117, Sonosewu, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55182
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kewarganegaraan
ISSN : 19780184     EISSN : 27232328     DOI : https://doi.org/10.31316/jk.v7i1.5299
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kewarganegaraan is published 2 times in 1 year in June and December. The scope of the article includes: 1. Pancasila Education 2. Citizenship Education 3. Social Sciences 4. Politic 5. Law
Articles 1,679 Documents
Sea Power Indonesia Related to Geopolitics in The South China Sea and Geoeconomics in the North Natuna Sea Sloc & Slit Rahma Agun Aulal Muna; Abdul Rivai Ras; Rudiyanto; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4892

Abstract

Abstract This article talks about Indonesia's sea power from a geopolitical perspective in the South China Sea and geoeconomics (Sea Lane of Trade/SLoT) as well as communication lines (Sea Lane of Communication/SLoC) in the North Natuna Sea. The theory used to analyze this journal is the concept of sea power. This article also dissects the wealth of natural resources as well as the strategic position of the country which needs to be utilized optimally for the national interest. The research method used is the descriptive qualitative method. The results of the analysis show that Indonesia has extraordinary natural resource potential for the future. Indonesia's strategic location must be fully utilized and security must be maintained. Keywords: Sea Power, Geopolitics, Geoeconomics, South China Sea, North Natuna Sea SLOC and SLIT
Perlindungan Aset Digital Dalam Dunia Metaverse Berdasarkan Hukum Nasional Thomas Dragono; Wiwik Sri Widiarty; Bernard Nainggolan
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4901

Abstract

Abstrak Perkembangan teknologi digital yang pesat telah memunculkan fenomena baru dalam bentuk aset digital NFT (Non-Fungible Token) dan masifnya pengembangan Metaverse. NFT adalah sertifikat digital yang menunjukkan kepemilikan suatu objek virtual dan tercatat dalam blockchain. Metaverse memungkinkan pengguna untuk berbagi pengalaman dalam bentuk realitas virtual 3D sekaligus evolusi teknologi sosial yang membuka babak baru dalam interaksi manusia. Berbagai aspek bisnis dapat dilakukan melalui Metaverse, termasuk investasi saham, penggunaan blockchain, dan kepemilikan aset. Meskipun Metaverse memuahkan dan membuka peluang bisnis yang luas, masih belum ada regulasi komprehensif yang mengatur aspek hukum Metaverse di Indonesia. Ketidakteraturan regulasi ini dapat mengakibatkan ketidakjelasan dalam perlindungan hukum bagi pengguna Metaverse, terutama terkait hak cipta, keamanan transaksi elektronik, dan hak kebendaan aset digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Hasil penelitian menunjukkan perlunya pengembangan dan penyempurnaan peraturan perundang-undangan yang lebih spesifik dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dunia virtual untuk memastikan perlindungan hukum yang memadai di Metaverse. Kata Kunci: NFT, Metaverse, Transaksi Elektronik Abstract The rapid development of digital technology has given rise to a new phenomenon in the form of NFTs (Non-Fungible Tokens) and the extensive growth of the Metaverse. NFTs serve as digital certificates that demonstrate ownership of virtual objects and are recorded on the blockchain. The Metaverse allows users to share experiences in the form of 3D virtual reality, marking a new phase in social technological evolution and human interaction. Various business aspects, including stock investment, blockchain utilization, and asset ownership, can be conducted within the Metaverse. Despite the exciting prospects and broad business opportunities offered by the Metaverse, there is still a lack of comprehensive regulations governing its legal aspects in Indonesia. This regulatory vacuum may lead to uncertainties regarding legal protection for Metaverse users, particularly concerning copyright, electronic transaction security, and digital asset ownership. This research employs a qualitative methodology with a descriptive-analytical approach. The findings highlight the need for the development and refinement of more specific and adaptive legislation to keep pace with technological advancements and ensure adequate legal protection within the Metaverse. Keywords: NFT, Metaverse, Electronic Transaction
Kedudukan Hukum Serta Akibatnya Antara Peralihan Hak Atas Tanah Melalui Kwitansi Jual Beli Dengan Hibah Wasiat (Studi Sengketa di Desa Tabumela Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo) Enry Muhamad Rizky Polontalo; Nur Mohamad Kasim; Mutia Ch. Thalib
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4912

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kedudukan hukum serta akibat peralihan hak atas tanah melalui kwitansi jual beli dengan hibah wasiat. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris dengan fokus pada kasus sengketa peralihan hak atas tanah di Desa Tabumela, Kabupaten Gorontalo. Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan hukum peralihan hak atas tanah melalui kwitansi jual beli dengan hibah wasiat memiliki kompleksitas tertentu. Dalam beban pembuktian kepemilikan, kwitansi jual beli dapat menjadi alat bukti yang kuat, namun keabsahan dan kekuatan hukumnya dapat berubah dalam situasi tertentu jika tidak didukung oleh bukti pendukung lainnya. Selain itu, hibah wasiat juga menjadi alternatif peralihan hak atas tanah, tetapi harus memenuhi persyaratan KUHPerdata agar dianggap sah. Adapun implikasi dari sengketa yang menjadi objek kajian penelitian ini pihak tergugat mengalami kerugian berupa kehilangan klaim sebagai pemilik sah tanah meskipun disatu sisi, tergugat memiliki kekuatan hukum berupa surat peralihan hak atas tanah hibah wasiat dari orang tua tergugat. Sementara pihak penggugat, dinyatakan sebagai pemilik sah atas tanah yang digugat setelah putusan Mahkamah Agung mengabulkan kasasi dari pihak penggugat dengan pertimbangan alat bukti kwitansi transaksi jual beli. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan pemahaman tentang kompleksitas kedudukan hukum serta risiko yang terkait dengan peralihan hak atas tanah melalui kwitansi jual beli dengan hibah wasiat. Implikasinya adalah pentingnya memperhatikan persyaratan hukum yang ketat dan memastikan keabsahan dokumen-dokumen yang terlibat dalam proses peralihan hak atas tanah, guna menjaga kepastian hukum dan melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat. Kata Kunci: Peralihan hak; Kwitansi; Hibah wasiat; Kedudukan hukum; Sengketa tanah, Desa Tabumela
Perlindungan Hukum Bagi Pemilik Tanah dari Aparat yang Tidak Bertanggung Jawab Gabriel Yericho Damanik; Mia Hadiati; Erland Jovian
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4917

Abstract

Abstrak Artikel ilmiah ini membahas mengenai permasalahan pada sengketa tanah yang disebabkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang merugikan pemilik tanah asli dengan bekerja sedetail mungkin dan sangat rapi sehingga tiba tiba sertifikat tanah tersebut dapat digandakan dan diganti nama pemiliknya, maka dari permasalahan itu dalam artikel ini juga dibahas bagaimana pertanggungjawaban hukumnya serta cara mengembalikan nama atas sertifikat tanah yang diambil oleh orang orang tidak bertanggung jawab. Dalam artikel ini pula dijelaskan mengenai contoh kasus dan penyelesaiannya secara efektif sehingga diharapkan pembaca dapat menerima informasi yang dituangkan oleh penulis di dalam artikel ini sehingga dapat digunakan dalam kasus perkara yang sama. Di Indonesia sendiri, permasalahan-permasalahan tanah akhir akhir ini sering menjadi topik pembahasan, sebab sekarang Indonesia sedang mengalami pembangunan industri yang cukup pesat, pembangunan rumah yang sangat banyak, yang kemudian memaksa seseorang untuk menjual tanahnya demi kehidupannya, namun ini menjadikan kesempatan kepada oknum-oknum nakal dengan menjual sertifikat palsu yang dimana ketika oknum itu menjual kepada masyarakat, masyarakat akan dirugikan dengan adanya penggandaan sertifikat yang dimana akan terjadi konflik terkait Pasal 574 KUHPerdata. Maka, pada penelitian ini akan menjelaskan secara signifikan cara mengatasinya dan perlindungan hukum nya. Kata Kunci: Sengketa Tanah, Pertanahan, Perlindungan Hukum, Mafia Tanah
The Urgency of Defense Diplomacy in Preventing the Threat of Drug Trafficking in Indonesia M. Rinaldi; Rodon Pedrason; Muhammad Hadianto Wirajuda
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4918

Abstract

Abstract Drug trafficking has become a serious threat to Indonesia's security. As a country with a strategic geographical position, Indonesia has become a target for international drug trafficking groups. The Indonesian government recognizes the urgency and negative impact that drug trafficking has on society. Defense diplomacy is one approach that can be used to overcome the threat of drug traffickingThe method used in this research is a qualitative descriptive method. The descriptive method uses a qualitative approach, namely research that intends to understand the phenomenon of what the research subject experiences, namely the Urgency of Defense Diplomacy in Preventing the Threat of Drug Trafficking in Indonesia. Defense diplomacy plays an important role in efforts to prevent the circulation of drug threats in Indonesia. In addition, defense diplomacy can also be used to strengthen cooperation in the field of research and development in order to identify and deal with new types of drugs that continue to grow. By collaborating with partner countries, Indonesia can accelerate the discovery of innovative technologies and methods in drug prevention, testing and handling. It can be concluded that defense diplomacy plays an important role in preventing and countering drug trafficking in Indonesia. Defense diplomacy can be an effective approach in addressing the threat of drug trafficking through international cooperation. Defense diplomacy involves various aspects, including military and non-military aspects, with the aim of building cooperation, strengthening bilateral relations, and promoting national interests in drug trafficking prevention efforts. Keywords: Defense Diplomacy, Drug Trafficking, Drug Prevention
Analisis Yuridis Terhadap Turut Serta (Medeplegen) dalam Tindak Pidana Korupsi (Studi Kasus Putusan No.47.Pid.sus/2011/PN.MKS) Murpratiwi Syarifuddin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4937

Abstract

Abstrak Perilaku korupsi menyangkut berbagai hal yang sifatnya kompleks. Faktor-faktor penyebabnya bisa dari internal pelaku-pelaku korupsi, tetapi bisa juga bisa berasal dari situasi lingkungan yang kondusif bagi seseorang untuk melakukan korupsi. Tujuan dari penelitian adalah untuk menemukan penerapan hukum pidana materil terhadap turut serta (medeplegen) dalam tindak pidana korupsi pada putusan pengadilan No. 47.pid.sus/2011/ PN.MKS serta untuk memahami dan menganalisis hukum pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap turut serta (medeplegen) dalam tindak pidana korupsi, pada Putusan No. 47.pid.sus/2011/PN.MKS.Jenis Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris. Sumber data yang digunakan berupa Bahan Hukum Primer, Bahan Hukum Sekunder dan Bahan Hukum Tersier. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan dan Wawancara. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materil oleh jaksa penuntut umum dan hakim keliru. Terdakwa seharusnya dituntut dan dinyatakan terbukti melanggar pasal 2 jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan bukan pasal 3 UU PTPK jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Pertimbangan hukum hakim dalam hal penerapan pidana materilnya keliru, namun di sisi lain hakim telah tepat memberikan pertimbangan mengenai aspek non yuridis, misalnya bahwa tindak pidana yang dilakukan terdakwa itu tidak berencana, terdakwa masih mempunyai itikad baik pada saat pelaksanaan pekerjaan berada pada masa tenggang, dan terdakwa masih berusaha untuk menyelesaikannya namun tetap terdakwa tidak dapat menyelesaikannya. Kata Kunci: Tindak Pidana, Korupsi, Turut Serta, Perilaku Korupsi
Diplomasi Pertahanan Indonesia Melalui ‘Misi Yani’ pada Tahun 1959 Muhammad Ismail Mangkusubroto
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4938

Abstract

Abstrak Upaya Diplomasi Pertahanan Indonesia ke luar negeri dilakukan pada tahun 1959. Penelitian ini menganalisis mengenai upaya diplomasi pertahanan Indonesia ke luar negeri melalui Misi Yani yang dipimpin oleh Jenderal TNI (Kolonel Inf). Ahmad Yani dengan mengunjungi beberapa negara di benua Eropa, Amerika, dan Asia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja alutsista yang dimiliki oleh TNI pada masa itu dan apa saja alutsista yang berhasil dibeli oleh Jenderal TNI (Kolonel Inf.) Ahmad Yani saat melakukan misi tersebut. Pendekatan yang digunakan yakni Neo-Realis dengan konsep kepentingan nasional, diplomasi pertahanan, dan kebijakan luar negeri. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik wawancara, studi pustaka, dan observasi. Upaya Diplomasi Pertahanan yang dilakukan oleh Indonesia melalui Misi Yani adalah dengan mengunjungi negara-negara baik Blok Barat maupun Blok Timur diantaranya Yugoslavia, Cekoslovakia, Swedia, Denmark, Inggris, Perancis, Italia, Polandia, Jerman Barat, Amerika Serikat, dan Pakistan. Kata Kunci: Diplomasi Pertahanan, Indonesia, Ahmad Yani, Misi Yani, Alutsista Abstract The effort of Indonesian defense diplomacy to visit foreign countries was done in 1959. This research is presents about the effort of the Indonesian defense diplomacy by Misi Yani abroad, led by General (Colonel) Ahmad Yani and visited several countries in Europe, America, and Asia continent. The purpose of this research is to describethe military equipment that owned by TNI on that period and also to identify what kind of military equipment that bought by General (Colonel) Ahmad Yani during that mission. The approach of this research is using Neo-Realist with the concept of national interest, defense diplomacy, and foreign policy. Researcher used qualitative method to collect the data and do interview, study of literature, and observation. The effort of Indonesian Defense Diplomacy did by Indonesia and Misi Yani was visited Yugoslavia, Czechoslovakia, Sweden, Denmark, England, France, Italy, Poland, West Germany, United States, and Pakistan. Keywords: Defense Diplomacy, Indonesia, Ahmad Yani, Misi Yani, Weaponry
Inovasi Aplikasi MEMPAN (Membumikan Pancasila) Berbasis Website Sebagai Ruang Edukasi dan Aktualisasi Pancasila Abdinur Batubara; Maryatun Kabatiah; Fazli Rachman
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4939

Abstract

Abstrak Tulisan ini merupakan karya tulis yang dirancang dari suatu gagasan ilmiah tentang inovasi aplikasi MEMPAN (Membumikan Pancasila) berbasis website sebagai ruang edukasi dan aktualisasi Pancasila. Inovasi ini hadir sebagai upaya tim penulis untuk mengatasi berbagai masalah pada kualitas edukasi dan aktualisasi Pancasila yang kurang optimal dilingkungan Universitas Negeri Medan karena masih mengandalkan proses pembelajaran Pancasila berbasis lesson learning saja yaitu pemberian materi dan tugas saja. Hal ini akan berdampak buruk terhadap tingkat kepercayaan generasi muda terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia yang bisa menurun. masalah moral dan etika pada generasi muda juga tidak lepas dari rendahnya kepercayaan dan aktualisasi nilai-nilai Pancasila. Selain itu juga menjadi sumber masalah jika kualitas tenaga pendidik masih belum mampu menghadirkan inovasi yang dapat membuat pembelajaran Pancasila lebih menarik dan inovatif. Olehkarenanya, penulis menyimpulkan butuhnya tindakan untuk membumikan Pancasila dikalangan mahasiswa agar mereka tidak kehilangan keyakinan terhadap ideologi Pancasila serta tindakan tersebut harus digagas dalam balutan inovatif yaitu aplikasi website bernama MEMPAN. Membumikan Pancasila melalui inovasi website MEMPAN akan berdampak baik juga terhadap kualitas pendidikan Pancasila yang sinkron dengan upaya pendidikan yang berkelanjutan karena desainnya yang kekinian atau inovatif. Kata Kunci: Membumikan Pancasila, Inovasi, Website.
Proyek Profil Pelajar Pancasila terhadapt Karakter Pribadi Siswa di Kota Pangkalpinang Muhamad Hijran; Padlun Fauzi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4954

Abstract

Abstrak Proyek Profil Pelajar Pancasila terhadap Karakter Pribadi Siswa di Kota Pangkalpinang bertujuan untuk mempelajari pengaruh nilai-nilai Pancasila terhadap perkembangan karakter pribadi siswa di wilayah tersebut. Dalam konteks pendidikan, karakter pribadi memiliki peranan penting dalam membentuk individu yang memiliki integritas, etika, tanggung jawab, serta rasa nasionalisme yang kuat. Oleh karena itu, penelitian ini memiliki relevansi yang tinggi dalam mengkaji profil pelajar Pancasila dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah penelitian pustaka, juga dikenal sebagai library research. Metode ini melibatkan membaca, menelaah, dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang relevan dengan topik penelitian yang sedang dikaji. Hasil penelitian mengemukakan bahwa dengan pemahaman yang lebih baik tentang profil pelajar Pancasila diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk generasi yang memiliki karakter pribadi yang kuat dan mencintai bangsa. Kata Kunci: Profil Pelajar Pancasila, Karakter Pribadi, Siswa Abstract The Pancasila Student Profile Project on the Personal Character of Students in Pangkalpinang City aims to study the influence of Pancasila values ​​on the development of the personal character of students in the region. In the context of education, personal character has an important role in forming individuals who have integrity, ethics, responsibility, and a strong sense of nationalism. Therefore, this research has high relevance in studying the profile of Pancasila students and its implications for students' personal resilience. The research method used in this study is library research, also known as library research. This method involves reading, studying, and recording various literature or reading materials that are relevant to the research topic being studied. The results of the study suggest that with a better understanding of the profile of Pancasila students it is hoped that it can improve the quality of education and form a generation that has strong personal character and loves the nation. Keywords: Pancasila Student Profile, Personal Character, Student
Design Transportasi Alternatif Dengan Energi Ramah Lingkungan yang Sesuai Dengan Geografi Indonesia Anugrah Endy; Sovian Aritonang; Gita Amperiawan; Erzi Agson Gani; Ade Bagdja; Sjafrie sjamsoeddin
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4978

Abstract

Abstrak Desain bus bertenaga listrik pada sistem transportasi sebuah kota dapat menjadi prospek mengganti bus berbahan bakar fosil konvensional dengan bus listrik yang didukung oleh energi matahari dan listrik yang disediakan oleh PLN. Untuk tujuan ini, kami mendesain dan menyelidiki lima wacana berbeda untuk memanfaatkan tenaga surya yang tersedia: (1) panel surya dipasang di atap halte bus, (2) panel surya dipasang di ruang terbuka yang tidak terpakai di ruang publik, dan (3) jalan surya, yaitu jalan yang dibangun dengan bahan fotovoltaik (PV). (4) Panel surya dipasang diatas danau, sungai ataupun laut. (5) Panel surya dipasang di atas bus. Analisis kelayakan awal menunjukkan bahwa lima skenario berkontribusi untuk memenuhi permintaan transportasi bus listrik, secara proporsional dengan ukurannya skenario (5) menyajikan biaya modal terendah dalam kaitannya dengan pembangkitan energi. Oleh karena itu, kami mengeksplorasi lebih lanjut skenario ini dengan melakukan simulasi operasi hariannya termasuk tindakannya dalam membeli dan menjual energi ke jaringan PLN, bila ada surplus energi. Secara keseluruhan, hasilnya menunjukkan bahwa, meskipun biaya modalnya tinggi, skema transportasi bertenaga surya menghadirkan alternatif yang layak untuk mengganti bus konvensional. Kata Kunci: Bus, Tenaga Surya, Analisis Kelayakan, Transportasi Alternatif Abstract The design of an electric-powered amphibious bus in a city's transportation system can be a prospect of replacing conventional fossil fuel buses with electric buses powered by solar energy and electricity provided by PLN. To this end, we designed and investigated five different discourses for utilizing available solar power: (1) solar panels installed on roofs of bus stops, (2) solar panels installed in unused open spaces in public spaces, and (3) roads solar, i.e., roads built with photovoltaic (PV) materials. (4) Solar panels are installed above lakes, rivers, or seas. (5) Solar panels installed on top of the bus. Preliminary feasibility analysis shows that the five scenarios contribute to meeting demand for electric bus transportation, in proportion to their size scenario (5) presents the lowest capital cost in relation to energy generation. Therefore, we explore this scenario further by simulating its daily operations including its actions in buying and selling energy to the PLN grid, when there is an energy surplus. Overall, the results show that, despite the high capital costs, solar-powered transport schemes present a viable alternative to conventional buses. Keywords: Bus, Solar Power, Feasibility Analysis, Transportation Alternatives