cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
GAMBARAN PROSES PENYIMPANAN OBAT DI UNIT FARMASI LOGISTIK RSUD KELAS D TELUK PUCUNG TAHUN 2024 Widiastuti, Eni; Nurmawaty , Dwi; Nabila, Anggun; Shorayasari , Susi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43203

Abstract

Unit farmasi sebagai bagian pelayanan penunjang pada rumah sakit bertanggungjawab dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian yang bertugas memenuhi kebutuhan kefarmasian pada pasien. Penyimpanan obat bertujuan mempertahankan mutu obat dari kerusakan akibat peyimpanan yang tidak baik dan memudahkan pencarian serta pengawasan obat-obatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proses penyimpanan obat di Unit Farmasi Logistik RSUD Kelas D Teluk Pucung Kota Bekasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, melalui wawancara mendalam kepada informan, observasi langsung dan telaah dokumen. Hasil penelitian diperoleh temuan sebagai berikut: Pertama, pengaturan tata ruang belum optimal, beberapa kendala diantaranya luas ruangan masih kurang, jumlah rak dan pallet yang tersedia masih kurang tidak sebanding dengan jumlah obat yang ada. Kedua, penyusunan stok obat belum terlaksana secara optimal, beberapa kendala diantaranya ketersediaan rak, pallet dan lemari khusus yang terbatas, maka banyak obat-obat yang belum tersusun dengan baik sesuai dengan alfabetis dan nama obat di rak, prinsip FEFO dan FIFO belum dilaksanakan secara optimal. Ketiga, pencatatan obat sudah dijalankan tetapi belum optimal. Prosedur penerimaan sudah dijalankan dengan baik, sedangkan prosedur pengeluaran obat terkadang masih belum tercatat dengan baik. Pelaksanaan stok opname dan pelaporan dilakukan setiap akhir bulan tetapi prosesnya sulit dilakukan karena tata letak obat yang tidak tersusun dengan baik.
STRUCTURED INTERVENTIONS IN ICU : A COMPREHENSIVE REVIEW OF DAILY GOALS CHECKLIST AND BUNDLE PROTOCOLS IN IMPROVING CLINICAL OUTCOMES D,M, Aurani Faradila; Widyaningsih, Nanik; Oktaviona, Fina; Pambudi, Krisnanto Agung; Purwanti, Okti Sri; Sulistyo, Endar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43228

Abstract

Perawatan pasien di unit perawatan intensif (ICU) melibatkan manajemen yang sangat kompleks dengan berbagai prioritas yang harus dipantau secara terus-menerus. Salah satu strategi yang digunakan untuk memastikan kualitas perawatan adalah penggunaan ICU Daily Goals Checklist and Plan Of Care yang memungkinkan tim medis untuk menetapkan dan memantau tujuan perawatan harian bagi pasien. Tujuan dari penggunaan checklist ini adalah untuk meningkatkan kualitas perawatan, mengurangi komplikasi, dan mempercepat pemulihan pasien. Penelitian ini mencari artikel pada 6 database melalui Scopus, Ebsco, Pubmed, Science Direct, Jurnal Sagepub dan Google Schoolar dengan kata kunci “Intensive Care Unit” AND “daily goals checklist” AND “Intensive care unit daily check list” AND “improving ICU daily goals check list” AND “plan of care” AND “fast hug bid in ICU” yang diterbitkan pada tahun 2019-2024. Dalam penelitian ini, artikel diidentifikasi berdasarkan analisis PICO. Peneliti meggunakan PRISMA Flow-Chart 2020 untuk mencatat proses penyaringan artikel.  Penelitian ini mengidentifikasi artikel melalui PRISMA Flow-Chart 2020, memperoleh 10 artikel yang membahas tentang ICU Daily Goals Check List and Plan of Care. Berdasarkan temuan-temuan dari literatur yang dianalisis, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Fast Hug Bid sebagai bagian dari ICU Daily Goals Checklist memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas perawatan di unit perawatan intensif (ICU). Checklist ini membantu dalam pengelolaan beberapa aspek penting dalam perawatan ICU, termasuk pencegahan komplikasi dan pengurangan mortalitas, serta mempercepat pemulihan pasien.
MENAKAR AKURASI IVA : TINJAUAN LITERATUR SEDERHANA MENGATASI TANTANGAN SKRINING KANKER SERVIKS DI BERBAGAI POPULASI BERISIKO Cahyani, Meysa Ayu; Muhlisin, Abi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43235

Abstract

Kanker serviks adalah kanker yang berkembang di leher rahim (serviks) akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akurasi metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dalam mendeteksi kanker serviks serta tantangan yang dihadapi dalam praktik pelaksanaannya di populasi yang berisiko. Metode penelitian menggunakan telaah pustaka dari berbagai database, termasuk PubMed, Science Direct, Garuda (Garba Rujukan Digital), dan Google Scholar, dengan fokus pada publikasi dalam periode lima tahun terakhir. Dari pencarian ini, didapatkan tujuh artikel yang relevan untuk dilakukan review. Hasil dari tujuh artikel tersebut menunjukkan bahwa metode IVA efektif dalam mendeteksi lesi pra-kanker di komunitas berisiko tinggi, meskipun ada beberapa kendala. Meskipun IVA merupakan alternatif yang ekonomis dan cepat untuk skrining kanker serviks, tantangan dalam akurasi dan efektivitasnya tetap ada. Faktor-faktor seperti pelatihan tenaga kesehatan, pemahaman masyarakat, dan stigma terhadap layanan kesehatan berkontribusi pada rendahnya partisipasi dalam skrining. Tantangan dalam akurasi dan partisipasi ini masih menjadi isu yang perlu diatasi. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi yang lebih baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan akses terhadap program skrining kanker serviks.
STRATEGI PENDIDIKAN KESEHATAN PRANIKAH UNTUK MENGURANGI RISIKO KOMPLIKASI KEHAMILAN DI KALANGAN REMAJA Anjani, Arum Dwi; Aulia, Devy Lestari Nurul; Octafera, Nasywa Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43247

Abstract

Kehamilan remaja merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang signifikan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya angka kelahiran pada usia remaja meningkatkan risiko komplikasi kehamilan baik bagi ibu maupun janin. Pendidikan kesehatan pranikah menjadi strategi penting dalam menurunkan angka kehamilan yang tidak direncanakan serta mempersiapkan remaja menghadapi kehamilan yang sehat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research untuk menganalisis strategi efektif dalam pendidikan kesehatan pranikah bagi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi utama yang dapat diterapkan meliputi pendidikan gizi dan kesehatan fisik, pendidikan seksual dan reproduksi sejak dini, penyuluhan tentang dampak kesehatan kehamilan pada usia muda, program pendampingan dan konseling, serta edukasi kesehatan mental. Implementasi strategi ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja menghadapi kehamilan serta mengurangi risiko komplikasi yang dapat terjadi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan kesehatan pranikah harus diperkuat dengan dukungan informasi yang akurat, pendampingan psikososial, serta kebijakan yang mendukung akses terhadap edukasi kesehatan reproduksi bagi remaja. Studi ini merekomendasikan penelitian lebih lanjut dengan pendekatan empiris untuk mengevaluasi efektivitas strategi tersebut dalam konteks implementasi di lapangan.
FENOMENA KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM DI KOTA LANGSA Bakry, Askia Ul Haq; Arizqia, Putri Ghina; Dahily, Thifany Rizky Putri; Hasna, Raini; Yanti, Risma; Herawati, Netty
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43286

Abstract

Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan merupakan kasus yang perlu mendapatkan perhatian dan penanganan yang sangat serius dari berbagai pihak, karena kasus kekerasan seksual hingga saat ini masih menjadi fenomena gunung es yang hanya tampak puncaknya saja. Provinsi Aceh yang dikenal sebagai “Serambi Mekkah” karena kuatnya identitas keislaman, menghadapi ironi berupa tingginya angka kekerasan seksual, termasuk yang terjadi di lembaga pendidikan seperti pesantren. Kasus kekerasan seksual yang terjadi di pesantren menjadi ramai sorotan publik dan semakin banyak terungkap. Menurut Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA), kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Penelitian ini merupakan jenis laporan kasus di bagian Forensik dan Medikolegal RSUD Langsa pada bulan Oktober 2023. Subjek kasus mencakup dua orang pasien berusia 21 dan 17 tahun dengan kekerasan seksual oleh pemuka agama di sebuah pesantren di kota Langsa. Laporan kasus ini memberikan rincian kasus seperti deskripsi pasien, skenario klinis, hasil pemeriksaan fisik, pemeriksaan anogenital dan kaitannya dengan medikolegal. Pada kedua korban ditemukan adanya luka robek pada selaput dara dan terkesan luka lama. Berdasarkan kasus kekerasan seksual ini kedua korban hanya adanya robekan selaput dara. Meskipun robekan selaput dara tampak luka lama namun dapat dijadikan sebagai bukti kasus sebagai bukti kasus pelecehan seksual. Pernyataan kedua korban juga dapat memperkuat bukti adanya kejadian pelecehan seksual. Sesuai Aspek Medikolegal yang berlaku di Aceh, pelaku dapat terkena pidana pelecehan seksual yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Qanun Jinayat yang diatur pada Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014.
HUBUNGAN ANTARA KECANDUAN GAME ONLINE DENGAN PERILAKU KEKERASAN PADA REMAJA SMA Elisya, Vika Akhda; Febriana, Betie; Setyowati, Wahyu Endang
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43305

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat pada tahun 2023 telah memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi manusia, salah satunya adalah game online, yang menjadi kegiatan yang populer di kalangan remaja SMA. Game online dapat memberikan dampak positif, seperti pengembangan keterampilan sosial, namun juga dapat memberikan dampak negatif seperti perilaku kekerasan dan kecanduan pada remaja. Paparan terhadap konten kekerasan dalam game, dapat meningkatkan perilaku agresif pada remaja, dan semakin lama durasi bermain game online, semakin besar potensi kecanduan. Penggunaan game online oleh remaja SMA, juga menimbulkan kekhawatiran terkait dengan pengaruhnya terhadap aktivitas belajar dan kualitas tidur remaja. Penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah siswi SMA N 10 Semarang . Teknik yang digunakan adalah simple random sampling sebanyak 192 responden. Uji korelasi yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Gamma. Hasil penelitian didapatkan nilai signifikan yaitu 0,000 (p<0,05) yang artinya adanya hubungan antara kecanduan game online dengan perilaku kekersan pada remaja SMA adalah bermakna. Nilai Corelation coefficient sebesar 0,717 menunjukkan bahwa kekuatan korelasi kuat dan positif yang berarti semakin berat angka kecanduan game online maka semakin berat juga angka perilaku kekerasan. Kesimpulan yaitu terdapat keeratan hubungan anatara kecanduan game online dengan perilaku kekrasan pada remaja SMA (p value 0,000).
KENDALA DALAM PENERAPAN PERAN CASE MANAGER DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Shinta, Deya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43313

Abstract

Rumah sakit berperan penting dalam memberikan upaya pelayanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023. Salah satu metode untuk memastikan kontinuitas dan kualitas pelayanan adalah case manager atau Manajer Pelayanan Pasien (MPP). Namun, sejak manajer kasus pertama diperkenalkan oleh KARS hingga saat ini, layanan tersebut dinilai masih belum optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini yaitu literature review. Pencarian artikel dilakukan melalui PubMed dan Google Scholar dengan kata kunci “peran case manager”, “tugas dan fungsi case manager”, “hambatan case manager”, dan “rumah sakit”. Penulis menemukan hambatan internal dan eksternal dalam penerapan peran case manager. Faktor internal meliputi kurangnya komunikasi dan koordinasi internal, pengembangan kompetensi dan pelatihan yang tidak memadai, masalah dalam dokumentasi dan alat bantu, pengendalian dan monitoring yang lemah, fungsi pengarahan yang belum optimal, kurangnya reward dan motivasi, serta kurangnya sumber daya manusia yang memadai. Faktor eksternal mencakup kurangnya interaksi dengan pasien dan keluarga, kompleksitas aturan regulasi, tekanan dari organisasi manajemen perawatan, kendala dalam kolaborasi antar profesi, serta perbedaan fokus antara penyedia layanan dan pasien. Faktor internal yang paling dominan adalah kurangnya kompetensi yang dimiliki case manager dan faktor eksternal yang paling dominan adalah kurangnya koordinasi dan komunikasi.  
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN PELAKSANAAN TRIASE DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT: LITERATURE REVIEW Putri, Alfaniah Nur Ramadhani Yuwono
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43321

Abstract

Triase merupakan prosedur khusus untuk mengklasifikasikan pasien yang dilakukan oleh petugas kesehatan berdasarkan tingkat keparahan cedera atau penyakit guna menentukan jenis penanganan atau intervensi darurat yang diperlukan dengan tujuan menghindari dampak negatif pada penanganan pasien selanjutnya. Dengan kerumitan beban kerja tersebut, petugas kesehatan yang bekerja di IGD harus memiliki keterampilan yang lebih dibandingkan dengan petugas kesehatan yang bertugas di unit yang lain. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor yang berpengaruh dalam ketepatan pelaksanaan triase di IGD. Penelusuran artikel dilakukan melalui database ResearchGate, Garuda, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci “triage accuracy”, “triage implementation”, “factor”, dan “emergency rooms”. Studi dilakukan pada 13 rumah sakit di 3 negara dan ditemukan fakta bahwa terdapat faktor individu petugas dan organisasi yang dapat memberikan pengaruh dalam ketepatan pelaksanaan triase di IGD. Faktor individu petugas yaitu pengetahuan, keterampilan, pengalaman kerja, tingkat pendidikan, motivasi, dan faktor intrinsik petugas kesehatan, banyak ditemukan sebagai faktor yang berpengaruh pada ketepatan pelaksanaan triase di IGD, Faktor organisasi seperti kondisi kepadatan, fasilitas dan infrastruktur, dan kurangnya SDM juga ditemukan sebagai beberapa faktor yang berpengaruh dalam pelaksanaan triase.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, JARAK KEHAMILAN DAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM (HEG) PADA IBU HAMIL DI PMB RIA PERMATA SARI BANYUASIN TAHUN 2024 Sartika, Diana; Wathan, Fika Minata; Sari, Erma Puspita; Minarti, Minarti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43323

Abstract

Hiperemesis Gravidarum (HEG) merupakan keadaan di mana ibu hamil mengalami mual muntah berlebihan yang berdampak pada sistem tubuh ibu dan pada kandungannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian HEG yaitu pengetahuan, umur, paritas, usia gestansi, jarak kehamilan, dukungan suami, dan stres. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan di PMB Ria Permata Sari, pada bulan Mei-Juli Tahun 2024. Dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil yang didapatkan dari 55 responden diteliti ada 43 responden (78,2%) yang mengalami HEG dan ada 12 responden (21,2%) yang tidak mengalami HEG. Sebesar 22 responden (40,0%) dengan pengetahuan kurang. Sebagian besar 27 responden (49,1%) ibu dengan jarak kehamilan risiko tinggi  dan sebagian besar 30 responden (54,5%) ibu dengan gizi buruk. Berdasarkan Hasil uji chi squre diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan HEG pada ibu hamil, diproleh p value 0,744, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara jarak kehamilan dengan HEG pada ibu hamil diperoleh p value 0,691, dan ada hubungan status gizi dengan HEG ibu hamil. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan pengetahuan, jarak kehamilan dan status gizi secara simultan dengan kejadian Hiperemesis Gravidarum (HEG) pada ibu hamil. Saran untuk PMB Ria Permata Sari agar dapat dijadikan sebagai bahan masukan dalam upaya meningkatkan informasi khususnya tentang faktor penyebab terjadinya Hiperemesis Gravidarum (HEG)  pada ibu hamil.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI MANAJEMEN KESIAPSIAGAAN BENCANA DI RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Aprezona, Aisyah Maldha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.43333

Abstract

 Bencana merupakan kejadian yang dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian serta kerusakan besar pada lingkungan. Rumah sakit memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan dan keselamatan masyarakat selama bencana, sehingga perlu menciptakan lingkungan yang aman bagi pasien, pengunjung, dan staf. Persiapan rumah sakit dalam menghadapi bencana alam sangat penting untuk memastikan pelayanan kesehatan yang efektif selama dan setelah bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap manajemen kesiapsiagaan bencana di rumah sakit melalui analisis terhadap komponen input, process, dan output berdasarkan penelitian terdahulu. Penulisan penelitian ini menggunakan metode telaah artikel literature review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan artikel pada studi pustaka dilakukan melalui pencarian pada database Google Scholar, Pubmed, Research Gate, Garuda, dan Sciene Direct. Skema penelitian mencakup tahapan mengidentifikasi, memilih, menilai, dan mensitesis artikel. Hasil analisis menunjukkan bahwa teradapat beberapa faktor yang memengaruhi manajemen kesiapsiagaan bencana di rumah sakit. Beberapa faktor tersebut mencakup aspek infrastruktur dan fasilitas rumah sakit, pelatihan staff, ketersediaan struktur tim manajemen bencana, ketersediaan dan prosedur penanggulangan bencana, hingga kolaborasi dengan pihak lain. Meskipun ada beberapa rumah sakit yang mendapatkan hasil positif dalam meningkatkan kesiapsiagaan rumah sakit terhadap bencana, tetapi banyak juga rumah sakit yang masih memiliki kelemahan dalam manajemen kesiapsiagaan bencana di rumah sakit. Saran yang dapat diadaptasi meliputi komitmen manajemen yang kuat, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui pelatihan berkesinambungan, pengelolaan logistik yang baik, serta kerjasama lintas sektor.