cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA Dewi, Putu Ayu Selfian; Karuniadi, I Gusti Agung Manik; Purnamayanthi, Pande Putu Indah; Udayani, Ni Putu Mirah Yunita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47949

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu proses persalinan melalui sayatan pada dinding abdomen dan uterus yang masih utuh dengan berat janin lebih dari 1.000 gram. Persalinan sectio caesarea memberikan dampak ketidaknyamanan karena nyeri pasca operasi yang akan berdampak pada resiko terjadi pembekuan darah serta masalah menyusui baik terhadap ibu maupun bayi, dan melewatkan waktu IMD. Penatalaksanaan nyeri secara non farmakologi salah satunya teknik relaksasi autogenik. Relaksasi autogenik adalah jenis psychophysiologikal psikoterapi berdasarkan sugesti yaitu relaksasi yang bersumber dari diri sendiri berupa kata kata atau kalimat pendek atau pikiran yang bisa membuat pikiran tentram.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Autogenik terhadap Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea di ruang Margapati RSD Mangusada. Penelitian ini menggunakan desain Quasi eksperiment Design dengan pendekatan non-equivalent control group design. Teknik pengambilan data menggunakan nonprobability sampling dengan consecutive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 orang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 20 orang kelompok intervensi dan 20 orang kelompok kontrol. Data dianalisis menggunakan uji mann whitney. Hasil uji mann whitney uji statistik yang dilakukan untuk membandingkan skala nyeri antara kelompok intervensi dan kontrol didapatkan nilai p=0,000 (p<0,05) yang berarti Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh teknik relaksasi autogenik terhadap nyeri pada ibu post sectio caesarea di ruang Margapati RSD Mangusada. Bedasarkan hasil penelitian ini, diharapkan Ibu Post Sectio Caesarea dapat menerapkan Teknik Relaksasi Autogenik untuk  mengurangi Nyeri pada Ibu Post Sectio Caesarea di ruang Margapati RSD Mangusada.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MUTU JASA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS WALANTAKAN LANGOWAN Irot, Rahel Falentcia Serafim; Tucunan, Ardiansa A. T.; Wowor, Ribka E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47950

Abstract

Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) oleh Kemenkes RI pada tahun 2023, nilai rata-rata kepuasan terhadap pelayanan fasilitas kesehatan berada pada angka 78,23 dari skala 100. Nilai ini masih tergolong cukup baik dan belum mencapai kategori sangat baik. Peningkatan mutu jasa pelayanan akan berkontribusi untuk meningkatkan kepuasan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas Walantakan Langowan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih secara purposive sampling, yang dilakukan pada Januari hingga Maret 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Penelitian melibatkan variabel kepuasan pasien dan mutu jasa pelayanan kesehatan yang dikenal dengan istilah SERVQUAL yaitu dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, serta bukti fisik. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh dimensi mutu pelayanan menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000 sehingga p < 0,05. Penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi mutu jasa pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Walantakan Langowan.
EVALUASI DAN INTERVENSI PROGRAM PENYAKIT HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH Nauval, M. Dharma; Sugisni, Susi; Mulia, Syarifah Sulfira; Fahdhienie, Farrah; Maidar, Maidar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.47969

Abstract

Tujuan evaluasi ini adalah menilai efektivitas Program PTM Hipertensi di Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh, melalui analisis peningkatan cakupan pemeriksaan, kesadaran masyarakat, dan kepatuhan terapi pasien. Penelitian evaluasi formatif deskriptif ini dilakukan di Puskesmas Batoh, Kota Banda Aceh, pada bulan mei 2025. Subjek evaluasi adalah 4 tenaga kesehatan kunci (Kepala Puskesmas, petugas PTM, pelaksana program, dan bendahara). Data kuantitatif program hipertensi dikumpulkan dari dokumen rekapan, sementara data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan subjek. Data dianalisis secara deskriptif (kuantitatif) dan tematik (kualitatif), kemudian diinterpretasikan untuk menilai aspek input, proses, output, outcome, dan impact program. Evaluasi menunjukkan program pengendalian hipertensi di Puskesmas Batoh memiliki input yang memadai (SDM, sarana, obat) dan proses pelaksanaan yang efektif, tercermin dari peningkatan cakupan layanan, frekuensi edukasi, dan kepatuhan petugas. Program ini menghasilkan luaran signifikan seperti volume pasien yang dilayani dan teredukasi, serta outcome positif teramati seperti perbaikan kontrol tekanan darah dan kepuasan pasien. Meskipun demikian, keterbatasan data kuantitatif untuk pengukuran luaran dan dampak jangka panjang menjadi tantangan. Secara keseluruhan, program berjalan baik dengan fondasi kuat dan proses efektif, namun perlu penguatan sistem pencatatan data dan peningkatan kepatuhan pasien berkelanjutan. Secara umum, program pengendalian hipertensi di Puskesmas Batoh telah berjalan dengan baik dan menunjukkan potensi besar dalam upaya penanggulangan hipertensi di tingkat komunitas.
TINJAUAN LITERATUR MENGENAI HUBUNGAN SPIRITUAL WELL-BEING DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN KANKER Nugroho, Irfan Helmi; Soewadi, Soewadi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48009

Abstract

ABSTRAK Penurunan kualitas hidup pada pasien kanker dapat disebabkan oleh penyakit yang diderita atau efek samping terapi. Kualitas hidup dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah spiritual well-being. Penelitian mengenai spiritual well-being semakin berkembang dalam beberapa dekade terakhir, namun hubungannya spiritual well-being dengan kualitas hidup pasien kanker masih jarang dibahas. Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan spiritual well-being dan kualitas hidup pasien kanker. Penelitian ini merupakan sebuah telaah artikel. Pencarian jurnal dilakukan pada database PubMed dan Science Direct, menggunakan kata kunci “Spiritual Well-Being”, “Quality Of Life”, dan “Cancer” pada jurnal tahun 2014-2024. Studi dipilih apabila membahas hubungan spiritual well-being dan kualitas hidup pasien kanker, jurnal peer-reviewed, dan berbahasa Inggris. Pencarian literatur menghasilkan 21 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis dengan total subjek 6335 penderita kanker. Instrumen penilaian spiritual well-beingditemukan paling banyak menggunakan FACIT-Sp-12 (N = 8) dan FACIT-Sp (N =8) dan kualitas hidup menggunakan FACT–G (N = 10). Terdapat hubungan bermakna antara spiritual well-being dan kualitas hidup pasien kanker baik dilihat dari hubungan antara total skor, hubungan antara total skor dan domain, dan hubungan antara domain. Semakin baik spiritual well-being pasien, semakin baik pula kualitas hidupnya. Spiritual well-being dapat menjadi pertimbangan dalam strategi perawatan pasien kanker untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Kata kunci: kanker, kualitas hidup, spiritual well-being ABSTRACT Poor quality of life in cancer patients can be caused by the disease itself or side effects of the therapy. Quality of life can be affected by various factors, including spiritual well-being. Research on spiritual well-being has been growing over the past few decades; however, the relationship between spiritual well-being and the quality of life in the context of cancer patients has not been explored extensively. This study aims to investigate the relationship between spiritual well-being and the quality of life in cancer patients. This research article is a literature review. An article search was conducted in PubMed and Science Direct, using the keywords "Spiritual Well-Being," "Quality of Life," and "Cancer" from journals published between 2014 and 2024. Studies were selected if they discussed the relationship between spiritual well-being and the quality of life in cancer patients, peer-reviewed, and published in English. A total of 21 articles with 6335 cancer patients as subjects selected for the analysis. The most used instruments to assess spiritual well-being were FACIT-Sp-12 (N = 8) and FACIT-Sp (N = 8), and for quality of life, FACT–G (N = 10). A significant relationship was found between spiritual well-being and quality of life in cancer patients, in terms of total scores, the relationship between total scores and domains, and the relationship between domains. Improved spiritual well-being results in a higher quality of life. Spiritual well-being can be considered in cancer care strategies to improve the patient's quality of life. Keywords: cancer, quality of life, spiritual well-being,
PERBANDINGAN PEWARNAAN TELUR STH MENGGUNAKAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) PADA SUHU DINGIN SELAMA PENYIMPANAN Khusna, Nilna Khilwatul; Solikah, Monika Putri; Putri, Novita Eka
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48020

Abstract

Infeksi kecacingan umumnya disebabkan oleh nematoda usus yang penularannya terjadi melalui tanah, yang dikenal sebagai Soil-Transmitted Helminths (STH). Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) tahun 2023, sekitar 1,5 miliar orang, atau sekitar 24% dari populasi dunia, terinfeksi cacing STH.. Gold standar pada pemeriksaan telur cacing STH yang biasa digunakan yaitu metode natif (kualitatif), dikarenakan memiliki kelebihan sensitif, murah, mudah dan cepat. Metode natif dapat menggunakan pewarna eosin 2% dengan tujuan menilai morfologi telur cacing dalam sediaan. Bayam Merah (Amaranthus tricolor L) mengandung betasianin dan antosianin, yang berfungsi sebagai pewarna alami alternatif pengganti eosin 2%. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil sediaan telur cacing STH yang diwarnai menggunakan pewarna alami ekstrak bayam merah yang disimpan selama 5, 7, dan 10 hari pada suhu dingin, dengan pewarna eosin 2% sebagai kontrol. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan setiap sediaan diberi 3 perlakuan yang berbeda. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS uji Shapiro wilk untuk uji normalitas kemudian dilanjutkan dengan Uji Mann Whitney dan Kruskal-Wallis. Hasil didapatkan bahwa ekstrak daun bayam merah memiliki potensi sebagai pewarna alami untuk identifikasi mikroskopis telur cacing, meskipun efektivitasnya menurun seiring waktu akibat degradasi antosianin. Stabilitas warna ekstrak bayam merah dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti pH, suhu, dan paparan cahaya, sehingga penggunaannya paling efektif dalam jangka waktu pendek. Disimpulkan bahwa pewarna ekstrak bayam merah cukup baik untuk pewarnaan sediaan telur cacing STH. Penyimpanan ekstrak bayam merah yang disarankan adalah selama 5 hari pada suhu dingin (4°C).
PENERAPAN INTERVENSI PADA KELUARGA DENGAN MASALAH UTAMA ASMA MENGGUNAKAN PURSED LIP BREATHING : BLOWING BALLON TERHADAP SESAK NAFAS Kusumaningrum, Rahma Puspita; Irawan, Ady; Rahmasari, Ikrima; Setyawan, Agus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48031

Abstract

ABSTRAK Asma adalah kondisi sesak napas akibat penyempitan dan infeksi saluran napas. Angka yang mengalami gangguan pernafasan khususnya pada asma berkisar 1,8%. Adapun tujuan untuk mengetahui hasil implementasi dari penerapan intervensi pada keluarga dengan masalah utama asma menggunakan pursed lip breathing: blowing ballon terhadap sesak nafas. Penelitian ini menggunakan one grup pre-test dan post-test. Pengambilan sampel dengan metode quasi eksperiment dengan jumlah 2 orang. Alat ukur menggunakan oximeter yang sudah baku dan balon lateks. Menggunakan pursed lip breathing: blowing ballon selama 3 hari masalah teratasi dengan saturasi oksigen (RR) 18-19x/menit, (Nadi) 73-74x/menit, (Spo2) 99-100%. Penerapan Menggunakan pursed lip breathing: blowing ballon terhadap oksigenasi dengan asma cukup efektif ditunjukkan dengan penurunan Respiratory Rate (RR), penurunan Nadi, dan peningkatan Saturasi Oksigen (Spo2).
PENERAPAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION (PMR) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Nur Kasanah, Nia; Sani, Fakhrudin Nasrul; Widiastuti, Agung
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48032

Abstract

Diabetes tipe 2 adalah diabetes melitus yang tidak tergantung pada insulin (NIDDM), khususnya diabetes yang tidak bergantung pada insulin, akibat berkurangnya sensitivitas insulin (resistensi insulin) atau berkurangnya produksi insulin. Penatalaksanaan atau upaya penanganan ketidakstabilan glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2 dapat dilakukan secara nonfarmakologi yaitu dengan progressive muscle relaxation (PMR). Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi dari penerapan progressive muscle relaxation (PMR) terhadap penurunan kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan one grup pre-test dan post-test. Pengambilan sampel dengan metode quasi eksperiment dengan jumlah 2 pasien diabetes mellitus tipe 2. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu SOP PMR, lembar observasi dan alat glucometer untuk mengukur kadar glukosa darah pasien. Hasil : Berdasarkan hasil penerapan ini didapatkan penurunan kadar glukosa darah setelah dilakukan PMR yang ditunjukkan dengan angka kadar glukosa tinggi menjadi menurun setelah diberikan penerapan PMR sebanyak 2 kali sehari (pagi dan sore) selama 3 hari berturut-turut . Perbandingan sebelum dan sesudah dilakukan penerapan PMR, sebelum diberikan penerapan PMR kadar gula darah tinggi pada klien I (Ny.S) yaitu 337 mg/dl, setelah diberikan penerapan PMR kadar gula darah menjadi 177 mg/dl. Pada klien II (Tn.S) sebelum diberikan penerapan PMR kadar glukosa darah yaitu 276 mg/dl , setelah diberikan penerapan PMR menjadi 183 mg/dl. Kesimpulan : Penerapan progressive muscle relaxation efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pasien diabetes mellitus tipe 2.
PENERAPAN RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT INDRIATI SOLO BARU dita tiyana, alivia; Widiastuti, Agung; Utomo, Endrat Kartiko
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48035

Abstract

Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah seseorang melebihi batas normal, tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg. Relaksasi autogenik merupakan salah satu teknik relaksasi yang bersumber dari diri sendiri berupa kata-kata atau kalimat pendek ataupun pikiran yang bisa membuat tentram. Tujuan penelitian ini untuk menerapkan teknik relaksasi autogenik pada pasien hipertensi terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di RS Indriati Solo Baru serta menyusun hasil temuan dalam bentuk karya tulis ilmiah . Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan pre- test dan post-test design. Sampel penelitian sebanyak 2 pasien hipertensi yang dirawat di Rumah Sakit Indriati, penerapan dilakukan selama 3 kali pertemuan dengan durasi 10-15 menit. Hasil pengkajian didapatkan klien I berumur 57 tahun, jenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SD, pekerjaan ibu rumah tangga, terdapat riwayat penyakit hipertensi sejak 1 tahun yang lalu. Sedangkan pada klien II berumur 60 tahun, jenis kelamin perempuan, pendidikan terakhir SD, pekerjaan ibu rumah tangga, terdapat riwayat penyakit hipertensi sejak 4 tahun yang lalu. Sebelum penerapan tekanan darah pada klien I 170/90mmHg dan pada klien II 180/90mmHg. Setelah penerapan tekanan darah pada klien I menurun menjadi 140/80mmHg dan tekanan darah pada klien II menurun menjadi 148/80mmHg atau berada pada rentang hipertensi stadium 1. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya penurunan tekanan darah setelah pemberian terapi relaksasi autogenik pada kedua klien hipertensi di Rumah Sakit Indriati Solo Baru
PENERAPAN INTERVENSI BIOLOGIC NURTURING BABY LED FEEDING TERHADAP NYERI PADA IBU POST SECTIO CAESAREA (SC) Wahyuningsih, Novi; Rahmasari, Ikrima; Marni, Marni
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48036

Abstract

Latar Belakang : Ibu post sectio caesarea dapat menggunakan teknik untuk membantu mengurangi nyeri seperti teknik distraksi atau pengalihan yaitu memilih posisi menyusui dengan nyaman yang disebut biologic nurturing led feeding. Biologic nurturing led feeding yaitu posisi ketika memberikan ASI yang dirasakan membuat lebih nyaman sehingga nyeri pada luka post sectio caesarea tidak terlalu berat dirasakan. Distraksi ini akan membuat kontak antara kulit ibu dan bayi secara langsung, sehingga adanya distraksi yang dapat mengurangi rasa nyeri. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil implementasi dari penerapan biologic nurturing baby led feeding terhadap nyeri pada ibu post sectio caesarea (sc). Metode : Penelitian ini menggunakan one grup pre-test dan post-test. Pengambilan sampel dengan metode quasi eksperiment dengan jumlah 2 pasien ibu post sectio caesarea (SC). Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu SOP Biologic Nurturing Baby Led Feeding, Numeric Rating Scale (NRS) alat ukur yang digunakan untuk mengukur tingkat nyeri dan lembar observasi. Hasil : Berdasarkan hasil penerapan ini didapatkan penurunan skala nyeri pada Ny.E menunjukkan dari skala nyeri 7 (nyeri berat) pada hari ke-0 menjadi skala 3 (nyeri ringan) pada hari ke-2. Sedangkan Ny.N menunjukkan dari skala nyeri 5 (nyeri sedang) sebelum diberikan teknik posisi menyusui biologic nurturing baby led feeding dan setelah diberikan intervensi tersebut skala nyeri menjadi 2 (nyeri ringan). Kesimpulan : implementasi teknik posisi menyusui biologic nurturing baby led feeding efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada ibu post SC.
KELUHAN SUBJEKTIF PHOTOKERATITIS PADA MATA PEKERJA LAS AKIBAT PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET DI AREA WELDING PERUSAHAAN MANUFAKTUR PT X Haryanto, Nadia Noer Hanifa; Lusno, Muhammad Farif Dimjati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48052

Abstract

Proses pengelasan menghasilkan radiasi sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan cedera pada mata pekerja las. Sebanyak 37% dari kasus cedera saat bekerja adalah kasus cedera mata. Cedera akibat paparan radiasi sinar ultraviolet ini sering disebut photokeratitis atau welder’s flash. Photokeratitis adalah kondisi mata yang mengalami kerusakan dengan beberapa gejala yang muncul dan dapat mengaburkan penglihatan untuk sementara waktu maupun waktu yang lama. Penelitiaan ini menggunakan observasi analitik dengan menggunakan metode cross sectional dan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner penelitian kepada 68 pekerja las di PT X. variabel dari penelitian ini adalah keluhan photokeratitis dengan 7 pertanyaan utama mengenai gejala photokeratitis. Dari total 68 responden, diperoleh hasil sebanyak 25 pekerja las (36,7%) tidak mengalami gejala dan 43 pekerja las (63,3%) mengalami gejala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja las di area welding PT X mengalami keluhan subjektif photokeratitis akibat paparan sinar ultraviolet (UV), dengan prevalensi sebesar 63,23%. Gejala yang paling umum dialami meliputi mata perih, fotofobia, dan rasa seperti ada benda asing di mata. Temuan ini mengindikasikan bahwa paparan sinar las masih menjadi risiko kesehatan mata yang terjadi secara signifikan sehingga diperlukan penguatan penerapan alat pelindung diri dan pengawasan program K3 secara lebih optimal di lingkungan kerja